cover
Contact Name
Noerman Adi Prasetya
Contact Email
noerman@borneo.ac.id
Phone
+6281233242398
Journal Mail Official
borneo.cesj@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan Jl. Amal Lama No.1 Kota Tarakan Kalimantan Utara
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Civil Engineering Scientific Journal
ISSN : 29623308     EISSN : 29631335     DOI : https://doi.org/10.35334/cesj.v1i2
Core Subject : Engineering,
Civil Engineering Scientific Journal (CESJ) is a scientific journal published by the Civil Engineering Study Program, University of Borneo Tarakan. CESJ is a forum for civil engineering students to publish scientific works, research results, literature, and analytical studies that focus on the field of civil engineering. CESJ published three times a year (January, May, and September). The focus and scope of this journal are structural engineering, concrete & building material, transportation engineering, geotechnical engineering, water resources engineering & coastal engineering, construction engineering & management
Articles 62 Documents
STUDI EKSPERIMENTAL TENTANG KONDISI EKSTREM PELAT BETON BERSIRIP DI ATAS TANAH LEMPUNG Arpina, Maria; Bachtiar, Vivi; Yusuf, M
Civil Engineering Scientific Journal Vol 4, No 3 (2025): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v4i3.6941

Abstract

Konstruksi di atas tanah lempung memerlukan sistem perkerasan yang baik akibat daya dukung tanah yang rendah dan berpotensi penurunan yang tidak merata, terutama dibawah kondisi pembebanan ekstrem. Studi ini mengkaji bagaimana variasi titik pembebaban pada pelat beton kaku bersirip dengan ukuran 40 cm x 40 cm, kemiringan sirip 30° mempengaruhi kondisi ekstrem dengan daya dukung dan deformasi tanah terendah. Pengujian eksperimental dilakukan dengam metode pembebanan tidak langsung (loading test) yang menggunakan dongkrak hidrolis sebagai media yang menyalurkan beban . Hasil pengujian pembebanan dan pengamatan grafik menunjukan deformasi tanah. Pelat dengan pembebanan di titik tengah mencapai beban maksimum tertinggi sebesar 20 kN dengan penurunan terkecil 24 mm. Pelat dengan pembebanan di titik tengah tepi tanpa sirip mampu menahan beban 17,5 kN dengan penurunan 23,77 mm. Pelat dengan pembebanan di sudut mampu menahan beban 18,75 kN dengan penurunan terbesar yaitu 30,40 mm. Pelat dengan pembebanan di titik tengah tepi sirip mampu menahan beban 17,5 kN dengan penurunan 28,12 mm. Studi ini secara eksperimental menunjukan letak titik ekstrem pelat beton berada disudut pelat mengalami deformasi terbesar.
ANALISIS FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PRODUKTIFITAS BONGKAR MUAT PETI KEMAS DI PELABUHAN MALUNDUNG TARAKAN Prasiska, Amanda Dian; Bakri, Muhammad Djaya
Civil Engineering Scientific Journal Vol 4, No 3 (2025): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v4i3.7120

Abstract

ABSTRACT: Malundung Port in Tarakan is one of the key logistics hubs in North Kalimantan, serving container flows and cargo handling activities that directly influence the reliability of regional freight distribution. Improving container handling productivity at this port is essential to reducing logistics costs and strengthening the competitiveness of the regional supply chain, which requires a quantitative assessment of its determining factors. This study aims to analyse the influence of cargo handling equipment and the implementation of a Terminal Operating System (TOS) on container handling productivity and to identify the most dominant factor. Primary data were collected through a Likert-scale questionnaire distributed to 44 respondents, consisting of TOS operators and representatives of shipping and cargo companies selected using EMKL data. The data were processed using multiple linear regression with IBM SPSS 29. The results show that, simultaneously, handling equipment and TOS have a significant effect on container handling productivity (R = 0.776; R² = 0.602). However, in the initial model only equipment efficiency, equipment availability, and equipment condition and maintenance have a significant partial effect. The final regression model is Y = 2.708 + 0.202 Xa2 + 0.606 Xa3 + 0.049 Xa5, where Y denotes container handling productivity, Xa2 equipment efficiency, Xa3 equipment availability, and Xa5 equipment technology and innovation. This model indicates that equipment availability is the most dominant factor, while TOS-related dimensions have not yet shown a significant effect, so current productivity improvements are more dependent on the adequacy and operational readiness of reliable handling equipment, with TOS optimisation becoming a strategic next step. Keywords: Cargo handling equipment, Terminal Operating System, Container handling productivity, Malundung Port, Multiple linear regression. ABSTRAK: Pelabuhan Malundung Tarakan merupakan salah satu simpul logistik penting di Kalimantan Utara yang melayani arus peti kemas dan aktivitas bongkar muat yang berperan langsung terhadap kelancaran distribusi barang kawasan. Peningkatan produktivitas bongkar muat di pelabuhan ini menjadi penting untuk menekan biaya logistik dan memperkuat daya saing rantai pasok, sehingga diperlukan kajian yang mengukur secara kuantitatif faktor-faktor penentunya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh peralatan bongkar muat dan penerapan Terminal Operating System (TOS) terhadap produktivitas bongkar muat peti kemas serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan. Data primer diperoleh melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada 44 responden, terdiri atas operator TOS dan perwakilan perusahaan pengguna jasa berdasarkan data EMKL. Data dianalisis melalui analisi regresi linier berganda menggunakan IBM SPSS 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan peralatan bongkar muat dan TOS berpengaruh signifikan terhadap produktivitas bongkar muat (R = 0,776; R² = 0,602), namun secara parsial hanya efisiensi peralatan, ketersediaan peralatan, serta kondisi dan perawatan peralatan yang terbukti signifikan pada model awal. Model akhir persamaan regresi yang diperoleh yaitu Y = 2.708 + 0.202 Xa2 + 0.606 Xa3 + 0.049 Xa5, dimana Y = produktivitas bongkar muat peti kemas, Xa2 = efisiensi peralatan bongkar muat, Xa3 = ketersediaan peralatan bongkar muat,  dan Xa5 = teknologi dan inovasi peralatan bongkar muat. Model ini menunjukkan bahwa ketersediaan peralatan merupakan faktor paling dominan, sedangkan dimensi TOS belum menunjukkan pengaruh signifikan, sehingga peningkatan produktivitas saat ini lebih ditentukan oleh pemenuhan jumlah dan kesiapan operasional peralatan yang andal, yang pada tahap berikutnya perlu didukung optimalisasi pemanfaatan TOS. Kata kunci: Peralatan bongkar muat, Terminal Operating System, Produktivitas bongkar muat peti kemas, Pelabuhan Malundung, Regresi linier berganda.