cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No. 1 Gedung Manterawu Lt. 5
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Art & Design
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559349     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian Art & Design. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 1,905 Documents
PENGEMBANGAN MERCHANDISE TOTEBAG GRIYA HARAPAN DIFABEL MENGGUNAKAN TEKNIK SULAM Lowti, Eny; Oetari, Jeng; Yuningsih, Sari
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia menjunjung tinggi persamaan hak dan kewajiban bagi seluruh warganya,termasuk penyandang disabilitas. Namun, dalam prakteknya, penyandang disabilitas masihmenghadapi berbagai hambatan untuk memperoleh kesempatan setara dalam kehidupan sosial danekonomi. Griya Harapan Difabel (GHD) di Jawa Barat berperan dalam memberdayakan penyandangdisabilitas melalui pelatihan keterampilan, khususnya di bidang kerajinan. Penelitian ini bertujuanuntuk mengeksplorasi pengembangan visual dekoratif melalui teknik sulam di kelas handycraft GHDserta menentukan jenis produk merchandise yang berpotensi menjangkau pasar yang lebih luas,terutama di kalangan remaja. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif denganpendekatan design thinking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik sulam seperti tusuk balik,tusuk feston, dan tusuk jelujur yang diajarkan di kelas handycraft dapat diterapkan secara efektifpada produk merchandise. Teknik sulam tersebut memperkuat visual dekoratif dengan mengacupada motif batik GHD sebagai elemen desain utama. Totebag dipilih sebagai produk merchandisekarena dinilai memiliki daya tarik pasar yang tinggi. Penggunaan kain batik GHD juga memperkuatidentitas lembaga serta membuka peluang pasar yang lebih luas lagi di kalangan remaja.Kata kunci: Dinas Sosial Griya Harapan Difabel, Merchandise, Totebag, Sulam
PENGEMBANGAN METODE PENERAPAN TEKNIK RUST DYEING DENGAN PEWARNA ALAMI JELAWE (TERMINALIA BELLIRICA) PADA LEMBARAN KAIN Anayah, Nida Nufsah Ashilah; Hendrawan, Aldi; Takao, Gina Shobiro
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan metode penerapan teknik rust dyeing denganmengombinasikan pewarna alami dari kulit buah jelawe (Terminalia bellirica) sebagaialternatif pewarnaan ramah lingkungan dalam desain tekstil kontemporer. Metodepenelitian yang diterapkan adalah kualitatif meliputi studi pustaka, observasi, wawancara,dan eksplorasi. Eksplorasi dilakukan pada beberapa jenis kain, serta penggunaan variasimordan dan logam. Proses rust dyeing dikombinasikan dengan pencelupan menggunakanekstrak jelawe untuk mengamati pengaruh terhadap pembentukan warna dan motif. Hasileksplorasi menunjukkan bahwa teknik ini dapat menghasilkan variasi motif yangterbentuk melalui reaksi oksidasi logam dan tanin dari jelawe yang menghasilkan warnakuning kecoklatan, hingga abu-abu, abu kehitaman. Teknik fold and wrap bundlemenghasilkan motif yang lebih terarah dibandingkan teknik item placement. Hasil akhirditerapkan dalam bentuk lembaran kain patchwork berukuran 100 × 100 cm sebagaipenerapan visual dari proses yang telah dikembangkan. Penelitian ini diharapkan dapatmemberikan kontribusi terhadap pengembangan teknik pewarnaan alami yangberkelanjutan.Kata kunci: Rust Dyeing, Pewarna Alam, Jelawe (Terminalia Bellirica).
