cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcses@unisba.ac.id
Phone
+6285776688054
Journal Mail Official
bcses@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Economics Studies
ISSN : -     EISSN : 28282558     DOI : https://doi.org/10.29313/bcses.v2i2
Core Subject : Economy,
Bandung Conference Series Economic Studies (BCSES) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Ilmu Ekonomi dan Bisnis dengan ruang lingkup Amanah, Antisipasi Bencana, Bank Umum Syariah, Belanja Daerah, Pengangguran, BMT, BOPO, BPRS, CAR, Data Envelopment Analysis. Demand, Efisiensi, Ekspektasi Inflasi, Era Digital UMKM, Etika bisnis islam, Faktor Penarik dan Migrasi Internasional, Faktor Pendorong, fathanah, FDR, Frontier Stokastik, Fungsi Produksi, Good Coorporate Governance (GCG), Hearing, Inflasi, IPM Maqashid syariah, istiqamah, Jumlah Uang Beredar, Kecukupan Modal, Konfeksi, Kualitas Aset, Lembaga Pengelola Zakat, Likuiditas. Mudharabah, NOM, NPF, Output Nasional, Nilai Tukar Jumlah, Penduduk Miskin, PAD, PDRB, Pegawai, Mudharabah, Pendayagunaan Zakat, Pengelola, Perspektif Masyarakat Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Profitabilitas, Program Edukasi, Rentabilitas, RGEC, ROA, shiddiq, tabligh, Upah Minimum, Upah Strategi Pengembangan Usaha, Usaha Mikro, Zakat. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 267 Documents
Analisis Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Suku Bunga, dan Nilai Tukar terhadap Inflasi di Indonesia Fauziyah; Ima Amaliah
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 3 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i3.13374

Abstract

Abstract. This research aims to analyze the influence of the money supply, interest rates and exchange rates on inflation in Indonesia. Inflation is one of the main economic indicators that affects people's purchasing power and the country's economic stability. The variables studied—money supply, interest rates, and exchange rates are important factors in influencing the inflation rate. This research uses secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS) and Bank Indonesia (BI) over the last 10 year period. The analytical method used is multiple regression to identify the relationship between the independent variables (money supply, interest rates, exchange rates) and the dependent variable (inflation). The results of the analysis show that the money supply has a significant positive influence on inflation, where an increase in the money supply tends to encourage an increase in the prices of goods and services. On the other hand, interest rates show a significant negative influence on inflation; An increase in interest rates can reduce inflation by reducing the amount of money in circulation. The exchange rate also has a significant effect on inflation, where depreciation of the rupiah exchange rate can increase import prices and contribute to domestic inflation. This research suggests the need for careful monetary policy to control the money supply and regulate interest rates so that inflation remains stable. Apart from that, effective exchange rate management is also important to maintain economic stability. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah uang beredar, suku bunga, dan nilai tukar terhadap inflasi di Indonesia. Inflasi adalah salah satu indikator ekonomi utama yang mempengaruhi daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi negara. Variabel-variabel yang diteliti—jumlah uang beredar, suku bunga, dan nilai tukar merupakan faktor penting dalam mempengaruhi tingkat inflasi. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI) selama periode 10 tahun terakhir. Metode analisis yang digunakan adalah regresi berganda untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel independen (jumlah uang beredar, suku bunga, nilai tukar) dan variabel dependen (inflasi). Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah uang beredar memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap inflasi, dimana peningkatan jumlah uang beredar cenderung mendorong kenaikan harga-harga barang dan jasa. Sebaliknya, suku bunga menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan terhadap inflasi; kenaikan suku bunga dapat menurunkan inflasi dengan mengurangi jumlah uang yang beredar. Nilai tukar juga berpengaruh signifikan terhadap inflasi, di mana depresiasi nilai tukar rupiah dapat meningkatkan harga impor dan berkontribusi pada inflasi domestik. Penelitian ini menyarankan perlunya kebijakan moneter yang hati-hati untuk mengendalikan jumlah uang beredar dan mengatur suku bunga agar inflasi tetap stabil. Selain itu, pengelolaan nilai tukar yang efektif juga penting untuk menjaga kestabilan ekonomi.
Kesiapan Masyarakat Kecamatan Cibeunying Kaler Kota Bandung dalam Pembangunan Pasar Kreatif Jawa Barat Muhamad Reza Febrian; Ima Amaliah
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 3 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i3.13394

