cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
arifin1169@gmail.com
Phone
+62822 1856 0919
Journal Mail Official
incomejurnal@gmail.com
Editorial Address
Blok Salasa RT 004/RW 005, Ds. Trajaya, Kec. Palasah, Kab. Majalengka, Jawa Barat.
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement
Published by Edupedia Publisher
ISSN : 29620023     EISSN : 29617677     DOI : https://doi.org/10.56855/income
Fokus dan Ruang Lingkup Artikel yang dimuat dalam INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. 
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 201 Documents
Peningkatan Edukasi Ekonomi Kreatif dan UMKM Dalam Rangka Mempersiapkan Gen-Z Memasuki Era Society 5.0 di SMAN 8 Manado Gaby Dainty Julliet Roring
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i1.2031

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan edukasi Ekonomi Kreatif dan UMKM dalam rangka mempersiapkan gen-z memasuki era society 5.0 di SMAN 8 Manado. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah masih rendahnya pemahaman terkait konsep ekonomi kreatif dan UMKM serta keterbatasan dalam mengaplikasikannya dalam konteks kewirausahaan berbasis teknologi. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan andragogik, melalui metode diskusi interaktif, pelatihan keterampilan, simulasi usaha, dan sosialisasi. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, pre-test, penyampaian materi, diskusi kelompok, praktik penyusunan ide bisnis, serta post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan, keterampilan, serta perubahan mindset peserta, yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan dalam merancang ide usaha kreatif dan memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. kegiatan ini efektif dalam membekali siswa dengan kompetensi kewirausahaan yang relevan serta mendorong kesiapan mereka untuk berperan sebagai inovator dan pencipta lapangan kerja di era society 5.0.
Kepraktisan E-LKPD Garis Singgung Persekutuan Luar di SMA IT Iqra’ Kota Bengkulu Hanifah Hanifah; Eli Mardiana; M. Sulistio
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.1860

Abstract

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan Kurikulum 2013 (K-13) dan Kurikulum Merdeka dengan tambahan metode deep learning mulai tahun ajaran 2025/2026. Kebijakan ini mendorong sekolah untuk mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut, SMA IT IQRA’ Kota Bengkulu dipilih sebagai lokasi penerapan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Model Aksi Proses Objek Skema (Model APOS) berbantuan GeoGebra pada materi garis singgung persekutuan luar. Pemilihan ini sejalan dengan misi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran demi meraih prestasi di tingkat lokal, nasional, dan internasional. Pelatihan dilaksanakan pada 23 Mei 2025 di laboratorium komputer dengan melibatkan 18 siswa kelas XI dan 6 guru matematika. Metode kegiatan meliputi penjelasan model APOS, praktik penggunaan GeoGebra, distribusi LKPD digital, pengerjaan LKPD secara mandiri, presentasi siswa, serta pengisian angket respon. Guru juga menerima modul ajar tambahan untuk dikembangkan secara mandiri. Hasil evaluasi menunjukkan skor rata-rata respon siswa sebesar 4,08, termasuk kategori sangat baik. Siswa merasa lebih mudah memahami konsep melalui visualisasi GeoGebra, antusias dalam mengerjakan LKPD, dan mampu mempresentasikan hasil kerja dengan baik. Guru memperoleh wawasan baru tentang integrasi teknologi dalam pembelajaran. Kendala utama adalah keterbatasan perangkat dan pengalaman awal dalam mengoperasikan GeoGebra. Secara keseluruhan, pelatihan ini sangat praktis untuk meningkatkan respon serta pemahaman konseptual, keterampilan teknis, serta motivasi belajar siswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas pengembangan LKPD berbasis APOS pada materi matematika lain, melibatkan lebih banyak sekolah, serta menilai dampaknya terhadap prestasi akademik secara longitudinal.
Geospatial-Based Mapping of Socio-Economic Conditions and Potential of Bulangan Barat Village, Pegantenan Sub-District Zainatul Mufarrikoh; Masyithah Mardhatillah; Moh. Syafik; Jamiludin Usman
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.1965