PENGEMBANGAN MOTIF DIGITAL INSPIRASI BATIK JAWA HOKOKAI PADA OUTER KIMONO PRIA Vanessy, Vanessy; Ramadhan, Mochammad Sigit; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik Jawa Hokokai merupakan batik yang lahir dari pencampuran budaya Jepangdan Indonesia. Ciri khas dari batik ini adalah motif bunga sakura, bunga krisan, dan kupukupu, pola susomoyo, dan pola pagi sore. Pola susomoyo merupakan pola pinggiran yangjuga ditemukan pada bagian bawah kimono. Batik ini juga terkenal dengan kerumitandalam teknik pembuatan karena motif yang padat dan warna yang bervariatif. Hal inimenunjukkan adanya peluang untuk mengembangkan batik ini dengan efisien. Kelebihanteknik digital printing adalah skema warna yang dihasilkan sangat luas dan warnanyavibrance, serta dapat dijangkau oleh berbagai kalangan. Tujuan dari penelitian ini, yaitumenghasilkan pengaplikasian motif Jawa Hokokai dengan teknik digital printing pada outerkimono pria. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulandata berupa studi literatur, wawancara, observasi dan eksplorasi. Hasil akhir dari penelitianini yaitu produk busana pria berupa outer kimono pria dengan motif digital Jawa Hokokaidengan komposisi pola susomoyo.Kata kunci: batik Jawa Hokokai, motif digital, outer kimono
PENGEMBANGAN MOTIF DIGITAL JAWA HOKOKAI PADA KIMONO UNTUK FASHION MODEST Krishandini, Alisya Sandina; Ramadhan, Mochammad Sigit; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik Jawa Hokokai merupakan hasil akulturasi antara budaya Jepang danIndonesia. Batik Jawa Hokokai memiliki ciri khas tertentu, seperti adanya objek bungasakura, bunga krisan, kupu-kupu, serta pola Pagi-Sore dan susomoyo. Selain pada motifbentuk akulturasi budaya Jepang di Indonesia juga tampak pada penggunaan busana,seperti kimono yang dikombinasikan dengan batik atau motif tradisional lainnya. BatikJawa Hokokai terkenal dengan tingkat kerumitannya yang sangat tinggi danmembutuhkan pengerjaan waktu yang lama. Batik ini memiliki peluang untukdikembangkan pada teknik digital printing karena dapat mempermudah prosespengerjaan serta menghemat waktu. Di samping itu, teknik digital printing dapatmenggunakan warna yang beragam dengan harga terjangkau. Dalam hal tersebutterdapat peluang untuk mengembangkan batik Jawa Hokokai dengan teknik digitalprinting pada busana modest. Terdapat aturan tertentu dalam busana modest wearseperti tidak mengunakan motif makhluk bernyawa dan memiliki siluet yang longgar. Halini berpotensi untuk diaplikasikan pada kimono karena bentuknya yang longgar. Metodeyang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan mengumpulkan dataobservasi, wawancara dan eksplorasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkanmotif Jawa Hokokai dengan mempertahankan ciri khasnya. Hasil akhir penelitian iniberupa produk kimono modest wear dengan motif digital Jawa Hokokai.Kata Kunci : Batik Jawa Hokokai, Digital Printing, Fashion Modest
PENGEMBANGAN MOTIF DIGITAL YANG TERINSPIRASI DARI BATIK JAWA HOKOKAI PADA KIMONO SEMI FORMAL Khairunnisa, Khairunnisa; Ramadhan, Mochammad Sigit; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik Jawa Hokokai merupakan akulturasi budaya Jepang dan Indonesia, pola danwarna batik Jawa Hokokai dipengaruhi oleh budaya Jepang, tetapi latar belakang menggunakanbatik keraton. Batik Jawa Hokokai merupakan batik pesisir yang indah, yang dikenal rumit karenamenampilkan ragam hias dan skema warna yang banyak. Ciri khas batik Jawa Hokokai adalahpola susomoyo, pagi sore, motif bunga sakura, krisan, anggrek, kupu-kupu, dan motif tradisional.Kebutuhan pasar berdasarkan brand pembanding menunjukan peluang untuk mengembangkanbatik ini dengan optimal, dengan menggunakan teknik digital printing, kelebihan digital printingmendapatkan skema warna yang luas dan pengerjaan waktunya lebih cepat. Tujuan penelitianini, yaitu mengaplikasikan pengembangan komposisi motif batik Jawa Hokokai digital printingpada kimono semi formal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metodepengumpulan data literatur, observasi, wawancara, studi analisis, dan eksplorasi. Hasil akhirpenelitian ini berupa produk busana kimono semi formal dengan pengembangan motif JawaHokokai pola susomoyo dengan teknik digital printing.Kata kunci: Batik Jawa Hokokai, Susomoyo, Digital printing, Kimono.
