cover
Contact Name
Cucu Widaty
Contact Email
jtamps@ulm.ac.id
Phone
+6282316051145
Journal Mail Official
cucu.widaty@ulm.ac.id
Editorial Address
Sekretariat: Ruang Prodi Pendidikan Sosiologi Gedung FKIP ULM Banjarmasin Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Kayu Tangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan Kode Pos: 70123 Telp/Fax. (0511) 330 4914
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa pendidikan Sosiologi
ISSN : -     EISSN : 27762963     DOI : https://doi.org/10.20527/jtamps.v1i1
Core Subject : Education, Social,
JTAMPS merupakan kumpulan artikel/jurnal hasil penelitian skripsi mahasiswa di bidang pendidikan, Sosial, dan budaya yang belum pernah dimuat/diterbitkan di media lain.
Articles 40 Documents
Strategi Bersaing Stasiun I-Radio Banjarmasin Hery Saputra; Sigit Ruswinarsih; Reski P
Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Vol 3, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtamps.v3i1.8295

Abstract

Interaksi sosial dapat terjadi karena adanya kontak sosial yang dilakukan oleh dua belah pihak, yang kemudian akan terjadinya komunikasi langsung atau tidak langsung. Salah satu contoh komunikasi tidak langsung ialah komunikasi yang dilakukan penyiar radio saat melakukan siaran pada khalayak luas. Salah satu stasiun radio yang ada di Banjamasin adalah Stasiun I-Radio Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan upaya yang dilakukan Stasiun I-Radio Banjarmasin dalam memasarkan program acara dan menjelaskan bagaimana kendala yang dihadapi pihak Stasiun I-Radio Banjarmasin dalam memasarkan program acara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Telah dilaksanakan di Stasiun I-Radio Banjarmasin, serta telah dipilih sebanyak tiga orang karyawan Stasiun I-Radio Banjarmasin sebagai informan yang ditentukan secara Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis hasil penelitian dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Upaya yang dilakukan Stasiun I-Radio Banjarmasin dalam memaskarkan program acara adalah merambah ke media sosial sebagai saran promosi, bekerjasama dengan pihak lain, membuat event di program acara dan menyajikan berita terbaru. (2) Kendala yang dihadapi Stasiun I-Radio Banjarmasin dalam memasarkan program acara yaitu (a) kesulitan menambah pendengar,(b) progran acara yang sering diganti dan (c) program acara yang kurang dikenal.
Pengobatan Anak-Anak yang Kapingitan/Kapinggiran dengan Menggunakan Ritual Tuyang Awal-Awal di Kelurahan Ulu Benteng Kecamatan Marabahan Kabupaten Barito Kuala Khairun Nazmi; Alfisyah Alfisyah; Nasrullah Nasrullah
Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Vol 3, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtamps.v3i1.8296

