cover
Contact Name
Anisa Sri Utami
Contact Email
anisautami95@gmail.com
Phone
+6282275004633
Journal Mail Official
redaksisalingkaabdimas@gmail.com
Editorial Address
Jl by Pass No 9, Aur Birugo Tigo Baleh, Bukittinggi, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Salingka Abdimas
ISSN : 28089928     EISSN : 28074564     DOI : 10.31869/jsam
Core Subject : Health,
Jurnal Salingka Abdimas hanya menerima naskah asli yang belum pernah dipublikasikan baik di jurnal dalam maupun luar negeri. Naskah dapat berupa hasil pegabdian kepada Masyaraakat yang menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik kesehatan (keperawatan, kebidanan dan administrasi rumah sakit)
Articles 135 Documents
PEMERIKSAAN KESEHATAN DASAR DAN DETEKSI DINI PENYAKIT INFESI MENULAR PASCA BENCANA BANJIR BANDANG DI KECAMATAN IV KOTO, KABUPATEN AGAM, SUMATERA BARAT rezi prima; Marizki Putri; Yasherly Bachri
Jurnal Salingka Abdimas Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v6i1.7961

Abstract

Bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di berbagai wilayah Sumatera Barat mengakibatkan kerusakan infrastruktur, sekolah, rumah, masjid, layanan publik, sarana kesehatan, keterbatasan akses, serta terganggunya kondisi sanitasi masyarakat, mulai dari ases air bersih, makanan obat-obatan dan kebersihan personal, Ribuan warga terdampak harus tinggal di lokasi pengungsian dengan fasilitas yang minim, termasuk sanitasi yang tidak memadai, kurangnya akses air bersih, serta tingginya kepadatan tempat penampungan sementara. Kondisi tersebut meningkatkan kerentanan masyarakat terhadap penyakit infeksi, Dengan mempertimbangkan tingginya risiko kejadian luar biasa (KLB) dan terbatasnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan formal, diperlukan respon cepat berupa pembentukan Posko Pemeriksaan Kesehatan Dasar untuk Deteksi Dini Penyakit Infeksi serta Upaya pencegahan Penyait infeksi menular pasca bencana di kecamatan, IV Koto kabupaten Agam, (Lokasi Tambahan: Kecamatan Tanjung Raya, Nagari Sungai Batang dan Kecamatan Palambeyan, Nagari Salareh Aia sumatera barat. Kegiatan ini bertujuan untuk menjangkau masyarakat terdampak secara langsung, memperkuat layanan kesehatan dasar, serta melakukan pemantauan epidemiologis di lokasi bencana. Selain itu, kegiatan ini berfungsi memberikan edukasi kesehatan dan upaya pencegahan penyakit untuk meminimalkan dampak lanjutan akibat bencana dan memberikan pengobatan untuk penyakit-penyakit infeksi terdeteksi sebagai pertolongan pertama hingga dapat mencapai keadaan stop penularan kepada korban bencana lain agar tidak memperburuk kondisi korban di daerah terdampak, Karena itu, keberadaan posko kesehatan menjadi langkah strategis dalam menjaga derajat kesehatan masyarakat, mencegah munculnya wabah penyakit, serta memastikan masyarakat terdampak mendapatkan layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan terpadu selama masa tanggap darurat, hal ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membantu pemerintah dalam, Pemeriksaan kesehatan dasar.
PEMANFAATAN "PULOR" (PUDING DAUN KELOR) SEBAGAI ALTERNATIF PANGAN LOKAL PEMENUHAN NUTRISI ANAK DI TK AISYIYAH II kartika mariyona; Pagdya Haninda Nusantri Rusdi; Mega Ade Nugrahmi; Novera Ayu Windia Sari
Jurnal Salingka Abdimas Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v6i1.8029

