cover
Contact Name
Gigih Forda Nama
Contact Email
gigih@eng.unila.ac.id
Phone
+6285289774152
Journal Mail Official
gigih@eng.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sumantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung Rectorat Building
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Sains, Teknik dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 28088360     DOI : https://doi.org/10.23960/prosidingsinta
Kegiatan penelitian di Perguruan Tinggi yang dewasa ini digalakkan Pemerintah dengan tinjauan output riset, memacu para peneliti untuk menghasilkan output yang mendapat pengakuan tinggi baik dalam bentuk artikel jurnal internasional bereputasi maupun dalam bentuk paten produk/proses yang pada akhirnya mengarah kepada hilirisasi hasil dalam bentuk bisnis produk penelitian. Berdasarkan kepada hal tersebut, Fakultas Teknik Universitas Lampung (FT UNILA) telah menyelenggarakan kegiatan Seminar Nasional Hasil Penelitian Sains, Teknik dan Aplikasi Industri (Semnas SINTA) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk penelitian Perguruan Tinggi, berdiskusi tentang perkembangan penelitian terkini dalam bidang sains dan keteknikan dan meningkatkan peluang kerjasama antar bidang bagi para peneliti. Untuk mempublikasikan artikel-artikel yang telah dikirimkan ke seminar tersebut, maka diterbitkanlah Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Sains, Teknik dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung (Prosiding Semnas SINTA FT Unila).
Articles 169 Documents
Mikrozonasi Potensi Bahaya Gempa Bumi Daerah Singaraja Berdasarkan Analisis Studi Mikrotremor Hanif, Irfan; Sulaiman, C; Zaenudin, A
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia berada dalam kerumunan bencana gempa bumi yang menjadi ancaman serius bagi kehidupan masyarakat di dalamnya. Mitigasi bencana gempa bumi perlu dicanangkan sebagai prioritas utama dalam upaya pengurangan resiko bencana di berbagai wilayah. Mikrozonasi dapat menjadi salah satu upaya pengurangan resiko bencana gempa bumi, yang dilakukan berdasarkan identifikasi dan analisis terhadap seluruh potensi bahaya gempa bumi secara komprehensif. Analisis studi Mikrotremor telah dilakukan untuk mengetahui karakteristik tanah dan potensi bahaya gempa bumi melalui mikrozonasi beberapa parameter yang ada di daerah Singaraja. Bila ditinjau secara geologis, wilayah ini merupakan perlapisan batuan hasil letusan gunung berapi yang terjadi pada masa yang berlainan. Batuan tersebut pada umumnya terdiri dari breksi, lava, dan tufaa kecuali sepanjang pantai utara yang tersusun dari endapan aluvial. Mikrozonasi potensi bahaya gempa bumi daerah Singaraja dapat diklasifikasikan dalam 4 bagian, terbagi dalam zona weak, light, medium, dan strong. Klasifikasi ini dilakukan berdasarkan analisis studi mikrotremor diantaranya mikrozonasi kerentanan seismik, mikrozonasi periode dominan dan Vs30, serta mikrozonasi Peak Ground Acceleration (PGA) daerah Singaraja. Hasil analisis mikrozonasi potensi bahaya gempa bumi menunjukkan daerah utara pesisir pantai Singaraja cukup berpotensi kuat terhadap skenario terburuk bahaya gempa bumi.
