cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsj@unisba.ac.id
Phone
+6281280817880
Journal Mail Official
bcsj@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Journalism
ISSN : -     EISSN : 28282175     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsj.v2i2
Bandung Conference Series: Journalism (BCSJ) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Jurnalistik dan Media Digital dengan ruang lingkup Analisis Framing, Analisis Naratif Resepsi, Analisis Resepsi, Analisis Wacana, Pemberitaan Anarkis, Banalitas Kejahatan, Berita, Dramaturgi, Feature News, Feminisme, Fenomenologi, Film, Independensi Media, Jurnalisme Positif, Jurnalistik Film, kredibilitas berita, Kampanye, Kekerasan Seksual Anak, Komunikasi Feminisme, Komunikasi Interpersonal Bermedia, Komunikasi Islam Konvergensi Media, Makna Diri Jurnalis, Media Independence, Jurnalisme advokasi, Critical Discourse Analysis, Online Mass Media, Online Media, Penyandang disabilitas, Pola Komunikasi, Political Interests Prinsip Kewartawanan, Reportasi Investigatif, Sinematografer, Surat Kabar, Teori Pemaknaan, Teori Uses and Gratification, Terpaan media, Uses and Gratification Theory, Uses and Gratification, Voice of America, Wartawan Jihad. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 124 Documents
Pengadaptasian Budaya Islam terhadap Seni Musik Tarawangsa Dhafin Gufran; Erik Setiawan
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i2.8845

Abstract

Abstract. Starting from the researcher's interest in music, especially Tarawangsa, the researcher chose to discuss one of the traditional arts of West Java, namely Tarawangsa Traditional Music, in which there are elements of Islamic cultural adaptation. This art is spread in several areas, one of which is in the Cikondang area, Lumajang, West Java, Cikondang Village is one of the Sundanese traditional settlements that still maintains the value of its traditions and customs, there is one complex that is sacred including traditional houses that are the center of traditional activities, sacred forests, pacilingan, rice fields and sacred tombs. Traditional ceremonies in Cikondang Lamajang Village are often accompanied by tarawangsa performances, even for ceremonial events to Islam, Tarawangsa is often presented. This attracted the attention of researchers to find out the adaptation of Islamic culture to the traditional music art of Tarawangsa, for this reason, the researcher focused on this research problem including; the performance and process of presenting traditional Tarawangsa music as well as the experiences and meanings of the performers, the adaptation of Islamic culture found in traditional tarawangsa music. The purpose of this study is to find out the meaning of the experience of Tarawangsa performers in traditional ceremonial performances, to find out tarawangsa actors interpret the adaptation of Islamic culture in tarawangsa performing arts. This research uses qualitative methods with the phenomenological approach of Alfred Schutz. The data collection technique is by field observations in Ci Kondang village, as well as in-depth interviews with Bah Ayi and tarawangsa art practitioners, as well as documentation. The result of the research that has been done is that the performance and presentation process of traditional tarawangsa music is carried out in accordance with what has been done by previous generations. The Islamic value that dominates more in traditional tarawangsa music is the value of Aqidah (faith). Where the value of this faith becomes a real form in the daily lives of players and connoisseurs such as by saying dhikr sentences, as well as practicing Allah's commandment, which is to be grateful. Abstrak. Berawal dari ketertarikan peneliti terhadap seni musik khususnya Tarawangsa maka peneliti memilih membahas salah satu kesenian tradisional Jawa Barat yaitu Musik Tradisional Tarawangsa yang didalamnya terdapat unsur adaptasi budaya Islam. Kesenian ini tersebar di beberapa wilayah salah satunya di daerah Cikondang, Lumajang, Jawa Barat Kampung Cikondang merupakan salah satu pemukiman adat sunda yang masih menjaga nilai nilai tradisi dan adat-istiadatnya, terdapat satu komplek yang di keramatkan diantaranya rumah adat yang menjadi pusat kegiatan adat, hutan keramat, pacilingan, sawah dan makam keramat. Upacara adat di Cikondang Desa Lamajang sering diiringi oleh penampilan Tarawangsa, bahkan untuk acara-acara upacara ke agama Islam pun sering kali Tarawangsa dihadirkan. Hal tersebut menarik perhatian peneliti untuk mengetahui adaptasi budaya Islam pada kesenian musik tradisional Tarawangsa, untuk itu peneliti memfokuskan permasalahan penelitian ini meliputi; penampilan dan proses penyajian musik tradisional Tarawangsa serta pengalaman dan makna dari para pelaku, pengadaptasian budaya Islam yang terdapat pada musik tradisional tarawangsa. Tujun dari penelitian ini ialah untuk mengetahui makna pengalaman pelaku seni Tarawangsa dalam pertunjukan upacara adat, untuk mengetahui pelaku Tarawangsa memaknai pengadaptasian budaya Islam dalam seni pertunjukan Tarawangsa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Adapun teknik pengumpulan datanya yaitu dengan observasi lapangan di desa Ci Kondang, juga wawancara mendalam dengan Bah Ayi dan para pelaku kesenian tarawangsa, serta dokumentasi. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan ialah Penampilan dan proses penyajian musik tradisional tarawangsa dilaksanakan sesuai dengan apa yang telah dilakukan oleh generasi sebelumnya. Nilai Islam yang lebih mendominasi pada musik tradisional tarawangsa ini adalah Nilai Aqidah (keimanan). Yang dimana nilai keimanan ini menjadi bentuk nyata dalam kehidupan sehari-hari para pemain maupun penikmatnya seperti dengan mengucapkan kalimat dzikir, juga mengamalkan perintah Allah yaitu bersyukur.
Tayangan Youtube Asumsi dalam Pandangan Mahasiswa irvan agung kurnia Kurnia; Ratri Rizki
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i2.9020

