cover
Contact Name
Noerman Adi Prasetya
Contact Email
noerman@borneo.ac.id
Phone
+6281233242398
Journal Mail Official
borneo.cesj@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan Jl. Amal Lama No.1 Kota Tarakan Kalimantan Utara
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Civil Engineering Scientific Journal
ISSN : 29623308     EISSN : 29631335     DOI : https://doi.org/10.35334/cesj.v1i2
Core Subject : Engineering,
Civil Engineering Scientific Journal (CESJ) is a scientific journal published by the Civil Engineering Study Program, University of Borneo Tarakan. CESJ is a forum for civil engineering students to publish scientific works, research results, literature, and analytical studies that focus on the field of civil engineering. CESJ published three times a year (January, May, and September). The focus and scope of this journal are structural engineering, concrete & building material, transportation engineering, geotechnical engineering, water resources engineering & coastal engineering, construction engineering & management
Articles 69 Documents
STUDI EKSPERIMENTAL TENTANG KONDISI EKSTREM PELAT BETON BERSIRIP DI ATAS TANAH LEMPUNG Arpina, Maria; Bachtiar, Vivi; Yusuf, M
Civil Engineering Scientific Journal Vol 4, No 3 (2025): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v4i3.6941

Abstract

Konstruksi di atas tanah lempung memerlukan sistem perkerasan yang baik akibat daya dukung tanah yang rendah dan berpotensi penurunan yang tidak merata, terutama dibawah kondisi pembebanan ekstrem. Studi ini mengkaji bagaimana variasi titik pembebaban pada pelat beton kaku bersirip dengan ukuran 40 cm x 40 cm, kemiringan sirip 30° mempengaruhi kondisi ekstrem dengan daya dukung dan deformasi tanah terendah. Pengujian eksperimental dilakukan dengam metode pembebanan tidak langsung (loading test) yang menggunakan dongkrak hidrolis sebagai media yang menyalurkan beban . Hasil pengujian pembebanan dan pengamatan grafik menunjukan deformasi tanah. Pelat dengan pembebanan di titik tengah mencapai beban maksimum tertinggi sebesar 20 kN dengan penurunan terkecil 24 mm. Pelat dengan pembebanan di titik tengah tepi tanpa sirip mampu menahan beban 17,5 kN dengan penurunan 23,77 mm. Pelat dengan pembebanan di sudut mampu menahan beban 18,75 kN dengan penurunan terbesar yaitu 30,40 mm. Pelat dengan pembebanan di titik tengah tepi sirip mampu menahan beban 17,5 kN dengan penurunan 28,12 mm. Studi ini secara eksperimental menunjukan letak titik ekstrem pelat beton berada disudut pelat mengalami deformasi terbesar.
ANALISIS FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PRODUKTIFITAS BONGKAR MUAT PETI KEMAS DI PELABUHAN MALUNDUNG TARAKAN Prasiska, Amanda Dian; Bakri, Muhammad Djaya
Civil Engineering Scientific Journal Vol 4, No 3 (2025): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v4i3.7120

