Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan (e-ISSN: 2477-6963) memiliki bidang keahlian yang terdiri dari Manajemen Pemiulian Tanaman, Agribisnis Tanaman Hortikultura, Agribisnis Peternakan, Agribisnis Tanaman Selekta, Manajemen Agribisnis, Ilmu Usaha Tani, Ekonomi Pertanian dan Ilmu Pertanian. Oryza menerima kiriman dari seluruh dunia, artikel yang diterima akan diterbitkan dengan akses terbuka dan akan tersedia secara bebas untuk semua pembaca dengan visibilitas dan cakupan di seluruh dunia. Oryza diterbitkan dua kali dalam setahun, pada bulan Juli dan Desember yang dapat diakses secara online. Artikel ini dapat berupa produk penelitian, pemikiran ilmiah atau studi kasus, dalam Agribinisn dan Ilmu Pertanian dan tidak dibentuk oleh politik, komersialisme, dan subjektivitas. Jurnal ilmiah ini berisi artikel pemikiran dan hasil penelitian di bidang Pertanian yang belum pernah dipublikasikan di jurnal ilmiah atau media lainnya. Format penulisan artikel ilmiah untuk publikasi di jurnal ilmiah harus mengikuti pedoman penulisan artikel ilmiah, yang terletak di bagian belakang jurnal ilmiah ini.
Articles
114 Documents
Analisis Efisiensi Pemasaran Sayur Hidroponik Jenis Selada Di Desa Sidoharjo Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan
Azhari, Muhamad
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 4 No. 1 (2019): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (253.34 KB)
|
DOI: 10.56071/oryza.v4i1.508
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan saluran pemasaran sayuran selada hidropnik dan untuk menganalisis besarnya margin, efisiensi pemasaran dan farmer’s share sayuran selada hidroponik. Metode penelitian ini yaitu menggunakan survey, wawancara dan observasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan saluran pemasaran gabah dan analisis kuantitatif digunakan untuk mengukur efisiensi operasional melalui margin pemasaran, farmer’s share dan efisiensi pemasaran. Adapun kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukan di Desa Sidoharjo Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan adalah sebaagai berikut. Saluran pemasaran yang ada di Desa Sidoharjo Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan terdapat 3 saluran pemasaran : 1) Petani - Konsumen 2) Petani – Pedagang Pengepul – Pedagang Pengecer – Konsumen , 3) Petani – Pedagang Pengepul – Konsumen. 2) Ketiga saluran pemasaran di Desa Sidoharjo Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan telah efisien, dengan hasil margin yaitu pada saluran pemasaran I margin pemasaran Rp. 0 karena pada saluran ini produsen langsung menjual ke konsumen dengan tingkat efisiensi 0% dan farmer’s share 100%. Pada saluran kedua Rp. 10.000 dengan tingkat efisiensi 1,33% dan farmer’s share 66,67% dan margin untuk sauran ketiga yaitu Rp. 8.000 dengan tingkat efisiensi 1,43 % dan farmer’s share 71,43 %.
Startegi Pengembangan Usaha Rumah Makan Gubuk Kelor Tunjungwati Desa Bogo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro
probowati, devianadiah
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 4 No. 1 (2019): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (225.233 KB)
|
DOI: 10.56071/oryza.v4i1.510
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk : (1) Mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal yang mempengaruhi usaha rumah makan Gubuk Kelor Tunjungwati, (2) Menganalisis dan merumuskan strategi pengembangan usaha yang tepat untuk Gubuk Kelor Tunjungwati. Aalat analisis yang digunakan adalah identifikasi dengan matrik IFE dan EFE, kemudian memposisiskan rumah makan dengan menggunakan matrik IE, merumuskan alternatif strategi menggunakan matrik SWOT . Dan yang terakhir merekomendasikan strategi terbaik dengan QSPM. Berdasarkan perhitungan matriks IFE & EFE kemudian dipetakan ke dalam matriks IE diketahui posisi rumah makan berada pada kuadran V dengan strategi mempertahankan dan menjaga, berupa penetrasi pasar dan pengembangan produk. Berdasarkan hasil analisis SWOT diperoleh enam alternatif strategi yang dapat diterapkan oleh pihak rumah makan dalam menjalankan usahanya. Adapun urutan prioritas strategi berdasarkan hasil QSPM adalah : (1) Melakukan promosi yang lebih gencar dengan menyebarkan brosur dan pemasangan banner/baliho di jalan-jalan utama, (2) Mengikuti pameran makanan seperti pada saat Car Free Day di alun-alun Bojonegoro, (3) Melakukan inovasi baru dalam produk seperti membuat menu baru berbahan dasar tanaman kelor, (4) Update dalam penggunanaan akun medsos rumah makan, (5) Mempertahankan dan meningkatkan pelayanan kepada konsumen, (6) Meningkatkan kualitas hu bungan kerja antara karyawan dan pengelola.
