cover
Contact Name
A. Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
a.octamaya@unm.ac.id
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
pjser@unm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Sosiologi Lantai 3 Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar Jl. Raya Pendidikan N0 1 Kelurahan Tidung Kecamatan Rappocini Kota Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pinisi Journal of Sociology Education Review
ISSN : 28300572     EISSN : 2829937X     DOI : https://doi.org/10.26858/jser
Core Subject : Education,
Pinisi Journal of Sociology Education Review providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about Sociology, Culture, Family, Gender Equality, Social Inclusion, Society, Politics, Philosophy, and Development. Published by Sociology Education Study Program Faculty of Social Science.
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Volume 1, Nomor 3, November 2021" : 19 Documents clear
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN KOMUNITAS ARMADA PUSTAKA DI DESA PAMBUSUANG KABUPATEN POLEWALI MANDAR Nurmalah Sari Mahmud; Muhammad Syukur
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 3, November 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.995 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap keberadaan komunitas Armada Pustaka di Desa Pambusuang. 2) untuk mengetahui dampak keberadaan komunitas Armada Pustaka terhadap budaya baca masyarakat di Desa Pambusuang. Jenis penelituian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode pendekatan fenomenologi. Pemilihan informan menggunakan teknik porposive sampling. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu: pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan 1) persepsi masyarakat terhadap keberadaan komunitas Armada Pustaka di Desa Pambusuang sebagai berikut a) keberadaan dari komunitas Armada sangat bagus, b) masyarakat mendukung dan merasa terbantu dengan kehadiran komunitas ini di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan akses bacaan, c) masyarakat menyatakan bahwa dengan keberadaan komunitas Armada Pustaka berpengaruh terhadap minat baca. 2) dampak yang ditimbulkan dari keberadaan komunitas Armada Pustaka yaitu dampak positif meliputi; a) dengan adanya komunitas Armada Pustaka minat baca masyarakat meningkat, b) dengan keberadaan komunitas Armada Pustaka tingkat kesadaran akan pentingnya literasi sudah mulai ada. Sementara dampak negatifnya meliputi; a) berupa sikap apatis masyarakat dalam mengkampanyekan budaya membaca ke lingkungan sekitarnya dan b) ada juga informan yang menyatakan bahwa tidak ada dampak negatif dari keberadaan komunitas Armada Pustaka.
STUDI KOMPARATIF TINGKAT KEDISIPLINAN SISWA KELAS X DAN XI DI SMAN 12 MAKASSAR Pratiwi Nur; A. Octamaya Tenri Awaru
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 3, November 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.727 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kedisiplinan siswa antara siswa kelas X dan siswa kelas XI di SMA Negeri 12 Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif kuantitatif. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 742 siswa, kemudian ditarik sampel sebanyak masing masing 37 siswa kelas X dan 37 siswa kelas XI dengan menggunakan teknik sampling acak sederhana (Random sampling). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis statistic deskriptif dan analisis statistic inferensial. Untuk pengujian hipotesis menggunakan uji T dengan menggunakan program aplikasi SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kedisiplinan pada siswa kelas X dan siswa kelas XI diperoleh nilai thit 6,343 dan ttab 2,028 maka h1 diterima berarti ada perbedaan tingkat kedisiplinan siswa kelas X dan siswa kelas XI. Dari hasil analisis deskriptif, frekuensi kedisiplinan pada siswa dilihat pada indikator disiplin dalam peraturan baik lisan maupun tulisan menunjukkan siswa kelas X sebesar 90% dapat dikatakan baik dan siswa kelas XI sebesar 76% dapat dikatakan baik. Indikator disiplin dalam proses belajar mengajar menunjukkan siswa kelas X sebesar 85,3% dapat dikatakan baik dan siswa kelas XI sebesar 66,7% dapat dikatakan cukup baik. Indikator disiplin dalam menjaga dan menggunakan fasilitas sekolah menunjukkan siswa kelas X sebesar 88,7% dapat dikatakan baik dan siswa kelas XI sebesar 71,1% dapat dikatakan cukup baik.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) DI MA NEGERI 1 WATANSOPPENG Fitri Handayani; Muhammad Syukur
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 3, November 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.866 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Implementasi pembelajaran Higher Order Thinking Skil, dan 2) Hambatan dalam penerapan pembelajaran Higher Order Thinking Skill. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 7 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria informan yaitu guru yang menerapkan pembelajaran Higher Order Thinking Skill pada mata pelajaran yang di Ujian Nasionalkan, dan guru yang berusia 30-50 tahun. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan membercheck. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Implementasi pembelajaran Higher Order Thinking Skil yaitu: a) menelaah informasi secara kritis, melalui apersepsi berupa video, gambar, contoh kasus, kegiatan literasi yang kemudian ditanggapi atau dikritisi baik berupa isi maupun bentuknya b) menciptakan daya kreatif siswa, melalui pengamatan atau penelitian untuk menemukan sendiri jawabannya, membuat laporan praktikum, atau membuat sebuah karangan dan c) meningkatkan kemampuan memecahkan masalah melalui diskusi, debat dan membuat soal-soal HOTS 2) Hambatan dalam penerapan pembelajaran Higher Order Thinking Skill yaitu: a) HOTS belum familiar bagi siswa dan guru, b) waktu yang terbatas dan c) kurangnya fasilitas dalam pembelajaran berbasis HOTS.
