Jurnal ELTEK
Jurnal ELTEK merupakan media yang diterbitkan oleh Politeknik Negeri Malang sebagai sarana diseminasi dan publikasi artikel hasil penelitian dan artikel konseptual yang dilakukan oleh para peneliti, akademisi, praktisi dan industri di bidang Teknik Elektro. Artikel yang diajukan untuk diterbitkan pada jurnal ELTEK merupakan naskah asli dan belum pernah dipublikasikan secara tertulis pada majalah atau jurnal ilmiah dimanapun Jurnal ELTEK memuat artikel hasil penelitian dan konseptual dalam cakupan bidang ilmu Teknik Elektro yang meliputi: Ketenagalistrikan, Teknik Kendali, Kecerdasan Buatan, Teknik Komputer, Teknik Telekomunikasi, Teknik informatika, Teknik Biomedik, Elektronika Daya, Energi Terbarukan, Sistem Embedded, Jaringan Komputer, Sistem Operasi, Manajemen Data dan Sistem informasi, dan lain-lain. Jurnal ELTEK terbit dua kali dalam setahun masing-masing pada bulan April dan Oktober. Redaksi mengundang penulis dan peneliti untuk menyumbangkan artikel penelitian atau artikel konseptual kepada Editor Jurnal ELTEK. Editor menentukan apakah suatu artikel akan dimuat atau tidak dan memiliki hak untuk mengubah atau mengoreksi teks sejauh tidak mengganggu maksud atau kontennya. Naskah yang tidak dimuat tidak dikembalikan ke penulisnya
Articles
137 Documents
ANALISIS PEMBACAAN SENSOR ALKOHOL TERHADAP VARIASI JARAK PADA PENGEMUDI UNTUK MENGURANGI POTENSI KECELAKAAN
Mira Esculenta M;
Azar Faqih
JURNAL ELTEK Vol 17 No 1 (2019): ELTEK Vol 17 No 1
Publisher : Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (496.798 KB)
|
DOI: 10.33795/eltek.v17i1.136
Banyaknya kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu faktor yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas yaitu pengemudi yang mengendarai mobil pada kondisi mabuk. Terlebih lagi cara yang digunakan pihak kepolisisan dalam mengecek seseorang dalam keadaan mabuk atau tidak sangat tidak efektif yaitu dengan cara pengambilan sampel urine dan darah dari pengemudi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah membuat alcohol detector yang mendeteksi kadar alkohol pada nafas pengemudi. Alat ini menggunakan sensor MQ-3 sebagai input, mikrokontroler arduino uno sebagai pengolah data, LCD karakter 2x16 sebagai penampil, RGB LED dan speaker sebagai indikator. Alat dirancang mendeteksi alkohol jika lebih dari 5%, maka kelistrikan mobil akan terputus secara otomatis. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen. Penelitian ini menganalisis pengaruh kadar alkohol dan jarak sensor terhadap keakuratan pembacaaan sensor MQ-3. Dari hasil analisis data, dapat diketahui jarak sensor yang optimal untuk keakuratan pembacaan sensor alkohol MQ-3. Data hasil penelitian akan diolah menggunakan two-way anova. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh variasi kadar alkohol dan jarak sensor terhadap keakuratan pembacaan sensor MQ-3.Jarak optimal pembacaan sensor MQ-3 adalah pada jarak 10cm dengan nilai kesalahan (error) yang paling rendah yaitu sebesar 27.33% dan nilaiakurasi yang paling tinggi yaitu sebesar 72.67%. A number of traffic accidents which occurred in Indonesia increases year by year. One of the factors that causes traffic accidents is the driver driving a car in a drunken condition. Moreover, the method used by the police in testing someone whether he is drunken or not is very ineffective to take a sample of urine and blood from the driver. The purpose of the study is make alcohol detector that detects alcohol levels on the breath of the driver. The tool uses arduino uno as data processor, MQ-3 sensor as input, 2x16 character LCD as display, RGB LED and Speaker as indicator. Tools are designed to detect alcohol if more than 5%, then the car's electricity will be disconnected automatically. The methods used in the study is a experimental method. The study analyzed the effect of alcohol content and the distance of the sensor on the accuracy sensor MQ-3 readings. From the results of data analysis, it can be obtained that the optimum sensor distance for accuracy of reading alcohol sensor MQ-3. The data were analyzed using two-way anova. The result shows that there is an effect variation of alcohol content and sensor distance on the MQ-3 sensor reading. The optimum range of MQ-3 reading sensor is 10 cm with the lowest error value of 27,33% and the highest accuracy value of 72,67%.
