cover
Contact Name
Oris Krianto Sulaiman
Contact Email
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Phone
+6281262500400
Journal Mail Official
jimrestri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Imam Bonjol No. 9 Forum 9th Floor, Kota Medan, Sumatera Utara 20112
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri
Published by Ilmu Bersama Center
ISSN : -     EISSN : 2961953X     DOI : https://doi.org/10.56211/factory
Core Subject : Engineering,
actory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri merupakan jurnal yang membahas ilmu dibidang Teknik Industri, jurnal ini sebagai wadah untuk menuangkan hasil penelitian baik secara konseptual maupun teknis yang berkaitan dengan Teknik Industri. Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri terbit 3 kali dalam setahun yaitu pada bulan Agustus, Desember dan April. Terbitan pertama adalah bulan Agustus 2022. Naskah yang masuk akan diterima oleh editor untuk kemudian kan dilakukan pemeriksaan kemiripan naskah dengan aplikasi Plagiarism Checker. Proses review dilakukan dengan menggunakan peer review. Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri menerima naskah dengan topik Production Planning and Inventory Control, Design Product and Control Quality, Model Simulasi and Optimasi System, Ergonomic and Work Study, Design Manufacturing Facility, Multi Criteria Decision Making dan Productivity.
Articles 77 Documents
Aplikasi Pembelian dan Penjualan Pada RR Fresh Vegetable Berbasis VBA Excel Wandana, Ikhlas; Paryati, Retno
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Agustus
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i1.1047

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong dunia usaha untuk mengadopsi sistem digital guna meningkatkan efisiensi dan akurasi data transaksi. RR Fresh Vegetable, sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi hasil pertanian segar, masih menggunakan sistem pencatatan manual yang menyebabkan kendala seperti kesalahan data, kehilangan arsip, serta keterlambatan dalam pelayanan dan pelaporan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan aplikasi terkomputerisasi berbasis Visual Basic for Applications (VBA) pada Microsoft Excel yang dapat mengelola proses pembelian dan penjualan secara otomatis. Metode pengembangan yang digunakan adalah model Waterfall, sementara analisis sistem dilakukan menggunakan pendekatan PIECES. Pengujian menggunakan metode Black Box testing, Dengan penerapan aplikasi ini proses operasional perusahaan menjadi lebih efisien, data tersimpan dengan lebih aman, dan informasi dapat disajikan secara tepat waktu.
Evaluasi Kinerja Keuangan Pasca Akuisisi: Studi Kasus Perusahaan EPCI Global (McDermott-CB&I) Firmansyah, Maulidin Iqbal; Hakim, Muhammad Saiful
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Agustus
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i1.1078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak akuisisi CB&I terhadap kinerja keuangan McDermott International Ltd., perusahaan multinasional di sektor Engineering, Procurement, Construction, and Installation (EPCI). Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-komparatif dengan menganalisis data laporan keuangan tahunan McDermott pada periode pra-merger (2016–2017) dan pasca-restrukturisasi (2021–2022). Metode analisis yang digunakan adalah paired sample t-test (α = 0,05) pada enam rasio keuangan utama, didukung oleh benchmarking terhadap tiga perusahaan sejenis, yaitu TechnipFMC, Saipem, dan Subsea7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return on Equity (ROE), Return on Assets (ROA), dan Total Asset Turnover mengalami penurunan yang signifikan secara statistik (p < 0,05), yang mencerminkan terjadinya degradasi efisiensi modal dan produktivitas aset setelah akuisisi. Sebaliknya, perubahan pada Quick Ratio, Inventory Turnover, dan Debt to Asset Ratio tidak signifikan secara statistik, mengindikasikan fluktuasi jangka pendek yang lebih bersifat situasional. Temuan ini menegaskan kegagalan integrasi pasca-merger, serta pentingnya penguatan tata kelola dan strategi pemulihan berbasis keberlanjutan untuk memastikan keberlanjutan bisnis. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris pada literatur evaluasi merger dan akuisisi di sektor proyek kompleks serta dapat menjadi rujukan bagi praktik manajemen strategis dan tata kelola perusahaan.
Pengaruh SDGs Dan Intellectual Capital Terhadap Kinerja Keuangan Dengan Investasi Hijau Sebagai Variabel Moderasi Susanti, Evi; Widiyati, Dian; Rosini, Iin
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Agustus
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i1.1214