Abstract

ABSTRACT: Malundung Port in Tarakan is one of the key logistics hubs in North Kalimantan, serving container flows and cargo handling activities that directly influence the reliability of regional freight distribution. Improving container handling productivity at this port is essential to reducing logistics costs and strengthening the competitiveness of the regional supply chain, which requires a quantitative assessment of its determining factors. This study aims to analyse the influence of cargo handling equipment and the implementation of a Terminal Operating System (TOS) on container handling productivity and to identify the most dominant factor. Primary data were collected through a Likert-scale questionnaire distributed to 44 respondents, consisting of TOS operators and representatives of shipping and cargo companies selected using EMKL data. The data were processed using multiple linear regression with IBM SPSS 29. The results show that, simultaneously, handling equipment and TOS have a significant effect on container handling productivity (R = 0.776; R² = 0.602). However, in the initial model only equipment efficiency, equipment availability, and equipment condition and maintenance have a significant partial effect. The final regression model is Y = 2.708 + 0.202 Xa2 + 0.606 Xa3 + 0.049 Xa5, where Y denotes container handling productivity, Xa2 equipment efficiency, Xa3 equipment availability, and Xa5 equipment technology and innovation. This model indicates that equipment availability is the most dominant factor, while TOS-related dimensions have not yet shown a significant effect, so current productivity improvements are more dependent on the adequacy and operational readiness of reliable handling equipment, with TOS optimisation becoming a strategic next step. Keywords: Cargo handling equipment, Terminal Operating System, Container handling productivity, Malundung Port, Multiple linear regression. ABSTRAK: Pelabuhan Malundung Tarakan merupakan salah satu simpul logistik penting di Kalimantan Utara yang melayani arus peti kemas dan aktivitas bongkar muat yang berperan langsung terhadap kelancaran distribusi barang kawasan. Peningkatan produktivitas bongkar muat di pelabuhan ini menjadi penting untuk menekan biaya logistik dan memperkuat daya saing rantai pasok, sehingga diperlukan kajian yang mengukur secara kuantitatif faktor-faktor penentunya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh peralatan bongkar muat dan penerapan Terminal Operating System (TOS) terhadap produktivitas bongkar muat peti kemas serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan. Data primer diperoleh melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada 44 responden, terdiri atas operator TOS dan perwakilan perusahaan pengguna jasa berdasarkan data EMKL. Data dianalisis melalui analisi regresi linier berganda menggunakan IBM SPSS 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan peralatan bongkar muat dan TOS berpengaruh signifikan terhadap produktivitas bongkar muat (R = 0,776; R² = 0,602), namun secara parsial hanya efisiensi peralatan, ketersediaan peralatan, serta kondisi dan perawatan peralatan yang terbukti signifikan pada model awal. Model akhir persamaan regresi yang diperoleh yaitu Y = 2.708 + 0.202 Xa2 + 0.606 Xa3 + 0.049 Xa5, dimana Y = produktivitas bongkar muat peti kemas, Xa2 = efisiensi peralatan bongkar muat, Xa3 = ketersediaan peralatan bongkar muat,  dan Xa5 = teknologi dan inovasi peralatan bongkar muat. Model ini menunjukkan bahwa ketersediaan peralatan merupakan faktor paling dominan, sedangkan dimensi TOS belum menunjukkan pengaruh signifikan, sehingga peningkatan produktivitas saat ini lebih ditentukan oleh pemenuhan jumlah dan kesiapan operasional peralatan yang andal, yang pada tahap berikutnya perlu didukung optimalisasi pemanfaatan TOS. Kata kunci: Peralatan bongkar muat, Terminal Operating System, Produktivitas bongkar muat peti kemas, Pelabuhan Malundung, Regresi linier berganda.
PENGARUH SUBSTITUSI VARIASI FLY ASH TERHADAP KUAT TEKAN BATA RINGAN FOAM AGENT CLC (CELLULAR LIGHTWEIGHT CONCRETE) Chelsea Chelsea; Erwin Sutandar; Asep Supriyadi
Civil Engineering Scientific Journal Vol 5, No 1 (2026): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v5i1.7308

Abstract

ABSTRACT: The West Kalimantan region is dominated by low-bearing capacity peatlands and soft soils, which means that heavy construction loads have the potential to cause significant land subsidence and building cracking. Therefore, lighter structural solutions are needed to reduce the load on the ground. One alternative is the use of CLC (Cellular Lightweight Concrete) bricks, which are made from a mixture of cement, sand, water, and foam agent as the main construction material. The research method used experimental studies at the Materials and Construction Laboratory of Tanjungpura University. The results of this study show that fly ash substitution increases the compressive strength of lightweight bricks by 9,218% at a substitution variation of 4%; 18,244% at a variation of 8%; 29,036% at a variation of 12%; and then decreased again but remained higher by 3,765% at a variation of 17%. The optimum substitution was found to be 9.5% fly ash. This type of fly ash substitution has been proven to improve the performance of CLC lightweight bricks.Keywords: Fly ash; CLC lightweight brick; Compressive strength; Optimum variation ABSTRAK: Wilayah Kalimantan Barat didominasi oleh lahan gambut dan tanah lunak dengan daya dukung rendah, sehingga beban konstruksi yang besar berpotensi menyebabkan penurunan tanah signifikan dan risiko keretakan bangunan. Oleh karena itu, diperlukan solusi struktural yang lebih ringan guna mengurangi beban terhadap tanah. Salah satu alternatifnya adalah penerapan bata ringan CLC (Cellular Lightweight Concrete) yang terbuat dari campuran semen, pasir, air, dan foam agent sebagai material utama konstruksi. Metode penelitian menggunakan studi eksperimental di Laboratorium Bahan dan Konstruksi Universitas Tanjungpura, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa substitusi fly ash meningkatkan kuat tekan bata ringan sebesar 9,218% pada variasi 4% substitusi; 18,244% pada variasi 8%; 29,036% pada variasi 12%; dan kembali mengalami penurunan namun tetap lebih tinggi sebesar 3,765% pada variasi 17%. Substitusi optimum terjadi pada penambahan 9,5% fly ash. Substiusi fly ash jenis ini terbukti meningkatkan kinerja bata ringan CLCKata kunci: Abu terbang; Bata Ringan CLC; Kuat Tekan; Variasi Optimum
EVALUASI KAPASITAS RUAS JALAN TERHADAP KINERJA PELAYANAN JALAN (STUDI KASUS: RUAS JALAN P. DIPONEGORO KOTA TARAKAN) Kurnia, Muhammad; Handayani, Ririn; Rukiah, Siti; Silvana, Yeti
Civil Engineering Scientific Journal Vol 5, No 1 (2026): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v5i1.7345

