cover
Contact Name
Tigo Mindiastiwi
Contact Email
tigomindiastiwi@untagsmg.ac.id
Phone
+6285799653253
Journal Mail Official
j_tekniksipil@untagsmg.ac.id
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur, Bendan Duwur, Kec. Gajah Mungkur, Kota Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 29637287     EISSN : 29636701     DOI : https://doi.org/10.56444/jts.v15i2
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil |p-ISSN: 2963-7287|e-ISSN: 2963-6701) merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian ilmiah yang diterbitkan Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Semarang yang terbit setiap 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini menerima naskah dalam semua bidang Teknik Sipil dan aplikasinya diantaranya yaitu Teknik Struktur/Kontruksi, Geoteknik, Managemen Kontruksi, Hidrologi dan Transportasi
Articles 118 Documents
Inovasi Beton Berbasis Lingkungan Menggunakan Abu Kayu Sengon Albasia Sebagai Subsitusi Parsial Semen Terhadap Kuat Tekan Beton Heny Hidayati, Sri; Irsyadi Firdaus, Muhammad; Eko Wicaksono, Anton; Satria Romanasta, Ahmad
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/a8a0kj34

Abstract

The use of sengon albasia ash waste as a partial cement substitute in concrete production is carried out to reduce combustion waste and also reduce cement use. This study focuses on the use of sengon albasia wood ash waste. The use of sengon albasia wood ash as a cement substitute causes a significant decrease in the slump test value. The use of sengon albasia wood ash as a partial cement substitute in concrete mixes actually produces different results depending on the proportion. If added as much as 10%, the concrete's compressive strength actually increases, but if it reaches 20% or 30%, the compressive strength actually decreases. This occurs because this type of wood ash has a significant water absorption capacity. As a result, the water that should be used for The chemical activity occurring between cement and water is diminished, so that the bond between the cement mixture as a binder and aggregate as a filler is reduced, and ultimately the concrete's compressive strength also decreases.
Pengukuran Deformasi Non-Destruktif (NDT) Pada Struktur Beton Menggunakan Fotogrametri Jarak Dekat Firdaus, Muhammad Irsyadi; Heny Hidayati, Sri; Eko Wicaksono, Anton; Satria Romanasta, Ahmad
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/htjbb873

Abstract

Pengukuran deformasi yang akurat pada struktur beton dibawah pembebanan sangat penting untuk mengevaluasi kinerja dan daya tahan elemen-elemen tersebut. Ada beberapa keterbatasan dalam mengevaluasi struktur beton secara konversional seperti memerlukan waktu dan biaya besar. Beberapa penelitian menunjukan potensi fotogrametri jarak dekat dan pemodelan tiga dimensi (3D) mampu menganalisa deformasi, tegangan/regangan internal, dan perambatan retak. Penelitian ini mengusulkan metode pengukuran deformasi dengan empat tahapan untuk mengembangkan model 3D beton dengan menggunakan teknik fotogrametri jarak dekat dan selanjutnya pengolahan gambar. Tahapan metode yang digunakan: 1) mempersiapkan perangkat uji dan persiapan beton, 2) akuisisi gambar beton menggunakan kamera sebelum pengujian kuat tekan, menguji kuat tekan beton dibawah pembebanan, kemudian akuisisi gambar setelah pengujian kuat tekan beton, 3) melakukan pengolahan untuk menghasilkan model 3D beton, dan 4) membandingkan hasil model 3D sebelum dan sesudah pengujian kuat tekan beton. Untuk deformasi terkecil berapa pada sample beton 2 dengan loss volume sebesar 4%. Sementara itu, untuk deformasi terkecil berapa pada sample beton 3 dengan loss volume sebesar 26% yang menunjukan kuat tekan beton optimum berapa pada sample beton 2.
Studi Literatur: Analisis Perbandingan Tarif Transportasi Umum KRL dan MRT Jakarta Berdasarkan ATP dan WTP Ajeli, Rahel
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/hkwxkk29

