cover
Contact Name
Johan Irmansyah
Contact Email
dpe.litpam@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
dpe.litpam@gmail.com
Editorial Address
Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, West Nusa Tenggara
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Discourse of Physical Education
ISSN : -     EISSN : 28291336     DOI : https://doi.org/10.36312/dpe
Core Subject : Health, Education,
The Discourse of Physical Education (DPE) features peer-reviewed research articles based on classroom and laboratory studies, descriptive and survey studies, summary and review articles, and discussion of current topics of interest in physical education at every level education. DPE (ISSN. 2829-1336) is an open-access scrientific journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) twice a year (bianually) in February and August.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2023): August" : 5 Documents clear
Tingkat Pemahaman tentang Konsep Pemeliharaan Diri dan Orang Lain dari Penyakit Menular pada Siswa Sekolah Dasar Ansor, Azmi; Susilawati, Indri; Yosika, Ghana Firsta
Discourse of Physical Education Vol. 2 No. 2 (2023): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v2i2.1416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman siswa kelas V SDN 1 Barejulat mengenai konsep pemeliharaan diri dan orang lain dari penyakit menular. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei pada seluruh populasi (total sampling) yang terdiri dari 41 siswa. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda dengan 17 butir soal, yang mengukur tiga jalur penularan penyakit: kulit, pernapasan, dan pencernaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 41.46% siswa memiliki tingkat pemahaman yang "cukup baik", sementara pemahaman mengenai penularan melalui sistem pencernaan lebih baik (46.34% pada kategori "baik"). Sebaliknya, pemahaman tentang penularan melalui pernapasan masih rendah, dengan 24.39% siswa dalam kategori "kurang baik". Kesimpulannya, meskipun siswa sudah memiliki pemahaman dasar tentang pencegahan penyakit menular, masih diperlukan upaya peningkatan, terutama dalam pemahaman penularan melalui udara. Rekomendasi penelitian mencakup penerapan metode pembelajaran interaktif dan melibatkan orang tua untuk memperkuat pendidikan kesehatan di rumah. Level of Understanding of the Concept of Self and Others Protection from Infectious Diseases in Elementary School Students Abstract This study aimed to assess the understanding of fifth-grade students at SDN 1 Barejulat regarding self-care and prevention of infectious diseases. A descriptive quantitative approach with a survey method was employed, targeting the entire population (total sampling) of 41 students. The research instrument consisted of a multiple-choice test containing 17 items, measuring three transmission routes: skin, respiratory, and digestive systems. Results showed that 41.46% of students demonstrated a "fair" understanding, with the best comprehension found in digestive transmission (46.34% in the "good" category). Conversely, understanding of respiratory transmission lagged behind, with 24.39% in the "poor" category. In conclusion, while students possessed basic knowledge of disease prevention, further efforts were needed, especially in understanding airborne transmission. The study recommended implementing interactive learning methods and involving parents to strengthen health education at home.
Pengaruh Minat dan Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Menengah Pertama dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Materi Renang Wirakusuma, Ardi; Permadi, Andi Gilang; Muhsan, Muhsan; Amar, Khairul
Discourse of Physical Education Vol. 2 No. 2 (2023): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v2i2.1420

