cover
Contact Name
Wiwiek Fatmawati
Contact Email
wiwiek@unissula.ac.id
Phone
+628122857551
Journal Mail Official
jurti@unissula.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Sultan Agung Jl Kaligawe KM 4 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURTI Jurnal Teknik Industri
ISSN : 20897561     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
JURTI (Jurnal Teknik Industri UNISSULA) adalah publikasi ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah dibidang teknik industri yang mecakup manufaktur, manajemen industri dan sistem infromasi manajemen industri. Jurnal ini terbit dua kali setahun yaitu bulan Juni dan Desember. JURTI menerima artikel ilmiah dari penelitian yang berkualitas baik dari peneliti, dosen, dan mahasiswa berdasarkan hasil review dari mitra bestari. Artikel yang masuk harus bebas plagiat dan harus mengikuti layout yang sesuai dengan template yang jurnal JURTI.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2024)" : 7 Documents clear
Penilaian Postur Kerja Pada Aktivitas Pekerja Pembuatan Roster Dengan Menggunakan Metode Workplace Ergonomic Risk Assessment (WERA) Azka Pratama, Achmad Kamaluddin; Khoiriyah, Nuzulia; Marlyana, Novi
Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.3.1.19-26

Abstract

CV. Sinar Batu Alam merupakan industri pembuatan roster. Dalam melakukan pengerjaannya masih dilakukan secara manual dengan kondisi tersebut dapat menyebabakan keluhan saat bekerja, dengan identifiksi kusioner Nordic Body Map (NBM). Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan metode Workplace Ergonomic Risk Assessment (WERA). Setelah dilakukan pengolahan data dari pengisian kuesioner NMB di dapatkan hasil skoring sebesar 69 untuk pekerja 1 dimana artinya resiko terjadinya cidera otot dalam kategori sedang, dan 73 untuk pekerja 2, yang dimana artinya resiko terjadinya cidera otot dalam kategori tinggi. Pengambilan data dilakukan oleh peneliti. Dengan hasil mengunakan metode Workplace Ergonomic Risk Assessment menggunakan empat postur kerja dengan 2 orang dalam pekerjaan membuat roster. Postur penyaringan dari ke 2 sampel mendapatkan score WERA sebesar 28 dengan kategori sedang maka diperlukanya investigasi lebih lanjut dan butuh perbaikan. Postur pencampuran dari ke 2 sampel mendapatkan score WERA sebesar 28 dengan kategori sedang maka diperlukanya investigasi lebih lanjut dan butuh perbaikan. Postur pencetakan dari ke 2 sampel mendapatkan score WERA sebesar 38 dengan kategori sedang maka diperlukanya investigasi lebih lanjut dan butuh perbaikan. Postur pelepasan pencetakan serta pengeringan dari ke 2 sampel mendapatkan score WERA sebesar 36 dengan kategori sedang maka diperlukanya investigasi lebih lanjut dan butuh perbaikan. Usulan perbaikan yang berikan dengan mengunakan metode WERA yaitu untuk bagian back, dan leg dengan menambahkan meja tatakan pada proses pencetakan dan meja untuk pengeringan pada proses pelepasan pencetakan serta pengeringan. Kemudian untuk faktor risiko contact stress dengan pemberian sarung tangan sarung tangan safety berbahan katun dan terdapat lapisan bintik karet yang berfungsi untuk melindungi tangan dari goresan atau gesekan serta meminimalisir potensi slip dan memberikan cengkeraman yang lebih baik. Hasil perbadingan nilai WERA sebelum dan sesudah perbaikan, hasilnya cukup bagus karena dapat mengurangi nilai faktor risiko fisik pada back, leg, forcefull,dan contact stress sehingga yang semula nilai WERA pada proses pencetakan adalah 38 menjadi 26, kemudian pada proses pelepasan cetakan serta pengeringan adalah 36 menjadi 26. Maka dapat dikatakan tugas ini dapat diterima.
Pengaruh Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kelelahan Kerja Cahyaningtias, Prisilia Rahayu; Febiyani, Anastasia; Pratama, Aiza Yudha
Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.3.1.27-35

