cover
Contact Name
Suci Rahmi
Contact Email
jtpp@utu.ac.id
Phone
+6285260005998
Journal Mail Official
jtpp@utu.ac.id
Editorial Address
jtpp@utu.ac.id
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian
Published by Universitas Teuku Umar
ISSN : -     EISSN : 27235157     DOI : -
Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian (JTPP) focuses on publishing original research manuscripts and reviewing manuscripts dealing with food science, food technology, food nutrition, the application in the food industry, and other related topics. The JTPP welcomes research manuscripts as follows: Food science (including food chemistry, food microbiology, and food biochemistry), Food technology, Food processing, Food engineering, Food safety, Food nutrition and quality, Postharvest technology, Their application in the food industry
Articles 75 Documents
Karakteristik Mutu Sensori, Sifat Fisik, dan Aktivitas Antioksidan Sediaan Lip Balm Fortifikasi Chlorella vulgaris Dian Iriani; Khairani Putri; Tjipto Leksono
Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jtpp.v8i1.14626

Abstract

Lip balm is a cosmetic preparation designed to maintain lip moisture and protect the lips from environmental exposure. The use of natural ingredients, including the microalga Chlorella vulgaris, which is rich in bioactive compounds and has potential as a natural antioxidant, continues to attract research interest. This research sought to evaluate the effect of Chlorella vulgaris microalgae powder addition on the sensory quality, physical properties, and antioxidant activity of lip balm formulations, as well as to determine the optimal concentration.The study employed an experimental method using a non-factorial Completely Randomized Design with 4 concentrations of Chlorella vulgaris powder: LB0 0%, LB1 1%, LB2 3%, and LB3 5%. The evaluated parameters included sensory attributes (appearance, texture, and aroma), physical properties (homogeneity, pH, melting point, spreadability, and loss on drying), and antioxidant activity using the FRAP method. The results indicated that the addition of Chlorella vulgaris powder significantly affected the characteristics of the lip balm. The LB1 treatment (1% concentration) was identified as the best formulation, providing optimal sensory acceptance (6.84, 7.91, 8.44) favorable physical properties (homogeneous, 5.37, 52°C, even spreadability, 5%), and antioxidant activity with an IC50 value of 605.55 μg/mL. Therefore, Chlorella vulgaris microalgae powder has potential to be utilized as a natural active ingredient in lip balm formulations.
Potensi Daun Kelor (Moringa Oleifera) dalam Pencegahan Aterosklerosis: Kajian Mekanisme Biologis dan Aplikasi sebagai Pangan Fungsional Azzahra Putri Rialdi; Kartika Sari; Vallerina Armetha; Muhammad Farras Abiyyuddin
Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jtpp.v8i1.14681

Abstract

Aterosklerosis adalah gangguan kardiovaskular progresif yang ditandai dengan akumulasi lipid, disfungsi endotel, dan peradangan kronis, yang pada akhirnya dapat menyebabkan komplikasi vaskular yang parah. Daun moringa (Moringa oleifera) secara luas dikenal sebagai sumber senyawa bioaktif, termasuk senyawa fenolik, flavonoid, dan antioksidan, yang dapat berkontribusi pada pencegahan aterosklerosis. Studi literatur ini bertujuan untuk (1) menganalisis senyawa bioaktif yang terdapat dalam daun moringa, (2) mengevaluasi peran potensialnya dalam mencegah aterosklerosis melalui bukti in vitro dan in vivo, dan (3) mengeksplorasi pengembangan produk makanan fungsional yang menggabungkan daun moringa. Referensi diperoleh melalui penelusuran sistematis jurnal nasional dan internasional menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan daun moringa, senyawa bioaktif, makanan fungsional, dan aterosklerosis. Temuan menunjukkan bahwa daun moringa menunjukkan sifat antioksidan, antiinflamasi, antihipertensi, dan penurun lipid yang signifikan yang terkait erat dengan pencegahan aterosklerosis. Selain itu, berbagai inovasi makanan, seperti sosis berbahan dasar moringa, minuman, produk roti, dan produk susu, menyoroti penerapannya sebagai bahan fungsional. Namun demikian, sebagian besar penelitian yang ada terbatas pada model in vitro dan hewan, dan diperlukan studi klinis yang dirancang dengan baik untuk mengkonfirmasi khasiatnya pada manusia. Kesimpulannya, daun moringa memiliki potensi yang menjanjikan sebagai sumber makanan fungsional untuk mendukung kesehatan kardiovaskular dan mengurangi risiko aterosklerosis.
Inovasi Yoghurt Instan Kacang Merah Bebas Gluten Kaya Antioksidan Melalui Metode Foam Mat Drying Dewi Restuana Sihombing; Connie Daniela; Christy Nevy Telaumbanua
Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jtpp.v8i1.15208

