cover
Contact Name
Yuniar Hajar Prasekti
Contact Email
agribisfp@gmail.com
Phone
+6281357357676
Journal Mail Official
mufida.yeahhh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ki Mangunsarkoro Beji Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Agribis
ISSN : 19787901     EISSN : 27978109     DOI : https://doi.org/10.36563/agribis
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agribis diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Tulungagung. Menerima artikel ilmiah kajian tentang ekonomi pertanian dan agribisnis.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026" : 5 Documents clear
Pola dan Perilaku Konsumsi Buah oleh Rumah Tangga Peserta Program Keluarga Harapan Kota Pekanbaru Nasywa Loran Armelin; Syaiful Hadi; Djaimi Bakce
Jurnal AGRIBIS Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/vppnr196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola dan perilaku konsumsi buah oleh rumah tangga peserta Program Keluarga Harapan di Kota Pekanbaru. Data diperoleh dari survei langsung terhadap 315 rumah tangga menggunakan metode multistage sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis regresi linear berganda dengan metode OLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah peserta PKH Kota Pekanbaru berada di bawah anjuran nasional, dengan rata-rata 59,31 gram/kapita/hari. Hasil regresi menunjukkan harga buah, pendapatan, jumlah anggota rumah tangga, harga sari buah kemasan, harga jus buah, harga gula lainnya dan harga sayur berpengaruh terhadap konsumsi buah oleh rumah tangga peserta PKH di Kota Pekanbaru. Hasil elastisitas menunjukkan bahwa tidak ada faktor yang responsif terhadap konsumsi buah. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kenaikan harga buah menurunkan konsumsi, sedangkan kenaikan pendapatan meningkatkan konsumsi. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan stabilisasi harga dan peningkatan daya beli masyarakat berpendapatan rendah untuk mendorong terpenuhinya konsumsi buah sesuai dengan anjuran gizi.
DETERMINAN PERALIHAN LAHAN PERTANIAN PADI KE PERTANIAN HORTIKULTURA (Komoditi Cabai Rawit/Capsicum Frutescens) KABUPATEN SORONG Setiadi, Bagas; Mawanti Athirah, Aldila; Aprianto, Aci
Jurnal AGRIBIS Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/qjret324

Abstract

Alih fungsi lahan di Kabupaten Sorong menyebabkan penurunan produktivitas padi karena sebagian besar petani memilih mengubah sawah mereka menjadi lahan hortikultura terutama cabai rawit. Petani menilai bahwa budidaya cabai memberikan keuntungan ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan padi. Matdoan (2025) mencatat bahwa sekitar 64 hektare lahan sawah telah beralih fungsi menjadi pertanian hortikultura. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods, menggabungkan pendekatan kualitatif untuk memahami alasan petani mengalihkan lahan dan pendekatan kuantitatif untuk mengukur faktor yang memengaruhi keputusan tersebut. Penelitian dilakukan di Distrik Mariat, Mayamuk, dan Salawati dengan melibatkan 30 petani yang dipilih melalui snowball sampling. Data diperoleh melalui wawancara dan literatur terkait, kemudian dianalisis menggunakan skala likert dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih fungsi lahan terutama dipengaruhi oleh faktor internal, yaitu tuntutan ekonomi (93,5%) dan pendapatan (72%). Dari faktor eksternal, peluang kerja baru menjadi pendorong utama dengan skor 84,3%, sementara kebijakan pemerintah memiliki pengaruh rendah sebesar 35,3%. Secara ekonomi, pendapatan petani cabai yang mencapai Rp49.775.833 jauh lebih tinggi dibandingkan pendapatan petani padi sebesar Rp20.551.742, sehingga budidaya cabai rawit dinilai lebih menguntungkan dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PRODUKSI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) PT HINDOLI (STUDI KASUS DI ESTATE TANJUNG DALAM) Abdul Khafidh Siddiq Siregar; Fildza Arief Syuhada; Roni Jarlis; Andi Alatas
Jurnal AGRIBIS Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/ejmrsx92

