cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsj@unisba.ac.id
Phone
+6281280817880
Journal Mail Official
bcsj@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Journalism
ISSN : -     EISSN : 28282175     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsj.v2i2
Bandung Conference Series: Journalism (BCSJ) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Jurnalistik dan Media Digital dengan ruang lingkup Analisis Framing, Analisis Naratif Resepsi, Analisis Resepsi, Analisis Wacana, Pemberitaan Anarkis, Banalitas Kejahatan, Berita, Dramaturgi, Feature News, Feminisme, Fenomenologi, Film, Independensi Media, Jurnalisme Positif, Jurnalistik Film, kredibilitas berita, Kampanye, Kekerasan Seksual Anak, Komunikasi Feminisme, Komunikasi Interpersonal Bermedia, Komunikasi Islam Konvergensi Media, Makna Diri Jurnalis, Media Independence, Jurnalisme advokasi, Critical Discourse Analysis, Online Mass Media, Online Media, Penyandang disabilitas, Pola Komunikasi, Political Interests Prinsip Kewartawanan, Reportasi Investigatif, Sinematografer, Surat Kabar, Teori Pemaknaan, Teori Uses and Gratification, Terpaan media, Uses and Gratification Theory, Uses and Gratification, Voice of America, Wartawan Jihad. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 119 Documents
Dampak Negatif YouTube Deddy Corbuzier Episode Dinar Candy Tanpa Bra Terhadap Remaja Eki Rizki; Rahayu Surasmi
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i3.9634

Abstract

Abstract. The internet is not only a source for finding information, but also as a medium for getting entertainment. YouTube has become one of the hobbies of teenagers to fill their spare time so that many content creators create various content to entertain and benefit. But unfortunately there is still much YouTube content that is not suitable for teenagers, so it has a negative impact on teenagers. This study aims to determine the negative impact of YouTube podcast Deddy Corbuzier episode of Dinar Candy Without Bra against Teenagers. This research uses a qualitative method with constructivism paradigm by distributing questionnaires through Google Form. The subjects in this study were 20 teenagers who live in the Ciledug sub-district, Tangerang, Banten. The reason the researcher made the Ciledug Teenagers as the main subject of the study was, because the researchers found many phenomena related to research problems in the area. The results showed that YouTube Podcast Deddy Corbuzier's The episode of Dinar Candy Without Bra had a negative impact especially on the mindset of Ciledug teenagers. Respondents stated that the content has more negative effects and is inappropriate for broadcast because it contains pornographic and vulgar content. In addition, there is an influence on the mindset of teenagers after watching the podcast because many teenagers want to dress inappropriately and use inappropriate words. Abstrak. Internet selain sebagai sumber untuk mencari informasi, juga sebagai media untuk mendapatkan hiburan. YouTube menjadi salah satu kegemaran para remaja untuk mengisi waktu luang sehingga banyak Content Creator yang membuat beragam konten untuk menghibur dan mendapatkan keuntungan. Namun sayangnya masih banyak isi konten YouTube yang tidak sesuai dengan remaja, sehingga membawa dampak negatif terhadap diri remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dampak Negatif Podcast YouTube Deddy Corbuzier episode Dinar Candy Tanpa Bra terhadap Remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dengan menyebarkan angket melalui Google Form. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 20 remaja yang berdomisili di Kecamatan Ciledug, Tangerang, Banten. Alasan peneliti menjadikan Remaja Ciledug sebagai subjek utama penelitian yaitu, karena peneliti menemukan banyak fenomena yang berkaitan dengan permasalahan penelitian di daerah tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa konten Podcast YouTube Deddy Corbuzier episode Dinar Candy Tanpa Bra memiliki dampak negatif terutama pada pola pikir remaja Ciledug. Responden menyatakan bahwa konten tersebut lebih banyak membawa efek negatif dan tidak pantas untuk ditayangkan karena mengandung konten pornografi dan vulgar. Selain itu, terdapat pengaruh terhadap pola pikir remaja setelah menonton podcast tersebut karena banyak remaja yang ingin berpakaian tidak pantas dan menggunakan kata-kata yang kurang sopan.
Pengaruh Film Series Layangan Putus OTT WeTV Terhadap Minat Penonton Remaja Fadly Maulana Ibrahim; Muhammad Nuh
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i3.9635