Abstract

Masalah pemenuhan nutrisi pada anak usia dini masih menjadi tantangan dalam mendukung tumbuh kembang yang optimal. Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan pangan lokal yang kaya akan vitamin, mineral, dan protein, namun pemanfaatannya sering kali kurang diminati oleh anak-anak karena aromanya yang khas. Inovasi "Pulor" (Puding Daun Kelor) hadir sebagai alternatif pangan lokal yang diolah secara menarik dan disukai anak-anak untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi mereka. Tujuan: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menginisiasi pemenuhan nutrisi tambahan bagi anak-anak di TK Aisyiyah II melalui pemanfaatan pangan lokal berbasis daun kelor dalam bentuk puding. Metode: Metode pelaksanaan PkM ini berfokus pada intervensi langsung berupa pemberian produk "Pulor" kepada seluruh siswa di TK Aisyiyah II. Kegiatan diawali dengan tahap persiapan pengolahan produk oleh tim pengabdian, dilanjutkan dengan pendistribusian dan konsumsi bersama di sekolah. Evaluasi dilakukan secara kualitatif untuk melihat daya terima (kesukaan) anak-anak terhadap rasa, warna, dan tekstur puding melalui observasi langsung dan wawancara singkat.Hasil: Pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa "Pulor" memiliki daya terima yang sangat tinggi di kalangan siswa TK Aisyiyah II. Sebagian besar anak menyukai rasa dan tekstur puding, serta mampu menghabiskan porsi yang diberikan tanpa penolakan terhadap aroma khas kelor. Pemberian intervensi ini berhasil memperkenalkan alternatif camilan sehat yang padat gizi kepada anak-anak.Kesimpulan: Pemberian "Pulor" terbukti efektif sebagai salah satu alternatif intervensi pangan lokal untuk pemenuhan nutrisi anak usia dini di sekolah. Pendekatan distribusi langsung ini dapat menjadi stimulus awal bagi pihak sekolah maupun orang tua untuk lebih memanfaatkan daun kelor dalam variasi menu harian anak.
EDUKASI REMAJA TENTANG POLA HIDUP SEHAT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI Bunga Tiara Carolin; Yenny Aulya; Indy Annisa Maharani
Jurnal Salingka Abdimas Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v6i1.7740

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa yang ditandai dengan adanya perubahan hormon dan perubahan fisik. Perubahan yang terjadi pada remaja putri yaitu ditandai dengan mulainya menstruasi, perubahan pada dada, tumbuhnya rambut kemaluan dan juga pembesaran panggul. Siklus menstruasi sangat bervariasi pada setiap orang atau individu. Gangguan menstruasi pada remaja dapat memberikan dampak negatif yang cukup signifikan seperti hormone imbalance, gangguan menstruasi pada remaja dapat menyebabkan hormone menjadi tidak stabil sehingga hal tersebut dapat mempengaruhi volume darah yang akan keluar dan lama waktu menstruasi. Berdasarkan hasil studi literatur yang dilakukan menunjukan bahwa terdapat faktor yang dapat mempengaruhi keteraturan siklus menstruasi remaja diantaranya status gizi, asupan gizi, kecukupan asupan gizi, tingkat stress, Indeks Massa Tubuh (IMT), kadar HB, dan aktivitas fisik. Diketahui pula bahwa faktor dominan yang menyebabkan keteraturan siklus menstruasi remaja adalah status gizi. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang dismenore melalui promosi Kesehatan. Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan tentang pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan gangguan siklus menstruasi sehingga tidak mengganggu aktivitas mereka di sekolah.
EARLY DETECTION OF NON-COMMUNICABLE DISEASES THROUGH BLOOD PRESSURE AND BLOOD SUGAR SCREENING DURING HEALTH CHECK ACTIVITIES IN THE 26 ILIR REGION Rumentalia Sulistini; Syokumawena Syokumawena; Devi Mediarti; Jawiah Jawiah
Jurnal Salingka Abdimas Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v6i1.8097

Abstract

Non-Communicable Diseases (NCDs) remain the most prevalent disease in Indonesia. Early screening to detect NCDs is necessary in the hope that people will not experience further complications and improve their quality of life. The goal of this community service is to achieve the number of people undergoing screening and to increase public knowledge. This early detection activity was carried out in the 26 Ilir area with stages of preparation, implementation, and evaluation. There were 65 participants aged 18-84 years. The results of this activity were data on blood pressure and blood glucose examinations, and education about problems experienced by participants, especially those with hypertension and diabetes. This activity is planned to become a program for the area around the campus and expand the activity area.
PEMBERDAYAAN IBU HAMIL DALAM KEPATUHAN DAN KETEPATAN MENGKONSUMSI TABLET Fe DI TPMB ERNAWENA A.Md.Keb Miftah Amalia Yasti; Rilly Yane Putri; Yofa Sukmawati; Shinta Angellina; Chyka Febria; Kendall Malik; Yunimar Polem; Silvia Amita
Jurnal Salingka Abdimas Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v6i1.8030

