Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM)
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM) adalah jurnal yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Publikasi Psikologi (UP3), Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, merupakan media diseminasi atas penelitian-penelitian yang dilakukan oleh civitas akademik Fakultas Psikologi Universitas Airlangga. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM) menerima artikel ilmiah dengan topik penelitian Psikologi dalam konteks industri dan organisasi, klinis dan kesehatan mental, pendidikan dan perkembangan, serta sosial dan komunitas.
Articles
286 Documents
Pengaruh Work Overload dan Perceived Organizational Support dengan Job Stress Pegawai Bank di Masa Pandemi
Maulina, Adinda Reza;
Wicaksono, Dimas Aryo
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 1 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (292.469 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i1.26952
Stres kerja merupakan permasalahan umum yang diterima pegawai, tetapi bagaimana stres kerja pegawai yang sekarang dihadapkan dengan kondisi pandemi COVID-19 terutama pegawai pada bidang ekonomi seperti Bank. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh work overload dan perceived organizational support dengan job stress di masa pandemi pada pegawai Bank di Surabaya. Pada penelitian ini sebanyak 93 partisipan. Instrumen penelitian yang digunakan job demand oleh Bakker. Perceived organizational support oleh Eisenberger. Sedangkan job stress miliki Cullen. Analisis data menggunakan regresi linear dan multiple regresi dengan aplikasi Jamovi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa work overlaod memiliki pengaruh positif yang signifikan dengan job stress sebesar 18,4%. Sedangkan perceived organizational support memiliki pengaruh yang negatif tidak signifikan dengan job stress overlap 2,04%. Selanjutnya work overload dan perceived organizational support dengan job stress yang didapatkan hasilnya adalah signifikan dengan overlap sebesar 21%.
Hubungan antara Modal Psikologis dengan Adaptabilitas Karier pada Emerging Adult Terdampak PHK
Ramadhani, Zahra Maghfira;
Wicaksono, Dimas Aryo
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 1 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (271.553 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i1.26955
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara modal psikologis dengan adaptabilitas karier pada emerging adult yang terdampak PHK di masa pandemi COVID-19. Modal psikologis merupakan kondisi psikologis yang positif pada individu yang dikarakteristikkan ketika seseorang memiliki keyakinan diri, optimisme, harapan, dan resiliensi yang baik. Adaptabilitas karier adalah kesiapan seseorang dalam menghadapi tuntutan peran dan kondisi dunia kerja. Penelitian ini dilakukan pada 262 emerging adult berusia 18-29 tahun yang mengalami PHK di masa pandemi COVID-19. Alat ukur yang digunakan yaitu Career Adaptabilities Scale (CAAS) Form 2.0 dan Compound PsyCap Scale (CPC-12). Analisis data dilakukan dengan teknik korelasi Pearson's r dengan bantuan program Jamovi 1.6.9.0 for Windows. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara modal psikologis dan adaptabilitas karier (r=0,54, p=<0,001). Korelasi bersifat positif yang mana artinya semakin tinggi modal psikologis maka semakin tinggi kemampuan adaptabilitas karier pada emerging adult yang terdampak PHK di masa pandemi COVID-19.
Pengaruh Psychological Contract dan Perceived Organizational Support terhadap Employee Safety Behavior pada Karyawan
Safitri, Indah;
Wicaksono, Dimas Aryo
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 1 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (278.318 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i1.26956
Pandemi Covid-19 menyebabkan kesehatan dan keselamatan karyawan yang bekerja secara langsung di kantor lebih berbahaya dibandingkan karyawan yang bekerja dari rumah. Hal tersebut karena adanya beberapa klaster penyebaran Covid-19 di beberapa perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh psychological contract dan perceived organizational support terhadap employee safety behavior pada karyawan. Penelitian ini dilakukan pada 218 karyawan dengan usia 18-57 tahun yangs sedang bekerja secara langsung di kantor. Alat pengumpulan data berupa kuesioner Employee Safety Behavior, Psychological Contract Inventory, dan Perceived Organizational Support.Hasil penelitian dengan analisis regresi berganda menunjukkan bahwa psychological contract dan perceived organizational support secara bersamaan mempengaruhi employee safety behavior sebesar 27,9%. Psychological contract mampu memprediksi employee safety behavior sebesar nilai slope 0,1522. Perceived organizational support mampu memprediksi employee safety behavior sebesar nilai slope 0,0835. Tiga tipe psychological contract, yaitu relational, balance, dan transactional juga mampu memprediksi employee safety behavior.
