cover
Contact Name
Tri Mei Khasana
Contact Email
trimeikh@gmail.com
Phone
+6289686000300
Journal Mail Official
medika.respati@respati.ac.id
Editorial Address
Universitas Respati Yogyakarta Kampus 2 Jl. Raya Tajem KM.1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 19073887     EISSN : 26851156     DOI : 10.35842/mr.vxxixx.xxx
Core Subject : Health,
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan welcome submission in the area of health sciences and practices. Focus and Scope: Medicine Nursing Midwifery Public Health Nutrition Physiotherapy Health technology The manuscript must be Original Article
Articles 340 Documents
TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRES KERJA KARYAWAN di PT.ASA YOGYAKARTA Putu Ayu Dewita Azhylia, Christin Wiyani, Endang Nurul Syafitri
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan 2017: Suplemen Medika Respati Februari 2017 Volume 12
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.667 KB) | DOI: 10.35842/mr.v0i0.38

Abstract

Latar Belakang: Era Globalisasi ini banyak memberikan dampak yang besar terhadap persaingan industri. Persaingan yang makin berat menuntut karyawan untuk meningkatkan kinerjanya. Kondisi tersebut akan memberikan beban tersendiri, dan menyebabkan stres kerja. American Physcological Asosiation menyatakan 65% orang mengalami stres karena pekerjaan. Hasil studi pendahuluan sebanyak 10 karyawan, dari 7 orang menyatakan dirinya mengalami gejala stres kerja seperti, kurang tidur, mudah lelah, pikiran kacau, dan merasa pusing, sedangkan 3 lainnya menyatakan bahwa mereka senang dan menikmati pekerjaannya. Salah satu terapi untuk menangani stres kerja dengan pemberian terapi relaksasi otot progresif. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan tingkat stres kerja di PT.ASA Yogyakarta. Metode: Merupakan penelitian quasi experimentdengan one group pre-posttest design. Subjek penelitian merupakan karyawan dari bagian produksi PT.ASA Yogyakarta dengan jumlah responden sebanyak 20 orang. Teknik sampling menggunakan consecutive sampling. Uji statistik menggunakan Wilcoxon. Hasil: Tingkat stres kerja sebelum diberikan terapi berada pada kategori sedang (75%). Setelah diberikan terapi sebagian besar tingkat stres kerja berada pada kategori ringan (85%). Dari uji statistik didapatkan hasil pengaruh terapi ROP terhadap tingkat stres kerja dengan p-value 0,000 (ɑ <0,05). Kesimpulan: Ada pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan tingkat stres kerja di PT.ASA Yogyakarta. Kata-kunci : Karyawan, Relaksasi Otot Progresif, Stres Kerja,                                                        AbstractBackground: The era of globalization has brought great impacts on industrial competitions. Tough competitions have demanded employees to improve their work performance. Such demand can make employees experience pressure which may cause job stress.  American Psychological Association stated that 65% people experience stress because of their jobs. A preliminary study conducted to 10 employees found that 7 of them said that they experienced such job stress. A Progressive Muscle Relaxation Therapy is a therapy to cope with stress at work. Objective: To find out the influence of progressive muscle relaxation therapy on the decrease of job stress level among employees at PT. ASA Yogyakarta. Method: This was a quasi-experimental research with one group pre-posttest design. A consecutivesampling method was used to collect the data from as many as 20 employees in the production division at PT. ASA Yogyakarta. The instrument was using DASS 42. As for the analysis, it used Wilcoxon test. Result: The results indicate that before receiving therapy as many as 75% of the employees had a medium level of job stress. After receiving therapy, 85% of them showed a low level of job stress. There is an influence of progressive muscle relaxation therapy on the level of job stress among the employees with a p-value of 0.000 (a< 0.05). Conclusion: There is an influence of progressive muscle relaxation therapy on job stress level among employees at PT. ASA Yogyakarta. Key words : Employee, Job stress, Progressive muscle relaxation
KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III MENGHADAPI PERSALINAN DAN PRAKTEK MENYUSUI DI ERA PANDEMI COVID -19 Nur Hidayah; Tria Puspita Sari; Wiwik Puspita Dewi
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.537 KB) | DOI: 10.35842/mr.v16i4.551

