cover
Contact Name
lilis wahyuni
Contact Email
liliswahyuni6@gmail.com
Phone
+628127520
Journal Mail Official
japabis@stia-lk-dumai.ac.id
Editorial Address
Jl. Gunung Merapi No.1, Bumi Ayu, Kec. Dumai Selatan, Kota Dumai, Riau 28826
Location
Kota dumai,
Riau
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis (JaPaBis)
ISSN : 25410989     EISSN : 26566095     DOI : https://doi.org/10.36917/japabis.v4i2.49
Core Subject : Science, Social,
Ruang Lingkup (FOCUS AND SCOPE) 1. ADMINISTRASI PUBLIK 2. ADMINISTRASI BISNIS 3. SOSIAL DAN BUDAYA 4. TENKNOLOGI DAN INFORMASI 5. MANAJEMEN 6. BAHASA INGGRIS
Articles 102 Documents
INOVASI KEBIJAKAN TAPPING-BOX DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PAJAK HOTEL DI KOTA PEKANBARU Aisyah Nurterra Miftah; Mayarni
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis (JaPaBis) Vol 2 No 2 (2020): September
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.701 KB) | DOI: 10.36917/japabis.v2i2.26

Abstract

Pada tahun 2017 BAPENDA Kota Pekanbaru mengalami kebocoran pendapatan pajak hotel sebesar 66% atau setara dengan Rp60.058.689.281. Kemudian pada tahun 2018, BAPENDA Kota Pekanbaru mengimplementasikan instruksi KEMENDAGRI dan imbauan KORSUPGAH-KPK untuk melakukan pemasangan dan menggunakan tapping-box sebagai alat perekamtransaksi keuangan beserta pajak pada mesin kasir objek Wajib Pajak. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya terdapat permasalahan yang menjadi factor penghambat keberhasilan inovasi kebijakant apping-box dalam meningkatkan pendapatan pajak hotel, yaitu masih banyaknya Wajib Pajak yang belum memiliki tapping-box dan tergantungnya pada keamanan jalur jaringan LAN Internal Wajib Pajak dan jaringan GSM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi kebijakan tapping-box dalam meningkatkan pendapatan pajak hotel di Kota Pekanbaru dan factor penghambat dari inovasi kebijakan tapping-box dalam meningkatkan pendapatan pajak hotel di Kota Pekanbaru. Konsepteori yang digunakan pada penelitian ini adalah konsep inovasi kebijakan dari Freddy Navaro Marinez 2016. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data antara lain wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah pelaksanaan inovasi kebijakan tapping-box dalam meningkatkan pendapatan pajak hotel di Kota Pekanbaru masih belum maksimal dikarenakan terkendala dengan keterbatasan jumlah tapping-box yang ada
Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepolisian Dalam Upaya Menangani Pengaduan Masyarakat Pada Kantor POLSEK Lima Puluh Kota Pekanbaru Pebriana Marlinda; Rini Anggraini; Hernimawati
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis (JaPaBis) Vol 2 No 2 (2020): September
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.908 KB) | DOI: 10.36917/japabis.v2i2.27

