cover
Contact Name
Nurkairo Hidayati
Contact Email
bae@journal.uir.ac.id
Phone
+6281365416136
Journal Mail Official
bae@journal.uir.ac.id
Editorial Address
Street of Kaharuddin Nasution No. 113 Perhentian Marpoyan, Pekanbaru, Riau, 28284, Indonesia E-mail: bae@journal.uir.ac.id
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Biology and Education Journal (BaEJ)
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : -     EISSN : 27237303     DOI : 10.25299
Core Subject : Education,
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the Biology (nature science) and Biology Education. Biology and Education Journal particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of Biology and biology education as follows: Biology Subject: Genetica Fisiology Biotecnology Microbiology Ecology Environment Zoology Botani Biologi Education Subject: Strategy, approach, method etc Assessment Teaching and learning Curriculum Biology education tren etc
Arjuna Subject : -
Articles 56 Documents
Pengembangan Buku Pegangan Biologi dengan Metode Mnemonik Tipe Akrostik untuk Kelas VIII SMP/MTS Materi Struktur Tumbuhan dan Teknis Penerapannya. Muhammad Darus; Imam Mahadi; Wan Syafi’I
Biology and Education Journal Vol. 2 No. 2 (2022): Biology and Education Journal
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.791 KB) | DOI: 10.25299/baej.2022.11050

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat buku catatan bioteknik dengan teknik acrostic mnemonic di kelas VIII SMP/MT, dan untuk mengetahui hasil verifikator dan validasi guru serta respon siswa terhadap buku catatan bioteknik. Kami mengambil pendekatan kualitatif dengan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Untuk penelitian ini, model penelitian R&D yang dipilih adalah ADDIE dan terdiri dari:Analisis, desain, pengembangan, implementasi, evaluasi. Namun, penelitian ini baru mencapai tahap pengembangan. Jenis data dan alat pengumpulan data adalah lembar wawancara dan lembar angket. Beberapa reviewer yang menilai kualitas buku ini adalah dua ahli materi dan dua ahli media. Untuk praktisi pendidikan, beliau memiliki dua orang guru dari dua sekolah yang berbeda yaitu, MTs Al-Munawwarah (1) dan SMP As-Said (1). Dalam tes kelompok kecil, peneliti menyuruhnya bersekolah di dua sekolah, masing-masing dengan 10 siswanya, dan tes kinerja dilakukan di sekolah dengan 10 siswanya. Hasil penelitian ini masuk dalam kategori sangat layak berdasarkan kriteria kelayakan yang dinilai oleh validator. Berdasarkan hasil uji ahli materi persentasenya 84,15%, ahli media 88,19%, guru 88,54%, dan siswa 88,44%, semuanya masuk kategori sangat baik. Tes praktik menunjukkan skor 88,72% yang termasuk kategori sangat layak. Berdasarkan hasil penilaian Validator, respon guru dan siswa, Buku Panduan Mnemonic Kelas VIII SMP/MTs Materi Struktur Tumbuhan dan Pemanfaatannya dalam Teknologi sangat cocok untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran IPA Kelas VIII. Aku disini. SMP/MT.
Pengaruh Pembelajaran Hypnolearning Terhadap Hasil Belajar Siswa SMP Harapan Bhakti Makassar Arwin Arif; Herlina
Biology and Education Journal Vol. 2 No. 2 (2022): Biology and Education Journal
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.651 KB) | DOI: 10.25299/baej.2022.11062