Abstract

The Anxiety of Third Trimester Pregnant Women Facing Childbirth and Breastfeeding Practices in the Era of the Covid-19 PandemicBackground: based on data from the Ministry of Health (Kemkes), there were 2,179 pregnant women who died. From this data, almost 18% of deaths are due to Covid-19. Anxiety in pregnant women can arise, especially in the third trimester of pregnancy until delivery. Based on data from the Indonesian Obstetrics and Gynecology Association (POGI) from January to April 2021, 536 pregnant women were exposed to COVID-19. A total of 16 people could not be saved. Pregnant women have a higher risk of exposure to COVID-19 than ordinary people. Objectives: :  This study aims to describe the anxiety of third trimester pregnant women facing childbirth and breastfeeding practices in the era of the covid-19 pandemic. Methods: The research design used was observational with a descriptive design. The number of samples is 13 third trimester pregnant women, and are willing to be respondents. Sampling technique with purposive sampling. Analysis and interpretation of data according to the calculation of the variable. Results: 84% of respondents did not feel anxious, 8% of respondents experienced mild anxiety, and 8% of respondents experienced severe anxiety when dealing with childbirth and breastfeeding practices in the era of the covid-19 pandemic. Conclusion: there are still pregnant women in the third trimester who experience mild and severe anxiety in dealing with childbirth and breastfeeding practices in the era of the covid -19 pandemic.
KARAKTERISTIK IBU BAYI DENGAN IMUNISASI PENTAVALEN DI PMB WAYAN WITRI Eka Retno Eriyani , Afroh Fauziah, Rizka Ayu Setyani
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.97 KB) | DOI: 10.35842/mr.v13i4.195

Abstract

INTISARILatar Belakang : Kegiatan imunisasi diselenggarakan di Indonesia sejak tahun 1956. Mulai tahun 1977 kegiatan imunisasi diperluas menjadi Program Pengembangan Imunisasi (PPI) dalam rangka pencegahan penularan terhadap beberapa penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) yaitu Tuberkulosis, Difteri Pertusis, Campak, Polio, Tetanus serta Hepatitis B.  Imunisasi pentavalen untuk pencegahan terhadap difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B dan infeksi Haemophilus Influenzae tipe b. Pada tahun 2014 hasil cakupan di Kabupaten Sleman yaitu Pentavalen-1 97%, Pentavalen-2 95,2% dan Pentavalen 3 95,1%. Suntikan awal diberikan pada bayi berumur 2,3,4 bulan dan suntikan ulang ketika anak berusia 15-18 bulan. Hasil cakupan imunisasi di Kabupaten Sleman tahun 2014 yaitu HB-0 60%, BCG 97%, Pentavalen-1 97%, IPV-1 93,2%, Pentavalen-2 95,2%, IPV-2 95,2%, Pentavalen-3 95,1%, IPV-3 92,4% dan Campak 96,8%. BPM Wayan Witri pada tiga bulan terakhir yaitu bulan Mei-Juli 2017 jumlah ibu yang memiliki bayi usia 2-4 bulan berjumlah 62 bayi. Tujuan Penelitian : Menggambarkan karakteristik ibu bayi dengan imunisasi pentavalen di PMB Wayan Witri.Metode penelitian : Jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 2-4 bulan. Teknik sampling dalam penelitian adalah total sampling dengan jumlah responden 62 responden. Analisis univariat.Hasil Penelitian : Sebagian besar  responden usia 20-35 tahun sebanyak 88.7%, sebagian besar responden primipara sebanyak 77.4%, sebagian besar ibu pendidikan SMA/SMK sebanyak 62.3%, sebagian besar responden IRT sebanyak 56.6%.Kesimpulan : Karakteristik Ibu Bayi dengan Imunisasi Pentavalen adalah usia reproduksi sehat 20-35 tahun, sebagian besar paritas ibu primipara, pendidikan ibu menengah, dan pekerjaan sebagian besar ibu tidak bekerja.  Kata Kunci : Karakteristik   
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP POSISI DAN PERLEKATAN SAAT MENYUSUI PADA IBU POST PARTUM PRIMIPARA DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL Nurul Laili Azmi, Lala Budi Fitriana, Anita Liliana
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan 2016: Suplemen Medika Respati Vol 11 No 2 April 2016
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.061 KB) | DOI: 10.35842/mr.v0i0.56