Kajian potensi longsor terhadap karakteristik tebal lapisan tanah lereng dan geometri lereng di Gunung Langar Lampung Selatan Iswan; Usman, K; Karami, M; Majid, A
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stabilitas lereng merupakan aspek kritis dalam rekayasa geoteknik untuk memastikan lereng tetap berada dalam keadaan seimbang, bebas dari pergerakan atau longsoran yang dapat memicu bencana. Penilaian kestabilan lereng dilakukan melalui analisis faktor keamanan (safety factor, SF), yang mengukur rasio antara gaya penahan dan gaya penggerak. Dalam penelitian ini, metode bishop diterapkan untuk menghitung SF lereng dengan mempertimbangkan parameter penting seperti kondisi geologi, ketebalan lapisan tanah, dan sudut kemiringan. Permodelan dilakukan untuk memetakan karakteristik fisik lereng yang relevan, terutama saat lereng terpapar beban statis dan dinamis, yang mencakup faktor eksternal seperti getaran dan tekanan dari aktivitas manusia atau gempa. Dari hasil analisis yang dilakukan didapatkan bahwa lereng dalam kondisi labil dengan sf < 1,25 pada beban statis dan sf < 1,0 pada beban dinamis sehingga dapat menimbulkan potensi bencana longsor. Maka dari itu perlu dilakukan perbaikan pada kondisi lereng dengan berbagai macam metode perkuatan. Penerapan metode perkuatan tersebut dapat berfungsi untuk meningkatkan angka aman dan meminimalkan potensi bencana longsor pada lereng tersebut.
Glukoamilase amobil pada silika mesostructured cellular foam (mcf) magnetik untuk hidrolisis pati kentang Agustian, Joni; Hermida, Lilis; Rustamaji, Heri; Haviz, Muhammad
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi dan studi silika mesopori magnetik untuk penyangga imobilisasi enzim glukoamilase untuk hidrolisis pati kentang belum dilakukan karena penyangga magnetik hanya dikaitkan dengan bahan partikel nano baik murni maupun komposit. Proses imobilisasi enzim glukoamilase pada penyangga dengan kondisi operasi proses divariasikan untuk diketahui pengaruhnya terhadap proses dimana hasil akhir adalah tingkat imobilisasi enzim yang cukup besar yang disimpulkan dari hasil analisis kandungan protein (metode Bradford), FTIR dan SEM-EDX. Bahan partikel nano magnetik berhasil diinkorporasi pada permukaan silika MCF (9.2T-3D) dengan tingkat imobilisasi optimum enzim glukoamilase bebas adalah sekitar 89,46% yang didapatkan pada kondisi operasi optimum pH larutan buffer 5,0, suhu operasi 35°C, kecepatan pengadukan 120 rpm,dan konsentrasi enzim suplai sebesar 5,5%. Walaupun unit aktivitas enzim amylase amobil adalah lebih rendah daripada enzim amylase bebas, enzim amobil tetap dapat digunakan untuk menghidrolisis susbtrat larut dalam air. Poses hidrolisis pati kentang dengan enzim tersebut menghasilkan nilai DE optimum 26,93% pada suhu 70°C, kecepatan pengadukan 170 rpm, pH buffer asetat 0,1 M 4,6, dan konsentrasi enzim 1500 U/mg.
Monitoring Deformasi Gunung Api Anak Krakatau Berdasarkan Data GPS Kontinu Periode Januari – Maret 2023 Septiani, Putri Regina; Fajriyanto; Rahmadi, Eko; Fadly, Romi; Lusyana, Efrita; Ardi
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunung Api Anak Krakatau, yang terletak di perairan Selat Sunda, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia. Gunung ini pertama kali tercatat meletus pada tahun 1883, dan sejak itu muncul Anak Krakatau. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji deformasi Gunung Api Anak Krakatau melalui analisis pergeseran dari stasiun PNJG, SRTG, dan TNJG selama periode Januari hingga Maret 2023. Metode yang digunakan untuk memantau deformasi adalah metode GPS. Data GPS yang dikumpulkan diproses secara berkelanjutan menggunakan perangkat lunak GAMIT/GLOBK untuk menentukan posisi, arah, dan besaran pergeseran titik pengamatan. Hasil pengolahan ini membantu memperkirakan inflasi atau deflasi di lokasi pusat gunung api. Selama periode tersebut, arah dan besaran pergeseran dari ketiga stasiun menunjukkan pergeseran horizontal antara 3,32 mm hingga 40,86 mm setiap bulan. Stasiun PNJG dan TNJG menunjukkan kecenderungan pergeseran ke arah tenggara dengan kecepatan 3,32 hingga 40,86 mm/tahun. Sebaliknya, stasiun SRTG, yang berada di sisi kiri gunung, bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan -26,93 hingga -30,34 mm/tahun. Selain itu, perubahan vertikal dari ketiga stasiun menunjukkan adanya deflasi pada Gunung Api Anak Krakatau. Informasi ini penting untuk memahami aktivitas vulkanik dan keberadaan kantong magma di gunung api tersebut.