Abstract

. Ritual merupakan suatu sistem atau rangkaian tindakan yang ditata oleh adat dan hukum yang berlaku dalam masyarakat yang berhubungan dengan berbagai macam peristiwa yang biasanya terjadi dalam masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menjelaskan proses ritual tuyang awal-awal masyarakat Ulu Benteng kecamatan Marabahan kabupaten Barito Kuala (2) menjelaskan faktor-faktor atau gejala-gejala anak yang harus melaksanakan ritual tuyang awalawal di Ulu Benteng kecamatan Marabahan kabupaten Barito Kuala (3) mendeskripsikan alasan masyarakat Ulu Benteng kecamatan Marabahan kabupaten Barito Kuala mempercayai tuyang awal-awal sebagai penawar atau pengobatan bagi anak-anak yang sakit atau kapingitan atau kapinggiran. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data diperoleh purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Analisis penelitian yang dipakai adalah reduksi data, penyajian data, dan verification. Hasil penelitian menunjukkan (1) proses kegiatan ritual tuyang awal-awal masyarakat Ulu Benteng Kecamatan Marabahan Kabupaten Barito Kuala terdiri dari persiapan yaitu pembuatan piduduk tuyang, tuyang dan rarampah tuyang. Pelaksanaan berupa tampung tawar,mandai tuyang, batuyang dan mantra dan muhun tuyang. Penutup yaitu berupa pemberian salamat. (2) Faktor-faktor atau gejala-gejala anak yang harus melaksanakan ritual tuyang awal-awal masyarakat Ulu Benteng Kecamatan Marabahan Kabupaten Barito Kuala adalah kepercayaan dan alternatife pengobatan. (3) Alasan masyarakat Ulu Benteng Kecamatan Marabahan Kabupaten Barito Kuala mempercayai tuyang awal-awal sebagai penawar atau pengobatan bagi anak yang sakit atau kapingitan terdiri dari kepercayaan irasional dan kepercayaan rasional. Berdasarkan hasil penelitian kepada para pembaca agar penelitian tentang ritual tuyanbg awal-awal dapat dikembangkan lagi, yaitu pada kajian sejarah maupun mantra-mantra yang terdapat pada ritual.
ANALISIS GENDER (Studi Pembagian Peran Domestik Pada Keluarga Petani Di Desa Banua Hanyar Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah) Noorahayu Noorahayu; Yuli Apriati; Laila Azkia
Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Vol 3, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtamps.v3i1.8297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pembagian peran dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga (2) pembagian peran dalam mengasuh anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data dipilih secara purposive sampling, dengan enam orang informan terdiri dari tiga keluarga. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis hasil penelitian menggunakan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) pembagian peran dalam pekerjaan rumah tangga terbagi menjadi dua yakni ada pekerjaan rumah tangga yang dikerjakan bersamasama dan pekerjaan rumah tangga yang dikerjakan masing-masing. Pekerjaan rumah tangga yang dikerjakan bersama-sama dan masing-masing seperti memasak, mencuci baju dan membersihkan rumah. (2) pembagian peran dalam mengasuh anak. Pembagian peran dalam mengasuh anak juga terbagi menjadi dua yakni, pengasuhan anak yang dikerjakan bersama-sama dan pengasuhan anak yang dikerjakan masing-masing. Pembagian peran dalam mengasuh anak ini berupa mengantar dan menjemput anak sekolah, membantu anak mengerjakan tugas, serta mengajar anak mengaji. Pembagian peran domestik dalam setiap keluarga petani berbeda-beda, hal ini tergantung kebiasaan dan kesepakan yang dibuat antara suami dan istri..
Adaptasi Mahasiswa Asal Papua Di Banjarmasin Lusthon Manuel Warmasen; Yuli Apriati; Cucu Widaty
Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Vol 3, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtamps.v3i1.8298

Abstract

Adaptasi mahasiswa Papua di Banjarmasin merupakan tahap awal yang perlu dilakukan oleh mahasiswa Papua agar mereka dapat menyesuaikan diri kedalam lingkungan masyarakat yang berbeda dengan kehidupan mereka di Papua. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui adaptasi yang dilakukan oleh mahasiswa Papua di Banjarmasi (2) mengetahui faktor pendukung dan penghambat proses adaptasi mahasiswa Papua di Banjarmasin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data yang dipilih secara purposive sumpling yaitu mereka (mahasiswa Papua) yang berstatus sebagai mahasiswa di Universitas Lambung Mangkurat dan Universitas Politeknik Negeri Banjarmasin. Hasil Penelitian ini menunjukkan Bahwa: (1) Proses adaptasi yang dilakukan oleh mahasiswa Papua ini terbagi kedalam beberapa proses yaitu; belajar bahasa lokal, berteman dengan orang lokal, mengikuti organisasi. Ketiga proses adaptasi tersebut saling terkait dan menjadi proses mahasiswa untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. (2) Faktor pendukung dan penghambat mahasiswa Papua di Banjarmasin terbagi kedalam beberapa poin yaitu; faktor pendukung internal dan faktor eksternal. Selain itu faktor penghambat juga terbagi kedalam beberapa proses yaitu; faktor Penghambat internal dan faktor penghambat eksternal. Selain itu terdapat juga stereotip yang diterima oleh mahsiswa Papua ini sehingga membuat mereka terkadang menutup dari masyarakat sekitar dan juga teman di kampus
Peran Label Pictorial Health Warning Pada Perilaku Perokok Di FKIP ULM Banjarmasin Muhammad Bahrian Hilman; Yusuf Hidayat; Sigit Ruswinarsih
Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Vol 3, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtamps.v3i1.8299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan persepsi perokok terhadap label Pictorial Health Warning pada kemasan rokok (2) Mendeskripsikan perilaku perokok terhadap label Pictorial Health Warning pada kemasan rokok.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Telah dilaksanakan penelitian di FKIP ULM Banjarmasin, serta telah dipilih sebanyak empat orang mahasiswa perokok sebagai informan yang di tentukan secara Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis hasil penelitian dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Persepsi perokok terhadap label Pictorial Health Warning pada kemasan rokok adalah (a)Persepsi terhadap teks peringatan, (b)Persepsi terhadap gambar peringatan (2) Perilaku perokok terhadap label Pictorial Health Warning pada kemasan rokok (a)Perilaku yang terpengaruh akan label Pictorial Health Warning (b)Perilaku yang tidak terpengaruh akan label Pictorial Health Warning. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada: (1) bagi para mahasiswa dan masyarakat pengguna rokok, mengurangi kebiasaan dari merokok dikarenakan tidak baik untuk kesehatan (2) bagi Pemerintah hendaknya membuat terobosan baru terkait gambar label Pictorial Health Warning pada kemasan rokok biar berfungsi lebih efektif dan juga membuat aturan ketat soal penjualannya agar generasi yang akan datang tidak mudah untuk mengkonsumsi rokok.
Adaptasi Bahasa Masyarakat Transmigran di Desa Embang Batarung Jaya UPT.Kandan Kecamatan Kota Besi Kabupaten Kotawaringin Timur Yoland Damayanti S; Syahlan Mattiro; Laila Azkia
Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Vol 3, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtamps.v3i2.10669

