cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsibc@unisba.ac.id
Phone
+6282118320445
Journal Mail Official
bcsibc@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series : Islamic Broadcast Communication
ISSN : -     EISSN : 28282485     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsibc.v2i2
Core Subject : Religion, Education,
Bandung Conference Series Islamic Broadcast Communication (BCSIBC) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Komunikasi Penyiaran Islam dengan ruang lingkup Akhlak Komunikasi Dakwah, Aqidah Komunikasi Dakwah, Beribadah Dakwah, Bulletin Dakwah, Dakwah Media Sosial, Dasar-dasar Islam, Keagamaan, Nilai Dakwah Islam, Nilai-nilai Tauhid, Pengajian, Perilaku Keagamaan, Pesan Dakwah, Pesantren Mahasiswa, Media dakwah, Program Radio dakwah, Sikap. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "249-256" : 1 Documents clear
Strategi Dakwah Digital pada Program Tadabur Ayat Cinta-Nya di Chanel Youtube TV Harmoni Muhammad Ghozi Izzatul Islam; Hendi Suhendi; Ahmad Mudakir
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication 249-256
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v6i2.25101

Abstract

Abstract. The development of digital technology has transformed the patterns of Islamic propagation (da'wah) communication in Indonesia, notably through the utilization of YouTube as a "virtual mosque" that reaches cross-generational audiences. This study aims to analyze the digital da'wah strategies implemented in the program "Tadabur Ayat Cintanya" on the TV Harmoni YouTube channel, employing the theoretical framework of sentimental (al-manhaj al-atifi), rational (al-manhaj al-aqli), and sensory (al-manhaj al-hissi) strategies. This study utilized a descriptive qualitative method, gathering data through in-depth interviews, content observation, and documentation studies, which were then analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings indicate that the sentimental strategy is manifested through humanistic, persuasive, and empathetic narratives tailored to adapt to the communication styles of Millennials and Generation Z. The rational strategy is executed through systematic, clause-by-clause Quranic analysis, research on contemporary social issues, and the reinforcement of the tabayyun (fact-checking) culture to maintain scholarly accountability. Meanwhile, the sensory strategy is managed by optimizing audio-visual production, utilizing green screen studios, inserting relevant supporting footage, and employing interactive devices. These three strategies operate in an integrated and complementary manner. This study concludes that the success of digital da'wah relies not only on the depth of religious messages but also on managerial communication practices that simultaneously engage the emotional, rational, and sensory dimensions of the audience. Abstrak. Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi dakwah di Indonesia, salah satunya melalui pemanfaatan YouTube sebagai “masjid virtual” yang menjangkau audiens lintas generasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dakwah digital pada program “Tadabur Ayat Cintanya” di kanal YouTube TV Harmoni menggunakan kerangka strategi dakwah sentimental (al-manhaj al-atifi), rasional (al-manhaj al-aqli), dan indrawi (al-manhaj al-hissi). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi konten, dan studi dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi sentimental diwujudkan melalui narasi yang humanis, persuasif, dan penuh empati, serta dipadukan dengan gaya komunikasi yang adaptif bagi Generasi Milenial dan Generasi Z. Strategi rasional diterapkan melalui pembedahan ayat secara sistematis per-makna, riset isu-isu sosial kontemporer, serta penguatan budaya tabayun untuk menjaga akuntabilitas keilmuan. Sementara itu, strategi indrawi dikelola melalui optimalisasi produksi audio-visual, penggunaan studio green screen, sisipan footage pendukung, hingga pemanfaatan perangkat interaktif. Ketiga strategi ini berjalan secara terintegrasi dan saling melengkapi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan dakwah digital tidak hanya bergantung pada kedalaman pesan keagamaan, melainkan juga pada pengelolaan manajerial komunikasi yang menyentuh dimensi emosional, rasional, dan sensorik audiens secara simultan.

Page 1 of 1 | Total Record : 1