Abstract

Abstrak. Pada saat ini kredibiltas polisi tengah diragukan dengan adanya kasus Irjen Ferdy sambo dengan kasus pembunuhan sesama anggota Polri yang diancam hukuman mati, kasus ini dikemas dengan baik oleh salah satu kanal Youtube Asumsi “Polisi Selidiki Polisi, Yakin Tereksekusi?” khalayak itu sendiri dapat menilai sesuai dengan yang ada dalam pikiran mereka, ditambah dengan adanya konflik of interes selama proses pengadilan sehingga menghambat kepada hasil persidangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui resepsi dan posisi hipotekal Mahasiswa terhadap Tayangan Youtube Asumsi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pedekatan analisis resepsi. Subjek penelitian adalah Mahasiswa yang menyimak tayangan Youtube Asumsi karena mampu berpikir kritis terhadap isu-isu yang sedang terjadi di lingkungan sekitar. Sangat disayangkan di negara yang demokratis ini masih saja ada kekerasan yang dilakukan oleh aparat negara. Kasus ini sangat menarik karena mencakup semua Institusi Kepolian karena pelaku adalah Polisi, korban adalah Polisi dan yang menyelidiki pun Polisi. Sehingga khalayak mempunyai resepsi berbeda dalam menanggapi pesan yang disampaikan dalam objek penelitian ini. Dari semua informan yang peneliti wawancara, semua informan menerima pesan dengan baik meskipun ada dua orang yang mempunyai pemikiran sendiri terhadap objek penelitian ini. Dalam penelitian ini tidak ditemukan informan yang berada di posisi hipotekal oposisi, hanya posisi negosiasi dan dominan. Abstract. At this time the credibility of the police is being doubted by the case of Inspector General Ferdy Sambo and the case of the murder of a fellow member of the National Police which carries the death penalty. This case was packaged well by one of the Youtube channels. Assumption "Police Investigate Police, Are You Sure It Was Executed?" the audience itself can judge according to what is in their minds, coupled with the conflict of interest during the court process so that it hinders the outcome of the trial. The purpose of this research is to find out the reception and position of student mortgages towards Assumption Youtube Shows. This study uses a qualitative method with a reception analysis approach. The research subjects were students who listened to Assumption's Youtube shows because they were able to think critically about issues that were happening in their surroundings. It is unfortunate that in this democratic country there is still violence perpetrated by state apparatus. This case is very interesting because it covers all Police Institutions because the perpetrators are the Police, the victims are the Police and the investigators are also the Police. So that audiences have different receptions in responding to messages conveyed in this research object. Of all the informants that the researchers interviewed, all of the informants received the message well even though there were two people who had their own thoughts on the object of this research. In this study, there were no informants who were in oppositional hypothetical positions, only negotiating and dominant positions.
Makna Journaling bagi Generasi Z Tia Habibah Dwitami; Ratri Rizki Kusumalestari
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i2.9245

