cover
Contact Name
Moh Yusuf Dawud
Contact Email
yusufdaud20.yd@gmail.com
Phone
+628563458446
Journal Mail Official
oryzaunigoro@gmail.com
Editorial Address
Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Published by Universitas Bojoneoro Address Jl. Lettu Sujitno No 2 Telp/Fax.0353-881984,885444 Bojonegoro, Jawa Timur
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Published by Universitas Bojonegoro
ISSN : -     EISSN : 24776963     DOI : -
Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan (e-ISSN: 2477-6963) memiliki bidang keahlian yang terdiri dari Manajemen Pemiulian Tanaman, Agribisnis Tanaman Hortikultura, Agribisnis Peternakan, Agribisnis Tanaman Selekta, Manajemen Agribisnis, Ilmu Usaha Tani, Ekonomi Pertanian dan Ilmu Pertanian. Oryza menerima kiriman dari seluruh dunia, artikel yang diterima akan diterbitkan dengan akses terbuka dan akan tersedia secara bebas untuk semua pembaca dengan visibilitas dan cakupan di seluruh dunia. Oryza diterbitkan dua kali dalam setahun, pada bulan Juli dan Desember yang dapat diakses secara online. Artikel ini dapat berupa produk penelitian, pemikiran ilmiah atau studi kasus, dalam Agribinisn dan Ilmu Pertanian dan tidak dibentuk oleh politik, komersialisme, dan subjektivitas. Jurnal ilmiah ini berisi artikel pemikiran dan hasil penelitian di bidang Pertanian yang belum pernah dipublikasikan di jurnal ilmiah atau media lainnya. Format penulisan artikel ilmiah untuk publikasi di jurnal ilmiah harus mengikuti pedoman penulisan artikel ilmiah, yang terletak di bagian belakang jurnal ilmiah ini.
Articles 114 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI CABAI MERAH (Capsicum Annum L.) Studi Kasus di Desa Genjor, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Propinsi Jawa Timur Tahun 2015 Suprayitno
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 3 No. 2 (2018): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.337 KB) | DOI: 10.56071/oryza.v3i2.186

Abstract

Cabai atau lombok merupakan tanaman sayuran buah semusim, yang diperlukan oleh seluruh lapisan masyarakat sebagai penyedap masakan dan penghangat badan, ketika banyak orang di desa Genjor bertanam cabai dan memetik keuntungan yang berliat ganda, ada pula yang mengalami kerugian dan menjadi frustasi. Agrobisnis cabai yang menjanjikan keuntungan ternyata juga mempunyai banyak kendala yang siap menghadang, dari cuaca yang tidak bisa ditolerir, serangan hama dan penyakit, pencurian dan penjarahan, jatuhnya harga karena over suplai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variable-variabel yang berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani cabai merah di Desa Genjor Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro secara parsial dan secara bersama-sama. Pengambilan sampel petani menggunakan metode proportionate stratified random sampling yang didasarkan pada luas lahan petani. Kemudian populasi dibagi menjadi beberapa kelas (strata) berdasarkan luas lahan. Metode pengambilan data menggunakan metode interview (wawancara), kuisioner, observasi serta study pustaka. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan untuk menganalisis hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen digunakan analisis linier berganda yang penghitungannya dengan mengunakan SPSS. Pengujian hipotesa diduga variabel benih (X1), pupuk (X2), pestisida (X3), tenaga kerja (X4), dan hasil produksi (X5), secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani di Desa Genjor Kecamatan Sugihwaras terbukti secara statistik. Pengaruh signifikan dari variabel bebas terhadap variabel terikat, hal ini di tunjukkan oleh hasil uji F dimana F hitung lebih besar F tabel yaitu 200,919 > 2,43 dengan taraf signifikan 5%.
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI KEDELAI (Glycine max L) VARIETAS GROBOGAN DENGAN SISTEM TANAM TUGAL DAN SISTEM TANAM SEBAR Studi Kasus di Desa Pelem, Kecamatan Jati Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah Musim Tanam 2017 Wulan Ayu Setyandari1), Ir. Darsan, Magr2), Ir. Djalal Su’udi3)
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 3 No. 2 (2018): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.455 KB) | DOI: 10.56071/oryza.v3i2.187

