cover
Contact Name
Gigih Forda Nama
Contact Email
gigih@eng.unila.ac.id
Phone
+6285289774152
Journal Mail Official
snip@eng.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sumantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung Rectorat Building
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 28285794     DOI : https://doi.org/10.23960/snip.v1i1.100
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) diselenggarakan oleh Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Universitas Lampung.
Articles 381 Documents
Capaian program kotaku sebagai penanganan kumuh di desa panca warna kecamatan way serdang kabupaten mesuji Doni Irawan; Ratna Widyawati; Trisya Septiana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2721.94 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.320

Abstract

Berdasarkan surat keputusan dari Bupati Mesuji Nomor: B/217/I.02/HK/MSJ/2019 tentang Penetapan Lokasi Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh di Kabupaten Mesuji, memiliki luasan permukiman kumuh sebesar 405,90 Ha. Salah satu lokasi kumuh di Kabupaten Mesuji terletak di Desa Panca Warna Kecamatan Way Serdang. Dengan keterlibatan peran dari masyarakat dalam penanganan kawasan kumuh akan menciptakan pelaksanaan program Kotaku berkelanjutan. Maksud dari Penelitian ini bertujuan untuk melihat Capaian program KOTAKU dalam penanganan permasalahan kumuh dengan sasaran mengidentifikasi program KOTAKU di Desa Panca warna di Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji, menganalisa kondisi fisik dari program penanganan kawasan kumuh dan melihat capaian program KOTAKU dalam penanganan kawasan kumuh. Metode penelitan yang digunakan adalah jenis penelitian secara kuantitatif. Hal ini dapat dilihat bahwasanya penanganan kumuh di Desa Panca warna yang tetap pada kategori kumuh ringan namun setiap permasalahan sudah mengalami penurunan kondisi kumuh, dan evaluasi terhadap penanganan kumuh di Desa Panca Warna memberikan dampak terhadap lingkungan permukiman dan perbaikan infrastruktur dasar serta meningkatkan Swadaya masyarakat untuk mengurangi kondisi kekumuh di lingkungan permukiman.
Analisa Faktor Penyebab Kerusakan Jalan (Studi Kasus Ruas Jalan Mulya Jaya – Sumber Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat) Dwi Afrilian Kurniawan; Dikpride Despa; Trisya Septiana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.612 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.323

Abstract

Jalan merupakan prasarana angkutan darat yang sangat penting dalam memperlancar kegiatan hubungan ekonomi dan kegiatan sosial lainnya. Namun jika terjadi kerusakan jalan akan berakibat bukan hanya terhalangnya kegiatan ekonomi dan sosial lainnya namun dapat terjadi kecelakaan bagi pemakai jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan jalan, faktor penyebabnya serta solusi untuk mengatasi kerusakan yang terjadi. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan data primer berupa hasil survei kerusakan jalan pada ruas Jalan Mulya Jaya Sumber Jaya Kecamatan Gunung Agung. Hasil survei jenis kerusakan jalan pada ruas jalan Jalan Mulya Jaya – Sumber Jaya Kecamatan Gunung Agung adalah pelepasan butir, lubang, pengausan, jembul, retak memanjang. Faktor-faktor penyebab kerusakan secara umum adalah peningkatan beban volume lalu lintas, sistem drainase yang tidak baik, sifat material konstruksi perkerasan yang kurang baik, iklim, kondisi tanah yang tidak stabil, perencanaan lapis perkerasan yang sangat tipis, proses pelaksanaan pekerjaan yang kurang sesuai dengan spesifikasi. Tindakan perbaikan yang dapat dilakukan yaitu tindakan perbaikan per segmen.
Analisis Dan Target Capaian Air Minum Kabupaten Way Kanan Achmad Dinan Agustian; Ratna Widyawati; Muh. Sarkowib
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.223 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.324

