cover
Contact Name
Nursidik
Contact Email
sidiq_nur81@yahoo.com
Phone
+6282235784440
Journal Mail Official
sidiq_nur81@yahoo.com
Editorial Address
Jl. DI Panjaitan Km.03 Paduraksa Pemalang
Location
Kab. pemalang,
Jawa tengah
INDONESIA
Al -Athfal
Published by STIT Pemalang
ISSN : 27762203     EISSN : 2829999X     DOI : https://doi.org/10.58410/al-athfal
Core Subject : Education, Social,
Al-Athfal adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STIT Pemalang, yang memiliki fokus kajian tentang pendidikan dan pengembangan guru khususnya Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Pada masing-masing edisi yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun, diangkat tema-tema kajian yang berbeda sesuai dengan isu-isu yang dikembangkan. Jurnal ini sebagai sarana pengembangan Prodi PIAUD dan publikasi karya ilmiah dosen dan guru serta pemerhati pendidikan, melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang mengacu pada pola pengembangan ilmiah. Al-Athfal terbit pada Edisi Juni dan Desember setiap tahunnya, di mana masing-masing terbitan dimuat 5 (lima) artikel ilmiah.
Articles 53 Documents
CARA CERDAS MEMAHAMI BACAAN (Analisis siswa Sekolah Dasar) Nursidik
Al-Athfal Vol 4 No 2 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : STIT Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58410/al-athfal.v4i2.787

Abstract

Untuk dapat memahami isi dari bacaan yang terdapat dalam suatu cerita yang dimuat dalam buku atau makalah diperlukan suatu cara yang cerdas, sehingga dapat mengetahui dan memahaminya. Tulisan ini ditujukan kepada pembaca yang mengalami kesulitan dalam memahami suatu bacaan, agar dapat mengetahui isi yang terkandung di dalamnya dengan mudah dan cepat. Adapun hasil dari penulisan ini diperoleh berbagai cara atau strategi dalam memahami tulisan dengan cepat dan mudah yang terdapat pada suatu dokumen. Strategi dan cara tersebut di antaranya melalui pengintegrasian ide utama, sub ide, detail ide yang terdapat dalam ranting suatu kalimat, penyebab terjadinya suatu masalah, waktu dan tempat kejadian, membaca yang disertai dengan penggambaran obyek kejadian dan dampak yang ditimbulakan dari peristiwa yang terjadi.
PENGUATAN KARAKTER ISLAMI MELALUI BIMBINGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SISWA ASRAMA SMA NEGERI 2 UNGGULAN TANAH GROGOT KABUPATEN PASER Mardani
Al-Athfal Vol 4 No 2 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : STIT Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58410/al-athfal.v4i2.804

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam mentransformasi nilai-nilai intelektual dan moral individu. Meskipun demikian, tujuan inti dari pendidikan karakter masih menemui tantangan, terutama di era globalisasi yang telah membawa dampak negatif, termasuk penurunan moral dalam masyarakat. Penyelenggara pendidikan agama merasa tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama guna mengatasi penurunan moral yang mengkhawatirkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi partisipatif di SMA Negeri 2 Tanah Grogot, yang melibatkan peneliti dalam kegiatan pembinaan pendidikan agama Islam, termasuk wawancara dengan siswa dan guru terlibat. Program penerimaan siswa melalui jalur asrama di sekolah ini menawarkan fasilitas tempat tinggal yang mendukung program pembinaan pendidikan agama Islam di luar jam pelajaran formal, membangun karakter Islami peserta didik sebagai bagian esensial dalam menjaga moralitas mereka. Pendekatan pendidikan agama Islam di lingkungan asrama memberikan kemudahan bagi para stakeholder dalam merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, serta mengembangkan program pembinaan keagamaan bagi peserta didik.
RENDAHNYA PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL PADA PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI Lukman
Al-Athfal Vol 4 No 2 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : STIT Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58410/al-athfal.v4i2.810

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk membahas bagaimana pemanfaatan media digital pada pembelajaran anak usia dini. Pengumpulan datanya menggunakan wawancara dengan guru tentang pengalamannya menggunakan media digital di sekolah, serta observasi di TK yang ada di Pemalang, Jawa Tengah. Temuan menunjukan bahwa alasan rendahnya pemanfaatan media digital pada pembelajaran anak usia dini di sekolah adalah kurangnya kompetensi guru dalam mengintegrasikan media digital ke dalam pembelajaran, selain itu permasalahan sarana dan prasarana yang kurang memadai juga menjadi alasan lain mengapa pemanfaatan media digital pada anak usia dini masih rendah.
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM AL-QUR’AN Nurfitriana; Muhamad Irfan; Mamlakhah
Al-Athfal Vol 4 No 2 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : STIT Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58410/al-athfal.v4i2.823