Abstract

Bulangan Barat Village, located in Pegantenan District, has rich natural and agricultural potential and adequate land and water resources. However, the utilization of this potential has not been maximized due to several factors, including educational trends, technology utilization, community involvement, and social and economic factors. This community service activity aims to map the socio-economic conditions and potential of the village community and identify problems and needs based on the results of mapping using geospatial technology. The method used is Asset-Based Community Development (ABCD), which focuses on community empowerment through the identification and utilization of local assets, such as natural resources, individual skills, and social networks, to improve social and economic conditions sustainably. The findings show that the socio-economic conditions of the community include an even distribution of agricultural land in each hamlet, adequate distribution of road networks, and fairly good infrastructure. Most of the community are elementary school graduates, with farmers as the most common occupation. The village's main potential lies in the agricultural sector, which produces durian and cassava processed products. However, there are problems such as declining quality and production of durian, lack of innovation and branding of MSME products, and limited marketing. Socialization and assistance to optimize village potential have also not been maximized. This finding shows the need for a more effective strategy to overcome these challenges and explore existing potential, especially durian.
Training of Digital Learning Resources for Islamic School Teachers: A Community Service Elis Homsini Maolida; Vina Aini Salsabila; Anisa Sofarini; Nia Kurniawati
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.1996

Abstract

The use of digital tools has become an integral part of teaching and learning at various levels of education. Rapid developments in digital technology have opened the door to creating more interacting, engaging, and effective learning tools. Teachers, as the main agents in imparting knowledge, are in need of understanding and integrating digital-based learning media in the teaching and learning process. With this in mind, this training initiative addresses the pressing need for modernizing pedagogical approaches in the educational system in the Islamic schools. The training aims to bridge the gap between traditional teaching methods and contemporary educational tools, fostering a more engaging and inclusive learning environment. The 50 teachers from Madrasah Ibtidaiyah (MI) , Tsanawiyah (MTs), and Aliyah (MA) Asy-Syifa, participated in this training. The face-to-face training, held on November 2, 2023, comprised several sessions: a session of digital literacy sharing, followed by acquainting participants with the LearningApps, exploration of Canva features for creating and designing learning materials, as well as photo and video editing Kinemaster application, providing insight into the digitalization of students’ learning products. Each session concluded with hands-on practice, allowing teachers to experience the apps firsthand. The final session prioritized reflection, prompting participants to contemplate their training takeaways and strategize how they would apply newfound knowledge and skills in practical teaching contexts. The evaluation showed that the training met its intended goals. Consistent attendance across all sessions, active involvement, positive responses, and the submission of digital teaching artifacts demonstrated strong engagement and positive learning outcomes.
Penguatan Literasi Riset Mahasiswa melalui Pengembangan Ebook serta Pelatihan Analisis Tren Riset Memanfaatkan VOSviewer dan Biblioshiny Pieter Z. Tupamahu; Christina M. Laamena; Wisye Hehakay; Nelma D. Lethulur; Yulian Hany Makaruku
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2030

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi riset mahasiswa pendidikan matematika melalui pengembangan e-book dan pelatihan analisis tren riset memanfaatkan software VOSviewer dan Biblioshiny. Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah kesulitan mahasiswa dalam menentukan fokus penelitian, mengidentifikasi research gap, dan memilih topik yang feasible. Kegiatan dilaksanakan melalui analisis kebutuhan, pengembangan e-book, sosialisasi dan pelatihan daring, serta evaluasi melalui kuesioner Google Form. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa e-book dan pelatihan yang diberikan mampu membantu mahasiswa memahami analisis bibliometrik secara sistematis serta mendukung penentuan topik penelitian yang lebih terarah.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Kulit Durian untuk Meningkatkan Produktivitas KWT Sari Makmur di Desa Alasmalang Kecamatan Kemrajen Siti Mudmainah; Tundjung Linggarwati; Purwanto Purwanto
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2061