Abstract

Polsek Limapuluh merupakan salah satu Polsek Urban ( perkotaan ) yang berada di tengah kota Pekanbaru dan tak luput dari tindak kejahatan di lingkungan masyarakat dan menaungi 2 (Dua kecamatan) yaitu Kecamatan Limapuluh dan Sail.Untuk menangani hal tersebut Polsek Limapuluh berusaha dengan meningkatkan kualitas pelayanannya dalam menganangani pengaduan masyarakat yang ditujukan untuk mewujudkan keamanan masyarakat yang maksimal dan baik. Teori yang digunakan yaitu teori Gesperz dalam Hardiansyah ( 2011 : 51 ) Yaitu : ketepatan waktu pelayanan, Akurasi pelayanan, kesopanan dan keramahan dalam memberikan pelayanan, Tanggung Jawab, kelengkapan, kemudahan, Variasi model Pelayanan, Pelayanan Pribadi kenyamanan dan Atribut.Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepolisian Dalam Upaya Menangani Pengaduan Masyarakat Pada Kantor Polsek Limapuluh Pekanbaru dari indikator yang ada bahwa sudah berjalan baik namun, masih ada beberapa indikator yang belum sepenuhnya berjalan maksimal seperti masih adanya sumber daya yang belum cukup berkompeten dalam menguasai bidangnya ( sentral pelayanan ) serta menguasai alat komputer sehingga masih ditemukan kesalahan atau kurang cermat dalam pembuatan laporan.masih terdapat sarana prasarana yang belum sepenuhnya terpenuhi pada polsek Limapuluh.yang diharapkan kedepannya lebih baik lagi
EFFECT OF MANAGEMENT OF VILLAGE FUNDS ON DEVELOPMENT OF RURAL INFRASTRUCTURE IN BENGKATAN BENGKALIS BENGKALIS REGENCY A. Tarmizi Yussa; Rosmayani; Jordy Putra Prananda
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis (JaPaBis) Vol 2 No 2 (2020): September
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.104 KB) | DOI: 10.36917/japabis.v2i2.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengelolaan Dana Desa terhadap pembangunan infrastruktur perdesaan di Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Wilayah sampel penelitian ini terdiri dari 28 Desa dengan jumlah responden sebanyak 56 orang yang terdiri dari Kepala Desa dan Pelaksana Teknis Pengelolaan Keuangan Desa (PTKD) se Kecamatan Bengkalis.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana.Dari hasil penelitian diketahui bahwa pengelolaan Dana Desa yang dilaksanakan di Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis telah dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap pengaruh pengelolaan Dana Desa terhadap pembangunan infrastruktur perdesaan diketahui bahwa pengelolaan Dana Desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembangunan infrastruktur perdesaan di Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis dengan hasil perhitungan analisis regresi linier sederhana sebesar 0,843 atau 84,3% dengan pengaruh sangat kuat. Artinya terjadi hubungan positif antara Pengelolan Dana Desa dengan Pembangunan Infrastruktur Perdesaan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa dengan semakin meningkatnya kualitas Pengelolan Dana Desa yang dilaksanakan oleh timPelaksana Teknis Pengelolaan Keuangan Desa (PTKD) maka akan semakin meningkat pula hasil pembangunan infrastruktur perdesaan di Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis
EFEKTIVITAS PELAYANAN SISTEM CERDAS LAYANAN PERIZINAN TERPADU (SICANTIK CLOUD) DI KABUPATEN KAMPAR Sri Wahyuni; Mayarni
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis (JaPaBis) Vol 2 No 2 (2020): September
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.952 KB) | DOI: 10.36917/japabis.v2i2.29

Abstract

Aplikasi sistem cerdas layanan perizinan terpadu untuk public pada dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu Kabupaten Kampar merupakan aplikasi yang bertujuan untuk memberikan pelayanan secara online mengenai perizinan. Akan tetapi pada proses untuk menciptakan layanan yang efektif pada dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu kabupaten kampar dengan menggunakan aplikasi sicantik masih terdapat beberapa factor yang menjadi penghambat dalam upaya mewujudkan pelayanan yang efektif, yaitu SDM yang kurang kurang memadai, Sarana dan prasarana yang dimiliki dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu kabupaten kampar belum terpenuhi dengan baik seperti sering terjadinya gangguan jaringan sehingga membuat pelayanan terhambat, faktor berikutnya penghambat tidak efektifnya yaitu implementasi program SICANTIK masih pada tahap half implemented atau belum sempurna, Kemudian trust atau kepercayaan masyarakat menggunakan pelayanan online masih kurang. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui efektivitas pelayanan dengan menggunakan aplikasi SICANTIK oleh DPMPTSP Kabupaten Kampar. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif, informan yang dipilih menggunakan metode puposive sampling. Hasil penelitan yang penulis dapat yaitu pelaksanaan pelayanan dengan menggunakan aplikasi SICANTIK telah terlaksana dengan baik namun ketika dianalisis lebih mendalam hasil yang didapat dilapangan belum efektif hal ini dapat dilihat masih memiliki factor penghambat yang membuat tidak efektifnya pelayanan dengan menggunakan aplikasi SICANTIK yang dilaksanakan oleh DPMPTSP Kabupaten Kampar
PENGEMBANGAN KAPASITAS PEMADAM KEBAKARAN PADA DINAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KOTA PEKANBARU Zidni Ma’romah; Adianto
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis (JaPaBis) Vol 2 No 2 (2020): September
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.65 KB) | DOI: 10.36917/japabis.v2i2.30

