cover
Contact Name
Rani Nooraeni
Contact Email
raninoor@stis.ac.id
Phone
+6221-8191437
Journal Mail Official
semnas@stis.ac.id
Editorial Address
https://prosiding.stis.ac.id/index.php/semnasoffstat/about/contact
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Official Statistics
prosiding seminar ini bertujuan untuk menghasilkan berbagai pemikiran solutif, inovatif, dan adaptif terkait isu, strategi, dan metode yang memanfaatkan official statistics
Articles 729 Documents
PEMODELAN TINGKAT RUMAH TANGGA KUMUH PERKOTAAN DI INDONESIA TAHUN 2019 MENGGUNAKAN BINOMIAL NEGATIF Ary Vebryan; Erni Tri Astuti
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2020 No 1 (2020): Seminar Nasional Official Statistics 2020
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.918 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2020i1.595

Abstract

Menurut World Bank, pada tahun 2045 diproyeksikan 70 dari 100 orang akan tinggal di wilayah perkotaan di Indonesia. Bertambahnya jumlah penduduk di perkotaan akan menambah pula tuntutan kebutuhan dasar manusia, terutama perumahan. Permasalahan ini akan menimbulkan tumbuhnya rumah tangga kumuh di wilayah perkotaan karena adanya keterbatasan lahan. Pengetasan kawasan kumuh menjadi salah satu target dari Sustainable Development Goals 2015-2030 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang tahun 2005-2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum rumah tangga kumuh perkotaan di Indonesia, memodelkan tingkat rumah tangga kumuh perkotaan di Indonesia dengan model regresi untuk data count, mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat rumah tangga kumuh perkotaan. Pemodelan sederhana terhadap tingkat rumah tangga kumuh yang tinggal di perkotaan menggunakan Regresi Poisson. Namun, seringkali data observasi terjadi masalah overdispersi atau nilai varians melebihi nilai meannya. Salah satu cara alternatif untuk mengatasi masalah overdispersi dengan menggunakan Regresi Binomial Negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengganguran terbuka, persentase rumah tangga miskin, persentase hunian bukan milik sendiri, dan tipologi wilayah merupakan variabel bebas yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat rumah tangga kumuh perkotaan. Pengetahuan tentang variabel yang berpengaruh diharapkan dapat membantu pengetasan kawasan kumuh agar kesejahteraan masyarakat perkotaan dapat meningkat.
PEMBENTUKAN INDEKS KETAHANAN AIR RUMAH TANGGA DI INDONESIA MENURUT LIMA ASPEK KETAHANAN AIR UN-WATER TAHUN 2018 Uzlifatul Jannah; Siti Muchlisoh
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2020 No 1 (2020): Seminar Nasional Official Statistics 2020
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.812 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2020i1.596

Abstract

Salah satu tujuan SDG’s keenam adalah pada tahun 2030 mewujudkan 100 persen akses universal dan merata kepada air minum aman dan sanitasi yang terjangkau bagi semua. Secara umum, definisi ketahanan telah ada dan dirumuskan oleh UN-Water (2013), dimana ada enam aspek yang terkandung didalamnya. Belum ada suatu ukuran di Indonesia mengenai ketahanan air rumah tangga. Untuk mengetahui dan menggambarkan kondisi ketahanan air rumah tangga di Indonesia diperlukan indeks yang sampai saat ini belum tersedia yaitu Indeks Ketahanan Air Rumah Tangga (IKART) dengan mengacu kepada definisi ketahanan air UN-Water. Metode pembentukan indeks yang digunakan mengacu pada metode yang dikembangkan oleh OECD (2008) dengan menggunakan analisis faktor. Hasil yang diperoleh dari analisis faktor terbentuk dua faktor, yaitu faktor sarana air dan faktor sosial-ekonomi. Secara keseluruhan IKART yang dimiliki Indonesia sebesar 58,20 dan berada pada tingkatan cukup terpenuhi kebutuhan air rumah tangga. Papua menjadi provinsi dengan IKART terendah yaitu sebesar 9,56, sedangkan provinsi dengan IKART tertinggi adalah DKI Jakarta sebesar 83,82.
PEMODELAN NILAI EKSPOR KELAPA SAWIT DI INDONESIA MENGGUNAKAN SMOOTHING KERNEL (MODELING THE VALUE OF PALM OIL EXPORTS IN INDONESIA USING SMOOTHING KERNEL) Aditya Faizal Arifin; Erni Tri Astuti
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2020 No 1 (2020): Seminar Nasional Official Statistics 2020
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.592 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2020i1.597