Analisis Pergeseran Horisontal Akibat Gempa Bawean 22 Maret 2024 Menggunakan Pengamatan GPS Kontinu Justiono, Ahmad Adiguna; Fajriyanto; Rahmadi, Eko; Fadly, Romi
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kejadian gempa bumi dengan magnitudo 6,5 yang terjadi di Kepulauan Bawean pada 22 Maret 2024. Gempa ini berkaitan dengan aktivitas seismik pada zona sesar tua meratus di Laut Jawa, yang berpotensi menimbulkan dampak signifikan terhadap dinamika tektonik di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis deformasi yang terjadi akibat gempa tersebut dengan memanfaatkan data dari pengamatan GPS kontinu, guna memperdalam pemahaman tentang pergerakan kerak bumi di sekitar zona tersebut dan mengidentifikasi pola deformasi yang terjadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan analisis data dari tujuh stasiun GPS yang tergabung dalam jaringan InaCORS, yaitu CLMG, CMJT, CSBY, CSID, CSMP, CPCR, dan CSTBN. Data GPS diproses menggunakan perangkat lunak GAMIT/GLOBK untuk mengidentifikasi dan menganalisis perubahan posisi stasiun sebelum dan sesudah terjadinya gempa. Validitas pergeseran dilakukan dengan menggunakan uji T-Student dengan 1,96 adalah nilai T-Tabel. Hasil pengolahan data menunjukkan kecepatan pergeseran horisontal ke arah tenggara sebesar 15,06 mm/tahun sampai 37,47 mm/tahun. CPCR memiliki kecepatan pergeseran horisontal ke arah Timur Laut sebesar 33,61 mm/tahun. CSMP memiliki kecepatan pergeseran horisontal ke arah Barat Laut sebesar 52,88 mm/tahun sedangkan pergeseran horisontal setelah gempa sebesar 1,81 mm sampai dengan 30,64 mm dengan kecepatan pergeseran setelah gempa pada stasiun CLMG, CMJT, dan CTBN memiliki kecepatan pergeseran horisontal ke arah timur laut sebesar 7,79 mm/tahun sampai 40,97 mm/tahun. CPCR, CSBY, CSID dan CSMP memiliki kecepatan pergeseran horisontal ke arah tenggara sebesar 11,11 mm/tahun sampai 73,92 mm/tahun.
Studi Retrofit Sistem Kelistrikan Gedung C Fakultas Teknik Universitas Lampung Hakim, Lukmanul; Syidiq, Muhammad Al Rasyid; Khairudin; Zebua, Osea; Huda, Zulmiftah; Fernanda, Imam Ghozali
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengusulkan studi retrofit sistem kelistrikan pada gedung C Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik dengan tujuan meningkatkan efisiensi energi, keandalan, ketersediaan, dan keberlanjutan infrastruktur listrik. Latar belakang penelitian mencerminkan kondisi sistem kelistrikan yang ada dan tantangan yang dihadapi, termasuk ketidakmampuan sistem yang ada untuk mengakomodasi permintaan energi yang meningkat dan masalah reliabilitas yang dapat menyebabkan gangguan operasional. Selain itu, perubahan iklim dan tuntutan untuk pengurangan emisi karbon juga menjadi alasan penting untuk melaksanakan retrofit ini. Tujuan utama penelitian adalah mengidentifikasi kekurangan dalam sistem yang ada, merencanakan perbaikan, dan mengusulkan solusi berkelanjutan yang memanfaatkan teknologi terbaru untuk mencapai efisiensi energi yang lebih baik. Metodologi studi mencakup analisis kebutuhan daya, evaluasi kapasitas sistem saat ini, dan perencanaan retrofitting dengan mempertimbangkan teknologi terbaru seperti penggunaan sumber energi terbarukan dan peningkatan kualitas infrastruktur listrik secara keseluruhan. Penelitian juga mencakup perencanaan biaya, analisis manfaat yang diharapkan, serta evaluasi dampak lingkungan dari implementasi retrofitting dalam konteks green energy. Rencana biaya akanmencakup estimasi awal, sumber pendanaan, dan analisis biaya manfaat mendetail. Hasil dari penelitian ini diperoleh beberapa temuan seperti kabel yang terpasang hanya memiliki luas penampang sebesar 1,5 mm2, sedangkan berdasarkan PUIL 2011 dan katalog kabel untuk kabel daya memiliki luas penampang sebesar 4 mm2 dan kabel penerangan sebesar 2,5 mm2.