Aplikasi sistem monitoring terpadu (web dan android client) untuk penjadwalan pemakaian kelas di gedung 454 Poliwangi
Vivien Arief Wardhany
JURNAL ELTEK Vol 18 No 1 (2020): ELTEK Vol 18 No 1
Publisher : Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (743.922 KB)
|
DOI: 10.33795/eltek.v18i1.218
Optimalisasi penggunaan ruangan gedung 454 menjadi perhatian utama dari Poliwangi agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada seluruh civitas akademika. Berdasarkan dari hasil rapat evaluasi pemanfaatan gedung 454 oleh jajaran pimpinan Poliwangi menunjukkan bahwa masih diperlukan adanya perencanaan yang tepat untuk mengoptimalkan penggunaan ruangan di gedung 454. Proses pelayanan ruangan gedung 454 dilakukan oleh Unit Pelayanan Kelas (UPK). Proses pelayanan yang dilakukan oleh UPK saat ini masih dilakukan secara konvensional, belum adanya sistem yang mengelola proses pemantauan ruangan gedung 454. Sistem monitoring ini dibangun menggunakan PhP dan Database Mysql. Sedangkan untuk aplikasi android dibangun menggunakan Android Studion. Sistem Monitoring Ruang Gedung 454 menampilkan data ruangan yang ada di Gedung 454 dengan 4 kondisi warna yaitu warna putih menandakan ruangan kosong, warna hijau menandakan ruangan terpakai, warna merah menandakan ruangan tidak layak pakai, dan warna kuning menandakan ruangan terjadwal. Sistem Monitoring Ruang Gedung 454 menampilkan data kondisi fasilitas yang ada di ruangan yang telah dimasukkan melalui aplikasi berbasis android dan menyediakan informasi laporan penggunaan ruangan di gedung 454 Politeknik Negeri Banyuwangi yang dikelola oleh aplikasi sistem monitoring berbasis website. Optimizing the utilization of the building 454 is a major concern of Poliwangi in order to provide maximum service to the entire academic community. Based on the results of the evaluation meeting for the use of building 454 by the leader of Poliwangi, shows that there is still a need for proper planning to optimize the use of space in building 454. The service process for building 454 is carried out by the Unit Pelayanan Kelas (UPK). The Room service process carried out by UPK is currently still being perform conventionally, there is no system that manages the monitoring process of the room in building 454. This monitoring system was built using PhP and Mysql Database. As for the android application built using Android Studion. Building 454 Room Monitoring System displays existing room data in Building 454 with 4 color conditions: white indicates empty space, green indicates used space, red indicates unsuitable space, and yellow indicates scheduled space. The Room Service of Building 454 Monitoring System displays the condition of existing facilities in the room that have been entered through an Android-based application and provides information on room usage reports in the Banyuwangi State Polytechnic building 454 which is managed by a website-based monitoring system application.