Abstract

ABSTRACT: Road safety in school areas is a crucial aspect in supporting safe student mobility, particularly in developing cities such as Tarakan City. Diponegoro Road is one of the corridors with high traffic activity and intense interaction between motorized vehicles and pedestrians, especially during school arrival and dismissal hours. This study aims to evaluate traffic performance and examine its implications for pedestrian safety through a Road Safety Audit approach. A descriptive quantitative method was applied by collecting primary data in the form of traffic volume surveys, side friction observations, and pedestrian facility conditions, as well as secondary data including road geometric characteristics and technical guidelines. Road capacity analysis was conducted based on the Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI) 2023. The results indicate that the effective road capacity is 1,841.62 pcu/hour with a degree of saturation (DS) of 0.63, reflecting stable traffic conditions. However, high side friction activities and limited pedestrian facilities in the school area potentially increase accident risks for students. Therefore, despite acceptable traffic performance, improvements in pedestrian safety facilities are necessary to enhance safety for vulnerable road users in school zones. Keywords: road safety, road capacity, road safety audit, pedestrians, school area ABSTRAK: Keselamatan jalan di kawasan sekolah merupakan aspek penting dalam mendukung mobilitas pelajar yang aman, khususnya di kota berkembang seperti Kota Tarakan. Ruas Jalan Diponegoro merupakan salah satu koridor dengan aktivitas lalu lintas tinggi dan interaksi intens antara kendaraan bermotor dan pejalan kaki, terutama pada jam masuk dan pulang sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja lalu lintas serta mengkaji implikasinya terhadap keselamatan pejalan kaki melalui pendekatan Audit Keselamatan Jalan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data primer berupa survei volume lalu lintas, hambatan samping, dan kondisi fasilitas pejalan kaki, serta data sekunder berupa karakteristik geometrik jalan dan pedoman teknis. Analisis kapasitas dilakukan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas efektif ruas jalan sebesar 1.841,62 smp/jam dengan nilai derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,63 yang menandakan kondisi lalu lintas masih stabil. Namun demikian, tingginya aktivitas hambatan samping dan keterbatasan fasilitas pejalan kaki di kawasan sekolah berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan bagi pelajar. Oleh karena itu, meskipun kinerja lalu lintas tergolong baik, diperlukan rekomendasi peningkatan keselamatan pejalan kaki melalui penyediaan fasilitas pendukung yang memadai di kawasan sekolah. Kata kunci: keselamatan jalan, kapasitas jalan, audit keselamatan jalan, pejalan kaki, kawasan sekolah
PERKUATAN ELEMEN BALOK BETON BERTULANG MENGGUNAKAN MATERIAL CFRP : STUDI KASUS GEDUNG BANK Yanisfa Septiarsilia; Anditya Hendra Pratama; Jaka Propika; Indra Komara; Heri Istiono; Ahmad Hernadi
Civil Engineering Scientific Journal Vol 5, No 1 (2026): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v5i1.7301

