cover
Contact Name
Tri Mei Khasana
Contact Email
trimeikh@gmail.com
Phone
+6289686000300
Journal Mail Official
medika.respati@respati.ac.id
Editorial Address
Universitas Respati Yogyakarta Kampus 2 Jl. Raya Tajem KM.1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 19073887     EISSN : 26851156     DOI : 10.35842/mr.vxxixx.xxx
Core Subject : Health,
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan welcome submission in the area of health sciences and practices. Focus and Scope: Medicine Nursing Midwifery Public Health Nutrition Physiotherapy Health technology The manuscript must be Original Article
Articles 340 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PENGELOLAAN DIARE DENGAN KLASIFIKASI DIARE DI PUSKESMAS KASIHAN BANTUL Masta Hutasoit; Latifah Susilowati; Inke Ayomi Nur Hapzah
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.013 KB) | DOI: 10.35842/mr.v14i3.252

Abstract

Latar Belakang: Kematian balita akibat diare sering dikaitkan sebagai akibat buruknya pengelolaan diare di rumah sehingga anak-anak mengalami kehilangan cairan. Anak-anak dengan diare yang tidak diobati dini dapat memiliki konsekuensi fatal termasuk menyebabkan kematian pada anak-anak. Seorang ibu diharapkan memiliki pengetahuan yang baik dalam mengelola anak selama diare untuk mengurangi angka kematian dan morbiditas pada anak dengan diare. Karena kurangnya pengetahuan dapat menyebabkan kegagalan dalam pengobatan diare anak, karena banyak orang tua menganggap anak diare bukan penyakit tetapi sebagai proses pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang manajemen diare dan klasifikasi diare di Puskesmas Yogyakarta.Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas di Bantul Yogyakarta, dari Mei hingga Agustus 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita diare yang dirawat di Puskesmas di Bantul selama periode Januari dan Juni 2018 sebanyak 47 balita. (usia 1- 59 bulan). Pengambilan data dilakukan dengan memberikan kuesioner, mengumpulkan data tentang pengetahuan ibu tentang pengelolaan diare di rumah dengan metode kunjungan rumah. Data klasifikasi diare diambil dari data sekunder (data dari catatan medis). Analisis bivariat dilakukan dengan korelasi Gamma.Hasil: Pengetahuan ibu tentang penatalaksanaan diare pada anak balita lebih banyak pada kategori pengetahuan baik sebanyak 57,4%. Klasifikasi diare pada anak-anak sebagian besar termasuk dalam kategori diare tanpa dehidrasi 72,3%. Ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang penatalaksanaan diare dan klasifikasi diare pada anak di wilayah Puskesmas Kasihan 1 dengan nilai p = 0,029 (P <0,05).Kesimpulan: Ada hubungan statistik antara pengetahuan ibu tentang penatalaksanaan diare dan klasifikasi diare pada anak di wilayah Puskesmas Kasihan 1 Bantul yang ditunjukkan oleh nilai p = 0,029 (P <0,05)
HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA KANIGORO, SAPTOSARI, GUNUNG KIDUL Rr. Dewi Ngaisyah
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10, No 4 (2015)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.457 KB) | DOI: 10.35842/mr.v10i4.105

Abstract

Kejadian stunting  muncul sebagai akibat dari keadaan yang berlangsung lama seperti kemiskinan, perilaku pola asuh yang tidak tepat, dan sering menderita penyakit secara berulang  karena higiene maupun  sanitasi yang kurang baik .Berdasarkan Peta Situasi Gizi DIY Tahun 2013 menjelaskan bahwa Prevalensi balita sangat pendek Di Kabupaten Gunung kidul adalah 7,72% dan balita pendek sebesar 14,17%. Jika dilihat prevalensi menurut kecamatan di Kabupaten Gunungkidul, ada 2 kecamatan yang prevalensinya > 40% yaitu Kecamatan Saptosari dan Tanjungsari 3.Penelitian ini merupakan penelitian observasional menggunakan rancangan Cross Sectional, menggunakan 107 Balita. Penelitian dilakukan di Desa Kanigoro, Saptosari, Gunung Kidul. Analisa data Bivariat menggunakan Uji Kai Kuadrat .Hasil penelitian menunjukkan  bahwa sebagian  orang tua pada kelompok Balita Stunting  berpendidikan dasar sebanyak 104 responden (92,86 %), sebagian besar memiliki pekerjaan petani sebanyak 75 responden (66,97 %) serta penghasilan sebagian besar berpendapatan  dibawah  upah minum regional (< UMR) sebanyak  67 responden  (59,82%). Hasil Penelitian secara bivariat ditemukan dua variabel (Pendidikan, dan Pendapatan ) signifikan berhubungan dengan kejadian Stunting  (p-value < 0,05). Disarankan kepada  orang tua Balita  baik pada kelompok Stunting maupun yang tidak Stunting, hendaknya dapat mengatur waktu meskipun bekerja sehingga tetap dapat memberikan pola asuh yang memadai  kepada Balitanya. Sebaiknya sebagai orang tua dapat mengembangkan diri sehingga memiliki pendapatan setidaknya melebihi Upah Minimum Regional (UMR) sehingga dapat  mencukupi kebutuhan Balita. Kata kunci : Pendidikan, Pekerjaan dan Pendapatan serta Kejadian Stunting.
INTERVENSI KEPERAWATAN KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI: LITERATUR REVIEW Chatarina Hatri Istiarini; Efriane Pali Osa; Maria Titin Inya Ede
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.484 KB) | DOI: 10.35842/mr.v16i2.313