Abstract

Air merupakan kebutuhan pokok yang sangat mendasar bagi kehidupan, sudah sepantasnya pemerintah selaku penyelenggara Negara menjamin ketersediaan air minum bagi penduduknya. Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Penyediaan Air Minum dapat ditinjau dari sejauh mana penduduk yang ada mendapatkan akses terhadap air minum yang aman melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan Jaringan Perpipaan (JP) dan Bukan Jaringan Perpipaan (BJP) terlindungi. Sebagian besar masyarakat Kabupaten Way Kanan masih menggunakan SPAM non perpipaan dalam memenuhi kebutuhan air bersih dan air minum yang dalam pelaksanaannya dikelola secara swadaya oleh masyarakat. Sarana dan prasarana air minum tersebut berupa sumur gali, sumur dan MCK umum, serta mata air. Sebagian besar masyarakat Kabupaten Way Kanan masih menggunakan SPAM non perpipaan dalam memenuhi kebutuhan air bersih dan air minum yang dalam pelaksanaannya dikelola secara swadaya oleh masyarakat. Sistem penyediaan dan pengelolaan air bersih perpipaan di Kabupaten Way Kanan dipenuhi dari sistem penyediaan air bersih yang dikelola oleh pemerintah daerah melalui Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pengelola Air Bersih Kabupaten Way Kanan sebagai unit kerja yang bertanggung jawab dalam bidang pengelolaan sarana penyediaan air bersih di Kabupaten Way Kanan. Akses pelayanan air minum diperhitungkan sesuai dengan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang air minum. Nilai SPM cakupan akses terhadap air minum yang aman melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan Jaringan Perpipaan (JP) dan Bukan Jaringan Perpipaan (BJP) terlindungi adalah peningkatan jumlah unit pelayanan baik melalui Sambungan Rumah (SR), Hidran Umum (HU), maupun Terminal Air yang dinyatakan dalam persentase peningkatan jumlah masyarakat yang mendapatkan pelayanan SPAM dengan jaringan perpipaan dan bukan jaringan perpipaan terlindungi pada akhir tahun pencapaian SPM terhadap jumlah total masyarakat di seluruh Kabupaten Way Kanan. Kondisi capaian penyediaan air minum di Kabupaten Way Kanan yang berjumlah penduduk sebanyak 476.871 jiwa pada tahun 2021 telah mencapai akses layak air minum sebesar 71,88 % sedangkan akses aman air minum belum terpenuhi di Kabupaten Way Kanan.
Pembangunan Bangunan Pengaman Daerah Irigasi Jabung Risdianto; Dikpride Despa; Trisya Septiana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.035 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.325

Abstract

Kejadian banjir pada Daerah Irigasi Jabung disebabkan banyak faktor antara lain karena sebagian lokasi merupakan daerah rendah yang pada musim hujan di beberapa lokasi terendam luapan sungai. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui dan melakukan survei analisis bangunan pengaman untuk mendapatkan desain bangunan pengaman Daerah Irigasi. Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan perlu adanya perlakuan perbaikan tanggul serta pintu klep eksisting. Peninggian tanggul dilakukan pada tanggul sebelah kanan dan sebelah kiri pada Daerah Jabung sebagai pengaman agar banjir yang terjadi tidak merusak irigasi. Manfaat yang diperoleh dengan adanya bangunan pengaman yaitu tidak terganggunya daerah irigasi jabung oleh banjir. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian karena ancaman gagal panen dan keterlambatan musim tanam yang disebabkan banjir pada lahan pertanian dapat ditanggulangi.
ANALISIS DAMPAK RISIKO PEKERJA PADA PROYEK RENOVASI KANTOR DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN PROVINSI SUMATERA SELATAN DENGAN METODE OWAS HERMAWITA; ALEKSANDER PURBA; SUHARNO; DIKPRIDE DESPA
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.434 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.329

