cover
Contact Name
Arif Murtaqi Akhmad MS
Contact Email
arifakhmad@ung.ac.id
Phone
+6285399628831
Journal Mail Official
itp@ung.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie, Moutong Kabupaten Bone Bolango, 96554
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa
ISSN : -     EISSN : 29640202     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Seminar ini diselenggarakan oleh Jurusan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo. Maksud dari kegiatan ini adalah sebagai implementasi program Merdeka Belajar yang kurikulumnya terdiri dari Based Project dalam bentuk Riset Mahasiswa dan Case Method dalam bentuk Seminar
Articles 87 Documents
Penambahan Tepung Cangkang Kepiting Soka (Scylla serrata) Dan Tepung Cangkang Rajungan (Portunus pelagicus) Pada Pembuatan Stik Bawang Difa Nafisatur Roshifa; Adinda Alifya Puspita; Dzatul Kahfi Salim Mughofar; Tiaraning Pitaloka Dewi; Dani Satrio Wicaksono; Iffah Muflihati; Sari Suhendri; Rizky Mulyani Dwi Ujianti
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cangkang rajungan dapat menimbulkan masalah lingkungan sehingga harus ada upaya yang diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut. Kepiting soka merupakan jenis kepiting yang memiliki cangkang yang lunak sedangkan rajungan memiliki ciri cangkang yang keras dan daging yang dihasilkan cukup sedikit dibandingkan dengan jenis kepiting lainnya. Kedua jenis kepiting inilah yang digunakan dalam penelitian ini sebagai faktornya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan karakteristik stik bawang dengan penambahan berbagai jenis tepung cangkang kepiting. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) menggunakan 3 sampel yaitu tepung kepiting soka, tepung rajungan dan tepung kepiting soka dan tepung rajungan dan diulang sebanyak 3 kali. Sifat kimia stik bawang yng dihasilkan memiliki nilai rata-rata kadar air antara 3 hingga 4,37% dan rata-rata kadar abu berkisar 2,09-5,81%. Uji deskriptif menunjukkan perbedaan yang nyata dengan kontrol antara atribut warna cokelat, kecerahan, aroma kepiting, tekstur berpasir, dan flavor kepiting. Sedangkan parameter rasa asin, aroma tepung, dan kerenyahan tidak berbeda nyata. Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa produk stik bawang dengan penambahan cangkang kepiting soka merupakan stik yang paling disukai oleh panelis
Pengaruh Variasi Rasio Labu Kuning (Cucurbita moschata), Tapioka Dan Tempe Serta Suhu Pengeringan Terhadap Sifat Fisik, Kimia, Dan Tingkat Kesukaan Bubur Instan Syahrul Saeroji; Agus Slamet; Bayu Kanetro
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bubur instan merupakan makanan dengan bahan berbasis sereal yang dapat dikonsumsi dari berbagai kalangan usia. Pembuatan bubur instan dilakukan menggunakan campuran variasi rasio labu kuning, tapioka dan tempe serta suhu pengeringan sehingga mengandung gizi yang tinggi dan bahan yang relatif murah. Tujuan penelitian untuk mengetahui variasi rasio labu kuning, tapioka dan tempe serta suhu pengeringan terhadap sifat fisik, kimia, serta tingkat kesukaan pada bubur instan yang memenuhi syarat serta disukai panelis. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial. Faktor perlakuan pada penelitian ini adalah variasi rasio labu kuning, tapioka dan tempe 1:1:1, 2:1:1, dan 3:1:1 dan variasi suhu pengeringan 130oC, 140oC, dan 150oC. Bubur instan yang dihasilkan dilakukan uji fisik, tingkat kesukaan dan analisis kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, variasi rasio labu kuning dan tempe serta suhu pengeringan berpengaruh nyata terhadap sifat fisik dan tingkat kesukaan bubur instan. Bubur instan yang disukai adalah bubur instan dengan variasi rasio labu kuning, tapioka, dan tempe 1:1:1 serta suhu pengeringan 130oC yang menghasilkan kadar air 8,44%, kadar abu 0,65%, kadar protein 18,91%, aktivitas antioksidan 39,01%RSA, total fenol 10,13 mg EAG/g, dan kadar beta karoten 36,22 µg/g.
