cover
Contact Name
Arif Murtaqi Akhmad MS
Contact Email
arifakhmad@ung.ac.id
Phone
+6285399628831
Journal Mail Official
itp@ung.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie, Moutong Kabupaten Bone Bolango, 96554
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa
ISSN : -     EISSN : 29640202     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Seminar ini diselenggarakan oleh Jurusan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo. Maksud dari kegiatan ini adalah sebagai implementasi program Merdeka Belajar yang kurikulumnya terdiri dari Based Project dalam bentuk Riset Mahasiswa dan Case Method dalam bentuk Seminar
Articles 82 Documents
Pengaruh Penambahan Bubuk Kunir Putih (Curcuma mangga Val.) dan Carboxy Methyl Cellulose Terhadap Sifat Fisik, Kimia dan Tingkat Kesukaan Boba Agnes Stela Dori; Dwiyati Pujimulyani; Chatarina Lilis Suryani
Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.159 KB)

Abstract

Peningkatan asupan antioksidan dapat dipenuhi dengan cara pengkayaan aktivitas antioksidan produk yang banyak dikonsumsi masyarakat seperti boba (tapioca pearl). Salah satusumber antioksidan alami yang dapat digunakan adalah kunir putih (Curcuma Mangga Val.).Namun penambahan bubuk kunir putih dalam pembuatan boba diduga akan mempengaruhi rasa dan tekstur boba. Untuk memperbaiki tekstur dapat ditambahkan bahan pengental seperti Carboxy Methyl Cellulose(CMC).Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk kunir putihdan CMC terhadap sifat fisik kimia,dan tingkat kesukaan boba. Tahapan pembuatan boba adalah pencampuran bahan (tapioka, tepung agar-agar, gula jawa, sukrosa, bubuk kunir putih, dan CMC),pencetakan, pelapisan tapioka dan pengayakan, perebusan, dan penirisan. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan 2 ulangan perlakuan dandua faktor perlakuan yaitu penambahan bubuk kunir putih (0, 5, 10, dan 15 g) dan CMC (0; 0,5; 1,0; dan 1,5 g).Parameter yang diamati meliputi warna, tekstur, pH, dan tingkat kesukaan serta aktivitas antioksidan produk yang terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar penambahan bubuk kunir putih dan CMC maka intensitas warna kuning, kekenyalan, dan pH semakin meningkat. Boba yang paling disukai adalah boba dengan penambahan bubuk kunir putih5 g dan CMC 0,5g. Produk tersebut mempunyai warna dengan nilai L (light) 65,77; a (merah) 4,79; b (kuning) 21,59, hardness 8,10N, gumminess2,35N dan chewiness 1,31N, pH 6,07, dan aktivitas penghambatan radikal 5,67%.
KARAKTERISASI HIDROSOL BERBAHAN DASAR DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum) DENGAN MENGGUNAKAN DESTILASI UAP Indriyanti Djau; Aldi Septiadi Abdillah; Yusuf Maulana; Marleni Limonu
Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.558 KB)

Abstract

Cengkeh merupakan tanaman yang mempunyai banyak manfaat dan kegunaan di Indonesia. Cengkeh termasuk jenis tumbuhan yang memiliki batang pohon besar dan berkayu keras, tinggi mencapai 20-30 m, serta cabangnya yang lebat. Saat ini cengkeh telah dibudidayakan di bagian Indonesia seperti Jawa, Papua, Sulawesi, dan pulau-pulau lainnya.Penelitian ini menggunakan metode penyulingan uap dengan menggunakan alat destilasi uap.Dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa rendemen hidrosol yaitu 173,3%. Rendemen (%) dipengaruhi oleh waktu proses karena semakin lama penyulingan dengan waktu yang optimal, maka semakin tinggi rendemen (%) yang dihasilkan. Pada hasil uji organoleptik warna dan aroma pada hidrosol didapatkan nilai warna 4,30 dan aroma 4,27.Hal ini dikarenakan warna dan aroma pada minyak daun sereh memiliki warna dan aroma khas dari daun sereh.
UJI KARAKTERISTIK SIFAT FISIK, KIMIA DAN ORGANOLEPTIK PADA KUE TRADISIONAL KU'U DARI TEPUNG UBI TALAS Liputo, Siti Aisa; Engelen, Adnan; Umar, Djamila Putri; Dewa, Megawati Dj; Musa, Abdul Wahid; Modanggu, Lisawati; Loa, Sinta R. Thalib; Ladjiku, Ibrahim P.; Bare, Aprilianti
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.627 KB)