Abstract

Sustainable Development Goals (SDGs) dan intellectual capital telah menjadi pertimbangan strategis dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan, khususnya di sektor transportasi. Di sisi lain, investasi hijau semakin diakui sebagai variabel yang berpotensi memoderasi keterkaitan antara inisiatif lingkungan dan hasil keuangan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh SDGs dan intellectual capital terhadap kinerja keuangan perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019 hingga 2024, serta menguji peran investasi hijau sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menerapkan analisis regresi linier berganda dan uji moderasi. Kinerja keuangan dianalisis dalam kaitannya dengan implementasi SDGs dan intellectual capital, baik secara langsung maupun melalui interaksi dengan investasi hijau sebagai variabel moderasi. Pengujian hipotesis dilakukan berdasarkan nilai probabilitas (p-value) dan nilai t-statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDGs berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Sebaliknya, intellectual capital dan investasi hijau tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan. Selain itu, investasi hijau juga tidak mampu memoderasi hubungan antara SDGs dan kinerja keuangan maupun antara intellectual capital dan kinerja keuangan. Temuan ini menegaskan bahwa implementasi SDGs memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Namun demikian, intellectual capital dan investasi hijau belum menunjukkan pengaruh yang signifikan, baik secara langsung maupun sebagai variabel moderasi dalam konteks penelitian ini.
Strategi Peningkatan Pelanggan Baru Berdasarkan Customer Experience dan Word of Mouth: Studi Kasus Belakang Rumah Coffee Sinaga, Jovanka; Triana, N.Neni; Suryadi, Suryadi
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Agustus
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i1.970

Abstract

Tujuan utama studi ini diambil guna mengkaji dampak kepuasan pelanggan serta komunikasi dari mulut ke mulut kepada keinginan konsumen untuk membeli baru di Belakang Rumah Coffee. Seratus responden dipilih secara sengaja untuk penelitian ini, yang menggunakan pendekatan metode campuran. Menurut penelitian regresi berganda, word of mouth dan customer experience keduanya memiliki dampak individual yang besar terhadap minat pembelian konsumen baru, dan ketika digabungkan, keduanya memiliki pengaruh simultan yang cukup besar. Kedua variabel ini mencakup 80,5% varians minat pembelian, menurut hasil uji determinasi (R2). Analisis SWOT mengungkap kekuatan dan peluang yang lebih besar dibanding ancaman dan kelemahan, sehingga Belakang Rumah Coffee dapat menerapkan strategi yang lebih agresif, seperti memaksimalkan media sosial, menjalin kerja sama dengan komunitas, menjaga kualitas pelayanan, dan menyediakan loyalty program. Dengan penerapan strategi yang sesuai, diharapkan kafe dapat meningkatkan jumlah pelanggan baru dan menjaga kepuasan pelanggan yang ada, sehingga mampu bersaing di tengah pesatnya pertumbuhan kedai kopi.
Implementasi Lean Manufacturing dengan Pendekatan Value Stream Mapping untuk Mengurangi pemborosan Produksi Bakso Erniyani, Erniyani; Ramdhani, Irin; Raodah, Raodah; Fuadah, Nur; Jayanegara, Sudarmanto
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i2.1234

Abstract

Persaingan industri manufaktur menuntut setiap perusahaan untuk mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses produksinya. Salah satu pendekatan yang banyak digunakan adalah Lean Manufacturing, yang fokus pada upaya mengurangi pemborosan (limbah) dan meningkatkan nilai tambah bagi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aliran proses produksi bakso pada UMKM FA Frozen dengan menggunakan metode Value Stream Mapping (VSM) sebagai alat utama untuk mengidentifikasi aktivitas bernilai tambah (Value Added/VA), aktivitas yang tidak bernilai tambah (Non Value Added/NVA), serta aktivitas yang perlu tetapi tidak menambah nilai (Necessary but NonValue Added/NBVA). Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, dan pengukuran waktu siklus pada setiap tahapan produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas berklasifikasi VA dengan total waktu 10.620 detik, namun masih terdapat aktivitas NVA sebesar 2.220 detik yang berpotensi menimbulkan pemborosan, seperti penggilingan berlebih, waktu tunggu, dan produk cacat. Selain itu, aktivitas NBVA tercatat sebesar 6.000 detik yang berlangsung, menyerap waktu yang cukup besar dalam proses produksi. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan Lean Manufacturing berbasis VSM mampu mengidentifikasi titik pemborosan sekaligus memberikan peluang perbaikan untuk meningkatkan efisiensi, menekan biaya operasional, serta menghasilkan produk yang lebih konsisten dan kompetitif di pasar.
Peramalan Permintaan Produk Bakso Frozen FA Menggunakan Metode Time Series Ramdhani, Irin; Raodah, Raodah; Erniyani, Erniyani
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i2.1248

