cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No. 1 Gedung Manterawu Lt. 5
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Art & Design
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559349     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian Art & Design. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 1,905 Documents
PENERAPAN TEKNIK MAKRAME SEBAGAI ELEMEN DEKORATIF PADA BUSANA MODEST FORMAL OFFICE WEAR Azzahra, Audrey Nabila; Puspitasari, Citra; Putri, Shella Wardhani
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekarakit tekstil (structure textile design) adalah desain yang berkaitan denganstruktur atau konstruksi dasar dari kain itu sendiri. Salah satunya adalah teknik Makrame,yang dikenal sebagai seni simpul tradisional dan telah digunakan sejak lama dalam duniakriya tekstil. Teknik ini memiliki potensi besar untuk memberikan sentuhan estetika yangunik, bernilai tinggi, serta memperkuat karakter visual dalam busana modern. Namun,penerapannya dalam konteks busana formal masih sangat terbatas, baik dari segieksplorasi material, simpul yang digunakan, maupun pendekatan desain secarakeseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan potensi eksplorasi teknikMakrame sebagai bentuk ekspresi craftsmanship yang dapat diaplikasikan secarafungsional dan estetis pada busana modest formal office wear. Berdasarkan hasilobservasi yang telah dilakukan, aplikasi teknik Makrame pada busana formal masih jarangdigunakan dan umumnya hanya berfungsi sebagai struktur utama, belum sebagai elemendekoratif. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulandata berupa studi literatur terhadap buku, jurnal, dan laporan penelitian terdahulu,observasi lapangan, serta eksperimen desain yang dilakukan untuk mengintegrasikanunsur-unsur makrame pada berbagai bagian busana, baik secara visual maupunstruktural.Kata kunci: Makrame, Modest Fashion, Formal Wear.
PENGAPLIKASIAN BUNGA PADA PRODUK ECOPRINT DENGAN TEKNIK STEAM DI UMKM BAGJA Hendriyana, Yosiani; Hendrawan, Aldi; Oetari, Jeng
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ecoprint merupakan teknik pencetakan motif dan warna pigmen yang menggunakan material alam seperti daun, bunga, dan ranting. Salah satu UMKM yang menggunakan teknik ecoprint sebagai teknik utama produksinya yaitu UMKM Bagja. Sebelumnya UMKM Bagja hanya menggunakan berbagai material daun saja. Seiring berjalannya waktu UMKM Bagja ingin mengembangkan produk ecoprint dengan material bunga. Material bunga yang digunakan dalam pembuatan motif ecoprint yaitu Bunga Mawar Merah, Bunga Mawar Pink, Bunga Marigold, Bunga Aster ungu, dan Bunga Jati. Penelitian ini merupakan penelitian problem base dengan tujuan mengembangkan ecoprint dengan material bunga di UMKM Bagja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data pendukung berupa studi literatur, wawancara, observasi dan eksplorasi. Eksplorasi bunga, eksplorasi mordan, dan eksplorasi waktu pengukusan. Hasil akhir dari penelitian ini yaitu lembaran kain dengan teknik ecoprint steam material bunga di UMKM Bagja. Kata kunci: Bunga Aster Ungu, Bunga Jati, Bunga Marigold, Bunga Mawar, Ecoprint, Teknik Steam, UMKM Bagja
PENGAPLIKASIAN TEKNIK BEADING SEBAGAI ELEMEN DEKORATIF PADA BUSANA READY TO WEAR Masyaharah, Intan Zultia; Bastaman, Widia Nur Utami; Siagian, Marissa Cory Agustina
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Munculnya tren fashion dengan penerapan teknik fabric manipulation diIndonesia menarik perhatian masyarakat, terutama di kalangan anak muda. Fenomena inimendorong banyak brand untuk memanfaatkan peluang tersebut dengan memproduksipakaian yang mengaplikasikan teknik fabric manipulation, khususnya teknik beading.Latar belakang permasalahan yang dibahas dalam tugas akhir ini adalah bagaimana caramengaplikasikan teknik beading pada busana ready to wear dengan kombinasi berbagaiteknik beading dan inspirasi tema kebudayaan Indonesia. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode double diamond, dengan pengumpulan data primer melaluiobservasi, studi literatur, dan wawancara untuk memberikan referensi dan memperkuattopik penelitian. Penelitian ini juga melakukan eksplorasi untuk menentukan bentuk danwarna agar mendapatkan hasil yang optimal dan sesuai dengan desain yang diinginkan.Manfaat dari penelitian ini adalah untuk memperluas wawasan mengenai tren fashiondan brand lokal di Indonesia. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untukmengaplikasikan teknik fabric manipulation, khususnya beading, untuk menghasilkanbusana ready to wear.Kata kunci: Tren, Fabric Manipulation, Beading.
