cover
Contact Name
Novi Rosita Rahmawati
Contact Email
jurnaledudeena@iainkediri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaledudeena@iainkediri.ac.id
Editorial Address
Sunan Ampel St. No.7, Kediri, East Java, Indonesia, 64127
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education
ISSN : -     EISSN : 25809989     DOI : 10.30762
Core Subject : Education,
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education publishes articles on textual and fieldwork studies with various perspectives of: Islamic Studies Instructional Media of Islamic Studies Instructional Strategy of Islamic Studies Development Curriculum of Islamic Studies Management of Islamic Studies
Articles 157 Documents
Penerapan Teori Pemrosesan Informasi Robert M. Gagne pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SDI Al-Mubarok Surabaya Silvie Afifatuz Zulfah; Mukhoiyaroh Mukhoiyaroh
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v6i2.498

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to help and facilitate students of SDI Al-Mubarok Surabaya in remembering information, understanding concepts and actively participating in class when studying Islamic Religious Education. Data collection methods used in this study include observation, interviews, and documentation, and the methodology used is descriptive qualitative. Based on the survey results, that the application of information processing theory at SDI Al-Mubarok Surabaya follows a learning implementation plan (RPP) with flexible learning steps consisting of eight phases of the learning process according to Robert M.Gagne namely motivation, understanding, acquisition, retention, memory. return, generalization, treatment, and feedback. The results of the application of Robert M. Gagne's information processing theory to Islamic Religious Education lessons at SDI Al-Mubarok Surabaya are carried out in accordance with the stages of learning, and can be said to be successful and can direct and support student interest in the learning process, follow all the teacher's instructions, make students remember information in learning and understand every instruction given by the teacher. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu dan memudahkan siswa SDI Al-Mubarok Surabaya dalam mengingat informasi, memahami konsep dan berpartisipasi aktif di kelas ketika mempelajari Pendidikan Agama Islam. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan metodologi yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil survei, bahwa penerapan teori pemrosesan informasi di SDI Al-Mubarok Surabaya mengikuti rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dengan langkah-langkah pembelajaran fleksibel yang terdiri dari delapan fase proses pembelajaran menurut Robert M.Gagne yakni motivasi, pemahaman, pemerolehan, penahanan, ingatan kembali, generalisasi, perlakuan, dan umpan balik. Hasil penerapan teori pemrosesan informasi milik Robert M. Gagne pada pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDI Al-Mubarok Surabaya dilaksanakan sesuai dengan tahapan pembelajaran, dan dapat dikatakan berhasil serta dapat mengarahkan dan menunjang minat siswa dalam proses pembelajaran, mengikuti semua petunjuk guru, membuat siswa mengingat informasi dalam pembelajaran dan memahami setiap instruksi yang diberikan guru.
Upaya Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Quran Santri Melalui Metode Ummi di Pesantren Pelajar Al-Fath Kediri Mochamad Nasichin Al Muiz; Choiru Umatin
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.992 KB) | DOI: 10.30762/ed.v6i1.518

Abstract

Abstract: The Holy Qur'an is the revelation of Allah SWT which was gradually revealed to the Prophet Muhammad through the intermediary of the angel Jibril who was used as a guide for all mankind. Reading the Holy Qur'an is not only being able to read it, but also having to pay attention to the laws of tajwid, makhorijul letters, and the short length of reading the Holy Qur'an. The purpose of this research was to determine the implementation of the Ummi method of learning and the impact of learning using the Ummi method in an effort to improve the ability to read the Qur'an on the students of Al-Fath Rejomulyo Islamic boarding school of Kediri City. This researcher used descriptive qualitative research methods with data collection techniques by means of in-depth interviews, observations and documentation studies. The data analysis technique of this research is through the stages process of data reduction, data display and verification or conclusion. The results of the research carried out explain that the implementation of learning the Qur’an with the Ummi method has been carried out well, smoothly and an according to expectations. In addition, the reading of the Holy Qur’an of the students has improved very well with 7 stages, starting from the opening stage, apperception, concept planting, concept understanding, skill training and closing and is strengthened by the 10 pillars of the Ummi quality system. Abstrak: Kitab suci Al-Quran merupakan wahyu Allah SWT yang secara berangsur-angsur diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dengan perantara malaikat Jibril yang dijadikan petunjuk bagi seluruh umat manusia. Membaca Al-Quran tidak hanya sekedar bisa membacanya, namun juga harus memperhatikan hukum tajwid, makhorijul huruf, dan panjang pendek bacaan Al-Quran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pelaksanaan pembelajaran metode Ummi dan dampak pembelajaran menggunakan metode Ummi dalam upaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran pada santri pesantren pelajar Al-Fath Rejomulyo Kota Kediri. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dean teknik pengumpulan data dengan cara wawancara mendalam, pengamatan dan studi dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini melalui tahapan proses reduksi data, display data dan verifikasi atau pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian yang dilakukan menjelaskan bahwa pelaksanaan pembelajaran al-Quran dengan metode Ummi sudah terlaksana dengan baik, lancar dan sesuai harapan. Selain itu, bacaan Al Qur’an para santri mengalami peningkatan yang sangat baik dengan 7 tahapan, mulai dari tahap pembukaan, apersepsi, penanaman konsep, pemahaman konsep, latihan ketrampilan dan penutup serta diperkuat dengan 10 pilar sistem mutu Ummi.
Penggunaan Strategi Reconnecting pada Materi Penciptaan Manusia bagi Siswi Kelas XI MA Nurul Hasan Probolinggo Muniro Muniro; Herwati Herwati; Ainol Ainol
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v6i2.529