Abstract

Mensubstitusi tepung talas pada pembuatan kue Ku'u dapat memberikan variasi baru pada olahan kue Ku'u, meningkatkan pemakaian bahan pangan lokal dan minat masyarakat untuk mencintai hasil pertanian lokal serta sekaligus dapat mengurangi kebutuhan akan tepung terigu impor. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hasil uji organoleptik dan hasil uji serat kue tradisinal ku'u tersubtitusi tepung umbi talas. Proses pembuatan tepung hingga kue tradisional Ku'u meliputi pencucian, pengupasan, pengirisan, pengeringan, penggilingan, pengayakan. Dilanjutkan dengan pembuatan kue Ku'u yaitu pencampuran bahan, penambahan warna makanan, diaduk, dicetak, memasukkan isian unti kelapa, dilapisi dengan daun pandan, pengukusan kue Ku'u. Metode yang dilakukan adalah metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Pada uji organoleptik, Rasa, warna, aroma dan tekstur memiliki hasil yang berbeda nyata dan signifikan antra satu sama lain.
ANALISIS MUTU IRISAN BUAH NANAS BEKU SELAMA PENYIMPANAN Yoyanda Bait; Djamila Putri Umar; Kyenky Anjelin Mokodompit; Maryam Abdullah; Lisa Wati Modanggu; Nursamsia Usman
Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.328 KB)

Abstract

Buah nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) merupakan buah yamg memilki kandungan gizi vitamin A, vitamin B12, vitamin C, vitamin E. Kandungan vitamin C dalam buah dan makanan akan rusak karena proses oksidasi oleh udara luar, terutama jika dipanaskan. Oleh karena itu, penyimpanan dilakukan pada suhu rendah (di lemari es). Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui Mutu irisan buah nanas beku selama penyimpanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu factor.Hasil dari penelitian ini memperoleh nilai Vitamin C yang mengalami penurunan pada penyimpanan 3 sampai 6 hari didalam lemari es. Namun Total Padatan terlarut mengalami kenaikan mencapai 9.0. pH yang mengalami penurunan sama halnya dengan Total Asam Tertitrasi. Pada pengujian organoleptic yaitu penampakan mengalami kenaikan skala yaitu 3.30 berbeda dengan skala lainnya yaitu Rasa, Warna dan Aroma yang mengalami Penurunan mutu sesuai penilain panelis.
ANALISIS KANDUNGAN VITAMIN C SELAMA PROSES PEREBUSAN TERHADAP SAYUR SAWI HIJAU Yoyanda Bait; Sinta R Thalib Loa; Nirmawaty Nunu; Mohamad Fadhilan Adam
Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.525 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menegtahui pengaruh pengolahan panas (Perebusan) terhadap kerusakan vitamin C pada sayur sawi. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap empat perlakuan dengan tiga kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah tanpa perebusan, perebusan selama 5 menit, 10 menit dan 15 menit. Tahapan penelitian meliputi pengampilan sampel dan preparasi sampel, pengujian vitamin C. berdasarkan analisis yang dilakuakn menunjukan bahwa nilai kadar vitamin C sawi selama proses perebusan berkisar antara 0,42 mg/100gr samapai dengan 1,27 mg/100gr. Hasil analisis sidik ragam menunjukan bahwa perlakuan tanpa perebusan memberikan pengaruh nyata terhadap kadar vitamin C sawi. Kadar Vitamin C 0 menit sebesar 1,27 mg/100g, dan mengalami penurunan menjadi 0,98 mg/100g pada perlakuan 5 menit, 0,74 mg/100g pada perlakuan 10 menit dan 0,42 mg/100g pada perlakuan 15 menit. Hasil uji Duncan menunjukan bahwa perlakuan 0 menit berbeda nayta terhadap perlakuan 10 meni dan 15 menit, dan untuk perlakuan 5 menit tidak berbedan nyata dengan perlakuan 0 menit dan 10 menit.
PEMBERIAN PERASAN DAUN BELUNTAS (Pluchea indica) SEBAGAI PESTISIDA NABATI UNTUK PENGENDALIAN HAMA (Apogonia sp) Noer Fahnessa Dako; Chairunnisah J. Lamangantjo; Yuliana Retnowati
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

