Articles
259 Documents
Pelatihan Pengisian Beban Kerja Dosen (BKD)/Laporan Kinerja Dosen (LKD) bagi Dosen Universitas Muhammadiyah Jambi pada Fakultas Sains dan Teknologi
Dani, Rian;
Hierdawati, Trie;
Wiarta, Iqra
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jppmi.v2i1.230
Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan yang tugas utamanya mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sertifikasi dosen adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada dosen untuk meningkatkan kesejahteraan dosen untuk mendorong mereka untuk terus meningkatkan profesionalisme mereka. Sertifikat pendidik yang diberikan kepada dosen sebagai bagian dari proses sertifikasi merupakan bukti formal pengakuan dosen sebagai tenaga profesional pada jenjang pendidikan tinggi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan Beban Kerja Dosen (BKD)/Laporan Kinerja Dosen (LKD) bagi dosen Universitas Muhammadiyah Jambi (UM Jambi) untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan dosen untuk dapat menyelesaikan Beban Kerja Dosen (BKD)/Laporan Kinerja Dosen (LKD) setiap semester sesuai pedoman BKD/LKD 2019. Dalam ruang lingkup di atas, tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu dosen Universitas Muhammadiyah Jambi (UM Jambi) dalam menyusun Beban Kerja Dosen (BKD)/Laporan Kinerja Dosen (LKD) semester genap T.A 2021/2022.
EDUKASI GIZI DAN PENILAIAN STATUS GIZI LANSIA DI DESA KARANGASEM SUKOHARJO
Retno Dewi Noviyanti;
Agung Setya Wardana;
Hervina Tyas Anggreini;
Dewiyanti Fitria
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Juni: Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jppmi.v1i1.233
Status Gizi merupakan unsur yang sangat penting bagi kesehatan lansia. Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 50 tahun ke atas dan rentan terhadap gizi. Asupan energi yang cukup dan seimbang memegang peranan yang sangat penting dalam status gizi dan kesehatan lansia dalam jangka panjang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan gizi lansia dan mengukur status gizi lansia. Kegiatan sosialisasi masalah gizi lansia telah dilakukan di Desa Karangasem, Sukoharjo yang diikuti oleh 29 lansia dengan rentang usia 50-65 tahun. Ada dua kegiatan utama yaitu edukasi gizi pada lansia menggunakan media leaflet dan power point, dan mengukur status gizi berdasarkan berat badan menggunakan timbangan digital stamping dan tinggi badan menggunakan microtoa kemudian menghitung indeks massa tubuh atau IMT untuk mengetahui status gizi di. dari pretest dan posttest yang dilakukan pada saat pemberian pendidikan gizi terjadi peningkatan pengetahuan pada lansia. Ditemukan juga bahwa rata-rata kategori status gizi lansia adalah obesitas. Hal ini tidak berbanding lurus dengan hasil pretest dan posttest yang menunjukkan tingkat pengetahuan lansia rata-rata berada pada kategori baik. Upaya yang perlu dilakukan adalah pengaturan jenis dan pola makan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh lansia. Dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi dan penilaian status gizi sangat penting karena dapat meningkatkan derajat kesehatan lansia. Adanya pendidikan gizi dan pengkajian status gizi dapat memberikan pemahaman tentang jenis dan pola asupan gizi yang tepat pada lansia.
Upaya Pembuatan Jalur Evakuasi Dan Titik Kumpul Pada Rumah Tahanan Kelas IIB Blora
Alvionita Damayanti
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jppmi.v2i1.243
program upaya pembuatan jalur evakuasi dan Titik Kumpul (Assembly Point) di Rumah Tahanan Kelas IIB Blora bertujuan untuk mendukung Permen PUPR No.14 Tahun 2017 tentang persyaratan kemudahan bangunan gedung dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Jalur evakuasi dan titik kumpul ini didesain untuk kasus darurat seperti kebakaran, gempa bumi, dan situasi darurat lainnya. Fasilitas ini menyediakan petunjuk evakuasi dan titik kumpul yang memudahkan seluruh pengguna layanan di Rumah Tahanan Kelas IIB Blora untuk mencari tempat yang aman dan berkumpul di titik kumpul setelah proses evakuasi. Tujuan dari pembuatan jalur evakuasi dan titik kumpul (Assembly Point) di Rumah Tahanan Kelas IIB Blora adalah untuk menyusun rencana tanggap darurat yang praktis, sederhana, dan mudah dimengerti, yang dapat membantu mencegah atau meminimalkan cidera, kerusakan aset, dan kerugian material akibat dari berbagai bentuk dan tingkat resiko atau bahaya di tempat kerja. Meskipun tempat kerja yang sepenuhnya aman dari keadaan darurat sulit dicapai, rencana tanggap darurat yang matang dapat menormalisasi situasi dan menyelamatkan banyak nyawa. Lokasi titik kumpul yang jelas merupakan bagian penting dari perencanaan tersebut. Kegiatan ini diawali dengan melakukan koordinasi bersama pejabat struktural dan Pembimbing Kegiatan sehingga dapat ditentukan kepastian waktu dan tempat yang tepat untuk mengadakan program di Rumah Tahanan Kelas IIB Blora.
