cover
Contact Name
Tri Mei Khasana
Contact Email
trimeikh@gmail.com
Phone
+6289686000300
Journal Mail Official
medika.respati@respati.ac.id
Editorial Address
Universitas Respati Yogyakarta Kampus 2 Jl. Raya Tajem KM.1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 19073887     EISSN : 26851156     DOI : 10.35842/mr.vxxixx.xxx
Core Subject : Health,
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan welcome submission in the area of health sciences and practices. Focus and Scope: Medicine Nursing Midwifery Public Health Nutrition Physiotherapy Health technology The manuscript must be Original Article
Articles 340 Documents
PENGARUH SELF EFIKASI IBU MENYUSUI DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Erna Wati; Tri Sunarsih; Menik Sri Daryanti; Nurul Makiyah
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.605 KB) | DOI: 10.35842/mr.v16i1.465

Abstract

The Effect of Self-Efficacy Breastfeeding Mothers in Exclusive Breastfeeding in Third Trimester Pregnant WomenBackground: : The self-efficacy of breastfeeding is a woman's belief in her ability to breastfeed a baby. Confidence owned by someone about something that has not been done that can increase motivation. Objective: To determine the effect of breastfeeding self-efficacy in exclusive breastfeeding for Trimester III pregnant women at the Puskesmas Teras Boyolali Regency. Methods: This research is a quasy experiment with a pre-test and post-test nonequivalent control group approach. Samples were all third trimester pregnant women with 36-40 weeks gestation in the Teras Health Center Work Area. The sampling technique used purposive sampling with inclusion and exclusion criteria as many as 34 respondents in the experimental group 34 in the control group. Data analysis using Wilcoxon signed rank test. Results : Statistical tests using Wilcoxon signed rank test were obtained (p = 0.000 <0.05) meaning that there was a significant effect on self-efficacy of breastfeeding in pregnant women. Conclusion: There is a significant influence on third trimester pregnant women in breastfeeding for breastfeeding self efficacy.            
PROMOSI KESEHATAN DI KALANGAN REMAJA MELALUI MEDIA: LITERATUR REVIEW marsiana wibowo; Erni Gustina
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.522 KB) | DOI: 10.35842/mr.v15i2.243

Abstract

Background: the development of the media today is very influential in adolescent behavior in daily life. Teenagers use the media to search for information they don't know about. Media with the internet is a media that is very easily accessible and valuable for adolescents to access various health issues. Some scientific discussions see the potential of the media as a tool to promote positive health behaviors in adolescents.Objective to identify the potential of the media as a tool to promote positive health behaviors in adolescents.  Methods: The methodology used is the literature literature in which we examine research that is relevant to the use of media as health promotion among adolescents. Literature is obtained from journal link searches such as pubmed, google schoolar. Publication articles used as literature have inclusion criteria such as the media used are new media both print and electronic.Results: An article search returned 20 articles. After submitting 20 articles, 10 articles met the inclusion criteria. health promotion interventions using media literacy can have a positive impact on adolescent behavior. Health promotion to increase the positive behavior of adolescents can be through social networks such as Facebook, Twitter, blogs, microblogs, discussion forums.Conclusion: use of Media Literation Education (MLE) as an alternative to comprehensive sexual health education. Through MLE it is easier to introduce topics about relationships and sexual health than traditional sexual health education programs.
HUBUNGAN ANTARA ASUPAN SERAT, CAIRAN DAN USIA DENGAN KEJADIAN KONSTIPASI PADA LANSIA DI POSYANDU HANDAYANI BANGUNTAPAN YOGYAKARTA Regina Arvini Putri Azis, Retno Pangastuti, Ari Tri Astuti
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan 2017: Suplemen Medika Respati Februari 2017 Volume 12
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.738 KB) | DOI: 10.35842/mr.v0i0.117

