cover
Contact Name
Ahmad Ashifuddin Aqham
Contact Email
ahmad.ashifuddin@gmail.com
Phone
+6283108502368
Journal Mail Official
suwandi@prin.or.id
Editorial Address
PUSAT RISET DAN INOVASI NASIONAL UNIVERSITAS SAINS DAN TEKNOLOGI KOMPUTER Alamat: Jl. Majapahit No.304, Palebon, Kec. Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah 50199
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik (JURRITEK)
ISSN : 28290178     EISSN : 2829016X     DOI : 10.55606
Sub Rumpun TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN TATA RUANG 1. Teknik Sipil 2. Teknik Lingkungan 3. Rancang Kota 4. Perencanaan Wilayah dan Kota 5. Teknik Pengairan 6. Teknik Arsitektur 7. Teknologi Alat Berat 8. Transportasi 9. Bidang Teknik Sipil Lain Yang Belum Tercantum Sub Rumpun ILMU KETEKNIKAN INDUSTRI 1. Teknik Mesin (dan Ilmu Permesinan Lain) 2. Teknik Produksi (dan Atau Manufakturing) 3. Teknik Kimia 4. Teknik (Industri) Farmasi 5. Teknik Industri 6. Penerbangan/Aeronotika dan Astronotika 7. Teknik Pertekstilan (Tekstil) 8. Teknik Refrigerasi 9. Bioteknologi Dalam Industri 10. Teknik Nuklir (dan Atau Ilmu Nuklir Lain) 11. Teknik Fisika 12. Teknik Enerji 13. Penginderaan Jauh 14. Teknik Material (Ilmu Bahan) 15. Bidang Keteknikan Industri Lain Yang Belum Tercantum Sub Rumpun TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA 1. Teknik Elektro 2. Teknik Tenaga Elektrik 3. Teknik Telekomunikasi 4. Teknik Elektronika 5. Teknik Kendali (Atau Instrumentasi dan Kontrol) 6. Teknik Biomedika 7. Teknik Komputer 8. Teknik Informatika 9. Ilmu Komputer 10. Sistem Informasi 11. Teknologi Informasi 12. Teknik Perangkat Lunak 13 Teknik Mekatronika 14. Bidang Teknik Elektro dan Informatika Lain Yang Belum Tercantum Sub TEKNOLOGI KEBUMIAN 1. Teknik Panas Bumi 2. Teknik Geofisika 3. Teknik Pertambangan (Rekayasa Pertambangan) 4. Teknik Perminyakan (Perminyakan) 5. Teknik Geologi 6. Teknik Geodesi 7. Teknik Geomatika 8. Bidang Teknologi Kebumian Lain Yang Belum Tercantum Sub Rumpun ILMU PERKAPALAN 1. Teknik Perkapalan 2. Teknik Permesinan Kapal 3. Teknik Sistem Perkapalan 4. Teknik Kelautan dan Ilmu Kelautan 5. Oceanograpi (Oceanologi) 6. Bidang Perkapalan Lain Yang Belum Tercantum
Articles 256 Documents
PENCARIAN JALUR TERPENDEK PENGIRIMAN BARANG MENGGUNAKAN ALGORITMA A STAR STUDI KASUS KANTOR JNE DI JAKARTA SELATAN Ali Muhammud Olow; Amanda Muchsin Chalik; Khonsa Mutmainnah; Desy Komalasari
JURNAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 1 No. 1 (2022): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1170.706 KB) | DOI: 10.55606/jurritek.v1i1.591

Abstract

Kurir pengiriman barang mengirimkan banyak barang ke berbagai tempat setiap harinya. Maka dari itu, para kurir tersebut perlu menemukan jalur terpendek dari antar lokasi yang ditujunya. Hal itu demi menghemat waktu, tenaga dan juga biaya yang digunakannya. Algoritma A* adalah salah satu metode yang biasa digunakan dalam mecari jalur terpendek. Dengan menggunakan metode ini, diharapkan kurir pengiriman barang akan lebih mudah dalam mencari jalur terpendek ketika mengirimkan barang.
IMPLEMENTASI METODE K-NEAREST NEIGHBOUR DALAM MEMPREDIKSI CURAH HUJAN DI KOTA BOGOR Naufal Rasyid; Trevy Jonatya Novella; Ahlijati Nuraminah
JURNAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 1 No. 1 (2022): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (989.03 KB) | DOI: 10.55606/jurritek.v1i1.592