PENGEMBANGAN PRODUK BRAND GEDOG LOWO MELALUI IMPLEMENTASI STORYTELLING ‘RIWAYAT KAPAS’ DENGAN TEKNIK SURFACE TEXTILE DESIGN Ahmad, Hasna Nazihah; Ciptandi, Fajar; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis kain tradisional di Indonesia sangat beragam, salah satunya yaitu kain tenungedog. Kain tenun gedog merupakan kain tradisional asal Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yangpada awalnya kurang dikenal, namun dengan adanya fenomena diangkatnya batik tenungedog Tuban sebagai ikon pada acara Hari Batik Nasional tahun 2024, kini tenun gedog mulairamai mendapat atensi dari pecinta fashion dan memiliki potensi besar untuk dikembangkanke dalam bentuk produk fashion. Di sisi lain, terdapat brand penghasil kain tenun gedog dikecamatan Kerek yang secara konsisten menghasilkan tenun gedog dengan corak motif hasilinovasi, namun masih menghasilkan dalam bentuk lembaran kain saja, sehingga produknyaberpotensi untuk dikembangkan ke dalam bentuk produk fashion menggunakan konsepperancangan yang sesuai dengan karakteristik brand. Dengan begitu, penelitian ini bertujuanuntuk membuat perancangan pengembangan produk brand Gedog Lowo menjadi produkfashion. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur, observasi,wawancara dan juga eksplorasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan perancanganproduk fashion tenun gedog yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik brand GedogLowo.Kata kunci: tenun gedog, brand Gedog Lowo, produk fashion tenun gedog
PENGEMBANGAN PRODUK GEDOG LOWO MENGGUNAKAN BATIK GEDOG MENJADI PRODUK FASHION DENGAN KONSEP STORYTELLING “BATIK ABANGAN” Ramadanti, Puspa Mulya Aryani; Ciptandi, Fajar; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedog Lowo merupakan UMKM tekstil tradisional di Kecamatan Kerek,Tuban, yang memproduksi kain tenun dan batik Gedog dengan ciri khas lokal. Saatini, Gedog Lowo hanya menjual lembar kain sehingga diperlukan inovasi produkuntuk meningkatkan daya saing dan memperkuat identitas brand. Penelitian inibertujuan mengembangkan produk fashion berbahan kain batik Gedog sesuaikarakter Gedog Lowo dengan menonjolkan nilai kearifan lokal dan makna filosofismelalui konsep storytelling “Batik Abangan”. Metode penelitian menggunakanpendekatan kualitatif melalui pengumpulan data seperti studi literatur, observasi,wawancara, serta eksplorasi dan analisis data untuk merumuskan desain produk.Hasil penelitian menghasilkan tiga produk busana ready to wear: (1) kebayadengan motif satrian dan embellishment bunga kapas di dada melambangkanharapan dan kedewasaan; (2) blouse dengan motif satrian dan bunga kapas dipunggung melambangkan kekuatan menanggung beban hidup; dan (3) kebayadengan motif srigunting dan bunga kapas di pinggang melambangkan kekuatanserta peran perempuan sebagai penopang kehidupan. Kesimpulannya,pengembangan kain batik Gedog Lowo menjadi produk fashion denganstorytelling mampu menghadirkan pengembangan produk yang selaras denganidentitas brand melalui narasi tentang kesederhanaan, keindahan alam, danfilosofi kehidupan perempuan, sehingga meningkatkan nilai tambah dan daya tarikdi pasar fashion tradisional maupun modern.Kata Kunci: Tenun Gedog, batik abangan, produk fashion, storytelling.