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan sumber data primer dan sekunder. Dalam menganalisa data yang telah dikumpulkan penulis menggunakan analisis data (content analysis) yaitu metode interpretasi yang digunakan dalam menjelaskan isi ayat-ayat Alquran dari berbagai aspek dengan memperhatikan ayat-ayat Al Qur'an ' sebuah sebagaimana tercantum dalam manuskrip. Mulailah dengan menyebutkan ayat-ayat yang harus ditafsirkan, menjelaskan arti lafadz yang terkandung di dalamnya. Kemudian ayat-ayat yang ditafsirkan dideskripsikan dan dianalisis dengan jelas, sehingga kesimpulan bisa ditarik. Alquran sebagai kitab suci umat Islam berfungsi sebagai panduan bagi orang yang saleh, petunjuk di sini adalah makna umum, yang berarti Alquran selain menjadi panduan jalan yang benar dan diberkati oleh Allah dan akan memberikan kebahagiaan dalam akhirat juga berarti sebagai panduan dalam memanjat kehidupan di dunia. Karena intinya Islam selalu mengajarkan umatnya untuk selalu mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Anak adalah harapan masa depan dan penerus kelangsungan dan kelangsungan hidup. Karena itu tugas orang tua adalah mendidik dan mengarahkan anak mereka sesuai dengan talenta yang mereka miliki. Karena pada masa kanak-kanak ini penuh dengan keingintahuan yang besar, mereka berkeinginan untuk menjadi individu yang memiliki kemampuan memadai sesuai dengan tingkat kedewasaannya. Jika sejak usia dini, anak mendapatkesempatan bagus, maka nanti dia akan menjadi orang kreatif dan mendapatkan bekal untukmasa depannya
Disrupsi Nama-Nama Legendaris Masyarakat Jawa : Kajian Etika Pendidikan Islam Muhammad Saefullah; Siti Lailiyah; Robingun S. El Syam3
Al-Athfal Vol 4 No 2 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : STIT Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58410/al-athfal.v4i2.908

Abstract

Artikel ini bertujuan menelisik disrupsi nama-nama legendaris masyarakat jawa dalam kajian etika pendidikan Islam. Penelitian merupakan interpretive dengan metode fenomenologi setting pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disrupsi nama-nama legendaris masyarakat jawa diakibatkan masyarakat Jawa semakin "alergi" dengan nama yang "kampungan" sehingga menjadi alasan mengapa nama Jawa pada akhirnya semakin panjang. Alergi ini, disebabkan oleh modernisasi, di samping terkait dengan peningkatan stabilitasekonomi keluarga, tingkat pendidikan, dan pekerjaan orang tua. Fakta pergeseran nama masyarakat Jawa dengan pemilihan nama-nama modern mungkin dikarenakan alasan-alasan logis, membuktikan dengan jelas tentang peran tidak langsung negara dalam tumbuhnya orientasi Islam pada orang tua generasi baru di Pulau Jawa. Hal ini berarti secara etika Islam tidaklah bertentangan. Implikasi penelitian: pentingnya mengakomodir nama Jawa dalam panamaan bayi agar orang Jawa tidak kehilangan kejawaannya. Penelitian berharap memberi manfaat bagi arah riset masa depan dalam kajian budaya dan etika Islam
POLA ASUH ORANG TUA YANG BEKERJA DALAM MEMBANGUN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DI RA AL-HIDAYAH SURUSUNDA CILACAP winda; Fitroh Qudsiyyah; Ismawati Safitri
Al-Athfal Vol 5 No 1 (2024): Edisi Juni 2024
Publisher : STIT Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58410/al-athfal.v5i1.934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh dan kendala orang tuadalam Membangun Kemandirian Anak Usia Dini di RA Al-Hidayah SurusundaKecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap. Metode yang digunakandalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulandata menggunakan tiga macam yakni observasi, wawancara, dandokumentasi. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif denganmenggunakan instrumen wawancara terstruktur dan observasi . Teknik analisis datayang digunakan adalah mengumpulkan data melalui mendengarkan, mencatat,mengelompokkan data penelitian, melakukan identifikasi data, memaparkan hasilpenelitian dan menyimpulkan hasil pembahasan. Adapun hasil penelitian ini adalahterdapat tiga jenis pola asuh yang diterapkan, yakni: pola asuh demokratis, pola asuhpermisif, dan pola asuh otoriter. Kemampuan kemandirian pada anak-anak usia dinisudah mengalami perkembangan yang positif melalui penerapan pola asuhdemokratis. Dalam pola asuh permisif, dampak positif dari pendekatan tersebutterlihat saat anak-anak menggunakan pendekatan ini dengan tanggung jawab. Namun,hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian yang paling rendah,sebagaimana tercantum dalam tabel 4.1, berkaitan dengan pola asuh otoriter. Dalamkonteks ini, pengawasan yang berlebihan dari orang tua dapat menghambat rasapercaya diri anak-anak saat mereka menghadapi tugas atau tantangan. Kendala orangtua dalam membangun kemandirian anak usia dini di RA Al-Hidayah SurusundaKecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap yaitu: 1) Faktor Kesibukan Orang TuaBekerja, 2) Faktor Lingkungan Teman, 3) Perbedaan Pengasuhan, 4) Karakter Anak
KONSEP KURIKULUM MERDEKA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (Capaian Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran, Alur Tujuan Pembelajaran) Syifa Fauziah; Nufitriani Kartika Dew; Swantyka Ilham Prahesti
Al-Athfal Vol 5 No 1 (2024): Edisi Juni 2024
Publisher : STIT Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58410/al-athfal.v5i1.935