Abstract

ABSTRACT: The addition of floors and changes in building function can modify the load distribution and affect the capacity of structural elements, making it necessary to evaluate the existing structure to ensure that it can safely accommodate the new loading conditions. If the capacity is insufficient, strengthening is required, one method being the use of Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP). This study includes the collection of existing structural data, structural modeling using analysis software, and the application of loads based on actual building conditions. The modeling results are used to assess the beam’s capacity under the additional loads, and if it does not meet the required strength, a strengthening system using CFRP is designed. In this research, an analysis was carried out on beam component B1 As 2-3 with a span length of 4.8 meters, considering an additional dead load from screed of 27.32 kN and an additional live load of 31.93 kN due to the functional change from office space to corridor. These added loads resulted in a new ultimate moment of 642.26 kNm, while the beam’s nominal moment capacity was only 530.29 kNm, indicating a required strengthening of at least 111.97 kNm. The analysis determined that three layers of CFRP were required, and with the CFRP installation, the new nominal moment capacity increased to 766 kNm, providing a total strength improvement of 44%.Keywords: Structural Strengthening, Beam Element, CFRP, Material, Reinforced Concrete. ABSTRAK: Penambahan lantai dan perubahan fungsi bangunan dapat mengubah distribusi beban dan kapasitas elemen struktur, sehingga diperlukan evaluasi untuk memastikan kemampuan struktur eksisting menahan beban baru. Bila kapasitas tidak mencukupi, perkuatan diperlukan, salah satunya menggunakan Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP). Penelitian ini mencakup pengumpulan data eksisting, pemodelan struktur dengan bantuan perangkat lunak analisis struktur, serta penerapan pembebanan sesuai kondisi aktual. Hasil pemodelan digunakan untuk menilai kapasitas balok terhadap beban tambahan, dan jika tidak memenuhi syarat kekuatan, dirancang sistem perkuatan dengan CFRP. Pada penelitian ini dilakukan analisa komponen struktur balok B1 As 2-3 dengan panjang bentang 4.8 meter dengan penambahan beban mati akibat screed sebesar 27.32 kN dan beban hidup akibat perubahan fungsi ruang kantor menjadi koridor sebesar 31.93 kN. Dari penambahan beban tersebut didapatkan momen ultimate yang baru yaitu sebesar 642.26 kNm. Sedangkan momen nominal balok tersebut hanya sebesar 530.29 kNm, sehingga dibutuhkan perkuatan setidaknya sebesar 111.97 kNm. Dari hasil analisa didapatkan jumlah layer CFRP yang dibutuhkan yaitu sebanyak 3 layer, dengan penambahan CFRP didapatkan momen nominal yang baru yaitu sebesar 766 kNm. Dengan begitu didapatkan penambahan perkuatan sebesar 44%.Kata kunci: Perkuatan Struktur, Elemen Balok, CFRP, Material, Beton Bertulang.
PENGARUH SUBSTITUSI VARIASI FLY ASH TERHADAP KUAT TEKAN BATA RINGAN FOAM AGENT CLC (CELLULAR LIGHTWEIGHT CONCRETE) Chelsea Chelsea; Erwin Sutandar; Asep Supriyadi
Civil Engineering Scientific Journal Vol 5, No 1 (2026): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v5i1.7308

Abstract

ABSTRACT: The West Kalimantan region is dominated by low-bearing capacity peatlands and soft soils, which means that heavy construction loads have the potential to cause significant land subsidence and building cracking. Therefore, lighter structural solutions are needed to reduce the load on the ground. One alternative is the use of CLC (Cellular Lightweight Concrete) bricks, which are made from a mixture of cement, sand, water, and foam agent as the main construction material. The research method used experimental studies at the Materials and Construction Laboratory of Tanjungpura University. The results of this study show that fly ash substitution increases the compressive strength of lightweight bricks by 9,218% at a substitution variation of 4%; 18,244% at a variation of 8%; 29,036% at a variation of 12%; and then decreased again but remained higher by 3,765% at a variation of 17%. The optimum substitution was found to be 9.5% fly ash. This type of fly ash substitution has been proven to improve the performance of CLC lightweight bricks.Keywords: Fly ash; CLC lightweight brick; Compressive strength; Optimum variation ABSTRAK: Wilayah Kalimantan Barat didominasi oleh lahan gambut dan tanah lunak dengan daya dukung rendah, sehingga beban konstruksi yang besar berpotensi menyebabkan penurunan tanah signifikan dan risiko keretakan bangunan. Oleh karena itu, diperlukan solusi struktural yang lebih ringan guna mengurangi beban terhadap tanah. Salah satu alternatifnya adalah penerapan bata ringan CLC (Cellular Lightweight Concrete) yang terbuat dari campuran semen, pasir, air, dan foam agent sebagai material utama konstruksi. Metode penelitian menggunakan studi eksperimental di Laboratorium Bahan dan Konstruksi Universitas Tanjungpura, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa substitusi fly ash meningkatkan kuat tekan bata ringan sebesar 9,218% pada variasi 4% substitusi; 18,244% pada variasi 8%; 29,036% pada variasi 12%; dan kembali mengalami penurunan namun tetap lebih tinggi sebesar 3,765% pada variasi 17%. Substitusi optimum terjadi pada penambahan 9,5% fly ash. Substiusi fly ash jenis ini terbukti meningkatkan kinerja bata ringan CLCKata kunci: Abu terbang; Bata Ringan CLC; Kuat Tekan; Variasi Optimum
EVALUASI KAPASITAS RUAS JALAN TERHADAP KINERJA PELAYANAN JALAN (STUDI KASUS: RUAS JALAN P. DIPONEGORO KOTA TARAKAN) Muhammad Kurnia; Ririn Handayani; Siti Rukiah; Yeti Silvana
Civil Engineering Scientific Journal Vol 5, No 1 (2026): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v5i1.7345

