cover
Contact Name
Usep Sahrudin
Contact Email
jptt.fapet@gmail.com
Phone
+628156006706
Journal Mail Official
jptt.fapet@gmail.com
Editorial Address
Departemen Produksi Lantai 2 Gedung 5, Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran Jln. Raya Bandung Sumedang Km. 21. Jatinangor 45363
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Produksi Ternak Terapan (JPTT)
ISSN : -     EISSN : 27226611     DOI : https://doi.org/10.24198/jptt
Jurnal Produksi Ternak Terapan (JPTT) covers concepts, models, innovations and implementations in the field of animal husbandry and biosciences in a broad sense, which include: livestock production, livestock breeding and biometrics, as well as livestock reproduction and artificial insemination, which have been considered and approved by the Editorial Board, as efforts to improve scientific quality in the development of livestock production.
Articles 70 Documents
QUALITATIVE CHARACTERISTIC OF DEWLAP, HORNS, AND DOUBLE MUSCLE OF PERANAKAN ONGOLE AND BELGIAN BLUE CROSSBRED IN WEST JAVA Bestyan, Adam; Arifin, Johar; Edianingsih, Primiani
Jurnal Produksi Ternak Terapan Vol 5, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jptt.v5i1.43715

Abstract

ABSTRACTThe Purpose of this study was to determine qualitative characteristic of dewlap, horns, and double muscle point of Peranakan Ongole and Belgian Blue crossbred in west java. This study was carried out in April – May 2022. This crossbred is spread across all four boroughs in West Java, other things: Ciamis Regency, Tasikmalaya Regency, Garut Regency and Purwakarta Regency. The method used is descriptive exploratory. The number of samples was 18 aged 1-9 months. Data collected: exist or doesn’t exist of dewlap, exist or doesn’t exist of horn’s, and exist or doesn’t exist of double muscle. The data obtained were analyzed using relative frequency. Relative frequency table shows that Belgian Blue Cattle and their crosses with Peranakan Ongole have 100 % dewlap are exist, 77,7 % horn are exist and 16,67 % double muscle are exist.
PENGARUH MODEL KANDANG YANG DIPERKAYA DENGAN LITTER DAN SARANA TEMPAT BERTELUR TERHADAP PERFORMA PRODUKSI PUYUH PADJADJARAN PARENT STOCK Lestari, Delita Tria; Setiawan, Iwan; Sujana, Endang
Jurnal Produksi Ternak Terapan Vol 5, No 2 (2024): Oktober, 2024
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jptt.v5i2.55847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model kandang terhadap performa produksi puyuh Padjadjaran parent stock fase layer. Penelitian ini menggunakan 200 ekor puyuh Padjadjaran parent stock terdiri dari 160 betina galur hitam dan 40 jantan galur coklat yang dipelihara selama 3 bulan dari tanggal 4 Februari - 5 Mei 2024 yang bertempat di Breeding Center Puyuh Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari P1 (Model kandang baterai menggunakan ram kawat, P2 (Model kandang baterai menggunakan litter sekam), P3 (Model kandang baterai menggunakan ram kawat dan dilengkapi sarana tempat bertelur), dan P4 (Model kandang baterai dengan alas litter sekam dan dilengkapi sarana tempat bertelur). Setiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 5 kali dengan masing masing ulangan terdiri dari 10 ekor puyuh yaitu 8 ekor betina dan 2 ekor jantan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model kandang yang diperkaya dengan alas litter dan sarana tempat bertelur memberikan pengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, produksi telur dan konversi ransum. Rataan konsumsi ransum berkisar antara 29,32-29,52 g per ekor per hari, rata-rata produksi telur 86%-91,176%, dan rata-rata konversi ransum berkisar 2,66-2,83.
Estimation of Heritability and Breeding Value of Weaning Weight Garut Sheep (Case Study at UPTD-BPPTDK Margawat Garut) Fauzan, Lutfi Ahmad; Dudi, Dudi; Arifin, Johar
Jurnal Produksi Ternak Terapan Vol 5, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jptt.v5i1.47172