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar diketahui bahwa 67,5% ibu gagal memberikan ASI esklusif kepada bayi karena kurangnya pemahaman ibu tentang teknik menyusui yang benar meliputi posisi dan perlekatan saat menyusui sehingga puting susu sering lecet dan retak. Berdasarkan hasil studi pendahuluan diketahui 2 dari 5 ibu primipara, belum tepat tentang posisi dan perlekatan saat menyusui. Tujuan penelitian: Diketahuinya pengaruh pendidikan kesehatan terhadap posisi dan perlekatan saat menyusui pada ibu post partum primipara di RSUD Panembahan Senopati Bantul Metode penelitian: Penelitian ini merupakan Quasy Esperiment dengan rancangan one group pretest-postest without control group. Populasi penelitian ini adalah ibu post partum primipara di RSUD Panembahan Senopati Bantul dari bulan Agustus – Oktober 2014. Teknik sampling menggunakan Accidental sampling dengan sampel 34 responden. Instrumen pengumpulan data mengunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan Mc Neamar Test.  Hasil: Hasil analisis posisi saat menyusui sebelum diberikan pendidikan kesehatan kategori kurang tepat sebanyak 29 responden (85.3%), sedangkan perlekatan saat menyusui sebelum diberikan pendidikan kesehatan kategori kurang tepat sebanyak 21 responden (61.8%). Posisi saat menyusui setelah diberikan pendidikan kesehatan kategori tepat sebanyak 29 responden (85.3%), sedangkan perlekatan saat menyusui sebelum diberikan pendidikan kesehatan kategori tepat sebanyak 30 responden (88.2%). Berdasarkan hasil uji Mc Neamar diketahui nilai p Value sebesar 0.000.  Kesimpulan: Ada pengaruh pendidikan  kesehatan terhadap posisi dan perlekatan saat menyusui pada ibu post partum primipara di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Kata kunci: Pendidikan kesehatan, posisi dan perlekatan saat menyusui, Ibu primipara  ¹ Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Keperawatan Universitas Respati Yogyakarta² Dosen Program Studi S1 Ilmu Keperawatan Universitas Respati Yogyakarta³ Dosen Program Studi S1 Ilmu Keperawatan Universitas Respati Yogyakarta
PENGARUH PEMBERIAN BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP KADAR LDL DAN HDL PADA MAHASISWI OBESITAS Sofi Herna Radinawati; Siti Wahyuningsih; Kuntari Astriana
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.575 KB) | DOI: 10.35842/mr.v17i3.764

Abstract

Latar Belakang: Overweight dan obesitas merupakan masalah kesehatan yang serius dan perlu diperhatikan karena dapat meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas dalam jangka panjang. Buah naga merah adalah buah yang mengandung antioksidan dan serat tinggi. Buah naga merah juga mengandung niasin, asam askorbat, dan asam palmitate yang diyakini bisa meningkatkan HDL dan menurunkan kadar LDL.Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) terhadap kadar LDL dan HDL pada mahasiswi obesitas Program Studi Gizi Program Sarjana di Universitas Respati Yogyakarta.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi-experiment dengan rancangan one group pretest posttest. Sampel penelitian sebanyak 10 mahasiswi obesitas Prodi Gizi Progam Sarjana di Universitas Respati Yogyakarta dengan menggunakan teknik sampling accidental sampling. Intervensi berupa pemberian buah naga merah sebanyak 2,86 g/kgBB/hari setiap pagi hari sebelum sarapan pagi selama 14 hari. Pemeriksaan kadar LDL dan HDL menggunakan alat Cobas C311 dengan metode enzymatic. Analisis data menggunakan paired t-test.Hasil: Rata-rata kadar LDL sebelum intervensi 125,90 mg/dl dan setelah intervensi 107,90 mg/dl. Rata-rata kadar HDL sebelum intervensi 53,10 mg/dl dan setelah intervensi 58,30 mg/dl. Hasil uji Paired t-test pemberian buah naga merah terhadap kadar LDL diperoleh hasil p-value 0,002 (p<0,05). Hasil uji Paired t-test t pemberian buah naga merah terhadap kadar HDL diperoleh hasil p-value 0,001 (p<0,05).Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) terhadap kadar LDL dan HDL pada mahasiswi obesitas Program Studi Gizi Program Sarjana di Universitas Respati Yogyakarta.
GAMBARAN LAMA MASA PEMBERIAN ASI PADA BAYI UMUR 0-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DANUREJAN IKOTA YOGYAKARTA Sary Rosidawati; Reni Merta Kusuma
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.524 KB) | DOI: 10.35842/mr.v13i1.237