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui hasil belajar siswa SMP Harapan Bhakti Makassar sebelum (pre-test) mengajar dengan Hypnolearning. (2) untuk mengetahui hasil belajar siswa SMP Harapan Bhakti Makassar setelah dilakukan hypnolearning (post test) (3) untuk menguji pengaruh hypno-learning terhadap hasil belajar di SMP Harapan Bhakti Makassar. Tempat penelitian adalah SMP Harapan Bhakti Makassar yang dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Mei 2022. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Harapan Bahkti Makassar dari kelas VII, VIII dan IX. Namun sampel yang digunakan adalah sekelompok siswa kelas VIII dengan jumlah siswa sebanyak 30 siswa yang kriterianya memenuhi kebutuhan peneliti. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian memberikan skor rata-rata 50,33 kepada siswa sebelum diajar melalui Hypnolearning. Rata-rata siswa setelah Hypnolearning adalah 78,33. Dengan asumsi tingkat ketuntasan hasil dari 30 siswa, 25 orang atau 83,4% memiliki nilai sempurna dan 5 orang atau 16,6% memiliki nilai tidak sempurna serta hasil tes SPSS nilai Thitung 14,73 > nilai Ttabel 2,021 dan derajat kebebasan sebesar 2.750 dengan tingkat kesalahan 5% dan 1%. Hal ini menunjukkan bahwa hypnolearning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Kelas XII IPA SMA Negeri 9 Mandau Duri Pada Materi Reproduksi Sel mellisa; Ifatrizah
Biology and Education Journal Vol. 2 No. 2 (2022): Biology and Education Journal
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.629 KB) | DOI: 10.25299/baej.2022.11064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui kesulitan belajar siswa pada materi reproduksi sel dan faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik penentuan sampel adalah menggunakan teknik sampling jenuh. Sampel penelitian adalah 3 kelas yaitu kelas XII IPA1, XII IPA2, dan XII IPA3 yang berjumlah 100 orang siswa. Data kesulitan belajar siswa diperoleh melalui hasil angket, wawancara guru dan siswa, dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan rata-rata kesulitan belajar siswa pada materi reproduksi sel melalui angket adalah 69,10% termasuk dalam kategori tinggi. Kesulitan belajar siswa yaitu pada indikator menjelaskan definisi dari reproduksi sel dengan persentase 63, 46% termasuk dalam kategori rendah. Indikator menjelaskan macam-macam reproduksi sel dengan persentase 66, 14% termasuk dalam kategori rendah. Indikator menjelaskan tahap-tahap dan ciri penting mitosis dengan persentase 72, 11% termasuk dalam kategori tinggi. Indikator menjelaskan tahap-tahap dan ciri penting meiosis dengan persentase 69, 8% termasuk dalam kategori tinggi, dan Indikator memahami tahapan mitosis melalui kegiatan dengan persentase 74% termasuk dalam kategori tinggi.
Prediksi Kandidat Protein Target Antikanker Derivate Kumarin Asal Tanaman Sanrego (Lunasia amara Blanco) Adriani Adriani
Biology and Education Journal Vol. 2 No. 2 (2022): Biology and Education Journal
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.484 KB) | DOI: 10.25299/baej.2022.11258

Abstract

Jumlah penderita kanker setiap tahun meningkat demikian juga angka kematian yang terjadi. Upaya pengobatan kanker dapat dilakukan dengan memanfaatkan tanaman herbal yang mengandung kumarin, salah satunya adalah Sanrego. Tujuan penelitian ini adalah memprediksi protein target dari derivate kumarin (scopoletin dan umbelliferone) sebagai antikanker berdasarkan studi in silico. Metode penelitian meliputi ekstraksi batang Sanrego, deteksi derivate kumarin dari ekstrak etil asetat (EEA) menggunakan kromatografi lapis tipis (KLT), prediksi aktivitas derivate kumarin menggunakan Passonline server dan prediksi protein target menggunakan Swiss Target Prediction dan Superpred. Hasil penelitian menunjukkan bahwa derivate kumarin memiliki aktivitas sebagai substrat CYP, kardiovaskular analeptic dan inhibitor permeable membrane. Selain itu protein target dari derivat kumarin EEA Sanrego adalah carbonic anhydrase 9 (CA9) yang terlibat dalam perkembangan sel kanker. Kesimpulan penelitian adalah protein target dari derivate kumarin yaitu protein CA9 yang terlibat dalam sejumlah aktivitas sel kanker.
Kesulitan Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Terpadu Kelas VIII di MTsN 1 Bengkalis Dinda Grazella; Nurul Fauziah; Ibnu Hajar
Biology and Education Journal Vol. 2 No. 2 (2022): Biology and Education Journal
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.239 KB) | DOI: 10.25299/baej.2022.11461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesulitan belajar siswa pada pembelajaran IPA Terpadu kelas VIII di MTsN 1 Bengkalis dengan menggunakan pembatasan masalah Kognitif. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasinya adalah kelas VIII di MTsN 1 Bengkalis dan sampel yang digunakan adalah 72 siswa. Intstrumen yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah kuesioner, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) kesulitan emosi pada kesulitan belajar siswa pada pembelajaran IPA Terpadu kelas VIII berada pada kategori tinggi (61,70%). (2) kesulitan mengingat pada kesulitan belajar siswa pada pembelajaran IPA Terpadu kelas VIII berada pada kategori tinggi (64,13%). (3) kesulitan berpikir pada kesulitan belajar siswa saat pembelajaran IPA Terpadu kelas VIII berada pada kategori tinggi (63,17%). (4) kesulitan bahasa pada kesulitan belajar siswa saat pembelajaran IPA Terpadu kelas VIII berada pada kategori tinggi (62,50%). Kesulitan yang paling banyak dan paling sering di alami siswa pada sast pembelajaran IPA Terpadu adalah kesulitan mengingat dikarena kan siswa sering kali sulit mengingat materi meski sudah membaca berkali- kali. Selain itu siswa juga mengalami kesulitan memahami materi pelajaran.
Studi Literatur: Penerapan Model Pembelajaran Probing-Prompting Terhadap Hasil Belajar Siswa Eka Apriyanti; Ninah Wahyuni Amaliah; Emilia Ndia
Biology and Education Journal Vol. 2 No. 2 (2022): Biology and Education Journal
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.108 KB) | DOI: 10.25299/baej.2022.11511

