cover
Contact Name
Hasrat A Aimang
Contact Email
hasratsaluan@gmail.com
Phone
+6285230707987
Journal Mail Official
damhilejournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. Sudirman, Wumialo, Kota Tengah, Kota Gorontalo, Gorontalo 96138
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Damhil Education Journal
ISSN : 27768228     EISSN : 27762505     DOI : 10.37905
Core Subject : Education,
Damhil Education Journal with E-ISSN 2776-2505 (Online), P-ISSN 2776-8228 is published by the Education Study Program of the Postgraduate Doctoral Program at Gorontalo State University. Damhil Education Journal is an e-journal as a publication media for academics, researchers, and practitioners in publishing scientific articles in the field of educational issues
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2025)" : 6 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING CHIPS DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA Adam, Fenlis; Panigoro, Meyko; Toralawe, Yulianti; Hasiru, Roy; Bahsoan, Agil
Damhil Education Journal Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dej.v5i2.2499

Abstract

Penggunaan metode atau model pembelajaran yang kurang tepat dan kurang menarik sering membuat proses belajar menjadi monoton. Oleh karena itu, diperlukan variasi model pembelajaran untuk menciptakan suasana kelas yang lebih menyenangkan, sehingga siswa tetap antusias dan tidak cepat merasa bosan saat menerima materi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan peningkatan keterlibatan siswa dalam mata pelajaran ilmu sosial terpadu dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif talking chips. Peneliti bertindak sebagai guru yang memfasilitasi pelajaran, dibantu oleh seorang guru ilmu sosial terpadu sebagai pengamat. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing berlangsung selama dua sesi. Selain itu, setiap siklus melibatkan tahap perencanaan, implementasi, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi pengamatan, lembar pengamatan aktivitas guru, lembar pengamatan aktivitas siswa, dan dokumentasi untuk menilai peningkatan keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterlibatan belajar siswa dari kondisi awal hingga siklus I dan II. Pada siklus II, data aktivitas guru dan aktivitas siswa telah mencapai indikator keberhasilan yang ditentukan sebesar 80% keterlibatan siswa. Sementara itu, data aktivitas guru pada siklus yang sama menunjukkan persentase 82,8% dan 82,3% untuk aktivitas siswa, hasil ini menunjukkan peningkatan keterlibatan belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif talking chips.
MODEL PENGELOLAAN PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH UMUM: TANTANGAN DAN SOLUSI Jumahir, Jumahir; Tahawali, Masrion; Haluti, Farid
Damhil Education Journal Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dej.v5i2.2979

Abstract

Pendidikan inklusif menjadi salah satu tantangan besar dalam sistem pendidikan Indonesia, khususnya di daerah terpencil seperti Kecamatan Luwuk. Meskipun kebijakan inklusi telah diterapkan, banyak sekolah yang masih menghadapi kendala dalam mengimplementasikannya secara efektif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji model pengelolaan pendidikan inklusif di sekolah umum di Kecamatan Luwuk, serta mengidentifikasi tantangan dan solusi yang diterapkan dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan orang tua, serta observasi di lapangan. Analisis tematik dilakukan untuk mengidentifikasi pola dan tema dalam data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada kebijakan yang mendukung, penerapan pendidikan inklusif di Kecamatan Luwuk masih terbatas oleh kurangnya pelatihan guru, fasilitas yang tidak memadai, dan budaya sekolah yang belum sepenuhnya inklusif. Namun, beberapa sekolah berhasil mengembangkan model pengajaran kolaboratif antara guru umum dan guru pendamping, serta mengintegrasikan kurikulum yang lebih fleksibel untuk mendukung keberagaman kebutuhan siswa. Temuan ini menunjukkan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi guru dan penyediaan fasilitas yang ramah disabilitas untuk meningkatkan efektivitas pendidikan inklusif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun tantangan besar masih ada, model-model pendidikan inklusif yang efektif dapat dikembangkan dengan dukungan yang memadai. Untuk itu, disarankan agar kebijakan dan pelaksanaan pendidikan inklusif lebih difokuskan pada peningkatan kapasitas guru dan penyediaan fasilitas yang lebih baik. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang memengaruhi keberhasilan pendidikan inklusif, serta menerapkan pendekatan yang lebih luas di berbagai daerah.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR MELALUI SENAM KREASI DAERAH BINTHE BILUHUTA DENGAN METODE THINK PAIR SHARE (TPS) SISWA Ibura, Julfauzi H; Tumaloto, Ella H; Kadir, Sulasikin Sahdi
Damhil Education Journal Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dej.v5i2.2483

Abstract

Senam kreasi daerah adalah senam yang diciptakan sendiri dengan memadukan unsur olahraga dan unsur budaya dan tari, melalui senam kreasi ini siswa dapat menggerakan seluruh anggota badannya dan juga dapat mengenal unsur budaya daerah. Tujuan Penelitian ini yakni untuk meningkatkan Keterampilan Gerak Dasar Melalui Senam Kreasi Daerah Binthe Biluhuta Dengan Metode Think Pair Share. Metode Penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek yang akan diteliti yakni seluruh siswa kelas IV SDN 69 Kota Tengah dengan jumlah siswa sebanyak 18 siswa. Hasil Penelitian diperoleh tindakan kelas dengan model pembelajaran TPS pada senam kreasi binthe biluhuta yang dilaksanakan dengan dua siklus, sehingga adanya peningkatan secara signifikan keterampilan gerak dasar siswa.. Digambarkan pada tahap observasi awal hasil belajar senam kreasi daerah binthe biluhuta pada murid kelas IV SDN 69 Kota Tengah meningkat dari 61,11 pada kondisi awal menjadi 71,14 pada akhir siklus I, kemudian dilanjutkan ke siklus II mengalami peningkatan menjadi 81,48 pada akhir siklus II. Dengan demikian ini membuktikan bahwa dengan menggunakan metode Think Pair Share dalam pembelajaran mempunyai pengaruh untuk meningkatkan hasil belajar senam kreasi daerah binthe biluhuta.
PERSEPSI SISWA TENTANG SPIRITUALITAS POSITIF DAN KEBAHAGIAAN DI LINGKUNGAN PESANTREN Nimim, Nimim
Damhil Education Journal Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dej.v5i2.3152