Abstract

Abstract: This classroom action research (CAR) is applied face to face using the Reconnecting strategy. This strategy departs from students who very often not focus when learning so they not understand the subject matter. This study aims to improve understanding of the material of human creation and its essence in class XI MA Nurul Hasan. The sample studied amounted to 16 students. The data collection techniques are observation and tests in 2 cycles. Each cycle has 2 meetings consisting of planning, action, observation and evaluation. The three aspects of student understanding in this study were reexplaining, giving examples and answering questions. The success rate of the “reexplaining” aspects in the first cycle of the first meeting reached 3,7 percent and the second meeting reached 4,3 percent. Furthermore, in the second cycle the first meeting reached 4,8percent and the second meeting reached 5 percent. The success rate of the “giving examples” aspects in the first cycle of the first meeting reached 4,5 percent and the second meeting reached 4,9 percent. Furthermore, in the second cycle the first meeting reached 5,1 percent and the second meeting reached 5,3 percent. The success rate of the “answering questions” aspects in the first cycle of the first meeting reached 4,5 percent and the second meeting reached 4,7 percent. Furthermore, in the second cycle the first meeting reached 4,9 percent and the second meeting reached 5,2 percent. This matter that the Reconnecting strategy is effective as effort to understand the learning of the Quran Hadith. Abstrak: Penelitian tindakan kelas (PTK) ini diterapkan secara tatap muka dengan menggunakan strategi Reconnecting. Strategi ini berangkat dari para siswa yang sangat sering tidak fokus ketika pembelajaran sehingga tidak memahami materi pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman materi penciptaan manusia dan hakikatnya pada siswi kelas XI MA Nurul Hasan. Sampel yang diteliti berjumlah 16 siswa. Adapun teknik pengumpulan data yaitu observasi dan tes dalam 2 siklus. Setiap siklusnya mempunyai 2 pertemuan terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan dan evaluasi. Tiga aspek pemahaman siswa dalam penelitian ini adalah menjelaskan kembali, memberikan contoh dan menjawab soal. Tingkat keberhasilan aspek “menjelaskan kembali” pada siklus I pertemuan pertama mencapai 3,7 persen dan pertemuan kedua mencapai 4,3 persen. Selanjutnya pada siklus II pertemuan pertama mencapai 4,8 persen dan pertemuan kedua mencapai 5 persen. Tingkat keberhasilan aspek “memberikan contoh” pada siklus I pertemuan pertama mencapai 4,5 persen dan pertemuan kedua mencapai 4,9 persen. Selanjutnya pada siklus II pertemuannpertama mencapai 5,1persen dan pertemuan kedua mencapai 5,3 persen. Tingkat keberhasilan aspek “menjawab soal” pada siklus I pertemuan pertama mencapai 4,5 persen dan pertemuan kedua mencapai 4,7 persen. Selanjutnya pada siklus II pertemuan pertama mencapai 4,9 persen dan pertemuan kedua mencapai 5,2 persen. Hal ini menunjukkan bahwa strategi Reconnecting efektif dalam upaya memahami pembelajaran al-Quran Hadis.
Analisis Pola Asuh Orang Tua Buruh Tani dalam Pembinaan Akhlak Anak di Desa Gejugan Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo Linawati Ningsih; Benny Prasetya
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v6i2.537

