cover
Contact Name
Alfan Hadi
Contact Email
kreasi.journal@gmail.com
Phone
+6287835553491
Journal Mail Official
kreasi.journal@gmail.com
Editorial Address
Jalan H. Sinarah Ibrahim , Kab. Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83662
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyaraka
Published by Bale Literasi
ISSN : -     EISSN : 28094182     DOI : https://doi.org/10.58218/kreasi
Core Subject : Social,
KREASI: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian, dengan nomor terdaftar P-ISSN dan E-ISSN. KREASI adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh BALE LITERASI yang merupakan lembaga riset, pelatihan & edukasi, sosial dan publikasi. Penerbitan jurnal ini akan dilakukan dalam satu tahun, mulai tahun 2021 terbit sebanyak tiga kali terbit yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember. KREASI: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat memfokuskan pada masalah umum atau masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. KREASI: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat, berisi berbagai kegiatan dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2024): April" : 10 Documents clear
Pendampingan English Club Di Desa Bengkel Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat NTB Alfan Hadi; Siti Mariana; Muhammad Arpin; Helina Ratnawati
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i1.513

Abstract

English club merupakan komunitas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris melalui berbagai aktivitas dan interaksi. English club dapat ditemukan di berbagai institusi pendidikan maupun masyarakat umum. Tujuan utama dari English club adalah memberikan lingkungan yang nyaman dan mendukung bagi orang yang ingin memperbaiki kemampuan bahasa Inggris mereka melalui praktek bersama dengan orang lain yang memiliki minat yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang konsep dan manfaat English club bagi para anggotanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa English club memberikan banyak manfaat bagi para anggotanya, seperti meningkatkan kemampuan berbicara, menulis, membaca, dan mendengarkan bahasa Inggris. Selain itu, English club juga memberikan kesempatan untuk bertemu dan berinteraksi dengan orang baru, memperluas wawasan budaya, dan membangun rasa percaya diri dalam berkomunikasi. Kami merekomendasikan bahwa English club dapat terus dikembangkan dan dipromosikan kepada masyarakat luas. Perlu adanya dukungan dan partisipasi aktif dari semua pihak, baik pengelola maupun anggota, untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas kegiatan English club. Kesimpulannya, English club merupakan lingkungan yang mendukung dan bermanfaat bagi para anggotanya dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan membangun hubungan sosial yang baru.
Eskalasi Kesejahteraan Masyarakat melalui Kegiatan Penumbuhkembangan UMKM di Desa Mlopoharjo, Kabupaten Wonogiri Sari, Rosla Tinika; Nidyah Widyamurti
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i1.767

Abstract

Mlopoharjo is a village in Wuryantoro District, Wonogiri Regency. In supporting the economy, the majority of people in Mlopoharjo work as farmers. Others work as civil servants, businessman and any other various kinds of jobs. Even though the job variants of the Mlopoharjo community are diverse, there is still a lot of village potential that has not been utilized optimally. Primarily related to the issue of household waste, agricultural and plantation by-products which are also still considered waste, as well as the development of new digital technology that is penetrating several aspects of life. Because of this, efforts were made to develop Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Mlopoharjo Village through Village Service Activities carried out by the UNS 38 MSMEs group. For instance by processing household waste in the form of used cooking oil to become aromatherapy candles. Apart from that, the development of an entrepreneurial spirit is also carried out in children by using by-products from agriculture and plantations to be used as coloring material for ecoprint totebag. Meanwhile, to take advantage of the opportunity in the digitalization era to develop community businesses, it was also done by providing outreach regarding digital technology which can be useful for turning the wheels of the community's economy. Socialization is carried out by inviting MSMEs' players to practice producing product photos that are useful for branding as well as providing information related to digital payments that integrate various types of QR from various payment system service providers in QRIS. The aim is of course none other than so that the community can optimize village potention in realizing welfare. The result is that the community continues efforts for village development even though the Village Service Activity for the July-August 2023 period has ended.
Konservasi Eksosistem Pesisir Dan Pendidikan Lingkungan Melalui Pembibitan Mangrove Oleh Mahasiswa Hami, Imelda Wilhelmina Mutiara; Boikh, Lebrina Ivantry
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i1.808

