cover
Contact Name
Agus Miftakus Surur
Contact Email
surur.math@gmail.com
Phone
+6285743714181
Journal Mail Official
journalfactorm@iainkediri.ac.id
Editorial Address
Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M)
ISSN : 26553511     EISSN : 2656307X     DOI : https://doi.org/10.30762
Core Subject : Education,
Journal Factor M focuses on the main issues in mathematics education and applied mathematics. In addition, Journal Factor M also discusses issues that generally exist in the field of mathematics education.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2020)" : 12 Documents clear
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) dan Tipe Time Token Arends terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Kemampuan Berinteraksi Siswa Erny Untari
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.12 KB) | DOI: 10.30762/factor_m.v3i1.2460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) model pembelajaranyang lebih efektif antara metode pembelajaran kooperatif tipe Think PairShare dan Time Token Arends terhadap prestasi belajar siswa. 2) tipekemampuan berinteraksi yang memberikan prestasi lebih tinggi, apakahkemampuan berinteraksi tinggi,sedang, atau rendah. 3) apakah ada interaksiantara metode belajar dengan kemampuan berinteraksi siswa. Penelitian inimenggunakan metode eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas VIISMP Negeri I Paron yang diambil 2 kelas sebagai kelas eksperimen I daneksperimen II. Sampel penelitian diambil secara acak dengan teknik simplerandom sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket,dan metode tes. Uji hipotesis penelitian menggunakan anava dua jalandengan sel tak sama. Hasil uji hipotesis dengan taraf signifikan 0,05menunjukkan bahwa : 1) model pembelajaran kooperatif tipe Think PairShare lebih efektif daripada model pembelajaran kooperatif tipe Time TokenArends dimana siswa dapat memperoleh prestasi belajar lebih tinggi jikadiajar dengan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share. 2)kemampuan berinteraksi tinggi dapat memberikan prestasi belajar lebihtinggi dibandingkan dengan kemampuan berinteraksi sedang dan rendah. 3)tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe Think PairShare dan tipe Time Token Arends dengan kemampuan berinteraksi siswaterhadap prestasi belajar siswa.
Model Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Menerapkan Disiplin Keagamaan yang Matematis Peserta Didik: (Tinjauan Pada Madrasah Aliyah Negeri I Palu) Darmansyah; Irfandi
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.367 KB) | DOI: 10.30762/factor_m.v3i1.2496

Abstract

Kedisiplinan yang begitu tinggi oleh peserta didik Madrasah Aliyah Negeri I Palu secara sederhana mengisyaratkan adanya kepemimpinan yang baik diterapkan oleh kepala madrasah dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dalam bentuk penelitian lapangan, data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dengan proses reduksi data, penyajian data, dan verivikasi data. Adapun pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepala madrasah MAN 1 Palu menerapkan model kepemimpinan transformasional dalam menerapkan disiplin. Berbagai bentuk kedisiplinan beragama yang terdapat di MAN 1 Palu meliputi, mengucapkan salam ketika bertemu, berdoa sebelum dan sesudah memulai pelajaran, sholat berjamaah yang diawali dengan kultum, kajian keislaman dan kegiatan keagamaan yang matematis. Faktor pendukung meliputi, Sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, Tata Tertib dan disiplin kepala madrasah, Perhatian kepala madrasah MAN 1 Palu terhadap kedisiplinan beragama, Wadah pengembangan keagamaan yang matematis, Program madrasah yang selaras dengan disiplin beragama peserta didik. Sedangkan faktor penghambat dalam penerapan disiplin beragama di MAN 1 Palu meliputi hal-hal berikut: Pengelolaan waktu yang tidak maksimal, latar belakang peserta didik yang beragam, kurangnya Kesadaran peserta didik dalam disiplin beragama.
Engklek Gen 4.0 (Studi Etnomatematika: Permainan Tradisional Engklek sebagai Media Pembelajaran Matematika) Choirul Annisa; Alfin Fauziah; Erna Erawati
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.289 KB) | DOI: 10.30762/factor_m.v3i1.2499