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to analyze the parenting style of farmhand parents in moral development in children and what factors can become an obstacle and supporter of farmworker parenting in moral development in children. The methodology used in this research is qualitative research with the aspect of the approach being field research. The type of research used is primary data as a support for children of farm labor parents. The secondary data of this research includes previous research articles, geographical conditions that can support and have relevance to this research. The results showed that the parenting style of farmhand parents in fostering morals in children in Gejugan Village, Probolinggo District, uses a different parenting style from that of each farmhand parent in educating, guiding, and fostering children. The parenting styles used in Gejugan Village are authoritarian parenting, permissive parenting, and immigration parenting. The supporting factors of parenting in developing morals in Gejugan Village are the existence of a religious education institution at school. Factors that become obstacles to parenting parents in moral development are busy parents, an environment that is not conducive, and associations around the house that tend to be negative. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk pola asuh orang tua buruh tani dalam pembinaan akhlak pada anak serta faktor apa saya yang dapat menjadi penghambat dan pendukung dari pola asuh orang tua buruh tani dalam pembinaan akhlak pada anak. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan aspek pendekatannya merupakan penelitian lapangan (Field Research). Jenis penelitian yang digunakan adalah Data primer sebagai pendukung anak dari orang tua buruh tani. Data sekunder penelitian ini mencakup artikel penelitian sebelumnya, kondisi geografis yang dapat menunjang dan memiliki relevansi terhadap penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua orang tua buruh tani dalam pembinaan akhlak pada anak di Desa Gejugan Kecamatan Kabupaten Probolinggo menggunakan pola asuh yang berbeda dari setiap orang tua buruh tani dalam mendidik, membimbing, dan membina anak. Pola asuh orang tua di Desa Gejugan yang digunakan yaitu pola asuh otoriter, pola asuh permisif, pola asuh imigrasi. Adapun faktor pendukung dari pola asuh orang tua dalam pembinaan akhlak di Desa Gejugan yaitu adanya sebuah lembaga pendidikan keagamaan di sekolah. Faktor yang menjadi penghambat pola asuh orang tua dalam pembinaan akhlak adalah kesibukan orang tua, lingkungan yang tidak kondusif, serta pergaulan disekitar rumah yang cenderung negatif.
The Effect of Family Social Support and School Climate on Students’ Learning Motivation Sri Wahyuni; Ana Nur Dunya Azizah; Nila Zaimatus Septiana
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.493 KB) | DOI: 10.30762/ed.v6i2.561

Abstract

Abstract: This study is intended 1) to determine the effect of family social support on students’ motivation to learn Islamic education, 2) to determine the effect of school climate on students’ motivation to learn Islamic education, 3) to find out the effect of family social support and school climate on students’ motivation to learn Islamic education. This study uses a quantitative approach through correlation research design. The subject of this study is the eighth grade students of SMP Negeri 1 Ngadiluwih. The sample used is 175 students using simple random sampling technique. The data are analyzed by using simple and multiple linier regression analysis. The results of the study show that 1) there is an influence of family social support on student motivation to learn Islamic education which has an effect of 18.2 percent, and the remaining 81.8 percent is influenced by other factors; 2) there is an influence of school climate on students’ motivation to learn Islamic education which has an effect of 17.4 percent, and the remaining 82.6 percent is influenced by other factors; 3) there is an influence of family social support and school climate on students’ motivation to learn Islamic education which has an effect of 23.2 percent, and the remaining 76.8 percent is influenced by other factors. Abstrak: Penelitian ini dimaksudkan 1) untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial keluarga terhadap motivasi belajar pendidikan agama Islam, 2) untuk mengetahui pengaruh iklim sekolah terhadap motivasi belajar pendidikan agama Islam. 3) untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial keluarga dan iklim sekolah terhadap motivasi belajar pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif desain korelasi. Subjek penelitian ini siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ngadiluwih. Sampel yang digunakan berjumlah 175 siswa menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan 1) ada pengaruh dukungan sosial keluarga terhadap motivasi belajar pendidikan agama Islam yang berpengaruh sebesar 18,2 persen dan sisanya yaitu 81,8 persen dipengaruhi faktor lain; 2) ada pengaruh iklim sekolah terhadap motivasi belajar pendidikan agama Islam yang berpengaruh sebesar 17,4 persen dan sisanya yaitu 82,6 persen dipengaruhi faktor lain; 3) ada pengaruh dukungan sosial keluarga dan iklim sekolah terhadap motivasi belajar pendidikan agama Islam yang berpengaruh sebesar 23,2 persen dan sisanya yaitu 76,8 persen dipengaruhi faktor lain.
Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Indrawan Indrawan; Nur Alim
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.649 KB) | DOI: 10.30762/ed.v6i2.639