Penyuluhan Pembuatan Puding Jagung Manis Bagi Siswa SMK Negeri 1 Bawen Kapubaten Semarang
Elly Yuniarti Sani;
Dewi Larasati;
Aldila Sagitaning Putri
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jppmi.v2i1.252
Jagung manis (Zea Mays Saccharata) adalah jenis jagung yang disukai oleh masyarakat, karena lebih mudah untuk dikonsumsi, yaitu dengan cukup direbus atau dibakar saja (Eldiani Tolan, 2019). Tujuan dari penyuluhan ini adalah memberikan pengetahuan dan ketrampilan membuat puding dari jagung manis kepada siswa jurusan Agribisnis Hasil Pertanian SMK Negeri 1 Bawen. Metode kegiatan penyuluhan pembuatan puding jagung untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan membuat puding dari jagung manis dengan metode : a. Metode ceramah. b. Metode Praktek. c. Metode tanya jawab, digunakan untuk memberikan tanggapan kepada peserta tentang materi yang telah disampaikan d. Evalusi dengan memberikan pre test dan post test. Setelah pelaksanaan menunjukkan bahwa sasaran yaitu siswa dan siswi SMK Negeri 1 Bawen bertambah ilmu pengetahuannya dan mampu mengolah jagung menjadi puding jagung manis. Berdasarkan tanya jawab, wawancara dan quisioner yang dibagikan sebelum dan setelah kegiatan menujukkan bahwa : Setelah pelaksanaan menujukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta penyuluhan meningkat 77 % tentang cara pengolahan jagung manis, Pengetahuan tentang pembuatan jagung manis menjadi puding menujukan bahwa ada peningkatan 72 % dan Pengetahuan olahan jagung manis lainnya menujukkan bahwa terdapat peningkatan 74 % setelah penyuluhan. Simpulan yang dapat diambil dari kegiatan penyuluhan ini adalah (1) Kegiatan penyuluhan pembuatan puding jagung manis meningkatkan ketrampilan para peserta (2) Respon yang diberikan oleh peserta penyuluhan menujukkan minat yang cukup memuaskan dan ada keinginan untuk menerapkan pengetahuan yang baru diperolehnya untuk disosialisasikan dilingkungan sekitar.
Pengenalan Kosa Kata dan Tata Bahasa Inggris Dengan Menggunakan Grammar Translation Method Kelas VII SMP Negeri Gudang Arang Merauke
Marnina Marnina;
Angla F Sauhenda
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jppmi.v2i1.272
The implementation of this community service activity was carried out in class VII SMP Negeri Gudang Arang Merauke with a total of 20 participants. It is hoped that these students can understand and know English as a foreign language and as an effort to increase interest, motivation, will, and interest. Students in learning English in the field of education. This service contributes to learning English, especially for beginners (Young Learners) as an effort to increase students’ interest in learning English. In addition, this activity contributes to realizing education in Junior High School (SMP) to foster students’ interests and talents and motivation in learning English and as an effort to provide an introduction to English for the beginner level (Young Learners). This service is carried out in the form of a workshop which includes socialization in the form of training/introduction and mentoring. The material for the service activities is divided into two, namely exposure to motivational material interest in learning English and introduction to English vocabulary and grammar to be able to read texts in English. The expected goals of this service are: 1) increasing students’ knowledge and understanding of how to learn English is easy; 2) increasing students’ skills in English and students being able to understand reading material well. From the whole series of community service activities, the main hope is an improvement. Improving conditions from not knowing, not understanding to very understanding, and from low be high in terms of interest, motivation, willingnesss and interest of sudents in learning English especially English vocabulary and grammar
Pendampingan Pemasaran Melalui Marketing Mix 4p Pada Produk UMKM dalam Menarik Minat Konsumen
Irmayanti Irmayanti;
Yunisari, Ulfa; Suriyati, Suriyati
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jppmi.v2i1.111
Marketing strategy is an effort made by a businessman in introducing his product to achieve the desired goals by developing competitive advantages and efforts used to generate profits. The marketing strategy is very important for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in marketing their products. Where in marketing management there are four marketing strategies through the Marketing Mix, namely product, price, place and promotion. The purpose of implementing a marketing strategy through Marketing Mix is to increase product sales and provide an understanding of marketing strategies in order to solve specific problems in marketing. This community service activity was carried out in the Bojo Environment, Awang Tangka Village, Kajuara District, Bone Regency. The results achieved in this activity were an increase in image and sales as well as an increase in knowledge and insight regarding marketing strategies at Mrs. Asriani's MSMEs Pastry Business. The method used in this activity is the socialization method of implementing marketing strategies by utilizing brochures as learning materials.