PENGEMBANGAN DESAIN MOTIF DENGAN PENGGAYAAN KONTEMPORER PADA PRODUK BUSANA RAJUT KAMPOENG RADJOET BINONG JATI Kendisa, Kendisa; Oetari, Jeng; Yuningsih, Sari
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampoeng Radjoet Binong Jati merupakan salah satu kampung wisata diBandung yang telah dikenal sejak tahun 1965 sebagai sentra industri rajut. Kampungradjoet Binong Jati memproduksi berbagai macam produk rajut. Berdasarkan hasilwawancara, pengembangan desain motif pada produk rajut masih terbatas dan belummemiliki identitas yang kuat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkandesain motif yang terinspirasi dari ikon khas Kampoeng Radjoet Binong Jati denganmenerapkan komposisi motif pada penggayaan kontemporer guna memperkuat identitasdan ciri khas. Pengembagan dilakukan dengan menerapkan komposisi motif penggayaankontemporer melalui metode tossed orientation. Metode penelitian yang digunakanadalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studiliteratur, dan eksplorasi desain. Hasil penelitian menunjukan terciptanya motif barumenggunakan mesin rajut komputer, kemudian diaplikasikan pada produk busana rajutdengan dua komposisi motif. Dengan adanya pengembangan motif ini, kebutuhan mitraKampoeng Radjoet Binong Jati dapat terpenuhi, melalui inovasi desain yang lebih variatif.Penelitian ini mengembangkan dari penelitian sebelumnya yang menggunakan komposisirepetitif, dengan menghadirkan alternatif penggayaan kontemporer pada produk busanarajut yang menghasilkan susunan elemen yang lebih dinamis. Kata Kunci: pengembangan motif, penggayaan kontemporer, rajut komputer, kampoeng radjoet binong jati
PENGEMBANGAN FORMULASI PEWARNA ALAM KOMBINASI SECANG DENGAN MORDAN SYMPLOCOS UNTUK PEWARNA TEKSTIL Tirtasari, Galuh Istiqomah Kartika; Hendrawan, Aldi; Takao, Gina Shobiro
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pewarna alami menjadi alternatif ramah lingkungan dibandingkan pewarna sintetis karenalebih mudah terurai dan tidak beracun. Salah satu pewarna alami yang dapat menghasilkan warnamerah pekat adalah kayu secang (Caesalpinia sappan Linn). Namun, kelemahan utama dari pewarnasecang adalah kestabilan warnanya yang rendah, sehingga mudah luntur setelah pencucian atauterpapar sinar matahari. Untuk meningkatkan ketahanan warna, penelitian sebelumnya telahmenunjukkan bahwa penggunaan symplocos atau daun loba sebagai fiksator dapat memperkuatwarna pewarna alami. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan peningkatan ketahanan warnasecang dengan menggunakan mordan symplocos, menemukan formulasi optimal untuk variasi warnaterbaik, dan mengaplikasikan hasilnya pada lembaran kain dengan menggunakan teknik patchwork.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data berupa studiPustaka, observasi, wawancara dan juga eksplorasi formula dengan tiga metode mordanting. Hasileksperimen menunjukkan bahwa kombinasi secang dan symplocos melalui metode meta-mordanting(Simultan) dapat menghasilkan warna merah marun yang lebih tahan luntur dengan melewati empatkali pencucian. Dengan menambahkan mordan tawas dan tunjung dengan metode pre-mordantingdan post-mordanting, dapat menghasilkan variasi warna yang berbeda.Kata kunci: Pewarna Alam, Kayu secang, Symplocos, Mordan, Pewarna tekstil