Abstract

This writing reviews the implementation of a student service program that focuses on mangrove nurseries, with the aim of supporting conservation through environmental education. The nursery process involves preparing the land, collecting mangrove propagules, and transferring the seedlings to the nursery. These steps aim to support ecological awareness among university students, so that they can become a generation that cares about the environment and understands Indonesia's strategic role as a maritime nation. This research also emphasizes the importance of periodic monitoring and maintenance of mangrove seedlings to ensure healthy and sustainable growth. The results of this study provide a practical view of the contribution of higher education in the formation of maritime character and ecological awareness through mangrove nurseries. The implication is to strengthen maritime character and increase ecological awareness among students and Indonesian society more broadly.
Pendampingan Dan Meningkatkan Budaya Literasi Membaca Pada Anak Di Desa Lembar Selelatan Andrian Firdaus; Ala Purnawati; Syamsul Hadi; Samsul Hakim; Hadlun; Linawahyuningsih; Yuli
KREASI : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi membaca pada anak dengan cara melakukan kegiatan pembiasaan pada anakdi lingkungan desal embar Selatan. Mengingat kondisi anak yang saat ini jauh sekali dari keinginannya untuk membaca, baik di rumah ataupun di sekolah. Dalam penelitian ini yang menjadi sasarannya adalah seluruh anak yanga da di desa lembar Selatan Lombok barat. Kegiatan pembiasaan yang dilaksanakan memiliki jadwal yang telah disusun berdasarkan hasil rapat kepala desa dan perangkat desa. Kegiatan pembiasaan budaya literasi membaca pada anak ternyata disambut baik oleh Masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pembiasaan ini sudah berjalan selama dua bulan dan di pantau langsung oleh kepala kepala desa lembar Selatan sebagai penggagas kegiatan pembiasaan ini. Siswa sangat antusias mengikuti kegiatan pembiasaan ini.
Penggunaan Media Kartu Dalam Mengenalkan Nama-Nama Malaikat Beserta Tugasnya di TPA Al-Firdaus Afrianto, Afrianto; Almadani, Lutfi; Yuliani, Hadma
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i1.853

Abstract

Artikel ini membahas pengabdian masyarakat di TPA Al-Firdaus terkait penggunaan media kartu dalam mengenalkan nama-nama malaikat beserta tugasnya. Artikel ini juga mencermati peran sentral pendidik dalam menciptakan suasana belajar yang optimal dan menarik bagi anak didik, dengan fokus pada kreativitas guru sebagai kunci keberhasilan. Sebagai solusi terhadap kebosanan belajar, artikel ini mengusulkan penggunaan media kartu dalam mengenalkan nama-nama malaikat beserta tugasnya di TPA Al-Firdaus. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, penelitian dilaksanakan dengan metode tatap muka dan pendekatan langsung terhadap anak-anak di TPA Al-Firdaus. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang baik dari anak-anak terkait penggunaan media kartu dalam pembelajaran. Kesimpulannya media ini dapat membantu mengatasi kebosanan dan menciptakan pengalaman belajar yang bermakna.
Pengenalan Lebah Madu Trigona Sp Sebagai Bahan Baku Propolis Pada Mahasiswa Sudirman; Wawan Samudera; Utien Kustianing; Zumratu; Suriati; Dara Afriyanti Fajar Wangi
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i1.863