Abstract

Background: Firstly, breast feeding supports to optimize the infant's growth. At the first 1000 days of newborn, the brain grows almost 75%. Infant in the age of 0-12 months become a crucial phase to determine their condition in their futures. The scope of breastfeeding in indonesia is 42% and year by year is getting decreased. According to data by Dinkes Kota Yogyakarta, they wrote, the scope of breastfeeding exclusively in Yogyakarta is the lowest of all, which is in the rate of 12, 31% in 2014. Research Objectives: Determining the scope of breastfeeding term for infant in the age of 0-12 months in Puskesmas Danurejan 1 Kota Yogyakarta Research Methods: This research is using descriptive quantitative methods. The amount of randomized sample is 52 samples who are consist of mother with infant in the age of 0-12 months in Puskesmas Danurejan 1 Kota Yogyakarta. The research is using cluster sampling technique where it is using questionnaire. The data analysis is used by univariate which will be described by the rates. Results: From 52 samples, 28 samples were found mostly mother with infant in the age of 0-12 months were giving breastfeeding ≥ 6 months or (52,8%). 21 samples (40,4%) were identified by the mother inthe age 20-35 years old with middle class educational background, 22 samples (42,3%) were identified by jobless mom, 15 samples (28,8%) were identified by disabilities moms. Conclusion: The length of breastfeeding in Puskesmas Danurejan 1 Kota Yogyakarta from 52 samples for infant in the age of ≥ 6months are 28 samples (52,8%) Keywords: the length of breastfeeding, for infant in the age of 0-12 months.
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG KEBUTUHAN ISTIRAHAT DAN TIDUR KELAS XI DI SMK KESEHATAN SADEWA YOGYAKARTA Eko Mindarsih, Liza Puspita Sari
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.483 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i3.72

Abstract

INTISARILatar Belakang: Peserta didik memiliki kesulitan untuk memahami konsep akademik sebagaimana mereka diajarkan yaitu dengan sesuatu yang abstrak dan model ceramah. Peserta didik perlu belajar untuk berpikir, mendorong siswa untuk dapat bekerja sama dalam kelompok, dan khususnya berpengaruh pada pencapaian prestasi. Sarana yang baik untuk mencapai hal tersebut dengan pembelajaran kooperatif. Salah satu model belajar kooperatif adalah model Numbered Head Together. Berdasarkan studi pendahuluan dari 42 siswa, nilai rata-rata mata pelajaran kebutuhan dasar manusia 75,4, nilai diatas rata-rata 29 siswa (69,05%) dan nilai dibawah rata-rata 13 siswa (30,95%). Ini menunjukkan ada 13 siswa yang nilainya dibawah rata-rata.Tujuan Penelitian: Mengetahui efektifitas model pembelajaran numbered head together terhadap pengetahuan tentang kebutuhan istirahat dan tidur kelas XI di SMK Kesehatan Sadewa YogyakartaMetode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental design dengan rancangan penelitian pretest dan posttest. Populasi penelitian siswa SMK kelas XI keperawatan sebanyak 42 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji wilcoxonHasil: Hasil uji wilcoxon pada model pembelajaran numbered head together didapatkan p value 0,000 < 0,014. Pengetahuan sebelum menggunakan model NHT dengan nilai rata-rata 73,4 dan pengetahuan sesudah menggunakan model NHT dengan nilai rata-rata 85,7. Kesimpulan: model pembelajaran numbered head together efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang kebutuhan istirahat dan tidur kelas XI di SMK Kesehatan Sadewa Yogyakarta  Kata Kunci: Pembelajaran, Istirahat, Pengetahuan
HIGIENE SANITASI PEDAGANG DENGAN PERILAKU PEDAGANG MAKANAN JAJANAN DI SEKOLAH DASAR KECAMATAN BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA Hironimus B Kahlasi; Heni Febriani; Siti Uswatun Chasanah
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.927 KB) | DOI: 10.35842/mr.v14i3.217

Abstract

Latar Belakang: Masalah kesehatan yang diakibatkan oleh kontaminasi makanan sampai saat ini masih sangat tinggi. Kontaminasi yang terjadi pada makanan dan minuman dapat menyebabkan makanan tersebut menjadi media bagi suatu penyakit. Penyakit yang ditimbulkan oleh makanan yang terkontaminasi disebut penyakit bawaan makanan (food-borned diseases). Penyakit yang terjadi karena penyediaan makanan yang tidak higienis seperti diare, gastroenteritis, hepatitis dan keracunan makanan. Kontaminasi pada makanan dan minuman disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang prinsip-prinsip higiene sanitasi. Pengetahuan yang kurang ini menyebabkan pertimbangan hati atau sikap seorang pedagang ketika berjualan kurang baik. Hal ini menyebabkan perilaku ketika berjualan tidak memperhatikan kebersihan lingkungan maupun kebersihan diri. Oleh karena itu peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku yang baik sangatlah diperlukan sebagai salah satu bentuk upaya preventif untuk mengatasi masalah gizi dan berbagai kejadian penyakit.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang higiene sanitasi dengan perilaku pedagang makanan jajanan di Sekolah Dasar, Kecamatan Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan.Metode: Analitik observasional dengan pendekatan croos sectional dengan teknik random sampling, serta analisis spearman Rank.Hasil: Adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang higiene sanitasi dengan perilaku pedagang makanan jajanan di Sekolah Dasar, Kecamatan Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.Kesimpulan: Ada hubungan antara Pengetahuan Dengan Sikap Tentang Higiene Sanitasi Pedangang Makanan Jajanan. Ada hubungan antara Pengetahuan Tentang Higiene Sanitasi Dengan Perilaku Pedangang Makanan Jajanan. Ada hubungan antara Sikap Tentang Higiene Sanitasi Dengan Perilaku Pedangang Makanan Jajanan di Sekolah Dasar Kecamatan Banguntapan, Bantul, Yogyakarta
HUBUNGAN ANTARA SPIRITUALITAS DAN EFIKASI DIRI DENGAN KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RS JOGJA Santi Damayanti; Ratna Sitorus; Luknis Sabri
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 9, No 4 (2014)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.219 KB) | DOI: 10.35842/mr.v9i4.90