Abstract

Abstract. The development of the West Java Creative Market aims to enhance economic progress and welfare in West Java, particularly in Cibeunying Kaler District. However, challenges such as business establishment difficulties, congestion, noise pollution, and displaced traders have arisen. This study seeks to assess the community's readiness for this development and identify key factors influencing their preparedness. Using a mixed-methods approach, the research employs both quantitative and qualitative methods to gather data. Quantitative data is collected through questionnaires distributed via Google Forms, while qualitative insights are obtained through in-depth interviews with informants. The sample comprises 100 respondents and 3 informants, selected using the Slovin formula and purposive sampling techniques. The analysis reveals that community readiness is evaluated across five dimensions: Community Knowledge (205), Leadership (213), Community Climate (137), Community Knowledge Related to Issues (222), and Resources (228). Among these, the Resource dimension is identified as the most dominant factor impacting the community's readiness. This indicates that addressing resource-related challenges will be crucial for the successful implementation of the West Java Creative Market and the overall improvement of local economic and social conditions. Abstrak. Perencanaan pembangunan di Provinsi Jawa Barat memprioritaskan kemajuan ekonomi berbasis inovasi dengan membangun Pasar Kreatif Jawa Barat sebagai pusat industri kreatif. Pasar ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi maksimal tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, masyarakat Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung menghadapi tantangan dalam menjadi pelaku usaha, serta masalah kemacetan, polusi suara, dan pedagang tergusur. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat kesiapan masyarakat Cibeunying Kaler dan menentukan faktor dominan yang mempengaruhi kesiapan tersebut.Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran (mixed method) yang mencakup metode kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif dilakukan dengan menyebarkan kuesioner melalui Google Forms untuk mengukur tahapan kesiapan masyarakat. Metode kualitatif dilakukan dengan wawancara mendalam untuk memperdalam pemahaman dari hasil kuesioner. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling, dengan total 100 responden dan 3 informan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesiapan masyarakat Cibeunying Kaler dievaluasi berdasarkan lima dimensi: Pengetahuan Masyarakat (205), Kepemimpinan (213), Iklim Masyarakat (137), Pengetahuan terkait isu (222), dan Sumber Daya (228). Dimensi Sumber Daya menjadi faktor dominan yang mempengaruhi kesiapan masyarakat. Ini mengindikasikan bahwa fokus pada pengelolaan dan penguatan sumber daya akan krusial untuk mendukung keberhasilan pembangunan Pasar Kreatif Jawa Barat serta meningkatkan kesejahteraan lokal.
Faktor-Faktor yang Menentukan Konsumen dalam Memilih Café di Kecamatan Bandung Wetan Kota Bandung Resti Meirawati; Ria Haryatiningsih
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 3 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i3.13429