Abstract

Perdagangan internasional adalah salah satu kegiatan yang dilakukan di seluruh negara untuk memenuhi kebutuhan negaranya. Pada awalnya, ekspor migas merupakan sektor yang diunggulkan di Indonesia, akan tetapi pada beberapa tahun terakhir telah terjadi perubahan yang menyebabkan ekspor non migas lebih diunggulkan. Salah satu ekspor negara Indonesia yang menghasilkan devisa yang tinggi adalah ekspor kelapa sawit. Dalam Rancangan Pemerintah Jangka Menengah Nasional, sektor ini menjadi sektor yang diunggulkan karena kontribusi yang sangat besar bagi ekspor non migas. Proyeksi nilai ekspor kelapa sawit sangat diperlukan sebagai pertimbangan keberhasilan ekspor non migas di Indonesia. Salah satu teknik peramalan yang dapat digunakan adalah teknik Smoothing Kernel. Data yang digunakan adalah nilai ekspor kelapa sawit pada tahun 2015 sampai 2019, penelitian kali ini membagi 2 data yaitu data testing dan training. Hasil dari peramalan menunjukan bahwa smoothing kernel statis lebih baik dari pada smoothing kernel dinamis bisa diihat dari nilai MAPE yang lebih kecil. Selanjutnya peneliti meramalkan nilai ekspor kelapa sawit tahun 2020, hasilnya total nilai ekspor kelapa sawit tahun 2020 senilai 14245.6 juta USD dan pertumbuhan nilai ekspor kelapa sawit akan turun sebesar 10.7% dari tahun 2019, tentu ini akan membantu pemerintah dalam mewujudkan target RPJMN untuk pertumbuhan nilai ekspor nonmigas.
PENGELOMPOKAN PROVINSI DI INDONESIA BERDASARKAN RESIKO COVID-19 DAN KETAHANAN PANGAN Hady Suryono
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2020 No 1 (2020): Seminar Nasional Official Statistics 2020
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.768 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2020i1.599

Abstract

Penyakit Coronavirus (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan virus korona serta dapat menginfeksi manusia dan menyerang sistem pernapasan. Virus ini menyebabkan infeksi pernapasan ringan maupun berat, seperti pneumonia. Persebaran kasus probable yang terjadi meningkat sangat tajam pada kurun waktu 1-2 bulan pada awal pandemi di Indonesia. Pada waktu tersebut fatality rate akibat virus COVID-19 di Indonesia mencapai 8,8%, melampaui dari negara-negara yang sudah lebih dulu terdampak virus COVID-19 lainnya seperti China (4,07%). Melihat jumlah Penduduk Indonesia yang merupakan terbesar ke-4 di dunia maka pandemi COVID-19 ini merupakan suatu ancaman yang besar. Secara luas, COVID-19 memiliki dampak terhadap faktor sosial dan ekonomi. Adanya penurunan aktivitas ekonomi terutama sektor transportasi dan pergudangan akan berpotensi terhadap ketahanan pangan seluruh wilayah di Indonesia. Dampak tersebut juga akan semakin inklusif jika melihat persebaran kasus COVID-19 yang semakin merata dan cepat di seluruh provinsi di Indonesia. Pengelompokkan provinsi berdasarkan wilayah dan kesamaan karakteristik resiko COVID-19 dan ketahanan pangan diperlukan untuk mendapatkan gambaran kelompok provinsi yang perlu mendapatkan kewaspadaan yang lebih banyak. Pada penelitian ini metode K-Means digunakan untuk melakukan pengelompokan karena K-Means merupakan salah satu metode non hirarki clustering yang digunakan untuk mengelompokkan data kedalam beberapa kelompok dengan sistem partisi berdasarkan jarak antar variabel. Dari hasil analisis dipilih empat kelas untuk pengelompokkan. Dari hasil pengelompokkan, beberapa provinsi yang perlu mendapatkan perhatian lebih dipulau Jabalnusra adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur, pulau sumatera adalah Riau, Kep. Riau, dan Kep. Babel, Sulawesi adalah Gorontalo dan Sulawesi Tenggara, serta daerah timur, yaitu Maluku sampai Papua.
BIDIRECTIONAL LSTM-CNNs UNTUK EKSTRAKSI ENTITY LOKASI KEBAKARAN PADA BERITA ONLINE BERBAHASA INDONESIA Alif Andika Putra; Robert Kurniawan
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2020 No 1 (2020): Seminar Nasional Official Statistics 2020
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.235 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2020i1.601

