cover
Contact Name
Anisa Sri Utami
Contact Email
anisautami95@gmail.com
Phone
+6282275004633
Journal Mail Official
redaksisalingkaabdimas@gmail.com
Editorial Address
Jl by Pass No 9, Aur Birugo Tigo Baleh, Bukittinggi, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Salingka Abdimas
ISSN : 28089928     EISSN : 28074564     DOI : 10.31869/jsam
Core Subject : Health,
Jurnal Salingka Abdimas hanya menerima naskah asli yang belum pernah dipublikasikan baik di jurnal dalam maupun luar negeri. Naskah dapat berupa hasil pegabdian kepada Masyaraakat yang menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik kesehatan (keperawatan, kebidanan dan administrasi rumah sakit)
Articles 120 Documents
EDUKASI PERSIAPAN PERSALINAN MELALUI SIMULASI KELAS IBU HAMIL DI DESA BANJAREJA / EDUCATION ON PREPARATION FOR DELIVERY THROUGH SIMULATION OF PREGNANCY CLASS IN BANJAREJA VILLAGE Nurnatsia, Adela Hasah; Prabandari, Fitria; Mutoharoh, Siti
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i1.6773

Abstract

Persiapan persalinan yang baik sangat penting untuk meminimalkan risiko komplikasi bagi ibu dan bayi. Kelas antenatal merupakan media edukasi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi persiapan persalinan dengan metode simulasi terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil di Balai Desa Banjareja. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Sebanyak 13 ibu hamil trimester II dan III mengikuti penelitian ini. Intervensi edukasi meliputi materi dan simulasi terkait tanda-tanda persalinan, teknik pernafasan, posisi mengejan, dan manajemen nyeri nonfarmakologis. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah sesi edukasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan setelah intervensi. Simulasi terbukti menjadi metode yang interaktif dan mudah dipahami sehingga membantu ibu hamil dalam mempersiapkan persalinan. Dapat disimpulkan bahwa edukasi persalinan melalui simulasi di kelas antenatal efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta dan layak untuk dilaksanakan secara luas sebagai upaya promosi kesehatan masyarakat.
EDUKASI KESEHATAN DIET PENDERITA HIPERURISEMIA Awaluddin, Awaluddin; Sari, Sabtria Winda; Ramadhani, Dyah Wulan; Draini, Osi
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i1.6710

Abstract

Prevalensi hiperurisemia di Indonesia berkisar antara 1,45%-29,2%. Pencegahan dan penanganan hiperurisemia antara lain dapat dilakukan dengan mengatur diet dan  aktifitas fisik. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah agar peserta penyuluhan di RW 04 Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau memahami diet pada penderita hiperurisemia. Metode kegiatan yang dilakukan adalah pretest, ceramah, tanya  jawab dan posttest. Hasil pengetahuan tentang diet pada penderita hiperurisemia peserta sebelum adalah rata-rata 74% dan sesudah adalah rata-rata 96%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan dampak kepada pengetahuan peserta dimana terjadi peningkatan pengetahuan antara sebelum dan sesudah dilakukan kegiatan. Peserta penyuluhan telah memahami diet pada penderita hiperurisemia. Kegiatan pengabdian ini sangat diperlukan oleh warga RW 04 Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau dalam mengatur diet pada penderita hiperurisemia.
EDUKASI MENCEGAH ANEMIA DENGAN MENGKONSUMSI PUDING JAMBU BIJI DAN MADU DI KABUPATEN DEPOK TAHUN 2024 Idrus, Nurjana Al; Latifah, Arini Gardinia; Dewi, Annisa Kusuma; Andayani, Anis; Habibah, Risa; Moru, Welhelmina Oriansi; Silawati, Vivi
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i1.6292

Abstract

Anemia merupakan kondisi di mana jumlah sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari normal. Penanggulangan anemia pada ibu hamil umumnya dilakukan dengan memberikan 90 tablet besi (Fe) selama kehamilan. Konsumsi puding jambu biji dan madu dapat menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan tambahan zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mencegah anemia pada ibu hamil melalui konsumsi puding jambu biji dan madu di Kabupaten Depok tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan orientasi wilayah, survei mawas diri, dan diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion/FGD). Kegiatan intervensi meliputi penyuluhan tentang anemia dan pemberian camilan puding jambu biji dan madu dengan tema “Cegah Anemia Ibu Hamil”. Evaluasi dilakukan setelah kegiatan untuk menilai efektivitas intervensi. Kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa penyuluhan tentang anemia dan konsumsi camilan puding jambu biji dan madu berkontribusi positif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pencegahan anemia. Mengkonsumsi puding jambu biji dan madu terbukti efektif dalam mencegah anemia pada ibu hamil. Rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut adalah mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi ini terhadap kesehatan ibu dan janin.
PENINGKATAN PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG MPASI DAN PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PENYULUHAN DAN KONSELING KESEHATAN DI POSYANDU MAWAR KELURAHAN GANDUL Susetyo, Rahma Rufaida
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i1.6707