Abstract

Konstruksi bangunan dapat dikatakan baik, ketika pada pelaksanaan pekerjaan konstruksi ini mempunyai perencanaan yang sangat matang, desain yang sudah sesuai dengan keinginan, perhitungan anggaran yang akan diserap tepat, kondisi finansial mencukupi serta pekerja yang professional. Selain beberapa hal diatas dalam pelaksanaan pekerjaan suatu konstruksi hal yang terpenting sering terabaikan adalah kesehatan dan keselamatan kerja pada pekerja karena dalam suatu pekerjaan konstruksi bangunan sering memberikan dampak risiko yang besar pada para pekerja itu sendiri baik secara langsung maupun tidak langsung. Dampak risiko yang bisa atau akan di alami oleh pekerja secara langsung yaitu kecelakaan pada saat pelaksanaan pekerjaan, sedangkan dampak risiko yang bisa atau akan di alami oleh pekerja secara tidak langsung yaitu penyakit yang ditimbul setelah melaksankan pekerjaan seperti gangguan pernapasan, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran dan bahkan cidera otot yang mengakibatkan kecacatan pada posture tubuh para pekerja itu sendiri. Risiko yang sering terjadi adalah Gangguan Muskuloskeletal yang sering dikenal dengan gangguan persendian atau otot pada tubuh manusia yang disebabkan oleh posisi tubuh yang tidak tepat dalam melaksanakan pekerjaan dan memikul beban yang berlebihan. Gangguan ini banyak kita temui pada para pekerja konstruksi. Para pekerja kadang kala menganggap gangguan persendian atau otot pada tubuh ini hanya sakit biasa, sehingga mereka sering mengabaikannya. Mereka beranggapan mungkin hanya pegal-pegal biasa atau hanya masuk angin, padahal hal sepele inilah yang lama kelamaan akan berdampak cukup patal bagi mereka. Gangguan ini terjadi disebabkan beban yang terlalu besar yang diterima oleh punggung, pinggang, tangan (pergelangan tangan), dan kaki selain itu juga posisi punggung, pinggang, tangan (pergelangan tangan), dan kaki pada saat melakukan suatu pekerjaan kurang tepat atau tidak seimbang. Penelitih melakukan penelitihan atau menganalisa ergonomic posture tubuh pada pekerja dengan menggunakan Metode OWAS (Ovaco Work Posture Analysis System). Metode OWAS ini dapat mengetahui Gangguan Muskuloskeletal yang terjadi pada pekerja dapat diketahui dari hasil pengukuran beban yang dipikul oleh punggung, pinggang, tangan (pergelangan tangan), dan kaki. Posisi tubuh terutama punggung, pinggang, tangan (pergelangan tangan), dan kaki merupakan perhatian utama karena pada bagian-bagian tubuh ini yang sangat aktif bergerak dan memikul beban yang besar secara berualang-ulang. Pengukuran ini dilakukan dengan 20 orang pekerja yang bekerja pada pekerjaan pondasi, pekerjaan dinding, dan pekerjaan pembesian pada konstruksi bangunan khususnya pada renovasi kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumatera Selatan.
Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Internal dan Eksternal Oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Banyuasin (Study kasus pada Inspektorat Daerah Kabupaten Banyuasin) Zakirin; D Dikpride; Trisya Septiana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.781 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.332

Abstract

Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan yang dilakukan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini dikaji dari perspektif auditi dengan menggunakan pendekatan kualitatif, metode studi kasus dan teknik analisis tematik. Fenomena penelitian ini berdasarkan pada laporan hasil pemantauan tahunan oleh unit pemantauan Inspektorat Kabupaten Banyuasin yang menunjukkan adanya fakta bahwa penyelesaian tindak lanjut masih ada yang berstatus dalam proses dan belum ditindaklanjuti, hasil penelitian menemukan kurangnya komunikasi pada tingkatan manajemen SKPD Kabupaten Banyuasin dan masih kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, sehingga penyelesaian tindak lanjut belum tercapai secara maksimal yang dibuktikan dengan masih adanya status penyelesaian yang belum dan/atau tidak ditindaklanjuti. Untuk ke depannya agar kepala/pimpinan SKPD yang secara umum memiliki komitmen dalam upaya penyelesaian dapat mengupayakan komunikasi yang lebih baik dan melibatkan semua komponen dalam organisasi dengan membentuk pola hubungan tugas
Urgensi Pengendalian Untuk Penataan Ruang Berkualitas di Provinsi Lampung Endang Wahyuni; Ratna Widyawati; Trisya Septiana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.1
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i1.348

Abstract

Penyelenggaraan penataan ruang di Provinsi Lampung berpedoman pada Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Lampung Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Perda Nomor 1 Tahun 2010 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Lampung Tahun 2009-2029. Perda tersebut mengatur Rencana Struktur dan Rencana Pola Ruang, Arahan Pemanfaatan Ruang, Arahan Pengendalian Pemanfaatan Ruang serta Arahan Perizinan, Insentif dan Disinsentif. Berdasarkan analisis deskriptif dengan data sekunder berupa kondisi tutupan lahan eksisting lokasi yang diolah menggunakan citra satelit, batas administrasi dan rencana pola ruang, selanjutnya dilakukan analisis kesesuaian antara pemanfaatan ruang dengan rekomendasi pemberian izin pemanfaatan ruang yang diterbitkan oleh Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. Analisis spasial menggunakan Geographic Information System dengan teknik overlay peta. Hasil analisis menunjukkan dari 397 izin rekomendasi pemanfaatan ruang selama tahun 2020-2021, terdapat 20 kegiatan (5,23%) terindikasi melanggar ketentuan pola ruang dalam RTRW Provinsi Lampung, atau lokasi kegiatan berada di luar zona peruntukannya. Hal tersebut menunjukkan bahwa Perda Provinsi Lampung Nomor 12 Tahun 2019 belum sepenuhnya menjadi acuan dalam pemanfaatan ruang. Kondisi ini terjadi karena belum adanya instrumen mekanisme pengendalian penataan ruang, sehingga dibutuhkan suatu instrumen mekanisme pengendalian penataan ruang yang terukur, berkualitas dan memiliki legalitas untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tahapan Value Engineering pada Proyek Jalan Cheria Ayu Aditya; Ratna Widyawati Widyawati; Herry Wardono
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.1
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i1.350

