cover
Contact Name
Nurwahyudi
Contact Email
lp2m@staimaarifkalirejo.ac.id
Phone
+6285658937781
Journal Mail Official
nurwahyudi@staimaarifkalirejo.ac.id
Editorial Address
STAI Ma'arif Kalirejo Lampung Tengah Jl. Jendral Sudirman No. 50 Kaliwungu, Kalirejo, Lampung Tengah, Lampung 34174
Location
Kab. lampung tengah,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 28094557     DOI : 10.58561
Core Subject : Education,
Jurnal Kajian Pendidikan Islam adalah media publikasi ilmiah peer-review yang berfokus pada hasil penelitian di bidang Pendidikan Karakter, Pendidikan Islam untuk Transformasi Sosial, Kepemimpinan Pendidikan Islam, Kebijakan Pendidikan Islam, Inovasi Pendidikan Islam, Filsafat Pendidikan Islam, Pendidikan Islam Multikultural, Pendidikan Madrasah, Pendidikan Pesantren. Jurnal ini diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah dengan EISSN: 2809-4557 dan terbit berkala dalam dua kali setiap tahun pada Januari dan Juli.
Articles 60 Documents
Evaluasi Pembelajaran (Konsep. Fungsi dan Tujuan) Sebuah Tinjauan Teoritis Musarwan Musarwan; Idi Warsah
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 1 Nomor 2 Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.412 KB) | DOI: 10.58561/jkpi.v1i2.35

Abstract

Evaluasi pembelajaran sangat penting untuk mengetahui berjalan atau tidaknya suatu sistem pembelajaran oleh pendidik. Dalam merancang evaluasi pembelajaran, pendidik juga harus memperhatikan prinsip-prinsip dasar evaluasi dan persyaratan yang harus diperhatikan. Evaluasi bertujuan untuk mengetahui keberhasilan siswa yang berpartisipasi dalam semua program pendidikan yang direncanakan. Masalah dalam penelitian ini adalah konsep, fungsi dan tujuan evaluasi pembelajaran dengan mengambil salah satu mata kuliah yaitu pengantar akuntansi Ruang lingkup penelitian ini adalah konsep, fungsi dan tujuan dari evaluasi pembelajaran dengan waktu penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2021. Subjek penelitian adalah mata kuliah pengantar akuntansi dengan RPS sebagai sumber data sekunder.Simpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah, a) penerapan alat evaluasi pembelajaran bertingkat berdasarkan taksonomi bloom pada mata kuliah evaluasi pembelajaran akuntansi ini dapat meningkatkan kemampuan berfikir abstrak mahasiswa akuntansi program studi manajemen Universitas Muhammadiyah Pringsewu. 2) Penerapan alat evaluasi pembelajaran bertingkat berdasarkan taksonomi bloom ini dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah evaluasi pembelajaran akuntansi dan 3) Peningkatan kemampuan berfikir abstrak mahasiswa terhadap mata kuliah pengantar akuntansi setelah penerapan alat evaluasi pembelajaran bertingkat berdasarkan taksonomi bloom meningkat Kata kunci: Evaluasi Pembelajaran, Taksonomi Bloom Mutu Pendidikan Tinggi
Implementasi Penilaian Sikap Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Dedi Lazwardi; Agus Paisal
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 1 Nomor 2 Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.454 KB) | DOI: 10.58561/jkpi.v1i2.36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi penilaian sikap pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif. Pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, pokok sasaran dari pembelajaran adalah siswa dapat mempercayai ajaran Islam sehingga memiliki sikapsikappositif seperti beriman, bertakwa, sopan, santun, jujur, disiplin, bekerja keras,dan memiliki serta menerapkan semua sifat baik yang tercover dalam akhlakul karimah di kehidupannya. Penelitian yang dilakukan menghasilkan analisis akhir dari implementasi kriteria guru melihat beberapa peserta didik yang kurang tertarik terhadap pelajaran, prosedur penilaian sikap yaitu guru Pendidikan Agama Islam. Kesimpulan pada penelitian ini Kriteria dalam penilaian sikap yang pertama, perilaku melibatkan perasaan dan emosi seseorang. Kedua, perilaku harus tipikal perilaku seseorang. Kriteria lain yang termasuk ranah afektif adalah intensitas, arah, dan target. Implementasi penilaian sikap pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam meskipun guru belum menggunakan semua teknik dan satu prosedur belum diterapkan secara maksimal, tetapi dalam implementasi penilaian sikap yang dilakukan oleh guru dapat dikatakan cukup baik.
Penerapan Strategi Pembelajaran Beserta Pola Pengembangan Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar Negeri Rifaul Eni Aisyah; Nurwahyudi Nurwahyudi; Ummy Layyinatussifa
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 1 Nomor 2 Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.743 KB) | DOI: 10.58561/jkpi.v1i2.37