Preferensi Petani Padi Dalam Menggunakan Benih Padi Jenis Varietas Inpari- 32 (Studi Kasus Di Desa Tambahrejo Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro)
Patimah, Rekma Ayu Patimah
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 4 No. 1 (2019): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (267.081 KB)
|
DOI: 10.56071/oryza.v4i1.511
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : atribut- atribut yang menjadi preferensi petani padi dalam menggunakan benih padi jenis varietas Inpari- 32 ; dan atribut yang paling dipertimbangkan petani padi dalam keputusan menggunakan benih padi jenis varietas Inpari- 32. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dan deskriptif. Dimana Metode deskriptif digunakan untuk mengetahui atribut- atribut dari benih padi jenis varietas Inpari- 32 dan Metode Kuantitatif digunakan untuk mengetahui atribut yang paling dipertimbangkan petani padi dalam keputusan penggunaan benih padi jenis varietas Inpari- 32 yaitu dengan menggunakan alat analisis model Multiatribut Fishbhein. Dengan hasil penelitian yaitu : 1) atribut benih padi Inpari- 32 yang menjadi preferensi petani padi di Desa Tambahrejo Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro adalah Harga yaitu sesuai Mutu, Produktivitas selalu tinggi, Tahan atau kuat terhadap serangan hama & penyakit dan benih selalu tersedia ditoko, kios dan distributor pertanian. 2) atribut yang paling dipertimbangkan petani padi dalam keputusan penggunaan benih padi varietas Inpari- 32 di Desa Tambahrejo Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro adalah Produktivitas. Sedangkan untuk atribut dari yang paling dipertimbangkan sampai dengan yang kurang dipertimbangkan adalah Produktivitas, ketersediaan produk benih padi Inpari- 32, harga dan ketahanan hama & penyakit.
Analisis Efisiensi Pemasaran Agribisnis Padi Di Desa Kemamang Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro
Rahawati, Nimas Dyah
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 4 No. 1 (2019): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (257.277 KB)
|
DOI: 10.56071/oryza.v4i1.512
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan saluran pemasaran gabah di Desa Kemamang Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro dan untuk menganalisis besarnya margin, efisiensi pemasaran dan farmer’s share petani gabah Desa Kemamang Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro. Metode penelitian ini yaitu menggunakan survey, wawancara dan observasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan saluran pemasaran gabah dan analisis kuantitatif digunakan untuk mengukur efisiensi operasional melalui margin pemasaran, farmer’s share dan efisiensi pemasaran. Adapun kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukan di Desa Kemamang Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro adalah sebagai berikut. 1. Saluran pemasaran yang ada di Desa Kemamang Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro terdapat 3 jenis saluran yaitu : 1) Petani – Penggilingan, 2) Petani – Pedagang Pengumpul – Penggilingan, 3) Petani – Penebas Combi – Penggilingan. 2. Ketiga saluran pemasaran di Desa Kemamang Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro telah efisien, dengan hasil margin yaitu pada saluran pemasaran pertama Rp. 0 dengan tingkat efisiensi 1,22% dan Farmer’s share 100% karena pada saluran ini petani langsung menjual gabahnya ke penggilingan tanpa perantara, margin untuk saluran kedua yaitu sebesar Rp. 300 dengan tingkat efisiensi 2,32% dan Farmer’s share 93,02% dan margin untuk saluran ketiga yaitu sebesar Rp. 300 dengan tingkat efisiensi 2% dan Farmer’s share 94%.