PENERAPAN PEMBELAJARAN HOMESCHOOLING KOMUNITAS PADA ANAK DI PRIMAGAMA MAKASSAR Nuraeni Mansur; M. Ridwan Said Ahmad
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 3, November 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.276 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Alasan orangtua dan anak memilih homeschooling di Primagama Makassar, dan 2) Penerapan pembelajaran anak pada homeschooling di Primagama Makassar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan snowball sampling, dengan informan yaitu siswa homeschooling Primagama Makassar. Jumlah informan sebanyak 4 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan member check. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; 1) Alasan orangtua dan anak memilih homeschooling di Primagama Makassar adalah: a) Bullying (perundungan atau cemoohan) (b) Tindakan kekerasan di sekolah. (c) Bakat dan minat tidak dikembangkan di sekolah formal. (d)  Lingkungan sekolah kurang kondusif. 2) Penerapan pembelajaran anak pada homeschooling di Primagama Makassar adalah: a) Kurikulum dan materi, berupa kurikulum 2013 seperti yang dipakai pada sekolah formal. b) Model belajar yaitu school at home dan classical approach dan c) Evaluasi pembelajaran berupa pelaksanaan ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester maupun ujian nasional.Kata Kunci: Penerapan pembelajaran, homeschooling komunitas, anak.
PENGARUH TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU BOLOS DI KALANGAN PESERTA DIDIK SMK HANDAYANI MAKASSAR Erni Erni; Andi Agustang
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 3, November 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.421 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh teman sebaya terhadap perilaku bolos siswa SMK Handayani Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 53 orang perserta didik yang terdiri dari 18 orang kelas X, 18 orang kelas XI dan 17 orang kelas XII. Penentuan sampel menggunakan teknik Proportionate Random Sampling, karena asampel penelitian berstrata secara proporsional dalam hal ini kelas X, XI, XII . Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan angket observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri dari analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara teman sebaya dengan perilaku bolos siswa di SMK Handayani Makassar sebesar 0,370 atau berada pada kategori hubungan yang rendah. Berdasarkan hasil uji kofesien determinasi (R2) diketahui bahwa nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 13,7%. Yang berarti dapat dikatakan bahwa 13,7% perilaku bolos peserta didik SMK Handayani Makassar dipengaruhi oleh teman sebaya. Sedangkan sisanya 86,3% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Adapun besarnya pengaruh teman sebaya terhadap perilaku membolos siswa SMK Handayani Makassar berdasarkan hasil perhitungan uji t (parsial) ditemukan bahwa teman sebaya berpengaruh signifikan terhadap perilaku bolos peserta didik SMK Handayani Makassar yang dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 2,848 dan ttabel sebesar 1,675 pada taraf signifikansi sebesar 0,006. Oleh karena nilai thitung lebih besar dari ttabel dan nilai signifikansinya lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian Ha diterima yaitu terdapat pengaruh antara teman sebaya terhadap perilaku bolos siswa SMK Handayani Makassar dan H0 ditolak. 
PERSEPSI ORANGTUA ANAK PUTUS SEKOLAH TERHADAP PROGRAM PENDIDIKAN GRATIS DI KELURAHAN TOMBOLO KECAMATAN SOMBA OPU KABUPATEN GOWA Retno Wulandari; Zainal Arifin
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 3, November 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.156 KB)

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui 1) Persepsi orangtua anak putus sekolah terhadap program pendidikan gratis di Kelurahan Tombolo Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, dan 2) Faktor-faktor penyebab anak putus sekolah di  Kelurahan Tombolo Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini kualitatif tipe deskriptif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu masyarakat Tombolo dan anak yang putus sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisplay data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data  yaitu member check. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Persepsi orangtua anak putus sekolah terhadap pendidikan gratis di Kelurahan Tombolo Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, yaitu (a) Pendidikan gratis dipandang meringankan beban biaya dan meningkatkan partisipasi pendidikan masyarakat, (b) Pendidikan gratis dipandang belum total dan merata. 2) Faktor-faktor penyebab anak putus sekolah di Kelurahan Tombolo Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, dipengaruh oleh beberapa aspek yaitu (a) Motivasi pribadi (pendorong dan penghambat partisipasi dalam penerapan pendidikan gratis), (b) Paradigma pendidikan (sebagai sebuah hal penting), (c) Rendahnya pemahaman masyarakat tentang pendidikan gratis.
