Jurnal Citra Pendidikan Anak
Jurnal Citra Pendidikan mengkaji tentang hasil hasil penelitian dalam bidang: 1. Pendidikan (Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi, Pendidikan Vokasi) 2. Pembelajaran dan Media Pembelajaran 3. Pengembangan model/program kursus
Articles
532 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBANTUAN LKS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV SDK SADHA
Wea, Raymunda Yosefina;
Lawe, Yosefina Uge;
Noge, Maria Desidaria
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1193
Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar Ipa pada siswa kelas iv sdk sadha tahun ajaran 2021/2022. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDK Sadha berjumlah 33 orang siswa,yang terdiri dari 12 orang siswa perampuan dan 22 orang siswa laki-laki. Penerapan model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas IV SDK Sadha. Hal ini dapat diketahui dari rata-rata presentase aktivitas belajar IPA siswa dari siklus I yaitu 12,98% dengan kategori cukup aktif dan pada siklus II sebesar 20,04% dengan kategori sangat aktif. Rata-rata peningkatan aktivitas belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 7,06 atau dalam bentuk persen 42,76%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan contextual teaching and learning (CTL) dapat meningkatkan hasil belajar Ipa pada siswa kelas IV SDK Sadha Kecamatan Golewa Selatan Tahun Ajaran 2021/2022.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK PADA TEMA MAKANAN SEHAT DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION PADA SISWA KELAS V SDK RAKALABA
Fono Fole, Fransisika;
Awe, Ermelinda Yosefa;
Lawe, Yosefina Uge
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1195
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar tematik pada tema makanan sehat pada siswa kelas V SDK Rakalaba Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan oktober bertempat di SDK Rakalaba. Subjek dan objek dalam penelitian ini adalah siswa kelas Vyang berjumlah 20 orang. Objek penelitian ini adalah hasil belajar tematik pada siswa kelas V SDK Rakalaba dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD).Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik tes dan instrumen penelitian berupates pilihan ganda yang akan dilakukan setiap akhir siklus. Data dianalisis dengan menggunakan deskriptif kuantitatif dengan menghitung rata-rata hasil belajar, presentase hasil belajar dan ketuntasan klasikal maka hasil belajar siswa diperoleh pada siklus I rata-rata 59,8 dengan persentase hasil belajar sebesar 59,8% dan ketuntasan klasikal sebesar 35%. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran tematik dengan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division cukup baik. Maka dilanjutkan pada siklus II dengan memberikan motivasi dan perhatian kepada siswa agar dapat mengikuti proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh pada siklus II, hasil belajar tematik yang diperoleh pada siklus II rata-rata 71.02 dan persentase hasil belajar sebesar 71,02% dan ketuntasan klasikal sebesar 85% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan KKM yang ditentukan dari sekolah bahwa hasil belajar siswa sudah mencapai ketuntasan belajar. Jadi, persentase hasil belajar tematik pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan sebesar 11,22%.
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DENGAN METODE BERVARIASI PADA KELAS 1 MI AL-JIHAD ASTANA
Mubin, Minahul;
Rahma, Firda Aulia
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1366
Membaca merupakan salah satu jenis kemampuan berbahasa tulis yang bersifat reseptif. Karena dengan membaca seseorang akan memperoleh informasi, memperoleh ilmu dan pengetahuan serta pengalaman-pengalaman baru. Keberhasilan belajar dalam proses pembelajran di sekolah sangat ditentukan oleh penguasaan kemampuan membaca tahap permulaan. Membaca permulaan yang dilaksanakan pada kelas 1 MI adalah agar siswa dapat membaca kata-kata dan kalimat sederhana dengan lancar dan tepat. Untuk itu guru perlu menerapkan beberapa strategi pembelajaran yang dapat menimbulkan daya tarik bagi siswa agar aktif dan kreatif dalam mengikuti kegiatan belajar khususnya dalam membaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas satu dasar, menjelaskan proses pelaksanaan strategi membaca pada kelas 1 di MI AL-JIHAD ASTANA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa deskriptif. Objek yang diteliti adalah guru kelas dan siswa kelas 1 MI AL-JIHAD ASTANA. Agar memperoleh gambaran realitas sesuai fenomena yang terjadi di lapangan melalui pengumpulan data dengan memanfaatkan peneliti sebagai instrument. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca siswa kelas satu masih rendah dan terdapat beberapa siswa yang masih membutuhkan bantuan dan bimbingan dari guru dalam membaca.
LITERASI MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR
Mboeik, Verderika
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1421
Program for International Student (PISA) Mengadakan tes untuk mengetahui kemampuan membaca siswa membaca, matematika dan sains. Literasi matematika adalah kemampuan individu untuk memformulasi, menggunakan, dan Menafsirkan matematika dalam konteks yang berbeda. Kemampuan Siswa memecahkan masalah matematika penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari digunakan sebagai gambaran mutu pendidikan untuk siswa usia wajib belajar, seperti Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tujuan penulisan artikel ini adalah mengetahui literasi matematika di sekolah dasar, penguatan lietrasi matematika pada jenjang sekolah dasar SD, dan pentingnya literasi matematika SD bagi masyarakat.