Abstract

Apabila kita mendengar kata tradisional pastilah kitamembayangkan masa lalu, kebanyakan orang jaman sekarang yaitu generasi4.0 (sebuah masa dimana semua orang sudah mulai tergantung denganteknologi) mudah melupakan adat istiadat atau kebiasaan dan budaya darimasa lalu atau masa kecil kita. Semakin berkembanganya teknologi di masasekarang sangat berpengaruh menghilangkan nilai-nilai terhadap kebiasaanatau budaya yang sudah ada sejak dahulu. Padahal, tidak semua hal yangberhubungan dengan masa lalu tidak berguna untuk masa sekarang. Dalamproses pembelajaran matematika kita dapat menhubungkan matematikadengan seni atau biasa disebut dengan etnomatematika. Dalametnomatematika kita dapat menggunakan media pembelajaran yang berasaldari budaya jaman tradisional, seperti permainan tradisonal dalammenunjang kegiatan pembelajaran yang bersifat edukatif, menyenangkandan menarik perhatian siswa. Salah satu contoh permainan tradisional yangdapat diterapkan pada generasi 4.0 adalah permainan tradisional engklek.Karena, didalam permainan tradisional engklek mengandung nilai-nilai yangpositif dan bermanfaat, salah satunya sebagai pengembangan mediapembelajaran. Dengan kita menggunakan permainan tradisional sebagaimedia pembelajaran masa sekarang, itu berarti kita secara tidak langsungjuga ikut melestarikan budaya tradisional bangsa Indonesia.
Peran Orang Tua terhadap Peningkatan Prestasi Matematika Anak Agus Miftakus Surur; Triya Oktafiani; Fajerin Munawaroh; Nur Safitri Ninda Sari
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.809 KB) | DOI: 10.30762/factor_m.v3i1.2515

Abstract

Orang tua adalah orang yang sangat berperan. Peran orang tua juga hingga mempengaruhi peningkatan prestasi anak di sekolah. Walaupun demikian beberapa orang tua juga ada yang tidak peduli terhadap buah hatinya. Ketidak pedulian orang tua tidak berarti tidak mempedulikan anaknya, akan tetapi memang tidak kesanggupannya dalam bidang tertentu. Sehingga pengabaikannya tersebut dialihkan dan dilimpahkan kepada orang lain. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang ingin memberikan hasil berupa gambaran dari fenomena yang terjadi dilapangan terkait dengan peran seorang orang tua terhadap prestasi anaknya. Setiap orang tua berusaha memberikan yang terbaik untuk anaknya, terlebih untuk berprestasi. Jika orang tua tidak peduli terhadap peningkatan prestasi anak, maka hasrus ada mempedulikannya supaya kemampuan anaknya tersalurkan. Ketidaksanggupan orang tua dengan melibatkan pihak lain merupakan bentuk tanggungjawab orang tua yang menginginkan anaknya berkembang menjadi manusia yang lebih baik.
Prediksi Hasil Ujian Nasional Siswa Menengah Atas : Pendekatan Data Mining Ummiy Fauziah Laili; Putra Prima; Aris Fanani; Billy Montolalu
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.924 KB) | DOI: 10.30762/factor_m.v3i1.2450

Abstract

Pemerintah Indonesia menggunakan Nilai Ujian Nasional (NUN)digunakan sebagai standar nasional untuk mengukur keberhasilan siswa.Dengan menggunakan NUN sebagai parameter untuk mengukur tingkatkeberhasilan siswa akan ada resiko yang sangat besar jika siswa gagal dalammenjalani Ujian Nasional (UN), oleh karena itu dibutuhkan sebuah modeluntuk melakukan prediksi terhadap NUN siswa sehingga dapat dilakukanusaha pencegahan terhadap gagalnya siswa dalam UN. Pada paper inidiusulkan sebuah metode untuk melakukan prediksi terhadap NUN siswadengan menggunakan neuro fuzzy. Data yang digunakan dalam penelitianini adalah nilai rapor siswa, dan nilai IQ siswa. Pada penelitian ini digunakantiga mata pelajaran sebagai subjek penelitian yaitu Matematika, BahasaIndonesia dan Bahasa Inggris.Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukanmenunjukkan bahwa metode neuro fuzzy dengan menggunakan data nilaidan data IQmemberikan akurasi prediksi terbaik pada mata pelajaranmatematika sebesar 74%.
Meningkatkan Minat Belajar Mahasiswa Menggunakan Metode Jigsaw pada Matematika Teknik Agus Subandono
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.273 KB) | DOI: 10.30762/factor_m.v3i1.2507