Abstract

Kegiatan  pendampingan  dan  penyuluhan  di  Posyandu  Mawar  memberikan  manfaat  dalam  meningkatkan  pengetahuan  dan  kesadaran  orang  tua  mengenai  kesehatan  bayi  dan  balita.  Fokus  edukasi  pada  MPASI  dan  pencegahan  stunting  sesuai  dengan  kebutuhan  masyarakat  di  Kelurahan  Gandul.
OPTIMALISASI KESEHATAN MENTAL REMAJA DI RUMAH KASIH HARMONI PAYA JARAS, MALAYSIA Wijoyo, Eriyono Budi; Nainar, Azizah Al Ashri; Amelia, Nurul; Artanami, Alifia Nur; Bin Wahab, Jamaluddin; Saad, Zahrah
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i1.6708

Abstract

Remaja merupakan usia dimana transisi antara usia anak-anak menjadi dewasa. Usia remaja merupakan usia untuk mempersiapkan diri memasuki jenjang dewasa. Perlu ada penguatan mental pada remaja agar saat menjadi dewasa sudah siap dengan baik. Remaja yang tidak optimal kesehatan mentalnya maka akan mengalami berbagai hal sampai akhirnya menjadi gangguan mental. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan literasi kesehatan mental pada remaja di Sekolah Harmoni Paya Jaras, Malaysia. Kegiatan ini merupakan pengabdian masyarakat internasional untuk penguatan mental pada usia remaja. metode yang digunakan yaitu dengan pre-post test, diskusi kelompok/FGD, refleksi diri. Media yang digunakan dengan leaflet. Peserta remaja sebanyak 35 orang mengikuti dengan baik dari awal sampai akhir kegiatan. Hasil didapatkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman pada remaja baik laki-laki dan perempuan. Pentingnya Kerjasama antara pihak sekolah dan kampus serta tenaga kesehatan untuk dapat meningkatkan kesehatan mental pada remaja.
MEMAHAMI PROSES PENUAAN DAN PERUBAHAN PSIKOLOGIS LANSIA Suciawati, Anni; Kundaryanti, Rini; Ermiati, Ermiati
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7184

Abstract

Seiring meningkatnya populasi lansia di Indonesia, pemahaman mengenai proses penuaan dan perubahan psikologis menjadi krusial untuk mendukung kesejahteraan mereka. Banyak lansia menghadapi tantangan seperti penurunan fungsi fisik, peningkatan sensitivitas emosional, dan rasa kesepian, yang dapat menurunkan kualitas hidup. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para lansia mengenai perubahan yang mereka alami agar dapat mencapai proses menua yang sukses. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan diskusi interaktif yang dilaksanakan di Sekolah Lansia Bina Lansia Mandiri Meruyung, Kota Depok. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi dan antusiasme yang sangat tinggi dari para peserta. Melalui sesi diskusi, terungkap bahwa isu-isu terkait adaptasi fisik, pengelolaan emosi, dan strategi mengatasi tantangan sosial menjadi kebutuhan utama para lansia. Kegiatan ini berhasil berfungsi sebagai intervensi psikososial yang memberdayakan, memberikan pemahaman, serta memperkuat koneksi sosial antarpeserta. Peningkatan pemahaman ini merupakan langkah fundamental bagi lansia untuk menjalani masa tua dengan lebih tangguh, mandiri, dan sejahtera
EKSPLORASI DAMPAK VIRTUAL REALITY STORYTELLING APPROACH TERHADAP SELF REGULATION DAN KEMAMPUAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KELOMPOK BERMAIN NIHDITANSU NASIONAL UNTUK PENCEGAHAN ADHD Kurnia dewi, Maria Ulfah; Puspitaningrum, Dewi; Wirdati, Ismi Elya; Hiktiawati, Vilda; Safika, Nur
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7414