Abstract

Melihat pada kasus kebakaran yang terjadi di Kota Pekanbaru dari tahun ketahun mengalami peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2020 angka kasus kebakaran bangunan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Kasus kebakaran bangunan yang sering terjadi yaitu kebakaran rumah atau tempat tinggal. Menanggapi hal tersebut, maka perlu adanya pemadam kebakaran yang berkompeten baik dari segi pengetahuan maupun keahlian untuk dapat menanggulangi kebakaran di Kota Pekanbaru. Pemadam kebakaran yang berkualitas dan berkompeten di dukung dengan adanya pengembangan kapasitas sumber daya manusia melalui program pendidikan dan pelatihan bagi pemadam kebakaran yang didukung oleh sertifikat kompetensi. Jenis pendidikan dan pelatihan yang berbeda sesuai dengan keahlian yang di miliki oleh pemadam kebakaran. Metode Penelitian yang digunakan yaitu kualitatatif dengan dengan pendekatan studi kasus yang bersifat analisis deskriptif. Hasil penelitian ini adalah masih belum optimalnya dalam memberikan pendidikan dan pelatihan bagi pemadam kebakaran, masih ditemukan petugas pemadam kebakaran yang belum mengikuti diklat pemadam I dan belum memiliki sertifikat kompetensi diklat pemadam kebakaran, serta masih belum idealnya jumlah pemadam kebakaran untuk dapat menaggulangi kebakaran di Kota Pekanbaru
ANALISIS ASAS PELAYANAN PUBLIK PADA PUSKESMAS SUNGAI SEMBILAN KOTA DUMAI Asiah Fitri Madhani; Dede Mirza; Latip
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis (JaPaBis) Vol 3 No 1 (2021): Maret
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.86 KB) | DOI: 10.36917/japabis.v3i1.31

Abstract

Puskesmas merupakan unit pelaksanaan teknis yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata, dapat diterima dan terjangkau oleh masyarakat dengan peran serta aktif masyarakat dan menggunakan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi guna mencapai derajat kesehatan yang optimal tanpa mengabaikan mutu pelayanan kepada perorangan. Puskesmas Sungai Sembilan merupakan Unit Pelayanan Kesehatan yang bertugas menyelenggarakan pelayanan dimasyarakat di bidang kesehatan. Namun berdasarkan penelitian yang penulis lakukan masih ditemukan beberapa gejala masalah yaitu waktu pelayanan belum sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dan masih kurangnya sarana dan prasarana yang ada di Puskesmas Sungai Sembilan Kota Dumai.Berdasarkan gejala masalah tersebut dapat ditarik rumusan masalah yaitu Bagaimana Asas Pelayanan Publik pada Puskesmas Sungai Sembilan Kota Dumai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Asas Pelayanan Publik pada Puskesmas Sungai Sembilan Kota Dumai, untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan Asas Pelayanan Publik pada Puskesmas Sungai Sembilan Kota Dumai.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Komarudin (2014:26) tentang asas pelayanan publik dengan indikator Transparansi, Akuntabilitas, Kondisional, Partisipatif, Kesamaan Hak, Keseimbangan Hak dan Kewajiban. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah pegawai dan masyarakat dengan pengambilan sampel menggunakan teknik sensus sampling untuk pegawai dan teknik incidental sampling untuk masyarakat. Jenis data penelitian yaitu angket dan wawancara dan teknik pengolahan data menggunakan pengukuran Rating Scale. Hasil penelitian menunjukkan kategori baik. Menggunakan 6 indikator dan 18 sub indikator dengan responden sebanyak 156 orang responden. Dan total skor 6.158 berada pada rentang skor 5.616 – 8.424 dengan persentase 73,10%. Adapun faktor pendukung dalam penelitian ini adalah adanya transparansi dalam pelaksanaan pelayanan publik pada Puskesmas Sungai Sembilan Kota Dumai dan Keseimbangan Hak dan Kewajiban pada Puskesmas Sungai Sembilan Kota Dumai. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu masih kurangnya kemampuan organisasi dalam menyediakan sarana dan prasarana pelayanan yang memadai dan kurangnya kesesuaian antara waktu pelayanan yang ditetapkan dengan realisasi dilapangan..
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM UPAYA MELAYANI MASYARAKAT PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA DUMAI L Wahyuni; Erinaldi
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis (JaPaBis) Vol 4 No 1 (2022): Maret
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.753 KB) | DOI: 10.36917/japabis.v4i1.32