Abstract

Kedelai merupakan salah satu komoditi pangan utama setelah padi dan jagung. Kedelai merupakan bahan pangan sumber protein nabati utama bagi masyarakat. Kebutuhan kedelai dari tahun ke tahun terus meningkat. Kedelai dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan protein murah bagi masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas SDM Indonesia.( Muchtady D, 2010: 1).Permasalahan rendahnya produksi kedelai di dalam negeri disebabkan oleh buruknya kinerja produksi dan produktivitas kedelai di dalam negeri, disamping itu juga disebabkan lemahnya kinerja perdagangan dan tata niaga kedelai. Berkaitan dengan hal tersebut pemerintah telah berupaya untuk meningkatkan produksi dengan jalan upsus kedelai dan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT ) agar pelaksanaan teknologi budidaya kedelai dapat dilakukan dengan baik dan benar, diantaranya dengan sistem tanam ditugal dan disebar.Tanam ditugal adalah sistem tanaman yang cara pengolahan tanah dengan membuat lubang tanam memakai tugal, tiap lubang diisi dengan benih lebih dari satu, sedangkan tanam sebar adalah sistem tanaman dengan penyebaran benih ( dalam kondisi tanah basah kemudian baru disebar diatas tanah yang basah). Pengambilan sampel petani menggunakan metode proportionate stratified random sampling yang didasarkan pada luas lahan petani. Kemudian populasi dibagi menjadi beberapa kelas (strata) berdasarkan luas lahan. Metode pengambilan data menggunakan metode interview (wawancara), kuisioner, observasi serta study pustaka. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan untuk analisis faktor-faktor produksi terhadap pendapatan usahatani di Desa Pelem Kecamatan Jati Blora.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KETELA POHON GAJAH (Manihot esculenta) Studi Kasus di Desa Tamanrejo Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora Propinsi Jawa Tengah Tahun Musim Tanam 2017 Muhammad Ulil Anwar1), Ir. Darsan,M.Agr.2), Ir. Djalal Su’udi3)
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 3 No. 2 (2018): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.627 KB) | DOI: 10.56071/oryza.v3i2.188

Abstract

Ketela pohon gajah adalah merupakan salah satu kebutuhan pokok sebagai sumber karbohidrat setelah beras dan jagung. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani Ketela pohon gajah di Desa Tamanrejo , Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. (2) Untuk mengetahui apakah usahatani ketela pohon gajah di Desa Tamanrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora layak untuk diusahakan.Ketela pohon menjadi makanan bahan pangan pokok setelah beras dan jagung. Manfaat daun ketela pohon sebagai bahan sayuran memiliki protein cukup tinggi, atau untuk keperluan yang lain seperti bahan obat-obatan. Kayunya bisa digunakan sebagai pagar kebun atau di desa-desa sering digunakan sebagai kayu bakar untuk memasak. Selain digunakan sebagai bahan baku makanan pokok yang kandungan karbohidratnya tinggi, kini ketela pohon juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan bioetanol. Ketela pohon dapat menghasilkan bioetanol mencapai 2000 – 7000 liter/hektar tergantung pada varietasnya, (Prihandana, 2008). Penelitian dilakukan di Desa Tamanrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah pada bulan April sampai bulan Juli 2017 dengan metode Simple Random Sampling (sampel acak sederhana). Pemilihan lokasi secara purposive (sengaja), sampel sebanyak 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara langsung dengan responden menggunakan questioner. Analisis R/C Ratio dan Return on Investment (ROI).
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG VARIETAS BISI-2 Studi Kasus di Desa Bogorejo Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora Propinsi Jawa Tengah Tahun 2017 David Isna Mahendra1), Ir. Darsan , M.Agr2), Nono Hadibudiyanto2)
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 3 No. 2 (2018): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.483 KB) | DOI: 10.56071/oryza.v3i2.189