Abstract

Abstract. This research is entitled "The Effect of WeTV's OTT Disconnect Kite Film Series on the Interests of Youth Viewers' '. This study aims to determine how much influence the film hasSeries Break KiteTHERE WeTV Against Youth Audience Interests. The theory used in this research is uses and gratifications, in this theory the researcher found significant results in responding to the subject to find out the viewing interest of each individual or group, such as the subjects studied, namely teenagers when using mass media such asOTT WeTv. In this study, researchers wrote using quantitative methods, which aims to determine the extent of influenceSeries Kite SeparatedOOT WeTV on the Interests of Youth Viewers in Grogol Petamburan District. Population in the study amounted to 2,539 people with a sample determination using the Taro Yamane formula with a precision of 10% and a level of trust of 90% until a sample of 100 respondents was obtained. Data collection techniques using questionnaire and observation. Technique Analyze this research data using simple random sampling. The test in this study is based on the statistical T test to find out how far the level of the independent and dependent variables is. to obtain data from this study using the latest SPSS program (version 23) with the Likert scale technique to find out the answers of each respondent. The results of this study obtained 0.809 which shows that Ho has a significance value that is less than 0.05, so H0 is rejected, H1 is accepted, which means that the influence is strong. This means that there is an influence of WeTV's OTT Disconnect Kite Film Series on the Interests of Youth Viewers in Grogol Petamburan District.especially teenagers, to disseminate very important information. The discussion in this study regarding the Kite series is broken because it is a film that is in great demand in OTT WeTv from various countries in 2017, and got positive results. In the research currently being studied, there is a goal, namely how many audiences are interested in watching the kite series breaking up against adolescents in Grogol Petamburan District. The flying kite series film received a positive response from the people of Indonesia and several countries. The theory used in this research uses gratifications, in this theory the researcher found significant results in responding to the subject to find out the viewing interest of each individual or group, such as the subjects studied, namely teenagers when using mass media such as OTT WeTv. By using a quantitative approach method. To see the respondents, researchers used the method probability sampling and purposive sampling through a published questionnaire using google form to find out the results of research on adolescent subjects. Respondents in this study were 100 men and women who live in Grogol Petamburan District aged 17-25th by using the Yamane taro formula, to obtain data from this study by means of the latest SPSS program (version 23) and using the likert scale technique to find out the answers of each respondent. Abstrak. Penelitian ini berjudul “Pengaruh Film Series Layangan Putus OTT WeTV Terhadap Minat Penonton Remaja”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh Film Series Layangan Putus OTT WeTV Terhadap Minat Penonton Remaja. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uses and gratifications, dalam teori ini peneliti menemukan hasil yang signifikan dalam menanggapi subjek untuk mengetahui minat tonton dari setiap individu maupun kelompok, seperti subjek yang diteliti yaitu remaja saat menggunakan media massa seperti OTT WeTv. Dalam Penelitian ini peneliti menulis dengan menggunakan metode kuantitatif, yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh Series Layangan Putus OTT WeTV terhadap Minat Penonton Remaja Kecamatan Grogol Petamburan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 2.539 orang dengan penentuan sampel menggunakan rumus Taro Yamane dengan presisi 10% dan tingkat kepercayaan 90% sehingga diperoleh sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Teknik menganalisis data penelitian ini menggunakan dengan simple random sampling. Pengujian dalam penelitian ini yang didasarkan uji statistik T untuk mengetahui seberapa jauh tingkat variabel independen dengan dependen. untuk mendapatkan data dari penelitian ini dengan menggunakan program spss terbaru (versi 23) dengan teknik skala likert untuk mengetahui jawaban dari setiap responden. Hasil penelitian ini diperoleh 0,809 yang menunjukan Ho memiliki nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 maka H0 ditolak H1 diterima, yang berarti pengaruhnya kuat. Artinya terdapat pengaruh Film Series Layangan Putus OTT WeTV Terhadap Minat Penonton Remaja Kecamatan Grogol Petamburan.
Analisis Semiotika Sikap Percaya Diri Wanita dalam Film Imperfect Ghalih Wahid Ramadhan; Sigit Pramono Hadi
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i3.9636