Abstract

This study aimed to develop instant yogurt derived from red beans as a gluten-free, antioxidant-rich functional food using the foam mat drying method. The product is intended as an alternative for individuals with lactose intolerance and those seeking plant-based probiotic options. Red beans were chosen due to their high protein content and natural antioxidant compounds, while maltodextrin was incorporated as a coating agent to enhance the physical stability of the resulting yogurt powder. A factorial Completely Randomized Design (CRD) was applied with two factors: the ratio of red bean milk to maltodextrin (KM1 95:5; KM2 90:10; KM3 85:15; KM4 80:20) and drying time (L1=1 hour, L2= 2 hours, L3= 3 hours, L4= 4 hours). The findings revealed that both formulation ratio and drying duration significantly influenced product quality. The optimal treatment was observed at a 95:5 ratio, yielding the highest antioxidant activity with an IC₅₀ value of 24.54 μg/mL and a total lactic acid bacteria count of 12.55 log CFU/mL. These results indicate that the fermentation process proceeded effectively, producing a product with strong antioxidant potential. In conclusion, the developed instant red bean yogurt has potential as a practical, stable functional food that is safe for individuals with lactose intolerance.
Penentuan Inovasi Produk Olahan Jagung Manis Untuk Pengembangan Agroindustri Di Kabupaten Bireuen Nur Halimatuz Zuhra; Naziratil Husna
Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jtpp.v8i1.15546

Abstract

Kabupaten Bireuen memiliki potensi besar untuk pengembangan jagung manis guna meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat; namun, keterbatasan pengolahan pascapanen tetap menjadi kendala utama. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi produk jagung manis olahan yang paling cocok untuk pengembangan lokal di Bireuen. Enam ahli dari tiga bidang terkait terlibat dalam menentukan jenis dan kategori produk agroindustri. Data dianalisis menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) yang didukung oleh Excel Solver, berdasarkan tiga kriteria utama: ketersediaan teknologi, kemudahan penggunaan teknologi, dan kesesuaian pengguna. Hasil menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan teknologi adalah kriteria yang paling berpengaruh (0,68), diikuti oleh kesesuaian pengguna (0,23) dan ketersediaan teknologi (0,09), dengan Rasio Konsistensi (CR) sebesar 0,03. Di antara alternatif yang dievaluasi, yaitu jagung manis beku pipil, jagung manis bongkol beku, jagung manis kalengan, dan jagung manis beku tongkol, jagung manis beku tongkol mencapai nilai prioritas tertinggi (0,675). Temuan ini menyoroti pentingnya memilih produk agroindustri yang didukung oleh teknologi sederhana dan mudah diterapkan untuk mendorong pengembangan industri lokal, ketahanan pangan, dan pertumbuhan ekonomi regional. Studi ini berkontribusi pada pengembangan metode pemilihan inovasi agroindustri berbasis masyarakat dengan mengintegrasikan penilaian ahli dengan kondisi kesiapan teknologi lokal dan pengguna, khususnya untuk wilayah nonindustri.
Pengaruh aditif hidrokoloid terhadap kohesivitas dan volume pengembangan serta skor penerimaan donat melalui singkong bebas gluten Rita Rita Hayati Hayati; Jafrizal Jafrizal; Edi Efrita; Neti Kesumawati; Rita Feni; Yukiman Armadi
Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jtpp.v8i1.15220

Abstract

ABSTRAKDonat berbasis singkong bebas gluten merupakan produk sehat terutama bagi penderita Seliak dan sensitif gluten. Singkong merupakan sumber karbohidrat alternatif yang banyak tersedia dan belum dimanfaatkan dengan baik. Kendala tepung singkong dalam produk bakeri seperti donat adalah kurangnya kemampuan membentuk kohesivitas atau daya lekat merupakan sifat fisik tekstur dan volume pengembangan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji penggunaan jenis dan konsentrasi hidrokoloid terhadap kohesivitas volume pengembangan dan skor penerimaan bakeri donat singkong bebas gluten. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dua faktor, penelitian ini menguji empat jenis hidrokoloid Xanthan Gum/XG, Guar Gum/GG, Hydroxypropyl Methylcellulose/HPMC, dan Carboxymethyl Cellulose/CMC) pada lima tingkat konsentrasi (0%, 0.5%, 1.0%, 1.5%, dan 2.0%) dengan tiga ulangan per perlakuan (total 60 unit percobaan). Parameter yang diukur meliputi kohesivitas (rasio Texture Profile Analyzer (TPA), volume pengembangan spesifik (cm³/g), dan skor penerimaan keseluruhan (skala hedonik 1-7). Hasil menunjukkan bahwa CMC menghasilkan kohesivitas tertinggi (0.675 pada konsentrasi 2.0%) dan volume pengembangan terbaik (3.62 cm³/g pada 2.0%), diikuti oleh GG dan HPMC. Skor penerimaan keseluruhan tertinggi diperoleh pada HPMC 1.5% (7.49) dan CMC 1.5% (7.37), menunjukkan bahwa konsentrasi Hidrokoloid tinggi (1.0-1.5%) memberikan keseimbangan optimal antara Kohesivitas dan penerimaan konsumen. XG menunjukkan peningkatan kohesivitas yang lebih lambat dan volume pengembangan yang lebih rendah dibandingkan hidrokoloid lainnya. Temuan ini memberikan panduan praktis dalam formulasi donat singkong bebas gluten mengenai  kohesivitas dan volume pengembangan serta penerimaan konsumen yang optimal, serta berkontribusi pada pengembangan produk Donat bebas gluten berbasis singkong yang lebih berkualitas.