Abstract

Abstract. As Generation Z is accustomed to living with digital technology and social media, there is an unique phenomenon called journaling among them. Journaling is a new term popular among Generation Z to refer to writing activities such as diaries. This research on "The Meaning of Journaling for Generation Z" aims to find out the motives and experiences, typifications and meanings of Generation Z in journaling. Using a qualitative research method with Alfred Schutz's phenomenological study approach. In-depth interviews, audio recordings and documents were conducted as data collection techniques and analyzed using phenomenological reduction data analysis techniques. To test the validity of the data, source triangulation was used. Abstrak. Di tengah Generasi Z yang terbiasa hidup dengan teknologi serba digital dan sosial media, terdapat fenomena unik yang disebut dengan journaling di kalangan ini. Journaling merupakan istilah baru yang populer di kalangan Generasi Z untuk menyebut kegiatan menulis seperti halnya pada buku harian. Penelitian tentang “Makna Journaling bagi Generasi Z” ini bertujuan untuk mengetahui motif dan pengalaman, tipifikasi serta makna Generasi Z dalam melakukan journaling. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi Alfred Schutz. Wawancara mendalamdan rekaman audio dilakukan sebagai teknik pengumpulkan data dan menganalisisnya menggunakan teknik analisis data reduksi fenomenologi. Terakhir, untuk menguji keabsahan data digunakan triangulasi sumber.
Dampak TV Series Peaky Blinders di Netflix terhadap Perubahaan Perilaku Remaja Achmad Saddam Ramalla; Riyanto
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i3.9625

Abstract

Abstract. Television and film content can now be accessed in various ways, such as terrestrial TV, cable TV, streaming sites, online TV portals and subscription internet TV such as Netflix, Iflix and Hooq. Netflix, as a form of new media, provides entertainment services in the form of streaming websites that allow customers to watch various content without ads and new content every month. Teenagers' use of streaming TV services to watch TV programmes, movies or videos is becoming increasingly popular and raises concerns that the content teens watch may influence their behavior. Therefore, research on the impact of using streaming TV on the risk of adolescent behavior is very important to do and assist in making decisions to reduce unhealthy media consumption in adolescents. Netflix is a video streaming service for films and TV series that influences cinema culture, as well as a threat to the film industry and conventional cinema providers. This study uses a theory that can predict and explain the formation of long-term knowledge and perceptions, understandings, and beliefs as a result of consuming media messages. Quantitative method with a descriptive approach is used to describe events in Jabotabek with a teenage population and a sample of 600 respondents is obtained. The data has been validated and normally distributed, so that the value of R = 0.676 and R-squared = 0.457 is obtained, which indicates that the influence of teenagers after watching a movie is 45.7%. The rest (100% - 45.7%) or 54.3% are other factors not examined. This research does not conflict with previous research and is continued. The results of this study can provide an overview of the impact of using streaming TV on the behavior of adolescents in Greater Jakarta, so that it can help decision-making to reduce the risk of unhealthy media consumption in adolescents. Abstrak. Konten televisi dan film kini dapat diakses dengan berbagai cara, seperti TV terrestrial, TV kabel, situs streaming, portal TV online, dan TV internet berlangganan seperti Netflix, Iflix, dan Hooq. Netflix, sebagai salah satu bentuk new media, menyediakan layanan hiburan berupa website streaming yang memungkinkan pelanggan menonton berbagai konten tanpa iklan dan konten-konten baru setiap bulan. Penggunaan layanan TV streaming oleh remaja untuk menonton program TV, film, atau video menjadi semakin populer dan memunculkan kekhawatiran bahwa konten yang ditonton oleh remaja dapat mempengaruhi perilaku mereka. Oleh karena itu, penelitian tentang dampak penggunaan TV streaming pada perilaku remaja sangat penting untuk dilakukan dan membantu dalam pengambilan keputusan untuk mengurangi risiko konsumsi media yang tidak sehat pada remaja. Netflix merupakan layanan streaming video untuk film dan serial TV yang mempengaruhi budaya perfilman, sekaligus ancaman bagi industri film dan penyedia bioskop konvensional. Penelitian ini menggunakan teori yang dapat memprediksi dan menjelaskan pembentukan pengetahuan dan persepsi jangka panjang, pemahaman, dan kepercayaan sebagai hasil dari konsumsi pesan media. Metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk menggambarkan kejadian yang ada di Jabotabek dengan populasi remaja dan diperoleh sampel sebanyak 600 responden. Data telah divalidasi dan berdistribusi normal, sehingga diperoleh nilai R = 0,676 dan R-squared = 0,457, yang menunjukkan bahwa pengaruh remaja setelah menonton film sebesar 45,7%. Sisanya (100% - 45,7%) atau 54,3% merupakan faktor lain yang tidak diteliti. Penelitian ini tidak bertentangan dengan penelitian sebelumnya dan dilanjutkan. Hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran tentang dampak penggunaan TV streaming pada perilaku remaja di Jabotabek, sehingga dapat membantu pengambilan keputusan untuk mengurangi risiko konsumsi media yang tidak sehat pada remaja.
Pengaruh Etika Bermedia Menghadapi Hoax dalam Pandemi Covid-19 terhadap Sikap Generasi Muda Ade Irma Oktaviani; Riyanto
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i3.9627