Abstract

KWT Sari Makmur Kiprahnya sebagai pendamping suami, yang mayoritas petani dan pemilik lahan durian berada di Desa Alasmalang, didirikan pada tahun 2004 hingga saat ini. Kelompok ini terdiri dari 31 anggota. Permasalahan pertama yang dihadapi oleh KWT Sari Makmur adalah ketergantungan terhadap pupuk kimia, Permasalahan kedua menumpuknya limbah kulit durian yang menimbulkan bau tidak sedap, Permasalahan Ketiga mitra tidak mempunyai kemampuan mengolah limbah kulit durian menjadi pupuk kompos, Permasalahan keempat mitra tidak mempunyai kemampuan manajemen usaha kecil, kelompok, management, pengadminitrasikan, pecatatatan keuangan dan jejaring bisnis terbatas. Permasalahan diatas diperlukan peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan penyuluhan partisipatif seluruh anggota KWT Sari Makmur, diharapkan anggota KWT Sari Makmur dapat mandiri dalam memproduksi dan menggunakan pupuk organik kompos dengan memanfaatkan kulit durian, sehingga menciptakan ketahanan pangan di level komunitas. Metode observasi dilaksanakan melalui wawancara dengan Pemdes dan ketua KWT Sari Makmur. Kegiatan pelaksanaan dilakukan pada bulan Maret 2026 dan pasca kegiatan pada bulan Mei 2026. Pengabdian ini menggunakan Metode pendekatan Asset Based Community Development yang dilakukan melalui pelatihan dan penyuluhan. Hasil pendampingan ini diantaranya terjadi peningkatan kapasitas KWT Sari Makmur, terutama peningkatan pendapatan tambahan dari penjualan kompos kulit durian perminggu Rp. 6.000.000,- Diharapkan melalui program pengabdian kepada masyarakat ini akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Alasmalang dan meningkatkan kesejahteraan petani durian dan produktivitas KWT Sari Makmur.
Pelatihan Penggunaan Gamifikasi Pembelajaran Terintegrasi Quizizz sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru di SD Negeri 124391 Pematangsiantar Imelda Sabrina Sibarani; Melda Munthe; Eva Pasaribu; Insenalia Hutagalung; Sarah Cicilia Panjaitan
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2088

Abstract

Pada era teknologi saat ini, beberapa pendidik masih kurang memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran yang menyebabkan kegiatan pembelajaran kurang efektif dan menurunkan minat serta motivasi peserta didik. Salah satunya dengan permainan/ gamifikasi. Gamifikasi bertujuan untuk memperoleh pengetahuan, menumbuhkan kebiasaan, dan memahami belajar di lingkungan digital. Salah satu platform pembelajaran berbasis game yang dapat digunakan secara gratis adalah aplikasi Quizizz, yang dapat dimanfaatkan oleh pendidik sebagai salah satu alternatif media pembelajaran berbasis Teknologi. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat sebagai upaya peningkatan pengalaman pembuatan evaluasi pembelajaran yang menarik bagi guru. Metode pengabdian yaitu pertama peserta diberikan pengenalan platform Quizizz, selanjutnya bersama-sama mendemonstrasikan pembuatan soal pada aplikasi dan mengirimkan soal yang dibuat ke peserta lain. Tahap terakhir menilai kepuasan pelatihan pada peserta. Hasil dari pengabdian menunjukkan persentase kepuasan peserta menjalankan pelatihan Quizziz rata-rata mengatakan puas. Penggunaan Quizziz untuk evaluasi pembelajaran menurut peserta sesuai kebutuhan pembelajaran 75%, memiliki manfaat dalam pembelajaran 83.33%, memudahkan dalam membuat evaluasi pembelajaran 75%, menyatakan 91.67% menyenangkan dan menarik 83.33%. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini terdapat peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam membuat evaluasi pembelajaran seperti kuis dan soal lainnya yang interaktif menggunakan aplikasi Quizziz.
Sinergi UU No. 1 Tahun 2023: Implementasi Restorative Justice Berbasis Hukum Adat Karo di Desa Ketaren Jefri Jefri; Rayani Saragih; Maslon Hutabalian; Amelia Rosa Br Sinuhaji; Novita Sari Sihite
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2094