Abstract

Latar Belakang : Indonesia termasuk negara yang memasuki era penduduk berstruktur lanjut usia (aging structured population) karena mempunyai jumlah penduduk dengan usia 60 tahun ke atas sekitar 7,18%.  Salah satu masalah yang sering terjadi pada lanjut usia adalah sembelit atau konstipasi. Sebagian besar konstipasi pada lansia berhubungan dengan penurunan motilitas kolon, kurangnya mobilitas aktivitas fisik, serta rendahnya asupan serat dan asupan cairan. Tujuan: Mengetahui hubungan antara asupan serat, cairan, dan usia dengan kejadian konstipasi pada lansia di Posyandu Handayani Banguntapan, Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah observasional dengan rancangan studi cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Posyandu Handayani Banguntapan, Yogyakarta pada bulan Februari – Maret 2013. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang terdaftar di Posyandu Handayani Banguntapan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan besar sampel 72 orang lansia. Data kejadian konstipasi dan usia diperoleh dengan kuesioner, sedangkan data asupan serat serta cairan diperoleh menggunakan food frequency questionaire (FFQ). Pengolahan dan analisis data menggunakan uji chi square. Hasil :Hubungan antara asupan serat dengan konstipasi menunjukkan hasil yang signifikan (p = 0,001). Hubungan antara asupan cairan dengan konstipasi menunjukkan hasil yang signifikan (p=0,034). Disamping itu, hubungan antara usia dengan konstipasi juga menunjukkan  hasil yang signifikan (p= 0,031). Kesimpulan : Ada hubungan antara asupan serat, cairan dan usia dengan kejadian konstipasi pada lansia di Posyandu Handayani Banguntapan, Yogyakarta Kata Kunci : Lansia, Serat, Cairan, Usia, Konstipasi
KORELASI PERILAKU SPIRITUAL DENGAN TINGKAT KECEMASAN REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASIHAN I BANTUL YOGYAKARTA Endar Timiyatun; Ardhian Indra Darmawan; Eka Oktavianto; Aris Setyawan
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.962 KB) | DOI: 10.35842/mr.v16i3.376

Abstract

Correlation of Spiritual Behavior with the Level of Adolescent’s Anxiety in the Working Area of Primary Health Care Kasihan I Bantul YogyakartaBackground: Anxiety is a psychological response that arises in every individual. Anxious responses that arise in each individual are influenced by internal and external factors of the individual. Psychological response in the form of anxiety is a response that can have an adaptive or maladaptive effect. Coping mechanisms that arise in adolescents are influenced by one of the deep mental values that is spiritual. Objectives: to analyze the relationship between adolescent spiritual behavior with anxiety levels in adolescents. Methods: We have conducted a non-experimental study with a cross-sectional design. This research was conducted in January-Mey 2020. The number of samples in this study were 57 adolescents in Lemahdadi, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul. The sampling technique was purposive. The instruments used were the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARs) and the Spiritual Intelligence Questionnaire. Kendal tau test was used to analysis test. Results: The majority of adolescent spiritual behavior in the work area of the Kasihan I Health Center are in the good category, namely 49 respondents (86%), the majority of adolescents in the work area of the Kasihan I Health Center do not experience anxiety, which is 51 respondents (89.5%). adolescents who have spiritual behavior in the good category, will tend not to experience anxiety, which is a number of 44 adolescents (77,2%). The better spiritual behavior, the lower the level of anxiety experienced by adolescents (the direction of a negative relationship or inversely related). The p value of the correlation test results using the Chi-Square test of 0.012 (p value <0.05). The correlation coefficient value is -0.456. Conclusion: there is a relationship between adolescent spiritual behavior with anxiety levels experienced by adolescents (p value <0.05).
PENGARUH STATUS GIZI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PEKERJA WANITA DI PERUSAHAAN KONVEKSI Reni Wijayanti
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 (2018): Suplemen Medika Respati Februari 2018 Vol 13
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.994 KB) | DOI: 10.35842/mr.v13i0.140

Abstract

Prevalensi hipertensi masih tinggi di masyarakat Indonesia. Tahun 2001 prevalensi hipertensi 8,3% penduduk Indonesia meningkat menjadi 27,5% pada tahun 2004. Bagi pekerja, prevalensi juga menjadi masalah penting yang berhubungan dengan kesehatan pada saat bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengnalisis pengaruh status gizi terhadap tekanan darah pada pekerja wanita di perusahaan konveksi. Jenis penelitian observasional analitik desain cross sectional. Populasi pekerja di perusahaan konveksi di Surakarta. Teknik sampling menggunakan purposive quota random sampling. Kriteria inklusi: wanita, masa kerja minimal 1 tahun, usia 20 – 40 tahun, paparan bising kurang dari nilai ambang batas. Besar sampel dihitung dengan rumus minimal sampel untuk estimasi proporsi, diperoleh sampel berjumlah 96 orang. Status gizi dinilai dengan Indeks Massa Tubuh (IMT), tekanan darah diukur menggunakan sfigmomanometer dilengkapi manset dan alat pompa. Analisis data menggunakan uji Chi Square, Kontingensi Kooefisien, dan Odds Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi berpengaruh pada kejadian hipertensi pada wanita, dan yang paling berisiko mengalami hipertensi adalah pekerja kategori obesitas.Kata kunci : Status gizi, Tekanan Darah, Pekerja Wanita
STUDI ANALISIS PERAN LANSIA DALAM MENDAMPINGI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL PADA REMAJA PUTRI DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL Jacoba Nugrahaningtyas Wahjuning Utami; Tutik Astuti
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.698 KB) | DOI: 10.35842/mr.v17i1.519