Abstract

Literature Study: Application of The Probing-Prompting Learning Model to Student Learning Outcomes. The purpose of this study was to examine the application of the probing prompting learning model to student learning outcomes. The probing prompting learning model is learning that asks a series of questions that guide and test students' ideas to improve the thinking process that is able to connect students' knowledge and experience with newly learned knowledge. This research is a library research. The data collection technique was carried out by searching for scientific articles related to the research. The data obtained is secondary data in the form of books, magazines and scientific articles on research issues. The information obtained is processed through data reduction and then described scientifically to arrive at a research result. From the results of the study of several studies that have applied the probing prompting learning model, it can be concluded that the application of the probing prompting learning model has a positive effect on student learning outcomes.
Kesulitan Belajar Biologi Siswa Kelas XI SMA YLPI Pekanbaru Yuni Asrianti; Mellisa; Nurul Fauziah
Biology and Education Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Biology and Education Journal
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/baej.2023.12297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi kesulitan belajar siswa pada pembelajaran biologi kelas XI SMA YLPI Pekanbaru Tahun Ajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan pengumpulan data melalui angket, dokumentasi, observasi dan wawancara. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 57 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dijabarkan pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan mengenai faktor-faktor kesulitan belajar siswa pada pembelajaran biologi di kelas XI SMA YLPI tahun ajaran 2022/2023 dimana dari aspek psikologisnya,skor jawaban siswa adalah 69,38% skor ini berada dalam rentang tinggi yang artinya bahwa siswa memiliki kesulitan belajar dalam aspek psikologisnya. Rata-rata skor siswa adalah 72,51% skor ini berada dalam rentang tinggi yang artinya bahwa siswa memiliki kesulitan belajar dalam aspek fisiologisnya. Rata-rata skor siswa adalah 68,42% berada dalam rentang tinggi yang artinya siswa memiliki kesulitan belajar dalam aspek lingkungan sekolahnya. Skor siswa adalah 68,71% berada dalam rentang tinggi yang artinya siswa memiliki kesulitan belajar dalam aspek lingkungan keluarganya. Skor siswa adalah 68,71% dimana skor ini berada dalam rentang tinggi yang artinya bahwa siswa memiliki kesulitan belajar dalam aspek lingkungan keluarganya.
Think Pair Share: Sebuah Model Pembelajaran Kooperatif untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Biologi pada Materi Jaringan Tumbuhan di Kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Pagaran Tapah Darussalam Semester Ganjil TP. 2022/2023 Suri Yustini
Biology and Education Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Biology and Education Journal
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/baej.2023.12461