Abstract

Kurikulum merupakan ruh dalam penyelenggaraan proses pembelajaran di satuanpendidikan, sehingga adalah hal yang wajar jika terus terjadi perbaikan dan tranformasipada sebuah kurikulum. Saat ini, kurikulum merdeka dicetuskan sebagai bagian solusiuntuk memperbaiki pengajaran dan pembelajaran di Indonesia. Kurikulum merdeka inierat kaitannya dengan konsep merdeka belajar yang memberikan keluwesan belajar padapeserta didik. Artikel ini bertujuan untuk membahas bagaimana konsep kurikulummerdeka, khususnya di jenjang PAUD.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi kepustakaandigunakan untuk mengumpulkan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konsepkurikulum merdeka memungkinkan peserta didik menjadi pusat pembelajaran yangberkesempatan untuk mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya dengan tuntunan seorangpendidik. Pembelajaran berbasis proyek merupakan salah satu model pembelajaran yangdapat mendukung konsep “merdeka belajar” pada peserta didik. Profil pelajar pancasilajuga menjadi inovasi dalam kurikulum merdeka, mencakup 6 dimensi. Penilaian dan hasilbelajar pada kurikulum merdeka mengacu pada standar acuan Standar NasionalPendidikan yang kemudian disebut sebagai capaian pembelajaran, mencakup nilai-nilaiagama dan karakter, identitas diri atau jati diri, serta dasar-dasar literasi dan STEAM(sains, teknologi, teknik, seni dan matematika)
MENEJEMEM PENDIDIKAN KERAKTER ANAK USIA DINI: MENGEMBANGKAN KARAKTER EMPATI PADA ANAK USIA DINI DALAM PENDIDIKAN Ahmad Hamid
Al-Athfal Vol 5 No 1 (2024): Edisi Juni 2024
Publisher : STIT Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58410/al-athfal.v5i1.937

Abstract

Abstrak ini menjelaskan tujuan, metodologi, temuan utama, dan implikasi dari studimengenai pengembangan karakter empati pada anak usia dini dalam konteks pendidikan.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi efektif dalam mengembangkankarakter empati pada anak usia dini melalui pendidikan formal. Emosi merupakan aspekkunci dalam pembentukan karakter, khususnya empati, yang memungkinkan anak untukmemahami, membantu, serta mengenali dan mengekspresikan emosi orang lain dan dirisendiri. Tinjauan literatur mendalam dilakukan untuk memahami definisi empati,perkembangan emosi pada anak usia dini, dan relevansi pendidikan karakter dalammencapai tujuan ini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan fokuspada sebuah lembaga pendidikan anak usia dini. Data dikumpulkan melalui observasipartisipatif, wawancara dengan guru dan orang tua, serta penggunaan instrumen evaluasikhusus untuk mengukur kemajuan dalam pengembangan empati anak. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pendidikan karakter yang terintegrasi secara sistematis dapat efektifdalam meningkatkan kemampuan anak usia dini dalam memahami dan merespons emosiorang lain dengan lebih baik. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya pendekatanpendidikan yang holistik dan berkelanjutan untuk mempromosikan pembelajaran empatisejak dini, sehingga memperkuat dasar moral dan sosial anak dalam masyarakat. Studi inimemberikan sumbangan penting terhadap literatur mengenai pendidikan karakter danpengembangan empati pada anak usia dini, serta memberikan arahan bagi pengembanganprogram pendidikan yang lebih efektif dalam membentuk karakter anak-anak masa depan.
KONSEP PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DALAM PANDANGAN IBNU QAYYIIM AL-JAUZIYAH Nursidik
Al-Athfal Vol 5 No 1 (2024): Edisi Juni 2024
Publisher : STIT Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58410/al-athfal.v5i1.938