Abstract

Abstract. The development of the times has shifted the culture among the people, one of which is the way of consuming coffee drinks. Today, coffee has become a lifestyle for all. This cultural shift creates an attractive market for entrepreneurs. This phenomenon is evidenced by the growth of cafés in big cities, one of which is Bandung City, the growth of cafés is increasing from year to year. There is a sub-district with the highest number of cafes in Bandung City, namely Bandung Wetan Sub-district with 46 cafes. Jalan R.E. Martadinata and Jalan Trunojoyo are two streets in Bandung Wetan that have the largest number of cafes. The rapid growth of cafés in Bandung City creates new opportunities and also increases the level of competition in this industry. To be able to stay competitive, café entrepreneurs need to understand their consumers, by knowing the factors that determine consumers in choosing a café in Bandung Wetan. This type of research is descriptive quantitative, using a Likert scale by distributing questionnaires to 100 respondents of café visitors in Bandung Wetan. The analysis method used is descriptive analysis. The results showed that there are 5 factors that determine consumers in choosing a café in Bandung Wetan, namely, service quality, product quality, café atmosphere, price and location. Abstrak. Perkembangan zaman telah menggeser budaya di kalangan masyarakat, salah satunya adalah cara mengonsumsi minuman kopi. Saat ini, kopi telah menjadi gaya hidup bagi semua kalangan. Pergeseran budaya ini menciptakan pasar yang menarik bagi para pengusaha. Fenomena ini dibuktikan dengan pertumbuhan café di kota-kota besar salah satunya Kota Bandung, pertumbuhan cafe yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Terdapat kecamatan dengan jumlah café terbanyak di Kota Bandung yaitu Kecamatan Bandung Wetan dengan jumlah 46 café. Jalan R.E. Martadinata dan Jalan Trunojoyo merupakan dua jalan di Bandung Wetan yang memiliki jumlah café terbanyak. Pertumbuhan pesat café di Kota Bandung menciptakan peluang baru dan juga meningkatkan tingkat persaingan di industri ini. Untuk dapat tetap bersaing, pengusaha café perlu memahami konsumennya, dengan mengetahui faktor-faktor yang menetukan konsumen dalam memilih café di Bandung Wetan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, menggunakan skala likert dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden pengunjung café di Bandung Wetan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 faktor yang menentukan konsumen dalam memilih café di Bandung Wetan yaitu, kualitas pelayanan, kualitas produk, suasana café, harga dan juga lokasi.
Analisis Pengaruh CAR dan LDR terhadap ROA pada Bank BRI Periode 2013-2023 Tirahaifa Nurrunnajmi; Ima Amaliah
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 3 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i3.13639

Abstract

Abstract. PT. Bank Rakyat Indonesia is one of the state-owned banking companies whose financial performance is always superior to other state-owned banks because its main activities focus on the MSME segment, where MSMEs are proven to have great capabilities at improving community welfare and the country's economic growth. As one of the state-owned banks in Indonesia, BRI bank must be able to maintain financial performance, which indicates that BRI bank is a healthy bank. Based on this phenomenon, the problem in this research is formulated as follows: (1) Is there a relationship between CAR and ROA? (2) Is there a relationship between LDR and ROA? (3) Is there a relationship between CAR and LDR on ROA? Researchers used descriptive quantitative research methods. In this case, researchers want to know whether there is an influence of CAR and LDR on ROA at BRI bank. Meanwhile, the type of data used is time series data. The source is data in Bank BRI's financial reports for 2013-2023. Secondary data was obtained by researchers from BRI Bank's financial report data for 2013-2023. This data was obtained by researchers indirectly, or through intermediary media, namely the official BRI Bank website. The results of this research are: The CAR and LDR variables together have a significant effect on ROA. Abstrak. PT. Bank Rakyat Indonesia merupakan salah satu perusahaan perbankan BUMN yang kinerja keuangannya selalu paling unggul dibanding Bank BUMN lainnya karena kegiatan utamanya berfokus pada segmen UMKM, dimana UMKM terbukti mempunyai kemampuan besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi negara. Sebagai salah satu bank BUMN di Indonesia, bank BRI harus mampu menjaga kinerja keuangan yang menandakan bahwa bank BRI merupakan bank yang sehat.. Berdasarkan fenomena tersebut, maka permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: (1) Apakah terdapat hubungan antara CAR terhadap ROA? (2) Apakah terdapat hubungan antara antara LDR terhadap ROA? (3) Apakah terdapat hubungan antara antara CAR dan LDR terhadap ROA?. Peneliti menggunakan metode metode penelitian kuantitatif deskriptif. Dalam hal ini peneliti ingin mengetahui apakah terdapat pengaruh CAR dan LDR terhadap ROA di bank BRI. Sedangkan jenis data yang digunakan ialah data time series. Sumber berupa data pada laporan keuangan Bank BRI tahun 2013-2023. Data sekunder didapatkan peneliti data laporan keuangan Bank BRI tahun 2013-2023. Data ini diperoleh oleh peneliti dengan tidak langsung, atau melalui media perantara yaitu laman resmi Bank BRI. Hasil dari penelitian ini adalah: Variabel CAR dan LDR secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap ROA.
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Belanja Modal dan Pendidikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Jawa Barat Tahun 2019-2023 Nadia Nurizka; Ria Haryatiningsih
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 3 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i3.13758

