cover
Contact Name
Tigo Mindiastiwi
Contact Email
tigomindiastiwi@untagsmg.ac.id
Phone
+6285799653253
Journal Mail Official
j_tekniksipil@untagsmg.ac.id
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur, Bendan Duwur, Kec. Gajah Mungkur, Kota Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 29637287     EISSN : 29636701     DOI : https://doi.org/10.56444/jts.v15i2
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil |p-ISSN: 2963-7287|e-ISSN: 2963-6701) merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian ilmiah yang diterbitkan Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Semarang yang terbit setiap 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini menerima naskah dalam semua bidang Teknik Sipil dan aplikasinya diantaranya yaitu Teknik Struktur/Kontruksi, Geoteknik, Managemen Kontruksi, Hidrologi dan Transportasi
Articles 117 Documents
Studi Struktur Gedung Beton Bertulang Pada Gedung RND PT Bernofarm Sidoarjo Menggunakan Metode Pushover Analysis dengan Program ETABS V.19 dan SAP2000 V.22 Aat Muhaiminul Aziz; Mochamad Ridwan; Tri Wardoyo
Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/jts.v16i1.879

Abstract

Indonesia merupakan daerah yang sering mengalami gempa bumi karena itu, konstruksi bangunan harus didesain sesuai dengan standar peraturan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku struktur dan skema terjadinya plastifikasi pada elemen struktur, serta menentukan level kinerja struktur gedung agar tetap kokoh saat terjadi gempa. Analisis pushover dengan displacement coefficient methode FEMA 440 (2005) yang berbasis statik nonlinier digunakan untuk mengetahui level kinerja struktur bangunan. Studi kasus dilakukan pada gedung beton bertulang RND PT Bernofarm Sidoarjo yang berfungsi sebagai kantor dan laboratorium di bidang farmasi. Gedung tersebut dibangun pada tahun 2015 dengan 6 lantai dan tinggi 28 meter. Sendi plastis baru dapat diketahui dengan melakukan analisis pushover. Digunakan program ETABS v.19 dan SAP2000 v.22 untuk analisis pushover sehingga diperoleh nilai perpindahan untuk arah X dan Y sebesar 0,311 m sehingga level kinerja struktur gedung ialah Damage Control. Pada kategori ini, bila terjadi gempa, elemen struktural gedung mengalami kerusakan minimal sehingga gedung masih dapat digunakan setelah terjadi gempa, namun fasilitas atau kelengkapan operasional gedung mungkin ada yang tidak dapat digunakan sehingga diperlukan perbaikan sebelum digunakan kembali. Ancaman terhadap korban jiwa sangat kecil.
Kajian Kenyamanan Termal Pada Rumah Tinggal Di Pesisir Kota Pekalongan Rhisa Aidilla Suprapto; Amir Fatah Sofyan; Yusril Akhmad Hudanto
Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/jts.v16i1.1002

Abstract

Indonesia merupakan daerah yang sering mengalami gempa bumi karena itu, konstruksi bangunan harus didesain sesuai dengan standar peraturan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku struktur dan skema terjadinya plastifikasi pada elemen struktur, serta menentukan level kinerja struktur gedung agar tetap kokoh saat terjadi gempa. Analisis pushover dengan displacement coefficient methode FEMA 440 (2005) yang berbasis statik nonlinier digunakan untuk mengetahui level kinerja struktur bangunan. Studi kasus dilakukan pada gedung beton bertulang RND PT Bernofarm Sidoarjo yang berfungsi sebagai kantor dan laboratorium di bidang farmasi. Gedung tersebut dibangun pada tahun 2015 dengan 6 lantai dan tinggi 28 meter. Sendi plastis baru dapat diketahui dengan melakukan analisis pushover. Digunakan program ETABS v.19 dan SAP2000 v.22 untuk analisis pushover sehingga diperoleh nilai perpindahan untuk arah X dan Y sebesar 0,311 m sehingga level kinerja struktur gedung ialah Damage Control. Pada kategori ini, bila terjadi gempa, elemen struktural gedung mengalami kerusakan minimal sehingga gedung masih dapat digunakan setelah terjadi gempa, namun fasilitas atau kelengkapan operasional gedung mungkin ada yang tidak dapat digunakan sehingga diperlukan perbaikan sebelum digunakan kembali. Ancaman terhadap korban jiwa sangat kecil.
Analisis Kinerja Simpang Taman Tirto Agung Semarang Bima Dewantara; Dhony Priyo Suseno
Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/jts.v16i2.1094

