cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
arifin1169@gmail.com
Phone
+62822 1856 0919
Journal Mail Official
incomejurnal@gmail.com
Editorial Address
Blok Salasa RT 004/RW 005, Ds. Trajaya, Kec. Palasah, Kab. Majalengka, Jawa Barat.
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement
Published by Edupedia Publisher
ISSN : 29620023     EISSN : 29617677     DOI : https://doi.org/10.56855/income
Fokus dan Ruang Lingkup Artikel yang dimuat dalam INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. 
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 201 Documents
Peduli Kesehatan Gigi: Inovasi Edukasi Oral Hygiene untuk Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Happy Angela Surabaya Isnanto Isnanto; Rohisotul Laily; Silvia Prasetyowati; Sunomo Hadi; I Gusti Putu Agung Heri Raditya Putra
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2117

Abstract

Anak berkebutuhan khusus, khususnya siswa tunagrahita, memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan gigi dan mulut akibat keterbatasan dalam melakukan oral hygiene care secara mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru serta wali siswa mengenai oral hygiene care, meningkatkan kemampuan menyikat gigi siswa tunagrahita melalui metode penyuluhan, serta menurunkan risiko bau mulut pada siswa. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi menyikat gigi, praktik oral hygiene care dengan metode penyuluhan, pendampingan guru dan wali siswa, serta pemberian alat pendukung berupa sikat gigi, pasta gigi, dan dental floss. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan oral hygiene dari 56% menjadi 77%, peningkatan keterampilan oral hygiene dari 43% menjadi 97%, serta peningkatan skill oral hygiene siswa dari 0% menjadi 30%. Metode Metode penyuluhan mengunakan boneka efektif digunakan sebagai media edukasi oral hygiene bagi anak berkebutuhan khusus.
Dental Check Up Anak TK Taman Ceria dalam Rangka Hari Kesehatan Gigi Nasional Sri Hidayati; Sunomo Hadi; Silvia Prasetyowati; Isnanto Isnanto; Tiara Muda Galuh Ayu Dewanti
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2118

Abstract

Peranan kesehatan gigi dan mulut sangat penting untuk memperkuat kesehatan anak secara umum, namun anak usia prasekolah masih mengalami masalah karies gigi dengan frekuensi cukup tinggi. Peristiwa tersebut dipengaruhi oleh pengetahuan anak maupun orang tua yang masih tergolong rendah,, kebiasaan menyikat gigi yang belum tepat, serta kurangnya upaya edukasi promotif dan preventif. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah menumbuhkan pengetahuan dan sikap yang lebih baik pada anak prasekolah dalam menjaga kebersihan gigi dengan pemberian edukasi kesehatan gigi yang disertai pemeriksaan gigi. Kegiatan dilaksanakan pada 30 siswa TK Taman Ceria Surabaya usia 4-6 tahun dengan melibatkan guru dan orang tua. Metode yang digunakan berupa penyuluhan menggunakan media boneka model, boneka karakter, dan video edukasi serta pemeriksaan rongga mulut. Pengukuran tingkat pengetahuan anak dilakukan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test. Hasil kegiatan mengindikasikan terjadinya perubahan meningkatnya pengetahuan dimana sebelum edukasi sebagian besar anak berada pada kategori kurang, kemudian meningkat menjadi kategori cukup setelah intervensi. Anak juga menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi ketika dilakukan intervensi. Kegiatan ini turut meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya peran mereka dalam membimbing dan mengawasi kebiasaan anak dalam pemeliharaan kebersihan gigi di rumah.
Petualangan Gigi Sehat : Program Edukasi Kesehatan Gigi Anak Usia Dini Ratih Larasati; I.G.A. Kusuma Astuti N.P.; Bambang Hadi Sugito; Lastati Lastati; Ni Nyoman Trisna Arta Cahyani
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2119