Abstract

David Isna Mahendra1), Ir. Darsan , M.Agr2), Nono Hadibudiyanto2)
ANALISIS USAHATANI TEBU RAKYAT VARIETAS BULULAWANG (Saccharum officinarumL.) Studi Kasus di Desa Kedungwaru, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017 Slamet Prakoso1), Ir. Darsan, M.Agr.2), Ir. Djalal Su’udi3)
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 3 No. 2 (2018): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.344 KB) | DOI: 10.56071/oryza.v3i2.190

Abstract

Tebu merupakan salah satu penghasil gula, salah satu kebutuhan pokok masyarakat sebagai sumber kalori. Gula yang dihasilkan oleh tebu merupakan salah satu komoditas strategis dalam perekonomian Indonesia. Industri gula berbasis tebu secara umum di Indonesia sangat bergantung pada pasokan bahan baku tebu yang sebagian besar masih mengandalkan tebu rakyat. Penelitian ini dilakukan di Desa Kedungwaru, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah pada bulan April sampai bulan Juli 2017 dengan metode Simple Random Sampling (sampel acak sederhana). Pemilihan lokasi secara purposive (sengaja), sampel sebanyak 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara langsung dengan responden menggunakan questioner. Analisis R/C Ratio dan Return on Investment (ROI). Hipotesis yang dapat diambil yaitu, diduga usahatani tebu rakyat varietas Bululawang menguntungkan, diduga usahatani tebu rakyat varietas Bululawang layak untuk diusahakan. Dari hasil analisis diperoleh rata-rata biaya total usahatani tebu rakyat varietas Bululawang dalam satu kali proses produksi sebesar Rp25.645.385,00 per hektar. Sedangkan rata-rata penerimaan sebesar Rp51.978.365,00 per hektar dan rata-rata pendapatan sebesar Rp26.332.981,00 per hektar. Nilai R/C Ratio yang diperoleh pada penelitian ini adalah sebesar 2,03 sedangkan nilai ROI-nya sebesar 1,03 sehingga kesimpulan yang dapat diambil adalah: Usahatani tebu rakyat varietas Bululawang di Desa Kedungwaru, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora menguntungkan dan usahatani tebu rakyat varietas Bululawang di Desa Kedungwaru, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora layak untuk diusahakan.
STRATEGI PENGEMBANGAN SENTRA AGROINDUSTRI KERAJINAN ANYAMAN PANDAN DI KABUPATEN KEBUMEN Zaky Zhilalan Fulki1), Mohamad Harisudin2), Putriesti Mandasari3)
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 5 No. 1 (2020): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.398 KB) | DOI: 10.56071/oryza.v5i1.191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi agroindustri kerajinan anyaman pandan diantara industri prioritas Kabupaten Kebumen; kondisi faktor internal dan faktor eksternal; dan alternatif strategi yang dapat diterapkan pemerintah daerah dan pengusaha anyaman pandan di Kabupaten Kebumen. Metode dasar deskriptif analitis dengan menggunakan jenis data primer dan sekunder.. Analisis data menggunakan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) dan Matriks SWOT. Hasil analisis MPE kerajinan anyaman pandan berada pada posisi kedua dibawah gula semut dan di atas batik dan olahan singkong dengan nilai MPE 244.376.374,001. Matriks SWOT menghasilkan 11 alternatif strategi yang dapat diterapkan di Kabupaten Kebumen. Pemerintah daerah: menggiatkan promosi anyaman pandan, pemberian pelatihan dan bantuan inovasi guna memajukan kerajinan anyaman pandan, pendampingan ekspor dan temu bisnis dengan buyers produk jadi anyaman pandan, penyuluhan dan pembinaan tentang menganyam di sekolah pada kelas ekstrakulikuler/ muatan lokal, sebagai fasilitator peningkatan interaksi antara peneliti, penyuluh, pemasar, penentu kebijakan dan pengrajin, perluasan usaha melalui program desa wisata; dan bagi pengusaha memasarkan produk dengan mengangkat nilai-nilai produk dan kearifan lokal daerah, diversifikasi produk, menjalin kerjasama dengan industri produk handmade, penjadwalan produksi diluar panen dan musim hujan, mendirikan koperasi untuk meningkatkan produksi dan menstabilkan harga jual.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPERCAYAAN KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN BERAS TERATE DI KECAMATAN BOJONEGORO (Studi kasus di Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro) Ir. Darsan , M.Agr
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 3 No. 1 (2018): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.326 KB) | DOI: 10.56071/oryza.v3i1.193