Abstract

Lebah Trigona sp. merupakan jenis lebah yang menghasilkan madu dan mudah dibudidayakan di Indonesia. Salah satu daerah yang berpotensi untuk dapat dibudidayakan yaitu di Desa Sedau Kecamatan Lombok Barat Kabupaten Lombok Barat, NTB. Sebagian besar masyarakatnya bekerja pada sektor pertanian dan peternakan yang memanfaatkan sumberdaya dalam kawasan HKM. Produk budidaya lebah berupa madu bertujuan untuk meningkatkan aktivitas harian serta perekonomian masyarakan. Mendorong masyarakat untuk melakukan kegiatan pada lahan kosong, kebun atau lahan-lahan kering sehingga mengalihkan perhatian masyarakat beraktivitas dalam kawasan hutan. Pelaksanaan program diawali dengan koordinasi dengan pihak Desa dimana melibatkan Kepala Desa sebagai tahap awal perizinan kegiatan dilaksanakan. Selanjutnya pelaksanaan sosialisasi dan pembekalan budidaya lebah yang telah kami pelajari dari peternak lebah professional dan proses meonitoring budidaya lebah.
Sosialisasi Konsep Sosial Kemanusian Berbasis Nilai Moderasi Beragama Analisis Qs Al-Baqrah :143 di Posyandu Remaja Kedungharjo Mantingan Ngawi Muwahidah Nurhasanah; Sumarno; Wibawati Bermi
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i1.867

Abstract

Kajian ini dilatar belakangi oleh beberapa kelompok keagamaan yang sangat ekstrim, baik ekstrim kanan maupun ekstrim kiri. Hal semacam ini bila dibiarkan begitu saja dapat berdampak pada pemikiran yang radikal di satu sisi dan liberal di sisi lain. Munculnya kecenderungan-kecenderungan ekstrem dalam beragama ini, bukan saja telah merugikan Islam dan umat Islam, tetapi juga bertentangan dengan karakteristik umat Islam yang oleh al-Qur’an disebut sebagai ummatan wasathan. Mengedepankan sikap moderat memang sangat bersesuaian anjuran ayat pada Q.S al-baqarah ayat 143, tetapi harus disadari sejak dini bahwa penerapannya bukanlah perkara gampang. Untuk itu perlu upaya-upaya rintisan agar moderasi atau wasathiyah menjadi acuan berfikir, bersikap, dan bertindak umat Islam. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: (1) Bagaimana konsep sosial kemanusiaan moderasi beragama dalam q.s al-Baqarah ayat 143 (2) Bagaimana implementasi nilai-nilai moderasi beragama q.s. al-Baqarah ayat 143 dalam pendidikan agama Islam. Permasalahan dibahas dengan menggunakan metode kepustakaan (library research), metode pengumpulan datanya yakni dengan teknik dokumentasi. Data diperoleh dari kitab tafsir al-Qur’an, kitab-kitab yang relevan, dan buku-buku tentang moderasi. Kemudian data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Konsep moderasi dalam Q.S al-Baqarah ayat 143 disebut dengan al-wasathiyah. Kata tersebut terambil dari akar kata yang pada mulanya berarti: “tengahtengah diantara dua batas, atau dengan keadilan, yang tengah-tengah atau yang standar atau yang biasa-biasa saja”. Moderasi tidak dapat tergambar wujudnya kecuali setelah terhimpun dalam satu kesatuan empat unsur pokok, yaitu kejujuran, keterbukaan, kasih sayang dan keluwesan. (2) implementasi nilai-nilai moderasi Q.S. al-Baqarah ayat 143 dalam pendidikan agama Islam mencakup tugas seorang guru untuk mampu bersikap terbuka dan memberikan kasih sayang dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam, dalam tujuan pendidikan agama Islam termanifestasi dalam penerapan prinsip keterbukaan, dalam metode pendidikan agama Islam terletak pada penerapan prinsip kasih sayang dalam proses pembelajaran yang termanifestasi dalam perilaku santun dan keterbukaan peserta didik dalam pembelajaran. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi pengembangan khazanah ilmu pengetahuan pada ranah para akademisi dan pendidik/ orang tua dalam masalah moderasi dalam memahamkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
Pengenalan Lingkungan dan Pengelolaan Sanitasi di Area Ruang Terbuka Hijau Flamboyan Bawah Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah Muh Azhari; Dhymas Sulistyono Putro; Sari Marlina
KREASI : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas lingkungan mempengaruhi kualitas kehidupan makhluk hidup yang ada di dalamnya baik dari segi Kesehatan fisik dan non fisik. Salah satunya seperti pengelolaan sanitasi yang sesuai dengan standarisasi atau baku mutu yang sudah di tetapkan (SNI). Untuk itu perlu dilakukan pengenalan lingkungan dan sanitasi serta pengaplikasiannya. Kegiatan yang dilakukan berlokasi di daerah Ruang Terbuka Hijau (RTH) Flamboyan Bawah Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah dengan melibatkan praktisi, akademisi dan mahasiswa di bidang Teknik Sipil dan Teknik Lingkungan, sehingga kegiatan memberikan pengaruh terhadap wawasan di bidang sanitasi dan implementasinya apakah sudah sesuai atau tidak oleh masyarakat yang bermukim di lingkungan Flamboyan Bawah Kota Palangka Raya. Metode yang dilakukan dalam kegiatan yaitu menggunakan metote observasi dan korelasi terkait dengan pengaruh implementasi sanitasi yang tepat (regulasi) atau sesuai dengan persepsi kebutuhan masyarakat. Hasil observasi menunjukkan bahwa bangunan sanitasi yang dimiliki oleh masyarakat dalam mengelola seperti air buangan rumah tangga (Black water) masih dominan belum terstandarisasi. Sehingga mempengaruhi kualitas air sekitar dari limbah cair dan padat yang dihasilkan dari setiap rumah tangga. Begitu juga dengan air limbah Gray water yang langsung dibuang ke air permukaan langsung sehingga memberikan pengaruh pada kualitas air. Langkah selanjutnya yaitu memberikan edukasi kepada masyarakat dan memberikan contoh implementasi sanitasi yang aman sesuai dengan baku standarisasi yang suda di tetapkan.
Pelatihan Tata Tulis Persuratan Tenaga Administrasi Sekolah di SMA Negeri 1 Sembawa, Banyuasin Andriani, Margareta; Emawati, Emawati; Puspita Indah Sari, Ayu
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i1.942