Abstract

DKI Jakarta Province is one of the areas prone to fire. BPBD DKI Jakarta as a Disaster Management Institution has one mission which is to increase the preparedness of the people of Jakarta for disasters, one of which is the fire disaster. Increased preparedness for fire disasters can be done by presenting information about locations prone to fire. BPBD DKI Jakarta in this case can utilize the development of information and communication technology, such as the internet as an information resource. Dissemination of information through the internet one of which is published in the form of an online news web. The information contained in online news articles can be used as a source of information in obtaining data. A series of processes is needed to be able to extract information contained in online news articles. In this study, information contraction in online news articles is done by classifying entities into certain classes using Name Entity Recognition (NER) with the deep learning hybrid network approach model of Bidirectional LSTM-CNNs (BLSTM-CNNs). This study shows the NER model with BLSTM-CNNs has good performance based on the results of F1-score, precision and recall calculation. Then, mapping is done based on the location entity contained in the online news article classification results using the NER model with BLSTM-CNNs.
USAHA RUMAH TANGGA TERNAK SAPI POTONG DI INDONESIA : SUDAH EFISIEN? M Lutfi Azhar Alhafis; Dewi Purwanti
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2020 No 1 (2020): Seminar Nasional Official Statistics 2020
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.462 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2020i1.602

Abstract

Pola konsumsi masyarakat yang berubah ke arah konsumsi protein hewani disebabkan oleh perbaikan taraf hidup, peningkatan pendapatan dan peningkatan jumlah penduduk, mendorong peningkatan permintaan atas daging sapi. Indonesia dihadapkan dengan membesarnya defisit daging sapi potong dan terus meningkatnya harga daging sapi. Peternak sapi potong diduga kurang efisien dalam pemanfaatan dan penggunaan faktor-faktor produksi yang ada. Penelitian ini beurtjuan untuk menganalisis faktor produksi apa saja yang berpengaruh terhadap produksi usaha rumah tangga ternak sapi potong di Indonesia, serta faktor-faktor apa saja yang berpengaruh signifikan terhadap efek inefisiensi produksinya, dan untuk mengetahui tingkat efisiensi teknis penggunaan faktor produksi peternakan sapi potong. Penelitian ini akan menggunakan metode stochastic frontier analysis yang diolah menggunakan perangkat lunak Frontier 4.1 dengan fungsi produksi frontier Cobb-Douglas. Raw data SOUT-Peternakan 2017 dengan ternak terpilih sapi potong adalah data yang digunakan dalam penelitian ini. Lokus dalam penelitian ini adalah seluruh provinsi di Indonesia pada tahun 2017. Dari pengolahan data yang dilakukan, penelitian ini menghasilkan penghitungan bahwa faktor-faktor produksi yang berpengaruh terhadap produksi khususnya nilai pertambahan bobot sapi potong adalah sapi penggemukan, hijauan, konsentrat, vaksin, obat, dan tenaga kerja, sedangkan faktor produksi yang berpengaruh signifikan terhadap inefisiensi produksinya adalah kelompok peternak, pengalaman, pendidikan, dan umur, dengan tingkat efisiensi sedang.
OFFICIAL STATISTICS UNTUK PEMODELAN INDEKS PENDIDIKAN MELALUI ANALISIS REGRESI DATA PANEL Meicheil Yohansa
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2020 No 1 (2020): Seminar Nasional Official Statistics 2020
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.698 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2020i1.604

Abstract

Indonesia as a developing country is doing a lot of various development efforts in many sectors to raise the indices that used to measure a country into a developed country. Not without results, lately, Indonesia is considered as one of the countries that have a stable economy amid conditions of global economic uncertainty. However, the size of a developed country is not only measured through economic conditions but also includes the health and education sectors. This is sometimes seen as a dilemma for the government. On the one hand, the government is aggressively in the distribution of income through infrastructure development. On the other hand, matters relating to people's welfare tend not to be a priority. For example in the education sector which is one of the pillars of the country's development. The highest education index was achieved by DKI Jakarta province as the nation's capital. While inequality is very visible for other regions, even for areas that are still neighbors to DKI Jakarta. In West Java for example. Some areas in West Java are still close to DKI Jakarta, such as Bekasi, Depok, and Bogor. But in fact, the education index in West Java still lags far enough with DKI Jakarta. For this reason, this study aims to compare the factors that influence the education index in West Java, which is divided into cities and districts using panel data regression analysis. The explanatory variables used are the poverty severity index, the number of poor population, population growth rate, and life expectancy respectively for 2011 to 2018. The results show a fixed influence model with a time effect is the best model to describe the education index in urban and district areas with R2 respectively 93.2% and 37.9%.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN SUMBER AIR MINUM LAYAK DI BENGKULU TAHUN 2018 Ziko Mildulandy Rahim; Siti Muchlisoh
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2020 No 1 (2020): Seminar Nasional Official Statistics 2020
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.847 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2020i1.605