Abstract

The development of transportation in the city of Semarang, especially in the Banyumanik area, has an impact on increasing the movement of people, stuff and services. this greatly encourages an increase in transportation facilities and infrastructure in the Banyumanik area. An increase in the number of vehicles that is not matched by the development of infrastructure will cause conflicts on the road, especially at intersections or roundabouts. So far, on roads in the Banyumanik area, at certain hours there is often an ineffective traffic rush with road performance being an important infrastructure in transportation. This study used calculations based on MKJI 1997. The data collection was carried out by survey directly at the intersection location in this study determined 5 days and 3 observation sessions every day. It was found that the tirto agung intersection had 322 types of intersection and the highest traffic was on Wednesday 21 June 2023 with a traffic flow value of 3528 pcu/hour, capacity 2722 pcu/hour, degree of saturation 1.296, intersection delay 92.938 sec/pcu, queue probability 69.225% - 143.302%. Based on the research results, the performance value of the Tirto Agung intersection does not meet the 1997 MKJI requirements where the degree of saturation allowed for the unsignalized intersection type is <0.75, it is necessary to have a physical intersection engineering (APILL) or non-physical (Traffic Engineering) at the intersection location.
Penentuan Kualitas Batuan dan Fragmentasi Hasil Blasting Quarry Sebagai Material Timbunan Pada Pembangunan Bendungan Pamukkulu Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan Jasmin Elza Miming; Busthan Azikin; Sultan
Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/jts.v16i2.1149

Abstract

Secara administratif Bendungan Pamukkulu terletak pada Desa Kale Ko’mara, Kecamatan Polombangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan. Litologi pada Bendungan termasuk Formasi Batuan Gunungapi Baturape-Cindako yaitu lava dan breksi beserta retas-retas andesit. Metode penelitian berupa pemetaan permukaan dan pengeboran inti batuan. Berdasarkan investigasi geologi bawah permukaan, kelas batuan yang sesuai zonasi 3B yaitu pada Blok B1 (10-20m), Blok A3 (5-10m), dan Blok D (5-20m) dengan kelas batuan CH. Untuk zona 3A dengan kelas batuan CM terdapat pada Blok A3 (10-15m), Blok B1 (5-10m), dan Blok D (0-5m) dan zona 3C terdapat pada Blok A3 (1-5m), Blok B1 (5-10m), dan Blok D (0-5m) dengan kelas batuan CM. Dari hasil uji laboratorium mekanika batuan nilai Uji Kuat Tekan antara 33.36 MPa–67.24 MPa hal ini menunjukkan batuan memiliki nilai kekerasan dan kekuatan berkisar dari sedang sampai keras. Nilai Rock Quality Designation (RQD) pada lapisan atas 0-10m berkisar 13-68% dan lapisan 10-20m berkisar 83-99%. Analisis Fragmentasi batuan hasil blasting rata-rata boulder batuan berukuran 100cm ialah 18.74%. Rekomendasi dalam pembangunan bendungan pada area quarry yaitu perlunya penyesuaian blasting plan terhadap faktor-faktor geologi yang terdapat dilapangan agar fragmentasi dapat tercapai dengan baik.
Analisis Kelayakan Investasi Persewaan Scaffolding Stager di Konstruksi Bangun Marpaung
Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/jts.v16i2.1197

Abstract

Pekerjaan konstruksi yang dikenal dengan tingkat kesulitan yang tinggi menjadikan sebuah fokus yang terpusat oleh banyak professional. Kegiatan konstruksi yang selalu meningkat menjadikan beberapa peluang aktifitas usaha konstruksi selain konsultan dan kontraktor. Penelitian ini mengkaji kebutuhan akan scaffolding stager / perancah konstruksi dengan menggunakan data sebuah perusahaan persewaan scaffolding stager di Kota bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dalam menganalisis evaluasi investasi dengan metode Net Present Value (NPV) dan Benefit Cost Ratio (BCR). Selain itu, dalam pengambilan keputusan analisis investasi, di lakukan analisis sensitifitas (sensitive analysis) dalam mengukur seberapa layak investasi ini akan dilakukan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa investasi layak dilakukan apabila didasarkan pada metode Net Present Value (NPV) dengan benefit sebesar Rp. 68,373, 714.99 (NPV>0) dan Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 1.074 (BCR>1) disimpulkan invetasi ini layak dijalankan. Berdasarkan analisis sensitifitas (sensitive analysis), dengan menggunakan tiga parameter, yaitu (1) apabila cost dianikkan 10% dan benefit tetap; (2) apabila cost tetap dan benefit diturunkan 10%. Sementara pada parameter (3) apabila cost dinaikkan 10% dan benefit diturunkan 10%, menyimpulkan bahwa investasi ini tidak layak untuk dilakukan dikarenakan tidak memenuhi parameter ke tiga dari analisis sensitifitas (Sensitive analysis). Penelitian ini sangat terbatas dalam mengumpulkan data, untuk penelitian selanjutnya data yang cukup lengkap akan memberikan hasil analisis yang lebih akurat.
Analisis Perbandingan Quantity Take Off Menggunakan BIM Glodon Cubicost dengan Microsoft Excel Rizqi Rahayu; Dhony Priyo Suseno
Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/jts.v16i2.1220