KONSEP DAN PENERAPAN KURIKULUM MBKM (MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA)
Ulum, Bahrul;
Fatimah, Ela;
Hayati, Nur;
Margio Reta, Elsa;
Rosyid, Abdul
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1456
Tujuan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka adalah mendorong mahasiswa dalam menguasai berbagai bidang ilmu pengetahuan dengan bidang keahliannya, sehingga siap bersaing dalam dunia global. Kebijakan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan mereka tempuh berdasarkan keinginan sendiri. Pelaksanaan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka mendorong proses pembelajaran di perguruan tinggi semakin otonom dan fleksibel. Pendidikan selalu mengupayakan terciptanya peserta didik yang selalu melakukan pembaharuan setiap waktu. Tidak hanya berpendidikan tinggi akan tetapi mampu menjadi agen perubahan dalam lingkup kecil maupun besar. Dari perubahan dan inovasi yang dihasilkan tersebut mampu memberikan kontribusi yang maksimal bagi kemajuan suatu bangsa yang memiliki sumber daya manusia yang berkualitas. Dalam penulisan makalah ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kepustakaan menurut Kirk dan Miller.
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP KURIKULUM MERDEKA BELAJAR BAGI PARA CALON KONSELOR
Fatimah, Ela;
Ulum, Bahrul;
Hayati, Nur;
Margio Reta, Elsa;
Rosyid, Abdul
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1457
Merdeka belajar menjadi kebijakan pendidikan era baru pada dua bulan terakhir. Sejak pandemi wabah Covid-19 menyebar di bulan Maret 2020, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan segera mengambil langkah terpadu agar peserta didik tetap mendapat hak dan kewajiban sebagai peserta didik. Kebijakan merdeka belajar di terapkan pada setiap tingkat satuan pendidikan termasuk Perguruan Tinggi. Program Studi Bimbingan dan Konseling di Perguruan Tinggi sebagai penyedia calon konselor pendidikan ikut menjalankan kebijakan merdeka belajar melalui program Kampus Merdeka. Program Kampus Merdeka memfasilitasi calon konselor agar siap secara teori dan praktik untuk memenuhi kebutuhan dinamis di dunia pendidikan. Paradigma yang terjadi di lapangan menunjukkan bahwa penerapan kebijakan merdeka belajar belum sepenuhnya dapat terkaksana akibat berbagai problematika. Kesiapan sumber daya manusia dan perangkat fasilitas pendukung menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kebijakan merdeka belajar. Tujuan penelitian ini adalah memberikan deskripsi mengenai implementasi prinsip-prinsip merdeka belajar bagi calon konselor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi pustaka (library research). Sumber data sekunder diperoleh dari jurnal dan buku yang relevan dengan tujuan penelitian, sedangkan sumber data primer dari peneliti sendiri. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analys) Hasil penelitian menunjukan bahwa penting bagi Perguruan Tinggi memiliki model pembelajaran yang tepat untuk mengimplementasikan prinsip- prinsip merdeka belajar bagi calon konselor. Model pembelajaran bagi calon konselor diharapkan mampu menyiapkan kompetensi calon konselor yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidkan dan berkontribusi positif untuk menyediakan modal sosial bagi masyarakat secara luas.
IMPLEMENTASI MEDIA KARTU HURUF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS I REGINA PACIS BAJAWA
Daindo, Imelda
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1474
Abstrak Penelitian diawali dari permasalahan rendahnya kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas I SDK Regina Pacis Bajawa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas I SDK Regina Pacis Bajawa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes Lisan dan Observas. Hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa Implementasi Media Kartu Huruf dapat Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas I Regina Pacis Bajawa. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian dimana terjadi peningkatan rata –rata hasil belajar pada siklus I 63,65 kategori Cukup baik dan meningkat pada siklus II yakni 82,17 dengan kategori sangat baik. rata-rata meningkat 18,52. Ketuntasan Klasikal pada siklus I 13,79%meningkat pada siklus II 82,21%, meningkat sebesar 68,42. Diharapkan kepada bapak dan ibu guru yang mengajar dikelas I terkait membaca permulaan diharapkan untuk menggunakan media gambar agar meningkatkan kemampuan membaca siswa dan lebih termotivasi untuk belajar. Kata kunci: Media, Kartu Huruf , Membaca Permulaan Abstract The research began with the problem of low initial reading ability in first grade students at SDK Regina Pacis Bajawa. This research is a classroom action research (PTK) aimed at improving the beginning reading skills of first grade students at SDK Regina Pacis Bajawa. Data collection techniques using Oral tests and Observations. The results of the study can be concluded that the Implementation of Letter Card Media can Improve Beginning Reading Ability in Class I Regina Pacis Bajawa Students. This is evidenced by the results of the study where there was an increase in the average learning outcomes in the first cycle of 63.65 in the fairly good category and increased in the second cycle, namely 82.17 in the very good category. the average increased 18.52. Classical completeness in the first cycle of 13.79% increased in the second cycle of 82.21%, an increase of 68.42. It is hoped that the teachers who teach in class I regarding beginning reading are expected to use media images in order to improve students' reading skills and be more motivated to learn Keywords : Media, Letter Cards, Beginning Reading
PERAN BERPIKIR KREATIF DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DI ERA SOCIETY 5.0
Najichah, Zuhrotun;
Mukaromah, Saida umi;
Jariyah, Ita Ainun
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jcp.v5i2.4630
Berpikir kreatif sangat dibutuhkan dalam pendidikan di Era Society 5.0. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran penting berfikir kreatif dalam kemajuan pendidikan di Era Society 5.0. Pendekatan yang digunakan adalah studi literature dari berbagai sumber termasuk buku, jurnal dan hasil penelitian yang telah dilakukan. Penelitian ini mengindikasikan peranan berpikir kreatif sangat penting sebagai upaya pengembangan pendidikan di era society 5.0. Strategi penelitian ini memanfaatkan berpikir kreatif dengan menggunakan model maupun media pembelajaran berbasis teknologi. Salah satu tantangan di era society 5.0 adalah mendorong peserta didik untuk memanfaatkan teknologi secara optimal melalui pembelajaran yang dapat mengasah keterampilan berpikir kreatif, sehingga mereka dapat mempersiapkan perubahan global yang kompleks.