Abstract

Masyarakat trasnmigran yang ada di Desa Embang Batarung Jaya Kecamatan Kota Besi Kabupaten Kotawaringin Timur berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur dan Lampung. Menetap dari 2008 hingga sekarang namun masyarakat transmigran di Desa tersebut memiliki kendala dalam beradaptasi bahasa. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk menemukan strategi adaptasi bahasa masyarakat transmigran di Desa Embang Batarung Jaya Kecamatan Kota Besi Kabupaten Kotawaringin Timur (2) Untuk menemukan kendala adaptasi bahasa yang berlangsung antara para transmigran dengan masyarakat penduduk lokal di Desa Embang Batarung Jaya Kecamatan Kota Besi Kabupaten Kotawaringin Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Sumber data yang dipilih yaitu dengan cara purposive sampling dan informan dalam penelitian ini berjumlah 15 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis hasil penelitian yang digunakan adalah analisis dengan langkahlangkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) Strategi adaptasi bahasa masyarakat transmigran di Desa Embang Batarung Jaya Kecamatan Kota Besi Kabupaten Kotawaringin Timur. (2) Kendala adaptasi bahasa antar masyarakat transmigran dan penduduk lokal di Desa Embang Batarung Jaya Kecamatan Kota Besi Kabupaten Kotawaringin Timur.
Tradisi Bapalas Bidan ( Makna Kain Tapung Sasirangan Dalam Konteks Sosial Masyarakat Mandala Murung Mesjid) Baiti Rahmi; Yuli Apriati; Laila Azkia
Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Vol 3, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtamps.v3i2.10670

Abstract

Kepercayaan masyarakat terhadap kain tapung sasirangan dalam tradisi bapalas bidan yaitu sebagai ajaran dari nenek moyang sehingga tetap selalu dijaga dan dilakukan terus-menerus sampai keanak cucu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Makna terhadap kain tapung sasirangan dalam tradisi bapalas bidan (2) Konteks sosial masyarakat yang mempercayai kain tapung sasirangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data dipilih secara Snowball Sampling. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dala penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan (1) Ada 4 makna yakni : (a) makna motif kain tapung sasirangan, (b) Makna warna kain tapung sasirangan, (c) Makna benda dan alat yang digunakan (d) dan makna pada ucapan dan perilaku pada saat tradisi. (2) Ada 2 bentuk konteks sosial masyarakat yang mempercayai kain tapung sasirangan yaitu : (a) alasan masyarakat mempercayai yaitu adanya hal yang diluar nalar jika tidak menggunakan kain tapung sasirangan dalam tradisi bapalas bidan maka si bayi sering cerewet, dan sering sakit serta tidak bisa tidur dengan pulas, tidak bisa tidur dan takut melihat ayunan, dan gatal-gatal(b) Hal yang membuat masyarakat mempercayai yaitu jika berasal dari keturunan nenek moyang yang menggunakan kain tapung sasirangan dalam tradisi bapalas bidan. Keturunan dari nenek moyang ini berasal dari garis keturuan suami. Serta pengalaman pribadi dan sosial masyarakat yang dialami masyarakat jika tidak menggunakan kain tapung sasirangan dalam tradisi bapalas bidan yaitu si bayi akan sering sakit, cerewet, tidak bisa tidur, takut melihat ayunan dan bahkan gatal-gatal.
Profil Istri Sebagai Tulang Punggung Keluarga di Desa Banua Binjai Kabupaten Hulu Sungai tengah Rizka Nurhidayah; Sigit Ruswinarsih; Laila Azkia
Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Vol 3, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtamps.v3i2.10671