Abstract

Kesulitan-kesulitan menjalankan tugas mendidik itu amat terasa, terutama ketikadihadapkan realitas bahwa pengaruh lingkungan sudah sedemikian kuat, bahkanmelampaui kekuatan faktor-faktor pendidikan lainnya. Kenakalan remaja menjadi modusberita dan topik wacana di masyarakat termasuk di media cetak maupun elektronik.Wacana disuguhkan oleh berbagai pemberitaan adalah kenakalan remaja, hubunganbebas dengan lawan jenis, perkelahian, penggunaan obat terlarang dan bahkan tindakkekerasan yang tidak selayaknya dilakukan.Melihat persoalan-persoalan di atas, bisadipastikan para orang tua menjadi resah, idealisme untuk menjadi orang tua yang berhasilyaitu memiliki anak sukses, taat pada orang tua dan berbakti pada bangsa dan agamamenjadi obsesi yang sangat sulit diwujudkan. Salah satu hak dasar anak adalah hakuntuk tumbuh dan berkembang. Artinya anak memperoleh kesempatan seluas-luasnyauntuk tumbuh secara fisik dan berkembang secara psikologis. Ini semua akan terjadi bilalingkungan sangat kondusif sehingga memungkinkan perkembangan jiwa mereka dapatterlaksana dengan optimal. Orang tua memiliki peranan yang amat penting dalam upayamendukung perkembangan anak, khususnya saat mereka berada pada tahapan usia dini.Namun permasalahan seringkali muncul, manakala orang tua sering kurangmemahami teori perkembangan anak. Berpijak dari latar belakang di atas, makapermasalahan yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah bagaimana PsikologiPerkembangan Anak Perspektif Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dalam kitab Tuhfat al-Maudūd bi Ahkām alMaulūd, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhiperkembangan anak perspektif Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dalam kitab Tuhfat al-Maudūdbi Ahkām al Maulūd. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untukmengetahui Psikologi Perkembangan Anak Perspektif Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dalamkitab Tuhfat al-Maudūd bi Ahkām al-Maulūd, untuk mengetahui faktor-faktor apa sajayang mempengaruhi perkembangan anakperspektif Imam al-Ghazali dalam kitab Tuhfatal-Maudūd bi Ahkām al-Maulūd.
PENANAMAN NILAI-NILAI AKHLAK MELALUI PEMBIASAAN PADA ANAK DIDIK TK PERTIWI GUNUNGJAYA KECAMATAN BELIK PEMALANG Srifariyati; Umu Khalimatus Sa’diyah
Al-Athfal Vol 5 No 1 (2024): Edisi Juni 2024
Publisher : STIT Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58410/al-athfal.v5i1.940

Abstract

Penanaman nilai-nilai akhlak adalah kemampuan bersikap, bertingkahlaku, danbertindak. Salah satu metode yang bisa digunakan dalam penanaman nilai-nilaiakhlak adalah dengan pembiasaan. Pembiasaan adalah cara yang dilakukan secaraterus menerus sehingga menjadi kebiasaan. Tujuan Penelitian ini adalah untukmenanamkan nilai-nilai akhlak melalui pembiasaan di TK Pertiwi Gunungjaya.Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang melibatkan tiga guru. Datadikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumen. Data dianalisis secarakualitatif dengan cara pengumpulan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianmenunjukan bahwa penanaman nilai-nilai akhlak melalui pembiasaan di TK PertiwiGunungjaya adalah sebagai berikut Membaca do’a sebelum dan sesudah kegiatan,sopan santun terhadap orangtua dan guru dengan memberi salam dan menciumtangan orangtua dan guru, menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Hal inimenunjukan bahwa pembiasaan dapat diterapkan pada anak usia dini dalampenanaman nilai-nilai akhlak melalui pembiasaan