Abstract

Abstract. The progress of a development is measured by a high Human Development Index. The higher the level of development in a country, the more advanced and developed the country is. West Java Province is not ranked among the 10 provinces with the highest Human Development Index (HDI) in Indonesia. This suggests that there are differences or challenges in human development efforts at the regional level, which require a special approach to overcome inequality and improve the quality of life for the welfare of society. This study aims to determine the effect of Regional Original Revenue, Capital Expenditure, and Education on the Human Development Index in West Java Province in 2019-2023. The analysis method used in this research is panel data regression with the Random Effect Model (REM) approach. The results of the analysis obtained, it can be seen that the Local Revenue variable has a positive and significant effect on the Human Development Index, the Capital Expenditure variable has no significant effect on the Human Development Index, and the Education variable has a positive and significant effect on the Human Development Index. Abstrak. Kemajuan suatu pembangunan diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia yang tinggi. Semakin tinggi tingkat pembangunan di suatu negara, maka semakin maju dan berkembang negara tersebut. Provinsi Jawa Barat tidak termasuk kedalam peringkat 10 Provinsi dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Indonesia. Hal tersebut mengisyaratkan adanya perbedaan atau tantangan dalam upaya pembangunan manusia di tingkat regional, yang memerlukan pendekatan khusus untuk mengatasi ketimpangan dan memperbaiki kualitas hidup untuk kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Belanja Modal, dan Pendidikan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Jawa Barat Tahun 2019-2023. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM). Hasil analisis yang diperoleh, dapat diketahui bahwa variabel Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia, variabel Belanja Modal tidak berpengaruh signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia, serta variabel Pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia.
Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Permintaan dan Penawaran Beras di Indonesia Tara Tiani Cahyanty; Aan Julia
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 3 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i3.13874

Abstract

Abstract. Rice as the main food commodity has pushed Indonesia to be known as the country with the largest rice consumption in the world. If we look at the demand for rice consumption, which is in line with the increase in population, rice production in Indonesia can still be met, even though the amount fluctuates. However, the trend of rice production shows a decline every year. This research aims to analyze the factors that influence the demand and supply of rice in Indonesia as well as the potential for rice scarcity in 2045 based on demand and supply projections from 2024 2045. This research is quantitative using the Two Stage Least Square (2SLS) simultaneous equation method and the ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) model forecasting. to see demand and supply projections from 2024-2045. The research results show that the factors that influence rice demand are rice supply and per capita income, while the factors that influence rice supply are rice demand and rice harvest area. It can be seen that the demand and supply variables for rice influence each other. Projections show that the growth in demand for rice is faster than the increase in supply, so it is predicted that there will be a rice deficit in Indonesia until 2045. Abstrak. Beras sebagai komoditas pangan utama telah mendorong Indonesia dikenal sebagai negara dengan konsumsi beras terbesar di dunia. Jika dilihat dari kebutuhan konsumsi beras yang sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk selama ini masih mampu dipenuhi oleh produksi beras di Indonesia, meski besarnya berfluktuasi. Akan tetapi kecenderungan produksi beras menunjukkan penurunan setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran beras di Indonesia serta potensi kelangkaan beras pada tahun 2045 berdasarkan proyeksi permintaan dan penawaran dari tahun 2024-2045. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan metode persamaan simultan Two Stage Least Square (2SLS) dan metode peramalan model ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average). untuk melihat proyeksi permintaan dan penawaran dari tahun 2024-2045. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang memengaruhi permintaan beras yaitu penawaran beras dan pendapatan perkapita, sedangkan faktor-faktor yang memengaruhi penawaran beras yaitu permintaan beras dan luas lahan panen padi. terlihat variabel permintaan dan penawaran beras saling berpengaruh satu sama lain. Proyeksi menunjukkan bahwa pertumbuhan permintaan beras lebih cepat daripada peningkatan penawaran, sehingga diprediksi akan terjadi defisit beras di Indonesia hingga tahun 2045.
Analisis Penggunaan Aplikasi Tokopedia dalam Membayar Pajak Bumi dan Bangunan di Kota Bandung Denisa Syarifa Renaldi; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 3 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i3.13963