Desain Dan Fabrikasi Antena Cross Planar Pada Frekuensi 2,4 GHz Untuk Aplikasi Wireless Local Area Network
Mochammad Taufik
JURNAL ELTEK Vol 11 No 1 (2013): ELTEK Vol 11 No 1
Publisher : Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (699.59 KB)
Antena Cross Planar merupakan merupakan pengembangan dari jenis antena mono pole yang memiliki Bandwith (BW) sangat lebar, sehingga antena tersebut sangat sesuai digunakan pada komunikasii nirkabel antara lain: Wireless Local Area Network (WLAN), Wi-Max dan komunikasi sejenis. Tujuan penelitian ini adalah mendesain dan membuat antena Cross Planar untuk aplikasi komunikasi WLAN dengan BW minimal 500 MHz. Metode yang digunakan adalah membandingkan Nilai parameter hasil desain, hasil simulasi menggunakan software IE3D dan hasil pengukuran parameter-parameter antena. Hasil simulasi dan pengukuran pada frekuensi pusat 2.4GHz didapatkan nilai perameter yang sesuai dengan syarat sebuah antena antara lain : RL simulasi = -9.68 dB, RL pengukuran = -16.9 dB ; VSWR simmulasi =1,97, VSWR pengukuran = 1,33 ; faktor pantulan I I = 0,33 ; Gain simulasi = 2.31 dBi, Gain pengukuran 2,55 dBi dan polaradiasi omni directional, polarisasi linier vertikal. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil simulasi menggunakan simulator IE3D didapatkan bahwa parameter RL, VSWR, faktor pantulan I I, Gain serta polardiasi dan polarisasi sesuai dengan nilai parameter antena, sehingga layak digunakan dalam implementasi sesunggunya.
Rancang bangun inverter 12v-dc ke 220v-ac 500 watt sebagai media praktikum mahasiswa
Mohammad Luqman;
Herwandi Herwandi;
Denda Dewatama
JURNAL ELTEK Vol 18 No 2 (2020): ELTEK Vol 18 No 2
Publisher : Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (525.808 KB)
|
DOI: 10.33795/eltek.v18i2.245
Penelitian ini bermula dari banyaknya mahasiswa pada program studi teknik Elektronika yang membuat inverter dalam tugas akhir/ skripsi mereka. Berdasarkan informasi dan pengamatan yang ada di tengarai mayoritas alat tidak berhasil dengan baik. Pada penelitian ini dibuat inverter dengan menggunakan 4 macam modul kontrol dan rangkaian switching transistor yang berbeda. Parameter yang di amati adalah bentuk gelombang dan level tegangan sinyal luaran . Hasil yang didapat pada penelitian ini, umumnya modul kontrol inverter yang ada di pasaran menggunakan IC CD-4047-BE dengan hasil luaran berupa gelombang kotak, dan IC ATMEGA 8-16PU dari ATMEL dengan hasil berupa gelombang sinusoida tidak sempurna (75%). Untuk modul kontroller EGS-900 yang menggunakan EGS-002 sebagai kontrol utama memberikan hasil luaran berupa gelombang SPWM dengan masukan berupa tegangan 24V DC, sesudah melewati transformator penaik tegangan hasilnya berupa gelombang sinusoida murni dengan tegangan sekitar 220V dengan frekuensi 50 Hz This research stems from the large number of students in the Electronics engineering study program who make inverters in their final project / thesis. Based on the information and observations available, the majority of the tools did not work properly. In this research, an inverter is made using 4 kinds of control modules and different transistor switching circuits. The parameters observed were the waveform and voltage level from the output signal. The results obtained in this study, generally inverter control modules on the market use IC CD-4047-BE with the output in the form of a square wave, and IC ATMEGA 8-16PU from ATMEL with the result in the form of imperfect sinusoid waves (75%). For the EGS-900 controller module, which uses EGS-002 as the main control, it gives an output in the form of an SPWM wave with an input in the form of 24V DC voltage, after passing through the step-up transformer the result is a pure sine wave with a voltage of about 220V with a frequency of 50 Hz.