Abstract

Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) adalah tempat yang menyediakan solusi pengelolaan sampah yang komprehensif dengan menangani seluruh siklus hidup sampah dari pengumpulan hingga pembuangan akhir. Namun, pekerja di TPST sering dihadapkan dengan beban kerja yang berlebihan dan lingkungan kerja yang tidak nyaman. Hal ini dapat mengakibatkan kelelahan kerja yang dapat berdampak negatif pada penurunan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kelelahan kerja di TPST Karangklesem. Penelitian ini menggunakan uji regresi linier berganda dengan data yang dikumpulkan untuk beban kerja menggunakan metode beban kardiovaskular yaitu pengukuran denyut nadi, kebisingan menggunakan sound level meter, dan data kuesioner kelelahan kerja menggunakan uji penilaian diri subjektif. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan uji regresi linier berganda gagal menolak Ho karena signifikansi > 0,05, hal ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh antara beban kerja dan lingkungan kerja dengan kelelahan. Hal ini menunjukkan bahwa ada faktor lain yang mempengaruhi kelelahan pekerja TPST Karangklesem. Faktor-faktor yang mempengaruhi tidak terjadinya kelelahan pekerja seperti faktor individu, faktor psikologis, dan budaya kerja.  Kata kunci: Beban Kerja, Lingkungan Kerja, Kelelahan Kerja, TPST, Multiple Linear Regression 
Perancangan Ulang (Re-layout) Tata Letak Fasilitas Dengan Menggunakan Metode BLOCPLAN Bukhori, Nabhan; Fatmawati, Wiwiek; Syakhroni, Akhmad
Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.3.1.36-42

Abstract

Dunia saat ini sedang menghadapi era pasar bebas dimana terjadi persaingan yang ketat, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memaksimalkannya tata letak fasilitas produksi. Perancangan tata letak fasilitas pada proses produksi merupakan salah satu hal penting untuk meningkatkan efisiensi supaya proses produksi berjalan dengan lancar. Proses produksi UD. SJ Pratama memiliki 8 stasuin kerja yang meliputi stasiun gudang bahan baku, stasiun pemotongan, stasiun pengeringan menggunakan oven, stasiun pembentukan, stasiun perakitan, stasiun quality control, stasiun finishing, dan stasiun gudang barang jadi. Tata letak fasilitas pada UD. SJ Pratama memerlukan perbaikan, sehingga diharapkan setelah dilakukan usulan layout dapat mengatasi masalah yang terjadi dan meminimasi jarak perpindahan material produk dan manusia sehingga dapat meminimasi material handlingnya. Dari hasil pengolahan software blocplan usulan tata letak fasilitas yang baik digunakan agar proses produksi berjalan dengan efisien dan lancar adalah layout usulan satu karena layout tersebut memiliki total jarak material handling yang lebih pendek sebesar 318,55 meter dibandingkan layout awal sebesar 763,2 meter. Sehingga mengalami pengurangan total jarak material handling sebesar 529,09 meter, kemudian untuk total ongkos material handling layout usulan sebesar Rp 930.009,91 lebih kecil dibandingkan total ongkos material handling pada layout awal sebesar Rp 2.478.487,18.
Efektivitas Sistem Penukaran Tiket Konser: Perbandingan Metode Online dan On The Spot Sinaga, Mikhael Fernand; Putri, Intan Alya; Ningrum, Weni Puja; Setiadji, Bayu Rizqi; Shofa, Mohamad Jihan
Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.3.1.7-13

