cover
Contact Name
Agus Miftakus Surur
Contact Email
surur.math@gmail.com
Phone
+6285743714181
Journal Mail Official
journalfactorm@iainkediri.ac.id
Editorial Address
Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M)
ISSN : 26553511     EISSN : 2656307X     DOI : https://doi.org/10.30762
Core Subject : Education,
Journal Factor M focuses on the main issues in mathematics education and applied mathematics. In addition, Journal Factor M also discusses issues that generally exist in the field of mathematics education.
Articles 210 Documents
Model Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Menerapkan Disiplin Keagamaan yang Matematis Peserta Didik: (Tinjauan Pada Madrasah Aliyah Negeri I Palu) Darmansyah; Irfandi
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.367 KB) | DOI: 10.30762/factor_m.v3i1.2496

Abstract

Kedisiplinan yang begitu tinggi oleh peserta didik Madrasah Aliyah Negeri I Palu secara sederhana mengisyaratkan adanya kepemimpinan yang baik diterapkan oleh kepala madrasah dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dalam bentuk penelitian lapangan, data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dengan proses reduksi data, penyajian data, dan verivikasi data. Adapun pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepala madrasah MAN 1 Palu menerapkan model kepemimpinan transformasional dalam menerapkan disiplin. Berbagai bentuk kedisiplinan beragama yang terdapat di MAN 1 Palu meliputi, mengucapkan salam ketika bertemu, berdoa sebelum dan sesudah memulai pelajaran, sholat berjamaah yang diawali dengan kultum, kajian keislaman dan kegiatan keagamaan yang matematis. Faktor pendukung meliputi, Sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, Tata Tertib dan disiplin kepala madrasah, Perhatian kepala madrasah MAN 1 Palu terhadap kedisiplinan beragama, Wadah pengembangan keagamaan yang matematis, Program madrasah yang selaras dengan disiplin beragama peserta didik. Sedangkan faktor penghambat dalam penerapan disiplin beragama di MAN 1 Palu meliputi hal-hal berikut: Pengelolaan waktu yang tidak maksimal, latar belakang peserta didik yang beragam, kurangnya Kesadaran peserta didik dalam disiplin beragama.
Engklek Gen 4.0 (Studi Etnomatematika: Permainan Tradisional Engklek sebagai Media Pembelajaran Matematika) Choirul Annisa; Alfin Fauziah; Erna Erawati
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.289 KB) | DOI: 10.30762/factor_m.v3i1.2499

Abstract

Apabila kita mendengar kata tradisional pastilah kitamembayangkan masa lalu, kebanyakan orang jaman sekarang yaitu generasi4.0 (sebuah masa dimana semua orang sudah mulai tergantung denganteknologi) mudah melupakan adat istiadat atau kebiasaan dan budaya darimasa lalu atau masa kecil kita. Semakin berkembanganya teknologi di masasekarang sangat berpengaruh menghilangkan nilai-nilai terhadap kebiasaanatau budaya yang sudah ada sejak dahulu. Padahal, tidak semua hal yangberhubungan dengan masa lalu tidak berguna untuk masa sekarang. Dalamproses pembelajaran matematika kita dapat menhubungkan matematikadengan seni atau biasa disebut dengan etnomatematika. Dalametnomatematika kita dapat menggunakan media pembelajaran yang berasaldari budaya jaman tradisional, seperti permainan tradisonal dalammenunjang kegiatan pembelajaran yang bersifat edukatif, menyenangkandan menarik perhatian siswa. Salah satu contoh permainan tradisional yangdapat diterapkan pada generasi 4.0 adalah permainan tradisional engklek.Karena, didalam permainan tradisional engklek mengandung nilai-nilai yangpositif dan bermanfaat, salah satunya sebagai pengembangan mediapembelajaran. Dengan kita menggunakan permainan tradisional sebagaimedia pembelajaran masa sekarang, itu berarti kita secara tidak langsungjuga ikut melestarikan budaya tradisional bangsa Indonesia.
Peran Orang Tua terhadap Peningkatan Prestasi Matematika Anak Agus Miftakus Surur; Triya Oktafiani; Fajerin Munawaroh; Nur Safitri Ninda Sari
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.809 KB) | DOI: 10.30762/factor_m.v3i1.2515