Abstract

Nursing Interventions for Anxiety in Patients Preoperative: Literature ReviewBackground: one of the psychological effects of surgery is anxiety (Sutejo, 2018). Anxiety management can be done in pharmacology (doctors) or non-pharmacology (nurses). One of the preoperative anxiety nursing interventions was learned through the identification of various related studies / Integrated Literature Review (IRL). Thus the authors are interested in identifying "How Anxiety Nursing Interventions in Patients Pre Operative: Literature Review". Objective: identifying anxiety nursing interventions in preoperative patients. Methods: the study was conducted using the Literature Review method. The steps are: problem identification, literature search, data identification, data analysis and reporting. Literature search using Google Scholar and Garuda Portal with inclusion criteria, namely Indonesian language articles, full text, and discussing preoperative patient anxiety. Results: there are 7 journals that fit the inclusion criteria. Researchers divided into five pre-operative anxiety nursing interventions: one journal (14%) explained identification of anxiety levels, two journals (29%) about anxiety coping strategies, two journals (29%) about nonpharmacological interventions reduced anxiety levels, one journal ( 14%) about the regulation of emotional anxiety, and one journal (14%) about anxiety management. Conclusion: anxiety nursing interventions in preoperative patients with anxiety identification, coping strategies, nonpharmacological interventions (music therapy, lavender oil administration, Wack Wednesday, healing touch, and hand reflexology), emotional regulation, and anxiety management. 
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K) TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN ANGGOTA SAKA BAKTI HUSADA Endiyono Endiyono; Sinta Aprianingsih
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.911 KB) | DOI: 10.35842/mr.v15i2.178

Abstract

Background: Accident is one of the unintended, unexpected happenings that can cause injury and even loss of life. Providing health education on first aid on accidents will increase knowledge to give proper help which will reduce disability or suffering and even save the victim from death.Objective: To reveal the effect of health education to First Aid to the level of knowledge of Saka Bakti Husada.Methods: This research applied quantitative method with pre-experimental design with one group pre and post-test without control group design. Population and sample consisted of 40 persons with total sampling technique. Wilcoxon test was applied to analyze the data.Results: The average score of knowledge level before receiving the health education in good category was 11 respondents (27.5%), after getting health education was 39 respondents (97.5%). The mean of respondents knowledge beforeand after health education was 1.78 and 2.98. The result of Wilcoxon Signed Rank Test obtained Z score -5.665 and p value = 0,000, H0 was rejected if p < 0.05, it means that there is a difference of knowledge of respondents before and after health education first aid on accidents.Conclusion: First aid health education on accidents can be affect the level of knowledge of Saka Bakti 
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG HIV-AIDS PADA IBU RUMAH TANGGA PESERTA ARISAN DI PERUM KORPRI UPN SAMBIROTO PURWOMARTANI SLEMAN YOGYAKARTA 2017 Rodiyah Soekardi; Utari Marlinawati
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.884 KB) | DOI: 10.35842/mr.v13i1.123

Abstract

Latar Belakang: Kasus HIV-AIDS  dari waktu ke waktu terus meningkat dan penderitanya semakin variatif.  Berdasarkan laporan triwulan I tahun 2015 Komisi Penanggulangan HIV-AIDS Yogyakarta  akumulasi kasus HIV dan AIDS di Yogyakarta   hingga Maret 2015 adalah 3106 kasus, dengan perincian 1875 kasus HIV dan 1231 kasus AIDS dan tertinggi terdapat di Sleman, yaitu  total 717 kasus dengan perincian 417 pengidap HIV dan 300 kasus AIDS. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan tentang HIV-AIDS terhadap peningkatan pengetahuan tentang HIV-AIDS ibu-ibu peserta  arisan di Perum Korpri UPN Purwomartani.Metode: Penelitian  ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest  dan posttest. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah responden 22 orang yang diberi penyuluhan tentang HIV-AIDS.Kesimpulan: Pendidikan kesehatan tentang HIV-AIDS efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu rumah tangga peserta arisan di Perum Korpri UPN tentang HIV-AIDS (pv=0,002)Saran:    Perlu sosialisasi tentang HIV-AIDS secara lebih masif dan berkelanjutan melalui pendidikan kesehatan, perlu ada penyampaian lebih mendetail tentang fungsi kondom sebagai alat pelindung diri terhadap penyakit menular seksual khususnya HIV-AIDS’, perlu ada penelitian mengenai perilaku masyarakat terhadap upaya pencegahan HIV-AIDS.  Kata kunci: pengetahuan, HIV-AIDS, pendidikan, kesehatan          
HUBUNGAN PIJAT BAYI TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) : SYSTEMATIC REVIEW Yustika Ayustira Karim; Martono Tri Utomo; Indra Yuliati
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.979 KB) | DOI: 10.35842/mr.v16i4.528