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KELUHAN GANGGUAN KULIT PADA PETUGAS PENGANGKUT SAMPAH Tri Septian Maksum; Rahayu M Sahari
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan material sisa aktivitas manusia atau proses alamiah yang tidak diinginkan, yang berdampak bagi lingkungan dan kesehatan. Petugas pengangkut sampah menjadi salah satu pekerjaan yang berisiko terhadap gangguan kulit akibat paparan langsung dengan material sampah dan tanpa penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai standar. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan personal hygiene dengan keluhan gangguan kulit pada petugas pengangkut sampah di Kota Gorontalo. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi berjumlah 120 orang dan sampel sejumlah 74 orang yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paling banyak responden dengan personal hygiene tidak baik (66,2%), serta 60,8% mengalami keluhan gangguan kulit, seperti gatal-gatal, bentol-bentol, dan adanya bercak putih atau kecokelatan pada kulit. Ada hubungan personal hygiene dengan keluhan gangguan kulit pada petugas pengangkut sampah di Kota Gorontalo (p=0,018). Diharapkan petugas pengangkut sampah di Kota Gorontalo agar senantiasa menjaga personal hygiene, rutin memeriksakan kesehatannya ke fasilitas pelayanan kesehatan, dan menggunakan APD sesuai standar saat bekerja.
Pengaruh Sanitasi Terhadap Cemaran Bakteri pada Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) di Pasar Sentral Kota Gorontalo Iqfina Fatima; Arif Murtaqi Akhmad Mutsyahidan; Ni Kadek Yulia Trisnawati; Nur’Indah Parwansyah Sangketa; Lisna Ahmad; Suryani Une; Sakinah Ahyani Dahlan
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh sanitasi terhadap ucemaran mikroba pada ikan tongkol di Pasar Sentral kota Gorontalo, 2) kandungan kadar air terhadap ikan tongkol di Pasar Sentral kota Gorontalo 3) nilai pH pada ikan tongkol di Pasar Sentral Kota Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan sampel diambil pada 3 lokasi di Pasar Sentral kota Gorontalo dengan metode teknik sampling acak sederhana. Hasil penelitian yang dilakukan menggunakan media selektif Nutrient Agar (NA)  didapat nilai rata-rata TPC pada pedagang S1 yaitu, 1,98 x 105 CFU/g, S2 yaitu, 2,05 x 105 CFU/g, dan S3, yaitu 2,45 x 105 CFU/g, hal ini disebabkan oleh masalah sanitasi lingkungan pasar Sentral yang kurang baik. Nilai kadar air pada pedagang S1, yaitu sebanyak 56,21%, S2 sebanyak 63,70%dan S3 sebanyak 67,92%. Nilai rata-rata pH pada pedagang S1 yaitu 5,95, S2 yaitu 6,02 dan S3 yaitu 6,03. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia, ikan tongkol yang dijual di Pasar Sentral Kota Gorontalo masih layak dikonsumsi.