Abstract

Accurate weather prediction information is important for various fields that are closely related to weather forecasting, such as agriculture, fisheries and many more. Because precise weather forecasts are very useful for various fields of carrying out various activities. Because of that, it is necessary to make an application to find weather or rainfall prediction information, so that the information can be utilized optimally by the community. In this journal the authors apply the k-nearest neighbors (k-NN) method based on rainfall data obtained from the Bogor climatology station from 2016-2017 and the test results show that the predicted rainfall for the Bogor area with the K-Nearest Neighbor algorithm obtained a value of 0, 93148.
MEMBANDINGAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION DAN LEARNING VECTOR QUANTIZATION DENGAN OPENCV PADA PENGENALAN WAJAH Muhammad Varriel Avenazh Nizar; Sirajuddin Hawari; Ahmad Nur Ihsan Purwanto
JURNAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 1 No. 1 (2022): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (903.499 KB) | DOI: 10.55606/jurritek.v1i1.593

Abstract

Face recognition is an area that is still being researched and improved for various purposes such as attendance, population data collection, security systems and others. Two methods that are often used for face recognition applications are artificial intelligence methods, especially back-propagation neural networks (ANN) and learning vector quantization. Both of these techniques are directed learning techniques that are widely used to identify distinctive patterns, namely grouping patterns into groups of patterns, making them ideal for use in facial recognition applications. In this application, preprocessing of the input image includes the detection process of scaling, grayscale, edged with the sobel and threshold methods, carried out before the image is processed in ANN. Meanwhile, the ANN approach used to identify faces involves the Backpropagation method and the Learning Vector Quantization method. The findings of this analysis are a comparison of the backpropagation neural network method and quantization of the learning vectors of face recognition used to assess variations, limitations, strengths and optimal results of the two techniques for use in facial recognition systems.
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSIS PENYAKIT TUMOR OTAK MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR (CF) Abdullah Ammar; Sirajudin Hawari; Trevy Jonatya Novella; Ahlijati Nuraminah
JURNAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (928.856 KB) | DOI: 10.55606/jurritek.v1i2.594

Abstract

ABSTRAK The development of computer technology helps many aspects of life. One aspect of life that takes advantage of technological developments is the health sector, in order to solve problems including brain tumors. Brain Tumor Disease is the growth of abnormal cells in or around the brain in an unnatural and uncontrolled manner. Patients with brain tumors continue to increase every year, because the initial symptoms are often underestimated. Therefore created a software that can help diagnose brain tumors using the certainty factor method
EXPERT SYSTEM FOR DIAGNOSING TOMATO PESTS AND DISEASES USING FORWARD CHAINING METHOD Aqilla Fadia Haya; Hafizh Al Karim; Muhammad Rizky Perdana; Andika Sundawijaya
JURNAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.389 KB) | DOI: 10.55606/jurritek.v1i2.595

Abstract

Tomato (solanum lyco persicum) is a plant from the solanceae family, native to Central and South America, from Mexico and Peru. Tomatoes have a short life cycle and a height ranging from 1 to 3 meters. Currently, farmers often experience disturbances from pests and diseases of tomatoes due to a lack of knowledge. They do not know how to control it and to eliminate pests that reduce productivity. In identifying diseases in tomato plants we use the Forward Chaining method which is a description that starts from knowing the facts and then matching them with IF and IF-THEN rules. Diseases with a high prevalence in tomatoes are: fruit worms, earthworms, green aphids, white flies, fruit flies (bractrotera) and the diseases are: fusarium wilt, leaf spot disease, bacterial spot, fruit rot. This expert system application provides tomato disease information and disease diagnosis, including control solutions that can be used to reduce the risk of tomato crop damage
INVESTIGASI PENINGKATAN EFISIENSI PENGGUNAAN BAJA PADA BANGUNAN BETON BERTULANG Kamal Fikkri
JURNAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurritek.v2i1.865