Abstract

Relationship of Infant Massage to Weight Gains in Low Birth Weight Infant (LBWL): Systematic ReviewBackground: weight gain in LBW infants is very important in preventing an increase in mortality, morbidity, disability and long-term impact on infants. Weight gain is associated with tactile stimulation such as massage. Literally, there have been many studies that have proven the association between infant massage intervention and LBW weight gain, so the researchers conducted a systematic review. Objectives: :  to identify the relationship between infant massage and weight gain in LBW infants. Methods: This study uses a systematic review with the PICOS framework, namely population, intervention, comparators, outcomes, study design and publication type. The research range is from 2011 to 2021 on English-language ProQuest, PubMed, ScienceDirect and ResearchGate searches using full text inclusion criteria using the keywords infant massage, weight gain, infant low birth weight. Results: these results were then screened using the criteria for the year and type of article to produce 253 literatures. The researcher excluded 214 literatures that were not in accordance with the topic or which could not be accessed by full text so that 39 full text literatures were obtained according to the topic. After 39 literatures were reviewed, there were 4 similar literatures, 3 non-English literature, 8 literatures with subjects other than infant low birth weight, 17 literatures that did not examine the relationship between infant massage and weight gain and 3 articles that discussed more than two intervention groups. Finally, there are four literatures analyzed in this systematic review. Assessment of literature quality using EPHPP found that all literature has been indexed by Scopus and is not a predatory journal. Based on data extraction from the four literatures, it was found that baby massage increased changes in infant weight by 619.06 ± 465.23. Conclusion: there is weight gain in infants who are given massage, changes in body weight in infants using massage interventions are higher than infants without massage interventions, and infant massage is associated with weight gain in low birth weight infants.
GAMBARAN KEPATUHAN SPO ANTENATAL CARE DI BPM WILAYAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN 2016 Tutik Astuti, J. Nugrahaningtyas W.Utami
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.088 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i1.9

Abstract

Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan di Indonesia tahun 2004 – 2013, bahwa capaian indikator ini dalam 10 tahun terakhir menunjukkan kecenderungan peningkatan, yaitu dari 74,27% pada tahun 2004 menjadi 90,88% pada tahun 2013. Angka ini sudah mencapai target MDGs pada tahun 2015 sebesar 90%. Cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan yang cukup tinggi pada tahun 2013 yaitu sebesar 90,88%,namun belum tentu semua persalinan tersebut bertempat di fasilitas pelayanan kesehatan. Data Risbinakes tahun 2013 menunjukkan bahwa persalinan yang dilakukan di rumah masih cukup tinggi yaitu 29,6%. (Risbinakes 2013)
PICKY EATER, ASUPAN MAKAN, DAN STATUS GIZI PADA ANAK PRASEKOLAH Carissa Cerdasari; Juin Hadisuyitno; Endang Sutjiati; Rany Adelina
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v17i2.645

Abstract

Latar belakang: Picky eater dapat menyebabkan asupan makan tidak mencukupi kebutuhan. Apabila berlangsung lama, maka dapat mempengaruhi status gizi. Berat badan anak dapat menjadi kurang, dan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangannya. Tujuan: untuk menganalisis hubungan picky eater  dengan asupan makan dan status gizi pada anak prasekolah. Metode: Sejumlah 139 anak usia 3-5 tahun dari 12 posyandu di Kota Malang diikutkan dalam penelitian cross-sectional ini menggunakan purpossive sampling. Status picky eater ditentukan berdasarkan Children’s Eating Behaviour Questionnaire (CEBQ), sedangkan asupan makan (energi, protein, seng) dikumpulkan menggunakan food recall 3x24 jam. Status gizi ditentukan menggunakan parameter BB/U. Perbedaan status gizi pada anak berdasarkan status picky eater dianalisa menggunakan uji Kolmogorov Smirnov, sedangkan perbedaan asupan makan diuji menggunakan uji Mann-Whitney.  Hasil: Sebanyak 12,2% anak mengalami picky eater dan 1,4% anak mengalami gizi buruk. Tidak ada perbedaan asupan makan dan status gizi pada anak picky eater dengan yang tidak picky eater (p>0,05). Kesimpulan: Tidak ada perbedaan yang bermakna pada asupan makan dan status gizi antara anak picky eater dengan yang tidak. Meskipun demikian, terdapat kecenderungan anak picky eater memiliki status gizi yang lebih kurang disbanding anak yang tidak picky eater
PENGARUH PEMAKAIAN KONTRASEPSI HORMONAL DAN RIWAYAT KELUARGA TERHADAP KEJADIAN KANKER PAYUDARA DI RSUD Dr. PIRNGADI MEDAN TAHUN 2017 Winda Maulinasari Nasution; Asfriyati Asfriyati; Fazidah Aguslina Siregar
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.574 KB) | DOI: 10.35842/mr.v13i2.156