PENGEMBANGAN TEKNIK IKAT SHIBORI PADA BUSANA READY TO WEAR DELUXE Manurung, Regina Rosita Glory; Bastaman, Widia Nur Utami; Siagian, Marissa Cory Agustina
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tren manipulasi kain tengah berkembang pada merek busana lokal Indonesia.Hal ini menunjukkan adanya kebutuhan untuk mengeksplorasi teknik tekstil yang tidakhanya fungsional, tetapi juga memiliki nilai estetika tinggi. Teknik manipulasi kain yangdapat diolah adalah teknik ikat yang terinspirasi dari shibori yang memiliki potensi besaruntuk dikembangkan menjadi elemen dekoratif yang lebih menarik. Masalah dalampenelitian ini adalah pengembangkan teknik ikat shibori melalui penggabungan beberapajenis teknik guna menciptakan komposisi visual dan tekstur yang lebih variatif padaproduk fashion. Pada penelitian ini, metode penelitian yang digunakan ialah DoubleDiamond, yang terdiri atas empat tahap yaitu discover, define, develop dan deliver.dengan pengumpulan data primer melalui observasi, document review, wawancara daneksplorasi, serta data sekunder melalui studi literatur. Hasil akhir dari penelitian iniberupa busana ready to wear deluxe yang dapat memberikan tekstur denganmengaplikasikan penggabungan beberapa jenis teknik ikat shibori dalam satu desainbusana, dengan harapan dapat memberikan inovasi serta inspirasi baru bagipengembangan produk fashion lokal Indonesia khususnya penggunaan teknik ikat shiboritekstur.Kata kunci: fashion lokal, shibori, tekstur, manipulasi kain
PENGEMBANGAN TEKNIK NUNO FELTING DENGAN PENGGABUNGAN TEKNIK REKA LATAR DALAM PRODUK FASHION Hasifa, Naira Ayu; Putri, Liandra Khansa Utami; Siagian, Marissa Cory Agustina
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknik nuno felting merupakan inovasi dari teknik felting yang menggabungkanserat wol dengan kain tenun seperti chiffon sutra, muslin, cotton gauze, dan sebagainya.Teknik ini menghasilkan kain felt yang ringan, fleksibel, dan kuat dibandingkan denganteknik felting biasa. Meskipun teknik ini memiliki keunggulan tersebut, penerapannyadalam industri fashion masih terbatas. Selain itu, eksplorasi dalam variasi teknik nunofelting juga minim ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kombinasiteknik nuno felting dengan teknik reka latar untuk meningkatkan durabilitas serta nilaiestetika lembaran hasil nuno felting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, observasi, wawancara, daneksplorasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi teknik nuno feltingdengan teknik reka latar quilting dapat menghasilkan lembaran kain dengan teksturberkerut dan memiliki daya tahan yang kuat setelah melalui uji ketahanan. Penelitian inimenghasilkan lembaran eksplorasi berbasis nuno felting dan teknik reka latar quilting,yang kemudian diterapkan adaptasi visual wet look pada produk fashion ready-to-wear.Kata kunci: Nuno Felting, Reka Latar, Ready-to-Wear
PENGEMBANGAN TEKNIK PEWARNAAN LAYERING DENGAN INSPIRASI MOTIF BATIK KLASIK MENGGUNAKAN CAP BATIK KLASIK Habieba, Shofia Ahla; Fardhan, Ahda Yunia Sekar; Takao, Gina Shobiro
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai warisan budaya Indonesia, saat ini batik terus mengalami perkembanganseiring berjalannya waktu. Diantara berbaga inovasi yang muncul, teknik layering menjadisalah satau teknik yang cukup menarik untuk di teliti lebih lanjut. Meskipun teknik ini sudahbeberapa kali di teliti, potensi untuk mengembangkan teknik layering pada batik masih sangatluas, khususnya dalam aspek perkembangan motif, jenis – jenis pewarnaan, dan alat – alatyang digunakan. Melihat besar nya potensi, penelitian ini akan membahas mengenai tekniklayering pada batik dengan fokus utama pada inovasi alat serta pengembangan motif denganinspirasi motif batik klasik. Dalam penelitian ini, peneliti menerapkan metode kualitatifdengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, observasilangsung di lapangan, serta eksplorasi. Selain itu, penelitian ini juga bertujuanmenghasilkan lembar kain melalui penerapan teknik layering pada batik tradisionalyang terinspirasi dari motif klasik, dengan harapan dapat memberi kontribusi positifbagi perkembangan batik Indonesia di masa mendatang.Kata kunci: Batik, Teknik Layering, Alat Cap Batik