Abstract

Abstract. The Technology Acceptance Model (TAM) was introduced and developed by Davis Fred in 1989. This model is used to measure the extent to which technological developments are accepted by taxpayers in paying Land and Building Tax (PBB). TAM consists of five indicators, Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, Attitude Toward Using, Behavioral Intention to Use, and Actual System Use. This study aims to determine how the five TAM indicators affect the acceptance of technology for taxpayers in paying PBB in Bandung City. The research uses quantitative data processing methods with the help of the SmartPLS application and uses primary data collected through surveys to taxpayers in Bandung City. The results of this study indicate that the five TAM indicators, namely , Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, Attitude Toward Using, Behavioral Intention to Use, and Actual System Use has a significant influence on taxpayers in accepting technology or the Tokopedia application for PBB payments. Abstrak. Technology Acceptance Model (TAM) mulai diperkenalan dan dikembangkan oleh Davis Fred pada tahun 1989. Model ini digunakan untuk mengukur sejauh mana perkembangan teknologi diterima oleh Wajib Pajak dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). TAM terdiri dari lima indikator yaitu persepsi kemudahan, persepsi kemanfaatan, sikap penggunaan, perilaku penggunaan, dan sikap sesungguhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana lima indikator TAM mempengaruhi penerimaan teknologi bagi para Wajib Pajak dalam membayar PBB di Kota Bandung. penelitian menggunakan metode olah data kuantitatif dengan bantuan aplikasi SmartPLS dan menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui survei kepada Wajib Pajak di Kota Bandung. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa lima indikator TAM yaitu persepsi kemudahan, persepsi kemanfaatan, sikap penggunaan, perilaku penggunaan, dan sikap sesungguhnya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Wajib Pajak dalam menerima teknologi atau aplikasi Tokopedia sebagai media pembayaran PBB.
Faktor-Faktor yang Menentukan Minat Kewirausahaan Mahasiswa di Kampus Unisba Kota Bandung Abi Abdillah; Ima Amaliah
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 3 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i3.13965