Pendampingan Penguatan Literasi Dalam Pembelajaran Amancalistung di Pendidikan Anak Sekolah Dasar
Boyani, Novita M;
Seran, Mikhaela D;
Tani, Desy F N;
Kuabib, Stevy L;
Tinenti, Kanisius F;
Fromin, Juliano K D;
Leku, Oktovianus R;
Edo, Sanry M Ratu;
Fahik, Yuliana K;
Ragat, Efrilianus;
Bulu, Petrus F;
Neonbanu, Mariana G E;
Lisnahan, Melania;
Darwis, Isdora V;
Sogara, Yohanes Umbu
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jppmi.v1i4.170
Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pendampingan penguatan literasi untuk mendorong niat belajar dan mengajarkan anak-anak sekolah dasar dalam mengembangkan potensi membaca, menulis dan berhitung. Peningkatan pemahaman ini dapat membantu mereka saat menempuh pendidikan di bangku sekolah maupun untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Kegiatan ini dilaksanakan selama sebulan pada bulan Juli sampai Agustus 2022 bertempat di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat dilaksanakan oleh 14 Mahasiswa KKNT-PPM Unwira tahun 2022 dengan menggunakan metode ceramah dan praktek langsung. Pada kegiatan ini mahasiswa menjalankan program AmanCalistung singkatan dari adikku mantap membaca, menulis, dan berhitung. Kegiatan amancalistung yang dilakukan membantu anak-anak ini secara bertahap dalam membaca, menulis dan berhitung. Amancalistung yang dibawakan tidak selalu terfokus untuk belajar namun diajari pula untuk menyanyi agar peserta didik tidak cepat bosan dan konsentrasi untuk belajar masih terarah sehingga hasil dari pengabdian ini peserta didik mampu membaca dengan jelas, menulis dengan baik dan berhitung dengan benar.
Pemanfaatan Media Online Quizizz dalam Optimalisasi Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (Studi Kasus SMA Negeri 5 Balikpapan)
Kinanthi Nur Afifah Anastasya Rusmawan;
Maharani Ikaningtyas
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jppmi.v2i2.363
Current technological developments are closely related to the millennial generation learning system and from elementary schools to tertiary institutions. This phenomenon is closely related to the use of learning software based on information and communication technology. Technology development with the Quizizz application is the right choice because Quizizz makes learning fun, challenging and interactive and adds to the knowledge, education and creativity of participating educators. A paradigm shift where learning develops with the application of technology that continues to grow rapidly, so it is not outdated and boring. This learning requires active learning, interactive communication and participation between students and teachers. Learning activities must also be created to achieve learning objectives.
Pelatihan Metode Cooperative Learning Dalam Pembelajaran Membaca Teks Bahasa Inggris Bagi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jambi
Wenny, Syilvia;
Dani, Rian;
Ermaini, Ermaini
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jppmi.v2i2.364
Kesulitan pembelajar dalam membaca dan memahami teks Bahasa Inggris tidak sebanyak teks Bahasa Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah karena Bahasa Inggris merupakan bahasa asing sehingga pembelajar sulit mengerti teks Bahasa Inggris. Kemudian, pada proses belajar memahami teks Bahasa Inggris, kebanyakan mahasiswa lebih mudah merasa bosan ketika menghadapi teks Bahasa Inggris, karena mereka menganggap mereka harus mengetahui arti per kata dalam teks tersebut. Lalu, kemampuan teknologi yang memanjakan mereka untuk memahami teks Bahasa Inggris juga mampu membuat mereka malas untuk mengasah keterampilan membaca. Ditambah lagi, metode klasik yang dipakai pendidik dalam mengajarkan keterampilan membaca seperti terlalu fokus pada pelafalan, terjemahan perkata, dan lain-lain. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, metode Cooperative Learning pada model Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC) menjadi solusinya. Tujuan dari ini pelatihan ini untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar mahasiswa dalam membaca keterampilan pemahaman, setelah menerapkan model CIRC. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, dapat disimpulkan bahwa CIRC dapat meningkatkan belajar mahasiswa, hasil, terutama keterampilan membaca pemahaman yang terlihat pada akhir masing-masing kegiatan.
Penyuluhan dan Deteksi Infeksi Saluran Kemih pada Pekerja Wanita
Donatila Mano S;
Nimas Berlian Betta Chantika;
Yohanes Firmansyah;
Halim Santoso
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jppmi.v2i2.365
Urinary tract infection (UTI) in women occurs when bacteria or other microorganisms infect parts of the urinary tract, such as the urethra, bladder, ureters, or kidneys. UTIs are more common in women due to the shorter anatomy of the female urethra and closer to the anal area, which allows bacteria to enter the urinary tract more easily. Community education and detection of urinary tract infections in female workers are important activities to increase awareness, prevention and early detection of this condition. Extension activities provide appropriate knowledge about the causes, symptoms, and steps to prevent UTIs. In addition, early detection through urine examination helps in finding UTI cases early and taking appropriate treatment measures. This activity brings long-term benefits, such as reducing work absenteeism and increasing productivity. By raising awareness and providing good understanding, women workers can take effective prevention measures. Community education and detection of UTIs in female workers is important for improving their health and quality of life, as well as reducing the burden that UTIs place on individuals and society as a whole.