Abstract

Administrasi kependudukan merupakan salah satu bentuk pelayanan negara untuk masyarakat yang berkaitan tentang rangkaian kegiatan penataan, penertiban dokumen dan data kependudukan melalui pendaftaran penduduk, pencatatan sipil, serta pengelolaan informasi penduduk. penulis menggunakan teori menurut Gespersz dalam Hardiansyah (2011) yang menyatakan bahwa Peningkatan kualitas pelayanan terdiri dari Ketepatan Waktu Pelayanan, Akurasi pelayanan, Kesopanan dan keramahan dalam memberikan pelayanan, Tanggung Jawab, Kelengkapan, Kemudahan dalam mendapatkan Pelayanan, Variasi Model Pelayanan, Pelayanan Pribadi, Kenyamanan dalam memperoleh pelayanan dan Atribut. Penulis pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Dumai. Proses dalam pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan data yang akurat. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini antara lain: Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Kemudian data dan informasi yang diperoleh akan dianalisis menggunakan analisis data yang dikemukakan oleh model Miles and Huberman dalam Marlinda (2018:24) yaitu meliputi Data Reduction, Data Display dan Conclusion drawing/Verification.
ANALISIS STANDAR PELAYANAN PUBLIK PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA DUMAI Encik Maznah; Rita Erlianti; Latip
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis (JaPaBis) Vol 3 No 1 (2021): Maret
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.188 KB) | DOI: 10.36917/japabis.v3i1.33

Abstract

Kantor Kementerian Agama Dumai melaksanakan tugas pokok dan fungsi Kementerian Agama dalam wilayah kota berdasarkan kebijakan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Berdasarkan observasi yang dilakukan penulis masih ditemukan beberapa gejala masalah yaitu masih kurang tepatnya waktu penyelesaian pelayanan pada Kantor Kementerian Agama Dumai dan masih kurang telitinya pegawai Kantor Kementerian Agama Dumai menyelesaikan data yang terkait dengan Ijazah MDTA yang mengakibatkan pembagian Ijazah tertunda berdasarkan hasil observasi dan wawancara kepada masyarakat yang berurusan.. Berdasarkan gejala masalah di atas, dapat penulis merumusan masalah yaitu Bagaimana Standar Pelayanan Publik Pada Kantor Kementerian Agama Dumai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Standar Pelayanan Publik pada Kantor Kementerian Agama Dumai, serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat Standar Pelayanan Publik Pada Kantor Kementerian Agama Dumai. Teori yang digunakan adalah Menurut Mahmudi (2015:226-227) untuk menukur standar pelayanan publik dengan 6 indikator yaitu: Prosedur pelayanan, Waktu penyelesaian, Biaya pelayanan, Produk pelayana, Sarana dan Prasarana, dan Kompetensi petugas pemberi pelayanan. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah Pegawai dan Masyarakat pada Kantor Kementerian Agama Dumai dengan pengambilan sampel menggunakan metode sensus untuk pegawai, dan teknik sampling insedental untuk masyarakat. Jenis Data penelitian ini yaitu Data Primer dan Data Sekunder. Teknik Pengumpulan Data yaitu Angket dan Wawancara. Dan teknik pengolahan data menggunakan pengukuran Rating Scale. Hasil penelitian menunjukkan kategori Cukup Baik. Menggunakan 6 indikator dan 18 sub indikator dengan responden sebanyak 117 orang responden berada pada rentang skor 2107 - 4212 dan total skor 4209 dengan persentase 66,62%. Adapun faktor pendukung dalam penelitian ini yaitu terdapat prosedur pelayanan dalam standar pelayanan Publik pada Kantor Kementerian Agama Dumai. serta terdapat produk pelayanan dalam pelaksanaan pelayanan publik melalui standar pelayanan pada Kantor Kementerian Agama Dumai. Sedangkan faktor penghambat yaitu masih kurang sesuai waktu penyelesaian pelayanan pada Kantor kementerian Agama Dumai dan masih kurangnya kompetensi petugas pemberi pelayanan dalam pelaksanaan pelayanan pada Kantor Kementerian Agama Dumai
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PADA PELAYANAN PEMBUATAN KARTU IDENTITAS ANAK (KIA) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA DUMAI L Wahyuni
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis (JaPaBis) Vol 4 No 1 (2022): Maret
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.559 KB) | DOI: 10.36917/japabis.v4i1.34