Implementasi Convolutional Neural Network (CNN) untuk Identifikasi Spesifik Cassia fistula dalam Mendukung Pelestarian Hutan Muhammad, M A; Febrianto, F; Martinus; Mardiana; Annisa, R; Ferbangkara, S; Wijaya, P; Afif, M; Putri, R A M
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Identifikasi spesifik tumbuhan hutan memiliki peran krusial dalam pelestarian, terutama untuk spesies seperti Cassia fistula, yang banyak ditemukan di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Cassia fistula, dikenal dengan nama umum Golden Shower, adalah spesies yang penting dalam ekosistem hutan karena peran ekologisnya dan kegunaannya dalam pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi identifikasi spesies ini dengan menerapkan Convolutional Neural Network (CNN). Gambar dari berbagai bagian tubuh Cassia fistula seperti batang, bunga, daun, ranting, dan pohon diambil dan dikelompokkan ke dalam lima kelas, dengan total 345 citra. Model CNN kemudian dilatih dengan 10, 100, dan 200 epoch untuk mengukur efektivitas dalam identifikasi. Hasil menunjukkan bahwa akurasi meningkat dengan bertambahnya epoch: 73,53% untuk 10 epoch, 88,57% untuk 100 epoch, dan 94,12% untuk 200 epoch. Nilai loss juga berkurang secara signifikan, dari 61,16% pada 10 epoch, menjadi 44,31% pada 100 epoch, dan akhirnya 9,27% pada 200 epoch. Dengan hasil ini, CNN terbukti mampu mengidentifikasi Cassia fistula secara spesifik dan akurat, dengan tingkat keberhasilan yang tinggi. Penelitian ini mengindikasikan potensi besar penerapan CNN dalam mendukung efisiensi dan akurasi identifikasi tumbuhan hutan, yang pada gilirannya dapat mendukung upaya pelestarian hutan, terutama di kawasan Asia Tenggara di mana spesies ini banyak ditemukan.
Pengembangan Modul Aktivitas Laboratorium pada Sistem Informasi Portal Jurusan Teknik Elektro Universitas Lampung Pratama, M.; Yulianti, T.; Septama, H. D.; Komarudin, M.
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan modul manajemen laboratorium pada sistem informasi portal Jurusan Teknik Elektro Universitas Lampung. Modul ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan data laboratorium yang meliputi inventarisasi alat, pengelolaan SOP, dan monitoring aktivitas. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) yang memungkinkan proses iteratif dan umpan balik cepat dari pengguna. Tahapan pengembangan meliputi perencanaan kebutuhan, workshop desain, dan implementasi sistem. Hasil evaluasi modul menunjukkan keunggulan pada aspek daya tarik dan kejelasan dengan skor masing-masing 1,91 dan 1,97. Selain itu, modul juga menunjukkan performa baik dalam hal efisiensi (1,67) dan ketepatan (1,61). Meskipun demikian, terdapat tantangan dalam memastikan keamanan data dan menyesuaikan fitur dengan kebutuhan pengguna yang beragam. Pengembangan di masa depan dapat difokuskan pada integrasi sistem audit, pelaporan otomatis, dan fitur keamanan lanjutan.