Abstract

Aspek pembiayaan yang besar menjadi pusat perhatian untuk dilakukan analisa kembali dengan tujuan untuk mencari penghematan. Hal tersebut memunculkan banyak alternatif-alternatif yang dijadikan dasar untuk melakukan kajian yang sifatnya tidak mengoreksi kesalahan-kesalahan yang dibuat perencana maupun mengoreksi perhitungannya namun lebih mengarah kepenghematan biaya. Oleh karena itu diperlukan adanya suatu Rekayasa Nilai (Value Engineering) agar biaya-biaya dan usaha-usaha yang tidak diperlukan dapat dihilangkan sehingga nilai atau biaya proyek tersebut dapat berkurang. Rekayasa Nilai (Value Engineering) adalah suatu cara pendekatan kreatif dan terencana dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan mengefisienkan biaya-biaya yang tidak perlu. Rekayasa Nilai (Value Engineering) digunakan untuk mencari suatu alternatif-alternatif atau ide-ide yang bertujuan untuk2 menghasilkan biaya yang lebih baik / lebih rendah dari harga yang direncanakan sebelumnya dengan batasan fungsional dan mutu pekerjaan.
AGLOMERASI KAWASAN METROPOLITAN BANDAR LAMPUNG M. Okta Pura Nugraha
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.1
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i1.356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan Kawasan perkotaan Bandar Lampung dan sekitarnya yang terpadu antar sektor dan wilayah, dalam rangka meningkatkan fungsi pelayanan publik, hal ini dikarenakan pertumbuhan Kota Bandar Lampung menjadikannya sebagai kota metropolitan yang menjadi magnet bagi daerah sekitarnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan (Normatif) yaitu melalui metode penginderaan jarak jauh dengan pemanfaatan Sistem Informasi Geospasial (SIG). Pengambilan data dilakukan metode pengumpulan data primer (untuk menggali kondisi faktual dilapangan) dan metode pengumpulan data sekunder (laporan, catatan atau file yang tersusun didalam dokumen lembaga yang dipublikasikan atau tidak di publikasikan). Sedangkan hasil analisis data kajian rencana pengembangan aglomerasi kawasan metropolitan bandar lampung adalah deliniasi Metropolitan Bandar Lampung meliputi Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Kota Metro, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Lampung Timur, dan Kabupaten Lampung Tengah.
ANALISIS PENGARUH REKAYASA NILAI TERHADAP PENJADWALAN DAN BIAYA PADA PEMBANGUNAN PUSKESMAS DI KAB. MUARA ENIM PROV. SUMATERA SELATAN Tolu Tamalika
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.1
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i1.358

Abstract

Rekayasa Nilai (Value Engineering) digunakan untuk mencari suatu alternatif-alternatif atau ide-ide yang bertujuan untuk menghasilkan biaya yang lebih baik / lebih rendah dari harga yang telah direncanakan sebelumnya. Pada pekerjaan pembangunan Puskesmas Baru Rambang ini terdapat item pekerjaan yang perlu di analisa kembali untuk mendapatkan penghematan, karena terdapat biaya yang tinggi pada beberapa item pekerjaan. Pada bagian dinding dilakukan rekayasa nilai dimana untuk dinding batu bata hanya dipasang pada dinding bagian luar. dinding bagian dalam menggunakan material calsiboard untuk sekat dengan rangka baja Hollow. Hasilnya terdapat selisih biaya pengehematan material sebesar Rp. 38,829,394.31,- atau 19.8 %. Pada bagian atap dilakukan rekayasa nilai dimana material penutup menggunakan atap asbes gelombang dengan rangka atap kayu, sedangkan bagian jurai dalam dan luar menggunakan bahan Asbes. Hasilnya terdapat selisih biaya pengehematan material sebesar Rp. 6,298,127.36,-. 14.7 %. Pada pekerjaan plapond, rekayasa nilai dengan menggunakan bahan calsiboard dari material gypsump. Hasilnya terdapat selisih biaya pengehematan material sebesar Rp. 15,920,506.46,- atau 11.6 %. Dari rekayasa nilai (Value Engineering) dan Penjadwalan Waktu Pelaksanaan didapat total biaya dari hasil analisa rekayasa nilai diperoleh penghematan biaya sebesar Rp. 61,048,028.13,- dan hasil penjadwalan ulang pelaksanaan pekerjaan dapat diselesaikan dalam kurun waktu 98 hari kalender atau 14 minggu.