Abstract

Sheep are one type of livestock that has great potential to be developed in Indonesia.  One of the sheep raised by Indonesian people is Garut sheep which is a Livestock Genetic Resource (SDGT) of West Java.  Researvh on estimating the breeding value of weaning weights of Garut sheep at Technical Implementation Unit of the Margawati Garut Sheep and goat Development Center (UPTD-BPPTDK) has been carried out on January 10-16, 2022. The study aims to estimate the heritability and breeding value of weaning weight of Garut Sheep at UPTD-BPPTDK Margawati Garut. The research objects used were 89 data from 25 males and 75 femaes.  The method used is descriptive analytic using analysis of the variety of the half-sib.  The fixed effects included in this analysis were sex and birth type as well as additionla parental age correction factors.  The results showed that the alleged heritability value of weaning weight 0.84 ± 0.34 was included in the high category.  The highest alleged weaning weight breeding values was obtained by sheep with ID No 11181782 of 4.654 foe male sheep and ID No 1810720 of 4.131 for female sheep.
MOTILITAS TOTAL SPERMA DOMBA HASIL SEPARASI MENGGUNAKAN RESIQUIMOD PADA PENYIMPANAN SUHU 5℃ Achmad, Luthfillah Az-zahra; Setiawan, Rangga; Solihati, Nucholidah
Jurnal Produksi Ternak Terapan Vol 5, No 2 (2024): Oktober, 2024
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jptt.v5i2.56183

Abstract

Separasi merupakan upaya untuk mengubah proporsi alami spermatozoa X dan Y. Salah satu metode separasi sperma yaitu metode Swim up. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan resiquimod (R848) terhadap kualitas sperma hasil separasi yang disimpan pada suhu 5℃. Kualitas tersebut meliputi motilitas total sperma domba Lokal. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 21 Desember 2023 – 31 Januari 2024 dengan objek penelitian domba Lokal jantan berumur 3 – 4 tahun. Pada penelitian ini menggunakan empat perlakuan dan lima kali pengulangan, yaitu P0 (tanpa R848), P1 (R848 0,3 µM), P2 (R848 0,6 µM), dan P3 (R848 0,9 µM). Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan resiquimod (R848) dengan penyimpanan suhu 5℃ mengalami penurunan motilitas total sperma hingga 40% terjadi dalam waktu 24 jam. Penggunaan resiquimod (R848) 0,3 µM mengawali penurunan persentase motilitas total lapisan bawah. Adapun penggunaan resiquimod (R848) tidak memberikan pengaruh terhadap motilitas total sperma lapisan atas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan resiquimod (R848) 0,3 µM pada separasi sperma domba Lokal memberikan pengaruh terhadap motilitas total sperma lapisan bawah yang termanifestasi melalui rendahnya motilitas total.
Deplesi dan Indeks Performa Ayam Broiler Pada Kandang Closed House yang Menggunakan dan Tanpa Menggunakan Inverter Exhaust Fan Fajaryani, Isty; Sujana, Endang; Setiawan, Iwan
Jurnal Produksi Ternak Terapan Vol 5, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jptt.v5i1.48211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai deplesi dan Indeks Performance (IP) ayam broiler pada kandang closed house yang menggunakan inverter exhaust fan dan tanpa menggunakan inverter exhaust fan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan 10 Maret 2023 – 24 April 2023, yaitu selama satu periode pemeliharaan ayam broiler di Peternakan Ayam Broiler Singaparna, PT. Mitra Berlian Unggas, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Metode yang digunakan yaitu metode riset antara pengamatan langsung (1 periode pemeliharaan) dan pemanfaatan data sekunder selama 5 (lima) periode pemeliharaan pada kandang yang sama. Perbandingan angka deplesi dan indeks performa antara kedua jenis kandang diuji menggunakan Uji Independent Sample T-Test. Hasil analisis uji Independent Sample T-Test menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara deplesi pada kandang yang menggunakan inverter exhaust fan dan tanpa inverter exhaust fan. Deplesi pada kandang dengan penggunaan inverter (5,51%) cenderung lebih rendah bila dibandingkan dengan deplesi pada kandang tanpa inverter (7%). Demikian pula hasil analisis uji Independent Sample T-Test pada indeks performa menunjukkan tidak adanya perbadaan signifikan, namun IP pada kandang dengan penggunaan inverter cenderung jauh lebih tinggi yaitu sebesar 414 bila dibandingkan dengan IP pada kandang tanpa inverter yaitu sebesar 369.
Pengaruh Kadar Resiquimod (R848) Terhadap Keutuhan Membran Hasil Sexing Pada Lapisan Atas Dan Bawah Pada Spermatozoa Kambing Peranakan Etawah Maulana, Gifari Ahmad; Solihati, Nurcholidah; Setiawan, Rangga
Jurnal Produksi Ternak Terapan Vol 5, No 2 (2024): Oktober, 2024
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jptt.v5i2.56284