Abstract

Abstrack: This study aims to describe the implementation of aqidah moral learning and find out the supporting and inhibiting factors that arise in the implementation of akidah moral learning in the city of Kendari. The type of research used is a qualitative case study. Data collection carried out is observation, interviews and documentation. The results of the study show that the implementation of akidah akhlak learning refers to the 2013 curriculum. The process of implementing akidah akhlak learning includes preliminary activities, core activities, and closing activities. In preparatory activities, the teacher prepares students mentally and physically and provides motivation and awareness by explaining the importance of the material, learning objectives, and learning procedures. The core activities include the process of exploration, refinement (elaboration), and confirmation. In closing activities the teacher and students together conclude the subject matter, and give assignments to students. The learning method applied is the lecture, question and answer, discussion and assignment methods which are adapted to the methods contained in the teacher's lesson plan and adapted to the material being taught, as well as carrying out learning evaluations in the form of daily tests. Factors that support the implementation of learning Aqidah Akhlak are teachers mastering the material and understanding student personalities to facilitate the learning process. Apart from that, it is also supported by the existence of dormitories so that all students are more controlled because all students are in dormitories and coupled with Islamic boarding school activities. The inhibiting factors are inadequate facilities and inadequate learning resources plus students are prohibited from bringing cellphones as well as students themselves who have family and educational backgrounds so that discipline is needed so that students can understand what is conveyed. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran akidah akhlak dan mengetahui faktor-faktor pendukung serta penghambat yang muncul dalam implementasi pembelajaran akidah akhlak di kota Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam implementasi pembelajaran akidah akhlak mengacu pada kurikulum 2013. Proses implementasi pembelajaran akidah akhlak meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Dalam kegiatan persiapan, guru mempersiapkan siswa secara mental dan fisik serta memberikan motivasi dan kesadaran dengan menjelaskan pentingnya materi, tujuan pembelajaran, dan prosedur pembelajaran. Kegiatan inti meliputi proses eksplorasi, penyempurnaan (elaborasi), dan konfirmasi. Pada kegiatan penutup guru dan siswa bersama-sama menyimpulkan materi pelajaran, dan memberikan tugas kepada siswa. Metode pembelajaran yang diterapkan yaitu metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan penugasan yang disesuaikan dengan metode yang ada dalam RPP guru dan disesuaikan dengan materi yang diajarkan, serta terlaksananya evaluasi pembelajaran dalam bentuk ulangan harian. Faktor yang mendukung terselenggaranya pembelajaran akidah akhlak adalah guru menguasai materi dan memahami kepribadian siswa untuk memudahkan proses pembelajaran. Selain itu, juga didukung dengan adanya asrama sehingga seluruh siswa lebih terkontrol karena seluruh siswa di asramakan dan ditambah dengan adanya kegiatan-kegiatan pondok pesantren. Adapun faktor penghambatnya adalah fasilitas yang kurang memadai, dan sumber belajar yang belum memadai ditambah para siswa dilarang membawa handphone serta siswa sendiri yang mempunyai latar belakang keluarga dan pendidikan yang sehingga kete;adanan sangat diperlukan agar siswa dapat memahami apa yang disampaikan.
Pengaruh Mobile Learning Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Di Masa Pandemi Covid-19 Ibnu Muanas; Andi Mariono; Andi Kristanto
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1112.726 KB) | DOI: 10.30762/ed.v5i1.705