Abstract

Orang tua adalah orang yang sangat berperan. Peran orang tua juga hingga mempengaruhi peningkatan prestasi anak di sekolah. Walaupun demikian beberapa orang tua juga ada yang tidak peduli terhadap buah hatinya. Ketidak pedulian orang tua tidak berarti tidak mempedulikan anaknya, akan tetapi memang tidak kesanggupannya dalam bidang tertentu. Sehingga pengabaikannya tersebut dialihkan dan dilimpahkan kepada orang lain. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang ingin memberikan hasil berupa gambaran dari fenomena yang terjadi dilapangan terkait dengan peran seorang orang tua terhadap prestasi anaknya. Setiap orang tua berusaha memberikan yang terbaik untuk anaknya, terlebih untuk berprestasi. Jika orang tua tidak peduli terhadap peningkatan prestasi anak, maka hasrus ada mempedulikannya supaya kemampuan anaknya tersalurkan. Ketidaksanggupan orang tua dengan melibatkan pihak lain merupakan bentuk tanggungjawab orang tua yang menginginkan anaknya berkembang menjadi manusia yang lebih baik.
Prediksi Hasil Ujian Nasional Siswa Menengah Atas : Pendekatan Data Mining Ummiy Fauziah Laili; Putra Prima; Aris Fanani; Billy Montolalu
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.924 KB) | DOI: 10.30762/factor_m.v3i1.2450

Abstract

Pemerintah Indonesia menggunakan Nilai Ujian Nasional (NUN)digunakan sebagai standar nasional untuk mengukur keberhasilan siswa.Dengan menggunakan NUN sebagai parameter untuk mengukur tingkatkeberhasilan siswa akan ada resiko yang sangat besar jika siswa gagal dalammenjalani Ujian Nasional (UN), oleh karena itu dibutuhkan sebuah modeluntuk melakukan prediksi terhadap NUN siswa sehingga dapat dilakukanusaha pencegahan terhadap gagalnya siswa dalam UN. Pada paper inidiusulkan sebuah metode untuk melakukan prediksi terhadap NUN siswadengan menggunakan neuro fuzzy. Data yang digunakan dalam penelitianini adalah nilai rapor siswa, dan nilai IQ siswa. Pada penelitian ini digunakantiga mata pelajaran sebagai subjek penelitian yaitu Matematika, BahasaIndonesia dan Bahasa Inggris.Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukanmenunjukkan bahwa metode neuro fuzzy dengan menggunakan data nilaidan data IQmemberikan akurasi prediksi terbaik pada mata pelajaranmatematika sebesar 74%.
Meningkatkan Minat Belajar Mahasiswa Menggunakan Metode Jigsaw pada Matematika Teknik Agus Subandono
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.273 KB) | DOI: 10.30762/factor_m.v3i1.2507

Abstract

Materi matematika yang sering menjadi momok oleh beberapa orang, sedangkanmeningkatkan minat belajar pada matematika sangat diperlukan. Hal yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan model pembelajaran, yaitu model pembelajaran jigsaw. Jigsaw dipilih dengan keunggulan-keunggulan yang menjadi karakteristik dari metode Jigsaw. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan diawali dengan proses observasi dan diakhiri dengan proses evaluasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode jigsaw dapat meningkatkan minat belajar mahasiswa terhadap materi matematika dengan ditunjukkan lebih dari 70% mahasiswa mengalami peningkatan minat belajar, dari yang sebelumnya kurang dari 70%. Peningkatan ini juga diikuti dengan meningkatnya kreatifitas mahasiswa dalam belajar matematika. Dalam praktiknya, dosen sebagai fasilitator yang menyiapkan kebutuhan mahasiswa dalam belajar. Bahan-bahan belajar yang utama disiapkan oleh dosen dan mahasiswa bertugas mencari pengetahuan pelengkapnya supaya materi yang sedang dipahami dapat terserap dengan maksimal oleh mahasiswa. Dengan metode jigsaw ini, dosen menjadi terbantu dalam penyampaian materi di depan kelas yang mampu meningkatkan minat belajar mahasiswa.
Matrix Laplace Transform Method and It Applications on Spring-Mass Systems Syamsul Arifin
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.677 KB) | DOI: 10.30762/factor_m.v2i2.1683