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut anak usia dini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi karies yang tinggi sehingga memerlukan intervensi edukatif promotif-preventif sejak dini. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi dan keterampilan psikomotorik anak dalam higiene oral serta memperkuat peran guru dan orang tua dalam pembentukan kebiasaan menyikat gigi. Kegiatan dilaksanakan di TK Al Kautsar Surabaya pada Oktober 2025 dengan melibatkan 75 siswa. Metode menggunakan pendekatan learning by playing melalui storytelling, permainan edukatif, demonstrasi phantom, dan praktik menyikat gigi. Evaluasi dilakukan dengan pre-test, post-test, observasi keterampilan, dan pemantauan rumah. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan guru dan orang tua, peningkatan keterampilan menyikat gigi anak, serta perbaikan kebersihan rongga mulut, meskipun masih ditemukan plak dan karies pada sebagian anak. Kesimpulannya, edukasi interaktif efektif meningkatkan literasi dan perilaku kesehatan gigi anak secara berkelanjutan. Early childhood oral health remains a public health concern due to high caries prevalence, requiring early promotive-preventive educational interventions. This community service program aimed to improve children’s oral hygiene literacy and psychomotor skills while strengthening teachers’ and parents’ roles in toothbrushing habits. Conducted at TK Al Kautsar Surabaya in October 2025, the program involved 75 students. The learning by playing approach included storytelling, educational games, phantom demonstrations, and supervised toothbrushing practice. Evaluation was carried out through pre-test, post-test, skill observation, and home monitoring. Results showed improved knowledge among teachers and parents, enhanced children’s brushing skills, and better oral hygiene status, although plaque and caries were still present in some participants. In conclusion, interactive education effectively enhances children’s oral health literacy and supports sustainable behavioral change.
HKN Tegakkan Senyum Lansia “Cegah Gangguan Jantung Lewat Kesehatan Mulut” di Kelurahan Kedungdoro Surabaya Siti Fitria Ulfah; Agus Marjianto; Mokhamad Ainu Roziq; Aprilinda Pipit Ruswita; Diasta Ayomi
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2120

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut lansia yang buruk berisiko memicu infeksi sistemik seperti penyakit jantung melalui jalur inflamasi. Meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan lansia dalam menjaga kebersihan oral sebagai upaya preventif komplementer terhadap gangguan jantung. Kegiatan promotif-preventif ini dilaksanakan pada 22 November 2025 di Kelurahan Kedungdoro, Surabaya. Intervensi melibatkan 69 lansia melalui penyuluhan interaktif, demonstrasi menyikat gigi dengan media phantom, praktik mandiri, skrining kesehatan oral gratis, serta pembagian hygiene kit. Pemeriksaan klinis menunjukkan tingkat morbiditas oral yang tinggi dimana 100% lansia memiliki karang gigi (kalkulus), 80% menderita karies gigi, dan 15% mengalami gigi goyang. Mayoritas peserta masih membutuhkan edukasi intensif mengenai teknik menyikat gigi yang benar dan pentingnya kontrol rutin. Kegiatan ini berhasil memetakan tingginya beban penyakit periodontal dan karies pada lansia di Kelurahan Kedungdoro. Pendampingan berkelanjutan dari kader dan keluarga sangat diperlukan untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan mulut guna menekan risiko komplikasi penyakit jantung.
Budidaya Tanaman Sayuran Dengan Teknologi Hidroponik sebagai Peluang Bisnis Nurul Hidayah Nasution; Irda Wahidah Nasution
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2124

Abstract

Sayuran merupakan komoditas penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Penanaman sayuran secara hidrponik dapat dilakukan masyarakat di lahan sempit seperti pekarangan rumah. Dalam konteks budidaya hidroponik, pengelolaan bisnis mencakup beberapa aspek yaitu aspek budidaya, pemasaran dan keuangan. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertempat pada UINSU. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dari program studi FITK dan program studi Ekonomi Bisnis. Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam memberikan edukasi tentang hidroponik, peluang bisnis dan pengelolaannya adalah wujud dharma perguruan tinggi ketiga yaitu memberikan kebermanfaatan ilmu pengetahuan kepada masyarakat. Peserta kegiatan adalah Mahasiswa UINSU. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PkM) diikuti sekitar 30 peserta. Hidroponik adalah cara bercocok tanam yang tidak menggunakan media tanah serta dapat memanfaatkan lahan sempit atau kurang produktif, seperti lahan pekarangan rumah. Hidroponik merupakan bisnis cukup menjanjikan, dapat dimulai oleh petani mana saja dan siapa saja. Keunggulan sistem hidroponik adalah tidak membutuhkan lahan luas seperti pertanian konvensional. Hidroponik berimplikasi besar pada sektor pertanian perkotaan, ekonomi, dan lingkungan. Metode ini secara drastis menghemat penggunaan air dan meningkatkan efisiensi lahan, memungkinkan produksi tanaman lebih cepat dan bersih, namun memerlukan investasi modal serta pemantauan teknis yang intensif.
Senyum Ceria Cegah Gigi Berlubang: Sosialisasi Teknik Menyikat Gigi yang Tepat pada Siswa SDN Kertajaya IV Surabaya Rohisotul Laily; Hayatunnufus Hayatunnufus; Yulyana Sendia Martina; Dwi Septiarini; Ni Kadek Mita Argayani
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2125