Abstract

Abstract. Although the number of job seekers in Indonesia increases from year to year, the number of jobs does not increase. The increasing number of job seekers is not balanced by the increasing number of job opportunities, thus contributing to the increasing unemployment rate in Indonesia. Therefore, entrepreneurship is a solution to create both formal and informal jobs. Students are one of the economic actors who are expected to contribute their thoughts and ideas to create many new jobs through entrepreneurial activities on campus. The purpose of this study was to identify the factors that determine the interest in entrepreneurship of Unisba students. The research method used is quantitative with a descriptive approach. Data were collected through. The analysis was carried out using descriptive statistical techniques to describe the characteristics of respondents and the factors that influence interest in entrepreneurship. The total number of students was 9,350 and a sample of 100 people was taken. The sampling technique was stratified random sampling. The Likert scale was used to measure the variables. Many determinants of self-efficacy, motivation, social relationships, physical facilities, institutions, culture, age, gender, education, capital, opportunities, etc. can be derived from the results of the data table. Compassion and empathy for others. Among these factors, the factor that determines Unisba students' interest in entrepreneurship is the factor of concern for others. Abstrak. Meskipun jumlah pencari kerja di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun, namun jumlah lapangan kerja tidak bertambah. Meningkatnya jumlah pencari kerja tidak diimbangi dengan semakin besarnya kesempatan kerja, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan angka pengangguran di Indonesia. Oleh karena itu, kewirausahaan merupakan solusi untuk menciptakan lapangan kerja baik formal maupun informal. Mahasiswa merupakan salah satu pelaku ekonomi yang diharapkan dapat menyumbangkan pemikiran dan gagasannya untuk menciptakan banyak lapangan kerja baru melalui kegiatan wirausaha di kampus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menentukan minat berwirausaha mahasiswa Unisba. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui. Analisis dilakukan dengan menggunakan teknik statistik deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden dan faktor-faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha. Jumlah seluruh siswa adalah 9. 350 dan diambil sampelnya sebanyak 100 orang. Teknik pengambilan sampel adalah stratified random sampling. Skala likert digunakan untuk mengukur variabel. Banyak faktor penentu efikasi diri, motivasi, hubungan sosial, fasilitas fisik, institusi, budaya, usia, jenis kelamin, pendidikan, modal, peluang, dll dapat diturunkan dari hasil tabel data. Kasih sayang dan empati terhadap orang lain. Di antara faktor-faktor tersebut, faktor yang menentukan minat berwirausaha mahasiswa Unisba adalah faktor kepedulian terhadap sesama.
Pengaruh Perceived Ease of Use, Perceived Usefullnes, Attitude Toward Using Technology, Behavioral Intention to use dan Actual technology Use TikTok terhadap Minat Beli Produk fashion di Marketplace Tokopedia Tri oktavian nurrahman; Ima Amaliah
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 3 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i3.13975

Abstract

Abstract. With current technological developments, all shopping activities can be done online without the need to visit the shop. Along with technological developments in social media, people, including the Millennial Generation, can make purchases online via Tiktok.This research was conducted with the aim of analyzing the influence of Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, Attitude Toward Using Technology, Behavioral Intention to use and Actual technology Use TikTok on Interest in Buying Fashion Products on the Tokopedia Marketplace (Study of the Millennial Generation Group in Bandung City) researchers used quantitative descriptive research. The model used is multiple regression analysis using the Ordinary Least Square (OLS) method. The population in this study is the millennial generation group from Bandung City, totaling 579,994 people, while the sample in this study is 100 millennial generations from Bandung City, taken proportionally from all sub-districts in Bandung City. The sampling technique in this research used stratified random sampling. The test results show that the variables Perceived Ease of Use (X1), Perceived Usefulness (X2), Attitude Toward Using Technology (X3), Behavioral Intention to Use (X4), Actual Technology Use (X5) partially influence the group's buying interest millennials on fashion products on E-commerce Tokopedia. All variables have a relationship direction according to the hypothesis except the attitude variable toward using technology. Abstrak. Dengan perkembangan teknologi saat ini, maka semua kegiatan berbelanja bisa dilakukan online tanpa perlu mendatangi toko tersebut. Seiring dengan perkembangan teknologi dalam media sosial pun Masyarakat termasuk Generasi Milenial bisa melakukan pembelian secara online melalui TiktokPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Ease of Use, Perceived Usefullnes, Attitude Toward Using Technology, Behavioral Intention to use dan Actual technology Use TikTok Terhadap Minat Beli Produk fashion Di Marketplace Tokopedia (Studi Kelompok Generasi Milenial di Kota Bandung) peneliti menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Model yang digunakan yaitu analisis regresi berganda dengan menggunakan metode Ordinary Least Square (OLS).. Populasi pada penelitian ini yaitu kelompok generasi milenial Kota Bandung yang berjumlah 579.994 jiwa, sedangkan sampel pada penelitian ini yaitu 100 generasi milenial Kota Bandung yang diambil secara proporsional dari seluruh kecamatan yang ada di Kota Bandung. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan stratified random sampling.Hasil pengujian menunjukkan hasil penelitian bahwa variabel Perceived Ease Of Use(X1), Perceived Usefullnes(X2), Attitude Toward Using Technology(X3), Behavioral Intention to Use(X4), Actual Technology Use(X5) secara parsial berpengaruh terhadap minat beli kelompok milenial atas produk fashion di E-comerce Tokopedia. Semua variabel memiliki arah hubungan sesuai hipotesis kecuali variabel attitude toward using technology.
Pengaruh Persepsi dan Preferensi terhadap Minat Mahasiswa Universitas Islam Bandung dalam Memilih Transportasi Online Roda Dua Muhammad Rifqi Fawwaz; Ima Amaliah
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 3 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i3.13976