Aplikasi Diagram Fishbone Analysis Dalam Pengendalian Mutu Jamur Tiram Putih
Khasanah, Siti Ulfatun
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 4 No. 1 (2019): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (165.16 KB)
|
DOI: 10.56071/oryza.v4i1.513
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui masalah yang mempengaruhi mutu jamur tiram putih, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi mutu jamur tiram putih serta mengetahui rumusan pengendalian mutu apa yang tepat untuk diterapkan pada Agro Jamur Tiram Wijaya Kusuma. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis fishbone. Analisis fishbone digunakan untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap mutu jamur tiram putih pada Agro Jamur Tiram Wijaya Kusuma. Hasil dari penelitian ini diketahui, permasalahan mutu jamur tiram putih yang dihadapi oleh Agro Jamur Tiram Wijaya Kusuma Desa Rengel Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban disebabkan oleh ukuran jamur tiram Kecil, warna jamur tiram kekuningan serta jamur tiram kering dan layu. Faktor penyebab yang mempengaruhi adalah 1) faktor manusia yaitu keterlambatan karyawan pada waktu penyiraman saat budidaya, kelalaian karyawan dalam mengendalikan hama dan penyakit, kecerobohan karyawan lapang dalam pemberia dosis bahan baku pembuatan baglog, serta keterlambatan karyawan memanen jamur tiram. 2) faktor teknik budidaya yaitu kesalahan penyiraman saat budidaya. 3) faktor bahan/masukan yaitu kurang nutrisi pada media dan kualitas dedak yang kurang bagus. 4) faktor lingkungan yaitu adanya penyakit pada baglog jamur tiram, suhu kumbung tinggi serta sirkulasi udara yang kurang bagus. Tindak perbaikan yang paling tepat dilakukan antara lain, 1) faktor manusia yaitu mengadakan evaluasi kerja setiap hari sebelum memulai aktifitas agar karyawan lebih disiplin dalam bertugas, penerapan sistem pengawasan sesuai SOP Agro Jamur Tiram Wijaya Kusuma dalam melakukan penyortiran baglog yang terjangkit hama dan penyakit, memberikan pendampingan kepada karyawan untuk lebih berhati-hati dalam memberikan takaran bahan baku, serta segera memanen jamur tiram apabila sudah siap untu dipanen. 2) faktor teknik budidaya yaitu memberikan pelatihan dan pengawasan teknik penyiraman kepada karyawan yang belum mengerti. 3) faktor bahan/masukan yaitu memberikan nutrisi sesuai dengan takaran yang diperlukan dan melakukan penyortiran atau pengecekan kualitas dedak yang layak digunakan. 4) faktor lingkungan yaitu pemberlakuan jadwal untuk sterilisasi kumbung jamur, mengadakan pelatihan bagi karyawan untuk mengenali perubahan suhu sehingga dapat memutuskan banyaknya intensitas penyiraman, mengatur penambahan cahaya dengan jumlah yang tepat, serta melakukan pengecekan terhadap kumbung untuk memastikan sirkulasi tidak terhalang apapun atau membuka ventilasi dimalam hari.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN AIR CUCIAN BERAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.)