Abstract

Spiritualitas positif dan kebahagiaan remaja menjadi isu penting dalam pendidikan berbasis asrama, terutama di pesantren yang menekankan pembinaan spiritual secara intensif. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan memahami bagaimana santri memaknai spiritualitas positif dan kebahagiaan dalam konteks kehidupan pesantren yang penuh dinamika, baik emosional maupun religius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi santri mengenai spiritualitas positif serta bagaimana hal itu berkontribusi terhadap kebahagiaan mereka di Pesantren Al-Muraad Luwuk. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola makna dan pengalaman subjektif yang muncul dari data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas positif dimaknai sebagai hubungan dekat dengan Allah yang diwujudkan melalui rutinitas ibadah, ketenangan batin, sikap syukur, dan penerimaan diri. Kebahagiaan dipahami sebagai kondisi batin yang stabil dan bermakna, bukan semata-mata kenikmatan material. Relasi sosial yang hangat, dukungan emosional ustaz, disiplin pesantren, serta lingkungan fisik yang kondusif turut memperkuat perkembangan spiritualitas dan kesejahteraan santri. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian psikologi positif Islami dengan mempertegas peran spiritual well-being sebagai sumber daya psikologis yang penting bagi remaja di lingkungan pendidikan keagamaan. Kesimpulannya, spiritualitas positif berfungsi sebagai fondasi kebahagiaan santri dan menjadi mekanisme adaptif dalam menghadapi tekanan kehidupan berasrama. Penelitian selanjutnya disarankan mengeksplorasi perbandingan antar pesantren atau mengembangkan kajian campuran untuk memperkuat temuan empiris.
PERAN ORANG TUA BERPROFESI PEDAGANG DALAM MENANAMKAN PENDIDIKAN ISLAM PADA ANAK Erlia, Erlia; N., Rustina
Damhil Education Journal Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dej.v5i2.2678

Abstract

: Permasalahan dalam peneitian adalah 1) bagaimana peran orang tua  berprofesi pedagang dalam menanamkan Pendidikan Islam pada anak di pasar Batu Merah kota Ambon 2) Apa saja  factor pendukung dan penghambat peran orang tua berprofesi pedagang  dalam menanamkan Pendidikan Islam pada anak di pasar Batu Merah kota Ambon. Tujuan penelitian ini yakni untuk menganalisis secara mendalam peran orang tua  berprofesi pedagang dalam menanamkan Pendidikan Islam pada anak di pasar Batu Merah kota Ambon dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat peran orang tua yang berprofesi pedagang dalam menanamkan Pendidikan  Islam pada anak di Pasar Batu Merah kota Ambon. Tipe penelitian ini adalah penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Subjek  penelitian 10 orang tua dan 10 orang anak. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran orang tua yang berprofesi pedagang dalam menanamkan Pendidikan Agama Islam pada anak di pasar Batu Merah kota Ambon yakni orang tua yang berprofesi pedagang selain memiliki kesibukan mengatur dagangan juga berperan sebagai 1) pendidik, 2) teladan, 3) motivator atau penasehat, 4) pembimbing, yaitu orang tua yang berprofesi pedagang selain membimbing anaknya di rumah juga para orang tua memasukan ke TPQ terdekat serta memanggil guru-guru privat untuk mengajar anak-anaknya. 5) sebagai fasilitator. Faktor pendukung 1) tersedianya sarana dan prasarana dan 2) faktor kesadaran anak. Sedangkan faktor penghambat  yakni 1) terlalu banyak bermain bersama teman, 2) lingkungan pasar serta, 3)  permainan game online.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP PENGEMBANGAN KARAKTER SOSIAL SISWA Koba'a, Hasna; Jumahir, Jumahir; Mawaddah, Mawaddah
Damhil Education Journal Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dej.v5i2.3039

Abstract

Perubahan sosial dan tantangan perilaku remaja, seperti meningkatnya kasus perundungan dan lemahnya kemampuan kerja sama di sekolah, menegaskan urgensi penguatan karakter sosial melalui model pembelajaran yang lebih kontekstual dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) terhadap pengembangan karakter sosial siswa SMP Muhammadiyah Luwuk. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu pretest–posttest control group. Subjek penelitian adalah siswa SMP Muhammadiyah Luwuk yang dipilih dengan teknik purposive sampling, masing-masing 30 siswa untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui angket karakter sosial berskala Likert yang memuat indikator kerja sama, empati, komunikasi interpersonal, tanggung jawab sosial, dan toleransi, serta diperkuat dengan observasi selama proses pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan uji-t berpasangan dan uji-t independen untuk melihat perbedaan peningkatan karakter sosial intra dan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor karakter sosial siswa pada kelas eksperimen meningkat secara signifikan dibandingkan kelas kontrol, dengan nilai p < 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa PjBL efektif dalam mengembangkan karakter sosial siswa melalui aktivitas kolaboratif dan projek kontekstual. Disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek dapat dijadikan strategi utama penguatan karakter sosial di sekolah berbasis keagamaan. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain mixed-methods dan cakupan sekolah yang lebih luas untuk menggali proses internalisasi karakter secara lebih mendalam

Page 1 of 1 | Total Record : 6