cover
Contact Name
Arif Murtaqi Akhmad MS
Contact Email
arifakhmad@ung.ac.id
Phone
+6285399628831
Journal Mail Official
itp@ung.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie, Moutong Kabupaten Bone Bolango, 96554
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa
ISSN : -     EISSN : 29640202     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Seminar ini diselenggarakan oleh Jurusan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo. Maksud dari kegiatan ini adalah sebagai implementasi program Merdeka Belajar yang kurikulumnya terdiri dari Based Project dalam bentuk Riset Mahasiswa dan Case Method dalam bentuk Seminar
Articles 87 Documents
PENGARUH PENAMBAHAN BUBUK KUNIR PUTIH (Curcuma mangga Val.) DAN LAMA PENGUKUSAN TERHADAP SIFAT FISIK, KIMIA DAN TINGKAT KESUKAAN NUGGET LELE DUMBO Baselia, Della; Pujimulyani, Dwiyati; Kanetro, Bayu
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nugget ikan adalah sajian kuliner dengan bahan baku ikan yang dihaluskan, dicampur tepung dan dibentuk menarik untuk menggugah selera. Penambahan bubuk kunir putih pada nugget lele dumbo dapat berfungsi sebagai pangan fungsional karena memiliki aktivitas antioksidan. Tujuan penelitian menghasilkan nugget lele dumbo dengan penambahan bubuk kunir putih dan lama pengukusan yang tepat dan disukai panelis serta memiliki aktivitas antioksidan. Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktorial yang digunakan, dengan faktor penambahan kunir putih sebesar 2; 4; 6% dan lama pengukusan 15; 30; 45 menit. Nugget lele dumbo selanjutnya diuji fisik, kimia dan uji tingkat kesukaan. Data yang diperoleh diuji statistik dengan Univariate Analysis of Variance dan Oneway Anova jika ada beda nyata dilanjut uji DMRT dengan tingkat kepercayaan 95%. Penambahan kunir putih dan lama pengukusan berpengaruh nyata terhadap sifat fisik dan tingkat kesukaan nugget lele dumbo. Nugget yang mempunyai konsentrasi penambahan bubuk kunir putih dan variasi lama pengukusan yang disukai dilakukan uji proksimat dan aktivitas antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panelis menyukai nugget lele dumbo dengan penambahan bubuk kunir putih 4% dan lama pengukusan 15 menit memiliki kadar air 56,09% bb, abu 2,88%, protein 12,52%, lemak 7,57%, aktivitas antioksidan 9,04% RSA, fenol 2,44 mg EAG/g bk dan flavonoid 0,51 mg EK/g bk.    
PENGARUH PENAMBAHAN BUBUK KUNIR PUTIH (Curcuma mangga Val.) DAN IKAN KAKAP (Lates calcarifer Bloch.) TERHADAP SIFAT FISIK, KIMIA DAN KESUKAAN BAKSO IKAN Ansabila, Hilma Amanda; Pujimulyani, Dwiyati; Kanetro, Bayu
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kunir putih (Curcuma mangga Val.) merupakan rempah yang mengandung senyawa bioaktif dan bermanfaat bagi kesehatan yang memiliki aktivitas antiinflamasi, antioksidan, serta antimikroba sehingga dapat ditambahkan dalam bakso ikan kakap yang merupakan produk olahan dengan kandungan protein tinggi dan rendah lemak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas fungsional bakso ikan melalui penambahan bubuk kunir putih sebagai sumber antioksidan dan bioaktif seperti fenol dan flavonoid. Variasi konsentrasi bubuk kunir putih (2; 4; 6 g) dan ikan kakap (50; 150; 250 g) diuji menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktorial. Uji fisik meliputi tekstur dan warna, sementara uji kimia pada sampel terpilih (250:6 g) mencakup kadar air, abu, lemak, protein, aktivitas antioksidan, fenol total, dan flavonoid. Uji kesukaan dilakukan dengan metode hedonic test untuk menilai atribut warna, aroma, rasa, tekstur, dan keseluruhan.Data dianalisis menggunakan ANOVA, dilanjutkan dengan uji DMRT pada tingkat kepercayaan 95%. Berdasarkan uji kimia, hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bubuk kunir putih secara signifikan memengaruhi warna, tekstur, dan tingkat kesukaan bakso ikan dengan formulasi terbaik diperoleh pada 250 g ikan kakap dan 6 g bubuk kunir putih, dengan kadar air 35,64%, kadar abu 1,71%, kadar protein 28,26%, kadar lemak 2,09%, aktivitas antioksidan 10,91% RSA, fenol total 2,65 mg EAG/g, dan flavonoid 0,52 mg EK/g.
PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI MEDIA PERBANYAKAN Trichoderma brevicompactum UNTUK MENDUKUNG PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI DALAM CEKAMAN BIOTIK Lamatenggo, Rezka; Isami, Delvirawati; Iswati, Rida; Pulogu, Siska Irhamnawati
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan produktivitas cabai di Provinsi Gorontalo dalam beberapa tahun terakhir dipengaruhi oleh serangan penyakit layu Fusarium yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum, patogen tular tanah yang dapat menurunkan hasil hingga 50%. Pengendalian penyakit ini umumnya masih mengandalkan fungisida sintetis yang berisiko menimbulkan resistensi patogen dan dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi limbah pertanian, yaitu ekstrak kulit kopi dan kulit singkong, sebagai media perbanyakan Trichoderma brevicompactum serta efektivitasnya sebagai pemacu pertumbuhan dan pelindung benih cabai terhadap infeksi F. oxysporum. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tujuh perlakuan dan tiga ulangan, mencakup kontrol, infeksi patogen, perlakuan fungisida, serta biopestisida berbasis ekstrak limbah pertanian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa F. oxysporum menurunkan daya berkecambah dan indeks vigor secara signifikan, dengan nilai terendah pada perlakuan P1 (30% dan 0%). Sebaliknya, perlakuan fungisida (P2) dan biopestisida T. brevicompactum (P3–P6) mampu mempertahankan daya berkecambah tinggi (93,33–96,67%). Indeks vigor tertinggi setelah kontrol ditunjukkan oleh perlakuan ekstrak kulit singkong + F. oxysporum (P6) sebesar 93,33%, mengindikasikan adanya sinergi antara T. brevicompactum dan senyawa bioaktif kulit singkong dalam menekan patogen. Secara keseluruhan, ekstrak limbah pertanian terutama kulit singkong berpotensi sebagai media perbanyakan T. brevicompactum sekaligus sebagai biopestisida hayati ramah lingkungan untuk meningkatkan viabilitas benih cabai dan mendukung pertanian berkelanjutan.