Abstract

Sumber air minum dan sanitasi layak merupakan komponen yang menjadi indikator baik buruknya lingkungan hidup. Air tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Air menjadi kebutuhan dasar dan digunakan untuk minum, memasak, mencuci, mandi dan kegiatan lain yang bergantung pada air bersih sehingga air sangat penting bagi kehidupan manusia, bahkan makhluk hidup lainnya. Selain itu juga, sumber air dan sanitasi layak menjadi salah satu dari indikator utama dalam tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) pada tujuan 6. Sumber air dapat berpengaruh terhadap perekonomian dan juga terhadap kesehatan. Semakin baik kualitas air yang digunakan, maka akan berpengaruh secara langsung terhadap baiknya kualitas kesehatan dan juga berpengaruh secara tidak langsung terhadap perekonomian. Provinsi Bengkulu merupakan provinsi dengan persentase sumber air layak terendah di Indonesia. Lebih dari setengah penduduknya menggunakan sumber air yang tidak layak dan hal tersebut jauh dari sasaran RPJMN yaitu 100 persen akses air minum layak pada tahun 2019. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kelayakan sumber air minum yang digunakan di Bengkulu menggunakan metode regresi logistik biner. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa faktor sosial ekonomi serta klasifikasi wilayah mempengaruhi penggunaan sumber air minum layak, sedangkan jumlah anggota rumah tangga dan faktor kelangkaan tidak berpengaruh.
KAJIAN PEMANFAATAN DATA GOOGLE MAPS DALAM OFFICIAL STATISTICS Cholifa Fitri Annisa; Setia Pramana
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2020 No 1 (2020): Seminar Nasional Official Statistics 2020
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.635 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2020i1.614

Abstract

Publication of food and drink supply business statistics published by BPS cannot facilitate businessmen in identifying areas that have the potential to develop businesses in the food and drink supply sector. In addition, there are limitations in time, cost, and manpower in data collection by the BPS Tourism Sub-directorate on the VREST survey, so that the food and drink supply statistics cannot be published according to the methodology, namely every year. This study utilizes the web scraping method to obtain business data on food and drink providers from the google maps website. The amount of data collected is as many as 34,526 food and drink providers in Java and Bali. The results of the matching value of web scraping data with BPS data frames show a match percentage of 68.22%. Bali Province is an area that has the potential to develop food and beverage supply businesses, especially in the City / Regency of Jembrana, Buleleng, Tabanan, Karangasem, and Klungkung. Meanwhile, Central Java province is an area that has the potential to develop accommodation businesses, especially in the cities / regencies of Cilacap, Blora, Grobogan, Batang, and Kendal.
SIMULASI BERBASIS AGEN UNTUK MENGEVALUASI PENYEBARAN COVID-19 DI INDONESIA Lutfi Rahmatuti Maghfiroh; Tiodora Hadumaon Siagian
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2020 No 1 (2020): Seminar Nasional Official Statistics 2020
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.496 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2020i1.616

Abstract

Simulasi berbasis agen adalah simulasi teknik pemodelan yang sudah banyak digunakan dalam berbagai bidang. Salah satunya adalah untuk simulasi pandemik COVID-19 yang saat ini melanda hampir semua negara di dunia. Berbagai simulasi penyebaran COVID-19 sudah dilakukan dengan beberapa karakteristik seperti angka kesakitan, tingkat jaga jarak fisik, jumlah agen dalam suatu wilayah dan kapasitas Rumah Sakit. Karakteristik lain seperti penyakit bawaan komorbid, infeksi tanpa gejala dan lama imun diketahui juga memberi pengaruh pada penyebaran COVID-19. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mengevaluasi penyebaran COVID-19 di Indonesia menggunakan simulasi berbasis agen dan menambahkan beberapa karakteristik baru dari simulasi yang sudah ada. Mengingat karakteristik penduduk tiap wilayah mungkin dapat berbeda-beda, untuk itu dalam penelitian ini dilakukan simulasi dengan 13 skenario berbeda dengan bantuan software netlogo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyakit bawaan komorbid, infeksi tanpa gejala dan lama imun sangat berpengaruh terhadap persentase agen yang meninggal, agen yang tidak terdampak dan lama wabah berlangsung. Hasil penelitian ini menjadi bukti empiris tentang hal-hal yang perlu dilakukan oleh pengambil kebijakan untuk mengurangi penyebaran COVID-19 secara efektif melalui meningkatkan imun terhadap virus, mengurangi pergerakan terutama agen komorbid, dan menjaga jarak fisik dengan ketat.