Abstract

Kambing Peranakan Etawah adalah ternak yang populer dikembangbiakan di Indonesia dikarenakan dapat memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat.  Dalam menunjang program perkembangbiakan kambing tersebut, usaha yang dapat dilakukan adalah memprogram keturunan sesuai dengan tujuan pemeliharaan. Sexing adalah cara terbaik yang dapat membantu dalam program perkembangbiakan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari pemberian kadar Resiquimod (R848) pada keutuhan membran plasma hasil sexing dengan metode swim up. Metode ini dapat menyeleksi spermatozoa berkromosom X dan Y, dengan prinsip akan menguji motilitas spermatozoa terbaik dengan cara bergerak naik ke lapisan atas. Pengujian kualitas spermatozoa tersebut meliputi parameter keutuhan membran pada setiap lapisan. Penelitian ini merupakan percobaan dengan analisis statistik metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini diberikan empat perlakuan, yaitu P0 (tanpa R848), P1 (R848 0,3 μM), P2 (R848 0.6 μM), dan P3 (R848 0,9 μM). Setiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak tujuh kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keutuhan membran plasma lapisan atas dan bawah memiliki nilai persentase dengan rentang 80,10% - 83,53%. Dapat disimpulkan bahwa penambahan resiquimod tidak memberi pengaruh nyata terhadap keutuhan membran plasma spermatozoa kambing Peranakan Etawah. Etawah crossbreed goats are popular livestock bred in Indonesia because they can meet people's animal protein needs. In supporting the goat breeding program, efforts that can be made are to program the offspring according to rearing objectives. Sexing is the best way that can help in the breeding program. The research was conducted to determine the effect of administering levels of Resiquimod (R848) on the integrity of the plasma membrane resulting from sexing using the swim up method. This method can select spermatozoa with X and Y chromosomes, with the principle that it will test the motility of the best spermatozoa by moving up to the top layer. Testing the quality of spermatozoa includes membrane integrity parameters in each layer. This research is an experiment using statistical analysis using the Completely Randomized Design (CRD) method. This research was given four treatments, namely P0 (without R848), P1 (R848 0.3 μM), P2 (R848 0.6 μM), and P3 (R848 0.9 μM). Each treatment was repeated seven times. The results showed that the integrity of the upper and lower layers of the plasma membrane had a percentage value in the range of 80.10% - 83.53%. It can be concluded that the addition of resiquimod does not have a significant effect on the integrity of the plasma membrane of spermatozoa in Etawah crossbreed goats.
KAJIAN KRANIOMETRI PERSILANGAN SAPI BELGIAN BLUE DENGAN SAPI PERANAKAN ONGOLE DI JAWA BARAT Aditya, Natasha Ramanda; Dudi, Dudi; Arifin, Johar
Jurnal Produksi Ternak Terapan Vol 5, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jptt.v5i1.42413