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah sebagai akibat dari kekurangan sekresi insulin, gangguan aktivitas insulin atau keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan spiritualitas dan efikasi diri dengan kepatuhan. Penelitian ini menggunakan design analitik korelasi dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel 102 orang yang dilakukan di RS Jogja. Hasil analisis menggunakan korelasi Uji Chi Square menunjukkan ada hubungan spiritualitas dan efikasi diri dengan kualitas hidup (P Value spiritualitas: 0,000; P Value self-efficacy: 0,000; α: 0,15). Variabel confounding terhadap hubungan spiritualitas dan efikasi diri dengan kepatuhan adalah status ekonomi dan pengetahuan Berdasarkan hal tersebut, perawat perlu melakukan memberikan asuhan keperawatan secara komprehensif, khususnya yang terkait  dengan  spiritualitas dan efikasi diri dari pengkajian sampai dengan evaluasi dalam meningkatkan kepatuhan pasien DM tipe 2. Kata Kunci: Diabetes Mellitus, Spiritualitas, Efikasi Diri, kepatuhan. ABSTRACT Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disease marked by high blood glucose levels as a result of deficiency of insulin secretion, impaired insulin activity or both. This study aims to determine the relationship of spirituality and self-efficacy with compliance. This research design uses a correlation analysis with cross-sectional design. The number of samples of 102 people conducted in Yogyakarta Hospital. The results of correlation analysis using the chi square test showed relationship of spirituality and self-efficacy to quality of life (P values of spirituality: 0.000, P value of self-efficacy: 0.000; α: 0.15). Confounding variables on the relationship of spirituality and self-efficacy in compliance is the economic status and knowledge of this, nurses need to provide comprehensive nursing care, especially in terms of spirituality and self-efficacy from from assessment until evaluation in improving patient compliance type 2 DM. Keyword: Diabetes Mellitus, spirituality, self-efficacy, compliance.1Santi Damayanti S.Kep.,Ns,,Universitas Respati Yogyakarta2DR. Ratna Sitorus, S.Kp., M.App.Sc:3 dr.Luknis Sabri: Dosen FKM UI
Mini Review Efek Hipokolesterolemik Germinated Brown Rice terhadap Penurunan Risiko Penyakit Kardiovaskular Luh Desi Puspareni
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.81 KB) | DOI: 10.35842/mr.v15i1.253

Abstract

Background: Diet is an important factor in cardiovascular disease. Germinated brown rice (GBR) can be used as a dietary option in the management of cardiovascular disease. Invitro data and animal experiments show that GBR has a hypocholesterolemic effect that can reduce the risk of cardiovascular disease. Objective:. to explore the hypocolesterolemic effects of GBR as an effort to manage nutrition to reduce the risk of cardiovascular disease and the potential for GBR as part of the management of nutrition in cardiovascular disease. Methods: This study uses the literature review method. Artukel selection uses an electronic database in the form of Scopus, ScienceDirect, Open Access Library (OALIB), Google Scholar, and Pubmed. Publication searches are conducted with restrictions between 2013 and 2015. Result : Invitro data and animal experiments show that GBR has a hypocholesterolemic effect that can reduce the risk of cardiovascular disease. GBR bioactive compounds such as am-aminobutyric acid (GABA), γ-oryzanol, dietary fiber, phenolics, vitamins, and acylated steryl β-glucoside can be used as lipid profiles, increased gene related to consumption, and increased lipolysis. Conclusion: consumption of GBR can reduce the risk of cardiovascular disease.

Page 9 of 34 | Total Record : 340