Zabbix Network Monitoring Sebagai Perangkat Monitoring Jaringan Di SKPD Kota Malang
Dwi Wijonarko
JURNAL ELTEK Vol 12 No 1 (2014): ELTEK Vol 12 No 1
Publisher : Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (584.85 KB)
Sistem Monitoring Jaringan adalah sebuah sistem yang membantu para operator dan administrator jaring yang bertugas mengawasi dan mengelola jaringan komputer pada sebuah instansi. Dengan menggunakan sistem yang akan diimplementasikan dalam penelitian ini, proses monitoring jaringan komputer dapat dilakukan tanpa harus berada dalam lingkup jaringan atau dengan kata lain, bisa dimonitor jarak jauh dimanapun dan kapanpun selama terhubung jaringan Internet. Dengan adanya Network Monitoring System ini, dalam jangka panjang diharapkan sebagian besar dinas dan instansi di Kota Malang yang terhubung dengan jaringan Dinas Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) Kota Malang sudah menerapkan sistem jaringan Internet yang terintegrasi dan termonitor dengan baik. Hasil pengujian menggunakan Zabbix Network Monitoring, menghasilkan data secara realtime mengenai suhu, kecepatan transfer data dan ketersediaan sumber daya.
Metode PID untuk pengkondisian suhu pada bedplate di pencetak 3D 2x2x2 meter
Budhy Setiawan;
Purusa Tama;
Delila Cahya
JURNAL ELTEK Vol 19 No 1 (2021): ELTEK Vol 19 No 1
Publisher : Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (338.789 KB)
|
DOI: 10.33795/eltek.v19i1.284
ABSTRAK 3D Printer mulai digunakan di dalam dunia industri Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, karena dengan meggunakan 3D printer pembuatan prototype yang biasanya memakan waktu cukup lama dapat dibuat dalam waktu yang lebih singkat. Pada pembuatan 3D Printer Bedplate bisa dibilang salah satu bagian terpenting dari 3D printer, karena tidak akan bisa mencetak dengan baik tanpa itu. Fungsi utama Bedplate sendiri yaitu sebagai tempat alas cetak selama proses mencetak berlangsung. Terdapat banyak variasi Bedplate dengan menggunakan permukaan yang berbeda, karakteristik termal yang berbeda dan ukuran yang berbeda. Bedplate yang dijual secara universal memiliki ukuran kurang dari 50 cm sehingga jika ingin mencetak obyek dengan ukuran lebih dari 50 cm diperlukan bedplate dengan ukuran lebih dari 50 cm. Pada penelitian ini untuk mencetak obyek menggunakan Bedplate dengan ukuran 1 x 2 meter yang terbuat dari bahan kaca dan untuk filament menggunakan bahan biji plastik high density polyethylene (HDPE). Filament HDPE cenderung memiliki daya rekat yang buruk pada permukaan. Pada bahan cetak 3D Printer menggunakan Bahan high density polyethylene (HDPE) diperlukan suhu Konstan 65°C secara merata pada Bedplate agar bahan cetak dapat menempel dengan baik pada Bedplate.Untuk menghasilkan hasil cetakan yang baik, suhu Bedplate harus dikontrol dengan tepat dengan menggunakan Metode Proportional Intergral Deferential (PID), suhu terbaik Bedplate untuk Untuk proses penempelan bahan high density polyethylene HDPE adalah sebesar 65°C ABSTRACT 3D Printer began to be used in the indonesian industrial world in recent years, because by using 3D printers that usually take a long time can be made in a shorter time. In the manufacture of 3D Printer Bedplate is arguably one of the most important parts of 3D printers, because it would not be able to print well without it. The main function of Bedplate itself is as a printing base during the printing process. There are many variations of Bedplate using different surfaces, different thermal characteristics and different sizes. Bedplate sold universally has a size of less than 50 cm so if you want to print objects with a size of more than 50 cm is required bedplate with a size of more than 50 cm. In this study to print objects using Bedplate with a size of 1 x 2 meters made of glass and for filament using high density polyethylene (HDPE) plastic seed material. HDPE filaments tend to have poor adhesence on the surface. In 3D printing materials Printers use high density polyethylene (HDPE) materials required Constant temperature of 65 °C evenly on the Bedplate so that the print material can stick well to the Bedplate.To produce a good print result, the temperature of Bedplate must be controlled precisely by using the Proportional Intergral Deferential Method (PID), the best temperature bedplate for the process of attaching materials High density polyethylene HDPE material is 65 °C.