POLA GURU PAI DALAM IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA BERBASIS KEARIFAN PESISIR DI SMP NEGERI 4 KUMAI
Rizkia, Putri Nurjanah Assyfa;
Erlinawati;
Hartati, Zainap
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jcp.v5i2.5289
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa integrasi nilai – nilai pancasila dan nilai – nilai keagamaan dengan kearifan lokal sangat penting untuk membentuk karakter peserta didik. Sehingga guru PAI berperan dalam pembentukan karakter peserta didik melalui rancangan yang dibuat oleh kementerian pendidikan kebudayaan riset dan teknologi (Kemendikbudristek) berupa proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5).Diharapkan adanya P5 dapat berintegrasi dengan kearifan lokal upaya menginternalisasikan nilai – nilai positif pada peserta didik dalam kehidupan sehari -hari. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pola guru PAI dalam implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila berbasis kearifan pesisir di SMP Negeri 4 Kumai, dan implikasi implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila berbasis kearifan pesisir di SMP Negeri 4 Kumai, Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan jenis penelitian field research. Subjek penelitian adalah Guru PAI. Informan nya kepala sekolah, waka kurikulum dan peserta didik SMP Negeri 4 Kumai yang terlibat dalam implementasi P5 berbasis kearifan pesisir. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti berupa teknik triangulasi yaitu observasi, wawancara dan dokumetasi. Selanjutnya, analisis data yang digunakan oleh peneliti berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian bahwa P5 diterapkan melalui pembelajaran berbasis proyek, diskusi dan refleksi, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi dengan masyarakat pesisir upaya guru PAI dapat membentuk karakter peserta didik sesuai dengan nilai – nilai pancasila dan nilai – nilai keagamaan berbasis kearifan pesisir. Adapun tantangan seperti keterbatasan waktu dan sumber daya dalam pelaksanaan P5 dapat diatasi dengan dukungan dari kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum sehingga program dapat berjalan dengan baik.
ANALISIS KEMAMPUAN BERHITUNG MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN
Ibrahim, Kajo;
Ngura, Elisabeth Tantiana;
Dhiu, Konstantinus Dua;
Ita, Efrida
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jcp.v5i2.5290
Abstract (English) Urgensi penelitian ini adalah adanya kebutuhan guru Paud di Kober Ilham Nioniba dengan menggunakan permainan ular tangga untuk kemampuan berhitung pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berhitung melalui permainan ular tangga pada anak usia 5-6 tahun di Kober Ilham Nioniba. Dalam hal ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis metode tringulasi. Metode tringulasi dilakukan dengan cara membandingkan informasi atau data dengan cara yang berbeda. Cara tersebut dapat berupa wawancara dan observasi atau pengamatan untuk mengecek kebenarannya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tiga teknik yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara adalah suatu metode pengumpulan data atau fakta yang terjadi dilapangan melalui proses tanya jawab untuk memperoleh informasi atau suatu data tertentu, sedangkan observasi ialah proses yang diawali dengan kegiatan pengamatan dan dokumentasi digunakan sebagai acuan pencarian atau pengumpulan dokumen-dokumen. Aktivitas dalam menganalisis data yaitu terdiri dari redukasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Objek dalam penelitian ini adalah analisis kemampuan berhitung melalui permainan ular tangga pada anak usia 5-6 tahun di Kober Ilham Nioniba dengan subjeknya adalah anak atau peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan ular tangga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan berhitung anak. Anak lebih mudah memahami konsep angka dan operasi penjumlahan serta pengurangan sederhana melalui aktivitas bermain yang menyenangkan. Selain itu, permainan ini juga meningkatkan motivasi belajar dan interaksi sosial di antara anak-anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan ular tangga dapat menjadi media pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan berhitung pada anak usia dini..