Sifat Fisik Kimia dan Tingkat Kesukaan Bubur Instan dengan Variasi Rasio Mocaf, Labu Kuning (Cucurbita moschata), dan Tempe serta Suhu Pengeringan Nida Diana; Agus Slamet; Bayu Kanetro
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bubur instan merupakan produk pangan pengganti nasi yang sebelumnya telah mengalami proses pengolahan sehingga dalam penyajiannya tidak memerlukan proses pemasakan. Pemanfaatan mocaf, labu kuning dan tempe sebagai bahan baku pembuatan bubur instan merupakan diversifikasi pangan. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan bubur instan dengan variasi rasio mocaf, labu kuning dan tempe serta suhu pengeringan yang mempunyai sifat fisik, kimia yang memenuhi syarat dan disukai panelis. Penelitian ini menggunakan rancangan pola faktorial. Faktor perlakuan dalam penelitian ini adalah variasi rasio mocaf, labu kuning dan tempe yakni 1:1:1, 1:2:1 dan 1:3:1 dan suhu pengeringan, yakni 130°C, 140°C, dan 150°C. Bubur instan yang dihasilkan dilakukan uji fisik, tingkat kesukaan dan analisis kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, variasi rasio mocaf, labu kuning dan tempe serta suhu pengeringan berpengaruh nyata terhadap sifat fisik dan tingkat kesukaan bubur instan. Bubur instan yang disukai adalah bubur intstan dengan variasi rasio mocaf, labu kuning dan tempe 1:2:1 serta suhu pengeringan 130oC yang memiliki kadar air 9,24%, kadar abu 1,63%, kadar protein 16,13%, aktivitas antioksidan 31,64% RSA, kadar beta karoten 40,09 μg/g, dan total fenol 12,78 mg EAG/g.
PENGARUH PERASAN DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbiL.) SEBAGAI PESTISIDA NABATI DALAM PENGENDALI HAMA KUMBANG KOKSI (Epilachna admirabilis) Nurfadhlia Djafar; Chairunnisah J Lamangantjo; Yuliana Retnowati
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kumbang  koksi  (Epilachna  admirabilis) merupakan  salah  satu  hama    pertanian. E. admirabilis diketahui memakan daun tanaman budidaya seperti daun terong, semangka, pare dan  labu,  sehingga  merusak  tanaman  dan  merugikan  petani  (Trisnadi,  2010). Belimbing wuluh dapat digunakan sebagai anti bakteri. tanaman belimbing wuluh ini baik bunga, buah, daun bahkan batangnya mempunyai manfaat dan khasiat. Kandungan kimia dari Averrhoa bilimbi L. adalah tanin, saponin, glukosida, sulfur, asam format, peroksida (Anonim, 2007; Azizah, F. 2017.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perasan daun belimbing wuluh terhadap hama kumbang koksi (Epilachna admirabilis.), serta mengetahui efektifitas dan uji analisis pronit lethal dose 50 terhadap mortalitas hama Epilachna admirabilis. Metode yang digunakan yakni eksprerimen dengan memberikan air perasan daun belimbing wuluh dengan konsentrasi 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50% dan data yang digunakan berupa data primer hasil penelitian, serta data sekunder sebagai pelengkap hasil yang didapatkan adalah setiap konsentrasi dari perasan daun belimbing wuluh memiliki efektivitas masing-masing, selain control. Dan pada konsentrasi 30%,40%,dan 50% mendapatkan hasil efektiv terhadap mortalitas hama.
Sifat Fisik, Kimia dan Tingkat Kesukaan Es Krim Labu Kuning (Cucurbita moschata) dengan Variasi Penambahan Sukrosa dan Lama Pencampuran Titis Tri Malinda; Agus Slamet; Bayu Kanetro
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Es krim merupakan salah satu jenis makanan yang banyak disukai oleh kalangan usia mulai dari anak-anak hingga dewasa. Pembuatan es krim dilakukan dengan penambahan labu kuning yang memiliki kandungan gizi yang tinggi dan memiliki harga terjangkau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi sukrosa dan lama pencampuran yang tepat sehingga dihasilkan es krim labu kuning dengan sifat fisik dan kimia yang memenuhi syarat serta disukai oleh panelis. Rancangan percobaan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial. Faktor perlakuan pada penelitian ini yaitu variasi labu kuning dan sukrosa 80 g : 20 g, 60 g : 40 g dan 40 g : 60 g dan lama pencampuran 10 menit, 15 menit dan 20 menit. Pengujian yang dilakukan yaitu uji kesukaan meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, dan keseluruhan. Analisis fisik meliputi overrun dan waktu leleh. Analisis kimia meliputi kadar protein, aktivitas antioksidan dan kadar gula total. Hasil penelitian menunjukkan es krim labu kuning dengan variasi sukrosa dan lama pencampuran berpengaruh nyata terhadap sifat fisik dan tingkat kesukaan es krim. Es krim yang paling disukai ialah es krim labu kuning dengan variasi sukrosa 40 g : 60 g dan lama pencampuran 20 menit yang memiliki kadar protein 5,83%, kadar gula total 26,38% dan aktivitas antioksidan 7,15%RSA.