PENGEMBANGAN KAIN TENUN GEDOG LOWO MELALUI FABRIC MANIPULATION DENGAN IMPLEMENTASI KONSEP STORYTELLING “HULU KE HILIR” MENJADI BUSANA READY TO WEAR DELUXE BERBASIS KOLABORASI DESAIN Hidayati, Syifa Rahma; Ciptandi, Fajar; Wardhani, Shella
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tenun Gedog merupakan material tradisional dengan potensi tinggi yang kini semakindiminati oleh para pelaku industri fashion. Gedog Lowo, sebagai salah satu brand penghasil kain ini,melihat peluang tersebut dan mulai mengembangkan identitas mereknya melalui produk fashionyang sesuai dengan karakter kain serta nilai-nilai lokal. Dalam upaya tersebut, Gedog Lowomembuka diri untuk berkolaborasi, termasuk dengan peneliti sebagai desainer, guna menciptakanvariasi produk yang tidak hanya inovatif namun tetap merepresentasikan identitas Gedog Lowo.Penelitian ini mengkaji kolaborasi antara UMKM dan desainer, dengan fokus pada bagaimanamasing-masing identitas dapat melebur menjadi satu dalam bentuk produk yang memiliki identitaskolektif. Tantangan utama dalam proses ini adalah ketidaktahuan jenis produk yang akandikembangkan. Oleh karena itu, dilakukan analisis serta eksplorasi desain untuk merumuskankonsep yang sesuai. Produk akhir yang dihasilkan adalah busana ready to wear deluxe denganpengaplikasian visualisasi storytelling “Hulu ke Hilir” yang menciptakan visual proses pembuatantenun Gedog yang sangat bernilai melalui fabric manipulation dengan memperhatikan identitasbrand Gedog Lowo, identitas kolektif, serta Tuban sebagai produk tradisi berkolaborasi denganmodernisasi tanpa menghilangkan identitas Tuban.Kata Kunci: Fabric Manipulation, Gedog Lowo, Hulu ke Hilir, Kolaborasi, Ready to Wear Deluxe,Storytelling, Tenun Gedog.
PENGEMBANGAN KOMBINASI TEKNIK PEWARNAAN LAYERING PADA BATIK BRUSH STROKES DENGAN IKAT CELUP PADA LEMBARAN TEKSTIL Hamid, Najwa; Fardhani, Ahda Yunia Sekar; Takao, Gina Shobiro
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik merupakan teknik perintangan pada kain menggunakan lilin yang disebutsebagai malam. Secara pembuatannya batik dibagi menjadi dua, batik tradisional danbatik kontemporer. Batik kontemporer didefinisikan sebagai batik yang mengandungkebebasan dalam proses pembuatannya. Seiring berjalannya waktu ditemukan inovasidalam teknik pewarnaan baru yang disebut teknik layering. Teknik ini menggunakankomposisi warna secara kedalaman (layers) untuk menghasilkan kompleksitas padawarna. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan basiscuriosity. Data analis dalam penelitian ini menggunakan observasi dan eksplorasi sebagaidata primer untuk memperlihatkan karakteristik dari teknik pewarnaan layering. Darihasil eksplorasi ditemukannya kolaborasi antar teknik batik brush strokes. dengan teknikikat celup denngan menggunakan teori warna yaitu split complementary untukmemperlihatkan visual warna serta layering. Teknik ini dapat bekerja dengan baik denganmemperlihatkan visual motif ikat celup serta memperlihatkan visual pewarna layeringmenggunakan teori warna tersebut. Hasil akhir pada tugas akhir ini adalah lembaran kaindengan menggunakan kain primisima. Penelitian ini menunjukkan bahwa teknikpewarnaan layering dapat di kombinasi dengan teknik perintangan lainnya untukmenghasilkan visual motif serta karakteristik tersebut. Kata kunci: batik kontemporer, brush strokes, teknik pewarnaan layering, ikat celup, split complementary.