Abstract

Strategi pembelajaran merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Komponen-komponen pendidikan dan pengajaran diatur sedemikian rupa sehingga memiliki fungsi yang optimal dan efisien dalam mencapai tujuan pengajaran serta pendidikan. Strategi pembelajaran juga memberikan alternatif terhadap proses pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Semua sumber belajar , baik manusia maupun sarana dan prasarana dirancang dan direncanakan untuk membantu proses belajar para siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri Se Kecamatan Kalirejo Lampung Tengah. Tekhnik Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara interview , observasi serta dokumentasi. Dan Hasil dari penelitian penerapan strategi pembelajaran beserta pola pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam SD Negeri Se Kecamatan Kalirejo Lampung Tengah menunjukan bahwa Penerapan Pola penggunaan metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang di lakukan di mayoritas SD Negeri di Kecamatan Kalirejo di antaranya menggunakan Metode Pembiasaan dan Teladan, Metode diskusi serta Metode Penugasan. Dan Tujuan Pendidikan Agama Islam merupakan mata pelajaran yang tidak hanya mengantarkan peserta didik dapat menguasai berbagai kajian keislaman, tetapi Pendidikan Agama Islam lebih menekankan bagaimana peserta didik mampu menguasai kajian keislaman tersebut sekaligus dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam tidak hanya menekankan pada aspek kognitif saja, tetapi yang lebih penting adalah pada aspek afektif (sikap) dan psikomotornya (perilaku). Hasil dari Pendidikan Agama Islam adalah sikap perilaku (karakter) peserta didik sehari-hari yang sejalan dengan ajaran Islam.
Internalisasi Pendidikan Karakter Pelajar Melalui Pembentukan Revolusi Mental Eni Rahmawati; Ilyas Rozak Hanafi
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 1 Nomor 2 Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.962 KB) | DOI: 10.58561/jkpi.v1i2.38

Abstract

Pendidikan merupakan suatu sistem  yang teratur dan mengemban misi yang cukup luas yaitu segala sesuatu yang bertalian dengan perkembangan fisik, kesehatan, keterampilan, pikiran, perasaan, kemauan, sosial sampai kepada masalah kepercayaan atau keimanan, khususnya terhadap mereka yang masih dalam tahap perkembangan dalam transisi yang mencari identitas diri. 1) Mengembangkan potensi dasar peserta didik agar ia tumbuh menjadi sosok yang berhati baik, berpikiran baik, dan berperilaku baik, 2) Memperkuat dan membangun perilaku masyarakat yang multikultur, dan 3) Meningkatkan peradaban bangsa yang kompetitif. Ciri - Ciri Dasar Pendidikan Karakter : 1) Keteraturan  interior dimana setiap tindakan diukur berdasarkan herarki nilai, 2) Koherensi, dan 3) Otonomi. Dasar Revolusi Mental Pelajar, Revolusi mental mengubah cara pandang, pikiran, sikap dan perilaku yang berorientasi pada kemajuan dan kemoderenan, sehingga menjadi bangsa besar dan mampu berkompetisi dengan bangsa - bangsa lain di dunia. Sistem persekolahan sebagai turunan dari sistem pendidikan harus mampu menumbuhkan budaya sekolah yang kondusif bagi penciptaan revolusi pendidikan lingkungan belajar yang baik bagi siswa. Peranan Guru dalam Mengembangkan Pendidikan Karakter Melalui Pembentukan Revolusi Mental untuk Melahirkan Generasi Emas Pelajar : 1) Learning to know atau learning to, 2) Learning to do  Learning to be, and 3) Learning to live together.
Pemimpin Pendidikan Islam Sebagai Interprenaurship Muhamad Qomarudinul Huda; Susanto Susanto
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/jkpi.v2i1.3