PENGARUH PENGGUNAAN BUBUK JAHE MERAH (Zingiber officinale var. Rubrum) TERHADAP SIFAT FISIK BAKSO DAGING KAMBING Wirnawati Sabi; Agus Bahar Rachman; Siswatiana Rahim Taha
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan bubuk jahe merah terhadap sifat organoleptik bakso daging kambing. Materi yang digunakan yaitu daging kambing segar, tepung tapioka, garam, penyedap rasa, bawang putih, merica, bubuk jahe merah, es batu serta peralatan pengolahan. Percobaan ini menggunakan rancangan acak lengkap lima perlakuan dengan menggunakan 25 ulangan. Perlakuan adalah R0 100% adonan bakso, R1 daging 700 g ditambah bubuk jahe merah 3g, R2 daging 700 g ditambah bubuk jahe merah 5 g, R3 daging 700 g ditambah bubuk jahe merah 7 g. Pengujian organoleptik yang dilakukan yakni uji mutu hedonik yang terdiri dari nilai tekstur, warna, aroma, rasa dan kekenyalan. Uji Duncan dilakukan untuk mengetahui perbedaan perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh yang nyata (P00,05). Penggunaan serbuk jahe merah dalam jumlah 3 g dapat menjamin penerimaan sifat organoleptik bakso daging kambing.
ANALISIS RISIKO BAKTERI ESCHERICHIA COLI PADA MAKANAN DI PASAR JAJAN KOTA GORONTALO Nur Azmi Hunowu; Ayu Rofia Nurfadillah; Nur Ayini S. Lalu
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang penting. Semakin maju suatu  bangsa,  tuntutan  dan  perhatian  terhadap  kualitas  pengan  yang  akan  di  konsumsi semakin besar. E.coli merupakan salah satu bakteri koliform yang termasuk dalam family Enterobacteriaceae. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis risiko bakteri E. coli pada makanan yang ada di pasar jajan kota gorontalo. Desain penelitian yang digunakan adalah dengan metode ARKL yaitu identifikasi bahaya, analisis dosis respon, analisis pemajanan dan karakteristik risiko. Lokasi penelit ian yaitu di pasar jajan kota Gorontalo. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, pengambilan sampel makanan dan pengukuran antropometri. Hasil penelitian menunjukkan dari 3 sampel makanan yang diperiksa, terdapat 1 sampel positif E.coli. Dan terdapat 9 responden yang mengonsumsi makanan yang mengandung E.coli serta memiliki nilai RQ dan ECR yang berada pada kategori berisiko sehingga perlu di adakan manajemen resiko.
SUBSITUSI TEPUNG NUTRIJEL PADA BAKSO CEKER AYAM BROILER SEBAGAI BAHAN PENGENYAL Taha, Siswatiana Rahim; Amu, Abdul Hamzah; Rokhayati, Umbang A.
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung nutrijel pada level yang berbeda terhadap nilai organoleptik bakso ceker ayam broiler. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan November 2021 sampai Januari 2022 di Laboratorium Teknologi Pengolahan Hasil Ternak Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian menggunakan ceker ayam broiler, nutrijel plan, garam, tepung tapioka, baking powder, bawang putih, telur ayam, es batu, merica bubuk dan air. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap, dengan ulangan sebanyak tiga kali dan empat taraf perlakuan yaitu: kontrol, 25 % Nutrijel, 50 % Nutrijel, 75 % Nutrijel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Nutrijel pada pembuatan bakso ceker ayam broiler berpengaruh sangat nyata terhadap nilai uji organoleptik. Perlakuan penambahan Nutrijel dengan level berbeda yang terbaik terdapat pada perlakuan level 25%.     Kata kunci: Bakso, Ceker Ayam, Nutrijel