Abstract

Penelitian ini meneliti pengaruh minat dan kepercayaan diri siswa kelas VII terhadap partisipasi dalam pembelajaran renang di SMP Negeri 16 Mataram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat minat dan kepercayaan diri siswa serta memahami dampaknya terhadap keterlibatan mereka dalam kegiatan renang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan total sampling pada 141 siswa. Hasil menunjukkan bahwa 79% siswa memiliki minat yang tinggi terhadap renang dan 79% juga menunjukkan kepercayaan diri yang baik, dengan skor rata-rata kepercayaan diri 105,01. Dukungan dari guru dan lingkungan sosial terbukti penting dalam meningkatkan motivasi siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa minat dan kepercayaan diri saling berperan dalam mendorong partisipasi aktif siswa. Rekomendasi yang diajukan mencakup peningkatan frekuensi pembelajaran renang dan pemberian dukungan finansial untuk memfasilitasi akses kolam renang, sehingga dapat meningkatkan keterampilan dan prestasi siswa di bidang renang. The Influence of Interest and Self-Confidence of Junior High School Students in Physical Education Swimming Lessons Abstract This study examines the influence of interest and self-confidence of Grade VII students on their participation in swimming lessons at SMP Negeri 16 Mataram. The study aims to measure students' levels of interest and self-confidence and understand their impact on engagement in swimming activities. A quantitative descriptive method was employed with total sampling of 141 students. Results indicated that 79% of students displayed high interest in swimming, and 79% also showed good self-confidence, with an average confidence score of 105.01. Support from teachers and the social environment proved essential in boosting student motivation. The study concludes that interest and self-confidence play interrelated roles in fostering active student participation. Recommendations include increasing the frequency of swimming lessons and providing financial support to facilitate pool access, thereby enhancing students' skills and achievements in swimming.
Tingkat Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Pascapandemi COVID-19 di SMP Islam Al-Ikhlashiyah Hariyanto, Geri; Salabi, Muhamad; Suwarli, Suwarli
Discourse of Physical Education Vol. 2 No. 2 (2023): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v2i2.1421

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak signifikan pada keterlibatan siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), khususnya pada aspek emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat keaktifan siswa kelas VIII di SMP Islam Al-Ikhlashiyah pascapandemi. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan instrumen angket tertutup dan melibatkan total sampel sebanyak 86 siswa. Hasil menunjukkan bahwa 41,86% siswa berada pada kategori "Cukup Baik," dengan keterlibatan tertinggi pada faktor aktivitas penglihatan dan lisan (55,81% dalam kategori "Baik") dan keterlibatan terendah pada aktivitas emosional (37,21% dalam kategori "Kurang Baik"). Temuan ini menekankan pentingnya upaya peningkatan motivasi emosional melalui pendekatan yang lebih interaktif dan mendukung, seperti umpan balik positif dan kegiatan kolaboratif. Disarankan agar guru PJOK mengoptimalkan pembelajaran blended untuk meningkatkan keterlibatan siswa secara kognitif, emosional, dan fisik dalam era pascapandemi. Student Engagement Levels in Post-COVID-19 Physical Education, Sports, and Health (PJOK) Learning at Al-Ikhlashiyah Islamic Middle School Abstract The COVID-19 pandemic significantly impacted student engagement in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) classes, particularly affecting emotional aspects. This study aims to measure the engagement levels of 8th-grade students at Al-Ikhlashiyah Islamic Middle School post-pandemic. Using a survey method with a closed questionnaire, the study involved 86 students as a total sample. Results show that 41.86% of students fall into the "Fairly Good" category, with the highest engagement in visual and verbal activities (55.81% in the "Good" category) and the lowest in emotional activities (37.21% in the "Poor" category). These findings emphasize the need to improve emotional motivation through more interactive and supportive approaches, such as positive feedback and collaborative activities. PJOK teachers are recommended to optimize blended learning to enhance students' cognitive, emotional, and physical engagement in the post-pandemic era.
Pengaruh Latihan Drill Passing Bawah Menggunakan Media Dinding dan Berpasangan terhadap Ketepatan Passing Bawah pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Ramadoan, Ramadoan; Nurdin, Nurdin; Prasetyo, Dian Estu
Discourse of Physical Education Vol. 2 No. 2 (2023): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v2i2.1432

