cover
Contact Name
Melky Pangemanan
Contact Email
olympus.unima@gmail.com
Phone
+6285256654010
Journal Mail Official
olympus.unima@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kampus UNIMA, Kelurahan Tonsaru, Kecamatan Tondano Selatan. Kode Pos 95618
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi
ISSN : 27746917     EISSN : 27746917     DOI : https://doi.org/10.53682/
Core Subject : Health, Education,
Journal contains research theme or conceptual articles about physical education, sports, health, and recreation. The journal can be use by people, especially professionals and who concern about physical education, sports, health, and recreation. Manuscript journal contains research theme or conceptual articles about physical education, sports, health, and recreation. The journal can be utilized by a wide audience, especially professionals and observers of physical education, sports, health, and recreation.
Articles 346 Documents
PENGARUH LATIHAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN DRIBBLIENG PADA PEMAIN SEPAK BOLA SMK NEGERI 1 TOULUAAN TAHUN 2025 Aluy, Marcellino Yohanis; Sondakh, Nofrie Jefrie; Tamunu, Doortje Fransye
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 01 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini melibatkan sampel acak dari 20 siswa kelas XII SMK Negeri 1 Touluaan, dibagi menjadi dua kelompok: eksperimen 10 siswa dan kontrol 10 siswa, menggunakan desain Randomized Control Groups Pre-test and Post-test. Tujuan penelitian adalah menilai pengaruh latihan kelincahan terhadap keterampilan dribbling bola, dengan masalah penelitian bertanya apakah latihan kelincahan memengaruhi kemampuan dribbling. Hipotesis menyatakan latihan kelincahan memiliki pengaruh. Analisis uji t menghasilkan nilai tob = 5,563 > ttab = 2,101 pada α = 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, membuktikan bahwa latihan kelincahan signifikan meningkatkan kemampuan dribbling pemain sepak bola SMK Negeri 1 Touluaan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri (Apd) Di Pt. Royal Coconut Kawangkoan Yusuf, Wandrawati A.; Toar, Jilly; Suarjana, I Wayan Gede; Weken, Merdekawati; Manoppo, Jonesius E.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 01 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yusuf, A. W., Toar J., Suarjana, I. W. G., 2025. Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Di. PT. Royal Coconut Kawangkoan. Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Dan Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Manado. Riset ini dicoba di PT Royal Coconut Kawangkoan, Kabupaten Minahasa Utara, sebab hasil observasi menampilkan banyak pekerja sheller yang belum mematuhi pemakaian Perlengkapan Pelindung Diri( APD). Riset bertujuan buat menggambarkan ciri responden, tingkatan pengetahuan, pemakaian APD, dan menganalisis ikatan keduanya. Memakai tata cara kuantitatif dengan desain cross- sectional, ilustrasi sebanyak 54 responden diseleksi dari 114 populasi memakai sederhana random sampling. Informasi diperoleh lewat kuesioner serta dianalisis memakai uji chi- square. Hasil riset menampilkan kebanyakan responden merupakan pria berumur 20–40 tahun dengan pembelajaran terakhir SMA/ Sekolah Menengah Kejuruan(SMK). Tingkatan pengetahuan terkategori baik, tetapi pemakaian APD masih rendah. Analisis menampilkan ikatan signifikan antara pengetahuan dengan pemakaian APD( p- value 0, 013< 0, 05). Dianjurkan industri tingkatkan pengawasan supaya kepatuhan pemakaian APD lebih maksimal buat menghindari musibah kerja
Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi Di SMP NEGERI 1 REMBOKEN Mumek, Fabiola G.; Toar, Jilly; Mamuaja, Prycilia P.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 01 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja adalah masa transisi antara masa anak-anak dengan masa dewasa. Kesehatan reproduksi yang baik dapat berkontribusi pada perkembangan fisik dan psikologis yang sehat, serta bisa mencegah masalah kesehatan reproduksi yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Namun, kesehatan reproduksi pada remaja sering kali menjadi isu yang kompleks dan sensitif. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana tingkat pengetahuan remaja di SMP Negeri 1 Remboken tentang Kesehatan Reproduksi?. Penelitian ini bertujuan penelitian ini Untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja di SMP Negeri 1 Remboken Tentang Kesehatan Reproduksi. Pelaksanaan penelitian bertempat di SMP Negeri 1 Remboken dan lingkungannya di Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Dari total populasi 295 siswa, diambil 170 siswa/i sebagai sampel melalui random sampling dengan perhitungan Slovin. Tingkat kepercayaan ditetapkan 95% dengan margin kesalahan 5%, berdasarkan pada kondisi waktu, tenaga, dan jumlah populasi. Menurut Sugiyono, rumus Slovin merupakan cara sederhana sekaligus efisien untuk menentukan ukuran sampel dalam penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, yaitu pendekatan yang menganalisis data melalui penyajian deskriptif terhadap informasi yang terkumpul. Survei awal di SMP Negeri 1 Remboken menemukan bahwa banyak siswa kurang memiliki pemahaman tentang kesehatan reproduksi, sehingga ditetapkan sebagai hipotesis penelitian. Untuk memperoleh data primer, peneliti menggunakan instrumen berupa kuesioner. Instrumen ini memuat 25 pertanyaan dengan tiga pilihan jawaban dan diberikan langsung kepada responden melalui pertanyaan atau pernyataan yang harus direspons. Keseluruhan rangkaian penelitian, mulai dari pengukuran variabel hingga penyusunan laporan, berlangsung selama empat bulan, termasuk pengolahan data di dalamnya. Keseluruhan hasil penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas siswa SMP Negeri 1 Remboken memiliki pengetahuan yang masih terbatas mengenai kesehatan reproduksi. Dari 170 responden, 86 orang (50,69%) masuk kategori kurang, 61 orang (35,88%) kategori cukup, dan hanya 23 orang (13,53%) kategori baik. Jika dibedakan menurut jenis kelamin, responden perempuan yang berjumlah 90 orang terdiri atas 16 orang (17,78%) kategori baik, 38 orang (42,22%) kategori cukup, dan 36 orang (40%) kategori kurang. Sedangkan dari 80 responden laki-laki, hanya 7 orang (8,75%) yang berpengetahuan baik, 23 orang (28,75%) cukup, dan 50 orang (62,5%) kurang. Seluruh data tersebut diperoleh melalui analisis univariat untuk menggambarkan karakteristik variabel penelitian.
PENGARUH PENERAPAN GAYA MENGAJAR LATIHAN TERHADAP KEMAMPUAN GERAK DASAR PADA SHOOTING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PESERTA KELAS VIII SMP NEGERI 1 TOULUAAN Mokodaser, Herly; Sattu, Yuliana; Lolowang, Djajaty Mariana
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 01 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguasaan gerak dasar shooting pada sepak bola meningkat secara signifikan melalui penerapan gaya mengajar Latihan, memungkinkan siswa untuk berlatih, mengamati, dan memperbaiki gerakan secara mandiri. Kelompok eksperimen memperoleh skor rata-rata 3,3 (SD = 0,9787) lebih tinggi dibanding kelompok kontrol 0,5 (SD = 0,6882). Uji hipotesis menunjukkan thitung = 10,4712 > ttabel = 2,0243, sehingga H0 ditolak dan HA diterima. Instrumen berupa tes gerak dasar shooting dengan alat pendukung bola, sempritan, cone, dan kartu tugas. Dari populasi 189 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Touluaan, diambil 40 sampel secara acak menggunakan simple random sampling dan dikelompokkan melalui ordinal pairing. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen dan desain pre-test serta post-test randomized control group design.
PENGARUH LATIHAN POWER TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN SMASH DALAM PERMAINAN BOLA PADA SISWA SMA NEGERI 1 TOMOHON Rindengan, Mario Christian Junady; Malonda, Jeanne R.; Ompi, Serli
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 01 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membuktikan bahwa latihan power tungkai berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan smash pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tomohon. Statistik uji-t menghasilkan t hitung 5,207, lebih besar daripada t tabel 2,101 pada taraf signifikan 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Metode eksperimen dengan desain pra-tes dan pasca-tes digunakan, membagi 20 siswa menjadi kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing 10 orang. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa putra kelas XI SMA Negeri 1 Tomohon, yang sekaligus menjadi sampel. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh latihan power tungkai terhadap kemampuan smash, dan hipotesis menyatakan adanya pengaruh tersebut. Masalah penelitian difokuskan pada pertanyaan pengaruh latihan power tungkai terhadap kemampuan smash siswa.
Pengaruh Gaya Mengajar Resiprokal Terhadap Kemampuan Sepak Sila Pada Permainan Sepak Takraw di SMP Negeri 2 Tondano Sattu, Yuliana; Rambitan, Mesak A. S. F; Eleuwarin, Dominggus
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v4i2.8600