Desain Teknologi MPPT ( Maximum Power Point Tracker ) Berbasis Fuzzy Logic Pada Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Yang Terhubung Grid
Machmud Effendy
JURNAL ELTEK Vol 14 No 1 (2016): ELTEK Vol 14 No 1
Publisher : Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (398.815 KB)
Berdasarkan data dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral tahun 2006, Indonesia mempunyai potensi energi angin sebesar 9.29 GW dan sudah terpasang sebesar 0.0005 GW. Saat ini pemerintah telah mengeluarkan roadmap pemanfaatan energi terbarukan yang menargetkan kapasitas terpasang hingga tahun 2025 mencapai 17%. Ada beberapa cara untuk meningkatkan kapasitas daya listrik Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTB) yaitu dengan menambah jumlah pembangkit, namun cara ini cukup mahal, karena harus membangun pembangkit baru. Dalam penelitian ini, digunakan teknologi MPPT untuk menaikkan efisiensi PLTB dengan cara mencari daya listrik maksimum pada kecepatan angin yang telah ditentukan, dan untuk menghasilkan nilai duty cycle dan mempercepat tanggapan system digunakan kontrol fuzzy. PLTB ini juga dilengkapi dengan sistem On-Grid, artinya produksi daya listrik PLTB dapat ditransfer ke jaringan listrik PLN, sehingga akan membantu meningkatkan rasio elektrifikasi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi MPPT mampu menaikkan efisiensi PLTB dari 65% menjadi 80%. Daya aktif yang mampu ditansfer oleh PLTB saat kecepata angin 6meter/detik ke sistem grid sebesar 925 Watt dan daya rekatif sebesar -921 watt.
Penerapan Gelombang Ultrasonik Untuk Pengeras Suara Terarah
Aad Hariyadi;
Amira Tyar Anodya;
Rizki Wijayanti;
Mochammad Taufik
JURNAL ELTEK Vol 14 No 2 (2016): ELTEK Vol 14 No 2
Publisher : Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (466.486 KB)
Suara yang tidak ingin didengar merupakan gangguan bagi orang lain. Penggunaan suatu speaker yang bisa diarahkan ke suatu daerah secara tepat tanpa mengganggu daerah lain disekitarnya merupakan cara yang tepat untuk memfokuskan suara yang akan dikirimkan. Sistem pengeras suara terarah dapat memfokuskan suara pada lokasi yang diinginkan tanpa mengganggu daerah lain. Suara yang digunakan menggunakan frekuensi tinggi ultrasonik yang diaplikasikan untuk tata suara terarah. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan gelombang ultrasonik dalam penerapannya untuk menyearahkan gelombang suara pada satu daerah tertentu.Tweeter ultasonik Tweeter OKAY II dapat beroprasi pada frekuensi 10 kHz sampai 35 kHz dipasang secara array dengan menggunakan 30 buah tweeter dengan tata letak tertentu sesuai analisa gelombang yang dilakukan. Osilator ultrasonik menghasilkan frekuensi 28 kHz dan sumber informasi dengan frekuensi 1kHz sampai 3kHz. Gelombang dimodulasi amplitudo yang dipancarkan oleh tweeter memiliki indeks modulasi 82% yang akan berinteraksi secara nonlinier di udara. Pancaran frekuensi ultrasonik dari pemancar memiliki beam 30o, dan pancaran audio dari pemancar memiliki beam 20o.