Abstract

Peramalan permintaan menjadi aspek penting dalam mendukung keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pada sektor pangan beku. Fluktuasi permintaan yang tidak menentu seringkali menimbulkan permasalahan dalam perencanaan produksi, baik berupa kelebihan stok yang meningkatkan biaya penyimpanan maupun kekurangan stok yang mengakibatkan hilangnya peluang penjualan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan metode deret waktu, yaitu Moving Average, Weighted Moving Average, dan Single Exponential Smoothing, untuk meramalkan permintaan produk Bakso Frozen Fatimah Asri. Data yang digunakan berupa catatan penjualan bulanan tahun 2024. Evaluasi akurasi model dilakukan menggunakan tiga ukuran kesalahan, yaitu Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Single Exponential Smoothing menghasilkan nilai MAD dan MAPE terendah, masing-masing sebesar 46,129 dan 11,216%, sehingga memberikan hasil peramalan yang lebih mendekati data aktual. Sementara itu, metode Weighted Moving Average memiliki nilai MSE terendah sebesar 6636,046, sehingga dapat mengurangi dampak kesalahan besar. Dengan demikian, Single Exponential Smoothing dipandang sebagai metode terbaik untuk digunakan dalam peramalan permintaan jangka pendek produk Bakso Frozen FA. Penerapan metode ini diharapkan mampu membantu UMKM dalam meningkatkan akurasi perencanaan produksi, mengoptimalkan persediaan, serta mendukung pengambilan keputusan strategis yang berorientasi pada kepuasan konsumen dan efisiensi biaya operasional.
Penerapan Metode CPM dan Crashing pada Proyek Fabrikasi Jembatan B-60 di PT XYZ Umam, Khotibul; Syaugi, Ahmad; Syarif, Muhamad Rasyid; Izzati, Billa; Prastyo, Yudi
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i2.846

Abstract

Perencanaan dan pengendalian waktu serta biaya adalah faktor penting dalam menentukan keberhasilan proyek, termasuk proyek fabrikasi jembatan B-60 yang dikerjakan oleh PT XYZ. Penelitian ini bertujuan untuk menerapan metode Critical Path Metode (CPM) untuk menentukan jalur kritis dan membandingkan efektivitas strategi crashing dalam mempercepat pekerjaan proyek, dengan dua alternatif strategi crashing yaitu penambahan tenaga kerja dan penambahan jam kerja (lembur) selama 4 jam. Analisis ini dilakukan melalui pementaan kegiatan proyek, estimasi biaya dan waktu pada saat pengerjaan normal. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa jalur kritis proyek terdiri dari delapan kegiatan utama yang memiliki kontribusi signifikan terhadap total durasi. Penambahan tenaga kerja menghasilkan durasi pengerjaan proyek selama 86 hari kerja dengan total biaya proyek sebesar Rp. 156.217.011 Sementara itu, penambahan jam lembur selama 4 jam menghasilkan durasi pengerjaan proyek selama 90 hari kerja dengan total biaya proyek sebesar Rp. 172.013.879. Berdasarkan perbandingan efektivitas waktu dan biaya, alternatif penambahan tenaga kerja dinilai lebih efisien dan dipilih sebagai strategi crashing paling optimal dalam proyek ini
Analisis Produktivitas pada Departemen Produksi dengan Menggunakan Metode OMAX (Objective Matrix) dan AHP (Analytical Hierarchy Process): Studi Kasus: PT XYZ Setiawan, Ageng Deny; Isharyani, Muriani Emelda; Asdi, Ridzky Zul
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i2.928