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh multimedia mobile learning dengan kemandirian belajar bagi peserta didik. Kemandirian belajar merupakan suatu sikap peserta didik yang memiliki inisiatif sendiri untuk belajar, memiliki keinginan untuk menguasai kompetensi, memiliki rasa percaya diri serta tanggung jawab terhadap tugasnya sebagai peserta didik serta tidak bergantung pada temannya. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cluster Random Sampling. Sampel yang digunakan sejumlah 30 peserta didik. Sedangkan teknik pengumpulan data peneliti menggunakan instrumen angket dan wawancara. Pengujian hipotesis terdapat pengaruh yang signifikan antara mobile learning dengan kemandirian belajar peserta didik kelas X di SMK Ma’arif Sudimoro pada mata pelajaran pendidikan agama islam (PAI) selama masa pandemi Covid-19. Setelah dilakukan pengujian, diketahui hasil analisis data sebagai berikut; (1) peserta didik memiliki responsif terhadap penggunaan mobile learning mata pelajaran pendidikan agama islam (PAI), dibuktikan dengan hasil analisa angket di angka 77 %; (2) penggunaan mobile learning ini menimbulkan efek terhadap kemandirian belajar bagi peserta didik, hal ini terbukti di hasil rata rata yang mencapai 76%; (3) sesuai hasil analisa uji hipotesis dan analisa angket maupun wawancara bahwa ada pengaruh yang signifikan antara mobile learning terhadap terhadap kemandirian belajar bagi peserta didik di masa pandemic covid-19.
Peran Petani dalam Mengembangkan Eksistensi MI dan MTs Darush Sholihin Kabupaten Probolinggo Zaini, Ahmat; Prasetiya, Benny
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v7i1.552

Abstract

Abstract: The role of the community in efforts to develop madrasas is very important, because these efforts will be implemented through their involvement both materially and morally. This study aims to analyze the role of the farming community in developing madrasas at MI and MTs in Pelankerep Hamlet, Probolinggo City. The subjects of this research are people who work as farmers in the hamlet. The method used in this research is to use a qualitative approach, the data collection technique uses participant observation, in-depth interviews, and documentation. The results of the study show that the role of the community in the development of madrasas at MI Mts Darus Sholihin is very influential. Where the people there are very enthusiastic about supporting and contributing to all activities at the madrasa. They consider madrasah to be a complete educational institution, not only focusing on general knowledge but also religious knowledge. One of the strengths of madrasas is the integrated learning of Islamic religious knowledge. Considering that there are villages where morals are prioritized over knowledge, madrasah education is very suitable for the people there. Which, of course, has an approach taken by the local madrasah, namely holding regular meetings once a month. Public relations in the world of education is a management function that is unique and supports the development, maintenance of common paths between an organization and its public, especially regarding communication, understanding, acceptance and cooperation activities. Abstrak: Peran masyarakat dalam upaya pengembangan madrasah sangat penting, karena upaya tersebut akan diimplementasikan melalui keterlibatan mereka baik secara materi ataupun moril. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peran Masyarakat petani dalam mengembangkan madrasah di MI dan MTs di Dusun Pelankerep kota Probolinggo. Subjek penelitian ini adalah masyarakat yang berprofesi sebagai petani di dusun tersebut. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran dari masyarakat terhadap pengembangan madrasah di MI Mts Darus Sholihin sangat berpengaruh. Dimana masyarakat di sana sangat antusias mendukung dan ber kontribusi dalam segala kegiatan yang ada di madrasah tersebut. Mereka menganggap madrasah adalah suatu lembaga pendidikan yang lengkap, bukan hanya fokus dalam ilmu umum namun juga ilmu agama. Salah satu kelebihan madrasah adalah terintegrasikannya pembelajaran ilmu agama Islam. Mengingat di sana adalah pedesaan yang sangat mengedepankan moral ketimbang pengetahuan, pendidikan madrasah sangat cocok untuk masyarakat di sana. Yang mana, tentu ada pendekatan yang dilakukan dari pihak madrasah setempat yakni mengadakan pertemuan rutin satu bulan satu kali. hubungan masyarakat dalam dunia pendidikan adalah suatu fungsi manajemen yang khas dan mendukung pembinaan, pemeliharaan jalur bersama antara organisasi dengan publik nya terutama menyangkut aktivitas komunikasi, pengertian, penerimaan dan kerja sama.
Nilai-Nilai Pendidikan Islam pada Pelaksanaan Piala Dunia FIFA 2022 Qatar Sinulingga, Neng Nurcahyati; Sinulingga, Resti Oktriani
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v7i1.790