Abstract

Abstract. One of the current mass media developments is film to deliver a message and as an information. In the rules for broadcasting films, it is stated that an artistic creation is able to preserve national culture. This study aims to find out about women's self-confidence through films that have a function as a communication tool that influences the audience. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. In this study, data collection techniques that will be used by researchers are primary data and secondary data. Primary data is behavior, characters and scenes on Imperfect movies, while secondary data is from supporting literature such as books, journals and the internet. In this study, researchers used Roland Barthes's semiotic analysis that revealed the meaning of connotation, denotation, and myth. Based on the results that researcher has done towards Imperfect Movie: Career, Love, and Scale of this study named “Semiotic Analysis of Women's Self-Confidence on Imperfect Movie”, it has been found that there are 11 scenes which depict the meaning of women's confidences related to the beauty myths in society. In addition, the reason behind why women feel insecure and care about how they look is because of the beauty myth in society and exposure to media advertisements. However, the confidence in women will grow if there is support from the surrounding people that accept them just the way they are. Abstrak. Perkembangan media massa saat ini salah satunya yaitu film untuk menyampaikan sebuah pesan dan sebagai sarana informasi. Dalam aturan penyiaran film dikatakan sebuah kreasi seni yang mampu melestarikan budaya nasional. Penelitian ini memiliki tujuan mencari tahu tentang kepercayaan diri seorang wanita melalui film yang mempunyai fungsi sebagai alat komunikasi yang memberikan pengaruh kepada khalayak. Pada penelitian kali ini metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang akan digunakan pada penelitian ini yaitu berupa data primer dan data sekunder. Data primer ialah perilaku, karakter dan adegan dalam film Imperfect, sedangkan data sekunder adalah dari literatur pendukung seperti buku, jurnal dan internet. Pada penelitian ini menggunakan analisis semiotika milik Roland Barthes yang mengungkapkan makna konotasi, denotasi dan mitos. Berdasarkan hasil analisis semiotika Roland Barthes yang telah dilakukan terhadap film Imperfect: Karier, Cinta dan Timbangan pada penelitian yang berjudul "Analisis Semiotika Sikap Percaya Diri Wanita dalam Film Imperfect." telah ditemukan bahwa terdapat 11 scene yang menggambarkan makna Sikap Percaya Diri Seorang Wanita yang berkaitan dengan berbagai mitos kecantikan yang beredar luas dalam masyarakat. Selain itu, hal yang menyebabkan wanita merasa tidak percaya diri dan ingin selalu terlihat cantik akibat adanya mitos standar kecantikan yang sudah beredar dan terpaan iklan di media, namun rasa percaya diri pada wanita akan tumbuh apabila adanya dukungan dari orang terdekat yang menerima wanita itu dengan apa adanya.
Karakteristik Micro Influencer Tiktok Terhadap Kebutuhan Informasi Followers Gen Z Ghazali Nugraha Pratama; Diajeng Herika Hermanu
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i3.9637