Abstract

The development of the world of education requires that teachers and school administration staff are skilled at writing well and correctly. Correspondence writing is part of a series of writing activities and cannot be separated from a series of activities at school. To write and reply to incoming letters of course requires the competence of a school administration staff. In order to be professional, of course school administration staff must understand how to write letters well and correctly. This of course requires training in how to write good and correct correspondence, both in terms of effective sentence writing and good letter language. The theme of this training is how to write good and correct correspondence. This activity is expected to improve the understanding and skills of school officials, in this case administrative staff, in writing correspondence at school.
Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas bagi Guru Sekolah Dasar di Wilayah Kecamatan Sikur Lia Rismawati; Wahidatul Murtafi'ah; Muh. Jaelani Al-Pansori; Mohammad Irfan
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i1.943

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan (i) pengetahuan mengenai penelitian tindakan kelas dan (ii) pelatihan penyusunan proposal sebagai rencana perbaikan kualitas pembelajaran. Untuk mencapai tujuan itu, metode yang digunakan ialah pelatihan dan lokakarya. Di samping itu, metode pendidikan orang dewasa (andragogi) diterapkan dengan memanfaatkan model pendekatan proses. Metode ini dipilih agar peserta bisa mengalami setiap langkah proses penyusunan proposal penelitian tindakan kelas sesuai permasalahan pembelajaran yang dihadapinya dalam proses belajar mengajar di sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang direncanakan. Kegiatan ini diikuti oleh 23 guru sekolah dasar. Peserta berhasil mewujudkan 5 draf proposal penelitian tindakan kelas yang disusun secara kelompok berdasarkan kebutuhan dan permasalahan yang mereka hadapi di sekolah. Semua proposal dapat diseminarkan dan diperbaiki berdasarkan saran, baik dari tim pengabdian masyarakat maupun dari sesama peserta. Sebagian besar peserta merasa puas terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Mereka merasa telah mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka butuhkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10