Abstract

Produktivitas dari sebuah sistem industri merupakan kunci dari segalanya. Melalui pengukuran produktivitas, sebuah perusahaan akan memiliki standar yang akan digunakan untuk melakukan perbaikan- perbaikan sistem. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas pada departemen produksi PT XYZ menggunakan metode Objective Matrix (OMAX) dan Analytical Hierarchy Process (AHP), serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas dengan Fishbone Diagram. Latar belakang penelitian didasarkan pada ketidaktercapaian target produksi gas oksigen di beberapa bulan tahun 2024, yang menunjukkan perlunya evaluasi dan perbaikan sistem produksi.  Metode penelitian meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, penentuan kriteria produktivitas melalui wawancara, pembobotan indikator dengan AHP, serta perhitungan indeks produktivitas menggunakan OMAX. Hasil penelitian menunjukkan fluktuasi produktivitas dengan indeks tertinggi pada Januari (182,67%) dan terendah pada Mei (-86,33%). Faktor utama yang memengaruhi penurunan produktivitas meliputi ketidakefisienan penggunaan bahan baku, ketidakhadiran karyawan, kerusakan mesin, dan loses yang tinggi.  Berdasarkan analisis Fishbone Diagram, usulan perbaikan yang diberikan mencakup peningkatan perawatan mesin, penerapan sistem reward dan punishment untuk meningkatkan disiplin karyawan, serta pelatihan kerja yang terstruktur. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas departemen produksi.   
Penerapan Metode Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) sebagai Upaya Pengendalian Kualitas pada Produk Amplang: Studi Kasus UD XYZ Diani, Fitria; Gunawan , Suwardi; Asdi, Ridzky Zul
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i2.939

Abstract

Pengendalian kualitas merupakan faktor penting dalam menjaga mutu produk dan meningkatkan daya saing industri makanan ringan, termasuk produk amplang. UD Taufik Jaya Makmur menghadapi permasalahan tingginya tingkat produk cacat antara lain cacat remuk, tidak mengembang, dan gosong. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan penyebab cacat, menentukan tingkat risiko tertinggi, serta merumuskan usulan perbaikan guna meminimalkan kecacatan. Metode yang digunakan adalah Statistical Quality Control (SQC) untuk menganalisis jenis dan penyebab cacat melalui lembar pemeriksaan, histogram, peta kendali P, dan diagram sebab-akibat. Analisis lanjutan dilakukan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk memperoleh nilai Risk Priority Number (RPN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total cacat sebesar 27.937 gram dari total produksi 700.000 gram dalam periode Maret 2025 hingga Mei 2025. Terdapat 18 penyebab cacat dengan 3 risiko prioritas kritis, yaitu cacat remuk disebabkan oleh penanganan kasar saat pemindahan produk dari prnggorengan hingga pengemasan (RPN 240), cacat tidak mengembang disebabkan komposisi bahan baku tidak sesuai standar resep (RPN 216), dan cacat gosong disebabkan pekerja lalai memantau suhu dan waktu pada saat penggorengan (RPN 144) yang disebabkan oleh faktor manusia dan faktor material, yang kemudian dilanjutkan dengan pembuatan rekomendasi usulan perbaikan dengan pendekatan 5W+1H. Usulan perbaikan meliputi penyusunan SOP penanganan produk dan penimbangan bahan baku, pelatihan berkala bagi pekerja, pengawasan rutin, serta penggunaan alat bantu seperti timer dan termometer otomatis untuk memastikan suhu dan waktu penggorengan sesuai standar, guna menjaga kualitas dan konsistensi produk.
Analisis Efektivitas Mesin Palletizer D dalam Upaya Meminimalisasi Downtime Area Dispatch pada Perusahaan Produsen Semen di Indonesia Zevana, Nazhira Alya; Apriliani, Fany
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i2.1103

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada salah satu perusahaan yang memproduksi semen tersebar di Indonesia dan Asia Tenggara. Pada area Dispatch, terdapat 4 mesin palletizer yang beroperasi selama 24 jam tanpa henti dan berperan penting dalam proses pengemasan akhir. Berdasarkan data historis, mesin palletizer D tercatat memiliki durasi downtime tertinggi, sehingga menjadi fokus penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk meminimalkan downtime mesin dengan menggunakan perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses. Berdasarkan hasil penelitian pada mesin palletizer D menghasilkan nilai rata-rata Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada periode Juni hingga Oktober 2024 sebesar 74%. Analisis Six Big Losses, ditemukan bahwa kategori kerugian yang paling dominan adalah breakdown losses dengan persentase sebesar 15%. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa permasalahan utama yang terjadi disebabkan oleh kerusakan pada komponen motor, sehingga diperlukan penggantian komponen dengan unit yang baru untuk mengurangi potensi terjadinya kerugian serupa di masa mendatang.