Abstract

A leader. The person's behavior and deeds are exemplary, in other words being role models. The prevalence of our society sees that understanding is the meaning and purpose of the uswatun hasanah words contained in the Qur'an. The meaning is to imitate the Prophet Muhammad (sallallahu 'alaihi wa sallam). We have understood that education is a series of efforts that guide, direct the human potential of life in the form of basic abilities and learning ability, so that there is a change in his personal life, as individual mujluq, and social and in relation to the natural environment in which he lives . The process is always in the Islamic values, the values ​​that gave birth to the norms of shari'ah and akhlak al-karimah.
Pendidikan Karakater Menurut Abdul Majid Dan Dian Andayani Dalam Perspektif Islam Zulkifli Agus
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/jkpi.v2i1.56

Abstract

Istilah karakter dan kepribadian atau watak sering digunakan secara bertukar-tukar, tetapi menurut Allport seperti yang ditulis oleh Abdul Majid dan Dian adayani dalam bukunya bahwa menunjukan kata watak berarti normatif atau berpegang teguh pada norma atau aturan dan ketentuan serta mengatakan bahwa watak adalah pengertian yang menyatakan bahwa character is personality evaluated and personality is character devaluated (watak adalah kepribadian dinilai dan kepribadian adalah watak yang tak dinilai). Adapun sebutan karakter ini adalah sifat batin manusia yang mempengaruhi segenap pikiran dan perbuatannya. Banyak yang memandang atau mengartikannya dengan kepribadian. Karakter ini lebih sempit dari kepribadian, karakter dapat ditemukan dalam sikap seseorang terhadap dirinya, terhadap orang lain, terhadap tugas-tugas yang dipercayakan padanya dan dalam situasi-situasi yang lainnya.  
Kapitalisme Pendidikan Dan Pendidikan Islam abdhillah shafrianto
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/jkpi.v2i1.57

Abstract

Saat ini banyak sekali lembaga pendidikan yang tanpa disadari telah berubah tujuannya ke arah yang kapitalis (hanya menjadikan pendidikan sebagai sebuah komoditas semata), hal tersebut biasanya ditandai dengan pandangan bahwa pendidikan yang berkualitas harus diiringi dengan fasilitas yang bagus (mewah) dan bayaran yang mahal, padahal pada kenyataannya tidak setiap orang mampu memasukkan anak mereka ke dalam suatu lembaga pendidikan yang notabene mahal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengertian kapitalisme pendidikan dan pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan bersifat bersifat library research dengan menggunakan pendekatan secara phenomenology. Hasil yang didapatkan adalah faktor munculnya  kapitalisme pendidikan antara lain sebagai berikut: pengingkaran terhadap makna “guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, belum optimalnya apresiasi profesionalitas pendidik, terbatasnya alokasi dana pendidikan dari pemerintah dan paradigma “kompetisi” yang berlebihan. Kemudian, pendidikan Islam sangat menentang kapitalisme pendidikan dikarenakan tujuan akhir dari pendidikan Islam adalah terciptanya akhlak yang baik pada peserta didik.
Hadits Dalam Tinjauan Historis Bahosin Sihombing; Muhammad Fitriyadi; Yuliharti Yuliharti
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/jkpi.v2i1.58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, memahami, dan mendeskripsikan tentang mempelajari sejarah hadis dari masa ke masa., Tulisan ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk dalam mengkaji perihal ilmu-ilmu hadis lainya, baik pembagianya, yang dilihat dari kuantitas periwayat atau kualitasnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pustaka atau library research dengan berbagai pengumpulan buku, jurnal dan karya ilmiah lainnya. Hasil dari pembahasan ini yaitu perkembangan hadis pada masa ini masyarakat umat Islam masih terbilang kurang memahami hadis maupun menulis hadis. Kesimpulan dari pembahasan ini yaitu Rasulullah selalu menekankan kepada sahabat agar selalu memahami hadis dan menyampaikanya kepada umat Islam. Para sahabat sendiri terbilang ada yang banyak menerima hadis dan juga ada yang sedikit dikarenakan faktor tempat tinggal, daerah, usia dan sebagainya. Salah satu kebijakan terbesar Nabi terkait pemeliharaan kedunya adalah dengan memerintahkan para shahabat untuk menghafal dan menulis Al Qur’an,. Para sahabat Nabi sudah banyak yang mengoleksi hadis-hadis Nabi, maka para tabi’in yang notabenya para murid sahabat juga banyak mengoleksi hadis-hadis Nabi bahkan pengoleksian ini disusun di dalam kita- kitab yang beraturan.
Pengaruh Keteladanan Orang Tua Terhadap Akhlak Santri Di Kampung Banjar Mulia Kec. Baradatu Kab. Way Kanan Asmuni Asmuni; Toto Dwi Pamudi; Nanang Abdul Jamal
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/jkpi.v2i1.61