Pemodelan dan simulasi kinematika robot swerve 4 roda
Indrazno Siradjuddin;
Sapto Wibowo;
Arta Ainur Rofiq
JURNAL ELTEK Vol 20 No 1 (2022): ELTEK Vol 20 No 1
Publisher : Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (918.165 KB)
|
DOI: 10.33795/eltek.v20i1.301
Pemodelan kinematika berperan penting dalam mengontrol perpindahan robot. Perpindahan robot tidak semata menentukan koordinat awal dan akhir, tetapi juga menentukan kecepatan masing-masing motor yang dibutuhkan untuk mencapai posisi yang diinginkan. Pada penelitian ini, pengembangan algoritma kontrol kinematika untuk mengontrol pergerakan diterapkan pada robot swerve 4 roda. Hal ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengerakan robot dengan kecepatan aktuaktor pada ruang 2 dimensi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode motion rigid body analysis. Metode ini digunakan untuk menganalisis hubungan antara pergerakan robot dengan kecepatan aktuaktor kemudian, diimplementasikan pada posisi tujuan yang bersifat diam dan bergerak. Skenario pengujian dilakukan untuk memvalidasi performa dari kontrol algoritma yang ditawarkan dengan cara simulasi, dimana berbantuan bahasa pemrograman python. Hasil simulasi yang ditampilkan bahwa, robot dapat bergerak dari posisi awal menuju posisi tujuan baik pada target diam mapunu bergerak. Target diam, robot mampu bergerak dengan membentuk jalur secara linier menuju posisi rujuan dan target bergerak, robot mampu bergerak dengan membentuk jalur dengan pola angka delapan. Dari hasil simulasi tersebut didapatkan bahwa, efektivitas dari metode rigid body analysis mampu mengatasi permasalahan yang ditawarkan dimana robot mampu bergerak menuju target yang diam dan bergerak dengan pemodalan kinematika yang telah dirancang. Kinematic modeling plays an important role in controlling movement of the robot. Movement of the robot not only determines the start and end coordinates, but also determines the speed of each motor needed to reach the desired position. In this research, the development kinematic control algorithm to control movement of 4-wheel swerve robot. This aims to determine the relationship between the movement of the robot with the speed of the actuator in 2 dimensional space. The method used in this research is motion rigid body analysis. This method is used to analyze the relationship between movement robot with speed of the actuator then, implemented at the destination position which is static and dynamic. The test scenario was carried out to validate the performance of the control algorithm offered by simulation, which was assisted by the python programming language. The simulation results show that the robot can move from its initial position to its destination position, both on static and dynamic targets. The target is static, the robot is able to move by forming a linear path to the target position and the target is dynamic, the robot is able to move by forming a path with a figure eight pattern. From the simulation results, it was found that the effectiveness of the rigid body analysis method was able to overcome the problems offered. Where the robot is able to move towards a static and dynamic target with the kinematics modelling that has been designed.
STUDI PERENCANAAN PROTOTIPE SISTEM OTOMASI METERING GARDU INDUK MENGGUNAKAN KONSEP HUMAN MACHINE INTERFACE
Irwan Heryanto Eryk;
Slamet Nurhadi
JURNAL ELTEK Vol 16 No 1 (2018): ELTEK Vol 16 No 1
Publisher : Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1327.965 KB)
|
DOI: 10.33795/eltek.v16i1.84
This research is studying the automation of substation monitoring system especially in metering equipment. It was aimed to plan and implemented the substation design that monitored with SIMATIC WinCC program. The equipments are PLC, PM-710, SIMATIC WinCC, Movicon, relay, MCB, CT and Transformers. It used 3 phase power supply connected to several load of Resistor (R),Inductor (L), and Capacitor (C). PM-710 was used to measure the outgoing load datas that connected and saved to Personal Computer (PC). The experiment were using the varied load. Base on the module, the power substation simulated with WinCC and the reading metering datas such as real power, apparent power and power factor also frequency by MOVICON that displayed in the PC monitor.