Abstract

Materi matematika yang sering menjadi momok oleh beberapa orang, sedangkanmeningkatkan minat belajar pada matematika sangat diperlukan. Hal yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan model pembelajaran, yaitu model pembelajaran jigsaw. Jigsaw dipilih dengan keunggulan-keunggulan yang menjadi karakteristik dari metode Jigsaw. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan diawali dengan proses observasi dan diakhiri dengan proses evaluasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode jigsaw dapat meningkatkan minat belajar mahasiswa terhadap materi matematika dengan ditunjukkan lebih dari 70% mahasiswa mengalami peningkatan minat belajar, dari yang sebelumnya kurang dari 70%. Peningkatan ini juga diikuti dengan meningkatnya kreatifitas mahasiswa dalam belajar matematika. Dalam praktiknya, dosen sebagai fasilitator yang menyiapkan kebutuhan mahasiswa dalam belajar. Bahan-bahan belajar yang utama disiapkan oleh dosen dan mahasiswa bertugas mencari pengetahuan pelengkapnya supaya materi yang sedang dipahami dapat terserap dengan maksimal oleh mahasiswa. Dengan metode jigsaw ini, dosen menjadi terbantu dalam penyampaian materi di depan kelas yang mampu meningkatkan minat belajar mahasiswa.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) dan Tipe Time Token Arends terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Kemampuan Berinteraksi Siswa Untari, Erny
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/factor_m.v3i1.2460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) model pembelajaran yang lebih efektif antara metode pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan Time Token Arends terhadap prestasi belajar siswa. 2) tipe kemampuan berinteraksi yang memberikan prestasi lebih tinggi, apakah kemampuan berinteraksi tinggi,sedang, atau rendah. 3) apakah ada interaksi antara metode belajar dengan kemampuan berinteraksi siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas VII SMP Negeri I Paron yang diambil 2 kelas sebagai kelas eksperimen I dan eksperimen II. Sampel penelitian diambil secara acak dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket, dan metode tes. Uji hipotesis penelitian menggunakan anava dua jalan dengan sel tak sama. Hasil uji hipotesis dengan taraf signifikan 0,05 menunjukkan bahwa : 1) model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share lebih efektif daripada model pembelajaran kooperatif tipe Time Token Arends dimana siswa dapat memperoleh prestasi belajar lebih tinggi jika diajar dengan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share. 2) kemampuan berinteraksi tinggi dapat memberikan prestasi belajar lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan berinteraksi sedang dan rendah. 3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan tipe Time Token Arends dengan kemampuan berinteraksi siswa terhadap prestasi belajar siswa. 
Model Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Menerapkan Disiplin Keagamaan yang Matematis Peserta Didik: (Tinjauan Pada Madrasah Aliyah Negeri I Palu) Darmansyah; Irfandi
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/factor_m.v3i1.2496