Abstract

Keteladanan menjadi satu-satunya alat menciptakan generasi lebih baik. Benihnya disebar sedari dini bahkan masih dalam bentuk niat sekalipun, dan buahnya dituai tak henti-henti di generasi mendatang. Seseorang yang banyak berbicara melalui sikap dan perilaku yang baik, tentu saja itulah teladan sesungguhnya. Orang tua harus memelihara dan menjaga agar anaknya tidak memiliki akhlak yang tidak baik, maka orang tua memiliki tugas yang sangat berat. Seorang anak tidak mungkin diharapkan dengan sendirinya bertingkah laku sesuai dengan norma-norma yang islmani, keteladanan orang tua sangat berpengaruh terhadap tingkah laku, tutur kata dan kepribadiannya. Hipotesis yang penulis ajukan dalam penelitian ini adalah  Ada pengaruh keteladanan orang tua terhadap akhlak santri di Kampung Banjar Mulia Kec. Baradatu Kab. Way Kanan. Sifat penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Kemudian untuk membuktikan kebenaran hipotesis, penulis menganalisa data dengan menggunakan rumus:  Jadi setelah penulis mengadakan penelitian, maka Ada pengaruh keteladanan orang tua terhadap akhlak santri di Kampung Banjar Mulia Kec. Baradatu Kab. Way Kanan, dapat dilihat Berdasarkan hasil perhitungan X2 = 9,5295, untuk kritik signifikan 5% = 0,297 dan untuk kritik signifikan 1% = 0,711. Dengan demikian X2 kerja yaitu 0,711 < 9,5295 > 0,297 berarti bahwa antara variabel X (keteladanan orang tua ) dan variabel Y (akhlak santri) terdapat pengaruh. Untuk besar pengaruhnya melalaui penyetaraan nilai pada tabel r diatas yaitu berada di posisi Antara 0,400 sampai dengan 0,600 yaitu Angka Rendah.
Implementasi Kursus Mahir Dasar (KMD) Pada Praktek Ibadah Peserta Didik Dwi Istiqomah; Sundari Astuti; Nurwahyudi Nurwahyudi
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/jkpi.v2i1.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kursus mahir  dasar (KMD) pada praktek ibadah peserta didik. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif. Pembahasan penelitian kali ini sasarannya adalah peserta didik Mampu menjadi pribadi yang bertaqwa, beriman, sopan, santun, berakhlakul karimah, jujur, dan disiplin, serta berperilaku baik dalam kehidupan sehari-hari khususnya di sekolah. Penelitian ini dilakukan karena melihat peserta didik yang kurang tertarik pada kegiatan praktek ibadah dan sikap yang kurang religius dalam kegiatan sehari-hari di sekolah. Dengan bekal kursus ini disimpulkan bahwa pembina dapat memperhatikan proses belajar peserta didik dengan melalui kemanfaatan seperti hal-hal berikut: menumbuhkan motivasi belajar, membentuk peserta didik yang berkarakter, religius dan semangat dalam melakukan kebaikan. Implementasi kursus pembina mahir tingkat dasar ini sangat menunjang dalam proses pembelajaran. karena itu perlunya guru mempunyai bekal kursus ini sebagai pengembangan dalam mencapai tujuan pembelajaran.