Abstract

Kanker payudara merupakan dampak kesehatan reproduksi yang menyebabkan kematian utama pada wanita. Di Indonesia kejadian kanker payudara menduduki peringkat kedua setelah kanker serviks. Paparan estrogen yang tinggi merupakan salah satu faktor utama yang diduga berperan dalam proses peningkatan kejadian kanker payudara. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemakaian kontrasepsi hormonal dan riwayat keluarga terhadap kejadian kanker payudara. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain kasus kontrol. Sampel 48 orang kasus adalah penderita kanker payudara dan 48 orang kontrol adalah bukan penderita kanker payudara. Hasil analisis menggunakan uji regresi logistik sederhana menunjukkan bahwa pemakaian kontrasepsi hormonal OR 8,169 (95%CI (3,266-20,431) dan riwayat kanker payudara pada keluarga OR 9,056 (95%CI 3,586-22,871)  mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kejadian kanker payudara. Diharapkan kepada wanita yang mempunyai riwayat kanker payudara pada keluarga sebaiknya tidak menggunakan kontrasepsi hormonal dalam jangka waktu yang lama. Karena dapat mengacaukan keseimbangan hormon estrogen yang mengakibatkan perubahan sel yang normal menjadi abnormal dalam tubuh.Kata Kunci : Kanker Payudara, Kontrasepsi Hormonal, Riwayat Keluarga
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 6-23 BULAN DI KELURAHAN KLITREN GONDOKUSUMAN YOGYAKARTA TAHUN 2016 Laelatunnisa, Th. Ninuk Sri Hartini, Nugroho Susanto
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 11, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.421 KB) | DOI: 10.35842/mr.v11i3.27

Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita sebagian besar ditentukan oleh jumlah ASI yang diperoleh, termasuk energi dan zat gizi lainnya yang terkandung di dalam ASI. Terjadinya rawan gizi pada bayi disebabkan antara lain oleh karena ASI (Air Susu Ibu) banyak di ganti oleh susu formula atau makanan pendamping ASI dengan jumlah dan cara yang tidak sesuai kebutuhan. Praktek pemberian ASI yang sehat mengurangi angka kematian, mortalitas, morbiditas serta meningkatkan kekebalan tubuh untuk pertumbuhan dan pengembangan balita yang optimal. Pada ibu menyusui dikaitkan dengan emosional yang ditingkatkan oleh bayi mengurangi resiko kanker payudara.WHO merekomendasikan bahwa bayi diberi ASI secara esklusif pada enam bulan pertama, diikuti dengan makanan pendamping ASI selama dua tahun atau lebih.Tujuan: Mengetahui hubungan pemberian ASI dengan status gizi bayi balita 6-23 bulan di Kelurahan Klitren, Gondokusuman, Yogyakarta 2016.Metode Penelitian: Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Klitren, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Desain penelitian adalah Cross-sectional. Subyek penelitian adalah balita usia 6-23 bulan di Kelurahan Klitren yang berjumlah 92 balita menggunakan total sampling.Hasil: balita yang masih diberi ASI sebesar 77,3% mempunyai status gizi baik, balita yang mempunyai status gizi kurang sebesar 16%, balita yang mempunyai status gizi lebih sebesar 4% dan balita yang mempunya status gizi buruk sebesar 2,7%. 52,9% balita yang sudah tidak diberi ASI mempunyai status gizi baik, balita yang mempunya status gizi kurang sebesar 35,3%, dan balita yang mempunya status gizi lebih dan buruk sebesar 5,9%. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI dengan status gizi balita usia 6-23 bulan (P < 0,05).Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara pemberian ASI dengan status gizi pada balita usia 6-23 Bulan di Kelurahan Klitren, Gondokusuman, Yogyakarta 2016.Kata Kunci: pemberian ASI, status gizi balita.Mahasiswa Program D-IV Bidan Pendidik UNRIYODosen Poltekkes Kemenkes YogyakartaDosen Universitas Respati Yogyakarta