Abstract

Umumnya quantity take off di Indonesia menggunakan spreadsheet Microsoft Excel berdasarkan pada gambar dua dimensi dengan berpedoman pada SMM (Standard Method of Measurement). Dalam industri konstruksi saat ini penggunaan aplikasi komputer untuk profesi quantity surveyor sangat disarankan, yaitu dengan menggunakan Building Information Modeling (BIM). BIM merupakan suatu sistem atau teknologi yang mencakup beberapa informasi penting dalam proses Design, Construction, and Maintenance yang terintegrasi pada pemodelan tiga dimensi (3D). Glodon Cubicost adalah salah satu dari berbagai jenis BIM untuk pekerjaan Quantity Take Off (QTO). Pada penelitian ini, analisis perbandingan quantity take off pada proyek tender pembangunan pabrik “X” di Jawa Timur menggunakan Microsoft Excel dan Glodon Cubicost. Hasil perbandingan tersebut untuk pekerjaan struktur beton bagian struktur atas (kolom, balok, dan lantai) diperoleh selisih 0,58% untuk pekerjaan beton, 0,18% untuk pekerjaan bekisting, dan 1,15% untuk pekerjaan pembesian. Hasil selisih menunjukkan bahwa quantity take off menggunakan Microsoft Excel lebih besar dibandingkan menggunakan Glodon Cubicost. Quantity take off menggunakan Glodon Cubicost dapat mengurangi budget RAP (Rencana Anggaran Pelaksanaan) 0,511% dari RAB (Rencana Anggaran Biaya).
Mechanical Behavior Of Lightweight Concrete Mixed With Bamboo Shavings B Erdiansyah Putra
Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/jts.v16i2.1221

Abstract

The development and progress of science, especially in the field of building materials technology, has encouraged the birth of new concepts, especially for construction made of concrete. One of these new concepts is by presenting innovations in the manufacture of lightweight concrete to reduce the excessive use of bricks / concrete blocks as non-structural building materials such as walls. One way to overcome this is to use lightweight concrete as a precast wall or as a brick. Its use can reduce the magnitude of the load acting on the building and is fast in installation. The purpose of this research on lightweight concrete with a mixture of bamboo shavings is to determine the properties of the stacking material, the relationship between mechanical properties at the age of 14 and 28 days of concrete with no soaking conditions, and the effect of the addition of bamboo shavings. The tests and examinations carried out were compressive strength, strain, and content weight of lightweight concrete. The results showed that lightweight concrete with the most ideal bamboo shavings mixture was 1 cement: 1-1.5 bamboo shavings: 2 sand (fas value: 0.8) has a compressive strength of 1.65 MPa and 1.63 Mpa, respectively, for a content weight of 753.01 kg/m3 and 609.66 kg/m3. 
Pemodelan Tingkat Minat Masyarakat terhadap Transportasi Massal TEMAN Bus Trans Mamminasata Rute Koridor 2 dengan SEM Afifah Azmi Luthfiyyah; Andi Muh. Kasyfillah; Andi Maal Latief; Vita Fajriani Ridwan
Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/jts.v16i2.1248