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang melakukan kajian terkait terkait peningkatan efisiensi penggunaan baja pada bangunan beton bertulang. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah penelitian kualitatif yang dijabarkan secara deskriptif. Berbagai sumber diolah dalam penelitian ini seperti buku, hasil penelitian, jurnal dan artikel penelitian. Hasil dari penelitian yang didapatkan adalah diketahui bahwasannya beton bertulang merupakan salah satu bahan konstruksi yang banyak digunakan dalam proses konstruksi. Menjadi salah satu bahan yang penting, menjadikan perlu adanya pertimbangan dampak lingkungan yang diakibatkan dari penggunaan beton bertulang sehingga tujuan utama pembangunan yang berkelanjutan bisa tercapai. Dalam prosesnya, berbagai penelitian yang meneliti tentang penggunaan baja atau serat baja pada struktur beton bertulang sudah banyak dilakukan. Hasil yang didapat sangat bervariasi diantaranya menyebutkan bahwasannya penggunaan serta baja pada beton bertulang ini bisa meningkatkan sifat dari beton bertulang secara keseluruhan, daya dulung dari beton bertulang pun juga mengalami peningkatan, adanya penambahan serta baja membuat beton bertulang lebih kuat terhadap retakan yang terjadi di kolom betonnya serta meningkatnya kinerja dari kolom bertulang. Yang paling adalah jika ditinjau dari perspektif sisi kelayakan, serta baja mampu menggantikan tulangan melintang yang ada pada struktur beton bertulang.
Perbandingan Karakteristik Marshall pada Aspal Modifikasi Polimer PG70 dengan Aspal Minyak Pen 60-70 pada Proyek Preservasi Jalan Sidoarjo – Malang Prastama Errian Apteda; Muhammad Royyan; Hafizuddin Alfin Putra Yuwanto; Mohammad Hendrik Saputra Romadhon; Ahna Mayhella Putri
JURNAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurritek.v2i1.867

Abstract

Jalan merupakan infrastruktur transportasi darat meliputi segala bagian jalan termasuk bangunan pelengkapnya yang nantinya akan diperuntukkan untuk lalu lintas kendaraan darat terkecuali jalan dari rel kereta api. Umumnya struktur perkerasan jalan di Indonesia terdapat 2 jenis yaitu perkerasan kaku atau rigid dengan material utamanya beton, kemudian perkerasan lentur dengan material utamanya adalah beton aspal atau Asphalt concrete. campuran aspal terdiri dari beberapa agregat dengan ukuran tertentu dan aspal sebagai pengikatnya. Aspal pada umumnya terbuat dari proses penyulingan minyak bumi, namun ketersediaan minyak bumi semakin lama akan menipis dan semakin mahal. Permasalahan tersebut membuka ide pengembangan aspal modifikasi polimer dengan menambahkan bahan polimer untuk mengurangi penggunaan minyak bumi dan menambah kualitas aspal. Kementerian PUPR melalui Dirjen Bina Marga menerapkan aturan mengenai aspal dengan modifikasi polimer PG70 melalui Spesifikasi Umum 2018. Dalam studi ini dilakukan pengujian marshall pada aspal modifikasi polimer PG70 yang digunakan untuk proyek preservasi jalan Sidoarjo - Malang dengan aspal minyak pen 60-70 sebagai perbandingan. Hasil diperoleh beton aspal dengan aspal modifikasi polimer PG70 memiliki nilai marshall quotient yang lebih besar membuktikan bahwa aspal modifikasi polimer PG70 memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan beton aspal dengan aspal minyak pen 60/70.
Metode Pelaksanaan Pekerjaan Rigid Pavement Pada Proyek Preservasi Jalan Raya Kanor – Semambung Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur Dewangga Andya Mahendra Putra
JURNAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurritek.v2i1.875