Abstract

Abstract. This study was made to determine the influence of media ethics in dealing with hoaxes in the Covid-19 pandemic. This research is a quantitative research of ideas by using descriptive methods. Data were obtained from questionnaires and measured using a likert scale. The data were analyzed using a simple linear regression analysis with the younger generation population accessing online media. The sampling technique used is non probability sampling. The total population is infinity, with a sample number of 100 respondents. Reliability test using cronbach alpha formula and data processing technique using SPSS. The results of this study are that the influence of media ethics variables on hoaxes in a pandemic shows positive and significant results. Abstrak. Penelitian ini dibuat bertujuan untuk mengetahui pengaruh etika bermedia menghadapi hoax dalam pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data diperoleh dari kuesioner dan diukur dengan menggunakan skala likert. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan populasi generasi muda yang mengakses media online. Teknik sampling yang digunakan yaitu non-probality sampling. Jumlah populasi tak terhingga, dengan jumlah sampel 100 responden. Uji Reliabilitas menggunakan rumus alpha cronbach dan teknik pengolahan data menggunakan SPSS. Hasil dari penelitian ini bahwa pengaruh variabel etika bermedia terhadap hoax dalam pandemi menunjukan hasil yang positif dan signifikan.
Strategi Tim Kreatif dalam Memproduksi Konten YouTube Froyonion “Tapi Boleh Dicoba” Akhmad Nurfaizi; Happy Prasetyawati
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i3.9629

