cover
Contact Name
Jamiludin Usman
Contact Email
jamiludin.usman@iainmadura.ac.id
Phone
+6285336521427
Journal Mail Official
tadris@iainmadura.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah IAIN Madura, Jl Raya Panglegur KM 4 Pamekasan, Jawa Timur
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Tadris: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 1907672X     EISSN : 24425494     DOI : http://doi.org/10.19105/tjpi
Core Subject : Religion, Education,
Tadris: Jurnal Pendidikan Islam is an open-access peer-reviewed journal published by the Tarbiyah Faculty of State Islamic Institute of Madura. Tadris Journal is published twice a year in June and December, the contents are scientific writings on Islamic Education in form of conceptual ideas, literature reviews, practical writing, or research results from various perspectives.
Articles 329 Documents
MODERNISASI PENDIDIKAN ISLAM (Telaah Atas Pembaharuan Pendidikan di Pesantren) Baidlawi, H. Moh.
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2006)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.608 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v1i2.198

Abstract

Pendidikan Islam dikenal sebagai sebuah pendidikan yang menekankan pada penanaman aqidah, ibadah, dan akhlaq mulia. Ciri khas pendidikan Islam terlihat dari perumusan dasar baik filosofis maupun teologis, tujuan yang berlandaskan kepada ajaran-ajaran al-Qur’an dan al-Hadits. Pesantren sebagai suatu lembaga pendidikan Islam diakui sebagai lembaga pendidikan yang independen, bersahaya yang ditujukan untuk mencetak kader-kader Islam yang tafaqquh fi al-dîn, ber-akhlaq al-karîmah, dan berkeahlian sesuai dengan perkembangan dan perubahan sosio-kultural masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan langkah-langkah pembaharuan pendidikan pesantren dalam berbagai aspeknya.
PENINGKATAN MUTU MADRASAH (Analisis Keefektifan Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Madrasah) ---, Buna’i
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2006)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.521 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v1i2.199

Abstract

Madrasah merupakan salah satu institusi pendidikan Islam yang perlu mendapatkan perhatian dalam pengelolaannya, karena keberhasilan madrasah juga merupakan keberhasilan pendidikan Islam. Salah satu model pengelolaan madrasah yang kini sedang diimplementasikan adalah melalui pola Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Madrasah (MPMBM). Bentuk peningkatan mutu dengan pola MPMBM ini menekankan pada kemampuan madrasah dalam hal pengelolaannya. Dengan pola ini, peran kepala madrasah sebagai salah satu unsur terpenting dalam pengelolaan madrasah sangat dibutuhkan. Kepala madrasah mempunyai tanggungjawab penuh terhadap kemajuan dan keberhasilan madrasah. Melalui pola MPMBM, diharapkan madrasah dapat lebih meningkat dan berkembang.
PENDIDIKAN AGAMA BERBASIS MODERATISME (Melacak Kontribusi Nahdlatul Ulama) ---, Edi
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2006)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.725 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v1i2.200

Abstract

Keragaman agama merupakan fenomena sosial niscaya yang perlu disikapi dengan arif, sehingga benar-benar menjadi rahmat nyata kehidupan. Untuk dapat bersikap arif, sangat dibutuhkan pola pendidikan agama berbasis inklusivistik. Tulisan ini berusaha melacak kontribusi NU sebagai organisasi sosial keagamaan yang berusaha mengedepankan sikap i’tidâl, tawâzun dan tasâmuh, dalam mewujudkan pola keberagamaan yang bersikap positif terhadap perbedaan dan keragaman yang merupakan karakteristik dan ending process dari pendidikan agama [Islam] berbasis moderatisme.
UPAYA MENINGKATKAN KINERJA GURU MELALUI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH Firmansyah, Farid
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2006)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.31 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v1i2.201

Abstract

Kinerja guru merupakan bagian yang tak terpisahkan dari sebuah sistem mulai dari input, proses dan output, dalam upaya pencapaian tujuan suatu lembaga pendidikan. Oleh karena itu, upaya peningkatan kinerja guru dari segi profesionalisme sebagai tenaga pendidik mutlak diperlukan. Sebagai jawaban untuk menghargai kinerja dan profesionalisme guru, pemerintah mengesahkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang—antara lain--mengatur hal-hal yang berkaitan dengan profesionalisme guru. Tulisan berikut mencoba untuk memberikan sumbangsih dalam rangka membentuk kepemimpinan kepala sekolah dalam upaya meningkatkan kinerja guru.
BELAJAR DAN MENGAJAR DALAM PANDANGAN AL-GHAZÂLÎ Solichin, Mohammad Muchlis
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2006)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.551 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v1i2.202

Abstract

Al-Ghazâlî merupakan tokoh pemikir Islam yang banyak memberikan karya monumental dalam berbagai kajian keislaman. Beliau dikenal luas sebagai seornag tokoh sufi, oleh karenanya tidak heran jika pemikirannya banyak diilhami oleh nilai-nilai tasawwuf, termasuk hasil pemikirannya dalam bidang pendidikan. Dalam hal belajar dan mengajar misalnya, al- Ghazâlî terinspirasi dengan pola kehidupan sufi, yaitu bagaimana seorang anak didik dan pendidik melaksanakan aktivitas belajar mengajarnya berdasarkan perspektif ajaran Islam. Sebagai titik tolak dari kedua aktivitas itu al-Ghazâlî menyatakan bahwa kegiatan belajar mengajar itu harus diniatkan sebagai aktivitas ibadah kepada Allah dan mencari keridhaan- Nya.
FILSAFAT PROGRESSIVISME DAN DEMOKRASI PENDIDIKAN (Menggagas Pembelajaran Demokratis) ---, Siswanto
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2006)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.908 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v1i2.203

Abstract

Demokrasi sebagai ungkapan lain dari penghormatan hak-hak asasi manusia, telah diterjemahkan dalam dunia pendidikan, yaitu dengan menciptakan kebebasan intelektual antara pendidik dengan peserta didik dalam proses belajar mengajar. Filsafat progresivisme–yang diklaim sebagai the liberal road of the culture–pun mengajarkan agar akal dan kecerdasan peserta didik harus dikembangkan dengan baik, dengan menciptakan suasana yang dialogis, harmonis dan demokratis. Karena sekolah bukan hanya berfungsi sebagai transfer of knowledge (pemindahan pengetahuan) akan tetapi juga berfungsi sebagai transfer of value (pemindahan nilai), sehingga peserta didik menjadi terampil dan berintelektual baik secara fisik maupun psikis. Kurikulum yang diinginkan bersifat dinamis, fleksibel dan eksperimental.
MODEL PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM (Sekolah Alam Generasi Rabbâni [SAGR] Gondanglegi Malang) Thonthowi, H.
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2006)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.659 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v1i2.204

Abstract

“Uang gedung, sumbangan pembangunan, uang seragam” adalah isu yang seringkali membuat pusing orang tua di setiap awal tahun ajaran baru. Padahal ruang kelas, gedung sekolah, dan baju seragam bukan hal mutlak yang harus ada dalam proses pembelajaran. Pembelajaran akan tetap berlangsung optimal tanpa sarana di atas. Tulisan berikut—dengan mengambil contoh Sekolah Alam Generasi Rabbâni (SAGR)—bisa menunjukkan pernyataan di atas sekaligus menjadi model sekolah alternatif di tengah mahalnya biaya sekolah, karena harus membangun ruang kelas dan gedung dengan segala peralatan yang serba mewah.
KEMUNGKINAN MUNCULNYA PAHAM ISLAM RADIKAL DI “PONDOK PESANTREN” Susanto, Edi
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2007)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.349 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v2i1.205

Abstract

Semaraknya tindakan kekerasan yang mengatasnamakan “agama” sebagai tameng dengan pelaku yang memiliki latar belakang pendidikan pondok pesantren, telah membangkitkan opini, yang secara arbitrer menyatakan bahwa pondok pesantren merupakan sarang paham radikal. Makalah ini berusaha mendeskripsikan geneologi radikalisme di Indonesia dan berusaha melacak kemungkinan munculnya radikalisme Islam berbasis pondok pesantren. Pada akhirnya disimpulkan bahwa wacana tersebut bersifat polemis, politis dan terkesan over generalization. Namun demikian, sesuai dengan heterogenitas pondok pesantren, diakui ada pondok pesantren–terutama yang berbasis salafiyah-wahabiyah--yang memang memberikan kontribusi pada radikalisme.
PENDEKATAN PERILAKU DALAM KONTEKS KEPEMIMPINAN PONDOK PESANTREN ---, Atiqullah
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2007)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.932 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v2i1.206

Abstract

Artikel ini berusaha memotret perubahan perilaku dalam kepemimpinan pondok pesantren. Dengan menggunakan kerangka berfikir teori perilaku seperti Leader Behaviour Describtion Questionaire (LBDQ) dan Leader Opinion Questionaire (LOQ) dan hasil Riset Rensis Likert, penulis berusaha menggali kearifan (wisdom) dalam kepemimpinan pesantren. Dengan kearifan tersebut, diharapkan terjadi perubahan bandul pola kepemimpinan di pesantren dari pola kharismatik-otoriter-paternalistik menuju pola rasionalistik-diplomatis-partisipatif, sehingga diharapkan terwujud kepemimpinan pesantren yang secara simultan mampu berperan sebagai pembaharu, rohaniawan, relawan dan volunteer sekaligus tidak gagap dan gugup di tengah arus dinamika zaman yang akseleratif.
IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (Struktur dan Kendalanya) Firmansyah, Farid
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2007)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.394 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v2i1.207

Abstract

Pemerintah mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP) untuk menjamin kualitas pendidikan dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan nasional. Perubahan kurikulum ini memang bukanlah sesuatu yang baru. Akan tetapi, perubahan kurikulum, dari Kurikulum Berbasis Kompetensi ke Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, menjadi tantangan baru bagi guru. Paradigma guru yang terbiasa sebagai pelaksana kurikulum, tiba-tiba harus/dipaksakan untuk menjadi pengembang sekaligus pelaksana kurikulum (sebagaimana dituntut dalam KTSP) tentu bukan pekerjaan mudah. Karena itu, implementasi KTSP masih akan menghadapi banyak kendala.

Page 2 of 33 | Total Record : 329