cover
Contact Name
Herindiyati Soeripno
Contact Email
jurnal.teknik@borobudur.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.teknik@borobudur.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Kalimalang No. 1 Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal KaLIBRASI : Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri
Published by Universitas Borobudur
ISSN : -     EISSN : 26567768     DOI : https://doi.org/10.37721/kalibrasi.v5i2
Core Subject : Social, Engineering,
Architecture Engineering: Theory, History, Architecture Design, Architecture Science and Technology, Architecture and Urban Design, Home and Housing Architecture, Interior and Exterior Design. Civil Engineering: Structural Engineering, Construction Engineering & Management, Geotechnical Engineering, Water Resources Engineering, Transportation Engineering and Marine Engineering Industrial Engineering: Operations Management, Quality Engineering, Manufacturing Systems, Value Engineering, Optimization, Industrial Automation, Strategic Management, Production Planning, Risk Management, Service Engineering, Industrial System Simulation
Articles 101 Documents
PENGARUH LAMA WAKTU PENCAMPURAN / PENGADUKAN TERHADAP MUTU BETON Silviati Sumardi dan Warisman
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 3 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.548 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v10i0.334

Abstract

Didalam mendapatkan mutu beton yang baik , kadang terkendala beberapa faktor antara lain kekentalan  campuran beton, batas waktu pengecoran, jarak dari mesin pencampuran/ pengadukan (concrete mixing plant) ketempat pengecoran, suhu dan cuaca. Ada faktor lain yang mempengaruhi mutu beton , namun belum menjadi perhatian yaitu lama waktu pengadukan. Pengadukan saat di “mixing plant” maupun saat di “mobil moln” menuju lokasi pengecoran. Jika pengadukan sebentar ,pencampuran kurang merata, sehingga pengikatan antara bahan beton berkurang. Sebaliknya,pengadukan yang lama berakibat suhu beton meningkat, agregat aus,  kehilangan air, dan nilai slump menurun Penelitian lama waktu pengadukan/pencampuran yang optimal telah diuji coba dengan interval waktu  0, 1, 2, 4, 6, 8 ( jam). Dalam rentang waktu tersebut  dibuat sample uji beton dari satu proses pengadukan/pencampuran dan  diamati perubahan slump, suhu, berat dan kuat tekan beton (28 hari ).Lama waktu pengadukan mempengaruhi  (1) nilai slump, dengan indikator pada saat pembuatan sample beton, nilai slump awal 12 cm (pada jam ke 0) menjadi nilai slump  3 cm( pada jam ke  4). (2) suhu beton meningkat serta mengakibatkan campuran semakin homogen (3) menghasilkan berat rata – rata yang rendah, sebagai indikator berat sample beton pada pengadukan 0 jam yaitu 12157,4 gram dan pada waktu 4 jam yang lebih rendah yaitu 11907,7 gram. Lama pecampuran/pengadukan beton yang baik adalah tidak lebih dari 2 jam, hal ini dapat dilihat pada nilai kuat tekan sample beton yang ke 2 jam menghasilkan nilai kuat tekan yang maksimal yaitu 307,7 kg/cm².Kata Kunci : Mutu Beton, Waktu Pengadukan
ANALISA KEKUATAN RAMP PLATE UNTUK LOADOUT MENGGUNAKAN MODULAR TRAILER AKIBAT BEBAN STATIS BERBASIS METODE ELEMEN HINGGA Muhammad Burhanuddin
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 4 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.767 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v11i0.335