Abstract

Abstract. Rapid advances in technology enable all industries to follow the development of technology. One of the changes towards something more digital and more focused on the Internet of Things is a way to obtain information and to communicate through the use of social media.This research is quantitative research that seeks to determine the impact of micro-influencer characteristics on the information needs of Gen Zs. In this research, the theory used is Uses and Gratification. The population in this research is gen Z who were born between 1995 and 2010 and who have accounts on TikTok social media, from the number of micro-influencer followers, with a sample of 97 respondents. The sampling method used in this research is non-probability sampling. Using a purposive sampling method, the distribution of questionnaires is a way to collect data. SPSS is a method of data analysis. This research examines to what extent micro influencer characteristics have information needs. The results in the test get significant data between the micro-influencer variables on the information needs of followers. Abstrak Kemajuan teknologi yang semakin pesat membuat semua industri terdorong untuk mengikuti perkembangan teknologi tersebut. Salah satu perubahan menuju sesuatu yang lebih digital dan lebih fokus kepada Internet of Things ini adalah cara untuk mendapatkan sebuah informasi dan berkomunikasi melalui penggunaan media sosial. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik micro influencer terhadap kebutuhan informasi follower gen z. Dalam penelitian ini teori yang dipakai adalah Uses and Gratification, Populasi dalam penelitian ini adalah generasi z yang berkelahiran antara 1995 sampai 2010 yang memiliki akun di media sosial tiktok, dari jumlah follower micro influencer, dengan sampel 97 responden, Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-probability sampling dengan metode purposive sampling, penyebaran kuesioner menjadi cara untuk mengumpulkan data. SPSS menjadi metode analisis data. Penelitian ini membahas seberapa besar pengaruh antara Karakteristik micro influencer terhadap kebutuhan informasi, hasil dalam pengujian mendapatkan data signifikan antara variabel karakteristik micro influencer terhadap kebutuhan informasi follower.
Pengaruh Jurnalisme Online Terhadap Pola Komunikasi Kelompok Pada Siswa-Siswi Gizza Hajafrillika; Renty Yuniarti
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i3.9638

Abstract

Abstract. Technology that continues to develop to produce online journalism and is able to follow human information needs. Online journalism is one type of journalism in spreading news from existing media. Currently, high school students are directed to active learning patterns with a competency-based curriculum approach so that students actively access news through the internet and influence the shape of their communication patterns. SMKN 2 Cikarang Barat also applies distance learning, every student is also active in accessing online news that affects the shape of their communication patterns. The majority of respondents in this study were women by sixty-one percent and men as much as thirty-nine percent who had an active tendency to use social media and actively access online news. The results of this study indicate a conclusion that is in accordance with the formulation of the problem to be achieved that the online journalism variable contributes to the group communication pattern variable by zero point five hundred two or a percentage of fifty point two percent. Based on the results of this study, data was obtained with an explanation that Ha which stated that there was an influence of online journalism on group communication patterns, thus H0 also showed that there was no influence of online journalism on group communication patterns was rejected. It can be concluded that online journalism affects group communication patterns in students of SMKN 2 Cikarang Barat. Abstrak. Teknologi yang terus berkembang hingga menghasilkan jurnalisme online dan mampu mengikuti kebutuhan informasi manusia. Jurnalisme online merupakan salah satu jenis jurnalistik dalam menyebarkan berita dari media-media yang ada. Saat ini siswa menengah atas diarahkan pada pola belajar aktif dengan pendekatan kurikulum berbasis kompetensi sehingga siswa aktif mengakses berita melalui internet dan mempengaruhi bentuk pola komunikasi mereka. SMKN 2 Cikarang Barat juga menerapkan pembelajaran jarak jauh setiap siswa - siswi nya juga aktif mengakses berita online yang mempengaruhi bentuk pola komunikasi mereka. Mayoritas responden pada penelitian ini merupakan perempuan sebesar enam puluh satu persen dan laki - laki sebanyak tiga puluh sembilan persen yang memiliki kecenderungan aktif menggunakan sosial media dan aktif mengakses berita online. Hasil dari penelitian ini menunjukan kesimpulan yang sesuai dengan rumusan masalah yang ingin dicapai bahwa variabel jurnalisme online memberikan kontribusi kepada variabel pola komunikasi kelompok sebesar nol koma lima ratus dua atau persentase sebesar lima puluh koma dua persen. Berdasarkan dari hasil penelitian ini diperoleh data dengan penjelasan bahwa Ha yang menyatakan adanya pengaruh jurnalisme online terhadap pola komunikasi kelompok dengan demikian H0 juga menunjukan bahwa tidak ada pengaruh jurnalisme online terhadap pola komunikasi kelompok ditolak. Dapat ditarik kesimpulan bahwa jurnalisme online mempengaruhi pola komunikasi kelompok pada siswa SMKN 2 Cikarang Barat.
Analisis Semiotika Iklan E-Commerce “Dekatkan Yang Jauh, Kirim Yang Bermakna” di Media Sosial Kurnia Ramadhan; Rosita Anggraini
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i3.9639