Abstract

Abstract. Public transportation is often considered a practical solution for reducing traffic congestion. However, initial surveys conducted after implementing the TEMAN Bus service along Corridor 2 showed low enthusiasm among commuters. Only 14.103% of them used the service. This study aims to identify areas for improvement to increase public interest in utilizing this service. Corridor 2 runs from Mall Panakkukang to Sultan Hasanuddin International Airport and vice versa. The study focuses on four main categories of variables: service level, service quality, socialization/information, and stop services. To assess public interest in the TEMAN Bus service along Corridor 2, this study used observations and distributed questionnaires. The questionnaire data was then analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) after undergoing validity and reliability tests. The study found that the variable of stop services was the primary factor contributing to the low level of public interest. Keywords: teman bus; trans mamminasata; public transportation; SEM Abstract. Transportasi massal merupakan salah satu pilihan yang tepat dalam mengatasi kemacetan. Namun setelah beroperasi, berdasarkan hasil pra survei yang peneliti lakukan,antusias masyarakat yang menggunakan TEMAN Bus masih sangat rendah untuk rute koridor 2 dengan persentase 14,103%. Oleh karena itu, perlu dilakukan suatu perbaikan untuk meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan TEMAN Bus Trans Mamminasata rute koridor 2 (Mall Panakkukang – Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dan sebaliknya). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini ada 4 kategori diantaranya tingkat pelayanan, kualitas pelayanan, sosialisasi/informasi dan layanan halte. Penelitian ini dilakukan pada trayek TEMAN Bus Trans Mamminasata rute koridor 2 dengan melakukan observasi langsung dan penyebaran kuesioner untuk mengetahui tingkat minat masyarakat dalam menggunakan TEMAN Bus. Data dari hasil kuesioner diolah dengan melakukan uji validitas dan reliabilitas kemudian melakukan analisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil dari pengolahan tersebut menunjukkan faktor rendahnya minat masyarakat adalah variabel layanan halte. Keywords: teman bus; trans mamminasata; transportasi massal; SEM.
Perbandingan Daya Dukung Tanah Pondasi Dangkal Menggunakan Metode Terzaghi, Mayerhoff dan Plaxis 2D Tigo Mindiastiwi; Muhammad Afifassauqi Mustofa
Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/jts.v16i2.1372

Abstract

Daya dukung tanah merupakan kemampuan tanah dalam menahan tekanan atau beban dari struktur atas bangunan dengan aman tanpa menimbulkan kegalalan ataupun penurunan. Beberapa metode digunakan untuk menganalisis daya dukung tanah, diantaranya yaitu dengan metode Terzaghi, Mayerhoff, Hasen, Vesic, Oshaki dan menggunakan software dengan parameter dan hasil yang berbeda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan daya dukung tanah pondasi dangkal menggunakan metode Terzaghi, Mayerhoff dan software Plaxis 2D. Data sekunder yang digunakan berupa gambar perencanaan dan data tanah hasil uji labolatorium. Berdasarkan analisis menggunakan metode Terzaghi, Mayerhoff dan Software Plaxis 2D diperoleh nilai daya dukung tanah ijin (Qall) secara berurutan sebesar 20,322, 25,612 dan 16,827 t/m2. Berdasarkan hasil daya dukung tanah pondasi dangkal pada metode analitis dan software plaxsis 2D didapatkan bahwa perhitungan daya dukung tanah ijin (Qall) pondasi dangkal metode Meyerhoff lebih besar dari perhitungan metode Terzaghi dan Sofware Plaxis 2D. 
Pemodelan Gelombang Guna Menentukan Evaluasi Kelayakan Kapal Pada Pelabuhan Marapokot, Kab. Nagekeo, Prov. Nusa Tenggara Timur Thomasonan Lutfie
Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/jts.v16i2.1392

Abstract

Pemodelan Gelombang pada Pelabuhan Marapokot, Kab. Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur melingkupi Kawasan pantai (coastal area) hingga perairan Marapokot. Penyebaran gelombang dipengaruhi oleh kontur dasar perairan, angin, dan arus perairan dimana pergerakan gelombang ditransformasikan menurut variasi topografi dasar perairan tersebut. Ada beberapa tipe transformasi gelombang, diantaranya: pendangkalan (shoaling), pecah (breaking), refraksi (refraction), difraksi (difraction) dan lain-lain. Pemodelan gelombang ini menggunakan software MIKE21 DLI guna mentransformasikan parameter hasil olah data menjadi pemodelan gelombang yang simultan dengan durasi yang di tentukan. Hasil evaluasi analisa pemodelan gelombang di analisa dan di katagorikan pada kondisi perairan di Pelabuhan Marapokot dominan pada tenggara dengan tinggi gelombang di depan dermaga setinggi 1.65 m untuk arah gelombang dari Utara, 1.20 m arah gelombang Timur Laut, 1.01 m arah gelombang timur, dan 1.42 m arah gelombang timur. Analisa model gelombang Perairan Marapokot dengan Kapal Tanto Sentosa masuk kedalam kriteria Medium Sized Vessel, dengan syarat tinggi gelombang 0.5 meter. Sehingga pelabuhan Marapokot di katagorikan sebagai pelabuhan yang aman untuk tambat dan bongkar muat untuk kedua jenis Kapal Tanto Sentosa berdasarkan acuan OCDI.

Page 3 of 12 | Total Record : 117