Abstract

Istilah loadout sering digunakan dalam proses fabrikasi dan instalasi anjungan minyak lepas pantai di dunia industri minyak dan gas bumi; dimana struktur penopang (jacket) dan anjungan (topside) yang sebelumnya difabrikasi di lapangan fabrikator (yard) harus dipindah (di-transport) keatas sarana angkutan laut (tongkang, kapal) untuk diinstalasi di tengah laut. Jika pemindahan struktur tersebut sangat berat dan besar maka sarana material handling yang digunakan biasanya menggunakan sarana transportasi khusus yang memiliki roda banyak (multi-axle trailer atau modular trailer) yang dapat berjalan sendiri (self-propeller) atau harus ditarik dan didorong dengan prime mover atau kepala truk. Penelitian tentang kekuatan Ramp Plate yang digunakan untuk menyeberangi jetty ke tongkang dilakukan untuk menganalisa bagaiman tegangan yang terjadi akibat beban statis tersebut ketika satu axle roda modular trailer harus berhenti dan menunggu untuk berjalan maju atau mundur dengan menggunakan program berbasis Metode Elemen Hingga (MEH). Validasi dilakukan dengan membandingkan hasil tegangan model dengan tegangan yang diizinkan oleh Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), atau merujuk pada kriteria lain seperti American Institute of Steel Construction (AISC). Hasil anilisa memperlihatkan bahwa; tegangan maksimum terjadi pada node 8184 sebesar 18,05MPa, dan deformasi maksimum terjadi pada node 7371 sebesar 0,15mm. Tegangan ini masih dalam kondisi aman karena dibawah tegangan ijin menurut BKI, AISC, dan kekuatan bahan itu sendiri. Analisa ini juga menghasilkan nilai safety factor sebesar 18,85. Kata kunci: Loadout, Ramp Plate, Beban Statis, Tegangan, Metode Elemen Hingga.
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN DENGAN METODE IMPORTANCE-PERFORMANCE ANALYSIS DALAM RANGKA MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN DI PT. KALIBESAR RAYA UTAMA Mario Ronaldo Sirait, Vivi Lusia, dan Oki Nurhadi
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 4 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.503 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v11i0.336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kepuasan pelanggan terhadap kinerja perusahaan PT. Kalibesar Raya Utama. Sampel yang digunakan sebanyak 100 Responden, teknik pengumpulan data berupa kuesioner, dan variable penelitiannya adalah Kinerja Perusahaan (X) dan Kepuasan Pelanggan (Y). Menggunakan metode Analysis Importance Performance sebagai penunjuk point yang tidak sesuai dengan harapan pelanggan. Dalam penelitian yang dilakukan ini, terdapat 5 variabel pengukuran yaitu reability (X;3,949; Y;4,091) responsiveness (X;3,962; Y;4,239) assurance (X;3,98; Y;4,159) empathy (X;3,946; Y;4,176) tangible (X;3,93; Y;4,139) dengan total X=3,9534 dan Y=4,1608. Dari hasil analisa tersebut kinerja perusahaan saat ini masih dibawah harapan pelanggan dengan nilai X=3,9534 dan kepuasan pelanggan dengan nilai Y=4,1608. Maka untuk meningkatkan kinerja perusahaan menggunakan metode Fishbone dan 5W + 1H sebagai cara untuk meningkatkan kinerja perusahaan agar sesuai dengan harapan pelanggan.Kata kunci : Kepuasan Pelanggan
RUSUNAWA DALAM FENOMENA URBANITAS PERMUKIMAN KAJIAN TERHADAP RUSUNAWA DI JAKARTA TIMUR Laksmi Widyawati
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 4 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.055 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v11i0.337

Abstract

Urbanitas sebagai kualitas bermukim merupakan hasil yang dicapai dengan proses pembinaan tempat tinggal masyarakat melalui tangan manusia. Jadi urbanitas berada di lingkungan binaan manusia yang menjadi struktur dan wujud yang layak ditinggali.  Permukiman yang memiliki kehidupan urbanitas  memiliki ruang publik dengan banyak pilihan kegiatan di luar rumah dan mengundang keragaman masarakat. Dengan urbanitas terjadi peningkatan kualitas hidup bagi warganya. Rusunawa merupakan produk pemerintah dalam mewujudkan pelayanan terhadap kebutuhan permukiman masyarakat berpenghasilan rendah. Rusunawa diharapkan menjadi solusi  penanganan perumahan dan permukiman kumuh, sekaligus mencegah tumbuhnya kantong kumuh baru akibat  pesatnya pembangunan kawasan perkotaan. Pembangunan dinyatakan berhasil jika bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Demikian juga dengan rusunawa akan berhasil jika mampu membuat warga betah di dalamnya,  berkehidupan dan bersosialisasi dengan baik. Pemilihan lokasi penelitian rusunawa Pulogebang karena alasan lokasinya dekat pusat kota Jakarta Timur dan dekat terminal, sebuah pendekatan baru dalam penentuan lokasi rusunawa untuk memudahkan penghuni mengakses kota atau tempat kerja. Penelitian menekankan pada menterjemahkan wujud fisik fasilitas publik rusunawa yang  diharapkanbisa mewujudkan urbanitas, bagaimana warga rusunawa dapat memanfaatkannya , apakah bisa meningkatkan kualitas hidup mereka atau ada kendala sehingga tujuan fasilitas publik tidak tercapai untuk kebutuhan sosial ekonomi warga. Mengingat rusunawa tidak dibangun di lahan kosong tetapi masuk ke dalam wilayah administrasi lingkungan perumahan tertata yang lengkap fasilitasnya, kedatangan komuniti baru ini apakah bisa diterima dengan baik dan bersama sama melakukan kegiatan sosial dalam lingkungan atau berdiri sendiri sendiri. Jika tidak terjadi keterkaitan antara rusunawa-fasilitas kota-perumahan sekitar, sama saja membangun rusunawa di tanah kosong tidak perlu berdekatan dengan lingkungan yang sudah tertata lengkap.Kata Kunci: Rusunawa, urbanitas, kualitas hidup
PREFERENSI PEMILIHAN UNIT HUNIAN PADA PERUMAHAN TIPE CLUSTER (STUDI KASUS: THE GRAND SENTUL) Aryani Widyakusuma, Azrar Hadi, dan Joko Adianto
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 4 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1666.27 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v11i0.338