Desain Tata Kelola Teknologi Informasi Universitas Lampung Menggunakan COBIT 2019 dan Prinsip Good University Governance Mardiana; Yulianti, T.; Andrian, R.; Pratama, M.; Wasilah
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang tata kelola teknologi informasi (TI) yang efektif di Universitas Lampung (Unila) dengan menggunakan kerangka kerja COBIT 2019 yang terintegrasi dengan prinsip Good University Governance (GUG), guna mendukung pencapaian tujuan strategis universitas secara maksimal dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tahapan perencanaan, pemeriksaan lapangan, analisis data, dan penyusunan desain tata kelola TI. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan analisis dokumen relevan, serta menggunakan Toolkit COBIT® 2019 Design Guide untuk menentukan prioritas dan level kepentingan setiap objektif. Proses ini melibatkan identifikasi dan pemetaan visi, misi, stakeholder needs, prinsip GUG, serta tujuan strategis organisasi dengan Enterprise Goals (EG) COBIT 2019. Dari hasil identifikasi dan pemetaan, penelitian ini memperoleh 9 Enterprice Goals (EG), 11 Alignment Goals (AG) dan 39 Governance and Management Objectives (GMO). Dari 39 GMO tersebut kemudian dianalisis berdasarkan tingkat kepentingannya menggunakan faktor desain COBIT 2019, dan diperoleh 5 objective (objektif) dengan target capability level 4, 9 objektif capability level 3 dan 9 objektif capability level 2. Seluruh objektif prioritas target yaitu capability level 4 seluruhnya berupa management objective yaitu APO13, BAI10, DSS02, DSS04, DSS05. Objektif yang diperoleh beserta capability level targetnya tersebut menjadi desain tata kelola TI di Universitas Lampung. Desain tata kelola TI yang dikembangkan memberikan panduan yang jelas bagi Unila dalam mengelola sumber daya TI secara efektif dan sesuai dengan prinsip-prinsip GUG. Dengan penerapan desain ini, diharapkan dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pengelolaan TI, serta mendukung pencapaian visi dan misi Unila secara efisien dan berkelanjutan.
Pengembangan REST API dengan Express js, ASP.NET CORE dan DJANGO: Studi Kasus Perbandingan Performa Dengan Beban Yang Beragam Mardiana; Mulyani, Y.; Des, D.; Sulistiono, W. E.; Yulianto, R.
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pengembangan aplikasi web service, pemilihan framework yang tepat dapat berdampak signifikan pada performa dan kualitas aplikasi yang dihasilkan. Express Js, ASP.NET CORE dan Django merupakan framework yang populer digunakan dalam pengembangan aplikasi web service. Namun, belum ada penelitian yang secara komprehensif membandingkan performa ketiga framework ini dalam berbagai skenario penggunaan beban dengan metode Create, Read Update, dan Delete (CRUD). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa ketiga dalam pengembangan aplikasi web service pada skenario penggunaan CRUD. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan studi kasus dengan mengimplementasikan aplikasi web service menggunakan Express JS, ASP.NET CORE dan Django Pengujian performa akan dilakukan dengan mengukur waktu respon, throughput, dan resource utilization dari ketiga framework. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang performa Express Js, ASP.NET CORE dan Django dalam pengembangan aplikasi web service, serta memberikan panduan yang lebih baik bagi pengembang dalam memilih framework yang sesuai dengan kebutuhan proyek mereka. Dari pengujian didapatkan bahwa ketiga framework menyelesaikan pengujian dengan tingkat error 0%. framework AS .NET Corecore memiliki keunggulan signifikan dalam metode GET dengan rata rata 73ms, nilai minimal 51ms, nilai maksimal 349ms throughput 13,66 request tiap detik detik dan juga sebagai framework yang paling berat dengan 41.6% penggunaan prosesor dan 224,MB RAM.