Abstract

Abstract. Consumer interest in using online transportation has increased. The emergence of new online transportation applications is evidence of increased consumer demand for online transportation services. The emergence of new online transportation applications is a threat to Gojek and Grab, which have long topped the online transportation market share. This causes consumers to have other choices besides Gojek and Grab. In this study, researchers used quantitative descriptive research. The model used is multiple regression analysis using the Ordinary Least Square (OLS) method. The data used in this study are primary and secondary. The population in this study were all students of the Islamic University of Bandung, totaling 14,923 people in 2022, while the sample in this study were 100 students of the Islamic University of Bandung who were taken proportionally from all faculties at Unisba. The sampling technique used in this study was stratified random sampling.. The test results show that perception partially has no effect on interest. Furthermore, preferences partially have a positive and significant effect on interest. However, perception and interest simultaneously affect the interest of Unisba students in choosing two-wheeled online transportation. Based on the results of the coefficient of determination test, the adjusted R2 value is 0.132 or 13.2%. The interest of Unisba students in choosing two-wheeled online transportation modes is influenced by variations in student preferences and perceptions by 13.2% and the rest is due to the influence of other variables not included in the study. Abstrak. Minat konsumen dalam menggunakan transportasi online mengalami kenaikan dalam beberapa tahun terakhir. Bermunculannya aplikasi transportasi online yang baru menjadi bukti meningkatnya permintaan konsumen terhadap jasa transportasi online. Kemunculan aplikasi transportasi online yang baru menjadi ancaman untuk Gojek dan Grab yang sudah lama menduduki puncak pangsa pasar transportasi online. Hal ini menyebabkan konsumen memiliki pilihan lain selain Gojek dan Grab. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Model yang digunakan yaitu analisis regresi berganda dengan menggunakan metode Ordinary Least Square (OLS). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa Universitas Islam Bandung yang berjumlah 14.923 orang pada tahun 2022, sedangkan sampel pada penelitian ini yaitu 100 mahasiswa Universitas Islam Bandung yang diambil secara proporsional dari seluruh Fakultas yang ada di Unisba. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan stratified random sampling.. Hasil pengujian menunjukkan bahwa persepsi secara parsial tidak berpengaruh terhadap minat. Lebih lanjut, preferensi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat. Namun demikian, persepsi dan minat secara simultan berpengaruh terhadap minat mahasiswa Unisba dalam memilih transportasionline roda dua. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi diperoleh nilai adjusted R2 sebesar 0,132 atau sebesar 13,2 %. Minat mahasiswa Unisba dalam memilih moda transportasi online roda dua dipengaruhi oleh variasi preferensi dan ppersepsi mahasiswa sebesar 13,2% dan sisanya karena pengaruh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian.