cover
Contact Name
Ni Nyoman Karmini
Contact Email
ninyomankarmini@gmail.com
Phone
+6281805414585
Journal Mail Official
lppmsaraswatitabanan@gmail.com
Editorial Address
IKIP Saraswati, Jl. Pahlawan No.2 Tabanan, 82113
Location
Kab. tabanan,
Bali
INDONESIA
Suluh Pendidikan: Jurnal Ilmu-ilmu Pendidikan
ISSN : 1829894X     EISSN : 26231697     DOI : '10.46444
Core Subject : Education,
Sebagai media informasi ilmiah bidang pendidikan, baik berupa hasil penelitian, maupun kajian pustaka
Articles 289 Documents
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 PANGKUNG KARUNG Tistari, Ni Komang Sri Wahyu; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Pangkung Karung melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam memahami materi pecahan, yang berdampak pada hasil belajar matematika secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 28 orang. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep dan observasi aktivitas belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konsep pecahan setelah penerapan pembelajaran berdiferensiasi, yang ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai dari siklus I ke siklus II. Penerapan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik dan kemampuan siswa terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar. Temuan ini sejalan dengan kajian literatur yang menyatakan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar matematika dengan memperhatikan kebutuhan individual siswa. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi direkomendasikan sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa sekolah dasar.
MODEL PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 BUWIT Suryatini, Ni Luh Gede; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.912

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pelajaran Matematika Kelas V SD Negeri 2 Buwit. Strategi perbaikan yang dipilih adalah Model Realistic Mathematics Education (RME). Subjek penelitian adalah siswa Kelas V berjumlah 23 orang. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/penilaian dan refleksi. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan tes hasil belajar dan dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Indikator keberhasilan tindakan yang ditetapkan adalah rata-rata hasil belajar (=65,00), dan ketuntasan klasikal (=85,00%). Hasil penelitian: (1) Realistic Mathematics Education (RME) dapat meningkatkan rata-rata hasil belajar siswa pada pelajaran Matematika, dengan rata-rata 59,57 pada Pra Siklus, 64,57 pada Siklus I, dan 74,13 pada Siklus II; (2) Realistic Mathematics Education (RME) dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa pada pelajaran Matematika dengan pencapaian 43,48% pada Pra Siklus, 73,91% pada Siklus I, dan 95,65% pada Siklus II. Simpulan: Realistic Mathematics Education (RME) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika Kelas V SD Negeri 2 Buwit Semester 1 Tahun Pelajaran 2024/2025. Implikasi penelitian adalah Realistic Mathematics Education (RME) dapat dipilih sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika di Sekolah Dasar.
IMPLEMENTASI MODEL THINK PAIR SHARE BERBANTUAN KARTU DOMINO PECAHAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V B SDN 1 WANASARI Yuliartini, Ni Made; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V B SD Negeri 1 Wanasari melalui penerapan model think pair share yang didukung dengan kartu domino pecahan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya pencapaian belajar siswa, khususnya dalam materi pecahan. Hal ini diduga disebabkan oleh rendahnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan kontekstual, sehingga siswa kesulitan memahami konsep pecahan secara menyeluruh. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang masing-masing mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 13 siswa kelas VB. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari 60,50 pada tahap prasiklus menjadi 73,50 pada siklus pertama, dan meningkat lagi menjadi 80,00 pada siklus kedua. Selain itu, keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran juga mengalami peningkatan yang nyata. Temuan ini konsisten dengan berbagai hasil penelitian sebelumnya yang membuktikan bahwa model think pair share berbantuan kartu domino pecahan dapat meningkatkan hasil belajar matematika. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan think pair share Berbantuan kartu domino pecahan mampu memberikan dam
PENGGUNAAN MEDIA BAHAN ALAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS III SD NEGERI 1 BERABAN Ni Luh Gede Sri Susanthi; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan pemahaman konsep pecahan dalam mata pelajaran matematika siswa kelas 3 SD Negeri 1 Beraban, melalui penggunaan bahan alam. Metode ceramah yang digunakan sebelumnya, menunjukkan rendahnya hasil belajar siswa. Kegiatan belajar terlihat monoton dan siswa kurang aktif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, yang masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data yang di kumpulkan melalui penilaian hasil belajar dan lembar observasi. Ada dua puluh siswa kelas 3 SD Negeri 1 Beraban yang dijadikan subjek peneltian. Pada siklus I hanya 55% (11 orang siswa) yang mencapai KKTP(Kriteria Keterampilan Tujuan Pembelajaran), dan hal tersebut belum menunjukkan nilai ketuntasan belajar klasikal. Pada siklus II mencapai 90% (18 orang siswa) yang mencapai KKTP sehingga hal tersebut sudah menunjukkan nilai ketuntasan belajar klasikal yaitu sebanyak 18 orang siswa sudah mencapai nilai lebih dari atau sama dengan 60. Dengan demikian, penerapan media bahan alam terbukti efektif dalam meningkatkan kerja sama dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran matematika di sekolah dasar.
PENGGUNAAN KARTU BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG NILAI TEMPAT DI KELAS II SD NO. 2 TUBAN Mahardika, I Gede Agus; I Made Sedana; I Putu Suardipa
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas II SD Negeri 2 Tuban tentang nilai tempat melalui penggunaan kartu bilangan sebagai media pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, yang masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas II SD Negeri 2 Tuban sejumlah 30 orang. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman nilai tempat dan observasi aktivitas belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman nilai tempat setelah penerapan kartu bilangan. Rata-rata nilai tes meningkat dari 62,5 pada siklus I menjadi 82,3 pada siklus II. Selain itu, motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran juga mengalami peningkatan. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa media manipulatif dapat membantu siswa memahami konsep matematika abstrak secara lebih konkret dan menyenangkan (Setyowati, Sari, & Hadi, 2019; Nugraha & Wibowo, 2020). Kesimpulannya, penggunaan kartu bilangan sebagai media pembelajaran efektif dalam meningkatkan pemahaman nilai tempat siswa kelas II SD. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran matematika yang inovatif di sekolah dasar.
PENGGUNAAN PERMAINAN ULAR TANGGA MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS III SD NEGERI 2 BUWIT PADA MATERI PERKALIAN Sugiani, Ni Kadek Ari; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.916

Abstract

Minat belajar siswa merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan dalam proses pembelajaran, khususnya dalam mata pelajaran matematika yang kerap dianggap sulit dan membosankan oleh sebagian besar siswa sekolah dasar. Berdasarkan hasil observasi awal di SD Negeri 2 Buwit, ditemukan bahwa siswa kelas III memiliki minat belajar yang rendah pada materi perkalian. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui penggunaan permainan ular tangga matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas dua siklus, masingmasing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SD Negeri 2 Buwit sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media permainan ular tangga matematika dapat meningkatkan minat belajar siswa secara signifikan. Pada siklus I, persentase siswa yang memiliki minat belajar tinggi sebesar 60%, dan meningkat menjadi 90% pada siklus II. Temuan ini didukung oleh berbagai penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa media permainan edukatif mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, permainan ular tangga matematika dapat dijadikan alternatif inovatif dalam pembelajaran perkalian di sekolah dasar.
PENGGUNAAN LAGU BERHITUNG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS I SD NEGERI 1 NYAMBU PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN Nurtini, Ni Luh Putu; I Made Sedana; I Putu Suardipa
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas I SD Negeri 1 Nyambu pada materi penjumlahan dan pengurangan melalui penggunaan lagu berhitung sebagai media pembelajaran. Permasalahan yang mendasari penelitian ini adalah rendahnya motivasi dan prestasi belajar matematika dasar di kelas tersebut. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan observasi aktivitas siswa selama pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam motivasi dan hasil belajar siswa setelah penerapan lagu berhitung. Rata-rata nilai tes meningkat dari 60,5 pada siklus I menjadi 78,3 pada siklus II. Selain itu, keterlibatan dan antusiasme siswa dalam pembelajaran juga meningkat secara nyata. Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan efektivitas media audio-visual dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika dasar. Dengan demikian, penggunaan lagu berhitung dapat dijadikan alternatif media pembelajaran yang efektif untuk materi penjumlahan dan pengurangan pada siswa kelas rendah sekolah dasar
PENGGUNAAN VIDEO PEMBELAJARAN SEDERHANA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP KONSEP PECAHAN DI KELAS IV SD NEGERI 3 GUBUG Dewi, Ni Nyoman Dian Trisna; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep pecahan melalui penggunaan video pembelajaran sederhana di Kelas IV SD Negeri 3 Gubug. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya tingkat pemahaman siswa terhadap materi pecahan, yang ditunjukkan oleh hasil evaluasi belajar dan kurangnya minat belajar siswa dalam pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart, yang terdiri dari dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 22 siswa Kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, tes formatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 66,7%, dan meningkat menjadi 90% pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran sederhana secara efektif dapat membantu siswa memahami konsep pecahan dengan lebih baik. Selain itu, pembelajaran menjadi lebih menarik, interaktif, dan kontekstual. Hasil penelitian ini diperkuat oleh temuan-temuan serupa dari berbagai penelitian sebelumnya yang merekomendasikan media audiovisual sebagai alat bantu pembelajaran matematika di sekolah dasar.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 BELALANG DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MELALUI METODE DISKUSI KELOMPOK Suryadnyani, Ni Nyoman Sri; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas IV SD Negeri 2 Belalang dalam menyelesaikan soal cerita matematika melalui penerapan metode diskusi kelompok. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam memahami dan menyelesaikan soal cerita yang mengintegrasikan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir logis. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 28 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi, sementara analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode diskusi kelompok mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran serta mendorong kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Peningkatan hasil belajar siswa ditunjukkan oleh persentase ketuntasan belajar yang meningkat dari 53,57% pada siklus I menjadi 85,71% pada siklus II. Temuan ini diperkuat oleh hasil-hasil penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa pendekatan kolaboratif seperti diskusi kelompok efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif siswa dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, penerapan metode diskusi kelompok disarankan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif, khususnya dalam pembelajaran matematika berbasis pemecahan masalah.
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI WAKTU DI KELAS III SD NEGERI CAU BELAYU Ni Putu Gina Widaswara; I Made Sedana; I Putu Suardipa
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas III SD Negeri Cau Belayu terhadap materi waktu melalui penerapan metode bermain peran. Pembelajaran konsep waktu seringkali menjadi tantangan bagi siswa karena bersifat abstrak dan memerlukan penghayatan langsung. Metode bermain peran dipilih sebagai strategi pembelajaran interaktif yang dapat memfasilitasi keterlibatan aktif siswa dan meningkatkan pemahaman konsep waktu secara konkret. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus pelaksanaan, yang masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman materi, observasi aktivitas belajar siswa, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap materi waktu setelah penerapan metode bermain peran. Selain itu, metode ini juga meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa selama proses pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode bermain peran dapat menjadi alternatif efektif dalam pembelajaran konsep waktu pada jenjang sekolah dasar