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berfokus pada implementasi prinsip Keadilan Restoratif berbasis hukum adat Karo di Desa Ketaren, Kabupaten Karo. Dalam kerangka harmonisasi dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP Nasional). Pengakuan terhadap living law  dalam Pasal 2 KUHP Nasional menjadi landasan program untuk mengatasi tantangan diskoneksi antara mekanisme adat Runggu (musyawarah adat berbasis filosofi kekerabatan Rakut Sitelu - Kalimbubu, Senina, Anak Beru) dengan persyaratan administratif dan prosedural KUHP Nasional. PKM ini mengadopsi pendekatan partisipatif melalui tiga solusi inti: (1) Edukasi dan sosialisasi intensif mengenai substansi UU KUHP 2023, khususnya Pasal 2 dan mekanisme Restorative Justice; (2) Pendampingan standardisasi dokumen kesepakatan perdamaian (Runggu) menjadi Berita Acara Kesepakatan Perdamaian (BAKP) yang memenuhi syarat materiil dan formil; (3) Pembentukan forum komunikasi dan protokol koordinasi efektif antara tokoh adat/perangkat desa dengan aparat penegak hukum (Bhabinkamtibmas/Babinsa). Hasil PKM menunjukkan keberhasilan signifikan. Fasilitas “Rumah Restorative Justice” Desa Ketaren berhasil dioptimalisasi sebagai episentrum resolusi konflik yang terintegrasi. Seluruh kasus tindak pidana ringan (pencurian ringan, sengketa tanah, penganiayaan ringan) yang ditangani selama periode pemantauan 100% berhasil diselesaikan melalui mekanisme Runggu yang kini memiliki legitimasi yuridis. Kolaborasi terstruktur antara perangkat desa/tokoh adat dan aparat penegak hukum memastikan pengawasan proses dan perlindungan HAM. Dokumentasi BAKP terstandarisasi menjadi dasar hukum yang valid, memberikan kepastian hukum. Keberhasilan ini menjadikan Desa Ketaren sebagai role model  “Desa Sadar Hukum” yang mengimplementasikan living law secara konkret, membuktikan efektivitas paradigma Pluralisme Hukum dalam mencapai penyelesaian konflik yang cost-effective, cepat, dan berorientasi pemulihan hubungan sosial, sekaligus melestarikan kearifan lokal Karo.
Penguatan Literasi Metodologi Penelitian dan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah melalui Lokakarya Partisipatif bagi Mahasiswa Akuntansi Rahmatia Rahmatia
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2097

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat literasi metodologi penelitian dan kemampuan awal penyusunan karya tulis ilmiah mahasiswa Akuntansi Syariah melalui lokakarya partisipatif. Kegiatan dilaksanakan di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Sultan Amai Gorontalo dengan sasaran pengurus HMJ dan mahasiswa yang memerlukan penguatan dalam membedakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, merumuskan masalah, serta menautkan topik dengan metode yang sesuai. Pelaksanaan kegiatan meliputi pemetaan kebutuhan, pemaparan materi, diskusi interaktif, pendampingan awal ide riset, dan evaluasi reflektif berbasis observasi serta dokumentasi kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa lokakarya berlangsung tertib, peserta terlibat aktif, dan muncul pemahaman awal yang lebih terstruktur mengenai logika penelitian, unsur proposal, serta keberanian akademik untuk mendiskusikan gagasan riset. Bukti visual berupa sesi materi, foto kelompok, dan penyerahan sertifikat memperkuat akuntabilitas pelaksanaan. Kegiatan ini menegaskan bahwa pengabdian dosen akuntansi dapat difungsikan sebagai intervensi akademik awal yang mendukung kesiapan penelitian dan penguatan budaya ilmiah mahasiswa.
Workshop dan Sosialisasi Pembuatan Media Edukasi Merdeka Belajar di SD Negeri 091524 PNP Tonduhan Kabupaten Simalungun Eva Pasaribu; Sukardo Sitohang
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 4 No 4 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v4i4.2109

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan media edukasi berbasis Merdeka Belajar. Namun, masih terdapat guru yang belum memahami dan terampil dalam membuat media pembelajaran berbasis teknologi yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan workshop dan sosialisasi pembuatan media edukasi Merdeka Belajar kepada guru-guru di SD Negeri 091524 PNP Tonduhan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pemaparan materi, pelatihan praktik pembuatan media edukasi, serta pendampingan penggunaan media dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini menekankan pentingnya inovasi media pembelajaran yang dinamis, adaptif, dan berpusat pada peserta didik dengan memanfaatkan teknologi digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru-guru memperoleh peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam membuat serta menggunakan media edukasi Merdeka Belajar untuk mendukung pembelajaran tatap muka maupun virtual. Selain itu, guru menjadi lebih termotivasi untuk menciptakan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan nilai-nilai budaya setempat sehingga dapat meningkatkan minat belajar siswa. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.