Abstract

The elderly group (elderly) will be expected to increase from year to year. One of the government's strategies is to increase the active participation of the elderly population. So do not be surprised if childcare is done by grandparents who are elderly still found in Indonesia. In 2020, there will be a decrease in cases of violence against women. But this decline occurred in the pandemic period that allows complaint services to be online, causing complaints not to occur because the victim chooses to tell the family or choose to be silent.Purpose of Research: to find out the presdisposition factors of the elderly accompanying victims of sexual violence in adolescents in the form of family relationships, attitudes and trigger factorsMethodology: This type of research is done descriptively and uses qualitative analysis.Conclusion: There is no relationship between the elderly and adolescent victims of sexual violence, and emotional bonding with the victim that makes the elderly moved to accompany. Predisposing factors in kinship, education and elderly attitudes will influence the decision to accompany adolescent victims of sexual violence.            
KLINIK SANITASI DAN PERANANNYA DALAM PENINGKATAN KESEHATAN LINGKUNGAN DI PUSKESMAS PAJANGAN BANTUL Agung Maria Putri; Surahma Asti Mulasari
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.051 KB) | DOI: 10.35842/mr.v13i2.151

Abstract

Perbaikan kesehatan lingkungan memberikan manfaat kesehatan, kenyamanan petugas dan masyarakat yang datang di puskesmas, juga sarana memotivasi dan membudayakan lingkungan sehat dan perilaku hidup bersih di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran klinik sanitasi dan peranannya dalam peningkatan kesehatan lingkungan di Puskesmas Pajangan Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian petugas sanitasi Puskesmas Pajangan Bantul dan 4 orang masyarakat. Penelitian dilakukan dengan wawancara dan observasi. Analisis data dengan pengumpulan data, reduksi dan keabsahan. Program yang berjalan yaitu penyuluhan pencegahan penyakit, penyuluhan kesehatan, konsultasi kesehatan lingkungan, kunjungan lapangan dan inspeksi sanitasi sarana air bersih. Upaya yang dilakukan untuk memastikan program berjalan dengan baik adalah penyuluhan kader, masyarakat dan konsultasi. Klinik sanitasi juga melakukan rehabilitasi terhadap penyakit yang disebabkan oleh lingkungan tidak sehat. Petugas klinik sanitasi telah siap menjalankan program klinik sanitasi karena telah mendapatkan pelatihan dan dukung dari atasan namun belum mendapatkan dukungan dana yang memadai. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi banyak program klinik sanitasi belum dapat terlaksana dengan baik karena keterbatasan petugas dan sarana prasarana. Program yang telah terlaksana adalah penyuluhan pencegahan penyakit, penyuluhan kesehatan, konsultasi kesehatan lingkungan, kunjungan lapangan dan inspeksi sanitasi sarana air bersih. Kata Kunci : Kesehatan Lingkungan, Klinik Sanitasi, Peran
PENGARUH KOMPRES DINGIN TERHADAP TINGKAT PERSEPSI NYERI INSERSI ARTERIOVENOSA FISTULA PADA PASIEN HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PURBALINGGA Endiyono, Meida Laely Ramdani
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.671 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i3.22

Abstract

Pendahuluan : Hemodialisis adalah tindakan yang sering digunakan pada terapi penggantian ginjal pada pasien dengan gagal ginjal kronis. Pasien dengan hemodialisis akan mengalami nyeri pada saat dilakukan penusukan pada arteriovenosa fistula, hal ini disebabkan karena kanul yang besar. Penggunaan sensasi dingin dengan menggunakan kompres dingin akan menghambat transmisi nyeri sehingga dapat menimbulkan efek anestesi. Tujuan umum penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kompres dingin terhadap tingkat persepsi nyeri saat dilakukan insersi  arteriovenosa fistula pada pasien hemodialisis di Rumah Sakit Umum Daerah Purbalingga.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metoda quasi eksperimental dengan pendekatan pre test – post test group design. Tehnik pengambilan  sampel menggunakan tehnik consecutive sampling dengan jumlah responden 15 orang. Tehnik pengambilan data menggunakan numeric rating scale (NRS). Uji stasistik dengan menggunakan Paired T Test.Hasil : Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji statistik Paired T Test. diperoleh nilai p value 0,00 dengan demikian p value < α (0,001<0,05). Terdapat perbedaan yang bermakna skala nyeri sebelum dan sesudah diberikan kompres dingin pada insersi arteriovenosa fistula.Kesimpulan : Pemberian kompres dingin dapat menurunkan skala nyeri pada insersi arteriovenosa fistula pada pasien dengan hemodialisis. Kata Kunci : Kompres dingin, hemodialisis, insersi, nyeri.
ASUPAN MAKAN, STATUS GIZI, DAN MUTU MAKANAN DENGAN LAMA RAWAT INAP PASIEN Maria Theresa; Ari Tri Astuti; Farissa Fatimah
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.701 KB) | DOI: 10.35842/mr.v17i3.742