Abstract

Kebutuhan akan angkutan umum berbasis rel berdampak luas terhadap pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan KRL Commuter Line dan MRT Jakarta dari dua aspek Kemampuan Membayar dan Kesediaan Membayar. Analisis ini dilakukan dengan pendekatan studi literatur deskriptif-komparatif. Jurnal, prosiding, tesis, dan dokumen kebijakan yang digunakan sebagai sumber sekunder melalui analisis konten. KRL dengan tarif dasar sebesar Rp. 3.000,- mendapatkan ATP Rp. 3.770,- – Rp. 4.825,- dan WTP Rp. 3.974,- – Rp. 5.057,-, yang berarti KRL berpotensi untuk perubahan tarif sebesar Rp. 770,-. MRT Jakarta untuk tarif sebesar Rp. 14.000,- untuk fase 2A, ATP menunjukkan daya beli Rp. 17.044,- dan WTP Rp. 19.000,-. Pola penumpang terikat muncul dan sangat bergantung, di sisi ujung, dengan WTP yang tinggi dan ATP yang rendah, untuk kedua moda, menandakan MRT dan KRL sangat efisien dan nyaman. Penelitian ini berpendapat agar penyesuaian tarif dilakukan dan untuk jangka panjang, tarif perlu diikuti dengan peningkatan mutu pelayanan dengan penyesuaian yang progresif dan sesuai dengan penghasilan bagi masyarakat berpendapatan menengah ke bawah, agar mutu pelayanan tidak berkualitas rendah.
Pengaruh Penambahan Proporsi Superplasticizer Terhadap Sifat Mekanik Beton Sonia Herdiani Putri; Alfi Firmantoro; Ignatius Sudarsono; Sutedjo
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/c0493n32

Abstract

Beton merupakan material utama konstruksi yang masih memiliki kelemahan pada kuat tekan dan permeabilitas. Inovasi dengan penambahan Superplasticizer diharapkan mampu meningkatkan kualitas beton. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pengaruh variasi dosis Superplasticizer (1%, 1,5%, dan 2% dari berat semen) terhadap kuat tekan dan permeabilitas beton dibandingkan beton normal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan membuat 48 sampel beton silinder dan kubus yang diuji kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari serta permeabilitas pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Superplasticizer mampu meningkatkan kuat tekan dan menurunkan permeabilitas, sehingga dapat menghasilkan beton yang lebih kuat, kedap air, dan tahan lama.
Perbandingan Daya Dukung Pondasi Bored Pile Menggunakan Perhitungan Manual, Software Allpile dan Test PDA (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung Fave Hotel Banyumanik Kota Semarang) Sinta Oktavioni, Sabrina; Mindiastiwi, Tigo; Siswanto, Agus Bambang
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/ase0dh38

Abstract

Perhitungan daya dukung pondasi yang akurat menjadi aspek penting dalam memastikan stabilitas dan keamanan struktur bangunan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai daya dukung ultimit (Qu) dari pondasi bored pile dengan menggunakan empat pendekatan berbeda, yaitu perhitungan manual menggunakan metode Schmertmann & Nottingham, Mayerhoff (1976), software Allpile, serta hasil uji lapangan dengan PDA (Pile Driving Analyzer). Studi kasus dilakukan pada proyek pembangunan Gedung Fave Hotel yang terletak di Banyumanik, Semarang. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Schmertmann & Nottingham dengan nilai Qu tertinggi sebesar 282,25 ton. Sedangkan nilai terendah berasal dari hasil uji PDA 159,61 ton. Metode Mayerhoff (1976), memberikan nilai sebesar 170,30 ton, sementara Allpile menghasilkan nilai 160,79 ton. Selisih nilai ini disebabkan oleh perbedaan pendekatan dan asumsi yang digunakan oleh masing-masing metode. Secara umum, hasil PDA dianggap paling merepresentasikan kondisi aktual di lapangan karena merupakan hasil uji dinamis langsung pada tiang. Oleh karena itu, pendekatan manual dan software Allpile dapat dijadikan sebagai estimasi awal dalam tahap desain, namun tetap perlu divalidasi melalui pengujian lapangan untuk memperoleh hasil yang lebih realistis dan dapat diandalkan.
Evaluasi Audit Keselamatan Jalan (AKJ) pada Perencanaan Pembangunan Jalan di JLS Lot 3 Sumbersih, Blitar Dhony Priyo Suseno; Nur Ramdhani, Lily
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pfntpr33