Abstract

Abstract. The purpose of this study was to examine the meaning of Tokopedia's ad "Closer To The Far, Send Meaningful" on Youtube using Roland Barthes semiotics. The concepts and theories used consist of advertising and advertising, social media, social media advertising, Youtube and Semiotics. Roland Barthes divided semiotics into two levels of symbols: denotation and connotation. The research paradigm is interpretive with a qualitative approach. The method of analysis uses Roland Barthes semiotics that look at the meanings of denotation, connotations and myths. The results showed the meanings of semiotics according to Roland Barthes, namely describing the meaning of denotation depicted in the background elements of the scene, body gestures and facial expression. The meaning of connotations is exposed by the background elements of the scene, fashion, color and nonverbal communication. The meaning of myth is illustrated by a high sense of concern for fellow human beings, when distance is not a problem to bring people far away.. Abstrak. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji makna iklan Tokopedia “Mendekatkan Yang Jauh, Kirim Yang Bermakna” di YouTube menggunakan semiotika Roland Barthes. Konsep-konsep dan teori yang digunakan terdiri dari periklanan dan iklan, media sosial, iklan media sosial, YouTube dan semiotika. Roland Barthes membagi semiotika dalam dua level simbol yakni denotasi dan konotasi. Paradigma penelitian adalah interpretif dengan pendekatan kualitatif. Metode analisis menggunakan semiotika Roland Barthes yang melihat pada makna denotasi, konotasi dan mitos. Hasil riset menunjukkan makna-makna semiotika menurut Roland Barthes yaitu menjabarkan makna denotasi yang tergambarkan pada elemen latar adegan, gestur tubuh dan ekspresi wajah. Makna konotasi terpapar oleh elemen latar adegan, busana, warna dan komunikasi non-verbal. Makna mitos tergambarkan dengan rasa kepedulian yang tinggi terhadap sesama manusia, ketika jarak tidak menjadi masalah untuk mendekatkan orang-orang yang jauh.
Imaji Borobudur sebagai Destinasi Pusat Religi Dunia melalui Media Digital Latifah
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i3.9640

Abstract

Abstract. One of the quickly expanding segments of the global tourist business is religious tourism. Religious destinations such as Borobudur in Indonesia have attracted tourists from around the world. Social media is become a crucial instrument. in promoting and representing the image of tourist destinations, including Borobudur, to a wider audience. This study is designed to analyze how the image of Borobudur as a central destination for world religion is represented through social media. This study utilizes a qualitative approach by analyzing digital media content related to Borobudur, such as photos, videos, and texts shared by social media users. Data is collected from major social media platforms. Through content analysis and descriptive analysis, the emerging image of Borobudur from social media will be identified and evaluated. The findings of this research provides insights into how social media represents the image of Borobudur as a central destination for world religion. Content analysis will reveal the most prominent visual and narrative elements in this representation, including depictions of architecture, religious ceremonies, and spiritual experiences at Borobudur. Additionally, this study will also identify the influence of digital media on netizens' perceptions and interest in Borobudur as a religious destination. This research has important implications for the development of religious tourism and destination marketing, particularly in optimizing the use of social media as a powerful tool for communication. The findings of this study can offer governments, tourism organizations, and other stakeholders useful advice to enhance the promotion and management of Borobudur as a central destination for world religion. Furthermore, this research can also serve as a foundation for further studies on digital media representation of religious destinations and the role of digital media in influencing tourists' perceptions. Abstrak. Pariwisata religi telah menjadi salah satu bidang pariwisata yang berkembang pesat di seluruh dunia. Destinasi religi seperti Borobudur di Indonesia telah menarik perhatian wisatawan dari seluruh dunia. Media sosial telah menjadi alat penting dalam mempromosikan dan merepresentasikan citra destinasi pariwisata, termasuk Borobudur, kepada khalayak umum. Studi ini bermaksud untuk mengkaji bagaimana citra Borobudur sebagai destinasi pusat religi dunia direpresentasikan melalui media digital. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis konten media sosial terkait Borobudur, seperti foto, video, dan teks yang dibagikan oleh pengguna media sosial. Data dikumpulkan dari platform media digital utama. Melalui analisis konten dan analisis deskriptif, citra Borobudur yang muncul dari media sosial akan diidentifikasi dan dievaluasi. Temuan penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana media digital merepresentasikan citra Borobudur sebagai destinasi pusat religi dunia. Analisis konten akan mengungkapkan elemen visual dan naratif yang paling menonjol dalam representasi ini, termasuk penggambaran arsitektur, upacara keagamaan, dan pengalaman spiritual di Borobudur. Selain itu, studi ini juga akan mengidentifikasi pengaruh media sosial terhadap persepsi dan minat netizen terhadap Borobudur sebagai destinasi religi. Penelitian ini memiliki implikasi penting dalam pengembangan pariwisata religi dan pemasaran destinasi, terutama dalam mengoptimalkan peran media digital sebagai alat komunikasi yang efektif. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pemerintah, organisasi pariwisata, dan pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan promosi dan pengelolaan Borobudur sebagai destinasi pusat religi dunia. Selain itu, penelitian ini juga dapat berfungsi sebagai landasan untuk penelitian yang akan datang dalam hal representasi media digital tentang destinasi religi dan peran media digital dalam mempengaruhi persepsi wisatawan.
Podcast Raditya Dika yang Disiarkan melalui YouTube sebagai Media Edukasi Millenial Mega Michelia; Suhendra Atmaja
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i3.9641