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah masih menjadi permasalahan yang cukup tinggi, terutama disebabkan oleh rendahnya kebiasaan menyikat gigi yang benar sehingga meningkatkan risiko terjadinya karies dan penyakit periodontal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media Whosit Game dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap kesehatan gigi dan mulut pada siswa kelas IV SDN Kertajaya IV Surabaya. Metode penelitian menggunakan pre-test dan post-test dengan intervensi edukasi berbasis permainan dan praktik menyikat gigi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan dan sikap setelah intervensi. Pendekatan game-based learning yang dikombinasikan dengan demonstrasi mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, motivasi belajar, serta pemahaman konsep kesehatan gigi. Kesimpulannya, Whosit Game efektif sebagai media edukasi promotif dan preventif dalam meningkatkan perilaku kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah dasar.
Smart Citation System: Optimalisasi Komputasi Awan Mendeley Reference Manager Guna Meningkatkan Akurasi Luaran Tugas Akhir Mahasiswa Teknik Sipil Undana Yulita Prasinda; Tirsa Julianti Saruan; Rida Helfrida Pasaribu; Indah Simamora; Khairunnisa
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2173

Abstract

Ketidakakuratan sitasi manual dan tingginya risiko plagiarisme tidak disengaja menjadi kendala utama bagi mahasiswa tingkat akhir Program Studi Teknik Sipil Universitas Nusa Cendana (Undana) dalam menyusun skripsi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan Smart Citation System menggunakan perangkat lunak Mendeley Reference Manager guna meningkatkan efisiensi akademik dan literasi digital mahasiswa. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan sosialisasi teoretis, pelatihan praktis berbasis komputasi awan (hands-on training), pendampingan, hingga bisa mandiri. Keberhasilan program diukur berdasarkan empat aspek kuantitatif utama. Hasil pengabdian menunjukkan terjadinya peningkatan signifikan pada seluruh parameter capaian: 1) Skor kognitif literasi digital mahasiswa melonjak dengan rata-rata 85% (melampaui target awal 35%); 2) Tingkat adopsi teknologi sangat tinggi, di mana 96% peserta sukses mengonfigurasi aplikasi Mendeley dan plugin Word secara mandiri (target awal 90%); 3) Efisiensi waktu komputasi data sitasi meningkat tajam, dengan rata-rata kompilasi daftar pustaka otomatis selama 1 menit 45 detik (target awal < 3 menit); dan 4) Kualitas draf tugas akhir mahasiswa mencapai 0% kesalahan format (zero format errors). Dapat disimpulkan bahwa transfer teknologi ini berhasil mengubah perilaku penulisan ilmiah mahasiswa dari konvensional menjadi digital-otomatis yang presisi dan akuntabel, serta layak diimplementasikan secara berkelanjutan di lingkungan fakultas.
Akselerasi Keterampilan (Psikomotor) Calon Guru Sekolah Dasar: Pemanfaatan Simulasi Kasus Nyata Berbasis Buku Paket Kontekstual Papua (BPKP) Daud Kaigere; Alim Mutaqin; Abdul Karim; Martijn van Driel; Okky Riswandha Imawan
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2194