Abstract

Audit Keselamatan Jalan (AKJ) sangat penting dalam proses pembagunan jalan untuk meminimalisir kecelakaan di jalan raya. Dengan adanya perencanaan pembangunan dengan penerapan konsep infrastruktur jalan berkeselamatan yang optimal, diharapkan dapat meminimalisir angka kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) Lot 3 Pantai Serang – Sumbersih, Kabupaten Blitar telah mengimplementasikan konsep infrastruktur jalan berkeselamatan berdasarkan standar yang berlaku. Penelitian ini dilakukan terhadap aspek geometrik jalan, perlengkapan jalan, dan bangunan pelengkap dengan metode kualitatif dan kuantitatif melalui studi literatur dan analisis data terhadap standar yang berlaku. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar komponen telah memenuhi kriteria jalan berkeselamatan, namun masih terdapat kekurangan teknis yang perlu diperhatikan antara lain nilai kelandaian memanjang maksimum, pemenuhan panjang tanjakan kritis, pemenuhan pelebaran pada tikungan, serta beberapa elemen perlengkapan jalan seperti rambu dan pagar pengaman. Rekomendasi perbaikan diberikan untuk mengoptimalkan penerapan prinsip-prinsip jalan berkeselamatan yaitu self-explaining, self-enforcing, dan forgiving road. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi perencana dan pemerintah dalam meningkatkan keselamatan infrastruktur jalan di masa mendatang. 
Analisis Efektivitas Metode Crashing terhadap Biaya dan Waktu pada Proyek Pembangunan RSPAW Salatiga Amalia, Putri Nur Ayu; Salim, M. Afif
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/xh0tx439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan biaya dan durasi proyek sebelum dan sesudah penerapan metode crashing pada pembangunan Gedung Kenanga di Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan (RSPAW) Kota Salatiga. Metode crashing dilakukan dengan mempercepat aktivitas pada lintasan kritis melalui penambahan sumber daya tanpa mengurangi kualitas pekerjaan. Berdasarkan hasil analisis, durasi proyek berkurang dari 150 hari menjadi 124 hari (efisiensi waktu sebesar 17%). Biaya langsung mengalami peningkatan sebesar 1,11%, sedangkan biaya tidak langsung menurun sebesar 17,33%. Secara keseluruhan, metode crashing menghasilkan penghematan total biaya proyek sebesar 0,74%. Temuan ini menunjukkan bahwa metode crashing dapat menjadi strategi efektif dalam percepatan proyek dengan pengendalian biaya yang optimal. Kata kunci: crashing, lintasan kritis, biaya proyek, durasi proyek, percepatan.
Analisis Perilaku Lentur Balok Beton Bertulang Dengan Tulangan Glass Fiber Reinforced Polymer Aldhino Septian Yoga Utama; Pangestu, Agam; Fajar Fisabilillah, Rafli; Aufa Azmi Thahir, Muhammad; Kanti Pangestuti, Endah; Kusuma Anggraini, Nurti
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/3d541t09

Abstract

Penelitian ini menganalisis perilaku lentur balok beton bertulang dengan tulangan Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) dibandingkan tulangan baja konvensional, ditinjau dari beban maksimum, lendutan maksimum, dan pola keruntuhan. Pengujian eksperimental dilakukan pada balok beton mutu K-225 berdimensi 150 × 150 × 600 mm menggunakan metode pembebanan dua titik. Benda uji terdiri atas balok kontrol (BKA dan BKB) serta balok variasi (BVA dan BVB). Hasil pengujian menunjukkan bahwa balok bertulangan GFRP memiliki kapasitas beban maksimum yang lebih tinggi, dengan peningkatan dari 28,68 kN menjadi 58,40 kN (103,6%) pada BKA–BVA dan dari 55,71 kN menjadi 68,01 kN (22,1%) pada BKB–BVB. Namun, balok variasi mengalami lendutan maksimum yang lebih besar, yaitu 7,74 mm dan 5,38 mm, dibandingkan balok kontrol sebesar 2,22 mm dan 2,92 mm. Pola keruntuhan menunjukkan bahwa balok kontrol mengalami keruntuhan lentur yang bersifat daktail, sedangkan balok variasi cenderung mengalami keruntuhan rapuh dengan dominasi retak lentur dan geser. Hasil ini menunjukkan bahwa tulangan GFRP efektif meningkatkan kapasitas beban balok, namun disertai dengan lendutan yang lebih besar dan keruntuhan yang lebih cenderung getas.

Page 12 of 12 | Total Record : 118