Lian, Adlian
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 8 No. 2 (2023): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56071/oryza.v8i2.627
Budidaya Selada (Lactuca sativa L.) secara umum dilakukan dengan cara konvensional, ketergantungan terhadap pemakaian pupuk kimia dan pestisida sintesis masih dilakukan secara berlebihan serta terus-menerus. Akibat hal tersebut berdampak pada kerusakan lahan dan pencemaran lingkungan. Alterlnatif yang dapat dilakukan untuk memperbaiki lingkungan dan meminimalisir dampak negatif tersebut dengan budidaya tanaman secara organik yang ramah lingkungan yaitu pemanfaatan limbah air cucian beras. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi limbah air cucian beras yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian dilaksanakan di kebun penelitian Program Studi Agroteknologi Universitas Nani Billi Nusantara. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Juni sampai dengan bulan Agustus 2022. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan konsentrasi limbah air cucian beras yang terdiri dari 4 taraf yaitu: P0 = tanpa pemberian air cucian beras; P1 = 1 liter air cucian beras; P2 = 1,5 liter air cucian beras; P3 = 2 liter air cucian beras; Setiap perlakuan diulang 3 kali dalam blok sehingga terdapat 24 unit percobaan. Pengacakan perlakuan dilakukan pada setiap blok dan masing-masing ulangan. Parameter yang diamati pada penelitian ini meliputi tinggi tanaman, jumlah helaian daun, bobot kering tajuk, bobot kering akar. Pengamatan dilakukan dilapangan dan dilaboratorium untuk mendapatkan data analisisnya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pemberian air cucian beras menggunakan media tanah pada polibag dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Konsentrasi air cucian beras terbaik yang mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman selada adalah 1,5 liter yang terlihat dari pertambahan ukuran tinggi tanaman, jumlah daun, dan bobot kering tanaman.
ANALISIS KEPUASAN PETANI PADI TERHADAP KINERJA PELAYANAN PENYULUH PERTANIAN DI DESA PESEN KECAMATAN KANOR KABUPATEN BOJONEGORO
probowati, devianadiah
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 8 No. 2 (2023): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56071/oryza.v8i2.633
Abstrack : Penyuluhan pertanian merupakan peranan penting dalam peningkatan produksi pertanian di Indonesia salah satunya membantu pelaku usaha tani khusunya petni padi untuk menganalisis situasi yang sedang dihadapi dan melakukan perkiraan atau perencanaan ke depan, Peneilitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan petani padi terhadap kinerja pelayanan penyuluh pertanian, di desa pesen kecamatan kanor kabupaten bojonegoro, dimana penelitian merupakan penelitian deskiptif kualitatif, dengan menggunakan metode analisis Imfortance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan IPA menunjukan bahwa tingkat kesesuian paling tinggi yaitu atribut kerapihan penampilan penyuluh dengan nilai di atas 100 %, sedangkan atribut yang tinggat kesuainnya paling rendah memberikan informasi pasar dengan nilai 73,50 %. Hasil perhitungan CSI untuk atribut kinerja penyuluh pertanian di desa pesen adalah sebesar 73,6 %, angka tersebut berada pada selang 0,66-0,80, secara umum menandakan bahwa para pelaku usaha tani padi di wilayah desa pesen berada pada kategori puas.
STRATEGI PENGEMBANGAN TANAMAN BAWANG MERAH BERBASIS AGRIBISNIS DI DESA DUWEL KECAMATAN KEDUNGADEM KABUPATEN BOJONEGORO
SUGIYANTO
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 5 No. 1 (2020): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56071/oryza.v5i1.3
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berupaya untuk menjadikan Desa Duwel Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro sebagai sentra bawang merah, karena iklim dan letak geografis daerah tersebut sangat mendukung. Untuk mewujudkan hal tersebut perlu adanya penyusunan strategi pengembangan bawang merah. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui hal-hal yang mempengaruhi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) serta faktor eksternal (peluang dan ancaman) sebagai upaya untuk mengembangkan tanaman bawang merah di daerah penelitian, 2) mengetahui strategi yang harus dilakukan dalam rangka untuk peningkatan produktivitas serta untuk mengembangkan tanaman bawang merah di daerah penelitian. Metode penelitian dengan menggunakan metode cluster random sampling dengan jumlah responden 25 petani dan 1 orang ketua gapoktan sebagai expert judgement. Analisis data menggunakan 1) analisis matriks IFE, EFE, dan IE 2) analisis matriks SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, serta ancaman, dan 3) analisis QSPM untuk keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan analisis IFE didapatkan skor 2,6077345 dan analisis EFE dengan jumlah skor 3,0138886. Kedua skor tersebut diatas 2,5 yang artinya posisi internal dan eksternal cukup kuat. Berdasarkan analisis IFE dan EFE lalu dimasukkan matriks IE(Internal-Eksternal) didapatkan hasil yaitu usaha bawang merah ini berada pada posisi atau kuadran ll yang artinya berada pada posisi Growth and build (tumbuh dan berkembang). Strategi yang sesuai adalah strategi intensif atau disebut strategi integrasi. Berdasarkan analisis matriks SWOT dan tahap keputusan (QSPM) diperoleh strategi terbaik diantara alternatif strategi yang lain yaitu strategi W-O “Meningkatkan dan menguatkan sistem manajemen yang ada serta meningkatkan peran PPL dalam memotivasi petani untuk memperoleh inovasi baru dalam berusahatani, dengan cara pengadaan pelatihan maupun pertemuan/sharing” dengan jumlah nilai total daya tarik (STAS) sebesar 8,2.