Abstract

ABSTRACT: Road safety in school areas is a crucial aspect in supporting safe student mobility, particularly in developing cities such as Tarakan City. Diponegoro Road is one of the corridors with high traffic activity and intense interaction between motorized vehicles and pedestrians, especially during school arrival and dismissal hours. This study aims to evaluate traffic performance and examine its implications for pedestrian safety through a Road Safety Audit approach. A descriptive quantitative method was applied by collecting primary data in the form of traffic volume surveys, side friction observations, and pedestrian facility conditions, as well as secondary data including road geometric characteristics and technical guidelines. Road capacity analysis was conducted based on the Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI) 2023. The results indicate that the effective road capacity is 1,841.62 pcu/hour with a degree of saturation (DS) of 0.63, reflecting stable traffic conditions. However, high side friction activities and limited pedestrian facilities in the school area potentially increase accident risks for students. Therefore, despite acceptable traffic performance, improvements in pedestrian safety facilities are necessary to enhance safety for vulnerable road users in school zones. Keywords: road safety, road capacity, road safety audit, pedestrians, school area ABSTRAK: Keselamatan jalan di kawasan sekolah merupakan aspek penting dalam mendukung mobilitas pelajar yang aman, khususnya di kota berkembang seperti Kota Tarakan. Ruas Jalan Diponegoro merupakan salah satu koridor dengan aktivitas lalu lintas tinggi dan interaksi intens antara kendaraan bermotor dan pejalan kaki, terutama pada jam masuk dan pulang sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja lalu lintas serta mengkaji implikasinya terhadap keselamatan pejalan kaki melalui pendekatan Audit Keselamatan Jalan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data primer berupa survei volume lalu lintas, hambatan samping, dan kondisi fasilitas pejalan kaki, serta data sekunder berupa karakteristik geometrik jalan dan pedoman teknis. Analisis kapasitas dilakukan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas efektif ruas jalan sebesar 1.841,62 smp/jam dengan nilai derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,63 yang menandakan kondisi lalu lintas masih stabil. Namun demikian, tingginya aktivitas hambatan samping dan keterbatasan fasilitas pejalan kaki di kawasan sekolah berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan bagi pelajar. Oleh karena itu, meskipun kinerja lalu lintas tergolong baik, diperlukan rekomendasi peningkatan keselamatan pejalan kaki melalui penyediaan fasilitas pendukung yang memadai di kawasan sekolah. Kata kunci: keselamatan jalan, kapasitas jalan, audit keselamatan jalan, pejalan kaki, kawasan sekolah
PENGARUH BAHAN TAMBAH TIPE D TERHADAP WAKTU IKAT PASTA SEMEN Muhammad Kasyiful Kurbi; Erwin Sutandar; Asep Supriyadi
Civil Engineering Scientific Journal Vol 5, No 1 (2026): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v5i1.7298