Abstract

 There are several methods to solve an initial value problem of second-order homogenous linear systems of differential equations with constant coefficients. That are elimination method and matrix method. Whereas to solve nonhomogenous systems, used undetermined coefficient method and variation of parameter method, that through some difficulties and complex procceses. But then, there is an alternative method to solve it. It is Matrix Laplace Transform Method. The goals of the research are to explain Matrix Laplace Transform Method and use it to solve initial value problems of second-order homogenous linear systems of differential equations with constant coefficients. All of matrix entries are constant. The result of the research is be obtained solutions of second-order linear systems of differential equations with constant coefficients use Matrix Laplace Transform Method
Rahasia Tartib Surah dan Ayat Al-Quran dari Unsur Bilangan (Kajian Pemikiran Izza Rohman) Sri Pujilestari; Weka Dwi Kartika; Azah Lailaturrosidah; Abdussakir; Muhammad
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.622 KB) | DOI: 10.30762/factor_m.v4i2.3671

Abstract

Perbedaan susunan ayat Al-Qur’an dengan urutan diturunkannya Al-Qur’an menarik untuk diteliti. Yaitu Izza Rohman yang mengkaji tentang perbandingan urutan ayat Al-Quran antara muskhaf dan kejadiannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengupas ulang dengan mengkaitkan dengan kajian-kajian lain yang melengkapi kajian dari Izza Rohman. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan literatur yang menggunakan literatur-literatur yang ada kemudian mengkaitkannya menjadi satu kesatuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urutan surah dan ayat Al-Quran menjadi inspirasi dan objek kajian yang perbedaan urutannya mempunyai alasan mendasar. Ditemukannya adanya keteraturan dan keserasian dari nomor surah dan ayat dalam Al-Quran. Keteraturan dan keserasian ini menunjukkan kemukjizatan Al-Quran dilihat dari bilangan tartib surah dan ayat-ayatnya. Salah satunya adalah kajian tentang keistimewaan bilangan 7 dan bilangan 19. Dari bilangan tersebut dapat diungkap beberapa rahasia nomor surat dan nomor ayat. Selain itu juga kajian tentang lafadz bismillah yang didalamnya mengandung angka 7 dan 19 juga. The difference in the arrangement of the verses of the Qur'an with the order in which the Qur'an was revealed is interesting to study. Namely Izza Rohman who studied the comparison of the order of the verses of the Qur'an between the muskhaf and its occurrence. The purpose of this study is to re-explore by linking it with other studies that complement the study of Izza Rohman. The research method used is a literature approach that uses the existing literature and then links it into a single unit. The results showed that the order of the surahs and verses of the Qur'an became the inspiration and object of study whose different sequences had basic reasons. The discovery of the regularity and harmony of the number of surahs and verses in the Al-Quran. This order and harmony shows the miracles of the Al-Quran seen from the number of tartib surahs and verses. One of them is the study of the peculiarities of the numbers 7 and 19. From these numbers, several secrets of letter numbers and verse numbers can be revealed. In addition, there is also a study of the bismillah lafadz which contains the numbers 7 and 19 as well.
Analisis Kesalahan dalam Pembuktian Teorema Bilangan Bulat pada Mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang Nok Izatul Yazidah; Yunis Sulistyorini; Era Dewi Kartika
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.633 KB) | DOI: 10.30762/factor_m.v4i2.3903

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah-masalah yang berkaitan dengan pembuktian teorema bilangan bulat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan apa saja yang dilakukan mahasiswa dalam membutikan teorema bilangan bulat. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan matematika IKIP Budi Utomo yang sedang mengampu matakuliah teori bilangan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes uraian yang digunakan untuk mengetahui kesalahan-kesalahan mahasiswa dalam membuktikan teorema bilangan bulat, dan wawancara yang digunakan untuk mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan mahasiswa melakukan kesalahan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa jenis kesalahan yang dilakukan mahasiswa adalah (1) kesalahan konsep yang berupa kesalahan dalam memahami makna soal, kesalahan pengunaan variabel dimana mengambil angka 1 dan ditunjukkan kembali menjadi 1, (2) kesalahan prinsip berupa salah menerjemahkan soal yang ditandai dengan penulisan (-1)(-1) diawal dan diakhir jawaban tanpa adanya makna yang jelas, (3) kesalahan tidak adanya penggunaan teorema yang jelas. This research is motivated by problems related to the proof of the integer theorem. The purpose of this study was to find out what errors were made by students in proving the integer theorem. The subject of this research is the mathematics education student of IKIP Budi Utomo who is teaching number theory course. This research is a qualitative descriptive study. The data collection techniques used are is a description test that is used to find out student errors in proving the integer theorem, and interviews are used to find out what factors cause students to make mistakes. Based on the results of the study, it showed that the types of errors made by students were (1) conceptual errors in the form of errors in understanding the meaning of the questions, errors in the use of variables which took the number 1 and was shown back to 1, (2) principle errors in the form of mistranslating the questions marked by writing (-1)(-1) at the beginning and at the end of the answer without a clear meaning, (3) the error does not use a clear theorem.
Analisis Kesalahan Mahasiswa dalam Pembuktian Identitas Trigonometri Ucik Fitri Handayani; Wildan Hakim; Anggita Oktaviana Putri
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.709 KB) | DOI: 10.30762/factor_m.v4i2.4146