Abstract

Banua Binjai merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Barabai yang adanya kecenderungan perempuan berkontribusi dalam mencari nafkah dalam keluarga. Para istri memiliki peran sebagai tulang punggung dalam keluarga dan peran tersebut berdampak pada relasi sosial dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peran istri sebagai tulang punggung keluarga. (2) Relasi sosial istri dalam kehidupan keluarga. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) peran istri sebagai tulang punggung keluarga berdampak pada peran domestik dan peran publik dan alasan istri menjadi tulang punggung dalam keluarga adalah karena faktor ekonomi dimana memiliki suami yang pengangguran. (2) relasi sosial istri dalam kehidupan keluarga yang berdampak pada pola dan proses istri dalam kehidupan keluarga. 
Tradisi Bamandi Basunat Pada Masyarakat Melayu Kutaringin di Kelurahana Raja Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat Andre Prasetyo; Yusuf Hidayat; Cucu Widaty
Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Vol 3, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtamps.v3i2.10672

Abstract

Tradisi bamandi basunat pada masyarakat melayu Kutaringin di Kelurahan Raja Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat memuat suatu nilai dan makna yang sangat penting serta tersimpan bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan tradisi bamandi basunat pada masyarakat melayu Kutaringin dan menganalisis makna yang terkandung serta nilai yang terkandung dalam tradisi bamandi basunat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data dipilih secara purposive sampling dengan teknik pengumpulan data yaitu obsravasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Selanjutnya data di analisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) Proses pelaksanaan tradisi bamandi basunat dimulai dari persiapan, pelaksanaan dan penutup. Tahap persiapan yaitu menyiapkan air bamandi, kembang, mayang, laung kuning, tumpang gagaok, kasai, dan tampung tawar. Pelaksanaan kegiatan tradisi bamandi basunat dimulai dengan anak laki-laki dimandikan oleh bidan kampung, dilanjutkan memakai laung kuning dilanjutkan memakan tumpang gagaok dan batampung tawar. Setelah anak selesai disunat dilanjutkan mebaca doa selamat dan makan bersama sebagai tahap penutup. (2) Makna yang terkandung dalam tradisi bamandi basunat yaitu sebagai membersihkan diri, sebagai menolak bala dan menghidari dari gangguan makhluk halus dan sebagai rasa syukur. (3) Nilai yang terkandung dalam tradisi bamandi basunat yaitu nilai vital, nilai estetika dan nilai religius.
Persaingan Sesama Pengusaha Batu Nisan Di Tanah Grogot Kabupaten Paser Kalimantan Timur Mahrida Mahrida; Syahlan Mattiro; Rahmat Nur
Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Vol 3, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtamps.v3i2.10673

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui persaingan yang terjadi diantara pengusaha batu nisan di Tanah Grogot Kabupaten Paser Kalimantan Timur dancara pengusaha menarik perhatian konsumen di Tanah Grogot Kabupaten Paser Kalimantan Timur.Metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif. Sumber data dipilih secara purposive sampling dengan kriteria Pengusaha batu nisan yang memiliki usaha yang lebih maju, menggeluti usaha batu nisan lebih dari 15 tahun, mempunyai nama besar sebagai juragan pengusaha batu nisan, memproduksi Batu Nisan sebulan kurang lebih 50 batu nisan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis hasil penelitian ini menggunakan langkahlangkah reduksi data dan verifikasi. Hasil ini menunjukkan bahwa : (1) Persaingan sesama pengusaha batu nisan yang terjadi dalam hal produksi, bentuk dari motif batu nisan, ciri khas batu nisan. masing-masing pengusaha bersaing dalam hal memproduksi bentuk bentuk batu nisan semenarik mungkin dengan memperhatikan kualitasnya. (2) Cara pengusaha menarik perhatian konsumen dengan melakukan pembaharuan motif- motif batu nisan yang dijual disetiap toko batu nisan.lalu memperlengkap produk motif motif batu nisan yang menjadikan ciri khas mereka yang membedakan antara satu dengan yanglain.disarankan kepada para pengusaha agar terus mengembangkan diri dengan ide-ide kreativ menciptakan inovasi dan hal-hal baru serta memliki rasa semangat yang tinggi agar menjadi pengusaha yang unggul, selalu menciptakan perhubungan yang baik kepada pelanggan agar terciptanya rasa percaya. Dan disarankan kepada mahasiswa yang ingin meneliti tentang persaingan agar sebaiknya lebih mengarah ke strategi atau sesama pengusaha

Page 3 of 4 | Total Record : 40