Abstract

Ketepatan passing bawah merupakan keterampilan dasar yang penting dalam bola voli. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas latihan drill passing bawah menggunakan media dinding dan berpasangan dalam meningkatkan ketepatan passing bawah siswa SMP. Desain penelitian ini adalah "one group pretest-posttest" dengan sampel 25 siswa kelas VII SMPN 1 PAJO, yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok latihan dengan media dinding dan berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua kelompok. Kelompok media dinding mengalami peningkatan rata-rata skor dari 29,46 (pre-test) menjadi 30,76 (post-test) dengan perbedaan rata-rata 1,31 (t = -2,44, p = 0,031), sementara kelompok berpasangan meningkat dari 27,00 menjadi 30,17 dengan perbedaan rata-rata 3,17 (t = -2,93, p = 0,014). Kesimpulannya, latihan berpasangan lebih efektif dalam meningkatkan ketepatan dan konsistensi passing. Disarankan agar metode ini diterapkan dalam pendidikan jasmani untuk melatih keterampilan teknis dan sosial siswa. The Effect of Underhand Passing Drill Using Wall and Paired Practice on Underhand Passing Accuracy Among Middle School Students Abstract Underhand passing accuracy is a fundamental skill in volleyball. This study aims to evaluate the effectiveness of using wall and paired drills to improve middle school students' underhand passing accuracy. Employing a one-group pretest-posttest design, 25 seventh-grade students from SMPN 1 PAJO were divided into two groups: wall-based and paired drills. Results show significant improvements in both groups. The wall-based group’s average score increased from 29.46 (pre-test) to 30.76 (post-test), with a mean difference of 1.31 (t = -2.44, p = 0.031). The paired group improved from 27.00 to 30.17, with a mean difference of 3.17 (t = -2.93, p = 0.014). Findings indicate paired drills were more effective in enhancing passing accuracy and consistency. The study recommends adopting this method in physical education to enhance students' technical and social skills.
Tingkat Sikap dan Perilaku Atlet Sepak Bola terhadap Pencegahan Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) di PS. Lingsar Saputra, Lalu Akhmad Hajjatul Julian Fauzan; Kesumah, Dadang Warta Chanra Wira; Muammar, Muammar
Discourse of Physical Education Vol. 2 No. 2 (2023): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v2i2.2410

Abstract

Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) adalah salah satu cedera yang paling umum dan berdampak serius bagi atlet sepak bola. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat sikap dan perilaku preventif atlet PS. Lingsar terhadap cedera ACL. Menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dan metode survei, data dikumpulkan melalui kuesioner dari 34 atlet. Hasil menunjukkan bahwa 41,18% atlet memiliki sikap “cukup tinggi” terhadap pencegahan cedera, sedangkan 44,12% berada pada kategori “cukup tinggi” dalam perilaku preventif. Namun, 17,65% dari atlet memiliki sikap “kurang tinggi”, dan 8,82% menunjukkan perilaku “sangat kurang tinggi.” Kesimpulannya, masih terdapat kesenjangan antara pengetahuan dan praktik preventif. Rekomendasi meliputi penerapan program pelatihan neuromuskular, edukasi rehabilitasi, dan dukungan pelatih untuk meningkatkan keterlibatan atlet dalam pencegahan cedera ACL. The Level of Attitudes and Behaviors of Football Athletes Towards Anterior Cruciate Ligament (ACL) Injury Prevention at PS. Lingsar Abstract Anterior Cruciate Ligament (ACL) injuries are common and impactful for football athletes. This study aims to assess the preventive attitudes and behaviors of PS. Lingsar athletes toward ACL injuries. Using a quantitative descriptive design and survey method, data were collected via questionnaires from 34 athletes. Results show 41.18% of athletes hold a “high enough” attitude, while 44.12% exhibit “high enough” preventive behavior. However, 17.65% have a “low enough” attitude, and 8.82% demonstrate “very low” preventive behavior. In conclusion, a gap remains between knowledge and preventive practice. Recommendations include implementing neuromuscular training programs, rehabilitation education, and coach support to enhance athlete involvement in ACL injury prevention.

Page 1 of 1 | Total Record : 5