Abstract

Research on the craniometric size of crosses of Belgian Blue cattle and Peranakan Ongole was carried out from April to June 2022.  The purpose of this study was to determine the distribution and craniometric size of crosses of Belgian Blue cattle and Peranakan Ongole in West Java.  This study used 18 crosses of Belgian Blue cattle and Ongole cattle, aged 1 – 9 months.  The method used in this research is descriptive exploratory, with census data collection.  The variables measured were 11 cranium size parameters consisting of Profile length, Median frontal length, Length of the nasals, Foramen gums length, Condilo basal length, the Greatest breadth of the skull, Least Breadth between the basses of the horn cores, Least frontal breadth, Least breadth between supraorbital foramina, Least breadth between the orbits and Breadth between infraorbital foramina.  The results of statistical analysis showed uniform and various coefficients of variation, meaning that the diversity was caused by the effect of heterosis
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG KEONG MAS (Pomacea canaliculata L) DALAM RANSUM TERHADAP KONSUMSI RANSUM, PERTAMBAHAN BOBOT BADAN DAN KONVERSI RANSUM PUYUH PEDAGING SOLEHUDIN, DEBI NUR; Sujana, Endang; Tanwiriah, Wiwin; S. Suwartapradja, Opan
Jurnal Produksi Ternak Terapan Vol 5, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jptt.v5i1.48822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Tepung Keong Mas (Pomacea canaliculata L) dalam ransum terhadap Konsumsi Ransum, Pertambahan Bobot Badan dan Konversi Ransum Puyuh Pedaging.  Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sukamenak, Kecamatan Darmaraja Jatigede, Kabupaten Sumedang Jawa Barat, pada bulan Mei-Juni 2023.  Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 ekor puyuh pedaging mulai dari umur 0 hari sampai dengan umur 42 hari atau 6 minggu.  Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri atas 5 perlakuan yaitu P0 (Ransum tanpa penggunaan Tepung Keong Mas), P1 (Ransum mengandung 5% Tepung Keong Mas), P2 (Ransum menggunakan 10% Tepung Keong Mas), P3 (Ransum menggunakan 15% Tepung Keong Mas) dan P4 (Ransum menggunakan 20% Tepung Keong Mas).  Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali.  Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa pemberian tepung keong mas memberikan pengaruh tidak nyata terhadap konsumsi ransum, namun memberikan pengaruh nyata terhadap pertambahan bobot badan dan konversi ransum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung keong mas hingga taraf 10% dalam ransum (P2) menghasilkan konsumsi ransum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum paling baik pada puyuh pedaging
The Effect of Resiquimod Levels on the Motility of Etawah Crossbreed Goat Spermatozoa Result from Separation Citaliani Rostika, Yulia; Solihati, Nurcholidah; Setiawan, Rangga
Jurnal Produksi Ternak Terapan Vol 5, No 2 (2024): Oktober, 2024
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jptt.v5i2.56308

Abstract

The study aims to determine the effect of resiquimod (R848) levels on the motility of spermatozoa of Etawah Crossbreed goats resulting from separation, and  to determine the opimum  level of use of resiquimod (R848) on the motility of spermatozoa of  Etawah Crossbreed goats resulting from separation. The object used in this research was fresh semen from 4 years old Etawah Crossbreed goats. This research used a Completely Randomized Design method with 4 treatments (P0 = 0 µM R848, P1 = 0,3µM R848, P2 = 0,6 µM R848, dan P3 = 0,9 µM R848). Based on the research results, it shows that R848 has a significant effet on sperm motility in the lower layer but has no effect on sperm motility in the upper layer resulting from the separation. The research data was followed by the Duncan test. The result showed that motility of P3 (80,70%) was significantly lower than P0 (89,77%), P1 (89,52%), dan  P2 (89,38%). It was cocluded that resiquimod (R848) had an effect on lower layer spermatozoa motility, with an optimum level of 0,3 µM in Etawah Crossbreed goat spermatozoa.
IDENTIFIKASI SIFAT – SIFAT KUANTITATIF BIBIT DOMBA GARUT BETINA DI UPTD – BPPTDK MARGAWATI Nawawi, Ikhsan; Rohayati, Tati; Herawati, Ervi
Jurnal Produksi Ternak Terapan Vol 5, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jptt.v5i1.42575

Abstract

Sifat kuantitatif domba Garut merupakan sifat-sifat yang dapat diukur serta dijadikan pedoman dalam pemilihan bibit calon induk dan pejantan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bibit domba Garut betina di UPTD-BPPTDK Margawati yang telah memenuhi Standar Nasional Indonesia. Penelitian dilaksanakan di UPTD-BPPTDK Margawati Garut Sukanegla, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut pada bulan Juli 2022. Metode penelitian menggunakan metode survei terhadap domba garut betina calon induk. Sampel penelitian ditentukan secara  purposive, yaitu calon induk yang berumur 8 – 12 bulan. Parameter yang diamati meliputi berat badan, panjang badan, tinggi pundak dan lingkar dada. Hasil penelitian menunjukkan dari 39 ekor domba betina calon indukan yang berumur 8 - 12 bulan diperoleh sebanyak 27 ekor (69,23%) domba telah sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI 7532.1:2015), sisanya 30,77% belum sesuai SNI.