Abstract

Latar Belakang: Cakupan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) menurut data dinkes Sumatera Barat tahun 2021, minimal 90 Tablet pada ibu hamil di Indonesia tahun 2022 adalah 86,2%. Sumatera Barat sebesar 81,7% dalam pencapaian pemberian TTD ini artinya masih belum mencapai target. Kota Padang Panjang khususnya  Kelurahan Tanah Hitam capaian Tahun 2021 sudah 100 % dalam pendistribusian Tablet Fe di 16 kelurahan yang ada. Namun menurut data masih ada ibu hamil anemia yang ditemukan di kota Padang Panjang. Tujuan: PKM ini adalah bentuk aplikasi pelayanan kebidanan kepada masyarakat terutama pada ibu hamil tentang pentingnya kepatuhan dan ketepatan dalam mengkonsumsi Tablet Fe. Metode: Kegiatan PKM dilakukan oleh dosen dan mahasiswa dengan metode pendekatan analisis situasi dan masalah anemia serta penggunaan tablet fe pada ibu hamil di RT 01 Kelurahan Tanah Hitam Kota Padang Panjang khususnya ibu hamil yang melakukan ANC di TPMB Erna Wena,A.Md.Keb sebagai mitra dalam pengabdian ini.metodenya dengan beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari PKM ini 50% ibu hamil belum tepat dalam mengkonsumsi tablet Fe.Pada pemeriksaan HB masih ada 3 orang ibu hamil dengan hb rendah atau sekitar 37,5% ibu hamil yang dengan HB rendah 12 gr/dL. Pada akhir penyuluhan ini adalah semua ibu hamil ,100% ibu hamil mau untuk minum tablet Fe sesuai anjuran bidan dan tim PKM. Saran: kegiatan serupa harus terus dilakukan, dan melibatkan serta mendukung penuh kader kesehatan yang ada dilingkungan TPMB ini, karena yang paling sering berkomunikasi dan berintegrasi dengan sasaran ibu hamil adalah kader kesehatan.
PENGEMBANGAN KREATIFITAS DAN PELATIHAN WIRAUSAHA TOKO ONLINE HERBAL DAN KOMPLEMENTER (TOLEBALTER) DI PRODI KEPERAWATAN PURWOKERTO DAN KELURAHAN MERSI Dina Indrati Dyah Sulistyowati; Mardiyono Mardiyono; Subandiyo Subandiyo
Jurnal Salingka Abdimas Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v6i1.7604

Abstract

Abstrak Permasalahan: Di era digital saat ini, penggunaan toko online menjadi salah satu strategi bisnis yang efektif. Dengan potensi besar penggunaan herbal dalam masyarakat, pengembangan toko online herbal dan komplementer dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Hampir semua mahasiswa memiliki gawai dan setiap hari menfaatkan baik sebagai media hiburan, pengetahauan maupun belanja online. Mahasiswa keperawatan banyak mengahasilkan produk atau inovasi terkait kesehatan hasil penelitian yang banyak diminati dan dibutuhkan masyarakat. Toko online herbal dan komplementer merupakan peluang usaha yang dapat meningkatkan ekonomi dan kreatifitas penggunaan gawai yang menghasilkan. Melalui toko online tersebut mahasiswa dapat memasarkan hasil inovasi penelitian yang terkait produk untuk kesehatan masyarakat.Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa keperawatan sebelum lulus kuliah sehingga mereka mempunyai jiwa kewirausahaan untuk memberikan layanan kesehatan melalui penjualan pruduk hasil penelitian yang bermanfaat bagi kesehatan masyarakat dengan membuka toko online.Metode dan Solusi: Memberikan pelatihan cara membuka toko online herbal dan komplementer serta cara mengembangkan. Pelatihan diberikan kepada mahasiswa keperawatan agar dapat dijadikan salah satu solusi untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi mereka. Pelatihan diberikan baik secara teori maupun praktek. dibawah pendampingan narasumber dan pelatih yang telah berpengalaman. Selain itu juga pelatihan kepada mahasiswa dan masyarakat Mersi cara pengolahan produk herbal dan pengemasan yang kekinian.Target Luaran: Adapun luaran yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian skim PPK ini adalah publikasi pada jurnal nasional terakreditasi, video kegiatan pengabdian, dan modul pelatihan toko online herbal  komlementer (Tolebalter), publikasi koran. Luaran tambahan berupa HKI modul pelatihan.Kata kunci: Kewirausahaan, pelatihan, tolebalter , mahasiswa, keperawatan.  
DIGITALISASI MONITORING KESEHATAN REPRODUKSI SEBAGAI STRATEGI PENCEGAHAN KANKER PEREMPUAN DI KAMPUNG KB Rosnani Rosnani; Herawati Jaya; Ratna Ningsih; Sari Wahyuni; Intan Kumalasari
Jurnal Salingka Abdimas Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v6i1.8134