Abstract

Trigonometri merupakan salah satu mata kuliah yang wajib ditempuh oleh mahasiswa Tadris Matematika Semester II. Salah satu materi yang dianggap sulit dalam mata kuliah ini adalah pembuktian identitas trigonometri. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kesalahan mahasiswa dalam pembuktian identitas trigonometri. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kesalahan mahasiswa dalam pembuktian identitas trigonometri berdasarkan model Newman dan beberapa faktor penyebabnya. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yakni dua mahasiswa Tadris Matematika. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan wawancara. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa terdapat perbedaan kesalahan yang dilakukan yakni subjek FR melakukan 4 kesalahan yaitu kesalahan memahami, transformasi, proses perhitungan dan penulisan jawaban pada soal pertama. Sedangkan subjek IN melakukan 4 kesalahan pada soal kedua yaitu kesalahan pemahaman, transformasi, proses perhitungan dan penulisan jawaban. Kemudian subjek IN melakukan 2 kesalahan pada soal ketiga yaitu kesalahan pemahaman dan proses perhitungan. Kesalahan yang sering dilakukan adalah kesalahan proses perhitungan, akan tetapi kedua subjek tidak melakukan kesalahan membaca. Beberapa penyebab kesalahan terjadi yakni tidak mengetahui strategi atau identitas trigonometri yang sesuai untuk digunakan dalam membuktikan identitas trigonometri, prosedur penyelesaian yang dilakukan kurang lengkap, kurang kreatifnya dalam manipulasi aljabar, dan kurang terampilnya dalam pengoperasian dan perhitungan yang menyebabkan hasil akhirnya menjadi kurang tepat. Trigonometry is one of the subjects that must be taken by second-semester Mathematics Tadris students. One of the materials that are considered difficult in this course is proving trigonometric identities. This research is motivated by the existence of student errors in proving trigonometric identities. The purpose of this study was to describe the mistakes of students in proving their trigonometric identities based on the Newman model and some of the factors causing them. This research belonged to a qualitative descriptive study. The research subjects were two Mathematics Tadris students. Data collection was carried out through tests and interviews. The results of this study showed that the mistakes made were the FR subject made 4 errors in understanding, transformation, calculation process, and answers to the first question. While the subject made 4 mistakes in the second problem, the errors, transformation, calculation process, and answer answers. Then, the IN subject made 2 mistakes in the third question, namely the misunderstanding and the calculation process. Mistakes that are often made were errors in the calculation process, but the two subjects did not make reading errors. Some of the causes of errors occur such as, namely not knowing the strategy or trigonometric identity that is suitable to be used in proving trigonometric identities, incomplete completion procedures, lack of creativity in algebraic manipulation, and lack of skill in operations and calculations which cause the final result to be less precise.
Efektivitas Self Coaching Model GROW ME Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Mata Kuliah Trigonometri Muhammad Khoiril Akhyar; Ujang Khiyarusoleh
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.26 KB) | DOI: 10.30762/factor_m.v4i2.4193

Abstract

Penelitian ini dilakukan analisis efektivitasself coaching model GROW ME terhadap hasil belajar mahasiswa mata kuliah Trigonometri. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian Kuasi Eksperimental. Analisis data dalam penelitian ini diantaranya menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji banding dan uji regresi. Hasil belajar mahasiswa kelas eksperimen adalah 91 lebih baik dibanding hasil belajar mahasiswa kelas kontrol yaitu 87. Uji regresi sederhana menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif penerapan self coaching model GROW ME terhadap hasil belajar mahasiswa sebesar 82,2%. This study conducted an analysis of the effect of self-coaching on the GROW ME model on the student learning outcomesin Trigonometry material. This research approach was Quasi Experimental research. Data analysis in this study included using the normality test, homogeneity test, comparative test and regression test. The results of the student's learning outcomesin the experimental class were 91 better than the student's learning outcomes of the control class students, namely 87. Simple regression test showed that there was a positive effect of applying the GROW ME self-coaching model on student academic achievement by 82.2%.

Page 5 of 21 | Total Record : 210