Abstract

Abstract. This study is qualitative, with five interviewers that selected based on Raditya Dika’s subscribers. The result show that people who subscribe to Raditya Dika’s youtube account have sufficient knowledge and good understanding of how to start a business at a young age. As for how the Millennial community responds to building a business at a young age such as a business planer, managing income and expenses, how to manage the millennial community’s beginner business concept, monitoring everything through virtual communication media. The knowledge and behaviour of most millennial users of youtube account who monitor all information via digital, especially as a subscriber to the Raditya Dika account, are young people. This situation is expected to support the effectiveness of young entrepreneurs in Indonesia. However, government and community supervision is still needed to maintain good conditions in the use of any social media. Abstrak. Studi ini bersifat kualitatif, dengan lima narasumber yang diwawancarai, dipilih sesuai pelanggan Raditya Dika. Hasil studi ini menunjukan Masyarakat yang berlangganan akun Raditya Dika miliki pemikiran yang cukup dan pemahaman yang baik tentang cara memulai bisnis di usia muda. Adapun bagaimana respon Masyarakat millennial terhadap membangun bisnis di usia muda seperti perencanaan bisnis, mengelola pemasukan dan pengeluaran, begitupun cara mengatur konsep bisnis pemula Masyarakat millennial memantau semua melalui media komunikasi virtual. Pengetahuan dan perilaku Sebagian besar Masyarakat millennial pengguna akun youtube yang dapat memperhatikan seluruh informasi lewat media digital, dimana Sebagian besar adalah pelanggan youtube Raditya Dika yang tergolong muda. Yang diharapkan dari situasi ini adalah dapat mendukung efektifitas pebisnis muda di Indonesia. Meskipun begitu, pengawasan dari pemerintah dan Masyarakat sangat dibutuhkan guna menjaga agar kondisi tetap baik dalam penggunaan media sosial apapun.
Persepsi Penonton pada Film “27 Steps of May” Melly Dwina; Nyoman Puspadarmaja
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i3.9642