Abstract

Salah satu program RPJMD yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) tahun 2030 adalah peningkatan akses universal terhadap layanan kesehatan seksual dan reproduksi. Upaya tersebut dilaksanakan melalui penguatan layanan kesehatan, edukasi masyarakat, sistem monitoring, digitalisasi informasi kesehatan, serta tata kelola lintas sektor. Pencegahan dan pengendalian kanker pada perempuan memerlukan penguatan deteksi dini dan inovasi berbasis bukti guna meningkatkan efektivitas intervensi kesehatan. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan reproduksi di Kampung KB Kelurahan 30 Ilir Kota Palembang. Sebagai upaya mendukung tujuan tersebut, dilaksanakan program Implementasi Sistem Monitoring Kesehatan Reproduksi melalui aplikasi SEHATI. Metode pengabdian meliputi: (1) sosialisasi program dan penyamaan persepsi dengan pemangku kepentingan; (2) analisis situasi dan pengumpulan data dasar untuk mengidentifikasi kondisi awal sistem monitoring kesehatan reproduksi dan sasaran program; serta (3) penyusunan instrumen dan pengembangan sistem monitoring berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan di Kampung KB Kelurahan 30 Ilir dengan sasaran kader kesehatan, pengurus Kampung KB, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), dan tokoh masyarakat yang berjumlah 30 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader mengenai kesehatan reproduksi sebesar 41,9%, pencegahan kanker serviks dan kanker payudara sebesar 48,3%, serta peningkatan keterampilan penggunaan aplikasi SEHATI sebesar 100% setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan. Dengan demikian, digitalisasi monitoring kesehatan reproduksi melalui aplikasi SEHATI berpotensi menjadi model intervensi yang dapat direplikasi pada Kampung KB maupun wilayah lain untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan reproduksi dan pencegahan kanker pada perempuan secara berkelanjutan.
PELATIHAN KETERAMPILAN PENGGUNAAN BAWANG PUTIH UNTUK HIPERTENSI awaluddin awaluddin; Sabtria Winda Sari; Dian Rahmadhani
Jurnal Salingka Abdimas Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v6i1.8032

Abstract

Prevalensi penyakit hipertensi di dunia pada tahun 2024 diperkirakan 1,4 miliar orang dewasa berusia 30–79 tahun. Penanganan hipertensi dapat dilakukan dengan mengkonsumsi seduhan bawang putih. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah agar peserta di RW 06 Desa Tanah Merah Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau dapat mempraktikkan keterampilan cara penggunaan bawang putih untuk hipertensi. Metode kegiatan yang dilakukan adalah demonstrasi dan praktik. Peserta mendapat keterampilan pengolahan bawang putih untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan dampak kepada keterampilan peserta mampu melakukan pengolahan bawang putih untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi di RW 06 Desa Tanah Merah Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau dalam membantu menurunkan tekanan darah akibat hipertensi melalui terapi herbal.
EDUKASI PERSONAL HYGIENE SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN INFEKSI PADA IBU NIFAS Ernik Rustiana; Erren Widya Ramadhani
Jurnal Salingka Abdimas Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v6i1.7503

Abstract

Masa nifas merupakan tahapan yang perlu mendapatkan perhatian khusus agar ibu dapat melakukan pemulihan kesehatan setelah melahirkan. Pada masa ini perubahan fisiologi dan psikologis dalam masa nifas dapat mempengaruhi kondisi kesehatan ibu sehingga perlu adanya perhatian dan pendampingan tenaga kesehatan dan keluarga terutama terkait kebersihan diri untuk mencegah terjadinya infeksi. Kurangnya pemahaman dan praktik kebersihan diri yang benar terutama dalam perawatan daerah genitalia pasca persalinan dapat beresiko terjadinya infeksi pada masa nifas. Tujuan kegiatan adalah menambah pengetahuan dan kemampuan dalam mencegah infeksi masa nifas. Ibu diharapkan dapat menerapkan personal hygiene yang benar selama masa nifas.Kata Kunci : Edukasi Kesehatan, Personal Hygiene
OPTIMALISASI SELF-CARE DIABETES MELITUS MELALUI EDUKASI DAN PENDAMPINGAN BERBASIS KELUARGAUNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN MASYARAKAT DI KELURAHAN TANAH MERAH DI RW 06 KABUPATEN KAMPAR Riamah Riamah; Anita Syarifah; Muhammad Irwan
Jurnal Salingka Abdimas Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v6i1.8057

Abstract

ABSTRAKDiabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengelolaan mandiri secara berkelanjutan. Self care pada penderita DM meliputi pengaturan pola makan, aktivitas fisik, kepatuhan minum obat, pemeriksaan gula darah, dan perawatan kaki. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai self care DM dapat meningkatkan risiko komplikasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya self care DM di Kelurahan Tanah Merah RW 06 Kabupaten Kampar. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan pembagian leaflet kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang self care DM setelah diberikan edukasi. Masyarakat diharapkan mampu menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pengelolaan DM secara mandiri untuk mencegah komplikasi. Kata Kunci: Diabetes Mellitus, Self Care, Edukasi, Masyarakat.