Abstract

Permintaan tiket konser yang tinggi sering kali mengakibatkan antrian panjang dan waktu tunggu yang lama bagi para penggemar. Fenomena ini tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan bagi para pembeli tiket tetapi juga menimbulkan tantangan logistik bagi penyelenggara konser. Dalam era digital, sistem distribusi tiket telah beralih dari metode tradisional ke platform online yang lebih efisien. Namun, peralihan ini membawa tantangan baru, termasuk masalah kapasitas server, keadilan distribusi tiket, serta ancaman dari bot dan calo tiket. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas sistem penukaran tiket online dengan metode penukaran langsung (OTS) dalam hal waktu tunggu dan waktu layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Discrete Event Simulation (DES). Data yang digunakan adalah data antrian pada konser dengan langkah-langkah yaitu langkah Pertama adalah melakukan studi pendahuluan, langkah kedua adalah melibatkan pengumpulan data, langkah ketiga yaitu melakukan pengambilan sampel data, langkah keempat yaitu mengolah data, langkah kelima validasi lalu merusmuskan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa metode penukaran tiket online lebih efektif dibandingkan dengan metode OTS, dengan rata-rata waktu layanan untuk metode online sebesar 616.269 detik dibandingkan dengan 15.248 detik untuk metode OTS. Ini menunjukkan peningkatan efisiensi waktu layanan sebesar 24.742% dan pengurangan waktu tunggu sebesar 3.898% menggunakan metode online dibandingkan dengan OTS. Hasil ini menyarankan bahwa metode online dapat dijadikan referensi bagi penyelenggara acara konser untuk menerapkan sistem penukaran tiket online.
Tata Letak Ruang Produksi dan Good Manufacturing Practices (GMP) Melista, Nela; Rengganis, Anggun Erviana; Mei, Nurul Nadia; Utami, Sari Widya
Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.3.1.1-6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) serta mengusulkan perbaikan tata letak produksi pada UMKM Tahu Putih Menur di Cilacap. Observasi dilakukan dengan mengamati kondisi sanitasi, tata letak ruang produksi, dan proses produksi tahu putih. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM tersebut belum sepenuhnya memenuhi standar GMP dalam beberapa aspek seperti lokasi dan lingkungan produksi, bangunan dan fasilitas, peralatan produksi, penyimpanan, serta pengendalian proses. Ketidaksesuaian ini dapat meningkatkan risiko kontaminasi produk dan membahayakan kesehatan konsumen. Untuk meningkatkan kepatuhan GMP, diperlukan upaya seperti pelatihan staf, pembaruan infrastruktur, dan penerapan protokol pemantauan yang ketat. Penelitian ini juga mengusulkan tata letak perbaikan dengan pola zig-zag yang lebih efisien dan meminimalisir risiko kontaminasi silang. Penerapan GMP yang baik dan perbaikan tata letak produksi dapat membantu UMKM memastikan keamanan dan kualitas produk, serta meningkatkan reputasi dan daya saing bisnis.
Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Perusahaan Konstruksi Menggunakan Metode Job Safety Analysis Pratomo, Muhammad Hafizh; Ilmi, Nurul; Wibowo, Sadiq Ardo
Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.3.1.14-18

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting yang harus diperhatikan diseluruh perusahaan untuk melindungi karyawan dari risiko cedera, penyakit, atau bahaya lainnya yang terkait dengan lingkungan kerja. Pada perusahaan yang bergerak dibidang konstruksi, terdapat banyak jenis aktivitas yang memiliki potensi kecelakaan, seperti proses pengelasan, gerinda, pemotongan besi, pengangkutan barang, hingga pengendalian alat berat. Job Safety Analysis (JSA) merupakan upaya yang perlu diterapkan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengurangi risiko K3 yang mungkin terjadi di lingkungan kerja perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji tingkat risiko kesehatan dan keselamatan kerja pada aktivitas pekerjaan yang dilakukan di perusahaan konstruksi. Maka dari itu dapat diketahui tingkat risiko terbesar dan memberikan rekomendasi perbaikan yang terbaik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental melalui pengamatan yang dilakukan langsung di lapangan menggunakan metode Job Safety Analisis. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pekerjaan yang dijalankan perusahaan memiliki beberapa tingkat risiko, tingkat yang paling berbahaya atau kritis yakni pada aktivitas pemasangan ban daprah pada fender. Adapun upaya pengendalian yang dapat dilakukan yaitu menggunakan body harness dan persiapan pelampung bagi pekerja.
Analisis Kerusakan Pada Mesin Autoclave Dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis Fardan, Agung Rahmat; Andriani, Diana
Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.3.1.43-47

Abstract

Mesin produksi merupakan salah satu faktor produksi yang harus dioptimalkan penggunaannya. Autoclave adalah mesin yang digunakan untuk menghasilkan tekanan tinggi dan suhu yang stabil untuk proses curing atau pengeringan material komposit, seperti serat karbon dan resin epoxy, yang banyak digunakan dalam pembuatan struktur pesawat terbang. Dalam penggunaan mesin ini umumnya terjadi beberapa masalah, hal tersebut tentunya mengganggu keseluruhan proses produksi. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab dan akibat kerusakan pada subsistem Mesin Autoclave yang memiliki nilai RPN tertinggi serta langkah yang tepat untuk menanggulangi kerusakan yang terjadi pada komponen kritis Mesin Autoclave. Metode yang digunakan untuk penelitian adalah menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Valve Pneumatic dengan nilai RPN sebesar 196 dan Heating coil & Cooling coil dengan nilai RPN sebesar 192. Nilai RPN risiko tersebut berada diatas 148.83 yang merupakan nilai kritis RPN.

Page 1 of 1 | Total Record : 7