Abstract

Penduduk Indonesia adalah termasuk penduduk yang heterogen. Maka dari itu Indonesia banyak sekali macam jumlah pendapatan, pekerjaan, dan status sosial. Dari sekian banyak macam jumlah pendapatan, pekerjaan, dan status sosial. Maka hal tersebut juga mempengaruhi kebutuhan individu. Khususnya kebutuhan pokok, yaitu beras. Beras adalah bahan makanan pokok rumah tangga yang dikonsumsi oleh hampir 90% penduduk Indonesia yang mengandung nilai gizi lebih baik dibandingkan dengan bahan pokok lainnya. Setiap 100 gram beras giling mengandung energi 360 kkal dan menghasilkan 6 gram protein. Beras dijual dalam bentuk kemasan dan eceran. Faktor pembelian beras kemasan dapat ditentukan oleh perbedaan jumlah pendapatan, jenis pekerjaan, pendidikan, dan jumlah anggota keluarga. Tujuan dari penelitian adalah menganalisis pengaruh pendapatan, pendidikan, pekerjaan, dan jumlah anggota keluarga terhadap keputusan pembelian beras Terate. Manfaat penelitian adalah sebagai ilmu tambahan berupa pengetahuan, pemahaman, dan wawasan tentang perilaku dalam kepercayaan konsumen terhadap keputusan pembelian beras Terate. Bagi mahasiswa dapat menjadi acuan dan referensi untuk penelitian yang selanjutnya. Sedangkan kerangka pemikiran penelitian ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan konsumen terhadap keputusan pembelian beras Terate mempunyai empat faktor sebagai variabel X, yaitu: pendapatan, pendidikan, pekerjaan, dan jumlah anggota keluarga. Empat variabel tersebut dianalisis dengan regresi linier berganda dengan keputusan pembelian sebagai variabel Y. Dari hasil tersebut dapat diketahui tingkat kepercayaan konsumen terhadap pembelian beras Terate. Hipotesis dalam penelitian ini adalah 1) faktor pendapatan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian beras Terate. 2) faktor pendidikan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian beras Terate. 3) faktor pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian beras Terate. 4) faktor jumlah anggota keluarga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian beras Terate. Agar dalam penelitian ini tidak menimbulkan salah tafsir maka dibuatlah batasan-batasan masalah, yaitu: konsumen yang diteliti adalah konsumen yang mengkonsumsi beras Terate, konsumen beras Terate yang berada di wilayah Kecamatan Bojonegoro Berdasarkan kesimpulan tersebut penulis menyarankan untuk menambah variabel diluar pendapatan, pendidikan, pekerjaan, dan jumlah anggota keluarga. Selain itu dapat menambah alat uji yang lain untuk penelitian yang selanjutnya.
SALURAN DAN MARJIN PEMASARAN GABAH STUDI KASUS DI KECAMATAN BALEN KABUPATEN BOJONEGORO Ir. Djalal Su’udi
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 3 No. 1 (2018): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.806 KB) | DOI: 10.56071/oryza.v3i1.194