Abstract

Latar belakang: Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan gangguan neuropsikiatrik yang berdampak pada kemampuan regulasi diri serta pengambilan keputusan, yang merupakan dua domain penting dalam perkembangan individu. Pendekatan Virtual Reality (VR) dengan storytelling hadir sebagai inovasi yang mampu menstimulasi pengalaman belajar interaktif dan mendukung pengembangan regulasi diri serta kemampuan pengambilan keputusan. Tujuan: (1) menilai tingkat self regulation dan kemampuan pengambilan keputusan anak di Kelompok Bermain Nihditansu Nasional, serta (2) menganalisis dampak Virtual Reality Storytelling Approach terhadap kedua domain tersebut dibandingkan metode konvensional. Metode: Metode kegiatan pengabdian dengan langkah dalam penyelesaian masalah yaitu: Observasi, Identifikasi Masalah, Solusi, Luaran Program, Luaran Pengabdian. Sampel terdiri dari 60 anak. Instrumen penelitian meliputi Pre school Self Regulation Assessment dan Trail Making Test. Kelompok eksperimen mendapatkan pembelajaran melalui Virtual Reality Storytelling Approach Pencegahan ADHD, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode storytelling konvensional. Hasil: menunjukkan Distribusi frekuensi self regulation pada kelompok yang diberikan penyuluhan Buku mengelola emosi anak dan validasi emosi adalah regulasi diri sedang sebanyak 25 orang (83.3%). Sedangkan pada kelompok yang menggunakan Virtual Reality Storytelling Approach sebagian besar regulasi diri baik sebanyak 26 orang (86.7%). Kemampuan pengambilan keputusan pada kelompok yang diberikan penyuluhan mengelola emosi anak dan validasi emosi sebagian besar kategori perlambatan sebanyak 18 orang (60%). Sedangkan pada kelompok yang menggunakan Virtual Reality Storytelling Approach sebagian besar dengan kategori normal sebanyak 29 orang (96.7%). Kesimpulan: Virtual Reality Storytelling Approach terbukti lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam meningkatkan self regulation dan kemampuan pengambilan keputusan anak. Program ini menjadi terobosan edukatif dalam mendukung pencegahan gejala ADHD serta pengembangan kemandirian anak melalui pengalaman belajar imersif dan interaktif.
MENUJU SEKOLAH SEHAT DENGAN PENGUATAN DAN PEMBINAAN PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) andika, mira; Mitayani, Mitayani; Suciana, Sri; Zulmardi, Zulmardi
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7419

Abstract

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan upaya satuan pendidikan dalam menanamkan, menumbuhkan, mengembangkan, dan meningkatkan kemampuan hidup sehat dengan penerapan PHBS. Tujuan pelaksanaan pengabdian ini meningkatkan tata kelola, mengoptimalkan peran dan tugas Tim, meningkatkan Koordinasi lintas sectoral bersama Puskesmas dan Dinas Pendidikan Kabupaten Lima Puluh Kota, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Tim UKS, mengoptimalkan Implementasi program UKS melalui pelaksanaan Trias UKS dengan memberdayakan Tim UKS, guru dan seluruh warga sekolah  serta memenuhi sarana dan prasarana UKS. Metode pelaksanaan yang akan dilakukan adalah FGD, mengimplementasikan penerapan tekhnologi dengan melaksanakan Pendidikan, memberikan pelayanan, serta pembinaan lingkungan sehat,melaksanakan pelatihan kepada tim UKS dan dokter kecil dengan metode ceramah , diskusi dan demontrasi. Hasil Kegiatan terbentuknya program dan tupoksi tim pelaksana UKS disekolah , adanya buku saku UKS, adanya MOU dengan dinas pendidikan, dinas kesehatan serta terlaksananya MOA dengan kedua instansi tersebut. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan bahwa pengetahuan siswa sebelum dilakukan kegiatan UKS tentang PHBS, mencuci tangan, menggosok gigi dan gizi anak sekolah rata2 berada pada kategori rendah (57%), pengetahuan siswa sesudah dilakukan kegiatan UKS tentang PHBS, mencuci tangan, menggosok gigi dan gizi anak sekolah rata2 berada pada kategori tinggi (82,5%). Hasil sikap siswa sebelum dilakukan PKM tentang terhadap kantin sehat, keamanan makan jajanan anak sekolah, pertolongan pertama dan penyakit (P3P), pemulihan pasca sakit dan rujukan ke Puskesmas rata-rata kurang (67%). Sedangkan hasil sikap siswa sesudah dilakukan PKM tentang kantin sehat, keamanan makan jajanan anak sekolah, pertolongan pertama dan penyakit (P3P), pemulihan pasca sakit dan rujukan ke Puskesmas rata-rata Baik (80,5%).
PENERAPAN MODEL INTERPROFESSIONAL COLLABORATION ONE TEAM ONE FAMILY MENUJU DESA SEHAT Pastari, Marta; Sumastri, Heni; Martini, Sri; Athiutama, Ari; Pebriani, Indra; Aguscik, Aguscik; Mangunsong, Sonlimar
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7308