Abstract

Kedisiplinan yang begitu tinggi oleh peserta didik Madrasah Aliyah Negeri I Palu secara sederhana mengisyaratkan adanya kepemimpinan yang baik diterapkan oleh kepala madrasah dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dalam bentuk penelitian lapangan, data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dengan proses reduksi data, penyajian data, dan verivikasi data. Adapun pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepala madrasah MAN 1 Palu menerapkan model kepemimpinan transformasional dalam menerapkan disiplin. Berbagai bentuk kedisiplinan beragama yang terdapat di MAN 1 Palu meliputi, mengucapkan salam ketika bertemu, berdoa sebelum dan sesudah memulai pelajaran, sholat berjamaah yang diawali dengan kultum, kajian keislaman dan kegiatan keagamaan yang matematis. Faktor pendukung meliputi, Sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, Tata Tertib dan disiplin kepala madrasah, Perhatian kepala madrasah MAN 1 Palu terhadap kedisiplinan beragama, Wadah pengembangan keagamaan yang matematis, Program madrasah yang selaras dengan disiplin beragama peserta didik. Sedangkan faktor penghambat dalam penerapan disiplin beragama di MAN 1 Palu meliputi hal-hal berikut: Pengelolaan waktu yang tidak maksimal, latar belakang peserta didik yang beragam, kurangnya Kesadaran peserta didik dalam disiplin beragama.
Engklek Gen 4.0 (Studi Etnomatematika: Permainan Tradisional Engklek sebagai Media Pembelajaran Matematika) Annisa, Choirul; Fauziah, Alfin; Erawati, Erna
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/factor_m.v3i1.2499

Abstract

Apabila kita mendengar kata tradisional pastilah kita membayangkan masa lalu, kebanyakan orang jaman sekarang yaitu generasi 4.0 (sebuah masa dimana semua orang sudah mulai tergantung dengan teknologi) mudah melupakan adat istiadat atau kebiasaan dan budaya dari masa lalu atau masa kecil kita. Semakin berkembanganya teknologi di masa sekarang sangat berpengaruh menghilangkan nilai-nilai terhadap kebiasaan atau budaya yang sudah ada sejak dahulu. Padahal, tidak semua hal yang berhubungan dengan masa lalu tidak berguna untuk masa sekarang. Dalam proses pembelajaran matematika kita dapat menhubungkan matematika dengan seni atau biasa disebut dengan etnomatematika. Dalam etnomatematika kita dapat menggunakan media pembelajaran yang berasal dari budaya jaman tradisional, seperti permainan tradisonal dalam menunjang kegiatan pembelajaran yang bersifat edukatif, menyenangkan dan menarik perhatian siswa. Salah satu contoh permainan tradisional yang dapat diterapkan pada generasi 4.0 adalah permainan tradisional engklek. Karena, didalam permainan tradisional engklek mengandung nilai-nilai yang positif dan bermanfaat, salah satunya sebagai pengembangan media pembelajaran. Dengan kita menggunakan permainan tradisional sebagai media pembelajaran masa sekarang, itu berarti kita secara tidak langsung juga ikut melestarikan budaya tradisional bangsa Indonesia.
Peran Orang Tua terhadap Peningkatan Prestasi Matematika Anak Surur, Agus Miftakus; Oktafiani, Triya; Munawaroh, Fajerin; Sari, Nur Safitri Ninda
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/factor_m.v3i1.2515

Abstract

Orang tua adalah orang yang sangat berperan. Peran orang tua juga hingga mempengaruhi peningkatan prestasi anak di sekolah. Walaupun demikian beberapa orang tua juga ada yang tidak peduli terhadap buah hatinya. Ketidak pedulian orang tua tidak berarti tidak mempedulikan anaknya, akan tetapi memang tidak kesanggupannya dalam bidang tertentu. Sehingga pengabaikannya tersebut dialihkan dan dilimpahkan kepada orang lain. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang ingin memberikan hasil berupa gambaran dari fenomena yang terjadi dilapangan terkait dengan peran seorang orang tua terhadap prestasi anaknya. Setiap orang tua berusaha memberikan yang terbaik untuk anaknya, terlebih untuk berprestasi. Jika orang tua tidak peduli terhadap peningkatan prestasi anak, maka hasrus ada mempedulikannya supaya kemampuan anaknya tersalurkan. Ketidaksanggupan orang tua dengan melibatkan pihak lain merupakan bentuk tanggungjawab orang tua yang menginginkan anaknya berkembang menjadi manusia yang lebih baik.

Page 1 of 2 | Total Record : 12