Abstract

Metode resiprokal merupakan suatu bentuk pengajaran yang menawarkan kesempatan pada siswa dalam mengomentari temannya sendiri. Pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan adalah mata pelajaran yang diajarkan di SMP Negeri 2 Tondano karena merupakan salah satu sekolah negeri di tondano. Ternyata hampir semua siswa tidak mampu mempraktekkan prinsip takraw secara lengkap dan benar untuk meningkatkan kebugaran jasmaninya. Ini dapat dilihat melalui observasi penelitian yang dilakukan pada siswa di sekolah SMP Negeri 2 Tondano dalam pengamatan, peneliti menemukan banyak hal yang terjadi saat praktek sepak sila seperti: kurangnya fasilitas yang di siapkan sekolah seperti alat dan bahan, kurangnya minat siswa, status kesehatan siswa, kepercayaan diri siswa, dan lingkungannya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest and posttest randomized two-group design. Berdasarkan temuan penelitian ini yang diuji dengan statistik uji-t, terdapat pengaruh penerapan gaya mengajar resiprokal dalam pembelajaran dasar-dasar sila takraw pada siswa SMP Negeri 2 Tondano.
PROFIL TINGKAT KELENTUKAN PADA ATLET DANCE SPORT KATEGORI BREAKING PROVINSI SULAWESI UTARA Mokoagow, Anuardin; Teleuw , Agusstevie; Achmad, Zulkifar
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v4i2.8601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Profil Tingkat Kelentukan Pada Atlet Dance Sport Kategori Breaking Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan merupakan penelitian non hipotesis. instrumen dalam penelitian ini adalah tes Sit and Reach Test pada usia dewasa umur 19-24 tahun memiliki validitas dan reliabilitas : face validity dan 0,92. Fasilitas dan alat yang digunakan : lantai padat dan rata serta bangku atau boks berskala dalam satuan centimeter.sampel dalam penelitian ini yaitu 20 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan SPSS 22.0 Hasil penelitian menujukan bahwa Profil Tingkat Kelentukan Pada Atlet Dance Sport Kategori Breaking Provinsi Sulawesi Utara berkategori’’baik sekali 14 orang ( 70 % ) berkatogori kelentukan baik,6 orang (30 % ) berkategori kelentukan sedang 0 orang dengan presentasi 0% dan berkategori kurang 0 orang dengan persentasi 0 % dan berkategori kurang sekali 0 orang dengan presentasi 0 %
Pengaruh Penerapan Gaya Mengajar Komando Terhadap Kemampuan Gerak Dasar Smash Pada Permainan Bulutangkis Siswa SMP Negeri 1 Manado. Sungkudon, Djoni; Rantung, Cindy R.; Taroreh, Miguel Rafael Chiessa
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v4i2.8602

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal di SMP Negeri 1 Manado mengungkapkan sejumlah permasalahan. Pertama, siswa kelas VIII memiliki keterbatasan dalam kemampuan gerak dasar smash dalam permainan bulutangkis. Kedua, belum ada pemahaman yang jelas mengenai gaya mengajar yang cocok untuk meningkatkan kemampuan gerak dasar smash dalam permainan bulutangkis. Ketiga, siswa kurang menguasai gerak dasar smash secara menyeluruh, termasuk aspek-aspek seperti sikap awal atau posisi berdiri, gerakan ayunan raket, momen impak, dan gerakan lanjutan. Selain itu, permasalahan lain adalah kurangnya kesempatan siswa untuk mengulang latihan gerak dasar smash. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan waktu yang tersedia selama pembelajaran bulutangkis di sekolah, serta kurangnya inovasi dalam penerapan gaya mengajar untuk mengatasi kendala ini, salah satunya adalah penggunaan gaya mengajar komando. Dalam penelitian ini, digunakan metode eksperimen dengan desain penelitian "randomized control group pre-test and post-test design." Populasi penelitian mencakup seluruh siswa laki-laki kelas VIII di SMP Negeri 1 Manado, yang berjumlah sebanyak 69 siswa. Sampel penelitian ini terdiri dari 30 siswa yang dipilih untuk berpartisipasi dalam penelitian ini. Instrumen untuk mengukur kemampuan gerak dasar smash pada permainan bulutangkis yaitu dengan menggunakan tes kemampuan smash. Dari perhitungan pengujian hipotesa penelitian diperoleh thitungsenilai 5.48. Berdasarkan t-tabel dengan α = 0,05 dan derajat kebebasan n1 + n2 – 2 = 15 + 15 – 2 = 28, diperoleh t-tabel sebesar 2,048. Oleh karena itu, t-hitung lebih besar dari ttabel, yaitu. H. thitung = 8,30 > t-tabel = 2,048. Oleh karena itu, kesimpulan dari pengujian tersebut adalah rata-rata kemampuan gerak dasar dunking bulutangkis siswa SMP Negeri 1 Manado kelompok eksperimen yang mendapat perlakuan gaya belajar komando lebih baik dibandingkan dengan rata-rata kemampuan gerak dasar smash bulutangkis pada permainan bulutangkis tidak. tertutupi.
Pengaruh Penerapan Gaya Mengajar Resiprokal Terhadap Keterampilan Gerak Dasar Spike Pada Bola Voli Siswa SMK Negeri 1 Airmadidi Sattu, Yuliana; Sengkey , Agustinus RJ; Wullur, Rivaldy Ferdinand
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v4i2.8603