Abstract

Bentuk peran serta masyarakat dalam upaya promotif dan preventif untuk mendeteksi dan pengendalian dini keberadaan faktor resiko PTM secara terpadu dilakukan di Posbindu PTM. Pada tahun 2021, sudah terbentuk 9 Posbindu PTM di wilayah kerja UPTD Tanjung Agung, namun belum pernah lagi dilakukan refreshing kader terutama mengenai PTM. Kemudian di tahun 2021 ini juga dilaporkan, persentase penderita hipertensi yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar sebayak 100%, dengan jumlah penderita sebanyak 1507 penderita dari total penduduk sebanyak 5205 jiwa (DESA TANJUNG AGUNG, 2021). Pada tahun 2021 di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Agung dilaporkan, jumlah pasien gangguan jiwa (ODGJ) sebanyak 208 pasien. Hasil pendataan menggunakan kuesioner Prokesga di Dusun I-VI Desa Tanjung Agung didapatkan bahwa terdapat 8 orang yang mengalami gangguan jiwa dan salah satunya terlantar, ODGJ tersebut berada di Dusun 3 (DESA TANJUNG AGUNG, 2021). Dari 601 orang remaja Desa Tanjung Agung Dusun 1-6, terdapat 303 (50,4%) remaja yang belum mendapatkan pendidikan seks. Hal ini menyebabkan banyak remaja yang hamil di bawah umur 18 tahun. Sehingga Solusi permasalahan yang ditawarkan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa koordinasi rencana kegiatan dengan kepala desa, kader dan tokoh masyarakat yang meliputi persiapan tempat pelaksanaan, waktu serta jumlah peserta yang dapat hadir dalam kegiatan tersebut, penyuluhan kesehatan dan demonstrasi, pendampingan dan refreshing kader kesehatan, monitoring evaluasi; pemantapan keberlanjutan program dengan pendampingan kader kesehatan sehingga tujuan kegiatan akan tercapai (100% pengetahuan masyarakat dan kader meningkat; meningkatnya peran kader kesehatan untuk memantapkan dan mengaktifkan kembali kegiatan Posyandu Anak dan Balita, Lansia, Jiwa serta Remaja; informasi didapatkan melalui WAG dengan kader kesehatan). Berdasarkan target capaian dan hasil kegiatan, maka dapat disimpulkan bahwa setelah intervensi diberikan, hasil kegiatan menunjukkan bahwa; 1) Meningkatnya pengetahuan masyarakat Desa Tanjung Agung untuk menjadi role model peningkatan pengetahuan keluarga mengenai Penyakit Tidak Menular (PTM); Hipertensi, Pendidikan Seks Pada Remaja dan Bahayanya Pernikahan Dini, Pentingnya Peran Keluarga sebagai Caregiver ODGJ di Dusun I-VI Desa Tanjung Agung; 2) Meningkatnya pengetahuan kader dalam menerapkan pendidikan kesehatan untuk menurunkan kejadian hipertensi, pernikahan dini dan penelantaran ODGJ di Dusun I-VI Desa Tanjung Agung; 3) Meningkatnya peran kader kesehatan untuk memantapkan dan mengaktifkan kembali kegiatan Posyandu Anak dan Balita, Lansia, Jiwa serta Remaja melalui kegiatan refreshing kader dan monitoring evaluasi
Peningkatan Kapasitas Masyarakat melalui Sosialisasi dan Pelatihan Mitigasi Dini Bencana Kebakaran di Desa Sidoluhur Kecamatan Ambal Marsito, Marsito; Suwaryo, Putra Agina Widyaswara; Waladani, Barkah; Ernawati, Ernawati; Yuwono, Podo; Setianingsih, Endah
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7430

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu bencana non-alam yang berpotensi terjadi di lingkungan perdesaan akibat minimnya pengetahuan masyarakat mengenai langkah pencegahan dan penanganan awal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Sidoluhur, Kecamatan Ambal, dalam mitigasi dini kebakaran melalui sosialisasi, pelatihan, dan simulasi. Kegiatan dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Muhammadiyah Gombong bekerja sama dengan BPBD Kebumen dan diikuti oleh 35 peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta simulasi lapangan untuk menilai keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 55,2 menjadi 82,6 setelah pelatihan, yang menggambarkan peningkatan pemahaman masyarakat secara signifikan. Peserta juga mampu melakukan teknik dasar penggunaan APAR dan penanganan awal kebakaran dengan benar. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan mendukung upaya desa dalam membentuk lingkungan yang lebih aman dan tangguh terhadap risiko kebakaran.

Page 11 of 12 | Total Record : 120