Abstract

Rumah sebagai unit properti bernilai memiliki aspek unik, permintaan yang didasarkan dua motif yaitu konsumsi dan investasi. Sebagai barang konsumsi, rumah dimiliki untuk memenuhi kebutuhan dasar dan sebagai aset investasi, permintaan diputuskan melalui proses kelayakan investasi. Rumah sebagai unit properti memiliki faktor penentu nilainya. Satu di antaranya faktor perletakan atau lokasi rumah dalam cluster. Lokasi sekitar unit hunian dipandang sebagai suatu kesatuan dari rumah (sense of localism). Lokasi rumah bukan hanya berbicara tempat rumah berada namun berkaitan lingkungan sekitar. Dari lokasi unit hunian dalam suatu kompleks perumahan dapat diestimasi nilainya berdasarkan dua hal: lingkungan (posisi atau formasi) dan aksesibilitas. Walau faktor lokasi bukan faktor pertimbangan utama pilihan bertinggal di suatu tempat dalam kompleks perumahan The Grand Sentul, hal ini dimungkinkan dengan menjadikan variabel tipe unit dan harga sebagai variabel independen sehingga saya dapat mengetahui letak atau lokasi yang jadi prioritas preferensi pilihan bagi perletakan unit hunian di dalam cluster. Penelitian ini memaparkan bagaimana faktor posisi dan aksesibilitas dapat diterapkan untuk membedakan nilai unit hunian berdasarkan perilaku penghuni yang bertinggal di suatu lokasi dalam cluster. Penelitian dengan pendekatan kualitatif mengkaji dinamisasi pemenuhan kebutuhan lokasi untuk bertinggal dan investasi ditinjau dari sisi pemilik melalui analisis karakter kawasan; pemanfaatan fasilitas; proses tinggal, pemenuhan kebutuhan lokasi unit dalam perumahan; dan nilai rumah bagi penghuni.Kata kunci: aksesibilitas; lokasi; perumahan tipe cluster; posisi; sense of localism
PENYUSUNAN PROGRAM RUMAH SUSUN SEWA DI KAWASAN PERKOTAAN Herindiyati Herindiyati
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 4 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.974 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v11i0.339

Abstract

Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) merupakan salah satu bentuk tempat tinggal yang menerapkan efisien lahan dengan dibangun secara bertingkat. Rusunawa biasanya dibangun di lokasi yang strategis, dimaksudkan untuk membantu masyarakat berkemampuan terbatas yang mencari nafkah di kawasan perkotaan namun tidak memiliki kemampuan untuk membeli rumah. Rusunawa menjadi tempat tinggal yang layak dan strategis. Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan warganya akan rumah yang layak. Guna membantu Pemerintah Daerah maka Pemerintah Pusat memprogramkan bantuan penyediaan rusunawa. Tulisan ini mencoba menyampaikan informasi terkait penyusunan program rumah susun sewa di kawasan perkotaan yang diharapkan dapat membentu Pemda dalam proses penyediaan perumahan.        Kata kunci : Penyusunan Program Rusunawa, Rusunawa di Perkotaan.
PENGARUH LAMA WAKTU PENCAMPURAN TERHADAP MUTU BETON M.Riezka A.W, Warizman, dan Silviati Sumardi
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 4 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.884 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v11i0.340

Abstract

Waktu pengadukan beton akan berpengaruh pada mutu beton, jika waktu pencampuran terlalu sebentar pencampuran bahan kurang merata, sehingga pengikatan antara material pembentuk  beton akan berkurang, sebaliknya, pengadukan yang terlalu lama akan mengakibatkan : naiknya suhu beton, keausan pada agregat sehingga pecah, terjadinya kehilangan air, bertambahnya nilai slump, dan menurunnya kekuatan betonPerubahan nilai slump dapatjuga  dipengaruhi oleh lama waktu pengadukan, semakin lama pengadukan akan menyebabkan tingkat homogenitas campuran yang tinggi sedangkan rendahnya tingkat workabilitas belum tentu akan menghasilkan mutu beton yang rendah pula dan tingginya tingkat homogenitas campuran beton belum tentu memiliki tingkat workability yang tinggi pula, hal ini dikarenakan jika campuran beton diaduk lebih lama akan menghasilkan campuran beton yang mulai mengeras. Kata kunci : Pengaruh waktu pencampuran terhadap kuat tekan beton
PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH KARET BAN TERHADAP KUAT TEKAN MARSHALL CAMPURAN BETON ASPAL Tiara Kusuma Rini, Wahyudi Pratama, dan Anis Amarwati
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 4 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1067.889 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v11i0.341