Abstract

Pekerjaan pengecoran dengan beton ready-mix sering terkendala oleh faktor-faktor seperti kemacetan transportasi dan lokasi proyek yang terpencil sehingga dapat menurunkan workability sebelum penempatan di cetakan, dengan itu dibutuhkan waktu ikat beton yang lebih lama. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan bahan tambah kimiawi tipe D, yaitu Sika Plastiment 83 AM, terhadap waktu pengikatan pada pasta semen. Metode penelitian menggunakan studi eksperimental di Laboratorium Bahan dan Konstruksi Universitas Tanjungpura, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan Sika Plastiment 83 AM terhadap sifat beton yaitu peningkatan waktu ikat awal 70 menit pada V2 (0,2% bahan tambah) hingga 130 menit pada V3 (0,4% bahan tambah). Bahan tambah ini terbukti memperbaiki kinerja beton baik dari segi waktu pengikatan, sifat fisis, maupun sifat mekanisnya.
STUDI PERENCANAAN POLA OPERASI EMBUNG BENGAWAN UNTUK KEBUTUHAN AIR BAKU KOTA TARAKAN Rosmalia Handayani; Risdayana Risdayana
Civil Engineering Scientific Journal Vol 5, No 1 (2026): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v5i1.7422

Abstract

ABSTRACT: The construction of the Bengawan Reservoir is a problem regarding the need for raw water in Tarakan City. Because of this problem, it is necessary to carry out a potential study to plan the operation pattern of the Bengawan Reservoir to meet the raw water needs of the Bengawan Reservoir so that it can resolve some of the raw water problems in Tarakan City. The methods used in this research are the F.J Mock method which is used to calculate water availability, the Modified Penman method to calculate potential evapotranspiration and the Wiebull equation to determine the probability of discharge reliability. From the simulation results of the operation pattern of the Bengawan Embung reservoir, it was found that the reliability of the reservoir reservoir in meeting raw water needs. for the West Tarakan Region with each condition the water discharge is sufficient to have 100% reliability to serve 88,937 people, normal water discharge with 100% reliability to serve 88,937 people, low water discharge with 75% reliability to serve 66,703 people, reliable water discharge with reliability 70% capable of serving 62,256 people and dry water discharge with 59% reliability capable of serving 52,473 people. For the North Tarakan Region, with each condition the water flow is sufficient to have 100% reliability to serve 43,471 people, normal water flow with 100% reliability to serve 43,471 people, low water flow with 99% reliability to serve 43,036 people, reliable water flow with reliability 100% to serve 43,471 people and dry water discharge with 90% reliability able to serve 39,124 people. Keywords : inflow, outflow, operating patterns, embung operation simulation ABSTRAK: Pembangunan Embung Bengawan adalah adanya permasalahan akan kebutuhan air baku di Kota Tarakan, karena adanya permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan potensi suatu studi untuk merencanakan pola operasi Embung Bengawan untuk memenuhi kebutuhan air baku pada Embung Bengawan sehingga dapat meyelesaikan sebagian permasalahan air baku di Kota Tarakan. Adapun metode yang digunakan dalam Penelitian ini yaitu metode F.J Mock yang digunakan untuk menghitung ketersediaan air, metode Penman Modifikasi untuk menghitung evapotranspirasi potensial dan persamaan Wiebull untuk menentukan probabilitas keandalan debit. Dari hasil simulasi pola operasi tampungan Embung bengawan didapatkan keandalan tampungan embung dalam memenuhi kebutuhan air baku. untuk Wilayah Tarakan Barat dengan masing-masing kondisi debit air cukup memiliki keandalan 100% untuk melayani 88.937 jiwa, debit air normal dengan keandalan 100% untuk melayani 88.937 jiwa, debit air rendah dengan keandalan 75% mampu melayani 66.703 jiwa, debit air andalan dengan keandalan 70% mampu melayani 62.256 jiwa dan debit air kering dengan keandalan 59% mampu melayani 52.473 jiwa. Untuk Wilayah Tarakan Utara dengan masing-masing kondisi debit air cukup memiliki keandalan 100% untuk melayani 43.471 jiwa, debit air normal dengan keandalan 100% untuk melayani 43.471 jiwa, debit air rendah dengan keandalan 99% untuk melayani 43.036 jiwa, debit air andalan dengan keandalan 100% untuk melayani 43.471 jiwa dan debit air kering dengan keandalan 90% mampu melayani 39.124 jiwa.Kata kunci : inflow, outflow, pola operasi, simulasi operasi embung