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS PADI SAWAH (ORYZA SATIVA, L) DI DESA SUMBERARUM KECAMATAN DANDER KABUPATEN BOJONEGRO
WIYONO, YUSDIANTARA
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 8 No. 1 (2023): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56071/oryza.v8i1.619
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan bisnis padi sawah di Desa Sumberarum Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive). Penentuan responden ini dilakukan secara sengaja dengan menggunakan metode (Simple Random Sampling) dengan jumlah responden sebanyak 15 orang. Analisis yang diambil dalam penelitian ini adalah pendapatan usaha tani, dan R/C ratio. Hasil dari analisis ini adalah total biaya dari 15 orang petani sebesar 62.107.000, dengan biaya variabel sebesar 56.960.000, biaya tetap sebesar 5.147.000, dan total R/C ratio pada usaha padi sawah dalam satu kali tanam atau satu siklus oleh kelompok tani di desa Sumberarum Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro dengan biaya produksi sebesar Rp 1,4 mendapatkan pendapatan sebesar Rp 1.449 sehingga usahatani padi sawah di Desa Sumberarum Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro dapat dikatakan layak.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN PADA INDUSTRI PAKAN TERNAK PT. DINASTY PS KABUPATEN BLITAR DALAM PERSPEKTIF PEMASARAN AGRIBISNIS (AGRI-MARKETING)
Yudha, Danang Ananda
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 8 No. 1 (2023): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56071/oryza.v8i1.718
ABSTRACT Dinasty PS (Poultry Shop) is a company engaged in the field of animal husbandry, especially animal feed located in the Blitar district, where the sales are mostly poultry feed, medicines and livestock equipment. The chicken farming system in the Dinasty PS environment is still a type of community farm that only uses conventional and family-friendly maintenance systems, so it only relies on a belief system. The purpose of this study in general is to determine the factors that influence customer satisfaction and loyalty in the Animal Feed Industry of PT. Dinasty PS Blitar Regency is seen in the perspective of agri-marketing (Agri-Marketing) and To find out the most influential factor on customer satisfaction and loyalty in the animal feed industry Dinasty PS Blitar district in the perspective of agribusiness marketing (Agri-Marketing). The research method used in this study is to use linear regression analysis. Linear regression analysis is used to determine cause and effect with the dependent variable customer satisfaction (Y1) and customer loyalty (Y2) and marketing mix as the Independent variable (X). The results obtained after conducting the study are: 1) Based on the results of the analysis of the marketing mix variable on customer satisfaction has a positive and significant effect, this is based on the results of data analysis using SPSS 16 showing the value of t is greater than ttable (tcount = 4.929, ttable = 1.667) which means that the Marketing Mix is able to have a positive and significant effect on customer satisfaction in the Dynasti PS animal feed industry in Blitar Regency. 2) Based on the results of the analysis of the marketing mix variable on customer loyalty has a positive and significant effect. This is based on the results of data analysis using SPSS 16 showing a tcount greater than ttable (tcount = 5.719, ttable = 1.667) which means that the marketing mix is able to have a positive effect and significant to customer loyalty in the Dynasti PS animal feed industry in the Regency. 3) The factors that influence customer satisfaction and loyalty are found that the most influential factors are on the promotion, process and product side. Keyword: Marketing Mix, Customer Satisfaction, Customer Loyalty, Agri-Marketing