Abstract

Kinerja campuran agregat aspal pada konstruksi perkerasan jalan dicoba untuk ditingkatkan dengan cara memodifikasi campuran aspal sehingga didapatkan perubahan sifat campuran aspal, khususnya pada penetrasi dan titik lembeknya dengan menambahkan bahan tambahan limbah karet ban sehingga diharapkan pada penelitian ini bisa mengurangi kepekaan aspal terhadap temperatur dan keelastisannya.Penelitian  dilakukan  dengan  jalan  membandingkan  beberapa campuran aspal yang menggunakan beberapa  variasi  kadar karet ban pada aspal ( 0%, 1%, 2%, 3%, 4% dan 5% ), serta diteliti juga mengenai perbandingan sifat – sifat campuran, serta ditambahkan variasi kandungan karet pada masing – masing kadar aspal ( 0%, 1%, 2%, 3%, 4% dan 5% ). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh limbah karet ban sebagai bahan aditif terhadap sifat reologi aspal. Pengujian sifat reologi yang dilakukan pada studi ini adalah penetrasi, titik lembek, berat jenis, daktilitas, viskositas, dan marshall test.
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN DENGAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS DALAM RANGKA MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN UNIT BOBCAT DI PT INTRACO PENTA WAHANA Andhika Permana, Vivi Lusia, dan Meilan Agustin
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 5 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.35 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v12i0.342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi seberapa besar pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan dalam rangka meningkatkan omset penjualan di perusahaan.Sampel  yang digunakan sebanyak 30 responden, teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan varibel penelitiannya adalah Kinerja Perusahaan (X) dan Harapan Pelanggan (Y). Peneliti menggunakan alat bantu Excel 2007 dan SPSS 17. Berdasarkan analisis regresi linear secara parsial atau terpisah dan uji regresi secara gabungan dari lima indikator, telihat bahwa pada saat dilakukan uji regresi secara parsial sebanyak 4 indikator yaitu Keandalan, Keresponsifan, Empati dan Berwujud terbukti tidak ada pengaruh yang signifikan antara kinerja dan kepuasan pelanggan. Berbeda dengan pengujian regresi secara menyeluruh dari setiap indikator, di dapatkan hasil yaitu adanya pengaruh yang signifikan antara kinerja dan kepuasan pelanggan. Hal itu dibuktikan dari uji hipotesa ( uji f) yaitu uji serentak karena tiap-tiap indikator tidak bisa berdiri sendiri yakni diterimanya Ha yakni ada pengaruh yang signifikan antara kinerja terhadap kepuasan pelanggan Kata Kunci : Kepuasan Pelanggan
ANALISA PERBAIKAN WAKTU STANDARD PROSES ENTREPOT DI DEPARTEMEN LOGISTIK PT. MERCEDES BENZ INDONESIA Satriyo M, Moh. Mawan Arifin, dan Meilan Agustin
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 5 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1105.092 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v12i0.343

Abstract

PT. Mercedes Benz Indonesia perusahaan yang merupakan perakitan mobil merk Mercedes Benz di Indonesia, proses pengiriman dari entrepot ke area warehouse logistik menjadi salah satu proses kegiatan yang ada di departemen logistik ( PLG ). Namun kondisi saaat ini mengalami keterlambatan, hal itu dikarenakan ada proses penambahan kegiatan pada proses pengiriman. Untuk itu dilakukanlah penelitian untuk memberikan usulan perbaikan pada proses tersebut. Untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut maka digunakan alat perbaikan seperti diagram sebab akibat, flow process chart, metode brainstorming, tata letak pabrik. Diagram sebab akibat digunakan untuk menentukan penyebab penyebab keterlambatan tersebut, flow process chart digunakan untuk mengetahui proses kerja secara detail, metode brainstorming digunakan untuk mendapatkan saran saran dari operator untuk melakukan perubahan layout agar proses pengiriman mencapai target. Dengan adanya perubahan layout diharapkan dapat mempermudah dalam proses pengiriman dan target waktu dari perusahaan dapat tercapai.Kata Kunci : Entrepot, Keterlambatan, flow process chart, brainstorming, layout.

Page 3 of 11 | Total Record : 101