Studi Fenomenologi: Pengalaman Friends with Benefits pada Pengguna Tinder
Gladyshavira, Winda
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 1 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (283.128 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i1.27006
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman hubungan friends with benefits para pengguna Tinder. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik penggalian data yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara mendalam kepada partisipan yang pernah menjalani hubungan friends with benefits dan pengguna Tinder. Partisipan pada penelitian ini berjumlah dua orang. Teknik analisis yang digunakan adalah Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dengan tahapan penyusunan transkrip wawancara, pencatatan awal, merumuskan tema emergen, merumuskan tema superordinat, membuat pola pengalaman antarpartisipan dan melaporkan hasil. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: a) proses pencarian pasangan FWB melalui Tinder melibatkan kesan khas yaitu kesan sensual meskipun diwujudkan dengan pengalaman unik masing-masing partisipan. b) pemaknaan hubungan FWB bermacam-macam, yaitu hubungan untuk having fun, teman tapi mesra, dan pemuas kebutuhan seksual. c) pemaknaan pasangan friends with benefits sebagai teman dan sex partner. Meskipun setiap partisipan memaknai hubungan FWB-nya secara berbeda, satu-satunya poin kesepakatannya adalah aktivitas seksual.
Hubungan antara Perilaku Prososial dengan Kesejahteraan Psikologis pada Penerima Beasiswa Bidikmisi
Nasihah, Durrotun;
Alfian, Ilham Nur
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 1 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (262.283 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i1.27024
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku prososial dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa bidikmisi. Perilaku prososial adalah perilaku yang bertujuan menguntungkan dan bermanfaat bagi orang lain tanpa memandang siapa orang lain tersebut. Kesejahteraan psikologis adalah istilah untuk menggambarkan kesehatan psikologis individu ketika fungsi psikologisnya positif. Penelitian dilakukan pada 246 mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi yang berusia 18-21 tahun. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Prosocial Tendencies Measure (PTM) yang terdiri dari 23 aitem dan Ryff's Scales of Psychological Well-Being (RSPWB) yang terdiri dari 21 aitem. Teknik analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson menggunakan perangkat lunak IBM SPSS 25.0 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan jika terdapat hubungan antara perilaku prososial aspek altruism dan aspek menolong terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi, dan tidak terdapat hubungan antara perilaku prososial dalam aspek emosional, publik, dan krisis terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi.
Hubungan antara Social Comparison dengan Self Esteem pada Alumni SMA/sederajat Yang Menjalani Gap Year
Hanifuddin, Ibrahim Muhammad;
Cahyono, Rudi
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 1 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (301.013 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i1.27032
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara social comparison dengan self esteem pada alumni SMA/sederajat yang menjalani gap year. Self esteem adalah suatu evaluasi yang bersifat positif maupun negatif terhadap diri sendiri. Social comparison adalah proses saling memengaruhi dan saling bersaing dalam interaksi sosial karena kebutuhan individu untuk menilai diri sendiri yang dapat terpenuhi ketika individu membandingkan dirinya dengan orang lain. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Responden merupakan alumni SMA/sederajat, yang menjalani gap year yang berjumlah 190 orang. Seluruh responden mengisi skala Rosenberg Self Esteem Scale yang memiliki reliabilitas=0,30 dan mengisi skala Iowa Netherland Comparison Orientation Measure yang memiliki reliabilitas=0,266. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis korelasi Spearman melalui aplikasi Jamovi 1.6.8. Hasil ini penelitian ini adalah hubungan berkorelasi negatif dan bersifat lemah dengan Spearman's rho= -0.232 tetapi tetap memiliki signifikansi dengan p=0.001
Hubungan antara Parent Attachment dengan Regulasi Emosi pada Remaja
Amira, Faadhila Syafi;
Mastuti, Endah
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 1 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (241.025 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i1.27037
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara parent attachment dengan regulasi emosi pada remaja. Definisi regulasi emosi mengacu pada teori Gross dan parent attachment mengacu pada teori Armsden & Greenberg. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Skala yang digunakan ialah Inventory Parent and Peer Attachment (IPPA) dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Berdasarkan hasil penelitian uji korelasi diperoleh variabel parent attachment dengan regulasi emosi cognitive reappraisal menunjukkan korelasi 0,118 dengan p = 0,006 (p<0,01) menyatakan bahwa semakin tinggi parent attachment, maka semakin tinggi cognitive reappraisal. Sementara, uji korelasi variabel parent attachment dengan regulasi emosi expressive suppression menunjukkan korelasi -0,101 dengan p = 0,015 (p<0,05) menyatakan bahwa semakin tinggi parent attachment maka semakin rendah expressive suppression.