Abstract

Proyek Preservasi Jalan Raya Kanor – Semambung ini merupakan kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kenyamanan serta kelancaran dalam berlalu lintas. Hal ini dilakukan agar mempermudah Mobilitas Masyarakat yang bertempat tinggal di daerah tersebut. Dengan meningkatnya jumlah penduduk dan perkembangan suatu daerah, maka kebutuhan pada daerah tersebut pun akan bertambah juga, oleh karena itu diperlukan Peningkatan jalan. Peningkatan jalan Kanor - Semambung Bojonegoro, Jawa Timur ini merupakan jalan yang menghubungkan daerah Kanor menuju arah Semambung dengan panjang 4,375 km. Dengan adanya pembangunan jalan tersebut dapat menunjang kelancaran transportasi dan perekonomian yang mempermudah menuju daerah tersebut. Pada penulisan jurnal ini akan membahas mengenai bahan yang digunakan, alat yang digunakan, serta tahapan pada proses pekerjaan Rigid Pavement. Metode yang digunakan yaitu mengumpulkan studi literatur yang berkaitan dengan proses Rigid Pavement, serta mempersiapkan materi. Dari metode tersebut juga meliputi lokasi penelitian. Pengumpulan data dan pengolahan data pada penulisan ini didapatkan langsung melalui kegiatan magang di lokasi kegiatan proyek pada kurun waktu kurang lebih 5 bulan. Proses Rigid Pavement terdiri dari beberapa tahapan yaitu proses Perencanaan (Planning), Pemograman (Programming), Pelaksanaan Kegiatan (Activating), Pengendalian (Controlling). Bahan yang digunakan pada proses pengaspalan antara lain, Beton readymix, Agregat kelas A dan S dan lain-lain. Selain bahan juga ada alat dan bahan yang digunakan yaitu, Truck Mixer, Dump truck, Bekisting, Vibrator, dan Besi Wiremesh Ø 8 mm.
Miniature SmartHome dengan Sonoff Sigit Prakosa Adhi Nugraha; Muhammad 'Atiq
JURNAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurritek.v2i1.885

Abstract

Sonoff dapat diterapkan di beberapa bidang slah satunya seperti rumah, karena mudah digunakan. Sonoff dapat digunakan untuk mengontrol lampu yang ada di rumah, atau dapat digunakan sebagai saklar pintar yang dapat mengontrol lampu dengan smartphone. Pada pemasangan Sonoff, pada miniature smart home menggunkan sonoff satu channel sebanyak 2 buah. Sonoff digunakan untuk mengontrol lampu pada miniature rumah dengan pembagian yang sudah di tentukan. Sonoff 1 mengontrol ruang tamu, ruang tengah, dan kamar ke 2. Sonoff ke 2 digunakan untuk mengontrol kamar pertama dan dapur. Hasil yang didapatkan pada penerapan Sonoff untuk miniature tempat tinggal yaitu: Sonoff dapat mempermudah pekerjaan di dalam rumah dalam hal pengontrolan perangkat elektronik dan Aplikasi bardi smart breaker dapat memasang lebih dari satu perngkat dalam satu aplikasi
Implementasi Hasil Perancangan Sistem Pelacakan dengan Menggunakan Antena Tracking Sistem Meitri Kristiani Simamora
JURNAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurritek.v2i1.889

Abstract

Orbital perturbation is a phenomenon in which the orbit of a satellite changes due to one or more external influences such as an anomaly in the Earth's gravitational distribution, gravitational disturbances from the moon, meteor impacts or other objects, or solar radiation pressure. These maneuvers use small rockets (thrusters) that are on the satellite body and the direction is set according to the correction direction. Ignition of these small rockets will consume fuel brought by satellites from Earth as a provision. Communications satellites have demonstrated their capabilities since the last three decades. that the communication satellite mission in the 60s was an alternative point-to-point transmission between continents, due to its ability to see approximately one third of the earth's surface from the geostationary orbit altitude just above the equator.

Page 3 of 26 | Total Record : 256