Abstract

Kesenjangan terbesar dalam mencetak calon pendidik di perguruan tinggi adalah tingginya asupan teoretis yang tidak diimbangi dengan simulasi penanganan kasus nyata di ruang kelas. Bagi calon guru, kurangnya pengalaman praktis sering kali memicu kegagalan dalam menyederhanakan materi yang kompleks. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengintervensi kelemahan tersebut melalui penerapan Buku Paket Kontekstual Papua (BPKP) yang dilengkapi dengan metode simulasi. Kegiatan ini melibatkan 61 mahasiswa program studi PGSD Universitas Cenderawasih. Evaluasi program menerapkan metode campuran (mixed-method). Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif (pre-test/post-test), sementara evaluasi kualitatif dieksekusi secara murni menggunakan instrumen analitik Computer-Assisted Qualitative Data Analysis (LONTAR). Hasil evaluasi kognitif menunjukkan peningkatan konsisten, di mana Mean bergerak dari 3,87 (SD=1,02) menjadi 4,57 (SD=0,50), diiringi skor kepuasan 4,90 dari 5,00. Melalui penelusuran jejak audit (evidence trail) pada tema keterampilan psikomotorik, terindikasi secara kuat bahwa penggunaan klip visual dan simulasi kasus nyata dalam pelatihan BPKP berhasil membongkar kompleksitas pedagogik menjadi struktur yang mudah dipahami. Calon guru berhasil mengakuisisi keterampilan teknis mengajar (how-to-teach), sebuah kompetensi praktis yang sangat esensial untuk mengkompensasi kurangnya jam terbang pendidik pemula di sekolah dasar wilayah pedalaman.
Evaluasi Formatif dan Needs Assessment Pelatihan Calon Guru SD: Urgensi Ekstensi Waktu dan Institusionalisasi Laboratorium Praktikum Microteaching Suwita Suwita; Amelia Warikar; Elieser Kulimbang; Martijn van Driel; Okky Riswandha Imawan
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2195

Abstract

Keberlanjutan dan efektivitas sebuah program pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diukur dari tingkat kepuasan partisipan, melainkan dari kedalaman evaluasi formatif terhadap kekurangan pelaksanaan program tersebut. Artikel ini menyajikan needs assessment (analisis kebutuhan) berbasis data campuran (mixed-method) pasca-pelatihan literasi dan numerasi menggunakan Buku Paket Kontekstual Papua (BPKP) bagi 61 mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Cenderawasih. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sementara data kualitatif dievaluasi menggunakan Computer-Assisted Qualitative Data Analysis Software (CAQDAS) LONTAR, dengan isolasi analisis secara ketat pada domain tema "Kritik dan Saran". Hasil evaluasi kognitif menunjukkan peningkatan fundamental dari Mean 3,87 (SD=1,02) menjadi 4,57 (SD=0,50), diiringi skor kepuasan penyelenggaraan 4,90 dari 5,00. Jejak audit kualitatif membuktikan bahwa durasi pelatihan yang singkat menjadi hambatan utama dalam internalisasi materi. Partisipan secara eksplisit menuntut perpanjangan waktu kegiatan, penambahan porsi simulasi/praktik, serta peletakan modul BPKP sebagai inventaris wajib di laboratorium kampus. Temuan ini merekomendasikan perlunya pergeseran kebijakan institusional, dari yang sekadar penyelenggaraan seminar insidental berdurasi dua hari, menuju program praktikum terstruktur dan penyediaan infrastruktur laboratorium yang memadai bagi calon pendidik.  
Implementasi Buku Paket Kontekstual Papua (BPKP) untuk Reduksi Beban Administratif dan Potensi Mitigasi Burnout Calon Guru SD Tifanny Shahnaz Rusli; Lidwina Cornelia Maniboey; Rispah Purba; Martijn van Driel; Raoda Ismail
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2196

Abstract

Beban administratif klerikal, khususnya penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau Modul Ajar yang repetitif, telah teridentifikasi sebagai salah satu faktor kontributor terhadap kelelahan kerja (burnout) pada pendidik di sekolah dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengintervensi masalah manajerial tersebut melalui pelatihan literasi dan numerasi menggunakan Buku Paket Kontekstual Papua (BPKP) yang melibatkan 61 mahasiswa calon guru PGSD Universitas Cenderawasih. Evaluasi program menggunakan mixed-method sederhana, memadukan pengukuran statistik deskriptif (pre-test/post-test) dan pendekatan Natural Language Processing (NLP) menggunakan perangkat lunak LONTAR untuk mengekstraksi sentimen psikologis pasca-pelatihan. Hasil evaluasi kognitif menunjukkan peningkatan dari Mean 3,87 (SD=1,02) menjadi 4,57 (SD=0,50), diiringi dengan skor kebermanfaatan 4,90 dari 5,00. Analisis NLP mengonfirmasi bahwa 85,25% umpan balik partisipan didominasi oleh sentimen positif terkait efisiensi beban kerja. Temuan empiris memvalidasi bahwa keberadaan RPP terintegrasi dalam BPKP berpotensi memfasilitasi reduksi waktu persiapan mengajar, sehingga memberikan ruang kognitif yang lebih memadai bagi calon pendidik untuk berfokus pada pendekatan pedagogik di kelas awal.