Abstract

Pendidikan abad 21 dilaksanakan dengan memperkuat proses pembelajaran yang student centered sehingga peserta didik harus memiliki kecakapan memecahkan masalah, berpikir kritis, kolaborasi, dan kecakapan berkomunikasi. Kecakapan yang perlu dikembangkan pada peserta didik SMA Negeri 1 Pagaran Tapah Darussalam adalah berpikir kritis karena hasil analisis karakteristik peserta didik kelas XI menunjukkan bahwa tingkat keterampilan berpikir kritis yang rendah, peserta didik belum mampu membuat kesimpulan dari data yang disajikan dalam bentuk gambar, tabel maupun grafik yang berdampak pada hasil belajar yang belum mencapai KKM. Perbaikan hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis dilakukan dengan model Pembelajaran Think Pair Share (TPS). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Biologi siswa kelas XI SMAN 1 Pagaran Tapah Darussalam pada materi Jaringan Tumbuhan. Instrument pengumpul data yang digunakan terdiri atas tes berbentuk objektif dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) untuk mengukur Keterampilan Berpikir Kritis peserta didik dan Lembar Pengamatan Keterlaksanaan RPP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatatn hasil belajar biologi pada Materi Jaringan Tumbuhan peserta didik melalui Keterampilan Berpikir Kritis dengan Model Think Pair Share (TPS) di Kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Pagaran Tapah Darussalam Semester Ganjil TP 2022/2023.
Kurikulum Merdeka: Tantangan dan Implementasinya pada Pembelajaran Biologi Rahmayumita, Restesa; Hidayati, Nurkhairo
Biology and Education Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Biology and Education Journal
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/baej.2023.12758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan dari implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran biologi. Kurikulum merdeka mulai diterapkan untuk memfasilitasi pembelajaran di sekolah berdasarkan prinsip belajar mandiri, dimana guru dan siswa memiliki kebebasan untuk merencanakan pembelajarannya. Jenis penelitian ini merupakan studi literatur/kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Sumber data bersifat sekunder karena diperoleh dari artikel jurnal, publikasi ilmiah dan sumber lainnya terkait kajian kurikulum merdeka. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menganalisis isi sumber bacaan yang relevan dan dapat memberikan pemahaman terhadap hasil temuan. Berdasarkan kajian dari beberapa penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi kurikulum merdeka berdampak positif terhadap peningkatan kemampuan belajar siswa. Guru dan siswa dapat merancang proses pembelajarannya sesuai dengan gaya belajar dan mengajar sehingga pembelajaran lebih menyenangkan.
Analisis TPACK (Technological, Pedagogical, And Content Knowlodge) pada Materi Bioteknologi SMA/MA Utari Akhir Gusti; Annisa Salsyabila Rahmi; Aris Sunandar; Adi Rahmat; Kusnadi; Riandi
Biology and Education Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Biology and Education Journal
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/baej.2023.13057

Abstract

Proses belajar menjadi kunci keberhasilan dalam hasil belajar. Guru diharapkan mampu mendesain, mengembangkan, dan menciptakan proses belajar yang baik dan menyenangkan. Masing-masing materi memiliki kemudahan dan kesulitan sendiri untuk diajarkan guru. Kesulitan dan kemudahan materi dapat dilihat dari respon dan hasil belajar siswa. Bioteknologi termasuk materi yang sulit dipahami oleh peserta didik karena mayoritas melibatkan materi yang mikroskopis. Guru diharapkan mampu memahami TPACK dalam pembelajaran sehingga peserta didik dapat memahami materi dengan baik dan benar. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai analisi TPACK (Technological, pedagogical, and content, knowledge) untuk menciptakan proses pembelajaran yang kondusif. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran bagaimana TPACK materi bioteknologi yang dilakukan oleh guru di Indonesia. Sehingga, penelitian ini dapat menjadi ajuan bagi guru dalam mengimplementasi TPACK pada materi bioteknologi. Teknik pengumpulan data dengan studi literatur relevan baik dari artikel dan buku pelajaran, wawancara guru, dan analisis RPP yang digunakan. Pelaksanaan dalam penelitian ini terdiri dari pengumpulan data, pengorganisasian, analisis dan penarikan interpretasi serta kesimpulan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Validasi hasil analisis dilakukan kepada dosen ahli untuk memastikan data dan analisi yang dilakukan. Hasil penelitian diperoleh hasil bahwa guru telah menerapkan berbagai variasi pendekatan, model, metode, dan media dalam pembelajaran. Keberhasilan dalam proses belajar tidak lain tergantung pada bagaimana memahami didaktik dan pedagogi pada materi tersebut. Sehingga, guru tidak hanya memperhatikan konten materi, tapi juga dapat memahami kebutuhan peserta didik.