Abstract

Pemasaran dikatakan sebagai bidang profesi dinamis dan senantiasa berubah mengikuti situasi terkini. Pemasaran merupakan ujung tombak dari serangkaian kegiatan baik yang bergerak dalam bidang barang atau jasa.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui saluran pemasaran Gabah di Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro. Mengetahui Marjin pemasaran Gabah di Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan analitis. Sedangkan teknik pelaksanaannya menggunakan metode survey. Pengambilan responden lembaga pemasaran ditentukan dengan metode bola salju. Jenis dan sumber data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah Data Primer dan data skunder. Metode analisis yang digunakan ialah untuk mengetahui saluran pemasaran dan marjin pemasaran gabah dilakukan dengan analisis yang berdasarkan data primer bersumber dari informan. Saluran pemasaran terbaik terdapat pada Saluran 2 (Petani–Pengepul – Penggilingan padi) yaitu memiliki marjin pemasaran terbesar (Rp 150,-).
PENINGKATAN NILAI TAMBAH UBI KAYU MENJADI KERIPIK SINGKONG Studi Kasus Di Desa Sadang Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur 2018 Ir. Noor Djohar, MM
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 3 No. 1 (2018): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.29 KB) | DOI: 10.56071/oryza.v3i1.195

Abstract

Agroindustri dapat menjadi salah satu pilihan strategis dalam menghadapi masalah dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat di pedesaan serta mampu menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat yang hidup di pedesaan. Mengingat jenis industry pertanian yang dapat dikembangkan di pedesaan sangat banyak. Peran agroindustri di pedesaan dalam meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian terwujud dalam penciptaan nilai tambah, penyerapan kerja, produktivitas tenaga kerja, dan keterkaitan dengan sektor lain. Komoditas yang dapat menjadi contoh adalah agroindustry ubi kayu sebagai studi kasus di Desa Sadang Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban.Rumusan masalah sebagai berikut : 1) Seberapa besar keuntungan dari usaha industri Keripik singkong Di Desa Sadang Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban, 2) Seberapa besar nilai tambah ubi kayu menjadi keripik singkong di Desa Sadang Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban.Tujuan dari penelitian ini meliputi : 1) Untuk mengetahui besarnya keuntungan dari usaha pengolahan ubi kayu menjadi keripik ubi kayu di Desa Sadang Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban, 2) Untuk mengetahui besarnya nilai tambah dari usaha pengolahan ubi kayu menjadi keripik ubi kayu di Desa Sadang Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban.Metodelogi Penelitian meliputi : 1) Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara Purposive sampling pada bulan april sampai juli 2018, 2) Metode pengambilan responden dengan cara sensus yaitu seluruh anggota kelompok indah jaya purnama sebanyak 24 orang, 3) Metode pengambilan data yang diambil dengan menggunakan data primer dan data sekunder, pengambilan data primer dengan wawancara menggunakan daftar pertanyaan (kuisioner) dan observasi, 4) metode analisis data yang digunakan adalah analisis usaha untuk mengetahui besarnya keuntungan dan nilai tambah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keuntungan yang diperoleh pada industri skala rumah tangga pada anggota kelompok indah jaya purnama per kg sebesar Rp 9.634,89. pengolahan ubi kayu menjadi keripik singkong memberikan nilai tambah bruto per kg sebesar Rp 11.557 nilai tambah netto per kg sebesar Rp 10.834,89, nilai tambah per bahan baku Rp 11.557/kg dan nilai tambah per tenaga kerja sebesar Rp 1.284/JKO.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MENENTUKAN MEREK KEMASAN BERAS Studi Kasus di Pasar Jatirogo, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban Ir. Sugiyanto, MM
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 3 No. 1 (2018): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.235 KB) | DOI: 10.56071/oryza.v3i1.196

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh dari faktor harga, faktor persepsi, faktor jumlah tanggungan keluarga, kesadaran merek, dan pendapatan dalam mempengaruhi keputusan konsumen dalam menentukan merek kemasan beras. Populasi penelitian ini adalah para pengunjung pasar Jatirogo yang berada di Kabupaten Tuban. Sampel penelitian ini adalah 60 responden. Prosedur pencarian responden dilakukan berdasarkan accidental sampling. Data penelitian merupakan data primer, dengan kuisioner sebagai instrumen penelitian, yang kemudian diolah dengan perhitungan SPSS. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda.Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor harga, persepsi, dan kesadaran merek berpengruh terhadap keputusan konsumen sedangkan faktor jumlah tanggungan keluarga dan pendapatan tidak berpengaruh terhadap keputusan konsumen menentukan merek kemasan beras.

Page 4 of 12 | Total Record : 114