Abstract

Abstract. Froyonion’s Youtube channel is “Content But You Can Try”. This content is about an experiment in which Froyonion invites men and women from different work backgrounds to try things for the first time. Creative team strategy in producing. This research uses an approach known as a qualitative approach. Creswell defines present qualitative research as words capable of describing complexity and examining the words in it, providing detailed views of respondents, and conducting surveys with the situation as it is. Strategy is the initial stage for an organization or agency in which there are various steps or stages that are useful for achieving the goals that have been set. Froyonion's video content is produced by a creative team of six people. Next, the creative strategy used by the Froyonion creative team in producing the episode "But You Can Try" includes: Generating ideas, Researching Facts, Making concepts, and When producing content "But You Can Try," there are four stages carried out by the Froyonion creative team, including: 1. Generating Ideas: There are two steps in finding creative ideas, namely: growing because of a comfortable environment and place, 2. Researching facts and data: Froyonion will conduct an in-depth study, 3. Create Concepts: The Froyonion team will produce content according to what is previously planned, 4. Accompanying Production Implementation: Done by ripening. Abstrak. Channel Youtube Froyonion yaitu “Konten Tapi Boleh Dicoba”. Konten ini mengangkat tentang experiment yang dimana Froyonion mengajak pria dan wanita dari berbagai latar pekerjaan yang berbeda – beda untuk mencoba hal untuk pertama kalinya. Bagaimana Strategi tim kreatif dalam memproduksi konten youtube Froyonion “Tapi Boleh Dicoba.” Tujuan Penelitian, adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Strategi tim kreatif dalam memproduksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan yang dikenal dengan pendekatan kualitatif. Creswell mendefinisikan penelitian kualitatif hadir sebagai kata-kata yang mampu menggambarkan kompleksitas dan meneliti kata-kata di dalamnya, memberikan pandangan rinci dari responden, serta melakukan survei dengan situasi yang apa adanya. Strategi merupakan tahapan awal bagi suatu organisasi maupun instansi yang di dalamnya memiliki berbagai langkah atau tahapan yang berguna untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Konten video Froyonion diproduksi oleh tim kreatif sebanyak enam orang . Berikutnya, strategi kreatif yang digunakan tim kreatif Froyonion dalam memproduksi episode “Tapi Boleh Dicoba” meliputi: Membuat ide, Meriset Fakta, Membuat konsep, dan Saat memproduksi konten “Tapi Boleh Dicoba,” terdapat empat tahap yang dilakukan tim kreatif Froyonion, antara lain: 1. Membuat Ide: Terdapat dua langkah dalam mencari ide kreatif, yaitu: tumbuh karena lingkungan dan tempat yang nyaman, 2.Meriset fakta dan data: Froyonion akan melakukan kajian mendalam, 3.Membuat Konsep: Tim Froyonion akan memproduksi konten sesuai dengan apa yang direncanakan sebelumnya, 4.Mendampingi Pelaksanaan Produksi: Dilakukan dengan cara mematangkan.
Pengaruh Program Acara Mata Najwa Trans 7 terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Jurnalis Amelia Febianti; Sigit Pramono Hadi
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i3.9630

Abstract

Abstract. The objective of this study is to examine the effect of the Mata Najwa program on interest in becoming a journalist. The concept of this research is the program of events and interests through SOR theory. The paradigm in this research is positivistic. This study was conducted with a quantitative approach through survey research methods. In this study, the sample was taken using purposive sampling with a population of 66 respondents. Quantitative data analysis techniques are carried out through statistical analysis supported by statistical product service software applications or known as SPSS. The results of this study prove that the Mata Najwa program (X) has an effect on students' interest in becoming journalists (Y). This can be seen from the t count exceeding the t table value which is also strengthened by the R square value of 0.484 or 48.4% indicating that the Mata Najwa program has an influence of 48.4% on interest in becoming a journalist and the remaining 51.6% has an influence. from other aspects. The results of this study recommend that there be additional airtime on the Mata Najwa program so that it can meet the information needs of the audience. Abstrak. Tujuan dari penelitian ini ialah meneliti pengaruh program acara Mata Najwa terhadap minat menjadi jurnalis. Konsep penelitian ini ialah program acara serta minat melalui teori SOR. Paradigma dalam penelitian ini adalah positivistik. penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui metode penelitian survey. Pada penelitian ini pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling dengan populasi yang berjumlah 66 responden. Teknik analisis data secara kuantitaif dilakukan melalui analisis statistik yang didukung oleh aplikasi software statistical product service atau yang dapat dikenal dengan SPSS. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Program acara Mata Najwa (X) berpengaruh terhadap minat mahasiswa menjadi jurnalis (Y). Hal tersebut dapat dilihat dari t hitung melampaui nilai t table yang juga diperkuat dari adanya nilai R square sebesar 0,484 atau 48,4% mengindikasikan program acara Mata Najwa memberikan pengaruh sebesar 48,4% terhadap minat menjadi jurnalis dan 51,6% sisanya mendapat pengaruh dari aspek lainnya. Hasil penelitian ini merekomendasikan bahwa ada penambahan waktu tayang pada acara Mata Najwa sehingga dapat memenuhi kebutuhan informasi bagi penontonnya.
Analisis Framing Media Online Dalam Pemberitaan Larangan Bermain Game Online PUBG Mobile Cucu Arista; Rahmad Edi Irawan
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i3.9631