Abstract

Abstract. Film is a series of moving images and produces a story called a movie. The relationship between communication and film is that with communication, the process of making a film will be easier because it can avoid miss communications between individuals in the process of making a film. The film "27 Steps Of May" is an Indonesian drama film directed by Ravi Bhawani and written and produced by Rayya Makarim. The film discusses mental health and sexual violence which are widely practiced in everyday life and result in serious trauma for victims. This study aims to determine the audience's perception after watching the film "27 Steps Of May" and with this film, the audience is expected to have insight or learning from each scene. The researcher uses the agenda setting theory developed by McCombs and Shaw (1972) and discusses perceptual processes such as physical, physiological, and psychological processes in order to provide clear meaning for society. This study uses qualitative methods in descriptive form and uses triangulation techniques to examine data such as open coding, axial coding, and selective coding stages. The result of this study is that the perception process triggers the audience of the film "27 Steps Of May" so that they have the perception that with the existence of mass media such as films, the audience gets information or messages in every scene so that the audience can share information with other individuals to dare to start interacting and trying to get up despite having trauma in his life. Abstrak. Film merupakan suatu rangkaian dari gambar yang bergerak dan menghasilkan sebuah cerita yang disebut movie. Keterkaitan komunikasi dengan film yaitu dengan adanya komunikasi proses pembuatan film akan lebih mudah karena dapat menghindari miss communication antar individu dalam proses pembuatan film. Film “27 Steps Of May” salah satu film drama Indonesia yang disutradarai oleh Ravi Bhawani dan ditulis diproduksi oleh Rayya Makarim. Film tersebut membahas tentang kesehatan mental dan kekerasan seksual yang banyak dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari dan mengakibatkan trauma serius bagi para korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi penonton setelah menonton film “27 Steps Of May”dan dengan adanya film tersebut maka penonton diharapkan mempunyai wawasan atau pembelajaran dari setiap adegan yang ada. Peneliti menggunakan teori agenda setting yang dikembangkan oleh Mc Combs dan Shaw (1972) dan membahas proses-proses persepsi seperti proses fisik, fisiologis, dan psikologis agar memberikan makna yang jelas bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam bentuk deskriptif dan menggunakan teknik triangulasi untuk memeriksa data seperti tahapan open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian ini adalah proses persepsi memicu penonton film “27 Steps Of May” sehingga memiliki persepsi bahwa dengan adanya media massa seperti film penonton mendapatkan informasi atau pesan dalam setiap adegan yang ada sehingga penonton dapat berbagi informasi kepada individu lainnya untuk berani memulai berinteraksi dan berupaya untuk bangkit walaupun memiliki trauma dalam hidupnya.
Konvergensi di Ruang Redaksi pada Kelompok Media Group Mochamad Fernanda Abuzar Zuhri; Early Afif Fadhilla; Septiano Mandalika; Sheila Anindya Tsany Raihan; Niken Sari
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 3 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i3.9643

Abstract

Abstract. The phenomenon of media convergence is a necessity that cannot be avoided, media convergence has a very significant influence on media practice. This research examines media convergence in the newsroom of Media Group, a leading media entity in Indonesia. Using a qualitative method approach, this study used a media group case study using interviews, direct observation and analysis of documents related to data collection. This research identifies the impact of convergence in the media, besides that this research also highlights the challenges and opportunities faced by newsrooms in dealing with the convergence process. Challenges cover all the basic aspects of editorial which cause adjustments in the newsroom, as well as management aspects that must continue to adapt. Convergence has changed the newsroom landscape Abstrak. Fenomena konvergensi media adalah sebuah keniscayaan yang tidak dapat dielakkan, konvergensi media memiliki pengaruh yang sangat signifikan dalam praktek media. Penelitian ini mengkaji konvergensi media pada ruang redaksi Media Group, sebuah entitas media yang terkemuka di Indonesia. Menggunakan pendekatan metode kualitatif penelitian ini menggunakan studi kasus media group dengan menggunakan metode wawancara, observasi langsung dan analisis dokumen terkait dalam pengumpulan data. Penelitian ini mengidentifikasi adanya dampak pengaruh konvergensi dalam media, selain itu penelitian ini juga menyoroti tantangan dan peluang yang dihadapi oleh ruang redaksi dalam menghadapi proses konvergensi. Tantangan meliputi seluruh aspek mendasar keredaksian yang menyebabkan harus adanya penyesuaian dalam ruang redaksi, serta aspek manajemen yang harus terus beradaptasi. Konvergensi telah mengubah lanskap ruang redaksi.

Page 9 of 12 | Total Record : 119