abstrak
Pengaruh Penambahan Tepung Uwi Ungu (Dioscorea Alata L.) Dan Guar Gum Pada Sifat Fisik, Kimia, Dan Tingkat Kesukaan Cendol Beras Thia Friesthiana Fathurochman; Siti Tamaroh; Yuli Perwita Sari
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cendol merupakan salah satu makanan tradisional indonesia yang sudah banyak dikenal dan disukai secara luas oleh masyarakat indonesia, pada umumnya cendol dibuat dengan bahan dasar seperti tepung beras atau tepung tepungan yang terbuat dari kacang-kacangan, umbi-umbian seperti tepung uwi ungu yang dicampur dengan bahan tambahan lainnya, yaitu air, vanili, garam. Cendol memiliki tekstur yang kenyal dan pada umumnya cendol memiliki warna hijau. Cendol terbentuk karena adanya proses gelatinisasi pati pada saat proses memasaknya. Cendol dapat disajikan dengan penambahan santan dan gula merah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan cendol beras dengan penambahan tepung uwi ungu dan guar gum yang disukai panelis. Pada penelitian ini dibuat cendol beras dengan penambahan tepung uwi ungu dan guar gum, dengan perlakuan penambahan tepung uwi ungu 70%:30%, 80%:20%, 90%:10%, dan penambahan guar gum 1%, 1,5%, 2%. Analisa yang digunakan pada penelitian uji analisis fisik yaitu uji warna. Analisis kimia terdiri dari pengujian kadar air, zat padat terlarut, antioksidan, antosianin, fenol dan uji tingkat kesukaan terdiri dari parameter warna, aroma, rasa, kekenyalan, dan keseluruhan. Data yang diperoleh pada analisa fisik dianalisis secara statistik menggunakan metode Univariate Analysis of Variance dan apabila ada interaksi antar perlakuan dilakukan metode One Way Anova dengan uji beda nyata Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penambahan tepung uwi ungu dan guar gum terhadap cendol beras berpengaruh nyata terhadap uji aktivitas antioksidan dan uji tingkat kesukaan cendol. Cendol beras dengan perlakuan terbaik yang paling disukai panelis dan memiliki aktivitas antioksidan yaitu pada perlakuan tepung beras:tepung uwi ungu 70:30 dan variasi guar gum 1% yang memiliki kandungan antioksidan 25,83 %RSA, pada uji kadar air 89,32% Zat padat terlarut ( ZPT) 7,9 %, antosianin 4,05 mg/g, total fenolik 91,13 mg EGA/g bk,.
EVALUASI TINGKAT KESUKAAN, SIFAT FISIK DAN KIMIA STICK MOCAF-TERIGU YANG DIBUAT DENGAN VARIASI PENAMBAHAN BAKING POWDER DAN BUBUK KUNYIT (Curcuma domestica Val.) Nilam Andriyani; Dwiyati Pujimulyani; Ichlasia Ainul Fitri
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan produk pangan fungsional melalui makanan ringan salah satunya yaitu stick. Penggolahan stick dengan subtitusi tepung mocaf, penambahan bubuk kunyit dan baking powder diharapkan mempunyai aktivitas antioksidan dan disukai. Penelitian ini menggunakan rasio mocaf:terigu terbaik 50:50. Penelitian dilakukan dengan rancangan acak lengkap 2 faktorial. Faktor yang digunakan meliputi penambahan bubuk kunyit yaitu 5, 10 dan 15 g dan baking powder 0,15, 0,30, dan 0,45 g. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan uji statistik Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan tingkat kepercayaan 95%. Analisa stick mocaf-terigu yang dilakukan adalah uji kesukaan, analisa fisik dan kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bubuk kunyit dan baking powder mempengaruhi sifat fisik dan tingkat kesukaan stick mocaf-terigu yang dihasilkan. Stick mocaf-terigu yang disukai dihasilkan dari perlakuan penambahan bubuk kunyit 10 g dan baking powder 0,15 g yang memiliki kadar air dibawah 5%, kadar protein 11,04%, antioksidan 67,70% RSA dan 7,06 µg/g serta fenol total 26.31 mg GAE/g bk.
Karakteristik Fisik, Kimia dan Tingkat Kesukaan Snack Bar dengan Penambahan Bubuk Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) dan Variasi Lama Waktu Pemanggangan Ido Galih Saputra; Dwiyati Pujimulyani; Wisnu Adi Yulianto
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Snack bar merupakan produk yang berbentuk bar dan sebagai makanan sampingan yang dapat dikonsumsi di sela-sela waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk temulawak dengan variasi lama pemanggangan terhadap sifat fisik, kimia dan tingkat kesukaan snack bar. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dua faktor. Faktor pertama merupakan variasi penambahan bubuk temulawak sebesar 2, 4, dan 6 %. Kedua merupakan variasi lama waktu pemanggangan dengan suhu 1200C variasi waktu 20, 25, dan 30 menit. Snack bar dianalisis sifat fisik, kimia dan serta tingkat kesukaan. Data yang diperoleh dilakukan dengan analisis statistic dengan tingkat kepercayaan 95% dan apa bila diperoleh beda nyata antara perlakuan dilanjutkan dengan Duncan Multriple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan bubuk temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) dengan variasi lama waktu pemanggangan mempengaruhi sifat fisik dan tingkat kesukaan snack bar. Snack bar terpilih yaitu penambahan bubuk temulawak 6% dengan lama pemanggangan 25 menit yang memiliki kadar air 4,9 %, kadar protein 6 %, fenol total 4,5 mg EAG/g, dan aktivitas antioksidan DPPH 31 %RSA, antioksidan Frap 5,15 mg Efero/g.
Efektivitas Ekstrak Daun Pandan (Pandanus amaryllifolius) Terhadap Mortalitas Dalam Pengendalian Kepik Hijau ( Nezara viridula L ) Sri Delviyanti Lihawa; Chairunnisah J Lamangantjo; Yuliana Retnowati
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandan Wangi adalah sejenis tanaman monokotil dari keluarga Pandanaceae yang memiliki aroma  wangi yang khas. Pandan Wangi merupakan tanaman rindang rendah, tingginya sekitar dua meter.  Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dan kuantitatif.  Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis  deskriptif kualitatif objektif dengan menggunakan angka dan metode yang digunakan adalah  metode eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat kematian hewan uji yang diberi  perlakuan, uji ANOVA untuk melihat nilai signifikansi, serta LD50 dan LT50. Hasil yang  diperoleh melalui penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian sari daun beluntas pada kumbang  malam (Apogonia sp.) dapat memberikan efek.