Abstract

Setelah peneliti melakukan observasi, pada kenyataanya siswa-siswa yang mengikuti pembelajaran bola voli dalam mata pelajaran penjas, hanya beberapa siswa yang mampu melakukannya dengan baik, beberapa gerak dasar bola voli khususnya spike/smash. Tetapi masih banyak siswa yang belum bisa melakukan gerak dasar spike/smash dengan baik dilihat dari lompatan yang kurang maksimal, ayunan tangan yang tidak lurus, tidak terkontrol dan bola lebih sering keluar lapangan sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa tidak dapat melakukan gerak dasar spike/smash dengan baik dan benar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah “pretest and posttest randomized two-group design”. Dari hasil analisis data tentang Penerapan Gaya Mengajar Resiprokal Terhadap Keterampilan Gerak Dasar Spike pada Permainan Bola Voli kelompok eksperimen diperoleh skor rata-rata sebesar 3.2 dengan standar deviasi 0.91. Sedangkan kelompok kontrol diperoleh skor rata-rata sebesar 0.6 dengan standar deviasi 0,96. Dengan demikian kesimpulan dalam penelitian ini yaitu, penerapan gaya mengajar resiprokal memberi pengaruh terhadap peningkatan keterampilan gerak dasar spike pada permainan bola voli siswa SMK Negeri 1 Airmadidi.
GAMBARAN AKTIVITAS FISIK PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS MODAYAG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR Paturusi, Ahmad; Bawiling, Nancy; Lumowa, Novelia Novia
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v4i2.8604

Abstract

Penyakit Diabetes Melitus tipe II adalah penyakit tidak emenular yang menjadi masalah kesehatan di berbagai negara. Salah satu faktor resiko terjadinya penyakit Diabetes Melitus Tipe II ialah kurangnya melakukan aktivitas fisik. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui karakteristik penderita Diabetes Melitus dan untuk menilai tingkat aktivitas fisik pada penderita Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan data sekunder dari rekam medis dan data primer dari kuesioner IPAQ yang sudah di uji reabilitas dan validitas. Populasi berjumlah 145 orang dan sampel di dapati sebanyak 40 orang menggunakan teknik Accidencial Sampling ditentukan dengan memperhatikan kriteri inklusi dan eksklusi di dapati berusia terbanyak 46-55 tahun, jenis kelamin terbanyak ialah perempuan 31 responden, pekerjaan IRT 25 responden dan lama menderita Diabetes Melitus Tipe II kurang lebih 10 tahun. Aktivitas fisik penderita Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Modayaag Kab Bolaang Mongondow Timur, 10 (25.0%)responden melakukan aktivitas fisik ringan berupa kegiatan domestik contohnya mencuci piring dan memasak , 16 (40.0%) responden melakukan aktivitas fisik sedang berupa transportasi contohnya bersepeda dan aktivitas berat 14 (35.0%) responden melakukan aktivitas fisik berat berupak kegiatan waktu santai contohnya jogging. Kesimpulannya bahwa aktivitas fisik pada penderita Diabetes Melitus Tipe II ditemukan penderita lebih banyak melakukan aktivitas sedang. Dan diharapkan penderita Diabetes Melitus Tipe II perlu lebih meningkatkan aktivitas fisik dengan berolahraga.