Abstract

Melalui kebijakan KIA, Pemerintah Kota Dumai mengharapkan dengan adanya program KIA ini mampu memberikan kepastian hukum dan jaminan atas pengakuan hak berikut dengan perlindungannya. Salah satu kebijakan pemerintah tentang kependudukan yaitu kebijakan KIA (Kartu Identitas Anak) yang diatur dalam PERMENDAGRI Nomor 2 Tahun 2016. Penelitian ini dilakukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Dumai, . Penelitian ini fokus pada kebijakan program kartu identitas anak (KIA). Penelitian ini menggunakan jenis penelititan deskriptif dengan analisa kualitatif. Menurut Miles dan Huberman dalam Nugroho (2014:121) mengemukakan bahwa analisa data kualitatif terdiri dari tiga langkah, yaitu: Reduksi data, Penyajian data, dan Penarikan kesimpulan. Untuk membahas tentang Implementasi Kebijakan pada Pelayanan Pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Dumai, maka penulis menggunakan teori menurut Edward III dalam Widodo (2010:96) terdapat empat faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan implementasi kebijakan yaitu: 1) Komunikasi, 2) Sumberdaya, 3) Disposisi, dan 4) Struktur Birokrasi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KARYAWAN PADA PT. PLN (PERSERO) WILAYAH RIAU DAN KEPULAUAN RIAU AREA DUMAI Hildawati; Latip; Boy Candra Simamora
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis (JaPaBis) Vol 3 No 1 (2021): Maret
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.402 KB) | DOI: 10.36917/japabis.v3i1.35

Abstract

Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Area Dumai serta Untuk mengetahui faktor penghambat kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Area Dumai. Berdasarkan observasi ditemukan beberapa gejala masalah yaitu: Masih terdapat karyawan yang belum mendapatkan pelatihan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Area Dumai, Masih ditemukannya insentif yang tidak diberikan kepada karyawan yaitu tunjangan kesehatan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Area Dumai. Teori yang digunakan adalah menurut mahmudi (2015:18) yang mengemukakan 5 indikator untuk mengukur faktor faktor yang mempengaruhi kinerja sebagai berikut. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Area Dumai. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh atau metode sensus sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu angket dan wawancara. Teknik analisa data menggunakan teknik statistic deskriptif dengan pengukuran Rating Scale. Hasil analisa faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karywan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Area Dumai dapat dikategorikan baik. Kenyataan ini terbukti dari 156 responden diperoleh total skor 5.170 (73,64%). Adapun yang menjadi faktor penghambat yaitu masih kurang faktor personal/individu dalam meningkatkan kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Area dan masih kurang faktor kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Area Dumai

Page 3 of 11 | Total Record : 102