Abstract

Abstract: This study aims to analyze Islamic education values at the 2022 FIFA event Qatar. The Commercial image that has been attached, directly broken by the existence of Islamic Educational values embedded in every moment. Through a descriptive qualitative approach and supported by various related references source, this study shows that there are three values of Islamic Education in the implementation of the 2022 FIFA World Cup Qatar. The first is the moral education value, contained in the practice of prohibiting the sale of Beer and actions with LGBTQ nuances, the second is aqidah education value, contained in the practice of carrying out the opening ceremony of the holy verses of the al-Quran at the 2022 FIFA World Cup, as well as the installation of hadith murals along the streets of Doha in Qatar, and the third is social education value, contained in the practice of facilitating Barcode introduction of Islam in various hotels in Qatar. These values indirectly contribute in giving positive vibes and are able to create special effect that Islam is ‘rahmatan lil alamin’ for visitors, both spectators and supporters of the FIFA World Cup 2022 Qatar. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan Islam pada ajang Piala Dunia FIFA 2022 Qatar. Label komersial yang selama ini melekat seketika terpatahkan dengan adanya nilai-nilai pendidikan Islam yang disisipkan dalam setiap kegiatan yang ada. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan didukung oleh berbagai sumber referensi yang yang terkait, penelitian ini menunjukkan bahwa ada tiga nilai pendidikan Islam yang ada dalam pelaksanaan ajang Piala Dunia FIFA 2022 Qatar. Pertama adalah nilai pendidikan akhlak, terdapat dalam praktik pelarangan terhadap penjualan Bir dan tindakan bernuansa LGBTQ; kedua adalah nilai pendidikan Aqidah, terdapat dalam praktik pelaksanaan upacara pembukaan ayat suci al-Quran dalam ajang Piala Dunia FIFA 2022 serta pemasangan mural hadis di sepanjang jalan Doha di Qatar, serta ketiga adalah nilai pendidikan sosial, terdapat dalam pengenalan fasilitas Barcode pengenalan Islam di berbagai Hotel di Qatar. Nilai-nilai pendidikan Islam ini secara tidak langsung turut memberikan lingkungan yang positif secara maksimal serta mampu memunculkan citra Islam yang rahmatan lil ‘alamin bagi para pengunjung, dan suporter Piala Dunia FIFA 2022 Qatar.
Pembentukan Kedisiplinan Peserta Didik MTs Miftahul Ulum Leces Probolinggo Ummul Karimah; Prasetiya, Benny
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v7i1.547

Abstract

Abstract: The disciplined behavior of learner is a reflection of their obedience in school rules continuously. This behavior can’t be created by self-taught so it requires a special strategy to achieve the desired goal. This study aims to analyze the special strategy of MTs Miftahul Ulum teachers in shaping the discipline of their students. This research is a descriptive qualitative research with data collection strategies of observation, interviews and documentation. The data were analyzed using Miles and Huberman strategy consist of four stages. The results showed that the special strategy used by the teacher in forming the discipline of MTs Miftahul Ulum students was based on the conditions that had to be met in order to form the discipline of students through the moral development contained in Dian Ibung’s book. This is implemented in the form of (1) making rules clear and applicable to all student; (2) giving reward to students who can apply discipline in a school order and giving moral punishment for anyone who violates the rules without exception; (3) the figure of the teacher as Uswah Hasanah by giving good attitude to students, and (4) creating a school environment as support system in maximizing student discipline behavior. Abstrak: Perilaku disiplin seorang peserta didik merupakan cerminan dari sikap patuh dan taat mereka terhadap aturan sekolah secara terus menerus dan berkelanjutan. Perilaku ini tidak bisa diciptakan secara otodidak sehingga memerlukan sebuah strategi khusus guna mencapai tujuan yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi khusus yang dilakukan oleh guru MTs Miftahul Ulum dalam membentuk kedisiplinan peserta didiknya. Penelitian ini termasuk kedalam bentuk kualitatif deskriptif dengan strategi pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan strategi Miles and Huberman yang meliputi empat tahapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi khusus yang dilakukan oleh guru dalam membentuk kedisiplinan peserta didik MTs Miftahul Ulum didasarkan pada syarat-syarat yang harus dipenuhi guna membentuk kedisiplinan peserta didik melalui pengembangan moral yang dimiliki dalam buku karya Dian Ibung. Hal ini diimplementasikan dalam bentuk (1) membuat tata tertib yang jelas dan berlaku pada seluruh peserta didik tanpa terkecuali; (2) pemberian reward untuk peserta didik yang bisa berlaku disiplin dalam sebuah tata tertib sekolah serta pemberian sanksi yang bersifat mendidik bagi siapapun pelaku pelanggaran tata tertib tanpa terkecuali; (3) sosok guru sebagai uswah hasanah dengan memberikan contoh keteladanan yang baik kepada peserta didik, serta (4) menciptakan lingkungan sekolah sebagai support system dalam memaksimalkan perilaku disiplin peserta didik.

Page 8 of 16 | Total Record : 157