Abstract

Abstract. Games Online PUBG is one of the games favored by the public and almost all types of circles in Indonesia. PUBGachievement was Mobile's so rapid that a controversy arose about the fatwa for the Online Game illegal PUBG Mobile delivered by the chairman of the Ulama Consultative Council of West Aceh Regency, Teungku Abdurrani, who suspected that the Online Game PUBG Mobile had elements of violence, blasphemy of religion and had a impact negative on the younger generation, this fatwa approved by 47 ulema members of the MPU. Regarding its development, the media are forced to provide complete and up-to-date information to the public, namely through media channels online. Media Online which always provides news about these problems are Kompas and CNNIndonesia. This research is qualitative research and then uses an analysis approach with framing Zhong Dang P's model with M. Kosicki through Syntax, Script, Thematic, and Rhetoric. The concept is based on Peter L. Berger's theory in order to dissect a news fact, namely the Social Construction Reality Theory with Externalization, Objectivation, and Internalization. The results of the research show that media Online Kompas.comhas news content that only prioritizes views through one source. This condition makes the news written by media Online Kompas In favor of the fatwa that was said by the chairman of the MPU of West Aceh district. While the media Online CNNIndonesialooks neutral and does not side with anyone in delivering news based on the selected source. Abstrak. Game Online PUBG salah satu permainan yang disukai oleh masyarakat dan hampir segala jenis kalangan di Negara Indonesia. Pencapaian PUBG Mobile sangat pesat hingga muncul polemik kontroversi tentang fatwa haram Game Online PUBG Mobile yang disampaikan oleh ketua Majelis Permusyawaratan Ulama kabupaten Aceh Barat, Tengku Abdurrani yang menduga bahwa Game Online PUBG Mobile memiliki unsur kekerasan, penistaan Agama dan berdampak Negatif bagi generasi muda, fatwa ini disetujui oleh 47 ulama anggota MPU. Terkait perkembangannya, media dipaksa untuk memberikan informasi lengkap dan up to date kepada masyarakat, yakni melalui jalur media online. Media online yang termasuk selalu memberikan berita tentang permasalahan tersebut yaitu kompas dan CNN Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif lalu menggunakan cara pendekatan analisis framing model Zhongdang P bersama M. Kosicki melalui Sintaksis, Skrip, Tematik, lalu Retoris. Konsepnya berdasarkan pada teori Peter L. Berger agar membedah suatu fakta berita, yakni Teori Realitas Konstruksi Sosial dengan Eksternalisasi, Objektivasi, dan Internalisasi. Hasil olahan penelitian menunjukan media online kompas.com mempunyai kandungan berita yang hanya mengutamakan pandangan lewat satu narasumber saja. kondisi ini membuat kabar yang dituliskan oleh media online kompas memihak pada fatwa yang diucapkan ketua MPU Kabupaten Aceh Barat. Sedangkan media online CNN Indonesia terlihat netral dan tidak memihak siapapun dalam menyampaikan berita berdasarkan sumber yang dipilih.
Pengaruh Konten Review Pada Channel Youtube Gadgetin Terhadap Minat Beli Smartphone Samsung Danil Prasetio; Rahayu Surasmi
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i3.9632