BEDAH BANGKAI PADA AYAM Taha, Siswatiana Rahim; Rahim, Nhia Ramadhani; Djaapar, Zulfikri R.A.; Palallo, Wahyudi Daeng
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati bedah bangkai. nekropsi merupakan prosedur pemeriksaan post-mortem sistematis pada hewan yang bertujuan untuk menentukan penyebab kematian, mengidentifikasi penyakit, dan memberikan informasi diagnostik penting. Penelitian ini mengkaji teknik, prosedur, dan aplikasi bedah bangkai. Metode penelitian menggunakan studi literatur dan observasi praktik nekropsi di berbagai fasilitas veteriner. Hasil menunjukkan bahwa bedah bangkai memberikan kontribusi signifikan dalam diagnosis penyakit, surveilans epidemiologi, dan pengembangan ilmu pengetahuan veteriner. Prosedur yang tepat dengan dokumentasi menyeluruh dapat meningkatkan akurasi diagnosis hingga 85-90%.
PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK DALAM PEMBUATAN BIOGAS SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF TERBARUKAN Taha, Siswatiana R.; Pramana, Azhar Toni; Ahmad, Dwi Marsitha; Daud, Nuhrizal; Lamase, Fadel Muhamad Saleh; Day, Nur Kamaria M.
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengkaji mekanisme produksi biogas serta penerapannya sebagai alternatif energi yang dapat diperbarui. Menggunakan metodologi deskriptif kualitatif yang dikombinasikan dengan pendekatan kajian literatur, riset ini menganalisis berbagai publikasi ilmiah mengenai kemajuan teknologi biogas dan implementasi energi terbarukan. Temuan memperlihatkan bahwa produksi biogas melalui dekomposisi anaerobik membutuhkan prosedur sistematis mencakup persiapan substrat, fase pembusukan, serta evaluasi kualitas gas. Observasi dua minggu mengungkapkan bahwa fermentasi berlangsung melalui tahapan hidrolisis, asidogenesis, asetogenesis, dan metanogenesis. Pengujian nyala api pada hari kesembilan belas memverifikasi kehadiran metana sebagai komponen utama biogas. Namun demikian, mempertahankan lingkungan anaerobik, mencapai keseimbangan pH optimal, serta menetapkan rasio karbon-nitrogen yang sesuai tetap menjadi tantangan yang memerlukan penyelesaian. Mengembangkan metodologi produksi biogas berkelanjutan menjamin implementasi teknologi secara luas sebagai solusi energi terbarukan. Mengintegrasikan teknologi yang tepat dengan inovasi berkelanjutan merupakan faktor krusial keberhasilan produksi biogas menghadapi kebutuhan energi yang terus meningkat.
PENGARUH KEPADATAN KANDANG TERHADAP TINGKAH LAKU KONSUMSI PAKAN, MINUM, DAN ISTRAHAT AYAM BROILER Humola, Regina Rahmatia; Octa, Niluh Putu; Fathan, Suparmin; Laya, Nibras Karnain
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepadatan kandang terhadap tingkah laku konsumsi pakan, minum, dan istirahat ayam broiler. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan kepadatan yaitu P1 = 8 ekor/m², P2 = 10 ekor/m², dan P3 = 12 ekor/m², masing-masing tiga ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan kandang berpengaruh nyata terhadap perilaku ayam broiler. Semakin tinggi kepadatan, semakin rendah aktivitas konsumsi pakan, minum, dan istirahat. Kepadatan 8 ekor/m² memberikan hasil terbaik pada semua parameter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepadatan kandang merupakan faktor penting dalam manajemen pemeliharaan ayam broiler yang memengaruhi kesejahteraan dan produktivitasnya.
IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PADA SAPI DAN AYAM Hadjim, Abdilah Ma'ruf; Taha, Siswatiana R.; Sampe, Agung Prawira; Tahir, Nandi; Zainudin, Srisukmawati
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis ektoparasit yang menginfestasi sapi dan ayam pada sistem peternakan rakyat serta menganalisis pola penyebaran dan faktor lingkungan yang memengaruhi tingkat infestasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan survei lapangan pada peternakan intensif dan semi intensif, dilanjutkan pengambilan sampel melalui teknik skin scraping, feather combing, serta penangkapan parasit menggunakan alat steril. Sampel kemudian dianalisis secara morfologis di laboratorium menggunakan mikroskop cahaya dan kunci determinasi taksonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sapi didominasi ektoparasit dari genus Rhipicephalus dan Haemaphysalis, sedangkan ayam banyak terinfestasi Menopon gallinae dan Dermanyssus gallinae. Pola infestasi sangat dipengaruhi sanitasi kandang, manajemen pemeliharaan, dan kondisi mikro lingkungan. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan pengendalian terpadu berbasis ekologi untuk menekan risiko infestasi dan meningkatkan produktivitas ternak.