Optimisme sebagai moderator pada pengaruh job insecurity terhadap happiness at work karyawan saat pandemi
Selviana, Novi Tri Mega;
Syarifah, Dewi
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 1 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (292.57 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i1.27343
Penelitian ini bertujuan untuk menguji ada tidaknya pengaruh job insecurity terhadap happiness at work dan adakah peran optimisme sebagai moderator pada pengaruh job insecurity terhadap happiness at work karyawan saat pandemi covid-19. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei yang diikuti oleh 102 karyawan hospitality industry. Alat ukur yang digunakan antara lain happiness at work measurement scale (11 aitem), job insecurity scale (4 aitem), dan lot-r (6 aitem). Adapun hasil penelitian ini menyatakan bahwa job insecurity berpengaruh signifikan terhadap happiness at work serta optimisme tidak mampu memoderasi pengaruh job insecurity kerja terhadap happiness at work.
Hubungan antara Personal Relative Deprivation dengan Materialisme pada Emerging Adulthood
Pratama, Indra Wahyu;
Alfian, Ilham Nur
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 1 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (255.305 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i1.27414
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara personal relative deprivation dan materialisme. Deprivasi relatif di ukur dengan teori yang dikembangkan dari Crosby dan Materialisme diukur dengan teori yang dikembangkan oleh Dittmar. Partisipan dalam penelitian ini adalah emerging adulthood dengan rentang usia 18-25 tahun. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan menggunakan survei melalui google form. Dalam menganalisis data menggunakan SPSS 25 for windows. Berdasarkan analisis terdapat hubungan positif yang signifikan antara personal relative deprivation dan materialisme, dengan nilai signifikansi sebesar 0,00. Nilai koefisien korelasi yang berada di angka 0.360 menunjukan bahwa hubungan antar variabel sedang.
Career Adaptability dan Job Hopping Intention: Peran Career Satisfaction di Pekerja Generasi Y
Prihaningrum, Sekar Hanum;
Purba, Herison Pandapotan
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 1 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (272.38 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i1.27457
Tujuan dari penelitian adalah memahami lebih dalam mengenai pengaruh antara career adaptability dan job hopping intention dengan career satisfaction (variabel mediator) yang terjadi pada karyawan generasi Y. Partisipan yang dibutuhkan peneliti adalah 103 karyawan yang bekerja di bawah dua tahun. Data dikumpulkan dengan cara menyebarkan kuesioner pada career adaptability scale (CAAS), career satisfaction scale, dan job hopping intention scale. Peneliti menguji analisis regresi linier dan uji sobel test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa career adaptability memiliki pengaruh positif, tidak signifikan, dan memprediksi job hopping intention sebesar 0,02% (r2 = 0,002; p > 0,05). Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa career satisfaction memiliki pengaruh mediasi pada hubungan career adaptability dengan job hopping intention karena signifikansi uji mediasi p<0,005.