KENDALA FULL DAY SCHOOL DI SMAN 16 MAKASSAR Juliayu Razak; M. Ridwan Said Ahmad
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 3, November 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.737 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Kendala guru dalam pelaksanaan sistem full day school di SMAN 16 Makassar dan 2) Upaya yang dilakukan guru dalam menghadapi kendala full day school. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah informan yaitu sebanyak 7 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data yaitu member check. Teknik analisis data yaitu menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaan full day school di SMAN 16 Makassar yaitu; a) kurangnya waktu untuk beristirahat bagi guru, b) proses belajar mengajar tidak kondusif, dan c) media pembelajaran kurang memadai. 2) Upaya yang dilakukan guru dalam menghadapi kendala full day school di SMAN 16 Makassar yaitu; a) menjaga daya tahan tubuh, b) menerapkan model pembelajaran yang kreatif, dan c) memanfaatkan sumber belajar lain.
PERILAKU MENYIMPANG PADA KALANGAN MAHASISWA KELURAHAN PACCINONGANG KECAMATAN SOMBA OPU KABUPATEN GOWA Raden Muhammad Hartono; Supriadi Torro
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 3, November 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.191 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Untuk mengetahui penyebab terjadinya perilaku balapan liar di kalangan mahasiswa di kelurahan Paccinongang kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa 2) Untuk mengetahui dampak perilaku balapan liar di kalangan mahasiswa di kelurahan Paccinongang kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini kualitatif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu Masyarakat yang bertempat tinggal di kelurahan Paccinongang kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa dan mahasiswa yang melakukan balapan liar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisplay data dan penarikan kesimpulan.Teknik pengabsahan data  yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penyebab terjadinya perilaku balapan liar dikalangan mahasiswa di kelurahan Paccinongang kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, yaitu) faktor internal meliputi hobby, gengsi ingin terlihat keren) factor eksternal meliputi uang taruhan, ajakan teman, dan kurangnya sirkuit balap 2) dampak perilaku menyimpang dikalangan mahasiswa di kelurahan Paccinongang kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, yaitu a) membahayakan diri sendiri dan orang lain, b) mengganggu ketertiban umum masyarakat. 
MEKANISTIK PENILAIAN PEMBELAJARAN KELAS PERAHU DI WILAYAH PESISIR KABUPATEN PANGKEP Febryanti Febryanti; Supriadi Torro
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 3, November 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.78 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bentuk pelaksanaan penilaian guru pada kelas perahu di Kabupaten Pangkep, 2) Faktor yang menjadi kendala dalam melaksanakan penilaian pada kelas perahu. Jenis penelitian ini merupakan  penelitian kualitatif deskriptif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 5 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria informan yaitu guru yang mengajar dikelas perahu, dan guru yang berusia 25-60 tahun. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan member check yaitu setelah melakukan wawancara, penulis mencocokan kembali kepada informan untuk memastikan jawaban yang telah diberikan yang sudah dianggap akurat. Teknik analisis data adalah melaui kondensasi data, penyejian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) pelaksanaan penilaian guru pada kelas perahu dilakukan dengan dua bentuk, yaitu : a) penilaian reguler/penilaian langsung, b) penilaian dalam pemberian LKS, 2) kendala guru dalam melaksanakan penilaian pada siswa kelas perahu yaitu: a) keterbatasan waktu, b)kurangnya pemahaman siswa, c)keterbatasan instrumen, d) fasilitas.guru dan sekolah yang berbatas.
KONTRIBUSI KOMITE SEKOLAH TERHADAP PENGEMBANGAN SEKOLAH DI SMA NEGERI 7 GOWA Nurwinda Sari; Supriadi Torro
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 3, November 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.009 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Kontribusi  Komite Sekolah Terhadap Pengembangan Sekolah di Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Gowa dan 2) Faktor Penghambat Komite TerhadapPengembangan Sekolah di Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Gowa. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian tipe deskriftif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 7 orang yang ditentukan melalui tekhnik purposive sampling dengan kriteria informan yaitu pengurus inti komite sekolah, kepala sekolah, orantua  siswa atau wali siswa. Data dikumpulkan melalui  wawancara dan dokumentasi. Tekhnik analisis data dengan kondensasi, penyajian dan kesimpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: a) kontribusi komite sekolah terhadap pengembangan sekolah di Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Gowa dapat dilihat; 1) Memberikan nasehat  kepada kepala sekolah, guru  dan siswa dalam mengikuti peraturan sekolah;  2) Memberikan dukungan terhadap pengembangan sekolah baik dalam bentuk pikiran, tenaga dan Materil, memalui pembangunan mushallah sekolah 3) Memberikan pengawasan melalui penggunaan dana BOS dan juga terhadap pembangunan gedung  sekolah  dan 4) Sebagai mediator atau menjembatani permasalahan antara sekolah dengan masyarakat. Dan b) faktor penghambat komite sekolah terhadap pengembangan sekolah di Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Gowa yakni: 1) Kurang pedulinya kepala sekolah terhadap saran yang diberikan oleh Komite Sekolah terhadap pengembangan Sekolah SMA Negeri 7 Gowa. 2) Kendala waktu komite sekolah dalam memberikan pengawasan terhadap pengembangan sekolah SMA Negeri 7 Gowa.

Page 1 of 2 | Total Record : 19