Abstract

Abstract. A smartphone is a tool that is required on a regular basis to obtain and communicate with third parties through Youtube as one of channels in social media. The number of YouTube content providers on social media is now expanding, leading to an increase in YouTube content, including reviews of smartphones. The purpose of this study is to ascertain how YouTube reviews of Samsung smartphones affect consumers' willingness to purchase. This research used A quantitative strategy with survey methods and explanatory study to collect data. of 1,439 persons who have watched reviews of Samsung smartphones on the Gadgetinis YouTube channel to get the study's population. The sample was 320 individuals determined using the Slovin formula. It shows that the variables have a strong correlation , as indicated by the result of the correlation test, which is the signification index <0.05. The determination coefficient test's result, 25.8%, indicates that the review content on the Gadgetin YouTube channel influences people's interest to purchase. The conclusion that can be reached from the data analysis is that the YouTube channel Gadgetin's reviews of Samsung smartphones have an impact on people's interest in making purchases. Abstrak. Smartphone merupakan alat yang saat ini dibutuhkan secara rutin untuk memperoleh informasi dari dan mengkomunikasikan informasi dengan pihak ketiga, termasuk melalui media sosial. Jumlah penyedia konten YouTube di media sosial kini semakin berkembang, yang menyebabkan peningkatan konten YouTube, beberapa di antaranya termasuk ulasan smartphone. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan bagaimana review YouTube terhadap smartphone Samsung mempengaruhi keinginan membeli konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan jenis studi eksplanatori untuk mengumpulkan data. 1.439 orang yang menonton ulasan tentang ponsel cerdas Samsung di saluran YouTube Gadgetin merupakan populasi penelitian ini. Besar sampel adalah 320 individu yang ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin. Hasil penelitian membuktikan bahwa variabel-variabel yang diteliti memiliki hubungan yang kuat, yang ditunjukkan oleh hasil uji korelasi yaitu signifikansi <0.05. Hasil uji koefisien determinasi sebesar 25,8% menunjukkan bahwa konten review di channel YouTube Gadgetin berpengaruh terhadap minat beli masyarakat. Kesimpulan yang dapat diambil dari analisis data adalah bahwa review channel YouTube Gadgetin terhadap smartphone Samsung berpengaruh terhadap minat masyarakat untuk melakukan pembelian.
Dampak Konten Media Sosial YouTube CSL Official Terhadap Perilaku Remaja Dhamar Pandu Al-Hafizh; Anindita Lintangdesi Afriani
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i3.9633

Abstract

Abstract. YouTube is the most popular social media. There are various kinds of content that can be enjoyed by its users, one of which is teenagers, namely content that affects the daily activities of teenagers has an impact on learning achievement that is not optimal. The content of the CSL Official YouTube channel provides information about juvenile delinquency. Teenagers often want to know everything new and express it in a real world environment. The purpose of this study was to find out whether there was a significant impact between the content of CSL Official broadcasts on the behavior of adolescents at SMK 1 PB ISLAM SOEDIRMAN. The research approach used was quantitative with a positivism paradigm, using simple regression analysis techniques. The research was conducted by collecting premier data through surveys and distributing questionnaires. via google form, the population of this study were students of SMK 1 PB ISLAM SOEDIRMAN grade 11 for the 2021/2022 school year, namely 148 students with a minimum sample of 60 students. The results of this study show that viewing YouTube CSL Official content influences how teenagers process information and reminds them of the impact of juvenile delinquency. The conclusion of this research is that viewing CSL Official YouTube content has a significant influence. Abstrak. YouTube adalah media sosial yang paling terkenal. Terdapat berbagai macam konten yang bisa dinikmati oleh penggunanya, salah satunya remaja, yakni konten-konten yang mempengaruhi aktivitas keseharian remaja berdampak pada prestasi belajar yang tidak optimal. CSL Official channel YouTube ini secara konten memberikan informasi tentang kenakalan remaja. Remaja kerap kali ingin mengetahui segala sesuatu hal yang baru dan mengekspresikannya di dalam lingkungan dunia nyata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh yang signifikan antara konten tayangan CSL Official terhadap perilaku remaja SMK 1 PB ISLAM SOEDIRMAN, pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan paradigma positivisme, dengan teknik analisis regresi sederhana penelitian dilakukan dengan pengumpulan data primer melalui survey dengan penyebaran kuesioner melalui google form, populasi penelitian ini adalah siswa SMK 1 PB ISLAM SOEDIRMAN kelas 11 tahun ajaran 2021/2022 yaitu sebanyak 148 siswa dengan sampel minimal 60 siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tayangan konten YouTube CSL Official mempengaruhi bagaimana remaja memproses informasi dan mengingatkan tentang dampak kenakalan remaja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tayangan konten YouTube CSL Official memberi pengaruh yang signifikan.

Page 8 of 13 | Total Record : 124