PENGEMBANGAN MATERIAL ORGANZA DAN MIKA PVC MENGGUNAKAN TEKNIK SURFACE TEXTILE DESIGN SEBAGAI EMBELLISHMENT PADA Virlyani, Asyfa; Siagian, Marissa Cory Agustina; Larissa, Tiara
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Embellishment adalah desain untuk menghias permukaan dengan berbagaiteknik, dan berbagai ragam material sesuai dengan kebutuhan yang akan diterapkan,salah satunya adalah dengan material mika pvc dan kain organza. Potensi menggunakanmaterial organza dan mika PVC ini adalah bisa dieksplorasi menggunakan berbagai tekniksurface textile design sebagai embellishment pada busana. Penelitian ini bertujuan untukmengolah potensi dari material organza dan mika PVC yang menggunakan teknik surfacetextile design, dengan adanya pengembangan motif baru berupa pola geometris yangsesuai dengan tren terkini yang diaplikasikan pada busana. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan studi literatur, observasi,wawancara dan eksplorasi. Metode ini berguna agar penulis dapat memahami denganbaik karakteristik dari material yang akan digunakan. Teknik yang digunakan pada proseseksplorasi adalah sulam dan hot textile dengan proses solder untuk membuat setiapmodularnya yang nantinya akan dijadikan embellishment . Hasil dari penelitian ini berupabusana ready-to-wear deluxe dengan style elegant dan casual dengan aplikasiembellishment menggunakan teknik surface textile design untuk mengolah potensi darimaterial organza dan mika PVC dengan motif baru berupa pola geometris yang sesuaidengan tren terkini.Kata kunci: embellishment , surface textile design, kain organza, mika pvc.
PENGEMBANGAN MATERIAL SISA PRODUKSI TEKSTIL SAUNG RAJUT MENGGUNAKAN TEKNIK WET FELTING DENGAN ALTERNATIF PEREKAT WATER SOLUBLE PADA PRODUK FASHION Nisa, Rana Azhaar Khairun; Putri, Liandra Khansa U.; Siagian, Marissa Cory A.
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri tekstil dan fashion menghasilkan material sisa produksi dalam jumlahbesar, termasuk industri rajut seperti Saung Rajut di Bandung yang menghasilkan 3–5 kgsisa benang dan perca rajut setiap harinya. Material sisa ini umumnya hanya dijual kepengepul dan dimanfaatkan sebagai isian kasur, boneka, atau pengesat kaki, sehinggapemanfaatannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah material sisatersebut menggunakan teknik wet felting dengan perekat alternatif water soluble, sertamengaplikasikan unsur dan prinsip desain serta tren yang sesuai. Metode yang digunakandalam penelitian ini adalah kualitatif berupa studi literatur, observasi, wawancara, daneksplorasi. Material sisa diklasifikasikan, dikomposisikan, dan diproses menjadi lembarantekstil eksploratif yang memiliki struktur kuat, fleksibel, dan tampilan visual yang unik.Lembaran yang dihasilkan kemudian diaplikasikan pada busana artwear wanita denganmenonjolkan keindahan visual namun tetap mempertimbangkan fungsionalitas. Hasil inimenunjukkan bahwa teknik wet felting dengan perekat alternatif water soluble memilikipotensi untuk mengolah material sisa menjadi produk fashion yang lebih bernilai danbermanfaat.Kata Kunci: Material Sisa Produksi, Saung Rajut, Benang, Perca Rajut, Wet felting, Water soluble, Artwear.
PENGEMBANGAN MERCHANDISE PRODUK PAKAIAN GRIYA HARAPAN DIFABEL MELALUI METODE REDESIGN MENGGUNAKAN TEKNIK LEKAPAN DAN SULAM Ismayanti, Rizka; Oetari, Jeng; Yuningsih, Sari
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang disabilitas sering kali menghadapi keterbatasan dalam mengaksespeluang ekonomi yang setara, termasuk dalam bidang industri kreatif. Griya HarapanDifabel (GHD) di Jawa Barat hadir sebagai wadah pemberdayaan melalui pelatihanketerampilan, salah satunya di bidang jahit dan tekstil. Namun, pakaian wanita hasilproduksi kelas jahit di Griya Harapan Difabel masih banyak yang belum terjual karenabelum memiliki daya tarik visual yang sesuai dengan preferensi pasar. Penelitian inibertujuan untuk mengembangkan produk merchandise dengan metode redesignterhadap pakaian tidak terjual dengan mengombinasikan material utama dan kain batikperca menggunakan teknik lekapan dan sulam tangan sebagai elemen dekoratif.Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan design thinking. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik lekapan dan sulam tangan mampumeningkatkan nilai visual produk, mengoptimalkan pemanfaatan limbah tekstil, sertamemperkuat identitas visual GHD sebagai lembaga pemberdayaan. Upaya ini diharapkandapat mendukung praktik produksi berkelanjutan sekaligus membuka peluang pasar barubagi komunitas difabel. Kata kunci: Griya Harapan Difabel, merchandise, Metode redesign, Teknik lekapan, Teknik sulam.