Abstract

Investasi pada sektor perkebunan kelapa sawit menuntut komitmen modal jangka panjang dengan eksposur risiko yang tinggi terhadap volatilitas pasar global dan dinamika agronomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif kelayakan finansial produksi Tandan Buah Segar (TBS) pada salah satu perusahaan perkebunan swasta di Provinsi Sumatera Selatan, dengan fokus khusus pada fase transisi investasi peremajaan tanaman (replanting). Melalui pendekatan studi kasus yang mendalam, penelitian ini mengintegrasikan data historis operasional tahun fiskal 2019-2025 dengan proyeksi finansial hingga tahun 2029, menggunakan tingkat diskonto 8,75% yang merefleksikan biaya modal dan premi risiko sektor agribisnis. Analisis dilakukan menggunakan instrumen Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP), dan Profitability Index (PI), serta dilengkapi dengan analisis sensitivitas untuk menguji ketahanan proyek terhadap guncangan harga eksternal. Temuan empiris pada skenario dasar (base case) dengan horizon waktu lima tahun mengungkapkan bahwa proyek mengalami tekanan likuiditas yang signifikan, ditandai dengan NPV negatif sebesar Rp34,48 miliar, IRR 4,89%, dan PI 0,909. Kondisi ini merefleksikan beban arus kas keluar yang masif untuk belanja modal (CAPEX) replanting di tengah absennya pendapatan dari tanaman belum menghasilkan. Namun, analisis sensitivitas memberikan perspektif yang kontras; kenaikan harga TBS sebesar 50% yang didorong oleh siklus komoditas atau kebijakan energi nasional mampu mentransformasi kelayakan proyek secara radikal, menghasilkan NPV positif Rp293,9 miliar dan IRR 37,25%. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa meskipun indikator finansial jangka pendek tertekan akibat siklus investasi biologis, fundamental proyek tetap solid dengan elastisitas profitabilitas yang tinggi terhadap momentum harga pasar. Penelitian ini merekomendasikan strategi manajemen risiko harga (hedging) dan efisiensi biaya input sebagai mitigasi utama.
STRATEGI PEMASARAN PRODUK HORTIKULTURA DI ERA DIGITAL, STUDI KASUS USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) PERTANIAN DI DESA MAJARAN, SALAWATI, KABUPATEN SORONG PAPUA BARAT DAYA Afriandi; Aci Aprianto; Anggita Ekaningtyas Hermawan
Jurnal AGRIBIS Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pjx47z59

Abstract

Studi ini menyoroti analisis penerapan strategi pemasaran digital oleh UMKM hortikultura yang berada di Desa Majaran, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Studi ini berupaya untuk meningkatkan pemahaman tentang bagaimana platform digital berkontribusi terhadap upaya pemasaran, memperluas keterlibatan konsumen, dan meningkatkan daya saing bisnis. Metodologi deskriptif kualitatif digunakan, yang melibatkan wawancara menyeluruh, observasi lapangan, dan tinjauan dokumentasi. Analisis SWOT dilakukan untuk mengungkap kekuatan dan kelemahan internal serta peluang dan risiko eksternal yang berdampak pada hasil pemasaran digital UMKM. Temuan ini menunjukkan bahwa pemasaran digital sangat penting untuk meningkatkan efisiensi promosi; Namun demikian, masih terdapat kendala seperti kurangnya literasi digital, kualitas kemasan yang buruk, akses internet yang tidak konsisten, dan strategi promosi yang tidak terorganisir. Temuan penelitian ini menegaskan perlunya program peningkatan kapasitas, perbaikan strategi branding, serta penguatan akses pasar berbasis digital guna meningkatkan daya saing UMKM. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa rekomendasi praktis untuk mengoptimalkan strategi pemasaran digital pada sektor hortikultura di wilayah perdesaan.
PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI CABAI PETANI  BIOSAKA DAN  NON-BIOSAKA  DI TIGA DISTRIK KABUPATEN SORONG Wiwin Setiawati; Aci Aprianto; Hendra Sudirman
Jurnal AGRIBIS Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/04pkw783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan produksi, biaya produksi, harga jual, dan pendapatan usahatani cabai antara petani Biosaka dan Non-Biosaka di Distrik Mayamuk, Distrik Mariat, dan Distrik Salawati Kabupaten Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Sampel penelitian terdiri atas dua kelompok. Kelompok pertama adalah petani pengguna Biosaka yang berjumlah 30 orang, dan seluruhnya dijadikan sampel dengan menggunakan metode total sampling. Kelompok kedua adalah petani Non-Biosaka, dari populasi yang lebih besar dipilih secara acak sebanyak 30 orang untuk dijadikan kelompok pembanding. Data diperoleh melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ketiga Distrik Kabupaten Sorong, produksi petani Biosaka lebih tinggi dibandingkan Non-Biosaka. Pendapatan petani Biosaka di setiap distrik juga lebih tinggi, didukung oleh biaya produksi yang lebih efisien dibandingkan petani Non-Biosaka. Berdasarkan Hasil uji Mann-Whitney, terdapat perbedaan signifikan pada variabel produksi, biaya dan pendapatan antar dua kelompok, sementara itu harga jual tidak menunjukan perbedaan signifikan karena harga lebih di pengaruhi oleh kondisi pasar. Secara keseluruhan, penggunaan Biosaka mampu meningkatkan efisiensi biaya, produktivitas, dan pendapatan petani, sekaligus mengurangi penggunaan pestisida kimia sehingga lebih menguntungkan bagi petani cabai di Kabupaten Sorong.

Page 1 of 1 | Total Record : 5