Abstract

Latar Belakang: LOS (Length of Stay) atau lama rawat inap pasien merupakan indikator pada penilaian mutu pelayanan rumah sakit. LOS dapat dipengaruhi oleh asupan makan, status gizi, dan mutu makananan. Pasien dengan diet rendah garam biasanya memiliki asupan kurang dan penilaian mutu makanan rendah sehingga mungkin berpengaruh pada LOS. Hasil studi pendahuluan di RS Panti Rini Yogyakarta pada tahun 2017 menunjukkan rerata pemesanan diet rendah garam adalah 171 porsi per bulan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara asupan makan, status gizi, dan mutu makanan dengan lama rawat inap pada pasien dengan diet rendah garam di RS Panti Rini Yogyakarta. Metode: Penelitian ini dilaksanakan di RS Panti Rini Yogyakarta. Desain penelitian adalah cross sectional. Penelitian ini menggunakan teknik quota sampling dengan besar sampel 30 pasien rawat inap. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Agustus 2019. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Sebagian besar asupan makan pasien dalam kategori kurang (53,3%). Sebagian besar status gizi pasien yaitu normal (60%). Sebagian besar mutu makanan termasuk kategori memuaskan (73,3%). Sebagian besar lama rawat inap pasien yaitu > 3 hari (53,3%). Uji Chi-Square baik pada asupan makan, status gizi dan mutu makanan dengan lama rawat inap menunjukkan hasil p>0,05. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara asupan makan, status gizi, dan mutu makanan dengan lama rawat inap pada pasien dengan diet rendah garam di RS Panti Rini Yogyakarta.
PELAKSANAAN PROGRAM INISIASI MENYUSU DINI TERHADAP KELANGSUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Lestariningsih Lestariningsih
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan 2016: Suplemen Medika Respati Vol 11 No 2 April 2016
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.945 KB) | DOI: 10.35842/mr.v0i0.172

Abstract

ASI sebagai sumber nutrisi utama bayi, dapat memberikan perlindungan kepada bayi melalui berbagai komponen zat kekebalan yang dikandungnya, bahkan dengan menyusu dini dapat menurunkan AKB (Angka Kematian Bayi) terutama bayi baru lahir, sehingga dalam jangka panjang ASI dapat mencerdaskan generasi yang akan datang. Walaupun pemberian ASI eksklusif telah dikeluarkan peraturannya dalam Kepmenkes RI No. 450/MENKES/IV/2004 tentang Pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif pada bayi Indonesia, ternyata pelaksanaan oleh masyarakat masih jauh dari target yang diharapkan, bahkan dalam Riskesdas 2010 hanya 15,8% saja yang berhasil memberikan ASI selama 0-5 bulan. Rendahnya cakupan pemberian ASI Eksklusif di masyarakat sangat dipengaruhi oleh berbagai hal, diantaranya adalah Inisiasi Menyusu Dini (IMD) yang masih belum sesuai harapan. Dengan dibiarkan bayi menyusu segera dapat terlatih secara dini juga menghisap dan menelan dengan baik. Menyusu dini bagi bayi sangat penting. untuk keberlangsungan ASI Eksklusif selama 6 bulan dan ASI selanjutnya.Penelitian ini mengambil lokasi di Wilayah Bantul Yogyakarta, dengan metode diskriptif Analitik, pendekatan yang digunakan adalah cohort prospective. Tahap pertama, responden diwawancara pelaksanaan IMD-nya dan tahap selanjutnya diobservasi untuk melihat kelangsungan ASI Eksklusifnya dengan cara wawancara menggunakan telephone selluler.Hasil yang di dapatkan adalah pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di masyarakat sebagian besar sudah dilaksanakan (53%) sesuai dengan waktu yang ditentukan, yaitu lebih kurang 1 jam. Kelangsungan pemberian ASI Eksklusif pada bayi yang melakukan IMD lebih tinggi (30.0%) daripada yang tidak melakukan IMD (8.0%). Kata kunci  : IMD, ASI Eksklusif